cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 4 (2024)" : 33 Documents clear
PENINGKATAN KEPUASAN PENGUNJUNG TERHADAP KUALITAS LAYANAN WISATA ALAM BATU JATO KABUPATEN SEKADAU Denut, Yupita; Nurliza, Nurliza; Suharyani, Anita
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Wisata alam Batu Jato merupakan salah satu wisata alam yang terletak di Desa Pantok, Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau. Daya Tarik yang dimiliki wisata alam Batu Jato yaitu aliran sungai yang masih jernih, tempat masih sangat alami, tierhampar biebatuan biesar disiepanjang sungai, tierdapat pasar tradisional yang biasa digunakan untuk miemasarkan sayur-sayuran hasil piertanian, digunakan untuk miemasarkan anyaman hasil kierajinan.Tujuan dalam pienielitian ini yaitu untuk mieningkatkan kualitas layanan wisata alam Batu Jato yang miemuaskan. Piengambilan sampiel mienggunakan non probability sampling diengan tieknik accidiental sampling. Jumlah sampiel dalam pienielitian ini adalah siebanyak 100 orang piengunjung wisata alam Batu Jato di Kabupatien Siekadau. Pieningkatan kiepuasan piengunjung tierhadap kualitas layanan dalam pienielitian ini dikaitkan diengan dua variabiel antara lain Manajiemien Layanan dan Kiepuasan. Variabel Manajemen Layanan di dalam penelitian ini memiliki pengaruh sebesar 91%, sementara variabel Kepuasan memiliki pengaruh sebesar 39,4%. Manajemen Layanan dan Kepuasan secara bersama-sama berpengaruh terhadap peningkatan kepuasan pengunjung.
Analisis Daya Saing Ekspor Jahe Indonesia di Empat Negara Tujuan Ekspor Lutfi, Burhanudin; Irene Kartika Eka Wijayanti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Jahe merupakan salah satu komoditas unggulan ekspor Indonesia di pasar dunia. Namun, ekspor jahe memiliki kontribusi yang rendah dalam memenuhi kebutuhan negara pengimpor jahe. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keunggulan komparatif atau tingkat daya saing dan pangsa pasar ekspor jahe Indonesia di empat negara tujuan ekspor. Metode analisis yang digunakan yaitu Revealed Comparative Advantage (RCA) dan metode Market Share (MS) atau model pangsa pasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komoditas jahe Indonesia memiliki keunggulan komparatif atau daya saing yang tinggi di negara Jerman, sedangkan komoditas jahe Indonesia memiliki keunggulan komparatif atau daya saing yang rendah di negara Malaysia, India dan Singapura. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam peningkatan daya saing ekspor jahe Indonesia adalah pemenuhan standar kualitas, sertifikasi dan pemberian label yang sesuai, pengembangan inovasi dan diversifikasi produk jahe, promosi dalam pemasaran dan kebijakan pemerintah yang mendukung iklim ekspor.
Analisis Kriteria Penyelesaian Konflik Dan Rumusan Kebijakan Konflik Menggunakan Metode Analytical Heirarchy Process Di Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau Wahyudi, Bambang; Fanny Septya; Kausar
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

In providing justice to each party, especially from the community related to land grabbing by the company, by formulating solutions. This research wants to see two things, namely conflict resolution criteria and the formulation of community and company conflict policies in Tanah Merah District, Indragiri Hilir Regency, Riau Province. The data analysis used in this research is Analytical Hierarchy Proces (AHP). The results of this study are the application of mediation, negotiation is a resolution applied to the problem of returning economic value. mediation is an alternative applied to the problem of land carrying capacity with the company dialog facility being a resolution to create a conducive social by building communication between the community and the company. The first rank of the dominant alternative chosen by key informants is mediation with a value of 0.386403018, and the second rank is negotiation with a value of 0.385386325, and the third rank is arbitration with a value of 0.114540671 and the last is dialog facilities with a value of 0.113669958 with the reasons that have been listed from each Analytical Hierarchy Process calculation.
APLIKASI POWERSIM PADA SIMULASI DINAMIS RANTAI PASOK BAWANG MERAH DI KABUPATEN CIREBON Wijaya, Wijaya; Yayat Rahmat Hidayat; Deden; Salim; Jian Fauzi Raisa Eliah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

ABSTRACT This research aims to find out the actors in the shallot supply chain, as well as finding the best scenario in the shallot supply chain in Cirebon Regency, in increasing the supply of shallots to meet consumer demand for shallots. To obtain data for analysis, this research uses a survey method by collecting data from each component in the shallot supply chain, as well as documentation studies that are relevant to the research objectives by collecting data from related agencies or institutions. The results of the research show that: (1) Actors or actors in the shallot supply chain in Cirebon district, West Java consist of producer farmers, collecting traders (middlemen), wholesalers, retailers and consumers, (2) The dynamic system of the shallot supply chain in Cirebon district, West Java consisting of a production subsystem, supply and delivery subsystem, and demand subsystem, and (3) Model simulation to be able to project the condition of the shallot supply chain in the next 10 years using scenarios of changes to the parameters of the percentage of shallots that are scattered and increasing shallot productivity
Food Estate: Ancaman Ataukah Peluang Bagi Ketahanan Pangan Indonesia? fatahullah, fatahullah; Muhammad Aldian Hilmi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Program Food estate merupakan inisiatif pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan masyarakatnya melalui pengembangan sistem pertanian yang komprehensif dan terintegrasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari program food estate dalam mencapai tujuan kemandirian pangan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah analisis data sekunder, meliputi tinjauan literatur, laporan pemerintah, dan data dampak program food estate. Analisis tersebut mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan yang terkait dengan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Food estate memberikan dampak yang signifikan pada beberapa aspek. Ditingkat masyarakat, program ini dapat memberikan kesempatan kerja dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat yang bergerak di bidang pertanian. Namun, terdapat juga potensi dampak negatif seperti konflik lahan dan perpindahan penduduk. Dari sisi ekonomi, program food estate berpotensi meningkatkan produksi pangan, mengurangi impor, dan meningkatkan pendapatan petani. Namun perlu diingat bahwa penerapan program ini juga memerlukan investasi besar dan dukungan keuangan berkelanjutan. Dari sudut pandang lingkungan, program  food estate mempunyai implikasi yang kompleks. Perkembangan kawasan pertanian yang luas dapat menyebabkan perubahan penggunaan lahan dan rusaknya habitat alami. Namun dampak negatif tersebut dapat dikelola secara efektif dengan menerapkan praktik pertanian berkelanjutan dan perlindungan lingkungan yang tepat.
MEDIASI LITERASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA BISNIS INDUSTRI MIKRO DAN KECIL KOTA BALIKPAPAN Nursyam Hamijaya, Prasis Damai; Luh Made Wisnu Setyaninggrat; Khairunnisa Rahmah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kesenjangan produktivitas antara perusahaan besar dan industri mikro dan kecil disebabkan kesenjangan adopsi teknologi, akses pendanaan, dan praktik manajerial. Perpindahan ibukota ke Kalimantan Timur menjadi momentum pelaku industri mikro dan kecil untuk mendorong pertumbuhan produktivitas ekonomi kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Pengembangan klaster berbasis masyarakat dapat meminimalkan kelemahan, terutama di bidang penggunaan teknologi dan sistem informasi. Penelitian ini melihat pengaruh pengalaman digital terhadap kinerja bisnis dengan literasi digital sebagai variabel mediasi. Penelitian mengambil sampel industri mikro dan kecil di Kota Balikpapan sebagai salah satu kota penyangga IKN. Subyek penelitian adalah pelaku industri pengolahan pangan di kawasan Sentra Industri Kecil Somber. Penelitian kuantitatif menggunakan pemodelan structural-partial least square (SEM-PLS) dengan alat analisis WarpPLS 8.0. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa pengalaman digital dan literasi digital secara parsial berpengaruh langsung dan siginifikan terhadap kinerja bisnis. Literasi digital signifikan memediasi hubungan pengalaman digital dan kinerja bisnis pelaku usaha mikro dan kecil Kota Balikapapan.
ANALISIS DAYA SAING EKSPOR BIJI KAKAO INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL Wijaya, Tjia Yoga Evan; Liska Simamora
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Biji kakao, sebagai komoditas ekspor utama Indonesia, memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian negara. Meskipun Indonesia telah berhasil menjadi salah satu produsen dan eksportir terbesar di dunia, tantangan daya saing di pasar internasional memerlukan evaluasi mendalam. Penelitian ini fokus pada periode 2013-2022, menggunakan metode analisis seperti Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Competitive Index (ECI), Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP), Export Product Dynamic (EPD), Comparative Export Performance (CEP), dan Acceleration Ratio (AR). Hasil analisis menunjukkan bahwa biji kakao Indonesia memiliki daya saing yang kuat, dengan RCA, ECI, dan ISP menunjukkan nilai di atas 1, mengindikasikan keunggulan komparatif yang terungkap. Meskipun demikian, analisis CEP menunjukkan tantangan dalam daya saing ekspor, dengan biji kakao cenderung kurang kompetitif dibandingkan dengan produk ekspor global. Pertumbuhan ekspor yang menarik terlihat dari EPD, dengan beberapa negara seperti Malaysia, USA, Singapura, Germany, Netherlands, dan Japan mencapai pertumbuhan yang signifikan. Namun, nilai AR menunjukkan pertumbuhan ekspor yang relatif stabil tetapi cenderung lebih lambat dibandingkan dengan rata-rata global. Dalam menghadapi fluktuasi ekspor, strategi diversifikasi pasar menjadi kunci, terutama melalui kemitraan dengan negara seperti Singapore dan Amerika Serikat. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang daya saing ekspor biji kakao Indonesia dan memberikan dasar untuk strategi pengembangan lebih lanjut guna memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional.Kata Kunci: biji kakao, daya saing ekspor, pasar internasional
Manajemen Risiko Rantai Pasok Pada Tambak Udang Cipta Suramadu Vaname fauziyah, elys; Faiha, Imdad; Triyasari, Sri Ratna
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Cipta Suramadu Vaname (CSV) merupakan usaha yang bergerak dibidang budidaya udang vaname pada tahun 2022. Meskipun tergolong usaha baru, CSV dalam satu siklus budidaya mampu menghasilkan lebih dari 5 ton. Tetapi hasil budidaya dalam satu siklus tersebut masih mengalami fluktuasi. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi kejadian risiko (risk event) dan penyebab risiko (risk agent), serta merumuskan mitigasi risiko prioritas yang terjadi pada aktivitas rantai pasok Tambak Udang CSV. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) untuk melakukan pemetaan aktivitas rantai pasok tambak udang vaname. Metode House of Risk (HOR) digunakan untuk identifikasi risiko dan merumuskan mitigasi risiko. Hasil identifikasi risiko menggunakan HOR Fase I pada Tambak Udang CSV sebanyak 14 risk event dengan 21 risk agent. Hasil HOR Fase II terdapat 18 rumusan aksi mitigasi risiko. Saran yang dapat diberikan yaitu Tambak Udang CSV bisa menerapkan usulan rumusan mitigasi risiko ditiap siklus budidaya agar dapat meminimalisir terjadinya risiko dan kerugian.
ANALISIS MARKETED SURPLUS PADI SAWAH DI DESA BOHUSAMI KECAMATAN GENTUMA RAYA Mootinelo, Sindi; Bakari, Yuliana; Adam, Echan
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Marketable surplus adalah suatu surplus komoditi yang tersedia untuk dijual setelah memenuhi keperluan keluarga, kebutuhan benih, pendapatan yang diharapkan, pembagian hasil panen terhadap sanak keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran marketed surplus petani padi sawah di Desa Bohusami Kecamatan Gentuma Raya Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bohusami pada bulan Januari sampai Maret. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 45 orang, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan area sampling technique atau yang biasa dikenal dengan teknik sampling daerah. digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan data kuantitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan berdasarkan karakteristik produksi secara pasca panen padi sawah di Desa Bohusami Kecamatan Gentuma Raya dikelompokkan gabah kering kotor, gabah kering gilingan dan beras. Dimana alokasi untuk usahataninya 26,6 persen untuk biaya pinjaman, sewa penggilingan dan konsumsi beran dan untuk 73,4 dari hasil produksi di alokasikan surplus produsen
PENDAPATAN DAN BIAYA TRANSAKSI PADA AGRIBISNIS PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR DI KABUPATEN JEMBER Aji, Joni Murti Mulyo; Dimas Ageng Sudrajat
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Peternakan ayam ras petelur sebagian besar merupakan pekerjaan sampingan, sehingga beberapa diantaranya belum menggunakan pembukuan keuangan dengan terperinci untuk menghitung antara biaya dan pendapatan yang diperoleh. Biaya yang dikeluarkan oleh peternak perlu dilakukan perhitungan biaya produksi, pendapatan, dan efisiensi untuk mencegah mengalami kerugian. Identifikasi biaya transaksi dinilai penting untuk keberlanjutan usaha sehingga diperlukan adanya analisis mengenai biaya transaksi dan bagaimana pengaruh biaya transaksi terhadap pendapatan usaha. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan peternakan ayam ras petelur perlu diketahui agar hasil produksi beserta pendapatan yang diperoleh maksimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode statistik deskriptif yang terdiri dari analisis pendapatan usaha dan model transaction cost analysis (TCA). Penelitian ini juga menggunakan metode analisis regresi linier berganda untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan peternakan ayam ras petelur. Jumlah sampel yang akan digunakan dalam penelitian adalah sebanyak 52 sampel dengan kriteria adalah masyarakat berprofesi sebagai peternak ayam ras petelur. Hasil penelitian menunjukkan (1) Peternakan ayam ras petelur di Kabupaten Jember/5000 ayam menguntungkan dengan total pendapatan sebesar Rp906.662.856. R/C ratio menunjukkan nilai 1,276 yang menyimpulkan bahwa usaha peternakan ayam ras petelur di Kabupaten Jember menguntungkan dan layak untuk dijalankan. (2) Biaya transaksi peternakan ayam ras petelur di Kabupaten /5000 ayam adalah sebesar Rp13.657.551. Peternakan ayam ras petelur dengan adanya biaya transaksi akan menurunkan pendapatan karena nilai R/C ratio terdapat selisih sebesar 0,005 sehingga terjadi pengurangan pendapatan sebesar 0,5%. (3) Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pendapatan peternakan ayam ras petelur di Kabupaten Jember adalah variabel biaya bibit, biaya pakan, dan pengalaman beternak.

Page 1 of 4 | Total Record : 33