cover
Contact Name
-
Contact Email
ipm2kpecosting@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ipm2kpecosting@gmail.com
Editorial Address
Jl.Gunung Sari Kel.Karya Bakti. Kec.Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
ISSN : 25975226     EISSN : 25975234     DOI : https://doi.org/10.31539
Core Subject : Economy,
COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting reviewed covers theoretical and applied research in the field of Economics, Business and Accounting. Priority is given to those articles which satisfy the main scope of the journal, and have an impact in the research areas of interest. Economics: Public Economics, International Economics, Development Economics, Monetary Economics, Financial Economics, Game Theory. Business: Finance, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, and Ethics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems. The mentioned areas above are just indicative, the Board of Editors is in principle welcoming rigorous articles that encompass scientific economics, Bussines and accounting fields on Indonesia.
Articles 4,417 Documents
ANALYSIS OF INTERNATIONAL TRADE POLICY REGARDING INDONESIA’S EXPORTS OF PROCESSED COCOA POWDER TO INDIA FOR THE PERIOD 2015–2025 Desti Purnama; Rizal Budi Santoso
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/qk42qa70

Abstract

This study aims to analyze the role of cocoa bean export duty policy in promoting the downstream development of the cocoa industry and increasing Indonesia’s cocoa powder exports to India during the 2015–2025 period. The study employed a descriptive qualitative method using document analysis from Trade Map, UN Comtrade, BPS, and various scientific publications. The findings indicate that the export duty policy has successfully reduced raw cocoa bean exports and encouraged the growth of the domestic cocoa processing industry. The increased availability of raw materials has also supported cocoa powder exports to India as one of the potential export markets. However, the downstreaming process still challenges, including low cocoa productivity and limited domestic raw material supply
THE EFFECT OF SOCIAL MEDIA MARKETING AND BRAND AWARENESS ON PURCHASE INTENTION WITH FOMO AS A MEDIATING VARIABLE: A STUDY OF ADIDAS SAMBA PRODUCTS Khairunnisaa Khairunnisaa; Roslina Roslina; Yuniarti Fihartini
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/tqpz8t10

Abstract

The purpose of this study is to examine the influence of social media marketing and brand awareness on purchase intention, with Fear of Missing Out (FoMO) as a mediating variable, among consumers of Adidas Samba products. This study employs a quantitative approach using purposive sampling. 260 respondents were selected based on the criteria of having knowledge about Adidas Samba product information obtained through social media and being aware of Adidas Samba as part of the Adidas brand. Data analysis was conducted using SEM-PLS. The results found that social media marketing and brand awareness have a positive and significant influence on purchase intention, brand awareness has a positive and significant influence on FoMO, whereas social media marketing has no significant influence on FoMO. FoMO was found to have a positive and significant influence on purchase intention. The mediation test results showed that FoMO does not mediate the effect of social media marketing on purchase intention but is able to positively and significantly mediate the relationship between brand awareness and purchase intention.
EFEKTIVITAS LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN MELALUI EFISIENSI OPERASIONAL SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA SEKTOR INFRASTRUKTUR PERIODE 2020-2024 Irgi Aditya Permana; Dicky Jhoansyah; R. Deni Muhammad Danial
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/pe9bn934

Abstract

Pasar modal memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi melalui aktivitas investasi dan pendanaan perusahaan. Sektor infrastruktur merupakan salah satu sektor strategis yang berkontribusi terhadap pembangunan nasional sehingga memerlukan kondisi keuangan yang sehat untuk mendukung keberlangsungan operasional perusahaan. Namun, tingginya penggunaan utang dan biaya operasional berpotensi memengaruhi kinerja keuangan perusahaan sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh leverage terhadap kinerja keuangan dengan efisiensi operasional sebagai variabel mediasi pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Sampel penelitian berjumlah 25 perusahaan dengan total 125 observasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage yang diproksikan dengan Debt to Asset Ratio (DAR) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap efisiensi operasional yang diproksikan dengan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), efisiensi operasional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, serta efisiensi operasional mampu memediasi pengaruh leverage terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
PENGATURAN AI AGENTIK DALAM BANK SENTRAL: ARSITEKTUR KETAHANAN INSTITUSIONAL MULTI-LAPIS Trioksa Siahaan; Mulya Effendi Siregar; Achmad Fauzi; Retno Wahyuni Wijayanti; Edy Setiadi; Gerhad Lanuharsa
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/wd3qa649

Abstract

Kecerdasan buatan berbasis agen bukan lagi sekadar wacana bagi bank sentral. Sistem ini telah diterapkan secara nyata dalam pengawasan makroprudensial, pemantauan sistem pembayaran, dan analitik prediktif, membawa manfaat pengawasan yang signifikan sekaligus risiko tata kelola yang belum sepenuhnya diantisipasi oleh kerangka regulasi yang ada. Penalaran otonom, pengambilan keputusan berlapis, dan pembelajaran adaptif memunculkan tantangan yang melampaui risiko model konvensional, mencakup penularan algoritmik, pergeseran delegasi, dan celah akuntabilitas yang sulit dilacak setelah sistem bertindak. Studi ini mengangkat persoalan tersebut secara serius. Dengan menggunakan metodologi Riset Ilmu Desain (DSR), studi ini mengembangkan dan memvalidasi Arsitektur Ketahanan Kelembagaan Berlapis untuk AI Berbasis Agen (LIRAA), sebuah kerangka tata kelola empat lapis yang dibangun di atas domain mandat inti bank sentral, yaitu kebijakan moneter, kebijakan sistem pembayaran, dan kebijakan stabilitas keuangan, dengan pengawasan perbankan yang turut diintegrasikan pada yurisdiksi yang relevan. LIRAA memadukan penguatan otoritas kelembagaan, akuntabilitas algoritmik, eskalasi pengawasan adaptif, dan penahanan risiko sistemik ke dalam satu struktur tata kelola yang koheren. Evaluasi melalui penilaian ahli terstruktur dan pengujian stres berbasis skenario menunjukkan kelayakan kelembagaan yang kuat serta kapasitas mitigasi risiko yang bermakna, meskipun para ahli secara konsisten mencatat perlunya ambang batas eskalasi yang lebih jelas dan kodifikasi hukum yang lebih kuat. Yang lebih penting dari temuan ini adalah bahwa stabilitas keuangan dalam sistem pengawasan berbasis AI tidak semata-mata bergantung pada tingkat kecanggihan komputasi. Stabilitas tersebut sangat ditentukan oleh seberapa kuat desain kelembagaan mampu mencegah terjadinya amplifikasi keputusan algoritmik secara serentak yang dapat berlangsung tanpa disadari dalam skala besar. Studi ini berkontribusi pada literatur tata kelola AI dengan memperluas teori risiko sistemik ke ranah tata kelola penularan algoritmik, sekaligus memposisikan arsitektur kelembagaan, bukan sekadar kinerja algoritma, sebagai penentu utama stabilitas di era kecerdasan keuangan yang semakin otonom.
ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FOREIGN DIRECT INVESTMENT (FDI) DI TIGA NEGARA KAWASAN ASEAN Rizky Azlina Siregar; Paidi Hidayat. M; M. Syafii
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/snk5vq44

Abstract

Investasi Asing Langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) merupakan instrumen penting bagi percepatan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi aliran masuk FDI di 9 negara anggota ASEAN dalam periode tahun 2000–2024. Variabel independen yang diuji meliputi Nilai Tukar (exchange rate), Gross Domestic Product (GDP), Kualitas Regulasi (regulatory quality), Keterbukaan Perdagangan (trade openness), dan Inflasi. Metode analisis data menggunakan regresi data panel dengan pendekatan terbaik yaitu Fixed Effect Model (FEM) serta analisis spasial per negara. Hasil pengujian regional menunjukkan bahwa Gross Domestic Product (GDP) merupakan satu-satunya variabel makroekonomi yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap FDI, yang mendukung penuh teori market-seeking investment di kawasan ASEAN. Sebaliknya, pada model gabungan regional, variabel nilai tukar, inflasi, kualitas regulasi, dan keterbukaan perdagangan terbukti tidak berpengaruh signifikan. Meskipun demikian, hasil analisis spasial menunjukkan adanya respons investor yang beragam di tingkat domestik. Variabel kualitas regulasi dan keterbukaan perdagangan terbukti berpengaruh positif dan signifikan hanya pada kelompok negara berkembang seperti Kamboja dan Laos, sementara pada negara manufaktur utama seperti Vietnam dan Thailand, pertumbuhan ekonomi yang terlalu cepat dan peningkatan inflasi justru direspons secara negatif oleh investor akibat adanya kekhawatiran terhadap kenaikan biaya faktor produksi lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi domestik serta melakukan penguatan kualitas birokrasi yang spesifik di tiap negara merupakan kunci utama dalam mempertahankan daya saing investasi di kawasan ASEAN. Kata Kunci : Foreign Direct Investment (FDI), GDP, Kualitas Regulasi, Keterbukaan  Perdagangan, ASEAN.
PENGARUH PERHITUNGAN, PENYETORAN, DAN PELAPORAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN PAJAK RESTORAN DI BADAN PENDAPATAN DAERAH (BAPENDA) KOTA PALEMBANG Femy Adelia Prameswari; Lukita Tripermata; Lili Syafitri
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/bt5xrf97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perhitungan pajak, penyetoran pajak, dan pelaporan pajak terhadap kepatuhan pajak restoran di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang. Kepatuhan pajak restoran memiliki peranan penting dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah dan mendukung kemandirian fiskal daerah, sehingga diperlukan pemahaman yang mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif serta memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah Kota Palembang selama periode penelitian tertentu. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda, dengan pengujian hipotesis melalui uji t untuk mengetahui pengaruh variabel secara parsial dan uji F untuk mengetahui pengaruh variabel secara simultan terhadap kepatuhan pajak restoran pada tingkat signifikansi yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel perhitungan pajak, penyetoran pajak, dan pelaporan pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pajak restoran di Bapenda Kota Palembang. Secara parsial, hasil uji t menunjukkan bahwa variabel perhitungan pajak dan pelaporan pajak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepatuhan pajak restoran, yang menunjukkan bahwa ketepatan dalam menghitung besarnya pajak terutang serta kedisiplinan dalam melakukan pelaporan pajak tepat waktu memiliki peranan penting dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak restoran. Sementara itu, variabel penyetoran pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan pajak restoran. Secara parsial, variabel perhitungan dan pelaporan pajak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepatuhan pajak restoran. Arah negatif menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kesalahan atau semakin rumit proses perhitungan dan pelaporan pajak, maka kepatuhan wajib pajak cenderung menurun. Oleh karena itu, semakin besar hambatan dalam perhitungan dan pelaporan pajak, maka kepatuhan pajak restoran cenderung semakin rendah.
DIGITAL TRANSFORMATION, PATHWAYS TO SME PERFORMANCE R. Muh. Deddy Hanif Sardjito; Osly Usman; Reimond Napitupulu
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/wppbtt97

Abstract

Studi ini meneliti bagaimana transformasi digital meningkatkan kinerja usaha kecil dan menengah (UKM) di Jakarta, Indonesia. Menanggapi bukti yang tidak konsisten tentang nilai kinerja adopsi digital, studi ini mengembangkan model integratif yang menempatkan literasi digital sebagai anteseden, dan strategi biaya rendah, strategi diferensiasi, dan kemampuan adaptif sebagai mekanisme mediasi. Survei kuantitatif lintas sektoral dilakukan kepada 500 pemilik dan manajer UKM yang telah menerapkan setidaknya satu bentuk transformasi digital, termasuk e-commerce, pemasaran digital, pembayaran digital, sistem berbasis cloud, sistem akuntansi, atau analitik data sederhana. Sebanyak 425 tanggapan valid dianalisis menggunakan SPSS v.26 untuk statistik deskriptif dan SmartPLS v.4 untuk pemodelan persamaan struktural kuadrat terkecil parsial. Temuan mendukung keenam hipotesis. Transformasi digital secara langsung meningkatkan kinerja UKM, literasi digital secara signifikan mendorong transformasi digital, dan transformasi digital memediasi hubungan antara literasi digital dan kinerja. Strategi biaya rendah, strategi diferensiasi, dan kemampuan adaptif juga secara signifikan memediasi hubungan transformasi digital-kinerja. Studi ini menyimpulkan bahwa adopsi digital menciptakan hasil kinerja yang lebih kuat ketika dikombinasikan dengan keterampilan digital manusia, posisi kompetitif, dan kemampuan adaptasi organisasi
MAKNA KEPATUHAN WAJIB PAJAK DARI PERSPEKTIF KONSULTAN PAJAK: STUDI FENOMENOLOGI TRANSENDENTAL HUSSSERL Irensa Femmy; Allfina Mudasir; Gratia Triyana Nusa; Darwis Said; Nadhirah Nagu
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/5vkwqd93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna kepatuhan wajib pajak dari perspektif konsultan pajak melalui pendekatan fenomenologi transendental Husserl. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini adalah seorang konsultan pajak yang terdaftar dalam Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) dan memiliki pengalaman lebih 3 tahun di Kota Makassar. Data dianalisis melalui empat tahapan, yaitu epoche, reduksi transendental, variasi imajinasi, serta sintesis makna dan esensi. Hasil penelitian mengungkap bahwa makna kepatuhan wajib pajak dari perspektif konsultan pajak merupakan fenomena yang jauh lebih kompleks dari sekadar pemenuhan kewajiban hukum formal. Esensi kepatuhan terbagi dalam tiga dimensi yang saling terkait, yakni dimensi moral-sosial di mana kepatuhan dipahami sebagai cerminan tanggung jawab sosial warga negara, dimensi pertimbangan untung-rugi di mana sanksi pajak dimaknai sebagai "biaya modal" dalam logika bisnis, dan dimensi kepercayaan-institusional di mana kepatuhan sukarela hanya dapat terwujud apabila wajib pajak memiliki kepercayaan terhadap integritas pemerintah dan sistem perpajakan. Faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan bersifat multidimensi, mencakup kerumitan regulasi, kelemahan infrastruktur digital sistem CoreTax, pertimbangan ekonomi-bisnis, serta rendahnya kepercayaan terhadap integritas pemerintah. Konsultan pajak menjalankan peran strategis sebagai penasihat risiko sekaligus agen pendidikan perpajakan, dengan dilema etis yang inheren dalam menjalankan profesinya.
PENGARUH KEADILAN PROSEDURAL, KOMITMEN ORGANISASI, DAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR TERHADAP KEPUASAN KERJA DENGAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA KARYAWAN PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. Mohammad Solekhan; Wyati Saddewisasi; Yuli Budiati
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/3sdfxn38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keadilan prosedural, komitmen organisasi, dan Organizational Citizenship Behavior terhadap kepuasan kerja dengan Perceived Organizational Support sebagai variabel intervening pada karyawan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 76 karyawan sebagai responden penelitian. Teknik analisis data menggunakan pendekatan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadilan prosedural dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perceived Organizational Support. Sebaliknya, Organizational Citizenship Behavior tidak berpengaruh signifikan terhadap Perceived Organizational Support. Selanjutnya, komitmen organisasi, Organizational Citizenship Behavior, dan Perceived Organizational Support berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Namun, keadilan prosedural tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kepuasan kerja. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa Perceived Organizational Support memediasi secara penuh hubungan antara keadilan prosedural dan kepuasan kerja, serta memediasi secara parsial hubungan antara komitmen organisasi dan kepuasan kerja. Sementara itu, Perceived Organizational Support tidak memediasi hubungan antara Organizational Citizenship Behavior dan kepuasan kerja. Temuan ini menegaskan bahwa dukungan organisasi yang dirasakan karyawan menjadi faktor penting dalam mengubah keadilan prosedural dan komitmen organisasi menjadi kepuasan kerja di lingkungan perbankan.  
ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE JOB ORDER COSTING PADA UMKM LANGGANAN SABLON Nesti Hapsari
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/rnbt0j72

Abstract

ntaan pelanggan secara langsung. Dalam praktiknya, tidak sedikit pelaku usaha yang belum mampu mencatat dan mengidentifikasi seluruh komponen biaya produksi secara menyeluruh, sehingga nilai Harga Pokok Produksi (HPP) yang diperoleh tidak mencerminkan beban biaya yang sebenarnya terjadi. Kondisi semacam ini berpotensi menyebabkan penetapan harga jual yang kurang tepat dan pada akhirnya berdampak negatif pada keberlangsungan dan profitabilitas bisnis. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu pendekatan perhitungan biaya yang lebih sistematis dan terperinci. Penelitian ini dirancang untuk mengkaji implementasi metode Job Order Costing dalam menghitung HPP pada UMKM Langganan Sablon. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan proses pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan langsung di lapangan, wawancara mendalam dengan pemilik usaha, serta penelusuran dokumen keuangan yang berkaitan dengan kegiatan produksi. Elemen biaya yang dianalisis dalam penelitian ini terdiri atas biaya bahan baku langsung, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik dalam satu rangkaian pesanan produksi 100 unit kaos sablon menggunakan teknik DTF (Direct Transfer Film). Hasil kajian menunjukkan bahwa keseluruhan biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pesanan 100 unit kaos sablon DTF dengan pendekatan Job Order Costing adalah sebesar Rp5.990.667, atau setara dengan Rp59.906,67 per unit. Jika dibandingkan dengan metode kalkulasi sederhana yang sebelumnya diterapkan, pendekatan Job Order Costing terbukti mampu mengalokasikan beban produksi secara lebih proporsional dan terstruktur. Dengan demikian, penerapan metode ini memberikan fondasi informasi biaya yang dapat diandalkan oleh pelaku UMKM dalam menetapkan harga jual yang kompetitif serta mengambil keputusan operasional yang lebih efektif.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 2 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol. 8 No. 5 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol. 8 No. 3 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol. 8 No. 2 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol. 8 No. 1 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol 7 No 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol. 7 No. 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 7 No. 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 7 No. 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 3 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 2 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol. 7 No. 2 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol 7 No 1 (2023): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol. 7 No. 1 (2023): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol. 6 No. 2 (2023): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol 6 No 2 (2023): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol 6 No 1 (2022): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol. 5 No. 2 (2022): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol 5 No 2 (2022): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol 5 No 1 (2021): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol 4 No 2 (2021): COSTING : Journal of Economic, Business and Accounting Vol 4 No 1 (2020): COSTING : Journal of Economic, Business and Accounting Vol 3 No 2 (2020): COSTING : Journal of Economic, Business and Accounting Vol 3 No 1 (2019): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol 2 No 2 (2019): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol 2 No 1 (2018): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol 1 No 2 (2018): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting Vol 1 No 1 (2017): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting More Issue