cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No.34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Visipena
ISSN : 20861397     EISSN : 25026860     DOI : 10.46244/visipena
Core Subject : Education,
Articles to be published on Visipena should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is Education.
Articles 343 Documents
PENGARUH PENERAPAN METODE PEMECAHAN MASALAH TERHADAP KETERAMPILAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SEKOLAH DASAR Arie Widya Murni; Muchamad Nursalim; Sujarwanto Sujarwanto
Jurnal Visipena Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i1.1794

Abstract

Research on the use of problem-solving methods conducted by researchers in fifth grade elementary school students aims to analyze the effect of applying problem-solving methods on decision-making skills in science subjects. Research method used in this study is a quantitative research method with a quasi-experimental type. The research design used is one group pre-test and post-test design. This research design takes three steps, namely starting from giving a preliminary test, giving treatment, and giving a final test. Data analysis used instrument testing, normality test, and t test. The results showed that the decision-making skills obtained an average pre-test value of 50.48 with a standard deviation of 9.09 while for the post-test the average value was 91.01 and a standard deviation of 3.63. The difference in the value of the pre-test and post-test of decision-making skills found the tcount value of 23.13 > ttable value of 2.04. So it can be concluded that the application of problem solving methods is very beneficial for students in the process of decision-making skills, especially in science subjects.
PENGEMBANGAN PERMAINAN TRADISIONAL ENGLOLIBABA BISKUIT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KESEIMBANGAN DAN KOMUNIKASI PADA ANAK SD DI BANDA ACEH Mardhatillah Mardhatillah; Didi Yudha Pranata; Deny Setiawan
Jurnal Visipena Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i1.1787

Abstract

This research is research on the development of the traditional Englolibaba Biskut game to improve balance skills and communication skills in elementary school-age children. Whatever design is used in this study, namely the Four D Model design (Thiagarajan, et al, 1974: 5), which consists of four (4) core stages including (1) Define or definition stage, (2) Design or planning stage, (3) Development or development stage and (4) Disseminate or deployment stage. The results of the research in the progress stage of the first year of research in 2019, namely (1) at the define or definition stage, the results obtained were needs analysis, student analysis, task analysis, concept analysis and problem analysis at SD Teuku Nyak Arif Banda Aceh, SD Negeri 3 Banda Aceh and SD Negeri 16 Banda Aceh, who needed a solution to improve the Balance Skills and Communication Skills of students in grade IV, (2) at the design or design stage a traditional game was obtained which consisted of four (4) games namely englek, jump rope and clog shells which are combined into one unit of circuit-based activities. This game is named Englolibaba Biscuits. The results of the validation of the traditional Englolibaba Biscuit game were 3.75 with very good criteria, (3) The traditional Englolibaba Biscuit game was very effectively used to improve balance skills and communication skills in elementary school-age children, this is based on the results of the tests that have been carried out, namely the Skills test. Children's Balance and Communication Skills improve. Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan permainan tradisional Englolibaba Biskut untuk meningkatkan Keterampilan Keseimbangan dan Keterampilan Komunikasi pada anak usia sekolah dasar. Apapun desain yang dipakai dalam penelitian ini yaitu desain Four D Model (Thiagarajan,dkk, 1974:5) yaitu terdiri dari empat (4) tahapan inti diantaranya (1) Define atau tahap pendefenisian, (2) Design atau tahap perencanaan, (3) Development atau tahap pengembangan dan (4) Disseminate atau tahap penyebaran. Hasil penelitian pada tahap kemajuan tahun pertama penelitian tahun 2019 yaitu (1) pada tahap define atau pendefenisian diperoleh hasil berupa analisis kebutuhan, analisis siswa, analisis tugas, analisis konsep serta analisis permasalahan yang ada di SD Teuku Nyak Arif Banda Aceh, SD Negeri 3 Banda Aceh dan SD Negeri 16 Banda Aceh, yang membutuhkan sebuah solusi untuk meningkatkan Keterampilan Keseimbangan dan Keterampilan Komunikasi siswa pada kelas IV, (2) pada tahap design atau perancangan diperoleh sebuah permainan tradisional yang terdiri dari empat (4) permainan yaitu englek, lompat tali dan bakiak batok yang digabungkan menjadi satu kesatuan kegiatan berbasis sirkuit. Permainan ini diberinama Englolibaba Biskuit. Adapun hasil validasi permainan tradisional Englolibaba Biskuit adalah sebesar 3,75 dengan kreteria sangat baik, (3) Permainan tradisonal Englolibaba Biskuit sangat efektif digunakan untukn meningkatkan Keterampilan Keseimbangan dan Keterampilan Komunikasi anak usia sekolah dasar, hal ini berdasarkan hasil tes yang sudah dilakukan yaitu tes Keterampilan Keseimbangan dan Keterampilan Komunikasi anak meningkat.
CONSTRUCTING MILLENIAL STUDENT DISCIPLINE CHARACTER THROUGH AWARDING REWARD-STICKER Abd. Muqit; Khairul Auliyah; Akhmad Nurul Kawakip; Muh. Hambali; Moh. Nawafil
Jurnal Visipena Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i1.1911

Abstract

This research aims to analyze data related to the implementation of giving sticker rewards in shaping students' disciplinary character. The research approach uses a qualitative type of case study. Data collection using observation techniques, interviews, and documentation. Data analysis techniques in this study consisted of data condensation, data presentation, then the stages of conclusion. The results of this study are 1) giving rewards in shaping the character of student discipline through the distribution of stickers which are very important in motivating students to take positive actions; 2) The steps for giving reward stickers start with preparing learning materials, conveying material to students, observing students' attitudes, the lastly giving reward stickers to students who have done good performance; 3) Factors supporting the success of this program are good motivation from teachers, self-awareness in students, libraries, places of worship, and proportionate classes. While the inhibiting factors are the playing environment and colleagues. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data terkait pelaksanaan pemberian reward sticker dalam membentuk karakter disiplin siswa. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif, jenis studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari kondensasi data, penyajian data, kemudian tahapan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) pemberian reward dalam membentuk karakter kedisiplinan siswa melalui pendistribusian stiker sangat penting dalam memotivasi siswa untuk melakukan tindakan positif; 2) Langkah-langkah pemberian reward-sticker diawali dengan menyiapkan materi pembelajaran, menyampaikan materi kepada siswa, mengamati sikap siswa, terakhir memberikan reward-stiker kepada siswa yang berprestasi baik; 3) Faktor pendukung keberhasilan program ini adalah motivasi yang baik dari guru, kesadaran diri pada siswa, perpustakaan, tempat ibadah, dan kelas yang proporsional. Sedangkan faktor penghambatnya adalah lingkungan bermain dan teman sejawat.
MODEL PEMBELAJARAN KOLABORASI SDGs DALAM PENDIDIKAN FORMAL SEBAGAI PENGENALAN ISU GLOBAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN SOSIAL PESERTA DIDIK Maria Tareze; Indri Astuti; Afandi
Jurnal Visipena Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i1.1978

Abstract

The rapid progress of science and technology can be used as a means to improve the quality of education. In providing quality human resources, it is important to improve the quality of education. Advances in technology today require us to be able to create efficient learning for quality results. One of the innovative learning models that can be applied is the method of introducing global issues and collaborating it formal learning, so that students as the nation's next generation are fully aware of the role they have as citizens of the world. is a special learning method in raising issues that become the goals of SDG's (Sustainable Development Goals) in the practice of formal school materials. This study uses the literature review method by examining various literature related to learning models. In this case the specifications taken are SDGs 13 learning regarding climate action which is designed into environmental material for class 10 biology lessons to increase environmental literacy. The advantages of learning that are based on sustainable development are the efficiency of the learning process; solutions to SDGs issues which are a shared responsibility for ideal results; adapt to student needs. The conclusion from this study is that learning based on Sustainable Development is a good educational innovation and can be applied to educational institutions in Indonesia. Abstrak Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dalam memberikan SDM yang berkualitas, penting dilakukan adanya peningkatan kualitas pendidikan. Kemajuan dalam teknologi saat ini menuntut kita untuk dapat menciptakan pembelajaran yang yang efisien untuk hasil yang berkualitas. Salah satu model pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan adalah metode pengenalan isu global yang disederhanakan dalam pembelajaran formal, sehingga siswa sebagai generasi penerus bangsa menyadari penuh peran yang ia miliki sebagai tanggung jawab warga dunia. merupakan metode pembelajaran khusus dalam pengangkatan isu yang menjadi goals dari SDG’s (Suistainable Development Goals) dalam praktek materi formal sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan cara mengkaji berbagai literatur yang berkaitan dengan model pembelajaran. Dalam hal ini spesifikasi yang diambil adalah pembelajaran SDGs ke 13 mengenai climate action yang dirancangkan kedalam materi lingkungan pemabalejaran biologi kelas 10 untuk meningkatkan literasi lingkungan. Keuntungan dari pembelajaran yang berbasiskan sustainable development ini adalah efisisensi proses pembelajaran ;solusi isu SDGs yang merupakan tanggung jawab bersama hasil ideal; menyesuaikan kebutuhan siswa. Kesimpulan dari kajian ini pembelajaran berbasis Sustainable Development ini merupakan salah satu inovasi pendidikan yang baik dan dapat diaplikasikan pada lembaga pendidikan di Indonesia.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERBASIS SAKU PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN BAGI SISWA SD NEGERI LAMREH BANDA ACEH Totok Bintoro; Musdiani Musdiani; Mardhatillah Mardhatillah; Siti Mayang Sari; Akmaluddin Akmaluddin; Nurul Zikri Filina
Jurnal Visipena Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i1.2042

Abstract

A pocket and is practical to carry and read anytime and anywhere. Pocket books are printed media that are used in the learning process. Beginning reading learning for students is needed in preparing for the advanced reading stage. Beginning reading can be interpreted as students starting to recognize letters. The purpose of education is to make a person or student who has broad knowledge and good ethics and can be useful for the students themselves and can apply their knowledge in the community. This study aims to determine the feasibility of books as teaching materials and their effectiveness in improving the ability to read the beginning of the environmental material around the first graders of SD Negeri Lamreh. This research is a type of research and development research. The subjects of this study were the first-grade students of SD Negeri Lamreh. The techniques used to collect data are questionnaires, observations and learning outcomes tests. The data collected were analyzed using descriptive statistics in the form of percentages. The results of the study showed that the feasibility was at 96% validation results with 96% design details, 95% material, 100% language and 93% feasibility and practicality. The students' completeness in using pocket books for reading the beginning is 87%. Thus, it can be concluded that pocket books are suitable to be used as learning resources and the results of pocket books are effective for improving student learning outcomes in early reading. Abstrak Buku Ajar berbasis saku dan praktis dibawa serta dibaca kapan dan dimana saja. Pembelajaran membaca permulaan untuk siswa sangatlah dibutuhkan dalam mempersiapkan tahap membaca lanjutan. Membaca permulaan dapat diartikan dengan siswa yang berawal mula mengenal huruf. Tujuan pendidikan adalah menjadikan seseorang atau siswa yang mempunyai pengetahuan luas dan etika yang baik serta dapat berguna bagi siswa itu sendiri dan dapat menerapkan pengetahuannya dilingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan buku sebagai bahan ajar dan efektifitasnya dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada materi lingkungan sekitar siswa kelas I SD Negeri Lamreh. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri Lamreh. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket, observasi dan tes hasil belajar. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan statistic deskriptif berupa presentase. Hasil penelitian bahwa kelayakan berada pada hasil validasi 96% dengan rincian desain 96%, materi 95%, bahasa 100% serta kelayakan dan kepraktisan 93%. Ketuntasan siswa menggunakan buku saku membaca permulaan bernilai 87%. Disimpulkan bahwa buku ajar berbasis saku layak digunakan dengan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam membaca permulaan.
PENGARUH PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING POSTER COMMENT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KURIKULUM MERDEKA Mufroda Alfiatun Nisa; Feri Tirtoni
Jurnal Visipena Vol 13 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i2.1923

Abstract

The purpose of this study to determine the effect of active learning poster comment learning outcomes of students in Grade IV-A on the independent curriculum contained in one of the primary schools in the District Krembung, to the subject matter of Pancasila “attitudes and actions according to the precepts of pancasila” to determine how much influence active learning poster comment learning outcomes of students. The population of this study was all students totaling 20 students, consisting of 9 male students and 11 female students. In this study using saturated samples, where all members of the population sampled. The research method is a quantitative method of Preexperiment and data processing using SPSS program. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that the application of active learning poster comment has an influence on the learning outcomes of Pancasila students in the merdeka curriculum. From the results of filling the objective test shows that student learning outcomes improved after applying active learning poster comment compared to before applying active learning poster comment. From the results of the T-test hypothesis test shows that the mean Pretest is worth 55.10 and Posttest is worth 84.75 and the significance value is 0.00 < 0.05 which means the influence of active learning poster comment learning on the learning outcomes of Pancasila students in the independent curriculum. Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran active learning poster comment terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada kurikulum merdeka yang terdapat pada salah satu sekolah dasar di Kecamatan Prambon, terhadap materi pelajaran Pancasila yang digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pembelajaran active learning poster comment terhadap hasil belajar siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa yang berjumlah 14 siswa, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. Dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh, dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Adapun metode penelitian ini adalah metode Kuantitatif PreEksperimen dan pengolahan data menggunakan program SPSS. Berdasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan pembelajaran aktif poster comment terdapat pengaruh pada hasil belajar Pancasila siswa di kurikulum merdeka. Dari hasil pengisian tes obyektif menunjukkan bahwa hasil belajar siswa lebih meningkat setelah menerapkan active learning poster comment dibandingkan dengan sebelum menerapkan active learning poster comment. Dari hasil hipotesis Uji T-test menunjukkan bahwa mean Pretest bernilai 70,29 dan Posttest bernilai 88,29 dan pada nilai signifikansi 0,00 < 0,05 yang artinya adanya pengaruh pembelajaran active learning poster comment terhadap hasil belajar mata pelajaran Pancasila siswa pada kurikulum merdeka.
PENGEMBANGAN MEDIA MOBILE LEARING MATA PELAJARAN BAHASA ARAB METODE DIRECT DI MADRASAH TSANAWIYAH Muhamad Irwan Wahyudi; Khaerudin Khaerudin
Jurnal Visipena Vol 13 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i2.2010

Abstract

The background in this research based on low utilization of media in Arabic subjects at MTsN 24 Cakung, E­­ast Jakarta. This study aims to produce mobile learning media of Arabic with direct methods in Madrasah Tsanawiyah. This type of research is the development research by Hannafin and Peck model using 3 stages: (1) the needs analysis phase, (2) the design phase and (3) the development and implementation phase. The results showed that: (1) The results of the expert review of the subject experts at "very good" criteria (4.00); (2) The results of the expert review of media experts expert judgment at "very good" criteria (3.67); (3) The results of the expert review of instructional design experts at "very good" criteria (3.64); (4) The results of the one to one test for students are in the "very good" criteria (3.43); (5) The results of the small group test for students at "very good" criteria (3.33); (6) The results of the effectiveness test show that the mobile learning media has high effectiveness in improving student’s learning achievement with > = 9.761 > 2.045. Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya pemanfaatan media pada mata pelajaran Bahasa Arab di MTsN 24 Cakung Jakarta Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media mobile learning mata pelajaran Bahasa Arab metode direct di Madrasah Tsanawiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan model Hannafin and Peck dengan menggunakan 3 tahapan: (1) Fase analisis kebutuhan, (2) fase desain dan (3) fase pengembangan dan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil dari kaji ahli oleh ahli materi berada pada kriteria “sangat baik” (4,00); (2) Hasil dari kaji ahli oleh ahli media berada pada kriteria “sangat baik” (3,67); (3) Hasil dari kaji ahli oleh ahli desain instruksional berada pada kriteria “sangat baik” (3,64); (4) Hasil dari uji one to one kepada siswa berada pada kriteria “sangat baik” (3,43); (5) Hasil dari uji small group kepada siswa berada pada kriteria “sangat baik” (3,33); (6) Hasil dari uji keefektifan menunjukkan bahwa media mobile learning menunjukkan efektivitas yang tinggi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan t-hitung > t-tabel = 9,761 > 2,045.
EVALUASI DISCREPANCY PROGRAM SEKOLAH MINGGU BUDDHA SARIPUTRA : (Studi Evaluasi di Dk. Purwosari, Desa Sampetan, Kec. Gladagsari Kab. Boyolali Tahun 2022) Mujiyanto Mujiyanto; Suranto Aw
Jurnal Visipena Vol 13 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i2.2044

Abstract

Buddhist Sunday School (SMB) is a non-formal teaching and learning activity that is carried out at the Vihara or Cetya every Sunday on a regular basis (PP.NO. 55 Article 44 paragraph 1 of 2007). Learning Objectives in SMB Activities are directed to instill faith (saddha) and also devotion in order to develop Buddhist beliefs on an ongoing basis. The purpose of this study was to determine the level of suitability/harmony between standards (standards or application/implementation) of the implementation of the SMB Sariputra program that had been determined in the program and the actual level of performance (performance/results of implementing the program). In addition to evaluating the SMB program in order to improve the quality of learning in accordance with the SMB National Curriculum standards. The method used in this study is qualitative evaluative research with the Discrepancy Evaluation Model approach by Malcolm M. Provus (1971) with 5 stages of implementation definition, installation, process, product, cost and benefit analysis). The research was conducted at the Buddhist Sunday School (SMB) Sariputra Dhamarsuci’s Monastery Purwosari, Sampetan Village, Gladagsari District, Boyolali Regency. Sources of information include: Head of SMB Sariputra, two SMB coaches, and two students' parents. Three gaps were found in the program implementation process but the program objectives had been achieved. Overall stages 1-5 in the Sariputra SMB parenting program have a good score of 69%, because they have carried out 4 of the 6 requirements for implementing SMB, namely (educational content or curriculum, number, qualifications of educators and educational staff, facilities and infrastructure, sources of financing, evaluation system, management and learning process). Researchers suggest continuing this program with improvements in accordance with established national standards. Abstrak Sekolah Minggu Buddha (SMB) merupakan kegiatan belajar mengajar nonformal yang dilaksanakan di Vihara atau Cetya setiap hari Minggu secara rutin (PP.NO. 55 Pasal 44 ayat 1 tahun 2007). Tujuan Pembelajaran pada Kegiatan SMB diarahkan untuk menanamkan keyakinan (saddha) dan juga bhakti dalam rangka mengembangkan keyakinan umat Buddha secara berkesinambungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesesuaian/keselarasan antara baku (standar atau penerapan/pelaksanaan) penyelenggaraan program SMB Sariputra yang sudah ditentukan dalam program dengan tingkat kinerja (performance/hasil pelaksanakan program) sesungguhnya. Selain itu untuk mengevaluasi program SMB dalam rangka meningkatkan kualitas Pembelajaran yang sesuai dengan standar Nasional Kurikulum SMB. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian evaluative kualitatif dengan pendekatan Discrepancy Evaluation Model oleh Malcolm M. Provus (1971) dengan 5 tahap pelaksanaan definition, instalation, process, product, cost and benefit analysis). Penelitian dilaksanakan di Sekolah Minggu Buddha (SMB) Sariputra Vihara Dhamarsuci Dk Purwosari Desa Sampetan Kecamatan Gladagsari Kabupaten Boyolali. Sumber informasi meliputi: Ketua SMB Sariputra, dua Pembina SMB, dan dua orang tua siswa. Ditemukan 3 kesenjangan dalam proses pelaksanaan program namun tujuan program telah tercapai. Keseluruhan tahap 1-5 di program parenting SMB Sariputra bernilai baik 69%, karena sudah menjalankan 4 dari 6 persyaratan penyelenggaraan SMB yaitu (isi pendidikan atau kurikulum, jumlah, kualifikasi pendidik, dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, sumber pembiayaan, sistem evaluasi, manajemen dan proses pembelajaran). Peneliti menyarankan untuk melanjutkan program ini dengan perbaikan sesuai dengan standar Nasional yang ditetapkan.
THE DEVELOPMENT OF E-LKPD (STUDENT WORKSHEET) IN SCIENCE LEARNING IN GRADE V AT SIEM PRIMARY SCHOOL Lili Kasmini; Mardhatillah; Haris Munandar; Mukhroji
Jurnal Visipena Vol 13 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i2.2173

Abstract

During the Covid-19 pandemic, schools did many ways to keep the learning going, such as implementing online learning using learning tools that were also in the form of online, one of which was the E-LKPD or digital-based student worksheets. E-LKPD is a student work guide to make it easier for students to carry out learning activities electronically seen on desktop computers, notebooks, smartphones, and mobile phones. This study aimed to determine the development of E-LKPD in science learning at grade V of Siem Primary School. The type of research used is Research and Development or R & D research, using the ADDIE development design. Instruments or tools used for data collection are validation sheets and questionnaires. This validation sheet contains responses or opinions regarding E-LKPD, making it easier for validators to provide responses and assessments. Based on the results obtained, the development of E-LKPD has reached the very feasible category with an average score of 3.66. This assessmen (Tempatpenampung2)t includes aspects of feasibility, language, presentation, and graphics. Thus, the development of the E-LKPD shows that the criteria are very suitable for use in learning. Based on the results of the student questionnaire, 13 students out of a total of 16 people gave a response that strongly agreed on the developed E-LKPD, or with a percentage reaching 81.25%. Abstrak Di masa pandemi Covid-19, sekolah melakukan banyak cara agar pembelajaran tetap berjalan, seperti menerapkan pembelajaran daring menggunakan perangkat pembelajaran yang juga berupa daring, salah satunya E-LKPD atau lembar kerja siswa berbasis digital. E-LKPD merupakan pedoman karya siswa untuk memudahkan siswa dalam melakukan kegiatan pembelajaran secara elektronik yang terlihat di komputer desktop, notebook, smartphone, dan telepon genggam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan E-LKPD dalam pembelajaran IPA di kelas V SD Siem. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan atau penelitian R&D, menggunakan desain pengembangan ADDIE. Instrumen atau alat yang digunakan untuk pengumpulan data adalah lembar validasi dan angket. Lembar validasi ini berisi tanggapan atau pendapat terkait E-LKPD, sehingga memudahkan validator dalam memberikan tanggapan dan penilaian. Kuesioner berisi beberapa pertanyaan yang diajukan kepada mahasiswa untuk mengetahui uji coba pengembangan E-LKPD dengan mengisi kuesioner berdasarkan pendapat pribadi. Berdasarkan hasil yang diperoleh, pengembangan E-LKPD telah mencapai kategori sangat layak dengan skor rata-rata 3,66. Penilaian ini mencakup aspek kelayakan, bahasa, presentasi, dan grafis. Dengan demikian, pengembangan E-LKPD menunjukkan bahwa kriteria tersebut sangat cocok digunakan dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil angket siswa, 13 siswa dari total 16 orang memberikan tanggapan yang sangat setuju dengan E-LKPD yang dikembangkan, atau dengan persentase mencapai 81,25%.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DI SEKOLAH ADIWIYATA Eva Dwi Endah Silvia; Feri Tirtoni
Jurnal Visipena Vol 13 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i2.2230

Abstract

The purpose of this study to determine the implementation of an independent learning curriculum based on character education that cares for the environment in adiwiyata schools for students in elementary schools (SD) in maintaining the title of adiwiyata school at the Sidoarjo Regency level. The population in this study is several elementary schools in Sidoarjo Regency. The research was conducted using a qualitative approach. The data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The research informants were the Principal and Teacher of class IV. The data analysis technique used is an interactive analysis technique which includes data collection, data reduction, data presentation, then drawing a conclusion. The results showed that through strategies in maintaining the character of caring for the environment can provide convenience in character building to students, including consistency in applying habituation and school culture. So that the character of caring for the environment has a major influence in the process of character building during the learning period based on the independent learning curriculum. Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka belajar berbasis pendidikan karakter peduli lingkungan di sekolah adiwiyata terhadap siswa di sekolah dasar (SD) dalam mempertahankan gelar sekolah adiwiyata tingkat Kabupaten Sidoarjo. Populasi dalam penelitian ini adalah beberapa sekolah dasar di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian adalah Kepala sekolah dan Guru kelas IV. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kemudian menarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui strategi dalam mempertahankan karakter peduli lingkungan dapat memberi kemudahan dalam pembentukan karakter kepada siswa diantaranya konsisten dalam menerapkan pembiasaan dan budaya sekolah. Sehingga karakter peduli lingkungan berpengaruh besar dalam proses pembentukan karakter dimasa pembelajaran berbasis kurikulum merdeka belajar.