cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 3 (2025)" : 22 Documents clear
Pengembangan Agrowisata Puja (Putra Jambu) Di Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah Wulandari, Sintya; Nurjanah, Danik; Manumono, Danang
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.8

Abstract

Agrowisata merupakan bagian dari suatu objek wisata yang menfaatkan pertanian sebagai objek wisata. Tujuan dari agrowisata yakni untuk memperluas pengetahuan, pengalaman rekreasi atau sarana , dan dapat melakukan hubungan usaha dalam bidang pertanian. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengembangan Agrowisata yang dapat diterapkan oleh Agrowisata PUJA (Putra Jambu) dengan menggunakan alat analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk mengetahui faktor-faktor yang ada pada lingkungan internal dan eksternal yang ada di Agrowisata PUJA (Putra Jambu). Penelitian ini dilakukan pada bulan juni – juli 2024. Metode penentuan sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan dua metode yaitu purposive sampling dan accindental sampling yang terdiri dari pengelola Agrowisata PUJA (Putra Jambu), tokoh masyarakat Desa Jatirejo, masyarakat sekitar Agrowisata PUJA (Putra Jambu), dan pengunjung Agrowisata PUJA (Putra Jambu), dengan jumlah 91 responden. Pada hasil analisis SWOT Agrowisata PUJA (Putra Jambu) pada posisi kuadran I, sehingga strategi yang paling sesuai digunakan adalah strategi strengths-opportunities (S-O) atau strategi   
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Pemanen Kelapa Sawit (Elaeis Gunieensis Jacq.) PT. Pekebunan Nusantara IV Regional II Ginting, Jonathan; Lindawati, Lindawati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.3

Abstract

Indonesia Merupakan Produsen Kelapa sawit terbesar di dunia dan memberikan kontribusi signfikan terhadap penerimaan devisa negara. PT. Perkebunan Nusantara IV Regional II merupakan salah satu perusahaan besar negara yang bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan kelapa sawit dan teh. Produksi tandan buah segar kelapa sawit PT. Perkebunan Nusantara IV Regional II mengalami peningkatan dari tahun 2018 hingga 2021, tetapi mengalami penurunan pada tahun 2022. Adapun salah satu faktor yang mempengaruhi penurunan produksi tanda buah segar kelapa sawit adalah tenaga kerja. Pemanen kelapa sawit merupakan aset perusahaan dan berperan penting dalam mencapai tujuan perusahaan. Produktivitas pemanen kelapa sawit yang tinggi akan meningkatkan produksi perusahaan dan mencapai target. Perusahaan berupaya mendorong produktivitas tenaga kerj pemanen untuk mencapai target perusahaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja antara lain usia, pengalaman kerja, tingkat pendidikan, premi, gaji, dan jumlah tanggungan keluarga. . Tujuan Penelitian ini untuk: 1) menganalisis produktivitas tenaga kerja pemanen kelapa sawit di PT. Perkebunan Nusantara IV Regional II Kebun Laras; 2) menganalisis faktor-faktor apa yang berpengaruh secara terhadap produktivitas tenaga kerja pemanen kelapa sawit di PT. Perkebunan Nusantara IV Regional II Kebun Laras. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ini adalah analisis Regresi Linier Berganda. Hasil Penelitian diperoleh bahwa rata-rata produktivitas tenaga kerja pemanen PT.Perkebunan Nusantara IV Regional II Unit Kebun Laras adalah 1.643 Kg/Hari. Hal ini sudah tergolong tinggi, sebab produkivitas tenaga kerja pemanen sudah melebihi dari target yang sudah ditentukan oleh perusahaan; Variabel umur, Pendidikan, gaji, dan premi, berpengaruh secara positif dan signfikan terhadap produktivitas tenaga kerja pemanen sedangkan tanggungan keluarga, pengalaman dan masa kerja berpengaruh secara negatif dan signfikan terhadap produktivitas tenaga kerja pemanen
Peran Penyuluhan Dalam Peningkatan Ketahanan Pangan Melalui  Diversifikasi Produk Komoditi Pisang Kepok Ridha S'tia, Fatia Faradilah; Wanda Wulandari; Reyneta Dwi Yanti; Indah Nur Khomariyah; Aryani Fitriana
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.1

Abstract

Peningkatan ketahanan pangan memerlukan strategi diversifikasi pangan yang mengandalkan sumber daya lokal seperti pisang kepok (Musa acuminata balbisiana colla). Pisang kepok memiliki kandungan gizi yang tinggi, namun pemanfaatannya masih terbatas pada produk olahan tradisional. Dalam artikel ini, dianalisis peranan penyuluhan dalam mengembangkan beragam produk olahan pisang kepok guna meningkatkan nilai tambah dan mendukung kesejahteraan komunitas. Berdasarkan metode perbandingan dari sejumlah studi di Indonesia, penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan memainkan peran krusial dalam memberikan pengetahuan mengenai teknik pengolahan, standar kualitas, serta taktik pemasaran yang efektif. Melalui diversifikasi produk seperti keripik pisang, tepung kulit pisang dan olahan jantung pisang, mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi serta membuka peluang pasar yang luas. Aktivitas pelatihan yang melibatkan kelompok wanita petani juga terbukti mampu mendukung ketahanan pangan rumah tangga dengan menciptakan sumber pendapatan tambahan. Oleh karena itu, diperlukan program penyuluhan yang menyeluruh dan berkelanjutan guna mengoptimalkan potensi pisang kepok sebagai salah satu alternatif diversifikasi pangan yang signifikan bagi Indonesia.
Kontribusi Pertanian Berbasis Pemanfaatan Lahan Pekarangan Terhadap Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Kabupaten Malang Jawa Timur Jihad, Fajri Dhaniar Mohammad; Riana, Fitria Dina; Toiba, Hery; Pariasa, Imaniar Ilmi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.7

Abstract

Food security is a condition in which food is fulfilled at the individual level. One of the activities that has contributed to food security and can be carried out by the community at the household level in Malang Regency is by utilizing land in the yard to be used as agricultural land. Food security that is guaranteed at the national or regional level does not always reflect food security at the household level. Therefore, it is necessary to measure the level of food security at the household level separately. This study was conducted with the aim of analyzing the level of household food security of the farmers of yard-based agricultural activities and the contribution of yard-based agricultural activities to household sector food security in Malang Regency. The analysis method used in this study is the Jonsson and Toole indicator to measure the level of household food security. The variables used to measure the level of food security are adult equivalent calorie uptake (TKE) and food expenditure share (PPP). The  research results showed that the level of food security of the farmers of yard-based agricultural activities in Malang Regency was 53.57% under food security conditions. In addition, the yard-based agricultural activities carried out by the community have contributed to food security by 1,620,922.60 kcal (13.66%) to the accumulated household calorie uptake of the farmers of yard-based land utilization activities in Malang Regency, 37.98% to reducing the cost of shopping for household food needs, and IDR 362,531 to additional household income.
Integration of Sustainable Entrepreneurship and Green Economy to Improve Food Security in Malang City Usmanisa, Maslikhatur Rodiyah Sita; Fitria Dina Riana; Silvana Maulidah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.2

Abstract

As an initiative to move away from conventional agriculture and increase food production, the Badan Keamanan Pangan (BKP) since 2010 has implemented the Sustainable of Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) or currently known as the Yard Utilization Program. This study aims to explore more deeply how sustainable entrepreneurship and green economy can synergize to improve food security in Malang City, with moderation in the role of institutions in the yard utilization program. The existence of entrepreneurship that prioritizes environmentally friendly practices is also an asset for green transformation, with the existence of sustainable entrepreneurship, it can be interpreted that agricultural activities are one of the efforts to support green transformation. The data results from the research were analyzed using the SEM-PLS tool with the WarpPLS 8.0 approach. Based on the research conducted, it can be concluded that through entrepreneurship created from the sustainable yard utilization program by taking into account environmental, social and economic aspects, it was revealed that areas that initially had a medium food insecurity status experienced an increase in food security status.
Akankah Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Tercapai Melalui Program Makan Siang Gratis ? Sebuah Review Firmanda, Syauqi Agung; Atmaja, Purna Pria; Paramita, Dwi Nur Laili; Wardah, Febria Risma; Jailani, Lutfi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.5

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengendifikasi dan menelaah adanya program makan siang gratis di Indonesia melalui tinjauan indicator kesejahteraan rumah tangga petani. pendekatan penelitian ini menggunakan literature review berupa pembahasan kebijakan program makan siang gratis yang akan diintegrasikan dengan sumber Pustaka dari beberapa informasi mengenai indicator kesejahteraan rumah tangga petani. Program makan siang gratis merupakan program strategis pemerintah baru Indonesia yang terfokus dalam memenuhi kecukupan gizi bagi anak sekolah, ibu hamil dan balita. Program makan siang dalam jangka Panjang juga menjadi salah satu program yang sangat urgent untuk mencetak generasi masa depan yang unggul. Program ini telah menjadi polemic karena terdapat beberapa program serupa yang memungkinkan terjadinya pemborosan anggaran negara. Aspek hulu dalam penyedia pasokan pangan tidak menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dalam menjalankan program makan siang gratis. Keterkaitan program makan siang gratis dengan kesejahteraan rumah tangga petani adalah adanya potensi dalam peningkatan pendapatan melalui penyerapan hasil pertanian. Peningkatan produktivitas pertanian, stabilitas harga pangan, dan efisiensi distribusi pangan menjadi salah satu indicator dalam keberhasilan program makan siang gratis terhadap kesejahteraan rumah tangga petani. Pentingnya konektivitas antara daerah, penetapan prioritas makan siang gratis yang terarah, dan peningkatan pembagunan Agroindustri di berbagai daerah menjadi rekomendasi penelitian ini
Pengaruh Strategi Adaptasi Perubahan Iklim Terhadap Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi di Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang Ainina, Shafa; Rini Mutisari; Tatiek Koerniawati; Deny Meitasari
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.4

Abstract

This study explores the relationship between climate change adaptation strategies and household food security among rice farmers in Jenggolo Village, Kepanjen District, Malang Regency. Unlike previous research that primarily examines the impact of climate change on agricultural productivity, this study focuses on how adaptation strategies influence household-level food security. Using descriptive analysis, the Household Food Insecurity Access Scale (HFIAS), Propensity Score Matching (PSM), and probit regression, the study identifies adaptation strategies, measures food security levels, and evaluates factors affecting farmers' decisions to adopt these strategies. Results show that farmers adopting intensive adaptation strategies (three or more) tend to have better food security compared to those adopting fewer strategies. Socio-demographic factors, such as family size, education, participation in farmer groups, and land ownership, significantly influence these decisions. Strengthening farmer access to resources and comprehensive adaptation efforts is essential to improving household food security amid ongoing climate risks.
Ketahanan Ekonomi Keluarga Petani Kelapa Sawit Swadaya Di Kabupaten Sintang Pada Masa Replanting Sekarya Sembiring Meliala; Marisi Aritonang; Wanti Fitrianti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.6

Abstract

Kelapa sawit merupakan komoditas penting dalam industri penghasil minyak masak, minyak industri, maupun bahan bakar lewat produksi Crude Palm Oil (CPO) melalui pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. Ketahanan ekonomi keluarga mengacu pada kemampuan keluarga untuk mengatasi tantangan yang dihadapinya berdasarkan sumber daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Salah satu pola pengembangan perkebunan kelapa sawit perkebunan rakyat yaitu pola swadaya oleh petani. Dalam mengusahakan tanaman kelapa sawit, berbagai masalah banyak dihadapi petani, salah satu diantaranya yaitu penurunan pendapatan dan peningkatan pengeluaran pada saat kegiatan peremajaan (replanting) kelapa sawit. Peremajaan kelapa sawit (replanting), adalah proses mengganti pohon kelapa sawit tua yang sudah tidak produktif dengan pohon kelapa sawit yang baru. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriftif. Dalam penelitian ketahanan ekonomi keluarga petani kelapa sawit swadaya di Kabupaten Sintang pada masa replanting, analisis deskriptif dapat digunakan untuk mengetahui gambaran umum tentang pendapatan, pengeluaran, aset, diversifikasi usaha dan akses terhadap layanan keuangan serta kesehatan. Pendapatan rata-rata petani kelapa sawit swadaya sebesar Rp 2.853.750 selama masa replanting menunjukkan kondisi ekonomi yang rentan, meskipun berada sedikit di atas garis kemiskinan. Berdasarkan pengeluaran rata-rata Rp 2.709.000 per bulan, kondisi ekonomi petani kelapa sawit swadaya di Kabupaten Sintang pada masa replanting dapat dikategorikan sebagai rentan. Nilai rata-rata aset keluarga petani kelapa sawit swadaya di Kabupaten Sintang sebesar Rp 464.375.000 menunjukkan bahwa mereka memiliki modal ekonomi yang signifikan. Diversifikasi usaha yang meliputi berjualan, bekerja sebagai pegawai swasta atau negeri, serta mengelola kebun non-sawit terbukti dapat mendukung ketahanan ekonomi petani kelapa sawit swadaya selama masa replanting. Akses terhadap layanan keuangan, seperti kepemilikan rekening bank dan pinjaman modal replanting, dapat mendukung ketahanan ekonomi petani kelapa sawit swadaya di Kabupaten Sintang selama masa replanting. Akses terhadap layanan kesehatan, seperti berobat ke puskesmas dan rumah sakit serta kepemilikan asuransi kesehatan, dapat mendukung ketahanan ekonomi petani kelapa sawit swadaya di Kabupaten Sintang selama masa replanting.
ANALYSIS OF MARKETING EFFICIENCY OF OIL PALM FRESH FRUIT BUNCHES IN INDEPENDENT SMALLHOLDERS IN LANDAK REGENCY Sinaga, Hesiana Yarli; Josua Parulian Hutajulu; Shenny Oktoriana
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.11

Abstract

West Kalimantan as the fourth largest palm oil producing province in Indonesia, as much as 42.3% of palm oil plantations belong to smallholder plantations. One of the villages in West Kalimantan is Taas Village where the majority of the population manages palm oil plantations. However, farmers in Taas Village tend to get a fairly low purchase price compared to other villages. Therefore, it is necessary to conduct a marketing channel analysis in order to choose an efficient marketing institution to sell their palm oil FFB. In addition, independent palm oil farmers must also be more careful and wise in dealing with existing price changes. The purpose of this study is to 1) Analyze the marketing channels of fresh fruit bunches of independent palm oil farmers. 2) Analyze the marketing margin and percentage of price share (farmer's share) received by independent palm oil farmers. 3) Analyze the level of efficiency of marketing Fresh Fruit Bunches (FFB) carried out by independent palm oil farmers.The population involved in this study is all oil palm producers who are alreadyproducing, as well as institutions involved in FFB marketing. Farmer samples were selected through random sampling while the selection of traders, RAM and PKS samples used the snowball sampling method. Data from 45 informants was analyzed quantitatively using the formula of marketing margin, farmer's share, and marketing efficiency.The findings of the study show that there are three FFB marketing channels in Taas Village. Marketing Channel I is: Farmers – collector traders – PKS. Channel II is: Farmers – Collector traders – RAM – PKS. Channel III is: Farmers – RAM – PKS. These three marketing channels are efficient based on the results of data analysis because FS > MP, with FS > 50%.
The Effect Of Harvest Insentives On The Performance Of Harvester Employees Kanopan Ulu Estate PT. MP Leidong West Indonesia Lubis, Fadli Akbar; Dibisono, Muhammad Yusuf; Parinduri, Sulthon; Maulana, Imron
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.10

Abstract

Premi as harvest incentives for employees on oil palm plantations are an important element in improving employee performance. Management in oil palm plantations is faced with production targets and also the capabilities of employees achieve production targets. In the palm oil plantation industry in Indonesia, the role of harvest employees is very important in the production process. The expertise of a harvester is an added value for the company to obtain maximum production results, both in quantity and quality. It's not just about being able to harvest, but it must be accompanied by techniques and compliance with the Standard Operating Procedure (SOP) in company. This research aims to analyze how the harvest premi system applies at PT. MP Leidong West Indonesia, Sialang Taji Village, South Kualuh District, North Labuhanbatu Regency, North Sumatra Province. This research analyzes how the harvest premi affects employee performance. The types of data used are primary data and secondary data. The data analysis method used in this research is quantitative descriptive using a likert scale, instrument test, regression test, partial test and determinant test. Before carrying out a simple linear regression test, instrument tests such as validity and reliability tests are first carried out by distributing questionnaires to respondents. The results of the research show that there is a positive effect of the variable (X), that is harvest premi, on the variable (Y), that is employee performance. The determinant coefficient test (R2) shows that the harvest premi has an effect on employee performance variables is 72.9%.

Page 1 of 3 | Total Record : 22