cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI KOPI DARI PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KOPI SEBAGAI BAHAN KOMPOS DAN SEBAGAI AGREGAT CAMPURAN BETON RINGAN Mahliza Nasution; Nina Siti Salmaniah Siregar; Muhammad Irwansyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22364

Abstract

Abstrak: Desa Cimbang mempunyai potensi yang besar pada areal pertanian Kopi. Limbah kulit kopi sering sekali terbuang secara percuma, pahadal limbah tersebut dapat dimanfaatkan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani kopi tentang potensi dan pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai bahan kompos yang bisa digunakan kembali oleh petani kopi serta melakukan eksperimental menggunakan limbah kulit kopi sebagai bahan tambahan pada campuran beton. Metode yang dilakukan yaitu melakukan sosialisasi, diskusi, dan kegiatan pemetikan buah kopi bersama tim Abdimas yang dihadiri oleh 33 peserta yang terdiri dari Masyarakat Desa Cimbang, Para Petani Kopi Desa Cimbang dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIPAP) Medan. Sistem evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan kuisioner/angket dan diskusi dengan ersentase keberhasilan 97%. PKM ini telah berjalan efektif atau lancar.Abstract: Cimbang Village has great potential in the coffee farming area. Coffee skin waste is often wasted, even though this waste can be used. This service aims to provide knowledge about how to make compost from coffee skins which can be used as fertilizer for coffee farmers and also for other agricultural crops, as well as providing information contained in coffee skins which has the potential for coffee skin waste as compost fertilizer. Coffee husk waste can also be used in construction, namely as an additional ingredient in the concrete mixture which is thought to produce dense and hard concrete by burning the coffee husk waste and then grinding it. The first step taken in this service is to conduct outreach and discussions with all participants. This PKM has been running effectively or smoothly.
URBAN FARMING: MENDORONG KETAHANAN PANGAN KELUARGA MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYURAN MENGGUNAKAN MEDIA EMBER Mahpudin Mahpudin; Shanty Kartika Dewi; Khairul Yaman; Nilam Sari; Riky Efrizal
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21671

Abstract

Abstrak: Ketahanan pangan keluarga menjadi aspek dalam menjamin terpenuhinya pangan baik secara kuantitas (ketersediaan konsumsi pangan) maupun kualitas (nilai gizi pangan). Ketahanan pangan salah satunya dapat dilakukan dengan cara menghasilkan produk pangan secara mandiri misalnya menanam sayuran dan budidaya ikan. Namun, ketiadaan lahan menjadi tantangan tersendiri sehingga perlu menggalakkan urban farming. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan budidaya ikan dan sayur menggunakan media ember untuk mengatasi keterbatasan lahan sehingga peserta pelatihan dapat meningkatkan skill berupa alternatif produksi pangan. Metode yang dilaksanakan adalah memberikan edukasi tentang alternatif ketahanan pangan keluarga, selanjutnya diikuti dengan demonstrasi praktik dan pendampingan budidaya ikan lele dan sayuran kangkung dalam ember. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest terhadap 25 orang peserta. Hasil pelaksanaan program berjalan baik dibuktikan dengan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta terkait budidaya ikan dan sayur sebesar 72 persen berdasarkan hasil uji posttest.Abstract: Family food security is an aspect in ensuring the fulfillment of food both in quantity (availability of food consumption) and quality (nutritional value of food). One way to achieve food security is by producing food products independently, for example growing vegetables and cultivating fish. However, lack of land is a challenge in itself, so it is necessary to promote urban farming. This service activity aims to provide training in fish and vegetable cultivation using bucket media to overcome limited land so that training participants can improve skills in the form of alternative food production. The method implemented was to provide education about alternative family food security, followed by practical demonstrations and assistance in cultivating catfish and kale vegetables in buckets. Evaluation was carried out through pretest and posttest on 25 participants. The results of the program implementation went well, as evidenced by the increase in participants' knowledge and skills related to fish and vegetable cultivation by 72 percent based on the results of the posttest.
EDUKASI KESEHATAN: BAHAYA MENGKONSUMSI MINUMAN KERAS DAN NARKOTIKA PSIKOTROPIKA Magda Fiske Rumambi; Christie Lidya umerung; Ballsy C. A. Pangkey; Marianna R. G. Tompunu; Ronald Roringpandey
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20163

Abstract

Abstrak: Perilaku mengkonsumsi minuman keras (Miras), narkotika psikotropika dan zat adiktif lain (Napza) berdasarkan pada beberapa penelitian menunjukkan bahwa perilaku ini mengalami peningkatan dari tahun ketahun serta perilaku ini dimulai sejak usia remaja (12-24 tahun). Perilaku mengkonsumsi miras dan napza jika dilihat dari beberapa sudut pandang berdampak dan sangat merugikan bagi diri sendiri dan juga orang lain disekitarnya, selain itu sangat berbahaya terhadap kesehatan. Tujuan PkM: Untuk meningkatkan pengetahuan remaja terhadap bahaya menkonsumsi miras dan napza di Desa Suluun, Kabupaten Minahasa Selatan. Metode: Kegiatan PkM mengunakan metode penyuluhan dan diskusi. Penyuluhan dipaparkan oleh tim-ahli dari BNN provinsi Sulawesi utara dan anggota tim PkM. Kegiatan ini diikuti oleh remaja Desa Suluun yang berjumlah 103 orang, dan dievaluasi mengunakan pre-post-test. Hasil: Kegiatan PkM terlaksana dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang direncanakan dengan hasil pre-posttest menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja setelah diberikan edukasi dengan nilai rata-rata pre-test 64.36 dan post-test 75.14. Kegiatan yang dilakukan dirasakan berdampak bagi remaja dan diharapkan dilakukan secara berkelanjutan.Abstract: The behavior of consuming alcohol, psychotropic narcotics, and other addictive substances based on several studies shows that this behavior has increased from year to year and this behavior starts from adolescence (12-24 years). The behavior of consuming alcohol and drugs when viewed from several points of view has an impact and is very detrimental to oneself and also others around them, besides that it is very dangerous to health. PkM Objective: To improve adolescents' knowledge of the effects of consuming alcohol and drugs in Suluun Village, South Minahasa Regency. Methods: The PkM activity used counseling and discussion methods. The counseling was presented by a team of experts from the BNN of North Sulawesi province and members of the PkM team. This activity was attended by 103 adolescents of Suluun Village, and evaluated using pre-post-test. Results: PkM activities were carried out well and in accordance with the planned schedule with pre-posttest results showing an increase in adolescent knowledge after being given education with an average pre-test score of 64.36 and post-test 75.14. The activities carried out are felt to have an impact on adolescents and are expected to be carried out on an ongoing basis.
PENDAMPINGAN GURU MELALUI DIFUSI INOVASI PENDIDIKAN DALAM PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERINTEGRASI TPACK Rahmi Hayati; T Rafli Abdillah; Fina Meilinar; Zuraini Zuraini
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26408

Abstract

Abstrak: Pendampingan guru melalui difusi inovasi pendidikan dalam pembelajaran berdiferensiasi yang terintegrasi dengan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Tujuan pelaksanaan kegiatan Melalui Difusi Inovasi Pendidikan Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) adalah untuk membantu guru meningkatkan kemahiran dan ketahiran dalam penggunaan teknologi dalam pendidikan. Metode yang Digunakan yaitu Forum Group Discussion. Mitra yang terlibat sebanyak 20 Orang Guru. Evaluasi dilakukab dengan wawancara Dengan menggunakan TPACK, guru dapat memahami bagaimana teknologi boleh digunakan untuk mengubah bagaimana isi dipelajari dan bagaimana pedagogi digunakan untuk mencapai tujuan belajar. Secara keseluruhan, respons guru terhadap program pendampingan ini sangat positif. Sekitar 85% guru merasa terbantu dengan adanya pendampingan ini dan menyatakan bahwa mereka lebih percaya diri dalam menggunakan TPACK dalam proses pembelajaran. Hasil penerapan berbelajaran berdiferensiasi juga meningkat dari 90,5% menjadi 92,96%.Abstract: Teacher assistance through the diffusion of educational innovation in differentiated learning integrated with TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) is very important to improve the quality of learning. The aim of implementing activities through the Diffusion of Educational Innovation in Differentiated Learning Based on Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) is to help teachers increase proficiency and sophistication in the use of technology in education. The method used is Forum Group Discussion. The partners involved were 20 teachers. Evaluation is carried out by interviews. By using TPACK, teachers can understand how technology can be used to change how content is learned and how pedagogy is used to achieve learning goals. Overall, teacher responses to this mentoring program were very positive. Around 85% of teachers felt helped by this assistance and stated that they were more confident in using TPACK in the learning process. The results of the implementation of differentiated learning also increased from 90.5% to 92.96%. 
OPTIMASI PEMANTAUAN GEJALA MEDIS DAN EARLY WARNING MENGGUNAKAN APLIKASI KESEHATANKU: SYSTEM HEALTH CARE BAGI PASIEN HIPERTENSI, GLUKOSA, DAN TUBERKULOSIS Raulia Riski; Muhammad Ilham Alhari; Aufar Fikri Dimyati; Andana Aprilio Wahyudi; Belinda Agni Helena Dewi; Amiratus Sholiha
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24987

Abstract

Abstrak: Puskesmas Taman memiliki permasalahan terkait kurang kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemantauan kesehatan berkala, padahal Kecamatan Taman di Kabupaten Sidoarjo memiliki tingkat kejadian penyakit Hipertensi, TBC, dan Diabetes yang cukup tinggi. Terlebih lagi, pihak Puskesmas juga mengeluhkan dokumentasi manual selama ini yang turut memperumit penanganan medis dan pemantauan rutin. Tujuan kegiatan ini adalah memfasilitasi pemantauan kesehatan di masyarakan Kecamatan Taman sekaligus membantu efisiensi dokumentasi medis di Puskesmas Taman melalui pengembangan dan penyuluhan aplikasi Kesehatanku. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan sosialisasi, demo aplikasi, dan pendampingan kepada peserta penyuluhan. Penyuluhan dilaksanakan oleh enam orang tim abdimas dan 13 orang peserta dari Puskesma Mitra yang merupakan mitra dalam kegiatan ini. Evaluasi kegiatan menggunakan pre-test dan post-test yang menunjukkan hasil bahwa peningkatan pengetahuan peserta paling tinggi adalah terkait pemahaman monitoring kesehatan, yaitu naik sebesar 8%. Hal ini menegaskan pentingnya keterlibatan dan antusiasme pihak yang teredukasi akan pengetahuan terkait informasi dan teknologi yang tepat dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran kesehatan masyarakat terhadap monitoring kesehatan.Abstract: Puskesmas Taman faces issues related to a lack of public awareness about the importance of regular health monitoring, even though Taman District in Sidoarjo Regency has a relatively high incidence of hypertension, tuberculosis, and diabetes. Additionally, the Puskesmas has expressed concerns about the manual documentation system, which complicates medical handling and routine monitoring. The objective of this initiative is to facilitate health monitoring in Taman District and enhance the efficiency of medical documentation at Puskesmas Taman through the development and outreach of the "Kesehatanku" application. The outreach involves socialization, application demonstrations, and assistance for participants. This outreach is conducted by a team of six community service members and 13 participants from the Puskesmas as partner involved in the project. The evaluation of the activity employs pre-tests and post-tests, which reveal that the greatest increase in the knowledge of the participants is related to understanding health monitoring, with an improvement of 8%. This underscores the importance of involving and engaging the educated parties in relevant information and technology to enhance public understanding and awareness of health monitoring.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PEMBUATAN DETERGEN CAIR CUCI PIRING AROMA STROBERI DI PCA KALIJAMBE SRAGEN Emi Erawati; Ahmad Yusuf Haidar; Dhea Marta Rizkiana Putri; Imam Maulana; Inaya Nandadias
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.21107

Abstract

Abstrak: Tujuan Pengabdian Masyarakat adalah memberikan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengurus Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kalijambe, Sragen dalam pembuatan detergen cair cuci piring aroma stroberi, memberikan informasi bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan detergen cair cuci piring, dan menghitung harga jual detergen cair cuci piring. Pengabdian Masyarakat telah dilaksanakan pada tanggal 2 Juni 2023 di Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah. Pengabdian masyarakat diikuti oleh 12 pengurus PCA Kalijambe Sragen. Metode pengabdian masyarakat terdiri dari 2 metode yaitu pelatihan dan praktikum. Metode pelatihan dilakukan dengan cara memberikan pengetahuan pengurus PCA ‘Aisyiyah dalam pembuatan sabun cuci piring, bahan-bahan yang digunakan, dan menghitung harga jual. Metode praktikum dilakukan dengan cara mempraktikkan langkah-langkah pembuatan detergen cair cuci piring yang terdiri dari menimbang texapon, NaCl, asam sitrat, dan EDTA yang dilarutkan dalam air. Foam booster, pewarna, dan gliserin ditambahkan ke dalam larutan. Pengabdian masyarakat tidak hanya meningkatkan pengetahuan pengurus PCA Kalijambe dengan peningkatan pengetahuan pada saat pre-test dengan nilai rata-rata sebesar 57.5 menjadi 78.33 pada saat post-test tetapi juga meningkatkan keterampilan dalam pembuatan detergen cair cuci piring aroma stroberi.Abstract: The objectives of community services are to enhance the knowledge and skills of members of Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA). These services provide information regarding the raw materials utilised and the calculation of selling prices for the production of liquid dishwashing strawberries. On the 2nd of June 2023, community services were conducted at Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah. The PCA Kalijambe Sragen member is comprised of 12 individuals who engage in community services. There exist two distinct approaches to community service, specifically training and practice. The training methodology involves providing PCA 'Aisyiyah members with information on the process of producing liquid dishwashing, identifying the necessary raw materials, and determining the appropriate selling price. The practice procedure involved the execution of multiple procedures to prepare liquid dishwashing, including the measurement of Sodium Lauryl Sulphate, sodium chloride, citric acid, and EDTA dissolved in water. The liquid was supplemented with foam booster, pigment, and glycerine. Community service not only enhances the knowledge of members, as seen by an improvement in their average pre-test score from 57.5 to 78.33 on the post-test, but it also improves their skills in producing liquid dishwashing.
PENGENALAN MANFAAT DAN NILAI EKONOMI HUTAN SEBAGAI USAHA PELESTARIAN SUMBERDAYA HUTAN Emi Roslinda; Tri Widiaastuti; Lolyta Sisilia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22241

Abstract

Abstrak: Desa Simpang Kasturi adalah desa yang terletak di sekitar kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK) Universitas Tanjungpura, yang kehidupan masyarakatnya masih bergantung kehidupannya terhadap sumberdaya alam/hutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mentransfer pengetahuan tentang pentingnya keberadaan hutan beserta manfaat tangible dan intangible yang terkandung di dalamnya untuk pemenuhan kehidupan masyarakat. Metode sosialisasi dan diskusi diterapkan dengan mitra pengabdian yaitu masyarakat desa Simpang Kasturi sebanyak 25 orang yang mewakili kaum laki-laki dan perempuan, perwakilan aparat desa, pemuda dan lembaga masyarakat. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan penyebaran kuesioner yang berisi enam pertanyaan kepada peserta pada awal dan akhir kegiatan. Kegiatan PKM ini meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat hutan yang tangible dan intangible, nilai manfaat hutan berupa nilai ekonomi, nilai ekologi dan nilai sosial yang dibuktikan dengan membandingkan rata-rata hasil kuesioner di awal (pre-test) dan di akhir (post-test) kegiatan sosialisasi dengan nilai 20,6% dan 94,23%.Abstract: Simpang Kasturi Village is a village located around the special purpose forest area (KHDTK) of Universitas Tanjungpura, which their community life still depends on natural/forest resources. This service activity aims to explain the importance of forests and their intangible functions and benefits in supporting daily life. The method of socialization and discussion was applied with service partners are the Simpang Kasturi village community, 25 people representing men and women, representatives of village officials, youth and community institutions. Activity evaluation is carried out by distributing questionnaires to participants at the beginning and ending of the activity. This service activity increases community knowledge about the tangible and intangible benefits of forests, the value of forest benefits in the form of economic value, ecological value and social value as evidenced by the average results of the initial socialization questionnaire (pre-test) and (posttest) being 20.6% and 94.23%. 
PENYULUHAN PENCEGAHAN RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA TENAGA TEKNIS KEFARMASIAN Anna Yuliana; Resha Resmawati Shaleha; Anisa Pebiansyah; Resha Resmawati S; Ira Rahmiyani; Saeful Amin; Dichy Nuryadien Z; Taufik Hidayat; Ilham Alifiar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20841

Abstract

Abstrak: Tingginya angka resistensi antibiotik di Kota Tasikmalaya disebabkan kurangnya wawasan masyarakat. Tujuan penyuluhan ini adalah meningkatkan pemahaman para TTK (Tenaga Teknis Kefarmasian) di kota Tasikmalaya tentang bahaya resistensi antibiotik, pentingnya penggunaan antibiotik yang bijaksana, serta peran mereka dalam membantu mencegah resistensi antibiotik, sehinga nantinya mereka dapat memberikan informasi yang tepat kepada pasien atau masyarakat umum. TTK kota Tasikmalaya merupakan lulusan D3 dan S1 Farmasi yang bekerja di sarana kefarmasian seperti Rumah Sakit, Apotek dan Puskesmas yang melakukan pelayanan obat langsung kepada pasien. TTK yang mengikuti penyuluhan ini berjumlah 29 responden. Metode yang digunakan pada penyuluhan ini adalah ceramah, tanya jawab pendalaman studi kasus, serta evaluasi dengan mengadakan pre-test dan post-test sebanyak 10 pertanyaan untuk mengukur tingkat pengetahuan para TTK sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan peningkatan wawasan yang signifikan ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata pre-test dan post-test yaitu 48.9% menjadi 98.8%. Penyuluhan ini akan dilaksanakan secara regular dan terjadwal dengan melalui proses evaluasi dan monitoring, sehingga diharapkan angka kejadian resistensi antibiotik dapat diturunkan.Abstract: The high rate of antibiotic resistance in Tasikmalaya City is due to a lack of public insight. The aim of this outreach is to increase the understanding of TTK (Skilled Pharmaceutical Personnel) about the dangers of antibiotic resistance, the importance of judicious use of antibiotics, and their role in helping prevent antibiotic resistance, so that later they can provide appropriate information to patients or the general public. The methods used in this counseling were lectures, question and answer in depth case studies, and evaluation by conducting pre-tests and post-tests to measure the level of knowledge of the TTK before and after the counseling was carried out. Based on the results of data processing, a significant increase in insight was obtained, marked by an increase in the average pre-test and post-test scores, namely 48.9% to 98.8%. This education will be carried out on a regular and scheduled basis through an evaluation and monitoring process, so that it is hoped that the incidence of antibiotic resistance can be reduced.
PEMBERDAYAAN LITERASI DIGITAL GURU MELALUI PELATIHAN PENGGUNAAN AUGMENTED REALITY Yunawati Sele; Vinsensia Ulia Rita Sila; Emanuel M. Y. Hanoe
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20246

Abstract

Abstrak: Literasi digital merupakan kemampuan guru masa kini yang perlu diberdayakan melalui kegiatan pelatihan yang berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan literasi digital guru melalui penggunaan Augmented Reality. Harapannya adalah tetjadi peningkatan literasi digital guru setelah kegiatan pelatihan. Kegiatan dilaksanakan di SMPN Fatumfaun dengan melibatkan 14 orang guru. Kegiatan dilakukan menjadi tiga tahapan utama yaitu tahapan persiapan, tahapan pelatihan dan pembimbingan serta tahapan evaluasi. Untuk mengetahui data literasi digital guru sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan maka digunakan angket literasi digital yang berisi 10 pernyataan. Berdasarkan hasil evaluasi diketahui bahwa terjadi peningkatan literasi digital guru. Sebelum mengikuti kegiatan ini, nilai rata-rata literasi digital guru SMPN Fatumfaun adalah 63,14 yang berada pada kategori cukup baik. Setelah mengikuti kegiatan ini, nilai rata-rata literasi digital guru SMPN Fatumfaun adalah 76,43 yang berada pada kategori baik. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan literasi digital guru sebesar 21,05 %.Abstract: Digital literacy is a skill of today's teachers that needs to be harnessed through continuous professional development. This activity aims to strengthen the digital literacy of teachers through the use of Augmented Reality. It is expected that the digital literacy of the teachers will increase after the training activities. This activity has been implemented in Fatumfaun Junior High School with the participation of 14 teachers. The activities are carried out in three main stages, namely the preparation stage, the training and mentoring stage and the evaluation stage. A digital literacy questionnaire with 10 statements was used to collect data on teachers' digital literacy before and after the implementation of the activity. Based on the evaluation results, it is known that there is an increase in teachers' digital literacy. Before participating in this activity, the average digital literacy score of Fatumfaun Junior High School teachers was 63.14, which was in the good enough category. After participating in this activity, the average digital literacy score of Fatumfaun Junior High School teachers was 76.43, which was in the good category. This shows an increase of 21.05% in the digital literacy of the teachers.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DAN PERPAJAKAN UNTUK PENINGKATAN TRANSPARASI DAN AKUNTABILITAS PADA “UMKM MAKEUP BANDUNG” Rosyani Muthya; Farhatun Nisa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25426

Abstract

Abstrak: Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sering menghadapi berbagai kendala dalam mengembangkan usahanya dikarenakan keterbatasan pengetahuan dan sumber daya. Tujuan dari kegiatan pendampingan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan dan perpajakan yang dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dilakukan pada salah satu anggota Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI Melati) Kota Bandung melalui tahapan preliminary survey, pelaksanaan, dan pendampingan penyusunan laporan keuangan sejak Juni hingga Agustus 2023. Kegiatan ini diakhiri dengan hasil Laporan keuangan UMKM yang terdiri dari Laporan Posisi Keuangan awal, Laporan Posisi Keuangan per 30 Juni 2023, Laporan Laba Rugi Per 30 Juni 2023, dan Perhitungan Pajak UMKM. Evaluasi kegiatan pengabdian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada pemilik usaha, bagian keuangan dan bagian operasional dari “UMKM Makeup Bandung” yang memperoleh hasil bahwa 66,7% “setuju” dan 33,3% “sangat setuju” bahwa materi yang disampaikan mudah dipahami, jelas dan terperinci. Serta 100% responden “setuju” bahwa pendampingan ini sesuai dengan kebutuhan, mampu menjawab dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi serta pelaku umkm mampu menyusun laporan keuangan dan perpajakan.Abstract: Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) face various obstacles in developing their businesses due to limited knowledge and resources. The purpose of this mentoring activity is to improve the ability of MSME owners to prepare financial and tax reports that can increase transparency and accountability. Community service activities were carried out on one of the members of the Indonesian Bridal Makeup Expert Association (HARPI Melati) Bandung City through the stages of preliminary survey, implementation, and assistance in preparing financial reports from June to August 2023. This activity ended with the results of MSME financial reports consisting of the initial Financial Position Report, Financial Position Report as of 30 June 2023, Income Statement as of 30 June 2023, and MSME Tax Calculation. Evaluation of service activities was carried out by distributing questionnaires to business owners, finance, and operations from ‘UMKM Makeup Bandung’ which obtained the results that 66.7% ‘agree’ and 33.3% ‘strongly agree’ that the material presented was easy to understand, clear and detailed. Also, 100% of respondents ‘agree’ that this assistance is by the needs, able to answer and provide solutions to the problems faced, and umkm owner can prepare financial reports and taxation.