cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
lppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
jln Prof.Dr.Hamka No..228 Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Medika Saintika
ISSN : 20878508     EISSN : 25409611     DOI : 10.30633
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan Medika Saintika adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika Padang dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Kebidanan, Ilmu Keperawatan, Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Biomedik.
Arjuna Subject : -
Articles 480 Documents
Determinan Kejadian Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) di Kabupaten Tanah Datar Tahun 2019–2023 febria, Yolanda
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2616

Abstract

Latar Belakang: kasus rabies disebabkan oleh gigitan hewan penular rabies yang terinfeksi, umumnya didominasi oleh hewan anjing. Rabies adalah penyakit virus yang merusak sistem saraf. Tujuan: Tujuan Sistem Peringatan Dini Rabies adalah untuk meminimalkan penyebaran rabies dengan mengidentifikasi dan menangani kasus secara cepat. Koordinasi yang efektif dan kolaborasi lintas sektoral antar pemangku kepentingan sangat penting bagi keberhasilan sistem ini. Metode: Analisis data bersifat deskriptif, dengan data kewaspadaan dini kejadian GHPR tahun 2023 dijelaskan menurut orang, tempat, dan waktu. Data ditampilkan dalam bentuk grafik, tabel, atau diagram. data primer merupakan hasil wawancara dari pemegang SKDR dan data sekunder dari profil Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar, laporan bulanan, laporan SKDR dan laporan tahunan GHPR. Hasil: Terdapat 328 kasus GHPR di Kabupaten Tanah Datar pada bulan Januari hingga Juli 2023, dibandingkan dengan tahun 2022 dimana terjadi 475 kasus GHPR pada bulan Januari hingga Desember. Dari 185 kasus tersebut, 183 orang adalah laki-laki (56%), dan 145 orang adalah perempuan (44%). Anjing merupakan HPR terbanyak dari semua kasus GHPR. Jarak atau lokasi gigitan mempengaruhi lamanya waktu inkubasi rabies. Masa inkubasi bertambah seiring bertambahnya jarak lokasi gigitan. Dibandingkan masa inkubasi area wajah, masa inkubasi area kaki lebih lama. Kesimpulan: secara umum, Sistem peringatan dini dan pengendalian rabies di Kabupaten Tanah Datar pada tahun 2023 sudah dilakukan secara efektif.
Systematic Review : Faktor Risiko Dari Ibu Dan Anak Pada Kejadian Stunting Safutri, Mitha; Djafri, Defriman; Ramadani, Mery
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2755

Abstract

Prevalensi stunting merupakan indikator penting dari status kesehatan dan gizi suatu populasi. Saat ini, 22,3% anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia mengalami stunting, dengan mayoritas kasus terjadi di Asia (52%) dan Afrika (43%). Tujuan penelitian ini untuk menemukan bukti dari artikel-artikel yang telah dipublikasikan mengenai penyebab dan faktor risiko yang memengaruhi kejadian stunting pada ibu dan anak. Metode yang dilakukan systematic review menggunakan Framework PRISMA. Penelitian ini mengidentifikasi permasalahan berdasarkan elemen PICO dan melakukan pencarian artikel di database Pubmed dan Google Scholar. Hasil systematic review ini mengumpulkan 20 artikel yang relevan dengan kriteria inklusi dan eksklusi, terdiri dari 13 studi cross-sectional, 6 studi case control, dan 1 studi mixed method. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor risiko dari ibu meliputi pekerjaan, pendidikan, usia, kelahiran prematur, tinggi badan, status gizi, dan pendapatan keluarga. Sementara faktor risiko dari anak mencakup usia, berat badan lahir rendah, pola makan, jenis kelamin, penyakit infeksi, status imunisasi, dan status gizi. systematic review ini mengidentifikasi sejumlah faktor risiko dari ibu dan anak yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Temuan ini diharapkan dapat mendukung perencanaan dan pelaksanaan program-program intervensi untuk mengatasi masalah stunting secara efektif.
FAKTOR RISIKO KETAHANAN HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI INDONESIA Susanti, Ari; Nursal, Dien Gusta Anggraini; Djafri, Defriman
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2757

Abstract

Penyakit ginjal kronik adalah kondisi saat fungsi ginjal menurun secara bertahap karena kerusakan ginjal(Irawati et al., 2023). Prevelansi gagal ginjal pada tahun 2018, sekitar 131.600 orang di Amerika Serikat mulai pengobatan untuk gagal ginjal. Tahun 2018 jumlah pasien gagal ginjal kronik di Indonesia sebanyak 713.783 penderita. Penelitian ini bertujuan mencari bukti berdasarkan artikel yang dipublikasikan terkait penyebab dan faktor risiko pada ketahanan hidup pasien gagal ginjal kronik. Metode penelitian tinjauan Sistematis menggunakan Framework PRISMA. Penelitian ini mengkaji permasalahan berdasarkan elemen PICO. Pencarian artikel dilakukan menggunakan dua database: Pubmed dan Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan  diperoleh 6  artikel yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi yang terbagi menjadi 1 artikel dengan desain case control dan 5 artikel cohort prospektif. Dan diketahui bahwa Sosiodemografi terdiri dari umur . Sedangkan penyakit penyerta  yang berhubungan dengan ketahanan hidup pasien gagal ginjal kronik yaitu diabetes melitus. Oleh karena itu tinjauan sistematis ini menemukan beberapa penelitian yang membahas tentang faktor yang mempengaruhi ketahanan hidup pasien gagal ginjal kronik. Hasil ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam perbaikan pelaksanaan berbagai unit baik itu kesehatan, masyarakat dan pasien.
Analisis Strategi Penjaringan Terduga TB Di Puskesmas Parak Karakah Dan Puskesmas Andalas Fichriyah, Dhea Lulu
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2623

Abstract

Pendahahuluan: Laporan Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2022 terdapat Puskesmas dengan angka penjaringan Terduga TB rendah dan belum mencapai target (100%) yaitu Puskesmas Dabok Tunggul Hitam 33,3%, Puskesmas Lubuk Begalung 31, 4%, dan Puskesmas Parak Karakah 6,5%. Dan penjaringan terdugan TB yang tinggi yaitu Puskesmas Andalas 98,7% dan Puskesmas Air Tawar 86,5%. Tujuan: Mengetahui informasi mendalam tentang pelaksanaan penjaringan terduga TB di Kota Padang tahun 2023 diantara Puskesmas dengan capain penjaringan terduga TB tinggi dan rendah. Metode: metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Informan dipilih berdasarkan teknik non-probability sampling dengan purposive sampling dan snowball. Informan berjumlah 11 orang. Instumennya pedoman wawancara dan lembar observasi dengan menggunakan Metode triangulasi sumber dan metode. Hasil: hal yang membedakan pelaksanaan penjaringan terduga TB di Puskesmas Andalas dan Parak Karakah terdapat pada Input, Proses. Pada Puskesmas Andalas kekurangan cartridge, sedangkan pada Puskesmas Parak Karakah sarana dan prasarananya belum memadai. Dalam proses penjaringan aktif di Puskesmas belum terlaksana dengan baik dikarenakan kekurangan SDM, dan terdapat stigma masyarakat mengakibatkan. Kesimpulan: Puskesmas Andalas sudah bagus dalam penjaringan TB, sedangkan di Puskesmas Parak Karakah masih belum maksimal, dikarenakan sarana dan Prasaran, SDM serta stigma dari Masyarakat mengenai TB.
Determinan sosial infeksi COVID-19 di Indonesia : Systematic Review Farashanda, Meysha
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2618

Abstract

Latar Belakang. Determinan sosial penyebaran COVID-19 merupakan faktor-faktor sosial yang mempengaruhi cara virus COVID-19 menyebar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji determinan sosial yang memengaruhi infeksi COVID-19 di Indonesia melalui tinjauan sistematis. Metode. Penelitian ini menggunakan metode systematic review dengan kata kunci yang digunakan meliputi social determinant, COVID-19 infection, dan Indonesia. Peneliti juga menggunakan boolean operators seperti AND, OR, atau NOT. Database yang digunakan yakni science direct dan Google Scholar. Hasil. Database diidentifikasi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga didapatkan lima (5) studi yang dapat dilakukan systematic review. Tiga studi menemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepadatan penduduk dengan infeksi / kejadian COVID-19. Dua dari lima studi menemukan bahwa jumlah, rasio tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan berhubungan signifikan dengan infeksi / kejadian COVID-19. Kesimpulan. Terdapat hubungan antara kepadatan penduduk, jumlah tenaga kesehatan, dan jumlah fasilitas kesehatan terhadap infeksi COVID-19 di Indonesia
PENYELIDIKAN KASUS LYSSA VIRUS AKIBAT GIGITAN HEWAN PENULAR RABIES (HPR) DI KABUPATEN LIMAPULUH KOTA PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2023 Azrenra, Riko -
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2748

Abstract

Kabupaten Lima puluh kota merupakan salah satu kabupaten endemis penyakit rabies di Sumatera Barat. Berdasarkan laporan hasil pengujian Balai Veteriner Bukittinggi, sampai Juli 2023 terdapat 16 kasus positif FAT. Pada kajian ini bertujuan untuk mengetahui cara penularan, gejala serta pencegahan penularan rabies dari hewan ke manusia. Data kasus rabies diKabupaten Limapuluh kota diperoleh berdasarkan hasil rekapitulasi kasus Rabies positif pada hewan hasil pengujian Laboratorium Balai Veteriner Bukittinggi. Sedangkan data kejadian Rabies pada manusia yang meninggal akibat Rabies diperoleh dari data tim Surveilans Puskesmas Kabupaten Limapuluh Kota. Batasan wilayah pelacakan untuk kejadian Rabies yaitu di Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat pada periode 01 Juli s/d 31 Agustus 2023. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dengan cara menggambarkan data yang telah terkumpul berdasarkan orang, tempat, dan waktu yang disajikan dalam bentuk grafik, tabel, diagram. Berdasarkan hasil surveilans tim Puskesmas dan laporan pengujian Balai Veteriner Bukittinggi terdapat satu kasus kematian pada manusia akibat rabies di Wilayah Kerja Puskesmas Situjuh Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota pada periode 01 Juli s/d 31 Agustus 2023. Korban meninggal akibat rabies berjenis kelamin Pria dengan usia 51 tahun. Korban Lyssa tergigit pada tanggal 02 Juli 2023 bersama dengan ibu korban. Tanggal 03 Juli 2023 sampel anjing di kirim ke Balai Veteriner Bukitinggi dan hasil pemeriksaan FAT dinyatakan positif. korban menolak diberi vaksin anti rabies. Tanggal 21 Juli 2023 kondisi korban mulai memburuk dengan dengan gejala menjurus ke Rabies yaitu rasa haus dan takut dengan air. Selanjutnya pada tanggal 23 Juli 2023 korban dinyatakan meninggal.
Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kematian Covid-19 di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2020-2022 Irfan, Muhammad; Gusti, Aria; Siswati, Sri; Masrizal, Masrizal
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2751

Abstract

Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan hingga berat. Novel coronavirus yakni virus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Penelitian menyebutkan bahwa SARS-CoV ditransmisikan dari kucing luwak ke manusia dan MERS-CoV dari unta ke manusia.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang memengaruhi kejadian kematian Covid-19 di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2020-2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Case Control. Penelitian dilakukan pada bulan April-September 2023 di RSUP DR. M. Djamil Padang. Hasil : kejadian kematian Covid-19 yang paling dominan sebanyak 57,6% laki-laki, 63,6%  kategori lansia, 88,1% memiliki komorbid dan 62,3% tidak vaksinasi. Ada hubungan antara jenis kelamin  (p = 0,001), Usia (p = 0,000), Komorbid (p = 0,000) dan riwayat vaksinasi (p = 0,000)  dengan kejadian kematian pasien Covid-19. Didapatkan komorbid merupakan variabel yang paling dominan (p = 0,000, OR = 32,300). Variabel jenis kelamin, usia, komorbid dan riwayat vaksinasi memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian kematian pasien Covid-19, dan variabel yang paling berhubungan adalah komorbid. Diharapkan adanya kerja sama dari berbagai pihak antara pihak rumah sakit dengan pemerintah untuk kesiapan menghadapi kejadian wabah Covid-19 yang terulang kedepannya dan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait faktor risiko kematian Covid-19. 
EFEKTIFITAS FISIOTERAPI DADA DALAM MENINGKATKAN FUNGSI PERNAPASAN PASIEN DI RUANGAN INTENSIF CARE UNIT : STUDI KASUS PADA PARAMETER RESPIRATORIK Nur, Siti Aisyah; Komala Sari, Indah; Diana Morika, Honesty; Amri, Novita
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2943

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas fisioterapi dada terhadap status respiratorik pasien di Unit Perawatan Intensif (ICU) Rumah Sakit Kota Padang. Kehadiran intervensi yang efektif dalam meningkatkan fungsi pernapasan pasien ICU, mengurangi risiko komplikasi pernapasan, dan mempercepat pemulihan menjadi motivasi utama dalam penelitian ini. Metode penelitian akan mengawali dengan pemilihan sampel pasien ICU yang memenuhi kriteria inklusi, khususnya mereka yang mengalami gangguan pernapasan yang memerlukan perawatan intensif. Evaluasi awal terhadap status respiratorik pasien akan dilakukan dengan mengukur parameter-parameter  seperti PCO2, SaO2, dan PO2 sebelum sesi fisioterapi dada. Selanjutnya, sesi fisioterapi dada akan dijalankan sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan oleh terapis yang berpengalaman. Setelah intervensi dilakukan, perubahan dalam parameter respiratorik akan terus dimonitor untuk mengevaluasi efektivitas intervensi tersebut. Dengan menggali efektivitas fisioterapi dada dalam meningkatkan status respiratorik, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas perawatan pasien ICU. Hasil penelitian didapatkan dari penelitian ini diharapkan dapat membuktikan manfaat dari fisioterapi dada sebagai bagian integral dari manajemen pernapasan pasien ICU, serta dapat menjadi dasar untuk merekomendasikan penggunaan rutin intervensi ini dalam praktik klinis sehari-hari.Luaran yang ditargetkan dari penelitian ini adalah memberikan bukti ilmiah yang mendukung efektivitas fisioterapi dada dalam meningkatkan status respiratorik pasien ICUKata Kunci : Fisoterapi dada ; Pernapasan ;Parameter respiratorik, intensif care unit;Efektifitas
PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUANG SAFA RSUD HARAPAN DAN DOA KOTA BENGKULU Maydinar, Dian Dwiana; Juksen, Loren; Triana, Neni; Wulandari, Cici Sintia
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2944

Abstract

Kepuasan pasien adalah tingkat kepuasan yang dialami pasien sebagai akibat dari proses pemberian pelayanan kesehatan yang memenuhi harapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di Ruang Safa RSUD Harapan dan Doa Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini mengunakan survey analitik yaitu penelitian yang dilakukan untuk memproleh gambaran tentang variable idependen dan variable dependen dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah jumlah keseluruhan yang berkunjung di Ruangan Rawat Inap ruang Safa RSHD Kota Bengkulu  pada bulan juli 2023. Pengambilan sampel dengan mengunakan tehnik accidental sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate dengan Contingensi Coeffient (C). Hasil dari penelitian ini Dari 30 responden diketahui Dari 11 orang pelayanan keperawatan kurang baik terdapat 5 (45,5%) orang pasien kurang puas dan 6 (54,5%)  orang pasien puas; Dari 30 responden diketahui dari 19 (94,7%) orang pelayanan keperawatan baik terdapat 1 (5,3%) orang pasien kurang puas dan 18 (94,7%) orang pasien puas; Ada hubungan yang signifikan antara pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di ruang safa RSUD harapan dan doa kota Bengkulu.
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN DENGAN PEMBERDAYAAN PSIKOLOGIS PERAWAT PELAKSANA Demur, Dia Resti Dewi Nanda; Endang, Lola Gus; Yuliano, Aldo
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2997

Abstract

Psychological empowerment is a sense of confidence that individuals are able to carry out work activities according to the expected abilities and competencies. The fact is that nurses feel unappreciated for their work, always considered wrong, not included in decision making. The purpose of this study was to determine the relationship between the leadership style of the Head of the Room and the psychological empowerment of Nurses. The research method was descriptive analytical with a cross-sectional design. The study was conducted at Dr. MA Hanafiah SM Batusangkar Hospital. The population was 200 nurses. A sample of 67 people was taken proportionally using stratified random sampling. Data collection was carried out by filling out a questionnaire, then processed and analyzed using the chi-square test. Univariate analysis showed that 70.1% of respondents stated that the leadership style of the head of the room was democratic and 64.2% stated that there was psychological empowerment of nurses. Bivariate results showed that there was a relationship between the leadership style of the head of the room and the psychological empowerment of nurses at Prof. Dr. MA Hanafiah Batusangkar Hospital (p = 0.001). It was concluded that the leadership style of the head of the room was related to the psychological empowerment of nurses. It is recommended that the head of the room apply the right leadership style and appreciate his subordinates, so that he can increase the psychological empowerment of implementing nurses.Keywords: leadership style; psychological empowerment