cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ulul Albab
ISSN : -     EISSN : 26217716     DOI : -
Jurnal Ulul Albab merupakan jurnal yang memuat karya tulis berupa penelitian maupun pengembangan keilmuan pada bidang ilmu-ilmu Sains, ilmu-ilmu sosial dan Humaniora berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait.
Arjuna Subject : -
Articles 96 Documents
Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Melalui Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah pada Siswa Kelas VII SMP Raqiqa, Qatrunnada; Kurniawati, Kiki Riska Ayu; Negara, Habib Ratu Perwira
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 27, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v27i2.23324

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis atas literatur dari berbagai sumber, termasuk pengindek scopus, DOAJ, dan Google Scholar, dengan rentang tahun terbitan antara 2013 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika pada siswa sekolah menengah. Namun, implementasi PBL memerlukan persiapan matang dari pendidik dan dukungan yang memadai dari sekolah. Meskipun PBL berdampak positif pada motivasi dan minat belajar siswa, diperlukan pendidikan yang disesuaikan, terutama untuk siswa dengan kebutuhan khusus. Hal ini menyoroti pentingnya memperhatikan kebutuhan individual siswa dalam menerapkan pendekatan pembelajaran. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami faktor-faktor yang membuat PBL efektif dan bagaimana menerapkannya secara optimal dalam berbagai konteks pendidikan, termasuk kajian tentang interaksi antara faktor-faktor yang berbeda dalam penggunaan PBL dalam pembelajaran matematika untuk siswa kelas VII SMP.Abstract: This research represents a systematic review of literature from various sources, including Scopus, DOAJ, and Google Scholar, spanning from 2013 to 2023. The findings indicate that the Problem-Based Learning (PBL) approach is effective in enhancing the understanding of mathematical concepts among middle school students. However, implementing PBL requires thorough preparation by educators and adequate support from schools. Although PBL positively impacts students' motivation and learning interest, tailored education is necessary, especially for students with special needs. This highlights the importance of addressing individual students' needs in implementing the learning approach. Further research is needed to understand the factors that make PBL effective and how to optimally apply it in various educational contexts, including studies on the interaction among different factors in using PBL in teaching mathematics to seventh-grade junior high school students.
Respons Pendidikan Islam terhadap Radikalisme, Toleransi, dan Pluralisme di Era Kontemporer Ardhy, Andi Anugrah Surya
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 28, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v26i2.23560

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa terhadap respons pendidikan Islam terkait radikalisme, toleransi, dan pluralisme di IAIN Manado. Menggunakan pendekatan kuantitatif, metode survei digunakan dengan partisipasi 86 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam. Instrumen utamanya adalah kuesioner dengan skala Likert 5 poin, mengukur tingkat setujuan pada pernyataan terkait topik penelitian. Data dikumpulkan melalui Google Form secara online untuk efisiensi dan partisipasi maksimal. Analisis deskriptif statistik digunakan untuk menggambarkan profil responden dan distribusi jawaban. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas mahasiswa merasa pendidikan Islam di IAIN Manado efektif dalam menanamkan nilai-nilai anti-radikalisme dan toleransi, serta mendukung pluralisme. Namun, masih ada kebutuhan untuk meningkatkan implementasi kebijakan anti-radikalisme dan memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai toleransi. Peningkatan kesadaran terhadap kebijakan anti-radikalisme, integrasi materi pendidikan yang lebih luas tentang pluralisme, serta pengembangan program ekstrakurikuler yang mendukung dialog antaragama. Dengan demikian, penelitian ini menyoroti pentingnya memperkuat nilai-nilai toleransi dan pluralisme dalam pendidikan Islam untuk menghadapi tantangan kontemporer. Disarankan agar penelitian selanjutnya lebih memperdalam analisis tentang faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa dan mengidentifikasi strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai toleransi serta mengatasi radikalisme dalam pendidikan Islam.Abstract: This research explores students' perceptions of the response to Islamic education regarding radicalism, tolerance, and pluralism at IAIN Manado. A quantitative approach was used, and a survey was conducted with the participation of 86 students of the Program Studi Pendidikan Agama Islam. The main instrument is a questionnaire with a 5-point Likert scale, measuring the level of agreement with statements related to the research topic. Data is collected via an online Google Form for maximum efficiency and participation. Descriptive statistical analysis describes the respondent profile and distribution of answers. The research results show that most students feel that Islamic education at IAIN Manado effectively instills the values of anti-radicalism and tolerance and supports pluralism. However, there is still a need to improve the implementation of anti-radicalism policies and deepen understanding of the values of tolerance. Increased awareness of anti-radicalism policies, wider integration of educational materials on pluralism, and development of extracurricular programs supporting interfaith dialogue. Thus, this research highlights the importance of strengthening the values of tolerance and pluralism in Islamic education to face contemporary challenges. Further research is recommended to deepen the analysis of the factors that influence student perceptions and identify more effective strategies to increase understanding and application of the values of tolerance and overcome radicalism in the context of Islamic education. 
Analisis Peran Aktif Berorganisasi dalam Meningkatkan Keterampilan Mahasiswa: Perspektif Akademik Sahara, Ani; Hermansyah, David
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 27, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v27i1.23339

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aktif berorganisasi dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa, dengan mengambil perspektif akademik menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei. Subjek penelitian melibatkan 33 mahasiswa yang secara aktif terlibat dalam organisasi kemahasiswaan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket Skala Likert yang terdiri dari 20 soal. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t, dengan hasil menunjukkan nilai t sebesar 2.710 dan nilai sig sebesar 0.027. Hasil penelitian ini memberikan indikasi adanya perbedaan yang signifikan dalam perkembangan keterampilan mahasiswa yang terlibat aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Temuan ini menunjukkan bahwa peran aktif dalam organisasi kemahasiswaan memiliki dampak positif terhadap peningkatan keterampilan mahasiswa, khususnya dalam konteks akademik.Abstract: The aim of this research is to analyze the active role of organizational involvement in enhancing students' skills, taking an academic perspective using a quantitative approach and survey methods. The research subjects involved 33 students actively engaged in student organizations. The research instrument used was a Likert Scale questionnaire consisting of 20 questions. Data analysis was conducted using the t-test, with the results showing a t-value of 2.710 and a sig value of 0.027. The findings of this research indicate a significant difference in the development of skills among students actively involved in student organizations. These results suggest that active involvement in student organizations has a positive impact on enhancing students' skills, particularly in the academic context.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPAS dengan Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Siswa Kelas IV SDN Apriliansyah, Mohammad Az’rel; Sholikah, Octariana Hidayatus; Wahyuningtyas, Sri Endah
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 28, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v28i2.24432

Abstract

Abstrak: Rendahnya kinerja akademik siswa dalam mata pelajaran IPAS menjadi latar belakang Penelitian Tindakan Kelas ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPAS menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah. Metode penelitian mengikuti siklus yang terdiri dari (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah 12 siswa kelas IV di SDN Sidorejo 02, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, yang fokus pada pembelajaran IPAS dengan topik "Cerita Tentang Daerah Saya." Instrumen penelitian meliputi lembar observasi guru, lembar observasi siswa, dan tes evaluasi, yang digunakan untuk pengumpulan data melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif, dengan data kuantitatif dianalisis menggunakan perhitungan persentase sederhana untuk menggambarkan distribusi hasil. Data kualitatif dianalisis melalui pemilihan dan pengelompokan, diikuti dengan deskripsi data untuk mengidentifikasi tema atau pola, yang kemudian digunakan untuk menarik kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) secara signifikan meningkatkan hasil belajar IPAS, sebagaimana dibuktikan oleh peningkatan persentase pencapaian belajar dari Siklus I ke Siklus II. Pada Siklus I, 8 siswa (61,53%) mencapai ketuntasan, sedangkan pada Siklus II, 12 siswa (92,3%) mencapai ketuntasan, dengan hanya 1 siswa (7,7%) yang tidak mencapai ketuntasan. Ini mewakili peningkatan sebesar 31% dari Siklus I ke Siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar dan dapat diterapkan lebih luas untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta diintegrasikan dengan teknologi digital untuk memperkaya pengalaman belajar siswa.Abstract: The low academic performance of students in IPAS subjects serves as the background for this Classroom Action Research. The aim of the study is to enhance IPAS learning outcomes using the Problem Based Learning model. The research method follows a cycle consisting of (1) planning, (2) action implementation, (3) observation, and (4) reflection. The subjects of this study are 12 students from Grade IV at SDN Sidorejo 02, Wungu District, Madiun Regency, focusing on IPAS lessons with the topic "Stories About My Region." Research instruments include teacher observation sheets, student observation sheets, and evaluation tests, utilized for data collection through testing, observation, and documentation. Data are analyzed qualitatively and quantitatively, with quantitative data analyzed using simple percentage calculations to depict result distributions. Qualitative data are analyzed through selection and grouping, followed by data description to identify themes or patterns, which are then used to draw conclusions. The findings indicate that the Problem Based Learning (PBL) model significantly improves IPAS learning outcomes, as evidenced by the increase in learning achievement percentages from Cycle I to Cycle II. In Cycle I, 8 students (61.53%) achieved mastery, whereas in Cycle II, 12 students (92.3%) reached mastery, with only 1 student (7.7%) not achieving it. This represents a 31% improvement from Cycle I to Cycle II. These results demonstrate that the implementation of the PBL model significantly enhances learning outcomes and can be more broadly applied to improve educational quality and integrated with digital technology to enrich student learning experiences. 
Enhancing Understanding of Religious Concepts through Self-Regulated Learning-Based Islamic Education Alfiyanto, Afif; Ikhwan, M.; Pranajaya, Syatria Adymas; Ghazali, Muhammad; Hidayati, Fitri
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 28, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v28i1.23385

Abstract

Abstrak: Pendidikan agama Islam memiliki peran krusial dalam membentuk pemahaman individu tentang nilai-nilai dan konsep-konsep agama islam. Dalam konteks globalisasi yang terus berkembang, kebutuhan akan pemahaman yang inklusif terhadap keragaman agama semakin mendesak. Artikel ini mengeksplorasi potensi integrasi konsep Self-Regulated Learning (SRL) ke dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai solusi untuk meningkatkan pemahaman konsep agama. Melalui pendekatan analisis SWOT, kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari penerapan strategi pembelajaran ini dieksplorasi secara mendalam. Hasilnya menunjukkan bahwa SRL memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan belajar mandiri, meningkatkan refleksi diri, dan mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari mereka. Namun, tantangan seperti tingkat kemandirian siswa yang beragam dan kebutuhan akan dukungan guru yang kuat juga diidentifikasi. Berdasarkan temuan ini, beberapa rekomendasi diberikan, termasuk pengembangan kurikulum yang lebih terintegrasi dengan SRL, pelatihan guru yang lebih intensif, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Artikel ini berkontribusi pada pemahaman tentang bagaimana pendekatan pembelajaran berbasis SRL dapat digunakan secara efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep agama Islam, serta menawarkan panduan bagi pendidik dan peneliti dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam konteks pendidikan agama Islam.Abstract: Islamic religious education is crucial in shaping an individual's understanding of Islamic values and concepts. In the context of ever-evolving globalization, the need for an inclusive sense of religious diversity is increasingly urgent. This article explores the potential integration of Self-Regulated Learning (SRL) into Islamic Religious Education (PAI) learning as a solution to improve understanding of religious concepts. The strengths, weaknesses, opportunities, and threats of implementing this learning strategy are explored in depth through a SWOT analysis approach. The results show that SRL allows students to develop self-study skills, enhance self-reflection, and integrate religious values into their daily lives. However, challenges such as diverse levels of student independence and the need for solid teacher support were also identified. Based on these findings, several recommendations were given, including developing a curriculum that is more integrated with SRL, more intensive teacher training, and integrating technology in Learning. This article contributes to understanding how SRL-based learning approaches can be used effectively to enhance understanding of Islamic religious concepts, as well as offer guidance for educators and researchers facing challenges and seizing opportunities in the context of Islamic religious education. 
Analisis Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Mahasiswa Istofany, Muhammad Ali Bintang; Negara, Habibi Ratu Perwira; Santosa, Farah Heniati
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 28, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v28i1.23325

Abstract

Abstrak: Penelitian sistematis atas penggunaan teknologi dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa telah dilakukan melalui pengindeksan Scopus, DOAJ, dan Google Scholar dengan fokus pada terbitan tahun 2014-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi-strategi yang mengintegrasikan teknologi telah diusulkan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Pendekatan holistik yang melibatkan partisipasi aktif mahasiswa dengan teknologi, termasuk penggunaan multimedia interaktif dan penerapan metode pembelajaran berbasis masalah, terbukti efektif dalam konteks pembelajaran matematika. Dukungan dari penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika mampu menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan mendalam. Meskipun demikian, terdapat kesenjangan penelitian yang perlu diteliti lebih lanjut. Pertama, evaluasi lebih lanjut terhadap penggunaan video pembelajaran dan alat pembelajaran berbasis kelas terbalik diperlukan untuk menilai dampaknya terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam konteks matematika. Kedua, penelitian lebih lanjut tentang efektivitas pendekatan Sains Teknologi Rekayasa Matematika (STEM) diharapkan untuk memahami kontribusinya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika.Abstract: Systematic research on the utilization of technology in mathematics education to enhance students' critical thinking skills has been conducted through indexing in Scopus, DOAJ, and Google Scholar, focusing on publications from 2014 to 2024. The findings indicate that strategies integrating technology have been proposed to improve critical thinking skills. A holistic approach involving active student participation with technology, including the use of interactive multimedia and the application of problem-based learning methods, has proven effective in the context of mathematics education. Support from this research reaffirms that the integration of technology in mathematics education can create engaging and profound learning environments. However, there are research gaps that require further investigation. Firstly, further evaluation of the use of instructional videos and flipped classroom tools is needed to assess their impact on students' critical thinking skills in the context of mathematics. Secondly, further research on the effectiveness of the Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) approach is expected to understand its contribution to enhancing critical thinking abilities in mathematics education.
Peningkatan Hasil Belajar IPAS dengan Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Audiovisual pada Siswa Kelas IV Irawati, Ratih Setya; Sholikah, Octariana Hidayatus; Wahyuningtyas, Sri Endah
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 28, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v28i1.24433

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV Sekolah Dasar...... dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media audio visual. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 23 peserta didik. Analisis data dilakukan secara kuantitatif deskriptif dan menggunakan N-gain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar IPAS setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media audio visual. Pada siklus 1 menunjukkan nilai N-Gain hasil belajar peserta didik sebesar 0,6 dengan kategori sedang. Pada siklus 2 terjadi peningkatan nilai N-Gain hasil belajar menjadi 0,8 dengan katagori tinggi. Persentase ketuntasan peserta didik pada tahap siklus 1 yaitu 57% naik menjadi 96% pada siklus 2, mengakibatkan peningkatan ketuntasan hasil belajar sebesar 39%. Dari temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV Sekolah Dasar.Abstract This research aims to determine the improvement in science and science learning outcomes for grade IV elementary school students. by using the Problem Based Learning (PBL) learning model assisted by audio-visual media. This type of research is classroom action research (PTK) with research subjects of 23 students. Data analysis was carried out descriptive quantitatively and using N-gain. The results of this research show that there has been an increase in science learning outcomes after using the Problem Based Learning (PBL) learning model assisted by audio-visual media. In cycle 1, the N-Gain value of student learning outcomes was 0.6 in the medium category. In cycle 2 there was an increase in the N-Gain value of learning outcomes to 0.8 in the high category. The percentage of students' completeness at cycle 1 stage, namely 57%, increased to 96% in cycle 2, resulting in an increase in completeness of learning outcomes by 39%. From these findings, it can be concluded that using the Problem Based Learning (PBL) learning model supported by audio visual media can improve the science and science learning outcomes of fourth grade elementary school students.
Eksplorasi Tingkat Kepuasan Mahasiswa terhadap Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Statistik Linda, Linda; Mandailina, Vera
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 27, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v27i1.23336

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey. Subjek penelitian melibatkan 40 mahasiswa, terdiri dari 9 mahasiswa laki-laki dan 31 mahasiswi perempuan. Instrumen yang digunakan adalah angket Skala Likert dengan 15 pertanyaan. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi sejauh mana tingkat kepuasan mahasiswa terhadap integrasi teknologi dalam konteks pembelajaran statistik. Partisipasi dari 40 mahasiswa menjadi representatif dari populasi mahasiswa yang terlibat dalam proses pembelajaran ini. Instrumen angket Skala Likert digunakan untuk menggali persepsi dan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran statistik. Hasil analisis data menggunakan uji-t menunjukkan nilai sebesar 0.032 dengan signifikansi 0.975. Temuan ini mengindikasikan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat kepuasan mahasiswa sebelum dan setelah penerapan integrasi teknologi. Meskipun demikian, nilai ini membuka peluang untuk eksplorasi lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi persepsi mahasiswa terhadap integrasi teknologi dalam pembelajaran statistik. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga untuk pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan mendukung implementasi teknologi dalam kurikulum statistik.Abstract: This research employs a quantitative approach through a survey methodology, involving 40 participants, consisting of 9 male students and 31 female students. The instrument utilized is a Likert Scale questionnaire comprising 15 items, and data analysis is conducted through a t-test. The primary objective is to investigate the extent of students' satisfaction with the integration of technology in the context of statistics education. The participation of 40 students is considered representative of the broader student population engaged in the learning process. The Likert Scale questionnaire serves as an instrument to explore students' perceptions and satisfaction levels regarding the utilization of technology in statistics education. The findings from the t-test analysis reveal a value of 0.032 with a significance level of 0.975. These results suggest no significant difference in students' satisfaction levels before and after the implementation of technology integration. Nevertheless, this outcome paves the way for further exploration into factors that may influence students' perceptions of technology integration in statistics education. The study provides valuable insights for the development of more effective teaching strategies and supports the integration of technology into the statistics curriculum.
Evaluasi Keterlibatan Siswa dalam Lingkungan Pembelajaran Daring: Tinjauan Sistematis Literatur Ibrahim, Malik; Riana, Riana; Soraya, Siti
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 28, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v28i2.26058

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keterlibatan siswa dalam lingkungan pembelajaran daring melalui tinjauan sistematis literatur (Systematic Literature Review). Studi ini menggunakan sumber literatur dari basis data Scopus, DOAJ, dan Google Scholar yang dipilih dari publikasi tahun 2014 hingga 2024. Teknik evaluasi mencakup proses seleksi dan ekstraksi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk interaksi antara dosen dan siswa, metode pengajaran, motivasi siswa, dukungan keluarga, dukungan teknis, penggunaan media sosial, masalah teknis, tekanan psikologis, dan kurangnya interaksi sosial. Pendekatan holistik dan terintegrasi, yang mencakup pemanfaatan data analisis pembelajaran, teknik pendorong, metode instruksional interaktif dan kolaboratif, serta fokus pada motivasi dan efikasi diri siswa, terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Manfaat riset ini adalah memberikan pemahaman komprehensif tentang keterlibatan siswa dalam pembelajaran daring dan mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhinya.Abstract: This study aims to evaluate student engagement in online learning environments through a systematic literature review. The study utilizes literature sources from the databases Scopus, DOAJ, and Google Scholar, selected from publications between 2014 and 2024. The evaluation technique includes the selection and extraction of data. The results indicate that student engagement is influenced by various factors, including student-teacher interaction, teaching methods, student motivation, family support, technical support, social media use, technical issues, psychological pressure, and lack of social interaction. A holistic and integrated approach, which includes the use of learning analytics, nudging techniques, interactive and collaborative instructional methods, and a focus on student motivation and self-efficacy, has proven effective in enhancing student engagement. The benefit of this research is to provide a comprehensive understanding of student engagement in online learning and to identify key influencing factors.
Implementasi E-Arsip Sebagai Wujud Peningkatan Kualitas Pelayanan Sektor Publik (Studi Kasus: SMPN 9 Probolinggo) Yuliandani, Dewi; Marwiyah, Siti; Mubaroq, Husni
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 27, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v27i1.23400

Abstract

Arsip menjadi sumber data dan info penting dalam pengadministrasian pada keberlangsungan kegiatan organisasi. Penting bagi organisasi ada tata kelola arsip yang memuat kemudahan identifikasi dalam penyimpanan dan pencarian serta minim kerusakan dan kehilangan. Sistem kearsipan manual beralih pada sistem kearsipan digital. Perubahan ini dikenal dengan E-Arsip. E-Arsip diterapkan dalam kegiatan pendidikan seperti di SMPN 9 Kota Probolinggo. Hal ini menarik untuk diteliti secara mendalam terutama pada riset terdahulu belum ada yang membahas terkait pelaksanaan E-arsip sesuai kebijakan publik dan standarisasi pelayanan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data utama dihimpun melalui wawancara kepada narasumber yang memahami ruang lingkup E-Arsip dan SMP Negeri 9 Kota Probolinggo. Narasumber terdiri dari Kepala Sekolah, Guru, dan Karyawan Tata Usaha. Hasil riset memaparka konsep pelaksanaan E-Arsip di SMPN 9 Probolinggo sesuai dengan teori implementasi kebijakan serta teori standarisai pelayanan. Implementasi E-Arsip Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Di SMPN 9 Probolinggo dilandasi Teori Implementasi Kebijakan Publik meliputi Komunikasi, Sumber Daya, Sikap Birokrasi, Struktur Birokrasi. Serta Teori standarisasi layanan meliputi Transparan; Akuntabilitas; Kondisional; Partisipatif; Kesamaan hak; dan Keseimbangan hak dan kewajiban.

Page 7 of 10 | Total Record : 96