Articles
157 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 14 No. 1 (2025)"
:
157 Documents
clear
SOSIALISASI LILIN AROMATERAPI SERAI DAPUR (CYMBOPOGON CITRATUS) SEBAGAI INSECT REPELLENT TERHADAP NYAMUK PENYEBAB DBD (DEMAM BERDARAH DENGUE) DI PP ADNAN AL CHARIS
Hutahaen, Titi Agni;
Nirmala, Atika;
Nisa, Khoirotun;
Saradewi, Amelya;
Dhamayanti, Syafitri;
Agustin, Silvia
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Background: Penyakit DBD merupakan salah satu kasus penyakit yang sangat perlu diberikan pengawasan dan penanganan yang serius terutama di lingkungan Pesantren Adnan Al Charis angka penyakit DBD saat ini cukup tinggi. Salah satu alternatif pencegahan DBD yang dapat dimanfaatkan adalah lilin aromaterapi sebagai Insect Repellent. Metode: Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan memberikan sosialisasi mengenai pembuatan lilin aromaterapi dari Minyak atsiri serai dapur (cymbopogon citratus) sebagai solusi penangkal nyamuk. Selain sosialisasi juga dilakukan pemutaran video demo pembuatan lilin aromaterapi serai dapur. Hasil: Berdasarkan kegiatan yang dilakukan membuktikan bahwa lilin aromaterapi serai dapur dapat sebagai Insect Repellent. Kesimpulannya diharapkan santri beserta masyarakat lingkungan Pondok Adnan Al Charis akan mengerti dan sadar akan manfaat lilin aromaterapi serai dapur sebagai Insect Relellent untuk pencegahan penyakit DBD.
Pelatihan Manajemen Keuangan Bagi Pelaku UMKM
Husnalia, Siti;
Susyanti, Jeni;
Anwar, Budiar
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v14i1.17911
Pendahuluan: UMKM merupakan bagian penting dalam perekonomian karena mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Namun, pelaku UMKM jamur tiram di Desa Pujon masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan. Pembukuan masih dilakukan secara manual, tidak rapi, dan kurang sistematis, sehingga menyulitkan dalam memantau kondisi keuangan usaha. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM di Desa Pujon, khususnya ibu-ibu pengusaha jamur tiram. Metode: Persiapan materi pelatihan dan kebutuhan peserta, pelaksanaan pelatihan pengelolaan keuangan, dan evaluasi melalui pre test dan post test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada beberapa aspek manajemen keuangan. Peningkatan terjadi sebesar 65% pada indikator pemahaman alokasi keuangan, 45% pada pencatatan arus kas, dan 45% pada pemisahan keuangan pribadi dan usaha. Kesimpulan: Pelatihan ini berhasil meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM di Desa Pujon, khususnya ibu-ibu pengusaha jamur tiram. Ke depannya, masih diperlukan pendampingan dalam penerapan pencatatan keuangan yang lebih modern serta evaluasi berkelanjutan terhadap arus kas usaha.
Pelatihan Pembuatan Eco-enzyme dengan Pemanfaatan Limbah Sampah pada Siswa SMPN 1 Batu
Qomarudin, Ahmad;
Mansur, Rosichin;
Wiyono, Dwi Fitri
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v14i1.17912
Background: Sampah adalah material sisa atau limbah yang dihasilkan dari aktivitas manusia atau proses alam yang tidak lagi digunakan dan biasanya dibuang. Pemanfaatan sampah melalui inovasi, seperti teknologi fermentasi untuk eco-enzyme, pembuatan pupuk organik, atau pengolahan menjadi biogas, dapat menjadi solusi yang tidak hanya mengurangi limbah tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru serta siswa dalam menerapkan konsep bioteknologi, serta mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih aktif dan berbasis pada pengalaman nyata. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilakukan dengan tahapan yaitu tahap persiapan, pelatihan, pendampingan, evaluasi dan pelaporan. Pelaksana program terdiri dari 3 orang dosen dan 8 mahasiswa. Sedangkan sasaran program adalah siswa-siswa di SMPN 1 Batu. Hasil: Program PKM ini berhasil meningkatkan pemahaman guru, serta siswa tentang konsep dan aplikasi eco-enzyme. Eco-enzyme juga dianggap potensial menjadi materi proyek berbasis lingkungan yang relevan dan menarik bagi siswa. Pengolahan limbah organik menjadi eco-enzyme tidak hanya bermanfaat secara edukatif tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekolah. Kesimpulan: Kegiatan pelatihan yang dilakukan pada siswa SMP N 1 Batu terkait pengelolaan sampah dengan eco enzim menunjukkan bahwa siswa menunjukkan semangat dan motivasi yang tinggi selama pelatihan, dari awal hingga akhir kegiatan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai pengelolaan sampah dengan pemanfaatan limbah melalui eco enzim. Siswa juga merasa termotivasi untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dengan membuat eco enzim di rumah masing-masing dan menggunakannya secara praktis.
Pendampingan Legalitas BUM Desa Gunung Jaya Mori sebagai Upaya Pemenuhan Good Corporate Governance
Kartini, Alif Yuanita;
Anwar, Saeful;
Hamdan, Ali
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Background: Desa Mori mempunyai BUM Desa Gunung Jaya Mori yang sudah beroperasi dengan unit usaha pembenihan ikan air tawar serta usaha penampungan dan penyaluran air baku. Kendala yang dihadapi oleh BUM Desa Gunung Jaya Mori adalah belum adanya legalitas hukum. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk membantu legalitas BUM Desa Gunung Jaya Mori. Metode: yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan metode empiris dengan pendekatan wawancara. Hasil: adanya penyelenggaraan Musyawarah Desa, penataan dan penyesuaian AD/ART, Perdes tentang BUM Desa dan tata lembaga BUM Desa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, yang selanjutnya dilakukan pendaftaran legalitas BUM Desa melalui sistem informasi kementerian desa. Kesimpulan: Dalam pendaftaran legalitas BUM Desa diperlukan sinergitas antara para pihak yang terlibat, yakni kepala desa, BPD, pengurus BUM Desa serta dukungan dari pendamping BUM Desa tingkat kecamatan.
Pelatihan Dan Penyuluhan Pembuatan Spray Antinyamuk Dari Bahan Alam Kombinasi Ekstrak Daun Sereh Dan Limbah Kulit Jeruk
Februyani, Nawafilla;
Pitaloka, Ria Indah Kusuma;
Sugito Putri, Mar’atus Sholikhah;
Pawestri, Inggria Eka;
Putri, Rahma;
Soi’dah , Siti Nur Maysatun
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v14i1.17933
Latar Belakang: Tanaman serai mengandung komponen utama dari minyak atsiri seperti geraniol, citronellal, dan citronellol yang tidak disukai oleh nyamuk. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi salah satu dari program MBKM, Sebagai inovasi sistem deteksi dini untuk meminimalisasi terjangkitnya kasus DBD dengan cara pembuatan spray antinyamuk mandiri dari bahan alam di pondok pesantren adnan al-charish Kabupaten Bojonegoro. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan pembuatan spray antinyamuk bahan alam kombinasi ekstrak sereh dan limbah kulit jeruk. Masing-masing peserta diberi pre test sebelum diberikan pelatihan dan kemudian setelah pelatihan diberi post test yang berisi pertanyaan yang sama. Hasil: Hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini bahwa ada pengaruh pada tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukannya pelatihan dan penyuluhan dimana rata-rata responden mengalami peningkatan sebesar 87,8% setelah diberikan pengetahuan tentang cara pencegahan DBD, manfaat serai dan kulit jeruk, serta pelatihan pembuatan repellant spray berbahan alam sebagai upaya mencegah DBD. Dari kolaborasi ini diharapkan warga dapat sebagai perpanjangan tangan untuk mencegah prevalensi DBD yang semakin meluas. Kesimpulan: Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa dapat meningkatkan pengetahuan mitra tentang pencegahan penularan penyakit DBD melalui pemanfaatan tanaman TOGA berupa serai dan pemanfaatan limbah kulit jeruk.
Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Upaya Penurunan Angka Stunting di Desa Pesanggrahan
Sakti, Adyatma Endra;
Pardiman, Pardiman;
Harijanto, Djony
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v14i1.17935
Background: Stunting adalah kondisi anak bertubuh pendek akibat kekurangan gizi sejak dalam kandungan hingga awal kehidupan. Pembentukan kader posyandu menjadi langkah efektif untuk mendukung pemberian ASI eksklusif dan mencegah stunting. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran kader dalam menurunkan angka stunting di Desa Pesanggrahan. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilakukan dengan metode Participatory Rural Appraisal (PRA)dengan menggunakan Pre-Test dan Post-Test untuk mengukur peningkatan kemampuan peserta sebelum dan setelah pelatihan. Hasil: Setelah mengikuti pelatihan teori dan praktik, para kader mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan deteksi dini stunting, termasuk pengukuran tinggi badan, berat badan, LILA, dan lingkar kepala, serta kemampuan menginterpretasikan hasilnya untuk mengidentifikasi gejala stunting pada anak. Kesimpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader, yang terlihat dari perbedaan skor pre-test dan post-test. Sebagai tindak lanjut, bidan desa melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan keberlanjutan deteksi dini stunting, serta dilakukan penguatan organisasi kader agar upaya pencegahan stunting dapat berlanjut secara berkesinambungan di tingkat desa.
Upaya Pencegahan Stunting melalui Sosialisasi untuk Menumbuhkan Kesadaran tentang Pentingnya Kecukupan Gizi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat
Anggriani, Latusi;
Nafiah, Uyun;
Yulistian, Saldi;
Angraini, Desti;
Badariah, Badariah;
Siregar, Fitri Ana;
Anisa, Rahma;
Febrian, Ricky
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v14i1.17937
Background: Gizi memiliki peran penting dalam mencegah kenaikan kasus stunting yang menjadi permasalahan internasional termasuk Indonesia. Tanjung Jabung Barat adalah salah satu daerah yang memiliki kasus stunting relativ rendah jika dibandingkan dengan daerah lain di Provinsi Jambi, namun kasus stunting mengalami kenaikan ditahun 2023. Salah satu penyebab kenaikan tersebut terjadi karena kurangnya kegiatan sosialisasi dan edukasi terhadaap masyarakat tentang pentingnya kecukupan gizi tidak hanya pada anak tetapi dimulai dari wanita di usia remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat agar menyadari pentingnya kecukupan gizi sebagai upaya pencegahan stunting. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah Aset Based Community Development (ABCD). Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan analisis. Koordinasi kegiatan dikoordinasikan dengan BKKBN Provinsi Jambi dan P3AP2KB Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hasil: Kegiatan pendampingan dilaksanakan setelah koordinasi melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan dinas P3AP2KB. Kegiatan FGD dilakukan untuk mendapatkan rujukan masalah yang menjadi penyebab kenaikan kasus stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dari kegiatan pendampingan didapatkan hasil bahwa 91,5% kader dan PLKB memiliki pemahaman yang cukup tentang stunting termasuk cara pencegahannya. Oleh karena itu, sosialisasi dilakukan untuk mendorong kader dan PLKB untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan stunting. Kesimpulan: Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki pemahaman yang baik tentang gizi sebagai upaya preventif stunting. Namun, masih sedikitnya kegiatan edukasi dan sosialisasi serta tenaga atau SDM satgas stunting yang tidak mencukupi sehingga informasi upaya prevetif khususnya gizi tidak tersampaikan secara maksimal kepada masyarakat.
Pemberdayaan Pelaku Industri Rumahan Batik Melalui Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Kawasan Industri Rumahan di Jambi Seberang, Kota Jambi
Yulistian, Saldi;
Thalib, Badariah;
Anggriani, Latusi;
Siregar, Fitri ana;
Hidayat, Angger;
Purwati, Indah;
Hakim, M.Zaim;
Efendi, Surya
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v14i1.17938
Background: Para pelaku industri rumahan di Jambi Seberang, Kota Jambi sering menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses ke pasar yang lebih luas dan kurangnya kesadaran terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Tujuan program pemberdayaan yang dirancang untuk mengatasi tantangan tersebut melalui pelatihan E-Commerce dan pengelolaan lingkungan berbasis keberlanjutan. Metode: Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), yang melibatkan para pelaku industri secara aktif dalam identifikasi kebutuhan, perencanaan, dan implementasi program. Pelatihan E-Commerce bertujuan meningkatkan kemampuan para pengrajin dalam memanfaatkan platform digital untuk pemasaran produk, sedangkan pelatihan pengelolaan lingkungan berfokus pada pengurangan limbah produksi dan penerapan praktik ramah lingkungan. Hasil: Pengrajin batik di Jambi Seberang telah diberikan pengetahuan dan memahami tentang E-Commmerce dan dampaknya terhadap peningkatan penjualan. Kesimpulan: Program ini tidak hanya memperluas akses pasar tetapi juga berkontribusi pada kelestarian lingkungan di sekitar kawasan industri.
ECO-COSMOLOGY: PENDAMPINGAN MASYARAKAT TENGGER DALAM MENJAGA KESEIMBANGAN ALAM
Koesbardiati, Toetik;
Murti, Delta Bayu;
Furinawati, Yunita;
Suhanti, Indah;
Wibowo, Nimas
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Background: This community service aims to provide insight to the Tengger community in their efforts to protect nature which is starting to be threatened by the development of the tourism industry. This assistance is centered on understanding how a ritual ceremony, in this case focusing on unan-unan, can become a fortress for society in facing modernization and tourism. Methods: Qualitative methods are used in the data collection process. Data was collected through interviews with selected informants, namely informal and formal leaders and other informants who were considered to know Unan-Unan. Furthermore, all of this data is analyzed and disseminated to the community through introductions to the problems currently being faced. The introduction is carried out by explaining all forms of risks that may arise when tourism continues to develop and could threaten their natural environment. Results: This assistance offers an eco-cosmology perspective which is considered capable of explaining the benefits of deep unan-unan rituals involving the three concepts of life (Tri Hita Karana). Furthermore, this assistance is also able to provide insight into the Tengger community in protecting the environment by restoring their sacred areas
Pelatihan SketchUp untuk permodelan 3D sebagai bentuk Peningkatan Literasi dan Penguasaan Teknologi di Kalangan Mahasiswa PWK
Perdana, Angga;
Putra, Dedy Dwi;
Rifqi, Ach.Nizam
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v14i1.17997
Latar Belakang: Kemampuan komunikasi dalam literasi digital sangat penting di era Revolusi Industri 4.0. Mahasiswa PWK sebagai perencana membutuhkan keterampilan tambahan untuk mengkomunikasikan gagasan perencanaan wilayah, khususnya di era digital. Pelatihan 3D Modeling dengan SketchUp bertujuan memberikan kemampuan visualisasi 3D untuk menjelaskan desain dan perencanaan. Metode: Dengan metode difusi IPTEK, mentoring, dan tutorial, peserta dapat memahami logika modeling 3D lebih mudah karena relevan dengan ilmu mereka. Hasil: Pelatihan di PWK FT – UB menunjukkan hasil luar biasa, di mana dalam 2 hari peserta dapat menguasai software SketchUp dan menghasilkan desain kawasan yang komunikatif. Kendala yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman beberapa peserta tentang prinsip desain, yang diatasi dengan materi pengantar dan tugas kelompok. Kesimpulan: Pelatihan ini menegaskan pentingnya komunikasi visual berbasis 3D dalam perencanaan, serta perlu dilanjutkan untuk mahasiswa disiplin lain agar dapat bersaing secara global di era digital