cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No.34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Visipena
ISSN : 20861397     EISSN : 25026860     DOI : 10.46244/visipena
Core Subject : Education,
Articles to be published on Visipena should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is Education.
Articles 343 Documents
PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING (GUIDED INQUIRY) TERHADAP KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA Indah Yanuar Rizki; Miftahus Surur; Irma Noervadilah
Jurnal Visipena Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i1.1433

Abstract

Learning at this time focuses on students in achieving learning objectives. One of the important skills to develop is communication skills. Communication is an important thing in everyday life. This study aims to determine that learning with the guided inquiry model can develop students' communication skills. This research uses Pre-experimental Designs by using One-Shot Case Study design. Data collection techniques in this study using observation and documentation techniques. Data analysis in this study used the normality test with Shapiro Wilk and the t-test paired samples test difference test. The results of the analysis show that the data is normally distributed with the value of Significant in observation 1 of 0.143 and the value of Significant in observation 2 of 0.128. The correlation coefficient value is 0.484 with the value of Sig. of 0.031. Because the value of Significant 0.031 < 0.05, it can be said that there is a relationship between observation 1 and observation 2. It is known that the value of tcount = 9,151 and the value of ttable = 2,093, meaning that the value of ttable = 2,093 < tcount value = 9,151 Ha is accepted. It can be concluded that there is a significant influence on the guided inquiry learning model on students' communication skills. Abstrak Pembelajaran pada saat ini berfokus kepada siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu keterampilan yang penting untuk dikembangkan adalah keterampilan komunikasi. Komunikasi merupakan hal penting dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing (Guided Inquiry) dapat mengembangkan keterampilan komunikasi siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan desain Pre-experimental Designs dengan menggunakan desain One-Shot Case Study. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas dengan Shapiro wilk dan uji beda t test paired samples test. Hasil analisis menunjukkan data terdistribusi normal dengan nilai Signifikan pada observasi 1 sebesar 0,143 dan nilai Signifikan pada observasi 2 sebesar 0,128. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,484 dengan nilai Signifikan sebesar 0,031. Karena nilai Signifikan 0,031 < 0,05, maka dapat dikatakan bahwa ada hubungan antara observasi 1 dan observasi 2. Diketahui nilai thitung =9,151 dan nilai ttabel = 2,093, berarti nilai ttabel = 2,093 < nilai thitung = 9,151 Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) terhadap keterampilan komunikasi siswa. Kata Kunci : Inkuiri Terbimbing, Keterampilan Komunikasi, Keterampilan Komunikasi Lisan
PENERAPAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING) BERBANTUAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS X DI MA SARJI AR-RASYID Ike Yanuarti Soima; Miftahus Surur; Yesi Puspitasari
Jurnal Visipena Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i1.1459

Abstract

This study aims to determine whether there is an increase in students' critical thinking skills after the implementation of the PBL (Problem Based Learning) Learning Model Assisted by Video Media in the class X sociology subject at MA Sarji Ar-Rasyid. The method used is Classroom Action Research using a spiral schema model from Hopkins using four phases, namely planning, action, observation, reflection. Methods of collecting data using observation methods, interview methods, documentation methods and test methods. The data analysis technique in this study used qualitative data analysis and descriptive statistical data analysis. The results of the study show that there is an increase in students' critical thinking skills after the implementation of this learning model, this is evidenced by the acquisition of the percentage of critical thinking indicators in the 1st cycle of the 1st meeting by 34% (Low) and 43% (Low) at the 2nd meeting. about 9%. And in the second cycle of the 1st meeting, the percentage of critical thinking indicators increased by 73% (Medium) and 84% (High) at the 2nd meeting or increased by 11% in the High category. Abstrak Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan kemampuan berfikir kritis peserta didik setelah diterapkan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) Berbantuan Media Video pada mata pelajaran sosiologi kelas X di MA Sarji Ar-Rasyid. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan model skema spiral dari Hopkins dengan menggunakan empat fase yaitu perencanaan, tindakan, observasi, refleksi. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode wawancara, metode dokumentasi dan metode tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dan analisis data statistik deskriptif. Hasil penilitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan berfikir kritis peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran ini, hal ini dibuktikan dengan perolehan persentase indikator berfikir kritis pada siklus 1 pertemuan ke-1 sebesar 34%(Rendah) dan 43% (Rendah) pada pertemuan ke 2 meningkat sekitar 9%. Dan pada siklus 2 pertemuan ke-1 persentase indikator berfikir kritis meningkat sebesar 73% (Sedang) dan 84% (Tinggi) pada pertemuan ke-2 atau mengalami peningkatan sebesar 11% dengan kategori Tinggi. Kata Kunci : Problem Based Learning, Kemampuan Berfikir Kritis, Penelitian Tindakan Kelas
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP MUTU LAYANAN SMP NEGERI DI KECAMATAN PESANGGRAHAN JAKARTA SELATAN Jennifer Rebecca Victoria; Matin Matin; Rochanah Rochanah; Isthifa Kemal
Jurnal Visipena Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i1.1461

Abstract

This study aims to determine the effect of supervision, persuasive education, managerial competence on academic service quality. This study uses a quantitative approach with survey methods and path analysis with path analysis techniques. The results of the study show that: (1) There is a positive direct influence of the organizational culture on the quality of teacher services. (2) There is a positive direct effect of communication on teacher service quality. (3) There is a positive direct influence of organizational culture on teacher communication. The results of the descriptive analysis of teacher service quality are very high as well as organizational and communication culture to make continuous improvements to teachers. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supervisi, kemonukasi persuasive, kompetensi manajerial terhadap mutu layanan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan path analysis dengan teknik analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap mutu layanan guru. (2) Terdapat pengaruh langsung positif komunikasi terhadap mutu layanan guru. (3) Terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap komunikasi guru. Hasil analisis deskriptif mutu layanan guru sangat tinggi serta budaya organisasi dan komunikasi untuk membuat perbaikan terus menerus pada guru. Kata Kunci: Budaya Organisasi, Komunikasi, Mutu Layanan
PENGEMBANGAN MODUL ONLINE SISTEM BELAJAR TERBUKA DAN JARAK JAUH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PADA PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN Elfita Rahmi; Nurdin Ibrahim; Dwi Kusumawardani
Jurnal Visipena Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i1.1476

Abstract

Technological developments make the current learning process student-centered. The use of technology-based learning media is expected to increase the limitations of existing learning resources. Open and Distance Learning System courses are subjects with a broad scope, while face-to-face time is very limited. Therefore independent study materials are needed so that students can study independently wherever and whenever.This study aims to produce appropriate online module development procedures, produce online learning materials for Open and Distance Learning Systems courses, and obtain data on the feasibility and effectiveness of online modules developed for use in lectures in Open and Distance Learning Systems. The research method used is Research and Development (R&D). The development design used is the Derek Rowntree development model and Web-Based Design. Derek Rowntree's development model is used specifically to develop the material, while the Web-Based Design development model is for the online module development process. The feasibility of the online module of the Open and Distance Learning System is obtained based on the results of expert validation consisting of three experts namely 1) material experts, 2) learning design experts, 3) media experts. The results of the validation of the expert stated that the online module of the Open and Distance Learning System was rated GOOD. Then a field trial with the results of the Open and Distance Learning System online module is considered feasible to use. The results of the t-test showed that there were significant differences so that the online module of the Open and Distance Learning System was said to be effective and able to improve the quality of learning. Abstrak Perkembangan teknologi menjadikan proses pembelajaran saat ini berpusat kepada siswa. Penggunaan media pembelajaran bebasis teknologi diharapkan mampu meningkatkan keterbatasan sumber belajar yang ada. Mata kuliah Sistem Belajar Terbuka dan Jarak Jauh merupakan mata kuliah dengan cakupan yang luas, sementara waktu tatap muka sangat terbatas. Oleh karena itu dibutuhkan bahan belajar mandiri agar mahasiswa dapat belajar secara mandiri di manapun dan kapanpun. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan prosedur pengembangan modul online yang layak, menghasilkan bahan belajar online mata kuliah Sistem Belajar Terbuka dan Jarak Jauh, serta memperoleh data kelayakan dan kefektifan modul online yang dikembangkan untuk digunakan pada perkuliahan Sistem Belajar Terbuka dan Jarak Jauh. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Desain pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Derek Rwontree dan Web Based Desain. Model pengembangan Derek Rwontree digunakan khusus mengembangkan materi, sedangkan model pengembangan Web Based Desain untuk proses pengembangan modul onlinenya. Kelayakan modul online Sistem Belajar Terbuka dan Jarak Jauh diperoleh berdasarkan hasil validasi ahli yang terdiri atas tiga ahli yaitu 1) ahli materi, 2) ahli desain pembelajaran, 3) ahli media. Hasil validasi ahli menyatakan modul online Sistem Belajar Terbuka dan Jarak Jauh dinilai BAIK. Selanjutnya dilakukan uji coba lapangan dengan hasil modul online Sistem Belajar Terbuka dan Jarak Jauh dinilai layak untuk digunakan. Hasil uji -t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan sehingga modul online Sistem Belajar Terbuka dan Jarak Jauh dikatakan efektif dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran. Kata Kunci: Pengembangan, Belajar Mandiri, Belajar Online, Modul, Modul Online
PENGARUH KOMPETENSI DAN BUDAYA KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA GURU DI SMPN KEC JATI ASIH KOTA BEKASI Jubaedah Jubaedah; Suryadi Suryadi; Heru Santosa
Jurnal Visipena Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i1.1477

Abstract

This research was conducted with the aim to find out whether there was an influence of competence and work culture on the restoration of teacher work at the Public Middle School in Jati Asih Sub-District, Bekasi City. The unit of analysis is the teachers of the Public Middle School in Jati Asih, Bekasi City. The total population of teachers in the Bekasi Middle School of Kec Jati Asih is 290. The sample in this study was 80 teachers who were taken using simple random sampling which was done by random selection. Determination of the number of teachers who became the object of research was determined using sample technique formula from Slovin. correlation between competency and work culture 0.677. The correlation between competence and work performance is 0.628. The correlation between work culture and work performance is 0.572. The findings of this study are (1) Competence has a direct and positive effect on work performance. This shows that increasing competence can lead to an increase in teacher work performance; (2) Work culture has a direct positive effect on teacher work performance. This means that the strength of the work culture has resulted in high Keja achievements; (3) Competence has a direct positive effect on work culture. This means that the high level of competence has resulted in the strengthening of the work culture of public junior high school teachers in Jati Asih Sub-district, Bekasi City. Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adakah pengaruh kompetensi dan budaya kerja terhadap restasi kerja guru di SMP Negeri di Kec Jati Asih Kota Bekasi. Adapun unit analisis adalah guru-guru SMP Negeri kec Jati Asih Kota Bekasi. Total populasi dari guru di sekolah SMP Negeri Kec Jati Asih Kota Bekasi sebanyak 290. Sampel dalam penelitian ini 80 guru yang diambil dengan menggunakan teknik acak sederhana atau simple random sampling yang dilakukan dengan cara pemilihan acak. Penentuan jumlah guru yang menjadi objek penelitian ditentukan dengan menggunakan rumus teknik sampel dari Slovin. korelasi antara kompetensi dengan budaya kerja 0,677. Korelasi antara kompetensi dengan prestasi kerja sebesar 0,628. Korelasi antara Budaya kerja dengan prestasi kerja sebesar 0,572. Temuan dari penelitian ini adalah (1) Kompetensi berpengaruh secara langsung positip terhadap prestasi kerja. Hal ini menunjukan bahwa peningkatan kompetensi dapat mengakibatkan peningkatan prestasi kerja guru; (2) Budaya kerja berpengaruh secara langsung positif terhadap prestasi kerj guru. Artinya, kuatnya budaya kerja mengakibatkan tingginya Prestasi Keja; (3) Kompetensi berpengaruh secara langsung positif terhadap budaya kerja. Hal ini berarti bahwa tingginya kompetensi mengakibatkan semakin kuatnya budaya kerja guru SMP Negeri di Kec Jati Asih Kota Bekasi. Kata Kunci: Prestasi Kerja, Kompetensi, Dan Budaya Kerja
IMPLEMENTASI TEORI PRODIGY DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS MANAJEMEN KELAS UNTUK MENINGKATKAN POTENSI DIRI DALAM BELAJAR Basri Basri; Teuku Fadhli; Syarfuni Syarfuni
Jurnal Visipena Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i2.1517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat keefektifan teori prodigy melalui pendekatan pembelajaran berbasis manajemen kelas untuk meningkatkan potensi diri siswa dalam pembelajaran, dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif berupa eksperimen dengan Non-Equivalent Group Pretest-Postest Control Group desain penelitian. Dengan jumlah subjek penelitian, 48 siswa dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil uji Paired Samples T-test menunjukkan bahwa nilai pretest dan posttest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan taraf signifikansi p<0,01, maka Ha diterima dan Ho ditolak, sedangkan hasil uji satu arah Uji ANOVA menunjukkan nilai F=5033,639; dengan tingkat signifikansi p<0,01. Sedangkan hasil post hoc test menjelaskan bahwa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memiliki perbedaan rata-rata yang signifikan dengan tingkat signifikansi 0,647>0,50, menunjukkan peningkatan rata-rata yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan teori prodigy melalui pendekatan pembelajaran berbasis manajemen kelas efektif dalam meningkatkan potensi diri siswa dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan agar dapat dilaksanakan dan dilanjutkan dalam lingkup yang lebih luas. Abstract This study aims to test the level of effectiveness of prodigy theory through a classroom management-based learning approach to increase students' self-potential in learning, using descriptive quantitative research methods in the form of experiments with Non-Equivalent Group Pretest-Postest Control Group research designs. With the number of research subjects, 48 students were divided into experimental and control groups. The results of the Paired Samples T-test showed that the pretest and posttest scores of the experimental group and the control group with a significance level of p<0.01, then Ha was accepted and Ho was rejected, while the results of the one-way ANOVA test showed a value of F=5033,639; with a significance level of p<0.01. While the results of the post hoc test explained that the experimental group and the control group had a significant average difference with a significance level of 0.647>0.50, indicating a significant increase in the average between the experimental group and the control group. So it can be concluded that the application of prodigy theory through a classroom management-based learning approach is effective in increasing students' self-potential in learning. The results of this study are expected to be a reference so that it can be carried out and continued in a wider scope.
PENGEMBANGAN MODEL TUTORIAL AUDIO VISUAL BERKONTEN SYARIAH ISLAM UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS MAHASISWA UNIVERSITAS BINA BANGSA GETSEMPENA BANDA ACEH Helnita Helnita; Anita Yus; Rosmala Dewi
Jurnal Visipena Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i1.1610

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang dari rendahnya kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan media pembelajaran, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa melalui pengembangan model tutorial audio visual berkonten syariah islam. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development yang mengikuti langkah-langkah pengembangan model Analize, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PG-PAUD semester II yang berjumlah 40 mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukan bahwa hasil validasi ahli media sebesar 95.83%, ahli materi sebesar 95,45%, ahli bahasa sebesar 95.00%, dari hasil validasi ahli video model tutorial audio visual berkonten syariah islam yang dikembangkan menunjukan hasil pada kreteria sangat layak dan dinyatakan valid sehingga layak untuk digunakan dalam penelitian, dan berdasarkan hasil dari penyebaran angket kreativitas mahasiswa, nilai pre tets menunjukan hasil rata-rata yaitu sebesar 49.35% dan nilai post test menunjukan hasil rata-rata sebesar 90.57% , hasil analisis statistik membuktikan bahwa tingkat kreativitas mahasiswa meningkat sebesar 41.22%, hal ini dapat dimaknai bahwa pemberian video model tutorial dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa dan video model tutorial yang telah disusun secara sistematis telah mencapai taraf keefektifan.
OPTIMALISASI KLASIFIKASI KOLEKSI MUSEUM KEKHATUAN SEMAKA SEBAGAI SUMBER BELAJAR Risma Margaretha Sinaga; Sudjarwo; Muhammad Mona Adha
Jurnal Visipena Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i2.1653

Abstract

The purpose of this study is to provide a brief policy for the historical learning method on the theme of historical sources that provides a more meaningful learning experience for students. This research is based on field observations by looking at the reality that there are still problems in learning history in schools. Problems in learning history at school include the strong stigma attached to subjects that are full of rote, dry, and even boring. Plus other problems that exist in the learning process is still teacher-centered. The lack of innovation in learning history makes students finally lose their passion in learning history. The use of the museum as a learning resource in history learning and as an introduction effort related to the conservation of historical collection objects at the Semaka Kekhatuan Museum, is a form of effort in maintaining and conserving the collections at the Semaka Kekhatuan Museum so that it remains sustainable, and its existence is maintained other than as a tourism but as a source of learning that can be used for various purposes. The use of museums as a learning resource is actually able to provide a positive stimulus in history learning. This research uses qualitative method with descriptive research type. The components that are the focus of this research are: 1) Classification of the Kekhatuan Semaka Museum Collection which can be used as a learning resource, 2) Teachers' efforts in utilizing museum collections as a source of history learning, and 3) How are conservation efforts towards museum collections. Data collection techniques using observation techniques, interviews, and document data analysis. Based on the results and discussion, it can be concluded that the Kekhatuan Semaka Museum can be categorized as a source of history learning for students. Classification of collections into 9 types including geology, biology, ethnography, archeology, numismatics, philology, ceramics, fine arts and technology becomes an important learning point that can be associated with conservation efforts of historical heritage. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah memberikan brief policy (kebijakan singkat) bagi metode pembelajaran sejarah pada tema sumber sejarah yang memberikan pengalaman belajar peserta didik agar lebih bermakna. Penelitian ini didasarkan atas pengamatan dilapangan dengan melihat realita bahwa pembelajaran sejarah di sekolah masih ditemukan masalah. Permasalahan dalam pembelajaran sejarah di sekolah diantaranya masih tertanam kuatnya stigma tentang mata pelajaran yang penuh hafalan, kering, bahkan membosankan. Ditambah permasalahan lain yang ada dalam prosesnya pembelajaran masih berpusat pada guru. Minimnya inovasi dalam pembelajaran sejarah membuat siswa akhirnya kehilangan gairah dalam belajar sejarah. Pemanfaatan museum sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah dan sebagai upaya introduksi terkait upaya koservasi benda-benda koleksi sejarah di Museum Kekhatuan Semaka, adalah bentuk dari upaya dalam menjaga dan mengkonservasi benda-benda koleksi di Museum Kekhatuan Semaka agar tetap lestari, dan terawat eksistensinya selain sebagai pariwisata melainkan sebagai sumber belajar yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai keperluan. Pemanfaatan museum sebagai sumber belajar sebetulnya mampu memberikan stimulus positif dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Komponen-komponen yang menjadi fokus penelitian ini, yaitu: 1) Klasifikasi Koleksi Museum Kekhatuan Semaka yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar, 2) Upaya guru dalam memanfaatkan koleksi museum sebagai sumber belajar sejarah, dan 3) Bagaimana upaya konservasi terhadap benda-benda koleksi museum. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan analisis data dokumen. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Museum Kekhatuan Semaka dapat dikategorikan sebagai sumber belajar sejarah bagi siswa. Pengklasifikasian koleksi menjadi 9 jenis diantaranya geologika, biologika, etnografika, arkeologika, numismatika, filologika, keramologika, senirupa dan teknologika menjadi poin penting pembelajaran yang dapat dikaitkan dengan upaya konservasi peninggalan-peninggalan sejarah.
PEMBELAJARAN DARI RUMAH (LEARNING FROM HOME) DI MASA PANDEMI COVID-19: PERSEPSI ORANG TUA Susilawati Susilawati; Muhamad Yasir; Dewi Mutiara Indah Ayu
Jurnal Visipena Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i2.1381

Abstract

This Research is descriptive qualitative study that aims to determine the perception of parents about distance learning (online) during the Covid-19 pandemic. The method used is qualitative approach with descriptive method. Data were obtained used questionnaire instrument with Likert Scale consisting of 14 positive statements. The population are the parents of students affected Covid-19. The conclusion of study is that some parents perceive learning at home to be effective because of several advantages obtained from online learning including that parent can monitor children’s learning progress, the relationship between children and parents is closer and knowledge of information and communication technology is increasingly increase. Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui persepsi orang tua tentang pembelajaran jarak jauh (daring) selama masa pandemic Covid-19. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh dengan menggunakan instrument angket dengan skala likert yang terdiri dari 14 pernyataan positif. Populasi adalah orang tua siswa yang terdampak Covid-19. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adalah Sebagian orang tua memandang pembelajaran di rumah efektif karena beberapa kelebihan yang diperoleh dari pembelajaran daring, diantaranya orang tua dapat memantau perkembangan belajar anak, hubungan antara anak dan orang tua terjalin lebih dekat, dan pengetahuan tentang teknologi informasi dan komunikasi semakin bertambah.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT CITIZEN BERBASIS PORTOFOLIO UNTUK KOMPETENSI PENDIDIK SOCIETY 5.0 Helminsyah Helminsyah; Musdiani Musdiani; Ali Mustadi; Anwar Senen
Jurnal Visipena Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v12i2.1770

Abstract

The learning model is an example for optimizing the teaching and learning process in the classroom, this study aims to determine the portfolio-based Project citizen learning model to strengthen the social competence of educators towards society 5.0. in the fourth-grade elementary school in Banda Aceh City. This research uses this research method, namely Research and development in the field of education (R & D) procedures and research steps for developing modifications of Borg & Gall, namely: (1) developing products, and (2) testing the effectiveness of products in achieving goals. This study focuses on testing the effectiveness of the learning model from the experimental and control class students' learning outcomes. The results of the study show that the test of the effectiveness of the use of the learning model is 85.00%, without the media is 75.90%. This is indicated by the results of the data tscore = 13.08, t table 0.05(2.49) = 1.67 then tscore (13.08) > ttable (1.67) for the significance level (α = 0.05) or with in other words, Ha is accepted and Ho is rejected. The test proves that the use of the Project citizen portfolio-based learning model to strengthen the social competence of educators towards society 5.0. more effective in improving student learning outcomes. The results showed: (1) the Thematic learning material expert test was in very good qualification (88.00%), (2) the learning design expert test was in very good qualification (87.76%), (3) the model expert test and learning graphics are in very good qualification (92.06%), (4) individual trials are in very good qualifications (89.88%), group trials are in very good qualifications (91.32%), field trials are in in very good qualification (89.96%). The product produced at the end of the development of this learning model is a portfolio-based project citizen to strengthen the social competence of educators towards society 5.0. followed by an effectiveness test. Abstrak Model Pembelajaran merupakan sebuah contoh untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar dikelas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran Project citizen berbasis portofolio untuk menguatkan kompetensi sosial pendidik untuk menuju society 5.0. di sekolah dasar Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian ini adalah Riset dan pengembangan bidang pendidikan (R & D) prosedur dan Langkah- langkah penelitian pengembangan modifikasi Borg & Gall yaitu: (1) mengembangkan produk, dan (2) menguji keefektifan produk dalam mencapai tujuan. Penelitian ini fokus pada uji kefektifan model pembelajaran dari hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menujukkan bahwa uji efektifitas penggunaan model pembelajaran sebesar 85,00 %, tanpa media yaitu 75,90%. Hal ini ditunjukkan dengan hasil data thit = 13,08, ttabel0,05(2,49) = 1,67 maka th (13,08) > tt (1,67) untuk taraf signifikansi (α=0,05) atau dengan kata lain Ha diterima dan Ho ditolak. Dari uji membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran Project citizen berbasis portofolio untuk menguatkan kompetensi sosial pendidik untuk menuju society 5.0. lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) uji ahli materi pembelajaran Tematik berada pada kualifikasi sangat baik (88,00%), (2) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik (87,76%), (3) uji ahli ahli model dan kegrafisan pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik (92,06%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (89,88%), uji coba kelompokberada pada kualifikasi sangat baik (91,32%), uji coba lapanganberada pada kualifikasi sangat baik (89,96%). Produk yang dihasilkan pada akhir dari pengembangan model Pembelajaran ini Project citizen berbasis portofolio untuk menguatkan kompetensi sosial pendidik untuk menuju society 5.0. dilanjutkan dengan uji keefektifan.