cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 122 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 6 (2024): Desember" : 122 Documents clear
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DENGAN PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM PENANGANAN HIPERTENSI DAN DETEKSI DINI KOMPLIKASI KEHAMILAN Astuti, Eka Rati; Porouw, Hasnawatty Surya; Arbie, Rina Sulisthia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26710

Abstract

Abstrak: Kejadian kasus kebidanan di Kota Timur merupakan kasus yang memerlukan perhatian khusus dalam penyelenggaraan pelayanan kebidanan. Kasus kebidanan yang mengancam jiwa memerlukan perhatian dari banyak pihak. Tujuan pengabmas yaitu meningkatkan keterampilan kader kesehatan dengan mendampingi keluarga dalam mendeteksi dan mengelola hipertensi dengan langkah CERDAS. Metode pengabmas yaitu demonstrasi dan praktik. Mitra yaitu kader posyandu sebanyak 5 orang dan sasaran seabanyak 15 orang keluarga ibu hamil. Evaluasi dilakukan dengan hasil selisih pretest dan posttest serta evaluasi keterampilan kader dalam pendampingan keluarga dalam penanganan hipertensi dan deteksi dini komplikasi kehamilan. Hasil yang telah dicapai adalah kader mampu mendampingi keluarga dalam penanganan hipertensi dan deteksi dini komplikasi kehamilan. Sebelum mengikuti demonstrasi, kader memiliki keterampilan kategori cukup (100%) pada pendampingan keluarga dalam mendeteksi dini komplikasi kehamilan. Setelah mengikuti demonstrasi, kader memiliki keterampilan kategori baik (60%) dan sangat baik (40%) pada pendampingan keluarga dalam mendeteksi dini komplikasi kehamilan.Abstract: The occurrence of obstetric cases at the Kota Timur is a case that requires special attention in the implementation of obstetric services. Life-threatening obstetric cases require attention from many parties. The purpose of community service is to improve the skills of health cadres by assisting families in detecting and managing hypertension with CERDAS steps. The community service method is demonstration and practice. Partners are 5 Posyandu cadres and targets of 15 families of pregnant women. Evaluation is carried out with the results of the difference between pretest and posttest and evaluation of cadre skills in assisting families in handling hypertension and early detection of pregnancy complications. The results that have been achieved are that cadres are able to assist families in handling hypertension and early detection of pregnancy complications. Before participating in the demonstration, cadres had sufficient category skills (100%) in assisting families in early detection of pregnancy complications. After participating in the demonstration, cadres had good category skills (60%) and very good (40%) in assisting families in early detection of pregnancy complications.
PARTISIPASI PETANI DALAM PELATIHAN TEKNIK BUDIDAYA JAMUR MERANG DI KABUPATEN KARAWANG Lestari, Ani; Mariyani, Siti; Setiawati, Tia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27539

Abstract

Abstrak: Jamur merang merupakan hasil produksi pertanian yang mengalami peningkatan permintaan untuk dikonsumsi langsung maupun dalam bentuk olahan. Meningkatnya permintaan jamur merang belum terpenuhi ketersediannya dari hasil budidaya petani. Jerami padi sebagai salah satu bahan baku budidaya jamur merang semakin terbatas karena kesadaran petani untuk memanfaatkan jerami masih rendah dan banyak jerami yang dibakar. Salah satu upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan jerami untuk budidaya jamur merang adalah dengan memberikan pelatihan teknik budidaya jamur merang. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan pengetahuan petani melalui partisipasi petani dalam pelatihan teknik budidaya jamur merang. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah metode partisipasi melalui penyuluhan kepada petani yang terintegrasi dengan kegiatan KKN mahasiswa. Mitra kegiatan adalah petani di Desa Kiara yaitu 30 petani. Evaluasi dilakukan dengan mengukur tingkat partisipasi petani dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan teknis budidaya jamur merang menggunakan skala likert Hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipasi petani dalam mengikuti pelatihan teknis budidaya jamur merang termasuk kategori tinggi yaitu 69.78 %. Hal ini dilihat dari kehadiran, keikutsertaan petani dan keaktifan petani yang terlibat dalam kegiatan diskusi. Abstract: Straw mushrooms are an agricultural product that is experiencing increasing demand for direct consumption and in processed form. The availability of farmers' cultivation has not met the increasing demand for straw mushrooms. Rice straw as a raw material for mushroom cultivation is increasingly limited because farmers' awareness of using straw is still low, and much of the straw is burned. One effort to optimize the use of straw for cultivating straw mushrooms is to provide training on cultivation techniques. The service activity aims to increase farmers' knowledge through farmer participation in training on straw mushroom cultivation techniques. Community service is the participation method through farmer outreach, integrated with student KKN activities. The activity partners are farmers in Kiara Village, namely 30 farmers. The evaluation measured farmer participation in implementing technical training activities for straw mushroom cultivation using a Likert scale. The activity results showed that farmer participation in technical training for straw mushroom cultivation was in the high category, namely 69.78%. This can be seen from the presence and participation of farmers and the activeness of farmers involved in discussion activities.
PEMANFAATAN TEPUNG KELOR DAN TEPUNG HATI AYAM MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK KAMBAMBANG SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Yessy Tamu Ina; Iven Patu Sirappa; Elsa Cristin Saragih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27116

Abstract

Abstrak: Meningkatnya angka stunting di Desa Pulupanjang yaitu berjumlah 51 orang yang mana di dominasi oleh anak-anak. Tindakan pencegahan stunting yang dilakukan selama ini yaitu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang mana pelayanannya 90 hari pemberian atau pemberian makanan tambahan ini dari hari senin sampai dengan sabtu. Bentuk makanan yang diberikan pada anak- anak yang terkena stunting yaitu diberikan kolak, susu, daging dan telur. Tujuan pengabdian yaitu untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang aspek produksi dengan prinsip Good Manufacturing Praktik dan aspek pemasaran kambambang sehingga kambambang dapat memiliki nilai jual di masyarakat dan dapat berguna sebagai camilan sehat dalam rangka mengurangi angka stunting. Metode yang digunakan adalah Edukasi dan penyuluhan pada kelompok Dasawisma tentang bahaya stunting dan upaya pencegahan stunting melalui pengolahan produk kambambang dan pentingnya subsitusi tepung kelor dan tepung hati. Melakukan pelatihan dan praktikum pengolahan kambambang dengan subsitusi tepung kelor dan tepung hati ayam. Mitra PKM adalah Kelompok Dasawiswa Desa Pulupanjang dengan jumlah mitra yaitu 20 orang. Hasil Evaluasi yang dilakukan adalah dengan membagikan kuisioner kepada peserta dan total hasil pencapaian kegiatan yaitu 88,19% mitra merasa puas terhadap kegiatan PKM. Kepuasan tersebut meliputi: Peserta dapat secara mandiri melakukan produksi kambambang secara mandiri dengan prinsip penerapan GMP dan memiliki kemampuan dalam menerapkan standar pemasaran produk dengan baik. Kegiatan PKM berhasil meningkatkan kesejahteraan, dan kecerdasan mitra serta Impact (Kebermanfaatan dan Produktifitas ) kegiatan ini yaitu masyarakat menjadi paham pemanfaatan kelor, hati ayam serta pengolahan kambambang dengan pertimbangan nilai gizi yang baik.Abstract: The increasing number of stunting in Pulupanjang Village is 51 people, which is dominated by children. The action to prevent stunting that has been carried out so far is the provision of additional food (PMT), which provides a 90-day service or provision of additional food from Monday to Saturday. The form of food given to children affected by stunting is compote, milk, meat and eggs. The aim of the service is to increase public understanding of production aspects with the principles of Good Manufacturing Practices and marketing aspects of kambambang so that kambambang can have selling value in the community and can be useful as a healthy snack in order to reduce stunting rates. The method used is education and counseling for the Dasawisma group about the dangers of stunting and efforts to prevent stunting through processing kambaambang products and the importance of substituting moringa flour and liver flour. Carrying out training and practical work on processing kambaambang by substituting moringa flour and chicken liver flour. PKM partners are the Pulupanjang Village Dasawiswa Group with a total of 20 partners. The results of the evaluation carried out were by distributing questionnaires to participants and the total results of the activity achievement were 88.19% of partners who were satisfied with the PKM activities. This satisfaction includes: Participants can independently carry out kambambang production independently with the principles of implementing GMP and have the ability to properly implement product marketing standards. PKM activities succeeded in increasing the welfare and intelligence of partners as well as the Impact (Usefulness and Productivity) of this activity, namely that the community became aware of the use of moringa, chicken liver and the processing of kambambang with consideration of good nutritional value.
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA FOOD SUPPLEMENT UNTUK PERAWATAN IBU HAMIL YANG MENGALAMI ANEMIA Adlina, Salsabila; Awaudin, Adila; Vikandari, Sonya Nurizki
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27107

Abstract

Abstrak: Anemia dialami oleh hampir setengah prevalensi ibu hamil di Indonesia. Anemia selama kehamilan berdampak pada perburukkan luaran ibu dan bayinya. Tingkat pengetahuan Ibu dan asupan gizi yang tidak mencukupi menjadi faktor risiko terjadinya anemia selama kehamilan. Berdasarkan hal tersebut, peningkatan pengetahuan dan pemenuhan asupan gizi menjadi hal penting dalam pencegahan anemia selama kehamilan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mendorong pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil melalui pemanfaatan daun kelor sebagai pencegahan anemia selama kehamilan. Mitra kegiatan ini adalah Posyandu Depok 2 Sukahurip dengan jumlah 24 peserta ibu hamil. Metode yang digunakan adalah FGD, penyuluhan, pelatihan dan evaluasi (pre-test, post-test dan kuesioner). Hasil analisis menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil yang signifikan mengenai anemia selama kehamilan sebesar 38.46% setelah edukasi diberikan. Adapun mayoritas ibu hamil menyukai suplemen daun kelor berbentuk gummy pada segi rasa dan jamu (keshoot) dalam segi aroma. Namun, dalam segi tekstur dan warna mayoritas ibu hamil lebih menyukai suplemen daun kelor dalam bentuk cookies. Edukasi mengenai anemia selama kehamilan berdampak pada peningkatan pengatahuan ibu hamil. Selain itu, daun kelor dapat dimanfaatkan sebagai suplemen makanan yang disukai oleh ibu hamil dan bermanfaat untuk mencegah anemia selama kehamilan. Abstract: Anemia affects almost half of pregnant women in Indonesia. Anemia during pregnancy leads to poor impact on maternal and fetal outcomes. The maternal knowledge and insufficient nutritional intake are risk factors for anemia during pregnancy. Based on this, increasing knowledge and fulfilling nutritional intake are important in preventing anemia during pregnancy. This Community Service activity aims to increase knowledge and encourage the fulfillment of nutritional needs of pregnant women through the use of Moringa leaves as a prevention of anemia during pregnancy. The partner in this activity is Posyandu Depok 2 Sukahurip with a total of 24 pregnant participants. The method used is FGD, counseling, training and evaluation (pre-test, post-test and questionnaire). The analysis results show a significant increase in pregnant women’s knowledge about anemia during pregnancy increase by 38.46% after education was given. Meanwhile, the majority of pregnant women liked moringa supplements in the form of gummy in terms of taste, and herbal medicine (keshoot) in terms of aroma. However, in terms of texture and color, the majority of pregnant women preferred moringa supplements in the form of cookies. Education about anemia during pregnancy has an impact on increasing the knowledge of pregnant women. In addition, moringa can be used as a food supplement that is preferred by pregnant women and is useful for preventing anemia during pregnancy.
PENERAPAN ISOMETRIC HANDGRIP EXERCISE DALAM UPAYA PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI KOMUNITAS Nurhayati, Nurhayati; Rahmawati, Erni; Muhdiana, Dedi; Herlinah, Lily; Khasanah, Uswatul; Rohanah, Rohanah; Wahyudi, Dheni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27589

Abstract

Abstrak: Hipertensi pada lansia terjadi pada proses penuaan yang berhubungan dengan peningkatan umur seseorang. Dampak hipertensi pad lansia menyebabkan komplikasi stroke yang menyebabkan kematian. Maka diperlukan penatalaksanaan terapi yang tepat secara farmakologi dan non farmakologi dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi, dengan cara meningkatkan aktivitas fisiknya melakukan latihan isometric. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan penatalaksanaan hipertensi pada lansia dan melakukan isometric handgrip exercise terkini. Metode pengabdian ini menggunakan edukasi, demonstrasi isometric handgrip exercise dan cek tekanan darah pada lansia di Wilayah Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat. Kegiatan dilakukan pada hari Rabu 3 Juli 2024 di RPTRA Harapan Mulia diikuti oleh 36 lansia. Hasil pemeriksaan didapatkan terdapat penurunan tekanan darah pada sistolik (p=0.011) dan diastolik (p=0.017). Dengan demikian sangat dianjurkan penderita hipertensi dengan menggunakan isometric handgrip exercise untuk menurunkan tekanan darah baik dilakukan sendiri. Isometric handgrip exercise sangat baik dilakukan pada lansia yang mengalami hipertensi sehingga dapat mempertahankan tekanan darah secara mandiri dan terkontrol.Abstrak: The elderly with Hypertension occurs to aging process associated with an increase in a person's age. The impact of hypertension in the elderly causes stroke complications that cause death. So it is necessary to manage the right therapy pharmacologically and non-pharmacologically can be done to reduce blood pressure in elderly hypertension, by increasing physical activity doing isometric exercises. The purposed of this community service was to increase knowledge of hypertension management to elderly and perform latest isometric handgrip exercise. This community service method used education, demonstration of isometric handgrip exercise and blood pressure checks to the elderly in the Kemayoran District, Central Jakarta. The activity was carried out on Wednesday, July 3, 2024 in RPTRA Harapan Mulia followed by 36 elderly people. The examination results showed a decrease in blood pressure in systolic (p=0.011) and diastolic (p=0.017). Thus it is highly will recommend for people with hypertension to use isometric handgrip exercise to lower blood pressure either done alone. Isometric handgrip exercise Will be very good to do in the elderly who experience hypertension so that they can maintain blood pressure independently and controlled.
IMPLEMENTASI TERAPI KOMPLEMENTER DALAM UPAYA MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN PEREMPUAN SERTA GENERASI ANTI STUNTING Ketut Eka Larasati Wardana; Kadek Agustina Puspa Ningrum; Ni Made Dwi Ayu Martini
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26701

Abstract

Abstrak: Desa Sembiran merupakan Desa Bali Mula yang sangat terkenal dengan dengan keindahan view panorama pegunungan dan hamparan pantai Laut Utara Bali. Rendahnya Pendidikan masyarakat mengakibatkan terjadinya perilaku kesehatan yang cenderung berisiko, sebagian besar ibu hamil enggan memeriksakan kehamilannya ke layanan kesehatan sehingga menimbulkan persalinan yang berisiko, selain itu di Desa Sembiran terdeteksi 10 anak balita yang mengalami stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader melalui pendampingan dalam implementasi terapi komplementer. Tahapan persiapan, pelaksanaan, dan monitoring evaluasi. Mitra kegiatan berupa kader sebagai peserta pendampingan berjumlah 16 orang, sementara mitra sasaran adalah ibu hamil, nifas, menyusui, bayi dan balita. Tempat pelaksanaan adalah Desa Sembiran. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner dan observasi dengan lembar checklist untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan kader dalam implementasi terapi komplementer. Hasil pretest pada kegiatan pelatihan Baby Spa, prenatal gentle yoga, dan acupressure menunjukkan rata-rata mitra memiliki pengetahuan sangat kurang (50%), kategori kurang sebanyak 40%, dan cukup sebanyak 10%. Pada hasil post test menunjukkan peningkatan yaitu sebanyak 60% mitra dengan kategori pengetahuan cukup, 30% kategori baik, dan 10% kategori sangat baik. Sedangkan pada pelatihan keterampilan peracikan obat hasil pretest menunjukkan rata-rata mitra memiliki keterampilan sangat kurang (70%), kategori kurang sebanyak 30%. Pada hasil post test menunjukkan peningkatan yaitu sebanyak 30% mitra dengan kategori keterampilan cukup, 30% kategori baik, dan 10% kategori sangat baik.Abstract: Sembiran Village is a Bali Mula Village that is very famous for its beautiful panoramic view of the mountains and the stretch of the North Sea coast of Bali. The low education of the community results in the occurrence of health behaviors that tend to be risky, most pregnant women refuse to check their pregnancy to health services, resulting in risky childbirth, in addition to that in Sembiran Village, 10 children under the age of five with stunting were detected. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of cadres through mentoring in the implementation of complementary therapy. Stages of preparation, implementation, and evaluation monitoring. Activity partners in the form of cadres as mentoring participants amount to 16 people, while the target partners are pregnant, postpartum, breastfeeding, babies and toddlers. The place of implementation is Sembiran Village. Evaluation is done using questionnaires and observations with checklists to measure the knowledge and skills of cadres in the implementation of complementary therapy. The results of the pretest on the Baby Spa, prenatal gentle yoga, and acupressure training activities show that the average partner has very little knowledge (50%), the category is lacking as much as 40%, and sufficient as much as 10%. The results of the post test showed an increase of 60% of partners with sufficient knowledge category, 30% of good category, and 10% of very good category. While in the drug compounding skill training, the results of the pretest show that the average partner has very little skill (70%), the category is lacking as much as 30%. The results of the post test showed an increase, namely as much as 30% of partners with the sufficient skill category, 30% in the good category, and 10% in the very good category.
EDUKASI EMOSI REMAJA: TEKNIK REGULASI EMOSI BUTTERFLY HUG SEBAGAI SOLUSI MENINGKATKAN BELAS KASIH DIRI SISWA Ramadhani, Ayunda; Suhesty, Aulia; Handayani, Nanik; Firjatullah, Firjatullah; Nurdin, Nurafifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26863

Abstract

Abstrak: Remaja banyak mengalami tekanan sosial dari lingkungan, tuntutan akademik dan adanya perubahan yang signifikan baik dari aspek fisik maupun psikologis. Keadaan yang demikian, ditambah dengan perubahan emosional yang dirasakan remaja dapat membuat remaja rentan melakukan hal-hal yang berisiko seperti self-harm. Untuk mengatasi emosi-emosi negatif, remaja terlebih dahulu harus memberikan kepedulian dan pemahaman pada diri sendiri saat menghadapi permasalahan dan tekanan yang terjadi melalui sikap belas kasih terhadap diri sendiri. Tujuan dari pengabdian ini ialah meningkatkan belas kasih diri siswa melalui Butterfly Hug. Kegiatan ini dilakukan di SMP Fastabiqul Khairat Samarinda dan diikuti 185 siswa, metode yang digunakan ialah pemaparan materi, praktek, uji pre-test dan uji post-test. Terdapat peningkatan signifikan belas kasih diri siswa dari hasil uji beda yang dilakukan sebesar 0.008 > 0.05. Perbedaan yang signifikan, menandakan bahwa teknik ini dapat membantu siswa mengelola emosi mereka dengan lebih baik dan dapat mengelola emosinya secara lebih adaptif.Abstract: Adolescents often experience social pressure from their environment, academic demands, and significant changes in both physical and psychological aspects. These circumstances, combined with the emotional changes that adolescents feel, can make them vulnerable to engaging in risky behaviors such as self-harm. To cope with negative emotions, adolescents must first cultivate self-care and understanding when facing problems and pressures, through self-compassion. The aim of this service project is to enhance students' self-compassion through the Butterfly Hug technique. This activity was conducted at SMP Fastabiqul Khairat Samarinda and involved 185 students. The methods used included material presentation, practice, pre-test, and post-test evaluations. There was a significant increase in students' self-compassion, as indicated by the results of the difference test, which showed a value of 0.008 > 0.05. The significant difference indicates that this technique can help students manage their emotions more effectively and adaptively.
PEMASANGAN INSTALASI PEMANEN DAN PENGOLAHAN AIR HUJAN DENGAN METODE KUANTITATIF Lembang, Naomi; Lembang, Desi; Saputri, Tri Bata Biru
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27781

Abstract

Abstrak: Air berperan untuk keberlangsungan hidup. perlu adanya layanan kepada masyarakat kegiatan pengabdian pemasangan instalasi pemanen dan pengolahan air hujan dengan mertode kuantitatif tuare distrik Pariwari kabupaten Fakfak, Tujuan kegiatan ini jalur instalasi pemanenan dan pengolahan air hujan di rumah warga menjadi rapi dengan terpasangnya talang air, saluran pipa, dan alat pengolahan air bersih, warga menjadi tahu cara pemasangan instalasi pemanenan dan pengolahan air hujan menjadi air bersih dan air minum dengan baik dan benar. Hasil pengamatan kurangnya kerapihan pemanenan air hujan yang terpasang dan kurangnya pemakaian komponen untuk instalasi pemanenan air hujan, solusi yang pelaksanaan kegiatan. Metode yang digunakan berupa pengamatan kerumah warga, merapikan rangkaian atau jalur instalasi pemanenan air hujan di atap rumah warga, memasang dan memberikan informasi secara langsung proses pemasangan, evaluasi digunakan yaitu kusioner (kepuasaan mitra) yaitu metode kuantitatif. Adapun jumlah rumah yg menjadi sasaran kegiatan yaitu 4 rumah dengan 1 mitra dengan jumlah 9 orang sebagai sasaran penyuluhan. Hasil kegiatan jalur instalasi menjadi rapi sehingga kebutuhan akan air bersih dan air minum dapat terpenuhi, warga menjadi tahu cara pemasangan. Dari hasil keberhasilan kegiatan masyarakat kelompok Tani Kampung Sukuru Tuare memberikan penilaian dengan skor 4 sangat memuaskan dan 3 memuaskan dari batas skor 1 sampai 4 disimpulkan masyarakat kelompok Tani Kampung Sukuru Tuare merasa puas dengan kegiatan PKM yang telah terlaksana.Abstract: Water plays a role in survival. There needs to be a service to the community for the installation of rainwater harvesting and processing installations with the quantitative method in the Tuare district of Pariwari, Fakfak regency. The purpose of this activity is to make the rainwater harvesting and processing installation path in residents' homes neat with the installation of gutters, pipes, and clean water processing equipment, residents know how to install rainwater harvesting and processing installations into clean water and drinking water properly and correctly. The results of observations of the lack of neatness of the installed rainwater harvesting and the lack of use of components for rainwater harvesting installations, the solution is the implementation of the activity. The method used is in the form of observation to residents' homes, tidying up the series or path of rainwater harvesting installations on the roofs of residents' houses, installing and providing direct information on the installation process, the evaluation used is a questionnaire (partner satisfaction) which is a quantitative method. The number of houses targeted by the activity is 4 houses with 1 partner with a total of 9 people as the target of the extension. The results of the installation path activity are neat so that the need for clean water and drinking water can be met, residents know how to install. From the results of the success of the activities of the Sukuru Tuare Village Farmers' Group, the assessment was given with a score of 4 very satisfactory and 3 satisfactory from a score limit of 1 to 4. It was concluded that the Sukuru Tuare Village Farmers' Group community was satisfied with the PKM activities that had been carried out. 
PENINGKATAN KUALIAS PAKAN DENGAN PEMANFAATKAN DAUN KELOR DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TERNAK David Agustinus Nguru; Alberth N. Ndun; Alvrado B. Lawa; Simon E. Mulik; Salden E. Nifu; Yustiani Y. Bette
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27198

Abstract

Abstrak: Ketertarikan masyarakat Nusa Tenggara Timur dalam beternak babi sejalan dengan meningkatnya permintaan akan daging babi. Namun, produktivitas ternak babi belum mampu memenuhi permintaan daging babi. Tingginya harga pakan berdampak pada cara peternak memberikan pakan, yang sering kali tidak sesuai dengan kebutuhan harian ternak babi. Kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) bertujuan untuk mendukung peternak dalam memenuhi kebutuhan harian ternak babi dengan memanfaatkan bahan lokal, serta meningkatkan keterampilan softsskill dan hardskill jemaat GMIT Diaspora Danau Ina Lasiana. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan dengan metode ceramah serta eksperimen langsung yang melibatkan jemaat. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 jemaat, terdiri dari 20 laki-laki dan 5 wanita. Evaluasi terhadap kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan pre-test yang terdiri sari 15 soal, yang dilaksanakan sebalum kegiatan dan post-test dilaksanakan setalah kegiatan berakhir. Tujuan dari program PKM ini yaitu untuk membantu jemaat dalam memenuhi kebutuhan harian ternak babi dengan memanfaatkan daun kelor. Hasil evaluasi post-test yang dilakukan pada 25 orang menunjukkan bahwa 80% responden mengalami peningkatan pengetahuan tentang pemanfaatan bahan lokal dalam memenuhi kebutuhan harian ternak babi.Abstract: The interest of the people of East Nusa Tenggara in raising pigs is in line with the increasing demand for pork. However, the productivity of pig farming has not been able to meet the demand for pork. High feed prices have an impact on the way farmers provide feed, which often does not match the daily needs of pigs. PKM (Community Service) activities aim to support farmers in meeting the daily needs of pigs by utilizing local ingredients, as well as improving the soft skills and hard skills of the GMIT Diaspora Lake Ina Lasiana congregation. The implementation of Community Service (PKM) is carried out by lecture method and direct experiments involving congregations. This activity was attended by 25 congregations, consisting of 20 men and 5 women. The evaluation of this activity was carried out using a pre-test consisting of 15 questions, which was carried out throughout the activity and post-test was carried out after the activity ended. The purpose of this PKM program is to help the congregation in meeting the daily needs of pigs by utilizing moringa leaves. The results of the post-test evaluation conducted on 25 people showed that 80% of the respondents experienced an increase in knowledge about the use of local ingredients in meeting the daily needs of pig farming.
SOSIALISASI EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KADER TENTANG STUNTING Veni Dayu Putri; Ezalina Ezalina; Dini Maulinda; Livia Dwi Azyyati; Wulan Sari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26787

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan kekurangan gizi akibat infeksi kronis pada anak. Dampak kedepan anak dengan stunting dapat menganggu produktifitas dan satus sosial ekonomi. Tujuan dilaksanakan pengabdian masyarakat adalah agar kader dapat mengetahui tentang stunting dan dapat menerapkan pencegahaan stunting pada ibu yang mempunyai balita. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan apersepsi kader tentang stunting kepada 43 orang kader posyandu dan dilanjutkan dengan pre tes sebanyak 15 soal sebagai evaluasi awal yang bertempat di Kelurahan Rumbai Bukit Kecamatan Rumbai Barat. Setelah sesi edukasi stunting lalu diakhiri dengan tanya jawab dan diskusi tentang materi yang tidak di pahami. Kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dimana 95% kader dapat memahami edukasi yang diberikan yang terlihat dari antusias dan beberapa pertanyaan yang diajukan kader dan keinginan untuk menerapkan kepada ibu ibu yang mempunyai balita.Abstract: Stunting is malnutrition due to chronic infections in children. The future impact of children with stunting can disrupt productivity and socio-economic status. The aim of carrying out community service is so that casres can know about stunting and can implement stunting prevention for mothers with toddlers. The method of implementing the activity began with a cadre apperception about stunting to 43 posyandu cadres and continued with a pre-test of 15 questions ad an initial evaluation which took place in Rumbai Bukit Village, West Rumbai District. After the stunting education session, it ended with questions and answer and discussion about material that was not understood. This activity was carried out well where able to understand the education provided as seen from the enthusiasm and several questions asked by the cadres and the desire to apply it to mothers who have toddlers.

Page 1 of 13 | Total Record : 122