cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam
ISSN : 19784767     EISSN : 25494171     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 313 Documents
PROBLEMATIKA PERSOALAN BAI’AT DI INDONESIA DALAM KONTEKS FIQH SIYASAH Mufatzizah, Maranda Sukma
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 14 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v14i2.1517

Abstract

Kehidupan berbangsa dan bernegara di bagian Timur maupun Barat pasti terdapat peraturan kebijakan yang harus ditaati dan dipatuhi serta dipahamkan dalam pemahaman kehidupan sehari-hari. Pada dasarnya jika tidak ada suatu kebijakan maupun aturan yang ditetapkan maka yang terjadi adalah sebuah permasalahan yang tidak ada ujungnya, sehingga perlu adanya aturan yang mengikat bagi suatu negara tersebut. Dalam konteks ini penulis mencoba menganalisis problematika bai’at yang di terapkan di Indonesia, melihat persoalan bai’at ini marak terjadi kesalahan dalam metode penerapannya yang terlalu mengedepankan nilai-nilai pengetahuan umum sebagai penalaran dalam penerapan hukum di masyarakat. Maka dalam hal ini perlu adanya metode penafsiran yang landasan utamanya mengunakan Al-Qur’an dan hadis. Pembahasan dalam jurnal ini memberikan suatu pengaplikasian bai’at yakni pemilihan umum seorang pemimpin yang berasaskan demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, akan tetapi Implementasi bai’at di Indonesia ini masih banyak yang terjadi penyimpangan seperti malpraktek pemilu dan juga bai’at yang di nilai memiliki unsur pemberontakan terhadap negara yang sah, sehingga perlu adanya pembenahan yang sesuai dengan pandangan syariat Islam. Tujuan penelitian ini untuk memperjelas bagaimana konsep bai’at dalam konteks fiqh siyasah. Metode dalam penelitian ini yaitu studi pusaka dengan pendekatan kualitatif yang fokus terhadap pemahaman mendalam. Dapat disimpulkan bahwa tinjauan fiqh siyasah terhadap suatu bentuk pemilu dalam Islam yang benar bukan hanya kata-kata (lafal) yang di ucapkan dalam sumpah dan janji seorang pemimpin pada saat dilantik, tetapi juga bagaimana tata cara seseorang pemimpin dipilih.
ADAB SEBAGAI AKTUALISASI ILMU PADA KONSEP ISLAM himmah, Ro'fat Hizmatul; Jauhari, Imam Bonjol; Asror, Ahidul
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 14 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v14i2.1837

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengungkapkan tentang hubungan ilmu dan adab dalam pandangan islam, serta mengetahui bagaimana adab seorang yang berilmu bagi dirinya serta adab dengan orang lain. Metode penelitiannya adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan penelitian kepustakaan berkaitan dengan analisis kontemporer.Peneitian menunjukan bahwa Ilmu pengetahuan adalah dasar dari segalanya.ini adalah dasar darii filantropi muslim. Berkat ilmu, seorang muslim menjadi ditinggikan dihadapan Allah dan manusia. Dalam pencarian ilmu yang harus diperhatikan oleh setiap penuntut ilmu. Etika ini menentukan keberhasilan belajar seorang siswa. Salah satunya adalah menghormati guru. Ada juga fase-fase yang harus diperhatikan oleh penuntut ilmu.. fase-fase pembelajaran adalah modul yang harus diperhatikan dalam konsep pencarian ilmu pengetahuan. Para penuntut ilmu harus belajar harus mengetahui adab-adab dalam menuntut ilmu diantaranya ikhlas, tidak bermalas-malasan, tidak sombong. kata kunci : Ilmu, adab, pandangan Islam
KIPRAH NIHAYATUL WAFIROH DI MASYARAKAT (STUDI KEPEMIMPINAN PEREMPUAN PONDOK PESANTREN DARUSSALAM BLOKAGUNG) Mariyam; Ach. Taufiqil Aziz
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 14 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v14i2.1848

Abstract

Artikel ini meneliti tentang kepemimpinan Nihayatul Wafiroh di Masyarakat. Penelitian ini menarik karena Nihayatul Wafiroh adalah ning dari Pondok Pesantren Blokagung Banyuwangi yang dipercaya sebagai pimpinan di parlemen. Penelitian ini hendak menemukan konstruksi kepemimpinan Nihayatul Wafiroh dan Dampak Kepemimpinannya di Masyarakat dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi studi kasus. Kerangka teori yang digunakan beruapa konstruksi sosial kepemimpinan serta teori Otoritas dari Max Weber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konstruksi kepemimpinan, Nihayatul Wafiroh mengalami proses pembentukan kepemimpinan di pesantren dengan nilai-nilai kesederhanaan, keikhlasan, dan spirit pengabdian disertai juga dengan cara berpikir Aswaja dengan kerangka tawazun, taadul, tasammuh, dan tawassuth. Nilai dan cara berpikir ini lalu di menjadi model kepemimpinannya. Selain itu, dengan menggunakan kerangka teoritik Weber tentang otoritas, peneliti menemukan bahwa pada saat berada di pesantren Nihayatul Wafiroh menggunakan otoritas kharisma. Strategi yang dilakukan oleh Nihayatul Wafiroh antara lain dengan menggunakan jalur keluarga di internal pesantren, kuasa sosial atas ilmu pengetahuan, dan juga relasi yang kuat di jejaring pesantren. Implementasinya adalah Nihayatul Wafiroh menggunakan kharisma dalam membuat keputusan, peraturan dan juga basis sosial keagamaannya yang kuat untuk menggerakkan santri dan masyarakat pada tujuan yang hendak dicapai. Dampaknya cukup dirasakan oleh masyarakat. model kepemimpinannya mampu menggerakkan yang dipimpinnya.
EFEKTIVITAS DAKWAH TGH. MUHAMMAD SUBKI SASAKI DI LOMBOK BARAT Suhaili, Suhaili
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 14 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v14i2.1925

Abstract

Dakwah merupakan tugas seorang tokoh agama terkemuka yang dipercaya oleh masyarakat dalam menyampaikan agama Allah SWT sebagaimana yang pernah dilakukan oleh baginda Rasulullah SAW. Dakwah juga bisa dilakukan oleh siapa saja yang memiliki keinginan untuk mengajak antar sesama menuju prilaku dan pemahaman yang lebih baik. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data kredibilitas, dependabilitas, Transferability, dan Konfirmasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas dakwah TGH. Muhammad Subki Sasaki di Lombok Barat sangat efektif, dengan menggunakan model dakwah komunikatif, variasi dan model dakwah humoris. Sedangkan hambatan dakwah TGH. Muhammad Subki Sasaki di Lombok Barat adalah (1) perbedaan organisasi, mazhab dan paham (2) faktor Bahasa dan (3) tekhnologi.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN BERBASIS PESANTREN DI SMK DARUSSALAM Habiburrahman; Marno
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 14 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v14i2.1966

Abstract

Manajemen kurikulum berbasis pesantren adalah bentuk kolaborasi kurikulum antara pendidikan umum dengan pendidikan pesantren. Implementasi Kurikulum berbasis pesantren dilakukan dengan cara menambahkan mata pelajaran pesantren, adobsi budaya pesantren, dan pembentukan karakter siswa yang santri. Pentingnya implementasi kurikulum berbasis pesantren dikarenakan saat ini sangat dibutuhkan sekali pendidikan dengan karakter islami yang kuat, sebagai bentuk penanggulangan terkikisnya budaya dan akhlak akibat perkembangan teknologi dan budaya barat yang semakin masif. Penelitian dengam tujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi manajemen kurikulum berbasis pesantren, sejauh mana implementasinya, serta efek dari implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi langsung, dan tidak langsung. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Darussalam Blokagung. Implementasi kurikulum berbasis pesantren sudah ada sejak tahun 2012, yang mana terus ada pengembangan dan perbaikan disetiap tahunnya. Setiap akhir tahun pembelajaran akan diadakan evaluasi manajemen kurikulum dan pada awal tahun pembelajaran perencanaan dengan menggunakan hasil evaluasi sebagai landasan. Bentuk manajemen kurikulum berbasis pesantren yang diimplementasikan di SMK Darussalam ini adalah : adobsi budaya pesantren, penambahan pelajaran khusus keagamaan dan aswaja, serta pembiasaan siswa pada kegiatan keagamaan.
STRATEGI DIGITAL STORYTELLING PADA ORGANISASI CROWDFUNDING DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @LAZISNUBANYUWANGI Assilah, Qonita Imania
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 14 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v14i2.1997

Abstract

This study aims to identify and explain a digital storytelling strategy by LAZISNU Banyuwangi as a crowdfunding organization. The results of this study show that LAZISNU Banyuwangi uses a digital storytelling strategy to carry out crowdfunding activities by creating narratives that can persuade the audience to build an emotional side and evoke compassion in the audience so they want to help by donating. The narrative strategy used by LAZISNU Banyuwangi has guidelines that are in accordance with Clandinin & Polkinghorne which consist of settings, characters, and plots.
MASHLAHAH SEBAGAI TUJUAN INTI PEMBENTUKAN HUKUM ISLAM Sulthon, Muhammad
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 14 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v14i2.2024

Abstract

Abstract All provisions of syara' law must lead to the aspect of mashlahah. There is almost no provision of Allah's law that is "quiet" from maslahah. And it can even be said that mashlahah is the key to being able to understand the intentions and messages of syari' contained in syar'i texts. Therefore, since the beginning of Islamic sharia (the provisions of syara' law) actually did not have any other basis (goal) except for human benefit. A legal provision which denies human benefit, will undoubtedly conflict with universal human values. Because only with this benefit will we be able to prove that Islamic shalihun li kulli Zaman wa eats. The method used in this research is based on literature review. The data collected is based on searching several documents, literature, scientific journals related to the context of this study. The analysis was carried out descriptively. The results of the study found that the essence of mashlalah is; al-muhafadhatu 'ala maqsud al-syar'i "Maintaining syara' goals (in establishing law)". And the purpose of sharia in establishing law is five, namely, maintaining religion, soul, mind, lineage, and wealth. Keywords: Mashlahah, core purpose, formation, Islamic law.
DEVELOPING VOCABULARY IN LEARNING SPEAKING ENGLISH OF USAHA JASA WISATA DEPARTEMENT THROUGH AUSSIE SLANG VOCABULARY BOOK AT LKP ALOHA EDU TEGALDLIMO IN G-LAND BOBBY’S SURF CAMP BANYUWANGI IN ACADEMIC YEAR 2021/2022 Rozaq, Ridwan; Rozaq, Wahid Abdul Rozaq
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 14 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v14i2.2098

Abstract

This study aims to develop learning media and improve the speaking quality of students in the LKp Aloha edu tourism service business class (usaha jasa wisata class), they always have problems when meeting Australian guests, because they have styles, language vocabs that are quite different from English which has been standardized by the international community. This product, which is in the form of an Aussie slang vocabulary book, has known the feasibility of the media so that it has produced a valid and effective media. The data collection technique in this study was to use a research and development questionnaire to produce appropriate Aussie slang vocabulary media based on assessments from media experts material experts, design experts, English teachers/tutors and responses from students. This research uses research and development (R&D) methods. The development procedure follows the Borg and Gall procedure which generally can be carried out by involving 10 main steps, namely: 1) research and information collecting, 2) planning data, 3) developing preliminary from product, 4) preliminary field testing, 5) main product revision, 6) main field testing, 7) operational product revision, 8) operational field testing, 9) final product revision, 10) Dimensions and implementation. then for research conducted in the scope of undergraduate, the research is limited to five stages, namely 1) research and information collecting, 2) planning, 3) developing preliminary from product, 4) preliminary field testing, 5) main product revision.The results of the assessment in the first question indicate that the English vocabulary card media has a very good feasibility according to media experts getting a percentage of 96%, material experts 100%, , teacher assessments 97,75% and student responses 91,23% which means this Learning Media is "Very Appropriate" to use. Keywords: Developing, Speaking Skill, Improve, Australian slang vocabulary
STRATEGI PENGENDALIAN MUTASI SANTRI DI PESANTREN DARUSSALAM BLOKAGUNG Nadir, Mirhabun; Aimah, Siti; Anisa Nabella
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 14 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v14i2.2099

Abstract

The purpose of this study was to describe and analyze the planning, implementation, and evaluation of the strategy for controlling student mutations at the Darussalam Blokagung Islamic Boarding School, Banyuwangi. The research method uses descriptive qualitative, data collection through interviews, observation and documentation. Data analysis techniques use data reduction, data presentation and drawing conclusions. Checking the validity of the data using triargulation of sources, methods and observers. The results showed that: (1) planning a strategy for controlling student mutations, namely formulating standard student mutations based on vision and mission, analyzing data on student mutations, forming a Department for controlling student mutations, conducting outreach to students and guardians of students (2) Implementation of strategies for controlling student mutations, namely the obligation of the santri to fulfill the procedure for transferring students which involves the caretakers of the Darussalam Islamic Boarding School, cooperation between the students, the guardians of the students, the pesantren administrators and the Department for transferring students. (3) Evaluation of the strategy for controlling student mutations, where there is supervision between caregivers and pesantren administrators, improving the quality of students' abilities and evaluating the results of students' abilities, forming accountability reports on student mutation control data at the Darussalam Blokagung Islamic Boarding School.
FENOMENA CHILDFREE DALAM PERKAWINAN Muhammad Zainuddin Sunarto; Lutfatul Imamah
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 14 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v14i2.2142

Abstract

The order to carry out the marriage has various objectives, which are a stimulus to carry out the marriage immediately. The most well-known purpose of marriage is to complete half of the religion, have fun (wathi'), and have children. Being childfree is an issue that has recently begun to be widely discussed on social media. Childfree is used for couples who do not want to have children or offspring after marriage. For some couples, having children or getting offspring is a big responsibility that will be held accountable in the afterlife, so some couples decide not to have children for reasons of unpreparedness to become parents for reasons of economic, environmental, and physical factors. The notion of childfree is very contrary to the goal in the form of a household that is Sakinah mawaddah warahmah decorated with children in it. The childfree understanding tends to reject Allah's shari'ah which encourages the life of couples and having righteous children, which is indicated by Allah's promises both in the Qur'an verses and the prophet's hadiths. So, it can be understood that this understanding of childfree is contrary to Islamic law and Allah's advice and guidance in running a household. Maintaining offspring or hifdz al-nasl should be done by marrying and having legitimate children