cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 80 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2024): Juni" : 80 Documents clear
PENDAMPINGAN GURU DALAM PENYUSUNAN ASESMEN KURIKULUM MERDEKA DI KOTA DUMAI Wahyuni, Resma; Linggasari, Mariani Natalina; Zulfarina, Zulfarina; Mahadi, Imam; Febrita, Elya; Nursal, Nursal; Fauziah, Yuslim
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.21505

Abstract

Abstrak: Kurikulum merdeka memiliki berbagai perbedaan dengan kurikulum pendahulunya. Salah satu aspek pembeda adalah asesmen yang menekankan pada perkembangan karakter peserta didik dan mengutamakan asesmen formatif. Hasil wawancara pada sekolah mitra, diketahui masih banyak guru yang belum memahami penyusunan asesmen pada kurikulum merdeka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif. Metode pengabdian ini yaitu sosialisasi dan praktik penyusunan asesmen oleh guru dengan didampingi oleh tim pengabdi. Terdapat tiga tahap yang dilaksanakan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terdiri dari 10 soal pretest dan postest. Peserta pengabdian terdiri dari guru-guru yang tergabung dalam MGMP Fisika, Kimia, dan Biologi SMA berjumlah 18 orang. Tingkat ketercapaian kegiatan didasarkan pada peningkatan nilai pretest-posttest dan angket kepuasan peserta yang dibagikan melalui googleform. Hasil kegiatan diperoleh bahwa (1) pengetahuan peserta tentang penyusunan asesmen meningkat sebesar 58%; (2) hasil angket kepuasan mendapatkan nilai 94%; dan (3) adanya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun asesmen kurikulum merdeka.Abstract: The independent curriculum has various differences from its predecessor curriculum. One of the differentiating aspects is assessment which emphasizes the development of students' character and prioritizes formative assessments. As a result of interviews at partner schools, it is known that there are still many teachers who do not understand the preparation of assessments in the independent curriculum. This service activity aims to increase teacher competence in preparing diagnostic, formative and summative assessments. This service method is socialization and practice of preparing assessments by teachers accompanied by a service team. There are three stages carried out, namely preparation, implementation and evaluation which consists of 10 questionspretest andposttestThe service participants consisted of 18 teachers who were members of the MGMP Physics, Chemistry and Biology High School. The level of activity achievement is based on increasing valuepretest-posttest and participant satisfaction questionnaires distributed viagoogleform. The results of the activity showed that (1) participants' knowledge about preparing assessments increased by 58%; (2) the results of the satisfaction questionnaire got a score of 94%; and (3) there was an increase in teacher competence in preparing independent curriculum assessments.
PENINGKATAN STATUS GIZI DENGAN METODE EDUKASI GIZI SEIMBANG PADA IBU RUMAH TANGGA GIZI LEBIH Kamaruddin, Iriyani; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita; Afiah, Nurul; Safika, Erri Larene; Nurzihan, Nastitie Cinintya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23334

Abstract

Abstrak: Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia dengan jumlah penderita obesitas tertinggi. Prevalensi gizi lebih dan penyakit degeneratif lebih banyak terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki. Gizi berlebih yang tidak dikelola dengan baik perlu mendapat perhatian serius karena dapat menurunkan kesehatan, produktivitas kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu konsumsi sayur dan buah masih rendah yaitu 11,49%, dan di Kota Samarinda sebesar 11,59%. Tujuan dilaksanakan pengabdian ini adalah memberikan edukasi gizi seimbang untuk meningkatkan status gizi Ibu Rumah Tangga (IRT) menjadi status gizi baik Pengabdian ini menggunakan metode edukasi gizi dengan menggunakan modul gizi seimbang, template isi piringku, dan model makanan, sebelum diberikan edukasi gizi diberikan pre-test dan sesudah edukasi gizi diberikan post-test yang terdiri dari 15 pertanyaan pilihan ganda terkait dengan materi edukasi gizi seimbang Mitra pendukung pengabdian ini adalah Kelurahan Air Putih dan mitra peserta edukasi gizi sebanyak 21 orang. Hasil sudah terlaksana pengabdian dengan baik dan lancar, menunjukkan peningkatan skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi gizi sebesar 28,20%.Abstract: East Kalimantan Province is one of the provinces in Indonesia with the highest number of obesity sufferers. The prevalence of overnutrition and degenerative diseases is more common in women than men. Excessive nutrition that is not managed properly needs serious attention because it can reduce health, work productivity and improve people's welfare. Apart from that, consumption of vegetables and fruit is still low, namely 11.49%, and in Samarinda City it is 11.59%. The aim of this service is to provide balanced nutrition education to improve the nutritional status of Housewives (IRT) towards good nutritional status. This service uses nutritional education methods using balanced nutrition modules, my plate contents templates, and food models. Before being given nutrition education, a pre-test is given and after being given nutrition education, a post-test is given which consists of 15 multiple choice questions related to balanced nutrition education materialPartners supporting this service are Air Putih District and 21 partners participating in nutrition education. The results of service that was carried out well and smoothly showed an increase in knowledge scores before and after nutrition education by 28.20%.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK MENDORONG KEMANDIRIAN PADA BIDANG EKONOMI, KESEHATAN, PERTANIAN, DAN PETERNAKAN Muhammad Achirul Nanda; Wahyu Sugandi; Asep Yusuf; Kharistya Amaru; Agisna Satria Maulana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23062

Abstract

Abstrak: Pemberdayaan masyarakat adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup individu dan kelompok dengan mengembangkan keterampilannya. Di Desa Batujajar Timur, Kabupaten Bandung Barat, pemberdayaan masyarakat difokuskan pada pembangunan ekonomi, kesehatan, pertanian, dan peternakan. Metode pengabdian ini melibatkan pelatihan dan edukasi bagi petani, pengusaha UMKM, peternak, dan siswa sekolah dasar dengan berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak, remaja, dan dewasa. Setiap program pengabdian dievaluasi menggunakan skala lima tingkat dari 0 hingga 100%, dengan penilaian kuantitatif dan kualitatif terhadap pencapaian tujuan kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pencapaian indikator keberhasilan secara keseluruhan sangat baik, dengan persentase 98%. Output program mencakup pengembangan UMKM, peningkatan kesadaran kesehatan, penerapan pupuk organik, dan modifikasi kandang domba ramah lingkungan. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM, kesehatan masyarakat, serta produktivitas sektor pertanian dan peternakan, serta mendorong kemandirian di Desa Batujajar Timur.Abstract: Community empowerment is the key to enhancing the quality of life for individuals and groups by developing their skills. In East Batujajar Village, West Bandung Regency, community empowerment is focused on economic, health, agricultural, and livestock development. This approach involves training and education for farmers, SME entrepreneurs, livestock breeders, and elementary school students of various age groups, including children, adolescents, and adults. Each community service program is evaluated using a five-level scale from 0 to 100%, with both quantitative and qualitative assessments of goal achievement. The evaluation results show that overall success indicators are very good, with a percentage of 98%. Program outputs include SME development, increased health awareness, organic fertilizer application, and environmentally friendly sheep pen modifications. These efforts aim to enhance SME competitiveness, public health, agricultural and livestock sector productivity, and promote self-reliance in East Batujajar Village.
INOVASI DIGITAL DENGAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK MENDUKUNG PERTUMBUHAN UMKM Syamsu, Muhajir; Masduki, Uki; Pakkanna, Mukhaer; Pratama, Rizki
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23436

Abstract

Abstrak: Kondisi mitra saat ini masih menggunakan cara tradisional dibandingkan teknologi dalam memasarkan produk UMKM. Pengabdian ini memberikan pelatihan secara softskil dalam memanfaatkan platform WordPress berbasis AI untuk mendukung UMKM di desa Palasari; Metode pelaksanaan menggunakan ceramah, demonstrasi/praktik, dan diskusi; Mitra dalam kegiatan ini diikuti 10 warga Desa Palasari Banten sebagai peserta yang merupakan pelaku UMKM; Pelaksanaan kegiatan ini berhasil meningkat pemahaman dan pengetahuan peserta dalam menggunakan platform wordpress berbasis AI, dimana sebelum pelatihan peserta memiliki pemahaman 34% melalui pre-test yang telah dibuatkan oleh Tim, setelah mengikuti pelatihan peserta memiliki pemahaman 93%, melalui post-test, artinya peningkatan pemahaman pada peserta yang mampu menggunakan platform wordpress berbasis AI dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan UMKM dimedia digital.Abstract: The current condition of partners still uses traditional methods compared to technology in marketing MSME products. This service provides soft skills training in utilising the AI-based WordPress platform to support MSMEs in Palasari village; The method of implementation uses lectures, demonstrations / practices, and discussions; Partners in this activity were attended by 10 residents of Palasari Banten Village as participants who are MSME actors; The implementation of this activity succeeded in increasing the understanding and knowledge of participants in using the AI-based wordpress platform, where before training participants had an understanding of 34% through a pre-test that had been made by the Team, after attending the training participants had an understanding of 93%, through a post-test, meaning an increase in understanding in participants who were able to use the AI-based wordpress platform in utilising technology to improve MSMEs in digital media. 
PEMANFAATAN TUMBUHAN LOKAL SEBAGAI OLAHAN PANGAN UNTUK MEMPERKUAT PEREKONOMIAN MASYARAKAT Destiana, Destiana; Azahra, Siva Devi; Lestariningsih, Siti Puji; Kartikawati, Siti Masitoh
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23084

Abstract

Abstrak: Umbut kelapa merupakan bagian dari tumbuhan kelapa yang terletak pada bagian ujung batang yang jika terus tumbuh akan menjadi pelepah dan daun, bagian ini berada di empulur batang, bertekstur lembut dan memiliki rasa yang manis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan umbut kelapa sebagai alternatif produk olahan pangan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan di Desa Peniti besar Kecamatan Segedong Kabupaten Mempawah, peserta kegiatan ini diikuti oleh kelompk Ibu-ibu PKK sebanyak 35 orang. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan cara menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat dan sistem evaluasi dengan menggunakan kuisoner yang dilakukan diawal dan diakhir kegiatan. Hasil pelaksanaan kegiatan menggambarkan adanya perubahan informasi dan pemahaman tentang pemanfaatan umbut kelapa menjadi olahan pangan berbentuk kelapa dari yang sebelumnya 17% menjadi 100%, pemahaman tingkat kesulitan pembuatan umbut kelapa menjadi olahan pangan yanga awalnya sebesar 63% menyatakan sulit menjadi 10% dan ketertarikan berusaha sebesar 27% menjadi 73%.Abstract: The coconut sheath is part of the coconut plant located at the end of the stem, which, if it continues to grow, will become fronds and leaves; this part is in the pith of the stem, has a soft texture, and has a sweet taste. This activity aims to increase the activity aims to increase community knowledge about using coconut tubers as an alternative processed food product to improve the surrounding community's economy. Community service activities were carried out in Peniti Besar Village, Segedong District, and Mempawah Regency, and the participants of this activity were attended by a group of 35 mother Family Empowerment and Welfare (PKK). The method used in this activity is delivering socialization to the community, and the evaluatioj system is used, using questionnaries conducted at the beagining and the end of the activity. The results of the implementation of the activity illustrate a change in information and understanding of the utilization of coconut tubers into processed food in the form of coconut from the previous 17% to 100%, understanding the level of difficulty in making coconut tubers into processed food,which initially 63% to 10%, and interest in trying 27% to 73%. 
PEMANFAATAN AIR LIMBAH SEBAGAI SUMBER AIR NON-POTABLE UNTUK SIRAM TAMAN DAN TOILET Ruliyanta Ruliyanta; R.A. Suwodjo Kusumoputro; Rama Asy'ari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22613

Abstract

Abstrak: Ancaman nyata dampak ekplorasi air bersih di Indonesia adalah menurunnya permukaan tanah utamanya di sekitar Pantai. Kota Jakarta, Semarang dan kota-kota besar di pesisir utara pulau Jawa sudah merasakan dampaknya. Untuk mengatasi permasalahan ini perlu dilakukan upaya konservasi lingkungan melalui pengendalian penggunaan air tanah. Gedung Inalum memiliki fasilitas pengolahan air limbah tetapi belum difungsikan. Kegiatan ini bertujuan untuk pendampingan para teknisi Gedung Inalum yang jumlahnya 14 orang dalam pemanfaatan air limbah sebagai air non-potabel untuk menyiram tanaman dan toilet Dengan adanya pendampingan, para teknisi yang ada mampu untuk melaksanakan kegiatan secara mandiri dan mampu meningkatkan hard skill mereka. Metode pendampingan yang dipakai adalah dengan pengawasan proses pengolahan air limbah dan perawatan peralatan pengolahan air limbah mulai dari sewage treatment plant, proses pemfilteran air, pompa transfer dan utilitas pemipaan.Kegiatan ini berhasil menurunkan konsumsi air bersih yang semula 728 m3 per bulan menjadi 270 m3 per bulan atau turun sebesar 62,91%. Sedangkan air yang dibuang ke saluran kota menurun yang 565 m3 turun menjadi 107 m3 atau turun 81,06%.Abstract: The real threat from water exploration in Indonesia is land subsidence, especially around the coast. Jakarta, Semarang and other major cities on the north coast of Java have already felt the impact. To overcome this problem, it is necessary to conserve the environment through controlling the use of groundwater. The Inalum building has a wastewater treatment facility but it has not been utilised. This activity aims to assist 14 Inalum Building technicians in the utilisation of wastewater as non-potable water for watering plants and toilets. With the assistance, the existing technicians are able to carry out activities independently and are able to improve their hard skills. The mentoring method used is to supervise the wastewater treatment process and maintenance of wastewater treatment equipment starting from the sewage treatment plant, water filtering process, transfer pump and piping utilities. This activity succeeded in reducing clean water consumption from 728 m3 per month to 270 m3 per month or a decrease of 62.91%. While water discharged into city drains decreased from 565 m3 down to 107 m3 or down 81.06%.
PENDAMPINGAN SEHATI SKEMA SELF DECLARE PADA UMKM PRODUKSI PANGAN DI JAMBI Fortuna, Dewi; Rahmi, Silvi Leila; Wulansari, Dian; Fiardilla, Fauziah; Daulay, Diana Pebriani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23422

Abstract

Abstrak: Tahun 2023 BPJPH menargetkan 1 juta produk UMKM harus mendapatkan sertifikat halal. Sehingga perlu dilakukan pendampingan UMKM guna pengajuan sertifikasi halal gratis (SEHATI) secara mandiri (self-declare). Sebagian besar UMKM Pangan di kota jambi belum bersertifikat halal. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dalam rangka upaya sosialisasi, edukasi, penyuluhan serta pembinaan UMKM dalam upaya menambah pengetahuan dan minat pelaku UMKM untuk memastikan kehalalan produk yang diproduksi. Metode pelaksanaan kegiatan PkM ini adalah penyuluhan interaktif, pelatihan, dan pendampingan. Monitoring dan evaluasi dilakukan dengan melihat respon dan keaktifan pelaku UMKM selama mengikuti kegiatan. Mitra kegiatan ini adalah pelaku UMKM Pangan di Kota Jambi sebanyak 20 UMKM. Hasil kegiatan PkM ini berupa peningkatan kesediaan dan kesadaran terkait pentingnya sertifikasi halal terutama bagi UMKM di bidang Pangan yang dibuktikan dengan persentase kehadiran dan keaktifan mencapai 100%, kesediaan UMKM untuk dibina melakukan pendaftaran program SEHATI skema self-declare sebesar 100% dari target awal 75% dari peserta UMKM serta 25% UMKM berhasil memperoleh sertifikat halal melalui skema self declare.Abstract: The target of BPJPH in 2023 is 1 million MSME products must obtain halal certificates. It is necessary to assist MSMEs in applying free halal certification (Sertifikasi Halal Gratis – SEHATI) through self-declaration scheme. Most of them are yet to have halal certificates. The aim of this Community Service Programe is to outreach, educate, counsult and guide MSMEs to increase the knowledge and willingness of MSMEs to ensure the halalness of the products. The method for implementing the Community Service Programe is to conduct interactive counseling, training and mentoring. Monitoring and evaluation are conducted by analyzing responses and activities of MSMEs during the Community Service Programe. The subjects of the Community Service Programe are 20 Food MSMEs in Jambi. The results are seen from the increasing willingness and awareness regarding the importance of halal certification for MSMEs whoch are proven by 100% inclination of the MSMEs to be assited and to register their producs to SEHATI program through self-declare scheme by 100% from the initial target of 75% and 25% of MSMEs had successfully obtained halal certificates through the self-declare scheme.
PENYULUHAN KESEHATAN TERKAIT PENYAKIT HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS PADA MASYARAKAT DESA Wahyuni Wahyuni; Ahmad Dhiya’Ul Haq; M. Ardiansyah; Josevania Fellyta; Putri Winda Khairunnisa; Laura Defirsty; Rizkie Andika Ainur Rofiq; Fira Fadhilah Saly; Jihan Syifa Prayudipta; Dintha Nadhira Saffanah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22901

Abstract

Abstrak: Desa Guworejo merupakan salah satu desa yang ada di Kabupaten Sragen. Masyarakat desa yang masih lugu dan sederhana dengan mata pencaharian sebagai petani dan buruh tani. Sebagian masyarakat Desa Guworejo mempunyai masalah yang berkaitan dengan Kesehatan, terutama hipertensi dan diabetes melitus. Jumlah keluhan yang cukup tinggi dan dampak yang diakibatkan oleh kedua penyakit tidak menular tersebut, menjadi alasan bagi tim untuk melakukan edukasi bagi masyarakat Guworejo. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pengendalian hipertensi dan Diabetes Melitus (DM), yang selanjutnya diharapkan dapat membantu mencegah penyakit lanjutan yaitu stroke.Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada kelompok ibu-ibu PKK sebanyak 26 orang dan bapak-bapak sebanyak 27 orang, dengan cara presentasi dan menyebarkan leaflet. Kegiatan diawali dengan diskusi kelompok antara anggota masyarakat tentang keadaan Kesehatan di lingkungan Desa Guworejo. Sebelum dan sesudah penyuluhan diberikan test tingkat pengetahuan anggota masyarakat tentang pengertian, factor risiko, dan dampak dari hipertensi dan diabetes melitus. Sesudah dilakukan kegiatan selama dua minggu dengan melakukan pre test dan post test, didapatkan hasil, adanya peningkatan pengetahuan sebesar 40% pada kelompok Bapak-bapak dan 37,03% pada kelompok Ibu-ibu, tentang pengertian, faktor risiko dan dampak hipertensi dan DM.Abstract: Guworejo Village is one of the villages in Sragen Regency. Innocent and simple villagers with a livelihood as farmers and farm laborers. Some people in Guworejo Village have problems related to health, especially hypertension and diabetes mellitus. The high number of complaints and the impact caused by the two non-communicable diseases became the reason for the team to educate the people of Guworejo. The purpose of this activity is to increase public knowledge about hypertension control and Diabetes Mellitus (DM), which is further expected to help prevent advanced diseases, namely stroke. This service activity was carried out in a group of 26 PKK mothers and 27 fathers, by presenting and distributing leaflets. The activity began with a group discussion between community members about the state of health in Guworejo Village. Before and after counseling, community members were given a test of the level of knowledge about the understanding, risk factors, and impact of hypertension and diabetes mellitus. After two weeks of activities by conducting pre-test and post-test, results were obtained, there was an increase in knowledge by 40% in the group of fathers and 37.03% in the group of mothers, about the understanding, risk factors and impact of hypertension and DM.
PELATIHAN DAN PENGENALAN SERTFIKASI INDONESIAN SUSTAINABLE PALM OIL TINGKAT PETANI Mulono Apriyanto; Dita Fitriani; Hermiza Mardesci; Marlina Marlina; KMS Novyar Satriawan Fikri; Feni Puspitasari; Ali Azhar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22904

Abstract

Abstrak: Pemerintah Indonesia memberlakukan standar Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan mengelola lahan perkebunan kelapa sawit. ISPO merupakan Mandatory untuk perusahaan dan petani swadaya melakukan usaha perkebunan kelapa sawit. Tujuan pelatihan adalah untuk mensosialisasikan dan melatih petani swadaya dalam budidaya kelapa sawit sesuai dengan manajerial usaha tani yang sesuai dengan prinsip dan kreteria ISPO. Metode pelatihan secara teori dan praktek. Teori dilaksanakan didalam ruangan dan praktek dilakukan dilapangan. Mitra pengabdian sejumlah 45 orang terdiri 40 orang anggota APKASINDO (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia) dan 5 orang adalah petani swadaya non anggota. Hasil yang dicapai setelah pelatihan peserta memiliki peningkatan pemahaman tentang manajerial usaha tani seperti pengukuran aspek-aspek Rasio Ekuitas (ER), Total Aset Turn-Over Ratio (TAT), Farm to Non-farm Receipts Ratio (FNF), Rasio Likuiditas (RL), Rasio Pembayaran Usaha Tani (FPR), Pengembalian Modal/Return on Capital (ROC), Return on Equity (ROE), Total Gross Margin (TGM) serta prinsip dan kreteria ISPO yaitu Kepatuhan Hukum, Penerapan Praktek Kebun yang baik, Pengelolaan Lingkungan Hidup, Sumber Daya Alam, Dan Keanekaragaman Hayati, Penerapan Transparansi dan Peningkatan Usaha Secara Berkelanjutan. Guna mengetahui perubahan pengetahuan memakai metode test tulis dan lisan dari hasil kegiatan dapat disimpulkan terjadi peningkatan pemahaman petani tentang manajerial usaha tani dan prinsip dan kreteria ISPO sebesar 95%.Abstract: The Indonesian government enforces the Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) standard to preserve the environment by managing oil palm plantation land. ISPO is mandatory for companies and independent smallholders to carry out oil palm plantation business. The purpose of the training is to socialize and train independent smallholders in oil palm cultivation in accordance with the managerial of agricultural businesses in accordance with ISPO principles and creteria. Training methods in theory and practice. Theory is carried out in the room and practice is carried out in the field. The service partners are 45 people consisting of 40 members of APKASINDO (Indonesian Palm Oil Farmers Association) and 5 people are non-member independent smallholders. The results achieved after the training participants had an increased understanding of farm business management such as measuring aspects of Equity Ratio (ER), Total Asset Turn-Over Ratio (TAT), Farm to Non-farm Receipts Ratio (FNF), Liquidity Ratio (RL), Farm Business Payment Ratio (FPR), Return on Capital (ROC), Return on Equity (ROE), Total Gross Margin (TGM) and ISPO principles and creteria, namely Legal Compliance, Implementation of Good Garden Practices, Management of the Environment, Natural Resources, and Biodiversity, Implementation of Transparency and Sustainable Business Improvement. In order to determine the change in knowledge using written and oral test methods from the results of activities, it can be concluded that there has been an increase in farmers' understanding of farm business management and ISPO principles and creteria by 95%.
PENDAMPINGAN TIM PENDAMPING KELUARGA DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI DAN MONITORING PEMBERIAN ASI Nur Elly; Asmawati Asmawati; Rahma Annisa; Andra Syaferi Wijaya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22889

Abstract

Abstrak: ASI merupakan nutrisi penting guna mencegah bayi dari infeksi dan penyakit. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan soft and hard skill meliputi pengetahuan, sikap dan keterampilan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam meningkatkan pemberian ASI untuk pencegahan stunting di lokus stunting: kelurahan Berkas dan Malabero Kota Bengkulu. Sasaran Mitra PkM ini adalah TPK Puskesmas Pasar Ikan yang berjumlah 10 orang. Metode kegiatan antara lain sosialisasi 1000 HPK dan stunting, pelatihan, edukasi, layanan kesehatan ibu hamil dan menyusui, screening status gizi balita dan pendampingan keluarga. Metode evaluasi yang dilakukan test tulis melalui kuisioner untuk menilai pengetahuan, dan observasi untuk menilai keterampilan TPK. Hasil PkM didapatkan dari 16 ibu menyusui hanya 3 orang yang memberikan ASI ekslusif (18,3%), dan 81,7% gagal ASI di awal kelahiran, ibu mengalami masalah menyusui 2 orang (12,50%). Hasil pemeriksaan balita ditemukan 2 orang mengalami gizi buruk. Hasil ditemukan 5 orang ibu menyusui (37,5%) mengalami anemia dan 1 orang (6,25%) mengalami hipertensi setelah pasca persalinan. Setelah dilakukan pendampingan ibu yang kembali memberikan ASI sebanyak 31,3%, total ibu yang memberi ASI saja meningkat menjadi 50%, lama menyusui 10-20 menit 50%, menyusui bayi 8-12 kali sehari 87,50%. Pendampingan terprogram dan kontinyu diperlukan untuk meningkatkan pemberian ASI untuk pencegahan stunting.Abstract: Breast milk is an important nutrient to protect babies from infection and disease. The community service aims to increase soft and hard skills, including knowledge, attitude, and practice, of the Family Assistance Team in increasing breastfeeding coverage to prevent stunting at the stunting locus: Malabero and Berkas, Bengkulu City. The targets of this are the TPK of the Pasar Ikan Community Health Centre, which at amount 10 people. Activity methods include socialization of 1000 HPK and stunting, training, education, health services, screening of nutritional status, and family assistance. The evaluation method is a writing test by a questionnaire to evaluate knowledge and observation to evaluate family assistance team practice. The result shows 16 breastfeeding mothers; only 18.3% gave exclusive breastfeeding, and 81.7% failed to breastfeed at the beginning of birth. 12,50% of mothers have breastfeeding problems. The results of the examination of the toddlers found that two toddlers suffered malnutrition, one mother aged 5 people (37,5%) experienced anaemia, and one (6,25%) person had hypertension after giving birth. After assisting, mothers breastfed again for 31.3%; the total number of mothers who gave only breast milk increased to 50%; mothers breastfed for 10–20 minutes are 50%; breastfed their babies 8–12 times a day: 87.50%. Coaching and assistance from the team are needed to increase breastfeeding and prevent stunting.