cover
Contact Name
Agus Alim Hakim
Contact Email
agusalim@apps.ipb.ac.id
Phone
+62251-8622932
Journal Mail Official
jppt@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Division of Fisheries Resources Management, Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science Bogor Agricultural University Jl. Agatis, Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680, Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal Of Tropical Fisheries Management)
ISSN : 25988603     EISSN : 26148641     DOI : https://doi.org/10.29244/jppt.v1i1.20146
Journal of Tropical Fisheries Management (JPPT) is a scientific journal that is published electronically and in print relating to research results, and scientific proposals on fish biodiversity, fisheries biology, fish stock studies, fisheries policies, ecosystem-based fisheries management, capture technology, fishery product utilization, fish trade, fisheries management area planning, and local wisdom in tropical fisheries management to realize sustainable fisheries resources.
Articles 115 Documents
Reproductive Biology of Sentinel Crab (Podophthalmus vigil) in The West Tiworo Strait, South Konawe, Southeast Sulawesi: Biologi Reproduksi Rajungan Angin (Podophthalamus vigil) Di Selat Tiworo Bagian Barat, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara Aswandi A, Muhammad; Kamri, Syamsul; Hamid, Abdul
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management) Vol 7 No 1 (2023): Journal of Tropical Fisheries Management (on progress)
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jppt.v7i1.47588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biologi reproduksi (rasio kelamin, tingkat kematangan gonad, fekunditas dan ukuran pertama matang kelamin) rajungan angin (Podophthalmus vigil) di Selat Tiworo bagian barat. SampelP.vigil diperoleh dari hasil tangkapan sampingan nelayan rajungan dengan menggunakan bubu lipat. Setiap sampel yang diperoleh diidentifikasi jenis kelaminnya, diukur lebar karapas dan bobot tubuhnya. Rasio kelamin dianalisis menggunakan uji Chi-square (p<0,05). Perkembangan tingkat kematangan gonad diamati dariperubahanmorfologi dan warna gonad.Fekunditas rajungan dihitung menggunakan metode gravimetrik. Hasil penelitian diperoleh rasio kelamin sebesar 1:4,09 yang menunjukkan tidak seimbang antara jantan dan betina. Perkembangan gonadP. vigiljantan didominasi oleh belum matang gonad, sedangkan betina didominasi yang matang gonad. FekunditasP. vigil berkisar 415.644-3.466.290 butir, dan ukuran pertama matang kelaminbetina 92,29 mm.
Analisis Pola Pertumbuhan Ikan Ekor Kuning (Caesio cuning) Yang Didaratkan Di Kawasan Pelabuhan Ikan Muara Angke, Jakarta Magwa, Rizky Janatul; Farhan, Ramdhani; Heltria, Septy; Fatchiyyah, Sayyidah; Hadi, Sutanto; Madduppa, Hawis; Gelis, Ester Restiana Endang
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management) Vol 7 No 2 (2023): Journal of Tropical Fisheries Management
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jppt.v7i2.43984

Abstract

Ikan Ekor Kuning (Caesio cuning) merupakan salah satu target ikan tangkapan nelayan yang didaratkan di Kaliadem yang selanjutnya di jual di Pasar Ikan Muara Angke, Jakarta. Caesio cuning mempunyai nilai ekonomis tinggi dan telah banyak dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan berat terhadap variasi morfometrik Caesio cuning yang menghasilkan pola pertumbuhan ikan. Pengambilan sampel ikan sebanyak 30 ekor dilaksanakan pada bulan April 2018 dengan metode survei di Pasar Ikan Muara Angke. Pengamatan morfologi dilakukan secara tradisional menggunakan penggaris dengan ketelitian 0.01 mm dan ditimbang menggunakan timbangan analitik dengan ketelitian 0.01 gr. Analisa yang digunakan untuk data pengukuran morfometrik dan berat ikan adalah regresi linear berganda. Hasil yang diperoleh bahwa karakter morfometrik secara keseluruhan berpengaruh terhadap berat badan ikan sebesar 98.4%, dimana karakter morfometrik pada panjang mulut (PM) yang berpengaruh positif terhadap berat badan ikan dengan nilai p-value sebesar 0.048 (>0.05), t Stat sebesar 2.113 (>1.96) dan coefficients sebesar 21.843 (+). Angka tersebut dapat diasumsikan bahwa setiap adanya penambahan pada panjang mulut sebesar 1cm maka akan bertambah 21.8gr berat badan ikan dengan kategori pola pertumbuhan alometrik positif.
Water Quality in the Habitat of Sembilang Fish (Plotosus canius) in the Estuary of Langsa City: Kualitas Air pada Habitat Ikan Sembilang (Plotosus canius) di Estuari Kota Langsa Dari, Try Oelan; Haser, Teuku Fadlon; Putriningtias, Andika; Darsiani, Darsiani; Febri, Suri Purnama; Harahap, Antoni; Nurdin, Muh Saleh; Iskandar, Andri
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management) Vol 7 No 2 (2023): Journal of Tropical Fisheries Management
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jppt.v7i2.48146

Abstract

Ikan Sembilang (Plotosus canius) adalah salah satu ikan yang terdapat di perairan estuari yang cukup digemari oleh masyarakat. Penangkapan yang berlebihan dapat menyebabkan stok ikan sembilang terancam mengalami pengurangan jumlah. Tujuan dari penelitian ini adalah kualitas air serta mengkaji kondisi lingkungan habitat ikan sembilang pada musim kemarau dan musim penghujan di perairan estuari Kota Langsa. Hasil riset ini diharapkan dapat menjadi informasi awal untuk kegiatan domestikasi ikan sembilang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan melakukan pengumpulan data kualitas air pada 3 (tiga) titik stasiun penelitian, baik secara insitu maupun uji laboratorium. Pengumpulan data diperoleh dari pengukuran sampel ikan hasil tangkapan nelayan di perairan estuari Langsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter kualitas air pada musim kemarau dan musim penghujan pada perairan estuari Kota Langsa masih berada pada kondisi yang layak bagi kehidupan dan mendukung kelestarian ikan sembilang. Musim sangat mempengaruhi bobot tubuh ikan baik jantan maupun betina, musim kemarau bobot betina berkisar 120-220 g dan jantan 120-240 g sedangkan musim penghujan bobot betina berkisar 134-572 g dan jantan 136-260 g.
Density, Water Quality Suitability and Size Distribution of Pokea Clams (Batissa violacea var. celebensis, von Martens 1897) at Lasolo River Southeast Sulawesi Fekri, Latifa; Findra, Muhammad Nur; Bahtiar
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal Of Tropical Fisheries Management)
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jppt.v8i1.48555

Abstract

Kepadatan dan distribusi ukuran kerang pokea relatif berbeda-beda disetiap tempat dan waktu yang dipengaruhi oleh kualitas lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan kesesuaian kualitas perairan, dan distribusi ukuran kerang pokea di Sungai Lasolo Sulawesi Tenggara. Sampel kerang pokea dikumpulkan secara acak di seluruh bagian perairan setiap bulan selama 1 tahun di Sungai Lasolo Konawe Utara. Sampel kerang dikumpulkan menggunakan luas sapuan alat tangkap tangge (alat tradisional) sebanyak 6 kali tarikan. Pengambilan sampel kualitas air dilakukan bersamaan dengan pengambilan sampel kerang. Kepadatan kerang antar tempat dan waktu pengamatan dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Preferensi pokea pada kualitas perairan dianalisis menggunakan Analisis Komponen Utama (PCA) dan Analisis Kelompok (CA) pada paket program statistik multivariat (XLSTAT). Hasil analisis menunjukkan kepadatan daerah tengah muara sungai berbeda nyata (lebih tinggi) dengan pada daerah awal dan akhir ditemukan ke arah hulu (kepadatan terendah) dan ke arah muara, sedangkan kepadatan kerang pokea tidak nyata berbeda di setiap bulan pengamatan. Kerang pokea dominan ditemukan pada ukuran kecil (1,62-2,10-3,09-3,57 cm). Ukuran kerang pokea terdistribusi pada seluruh bagian perairan dan ditemukan melimpah pada bulan Mei dan Juni. Kerang pokea cenderung menyenangi kualitas perairan yang berarus lambat, kecerahan tinggi dan perairan dalam.
Biologi Reproduksi Ikan Baronang (Siganus guttatus Bloch 1787) di Kepulauan Seribu, Jakarta: Biologi Reproduksi Ikan Baronang (Siganus guttatus Bloch 1787) di Kepulauan Seribu, Jakarta Widiana, Widiana; Setyobudiandi, Isdradjat; Affandi, Ridwan; Wildan, Dudi Muhammad; Harahap, Antoni
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management) Vol 7 No 2 (2023): Journal of Tropical Fisheries Management
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jppt.v7i2.48569

Abstract

One important aspect of managing rabbitfish is conducting studies on their reproductive biology. The aim of this research is to examine aspects of the reproductive biology of rabbitfish, which include sex ratio, size at first maturity of gonads, spawning type, spawning season, and reproductive potential. This research was carried out five times, namely from November to December 2014 and April to June 2015 in the Seribu Islands. A total of 210 sample fish were observed, consisting of 64 female fish and 146 male fish. The results showed that the sex ratio of rabbitfish was unbalanced, the growth pattern was isometric, the average reproductive potential of rabbitfish was 96 000 eggs, and the spawning type was total spawning.
Sustainability Status Analysis of Seaweed Cultivation (Eucheuma cottonii) in Barru Regency: Rap-Seaweed Modification Method: Analisis Status Keberlanjutan Budidaya Rumput Laut (Eucheuma cottonii) di Kabupaten Barru: Metode Modifikasi Rap-Seaweed Irwan, Irninthya Nanda Pratami; Yani, Fitri Indah; Rusdi, Rismawaty
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management) Vol 7 No 2 (2023): Journal of Tropical Fisheries Management
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jppt.v7i2.49608

Abstract

Kabupaten Barru merupakan salah satu daerah penghasil rumput laut terbesar di Sulawesi Selatan. Keberlanjutan budidaya rumput laut dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya ekologi, ekonomi, sosial, kelembagaan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk analisis status keberlanjutan budidaya rumput laut di Kabupaten Barru. Metode yang digunakan adalah pendekatan Multidimensional Scalling (MDS) yang dianalisis dengan RAP-SEAWEED. Beberapa parameter dari masing-masing dimensi dianalisis untuk menilai kondisi eksisting usaha budidaya rumput laut di Kabupaten Barru. Hasil penelitian menunjukkan budidaya rumput laut di Kabupaten Barru tergolong dalam kategori cukup berkelanjutan (quite sustainable) pada dimensi sosial dan dimensi teknologi dan tergolong kategori kurang berkelanjutan (less sustainable) pada dimensi kelembagaan, dimensi ekonomi, dan dimensi ekologi. Analisis parameter menggunakan nilai stress, R-Square, dan monte carlo menunjukkan keakuratan model dan atribut layak untuk digunakan dalam analisis. Hasil analisis status keberlanjutan yang masih tergolong kategori kurang perlu dibenahi dengan memperhatikan beberapa atribut yang memiliki sensitifitas tinggi pada analisis leverage. Evaluasi atribut untuk peningkatan skor keberlanjutan dapat menjadi pertimbangan dasar dalam merumuskan strategi pengelolaan berkelanjutan budidaya rumput laut di Kabupaten Barru.
Optimizing The Potential and Development Strategy of The Mangrove Ecotourism Area in Tangkolak Village, Karawang Regency: Optimalisasi Potensi dan Strategi Pengembangan Kawasan Ekowisata Mangrove di Dusun Tangkolak, Kabupaten Karawang Susilawati, Rini Indah; Patanda, Mercy; Ernaningsih, Dwi
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management) Vol 7 No 2 (2023): Journal of Tropical Fisheries Management
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jppt.v7i2.49760

Abstract

Kawasan ekowisata mangrove Dusun Tangkolak merupakan salah satu wisata alam yaitu hutan mangrove yang ada di Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Ekowisata mangrove Dusun Tangkolak saat ini belum memiliki manajemen pengelolaan yang baik dan sepi pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi dan mengetahui strategi yang dapat diaplikasikan melalui analisis faktor internal-eksternal di kawasan ekowisata mangrove Dusun Tangkolak. Ditemukan potensi vegetasi mangrove sebanyak 14 jenis dan fauna sebanyak 10 jenis pada empat titik stasiun. Spesies mangrove yang paling banyak di seluruh stasiun adalah Rhizophora apiculate sedangkan untuk fauna yaitu Ciconia sp. Vegetasi mangrove di kawasan ekowisata mangrove Dusun Tangkolak memiliki indeks keanekaragaman (H’) yang rendah dan tidak ada spesies yang mendominasi disetiap stasiun sedangkan fauna di kawasan ekowisata mangrove Dusun Tangkolak memiliki variasi indeks keanekaragaman dan jenis yang mendominasi adalah Ciconia sp. Alat tangkap yang digunakan oleh pengunjung maupun nelayan masyarakat sekitar saat menangkap ikan di sekitar kawasan ekowisata mangrove adalah pancing, bubu dan jala. Menentukan strategi pengembangan menggunakan analisis SWOT. Hasil analisis IFAS dan EFAS diperoleh hasil bahwa strategi pengembangan kawasan ekowisata mangrove di Dusun Tangkolak berada pada titik koordinat (2,5; 2,6) yang berada pada kuadran I yaitu memiliki kekuatan (Strenghts) dan peluang (Opportunities) atau strategi SO
The Relationship between Seagrass Type Density and CO2 Emissions in Negeri Waai Waters, Salahutu District, Central Maluku Regency: Hubungan Kepadatan Jenis Lamun dengan Emisi CO2 di Perairan Negeri Waai Kec. Salahutu Kab. Maluku Tengah Tupan, Charlotha I.; Rahman, Rahman; Siahaya, More
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management) Vol 7 No 2 (2023): Journal of Tropical Fisheries Management
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jppt.v7i2.50411

Abstract

Masyarakat pesisir menghasilkan limbah domestik anorganik maupun organik. Limbah tersebut sebagian tertahan dan terendapkan pada ekosistem lamun dan terdekomposisi yang menyebabkan pelepasan gas CO2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepadatan lamun dan emisi gas CO2 yang ada di pesisir Negeri Waai, Kabupaten Maluku Tengah. Metode penelitian menggunakan sungkup silinder dan analisis emisi gas mengacu pada hasil analisa kromatografi gas (GC-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi CO2 terbesar pada stasiun I ditemukan pada spesies C. rotundata yaitu 55.91 mg/m2/jam dan yang terendah pada spesies E. acoroides yaitu 5.51 mg/m2/jam. Sementara pada stasiun II dan III, emisi terbesar ditemukan pada spesies T. hemprichii dengan nilai masing – masing sebesar 66.68 mg/m2/jam dan 33.57 mg/m2/jam. Sementara itu, hubungan kepadatan lamun jenis E. acoroides terhadap emisi CO2 diformulasikan dengan y = 11,318x – 8,3343 dan tingkat korelasi sangat kuat (r = 0,93). Hal yang serupa terlihat pada lamun jenis C. rotundata dan T. hemprichii dengan persamaan regresi linier masing – masing y = 14,284x + 10,751 (r = 0,9629) dan y = 19.085x (r = 0,96). Hal tersebut menunjukkan semakin padat lamun, maka semakin banyak bahan organik yang dapat didekomposisi untuk pembentukan emisi CO2. Selain itu, emisi yang tinggi juga dapat dipengaruhi oleh epifit mikroalga yang melakukan respirasi sehingga memicu peningkatan emisi CO2 di atmosif.
Feasibility of Ray Processing Business in Cilacap, Central Java Sala, Ridwan; Putranto, Yogi; Tarigan, Daniel J.; Patanda, Mercy
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal Of Tropical Fisheries Management)
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jppt.v8i1.52844

Abstract

Ikan pari salah satu ikan demersal yang banyak ditemukan di Indonesia khususnya Cilacap dan daging ikan pari merupakan salah satu ikah yang dikonsumsi serta dijadikan olahan ikan. Ikan pari di cilacap banyak diolah menjadi ikan asin selain itu ikan pari dijadikan komoditas ekspor tersebut seperti fillet daging, kerajinan kulit, tulang, sirip dan insang ikan Pari. Penelitian tentang pengolahan ikan pari bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha pengolahan ikan pari di Cilacap Jawa Tengah dan dilakukan di Cilacap dari bulan Maret sampai April 2022 di Desa Menganti. Data primer diperoleh dari hasil wawancara kepada nelayan dan pengolah ikan pari dengan responden berjumlah 10 orang. Data primer tersebut dianalisis dengan analisis kelayakan usaha dan hasil analisis data menunjukkan bahwa dari BEP (Break Event Point) Usaha Olahan ikan pari ini l sangat layak karena nilai R/C adalah rata-rata 11,6 dimana ratio>1,0 sedangkan periode pengembalian investasi (PBP) adalah selama 4 bula. Begitupula keuntungan rata-rata yaitu Rp.396.892.142,9.
Habitat and Population Structure of Lobster from Southern of West Java Irianto, Dedy Cahyadi; Riani, Etty; Widigdo, Bambang; Yonvitner, Yonvitner
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal Of Tropical Fisheries Management)
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jppt.v8i1.54438

Abstract

Lobster merupakan sumberdaya ekonomi tinggi yang banyak terdapat diperairan Samudera Hindia, termasuk selatan Jawa. Penelitian pada tiga lokasi yaitu Pamengpeuk, Cianjur Selatan dan Ujung Genteng mewakili daerah Selatan Jawa Barat untuk mengkaji struktur populasi dan kualitas lingkungan yang sesuai untuk menunjang kehidupanya. Temuan dari penelitian ini bahwa habitat hidup lobster diperairan dekat pantai yang dalam dengan kualitas perairan yang baik. Jenis dominan adalah lobster pasir dan batu, dengan kualitas baik pada perairan Ujung Genteng. Sebagian besar populasi dewasa dengan ukuran lebih besar juga banyak ditemukan diperairan Ujung Genteng dengan laju pertumbuhan yang lebih baik.

Page 11 of 12 | Total Record : 115