cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
ISSN : 25485067     EISSN : 25986236     DOI : -
Jurnal Ilmiah Muqoddimah merupakan kumpulan penelitian ilmiah tentang Ilmu Sosial, khususnya yang berhubungan dengan disiplin Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Humaniora, diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, tujuan pengembangan jurnal ini adalah sebagai wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan telaah kritis terhadap konsep-konsep baru dalam ilmu-ilmu sosial. Jurnal Ilmiah Muqoddimah menerima sumbangan artikel hasil penelitian dan artikel konseptual (non penelitian) dari penulis umum.Dalam setiap penerbitannya, satu tahun dua kali (periode Maret – Agustus dan September – Februari).
Arjuna Subject : -
Articles 1,482 Documents
PERAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN DALAM MEMENUHI HAK NARAPIDANA PEREMPUAN HAMIL Abhirama Firdaus; Mitro Subroto
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i3.2023.953-957

Abstract

Undang-Undang No. 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia telah mengatur HAM bagi seluruh manusia dimana Hak dan kewajiban merupakan suatu hal yang terkait satu sama lain, dalam praktiknya hak dan kewajiban harus dilaksanakan dengan seimbang, Narapidana Perempuan yang sedang hamil juga masih memiliki hak nya di dalam Lembaga pemasyarakatan dan Narapidana tersebut harus mendapatkan pembinaan yang penuh dalam hal pembinaan keagamaan, pendidikan, dan keterampilan. Dan juga hak nya yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tetapi masih banyaknya hambatan yang di hadapi oleh Lembaga pemasyarakatan dalam menjalankan pemenuhan pembinaan Kata kunci: Narapidana, Pembinaan, Perempuan Hamil
Persepsi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Terhadap Politik Identitas Islam Dalam Pemilihan Umum 2024 Dwi Wulan Sari; Maksudin Maksudin; Sibawaihi Sibawaihi; Aulia Mutiara Putri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i3.2023.985-989

Abstract

Islamic identity politics is often used as a means of struggle used by a group to support the campaign period. Not a few end up choosing leaders because of the doctrine of religious equality. Students in identity politics have a big role and participation in carrying out the struggle to help resolve cases of intolerance and discrimination that occur. This study uses a qualitative method. Based on the research results, it can be understood that the existence of Islamic identity politics in general elections will have the potential to create conflict and division in society. If Islamic identity politics is allowed to grow and develop in the daily lives of community groups and bring down one another, then the big impact can damage diversity. The general election is a good opportunity for all Indonesian people, especially for students. It is not only the election of wise leaders, but the success of democracy is the hope to look forward to. This role is not only borne by students, but also for all Indonesian people. The importance of cooperation in creating the perception and implementation of politics that is free from group interests and realizing quality general elections.
Penerapan Konsep Diversi Hubunganya Dengan Sitem Peradilan Pidana Anak Dengan Presfektif Hukum Normatif Dhoni Tegar Kurniawan; Mitro Subroto
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i3.2023.963-971

Abstract

Konsep sistem peradilan pidana anak di Indonesia menganut prinsip keadilan restorati yaitu dengan menggunakan pendekatan keadilan restoratif. Salah satu cara untuk menerapkan prinsip keadilan yang bertujuan memulihkan hak anak dengan prinsip keadlian. Diversi merupakan salah satu bentuk dari restorative justice yang berarti proses peradilan anak di luar pengadilan, melibatkan lingkaran dalam anak di bawah umur untuk menyelesaikan permasalahan secara damai. Konsep diversi diatur secara jelas dalam Undang-Undang  Sistem Peradilan Pidana Anak No. 11 Tahun 2012, diversi berarti memindahkan penyelesaian perkara anak dari proses  pidana ke proses di luar sistem peradilan pidana, dengan ketentuan dapat dilakukan terhadap anak yang terancam pidana penjara paling lama 7 tahun. Kasus tindak pidana anak merupakan masalah yang serius bagi sebuah bangsa. Anak harus mempunyai perlindungan terhadap hukum dan jika anak tersebut masuk ke dalam pemidaan merupakan langkah terakhir yang harus dilakukan. Penerapan konsep diversi merupakan langkah untuk menyelesaikan kasus tindak pidana anak di Indonesia.  Konsep restorative justice terus mengalami perkembangan hingga sekarang dengan harapan agar anak dapat terlindungi hak dan masa depanya. Kata Kunci : Diversi, Restoratif, Pidana Anak
Politik Keamanan Lingkungan: Pengetahuan Lokal Dalam Perlindungan Populasi Bening Lobster Di Masyarakat Nelayan Aripin, Nurasma; Afriandi, Fadli; Marefanda, Nodi; Marlizar, Desi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.308-318

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan lokal yang dimiliki masyarakat nelayan dalam menjaga keamanan lingkungan khususnya populasi lobster. Dalam tulisan ini difokuskan dengan memotret praktik-praktik yang dilakukan oleh masyarakat nelayan dalam melindungi keberadaan benih bening lobster (puerulus). Argumen utama dalam penelitian ini adalah dengan pengetahuan lokal yang dimiliki oleh masyarakat nelayan menciptakan ekosistem bening lobster yang berkelanjutan. Penelitian ini merupakan kajian kualitatif dengan menggunakan teori Ekologi Budaya dari Julian H. Steward. Teori ini menjelaskan bahwa interaksi manusia dengan lingkungan menciptakan pengetahuan lokal sehingga menjalin hubungan mutualisme diantara keduanya. Data penelitian terdiri dari data primer yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemerintah, lembaga adat, nelayan, dan pelaku usaha lobster sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui jurnal ilmiah dan media massa online. Hasil penelitian menemukan bahwa ada beberapa praktik pengetahuan lokal yang berdampak dalam pelestarian bening lobster yaitu penangkapan bening lobster merupakan kegiatan degradasi progresif terhadap lobster, penjualan bening lobster tidak memiliki nilai instrinsik, pertumbuhan bening lobster lebih baik di alam daripada dipenangkaran, dan penggunaan alat tangkap tradisional dalam menangkap lobster.
Sub National Collaboration In Increasing Global Competitiveness: Existence For Actors Cross-Border In Riau Islands Munir, Fitrisia; Prayuda, Rendi; Yudilla, Artha
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.210-216

Abstract

International activities by sub-state actors today do not only apply to developed and developed democratic states, but extend across borders between countries and regions. Along with the rapid wave of globalization, there is a demand for the role of sub-state actors to create various actions in international relations. This study empirically assesses the chance of sub-state actors in the study of international affairs by using inter-state local government collaboration as an expressive action that must be performed between countries, particularly across borders. The success of sub-state actors will not only be an effective tool to solve problems in crossing borders, but also to ensure sustainable living and economic development regionally in the future. This study discovered that improving the capabilities of sub-state actors in cross-border competition can improve the collaboration of local governments between countries in order to overcome various problems that arise. In addition, this research affirms the importance of cross-border local government collaboration as an action to realize the emancipation of the nation-state monopoly in public action to synchronize the interests of all actors in international cooperation. Keywords: Collaborative Sub-national, Cross-border , Sub-State Actors.
Mengukur Keberhasilan HACCP dalam Meningkatkan Hygiene & Sanitasi dengan Fokus pada Kapabilitas Karyawan Muhammad Syakib Asqalani Rifai; Pandu Sapto Desmantyo; Rivaldi Arissaputra; Sarah Sentika; Winda Gafrilia Prianka; Syifa Syaliya Nabilah
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i3.2023.1003-1012

Abstract

Konsumen saat ini mengejar tingkat kualitas, kebersihan, dan aspek kesehatan yang tinggi dalam produk makanan sehingga perusahaan perlu menerapkan sistem jaminan keamanan pangan yang disebut sebagai Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mekanisme dan kepatuhan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Standard Operational Procedure (SSOP). Rancangan yang akan digunakan didalam penelitian ini merupakan teknik analisis deskriptif menggunakan data trianggulasi. Data yang dihimpun dari berbagai sumber termasuk informan. Setelah dilakukan penyajian data akan menghasilkan kesimpulan sementara yang menjawab pertanyaan penelitian Faktor yang mempengaruhi penerapan standarisasi HACCP pada PT. Cipta Karasa Nusantara diantara lain adalah tingkat kesadaran karyawan yang masih rendah mengenai hygiene dan sanitasi. Hal tersebut tergambar dari kesadaran karyawan menangani peralatan dan bahan baku, kesadaran karyawan dalam menjaga kebersihan dapat dikatakan cukup hanya perlu dibina terus menerus. Kondisi dapur masih terbilang dapat menyebakan kontaminiasi silang, yang menyebabkan kualitas produk belum dapat dikatakan baik. Berdasarkan observasi lapangan dan hasil wawancara mengggunakan beberapa instrumen, PT. Cipta Karasa Nusantara belum memiliki sistem pengendalian mutu dengan konsep HACCP dan belum memenuhi standar.
Trend Pemahaman Dan Praktik Komunikasi Politik Indonesia Di Era Digital Yusril, Rahma Betri; Putera, Roni Ekha
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.155-161

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk melihat trend pemahaman dan praktik komunikasi politik indonesia di era digital. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Studi literatur bisa didapat dari berbagai sumber baik jurnal, buku, dokumentasi, internet dan pustaka. Komunikasi politik dapat terjadi melalui berbagai cara, termasuk melalui media massa. Misalnya saja pada saat pemilihan umum (Pemilu), beberapa politisi melakukan komunikasi politik untuk bersaing dengan lawannya. Dengan cara ini, pemilu dimenangkan dengan memenangkan atau mempengaruhi hati dan pikiran pemilih. Dalam beberapa situasi komunikasi politik, pemerintah sebagai lembaga eksekutif yang memegang kekuasaan dapat melakukan komunikasi politik dan menyampaikan kebijakan nasional atau situasi terkini kepada masyarakat. Terlihat bahwa komunikasi politik secara umum mempunyai lima unsur yaitu komunikator politik, informasi politik, media politik, tujuan politik, dan efek komunikasi politik. Unsur-unsur tersebut mempunyai elemen yang saling berkaitan sehingga dapat menentukan keberhasilan proses komunikasi yang dilakukan oleh komunikator politik
Analisis Kinerja Keuangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes) Di Desa Saewe Kecamatan Gunungsitoli Lase, Kartini; Telaumbanua, Aferiaman; Zebua, Dedi Irawan; Harefa, Idarni
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.463-469

Abstract

Penelitian ini menganalisis Kinerja Keuangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa di Desa Saewe Kecamatan Gunungsitoli tahun anggaran 2019-2022 menggunakan rasio efektivitas dan efisiensi. Metode penelitian ialah kualitatif. Hasil menunjukkan tingkat efektivitas stabil namun tingkat efisiensi mengalami fluktuasi. Pemerintah Desa Saewe berhasil menjaga efektivitas anggaran secara konsisten, namun efisiensi anggaran cenderung tidak stabil karena fluktuasi dalam penggunaan anggaran. Meskipun pada tahun 2019 dan 2021 mencapai kriteria cukup efisien, tahun 2020 dan 2022 menunjukkan kriteria tidak efisien dan kurang efisien, menandakan penggunaan anggaran tidak optimal.Kata kunci: Kinerja Keuangan, Efektif, Efisiensi, Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa.
Pertentangan Pemikiran Liberalisme Dan Marxisme Dalam Melihat Relasi Antara Pemilik Modal Dengan Pekerja Eska Dwipayana Pulungan
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.73-79

Abstract

Membahas mengenai liberalisme dan marxisme tentu berbicara tentang polarisasi pemikiran kiri dan kanan. Hal dikarenakan pemikiran liberalisme dimulai dari pembangunan pemikiran individu dalam melalui suatu proses untuk mencapai tatanan masyarakat yang lebih baik melalui sistem kapitalisme, yang kemudian disebut kekananan. Sedangkan marxisme berangkat dari rasa penindasan atas pemanfaatan sumber daya individu maka yang dibutuhkan adalah perjuangan untuk menghilangkan penindasan tersebut dengan cara revolusi yang kemudian disebut kekirian. Dengan menggunakan metode penelitian analisis kritis, ditemukan bahwa marxisme menekankan bahwa konflik antara pemilik modal dengan pekerja harus dikembangkan dan harus ada, agar mereka sadar bahwa mereka sedang diekploitasi oleh sistem kapitalis.
Agile Human Resources: Harnessing Agility To Drive Organizational Success Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.389-394

Abstract

The purpose of this research is to determine the extent to which the implementation of Agile HR in companies can be effectively applied, as well as to identify the factors influencing the implementation of Agile HR in this company. This study employs a qualitative descriptive approach through literature review, focusing solely on explaining and elucidating the implementation of Agile HR in the company and the factors influencing it. While some studies utilize quantitative descriptive methods, this research solely delineates the implementation of Agile HR and its influencing factors in detail without employing statistical data. The research methodology utilized in this article is a descriptive approach coupled with literature analysis. Agile HR offers an adaptive and responsive approach to addressing the rapidly changing business landscape and has proven to be effective in optimizing organizational performance. It brings significant benefits to organizations, including enhanced flexibility, speed, and adaptability. By adopting Agile principles within the Human Resources function, organizations can improve their efficiency, flexibility, adaptability, and achieve long-term success amidst increasingly fierce global competition. The success of Agile HR also involves other key factors. In performance management, Agile HR offers a more adaptive approach focused on continuous feedback. Skill development and training are also crucial focuses within Agile HR. Additionally, fostering a culture and work environment that supports collaboration and innovation are key aspects of Agile HR.

Page 33 of 149 | Total Record : 1482