cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS DIGITAL MARKETING DALAM UPAYA PENGEMBANGAN USAHA EKONOMI MIKRO PADA PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH CILENGKRANG Nurlaela Hamidah; Achmad Fajrin Nurrachim; Ajeng Maulidina Rahma; Shilva Anadya Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23424

Abstract

Abstrak: Salah satu permasalahan yang terdapat pada Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cilengkrang yaitu pada bidang ekonomi dalam kegiatan wirausaha. Pada kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masih belum mampu memanfaatkan penggunaan teknologi digital baik dalam segi pemasaran atau pun penjualan. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kader Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cilengkrang dalam memanfaatkan teknologi digital guna membantu meningkatkan penjualan dan pemasaran produk yang dimiliki. Metode pelatihan menggunakan metode lecturing, diskusi, practical, dan tanya jawab. Kegiatan diikuti oleh mitra pelatihan yaitu kader Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cilengkrang dan juga masyarakat sekitar sekretariat dengan total 32 orang. Dalam pelatihan ini dilakukan dua evaluasi, yaitu evaluasi pembelajaran dengan memberikan tes kognitif materi pelatihan dan evaluasi reaksi peserta melalui kuesioner terkait efektivitas pelatihan. Hasil evaluasi pengetahuan menunjukan bahwa terdapat peningkatan pada peserta sebesar 56%, dan evaluasi reaksi sebesar 97,85%. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa pelatihan dilakukan secara efektif, juga dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan digital guna memasarkan penjualan produk.Abstract: One of the problems found in the Muhammadiyah Cilengkrang Branch Leadership is in the economic field in entrepreneur activities. In the activities of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs), they are still unable to utilize digital technology use both in terms of marketing and sales. The purpose of this community service activity is to help improve the skills and knowledge of the Muhammadiyah Cilengkrang Branch Leadership cadres in utilizing digital technology to help increase sales and marketing of their products. The training method used was lecturing, discussion, practical and question and answer. The activity was attended by training partners, namely cadres of the Muhammadiyah Cilengkrang Branch Leadership and also the community around the secretariat with a total of 32 people. In this training, two evaluations were conducted, namely learning evaluation by giving cognitive tests on training materials and evaluating participants' reactions through questionnaires related to the effectiveness of the training. The results of the knowledge evaluation showed that there was an increase in participants by 56%, and an evaluation of the reaction by 97,85%. From these results, it shows that the training is carried out effectively, and can also help improve participants' knowledge and skills in utilizing digital to market product sales.
PEMBERDAYAAN REMAJA MELALUI PENDEKATAN A BEHAVIOR CENTRED DESIGN CEGAH PERNIKAHAN DINI BERBASIS KULTURAL Nurul Hidayah; Nur Aisha Fawwaz; Norliana Ekawati; Cittavaro Cahyadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21177

Abstract

Abstrak: Pernikahan dini pada masyarakat Suku Banjar bukan merupakan isu baru bahkan telah menjadi fenomena sosial yang dikenal sebagai bagian dari kebiasaan masyarakat. Tujuan program untuk meningkatkan pengetahuan remaja Suku Banjar tentang pernikahan dini dan menyediakan metode inovatif berorientasi pada budaya lokal. Metode pembelajaran dan pelatihan aktif berkonsep games hasil pengembangan metode emotional demontration berupa A Behavioral Centred Design (ABCD) berbahasa Banjar dibagi 4 sesi (comprehensive card, factor card, impact card, dan good bad card). Sasaran program adalah kader posyandu remaja Desa Awang Besar berusia 10-18 tahun berjumlah 8 orang. Evaluasi dilakukan pada setiap sesi dan secara general (sebelum-sesudah program dijalankan). Didapat hasil terjadi peningkatan pengetahuan remaja sebesar 14,7% tentang pernikahan dini, sasaran telah mampu berfikir kritis dan peningkatan pemahaman sebesar 13,3%, sasaran mampu berfikir secara luas dalam memandang sebuah tantangan dan mampu menemukan solusi (15,0%), terjadi peningkatan pemahaman bagaimana mencegah pernikahan dini sebesar 17,8%. Secara general, terdapat peningkatan kapasitas diri remaja sebesar 19,4%. Pendekatan ABCD berbasis kultural dapat meningkatkan pengetahuan remaja.Abstract: Early marriage in the Banjar tribe community is not a new issue and has even become a social phenomenon known as part of community customs. The program aims to increase Banjar tribe youth's knowledge about early marriage and provide innovative methods oriented to local culture. Active learning and training with the concept of a game is the result of the development of the emotional demonstration method in the form of Behavioral Centered Design (BCD) in the Banjar language, which is divided into 4 sessions (comprehensive cards, factor cards, impact cards, and good, bad cards). The target of the program is 8 youth posyandu cadres aged 10-18 years in Awang Besar Village. Evaluation is done at each session and in general (before and after the program is run). The results showed that there was an increase in teenagers' knowledge of 14.7% about early marriage, the target was able to think critically and increased understanding by 13.3%, the target was able to think broadly in looking at a challenge and was able to find a solution (15.0%), this occurred. Increased understanding of how to prevent early marriage by 17.8%. In general, there was an increase in adolescents' self-capacity by 19.4%. A culturally based BCD approach can increase adolescents' knowledge.
IMPLEMENTASI PLTS SISTEM OFF GRID SEBAGAI WUJUD MEDIA PEMBELAJARAN EFEKTIF PADA SISWA SMK CITRA HARAPAN KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Moranain Mungkin; Habib Satria; Asmah Indrawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20994

Abstract

Abstrak: Dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa mengenai renewable energy, SMK Citra Harapan di Kecamatan Percut Sei Tuan telah menjalankan program pengabdian. Fokusnya adalah memberikan edukasi langsung kepada siswa tentang renewable energy, terutama melalui pengenalan komponen dan instalasi PLTS sistem Off Grid. SMK Citra Harapan mengakui bahwa informasi elektronik belum sepenuhnya mampu mengimplementasikan ilmu yang disampaikan kepada siswa. Oleh karena itu, Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi melalui penggunaan modul trainer PLTS sistem Off Grid sebagai alat bantu media pembelajaran efektif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa secara langsung. Metode yang digunakan melibatkan 20 siswa SMK Citra Harapan dengan menggunakan modul trainer PLTS sistem Off Grid. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan, dilakukan angket dalam bentuk post-test. Hasilnya menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil dengan baik, terlihat dari persentase siswa yang menyatakan setuju sebanyak 75%, cukup setuju 25%, dan tidak ada yang menyatakan kurang setuju atau sangat tidak setuju. Ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap renewable energy setelah mengikuti program ini.Abstract: In an effort to enhance students' understanding of renewable energy, SMK Citra Harapan in Percut Sei Tuan Subdistrict has implemented a community service program. The focus is on providing direct education to students about renewable energy, particularly through the introduction of components and installation of Off-Grid PV systems. SMK Citra Harapan acknowledges that electronic information alone may not fully implement the knowledge conveyed to students. Therefore, this Community Partnership Program aims to provide education through the use of Off-Grid PV system trainer modules as an effective learning aid. This is expected to improve students' understanding directly. The method involves the participation of 20 students from SMK Citra Harapan using Off-Grid PV system trainer modules. To measure the success of the activity, a post-test questionnaire was conducted. The results show that this community service activity was successful, as indicated by the percentage of students who agreed being 75%, somewhat agreed 25%, with no one expressing disagreement or strong disagreement. This demonstrates a significant improvement in students' understanding of renewable energy after participating in this program.  
UPAYA PENINGKATAN TATA BAHASA INGGRIS DASAR MENGGUNAKAN APLIKASI ENGLISH LEARNING GRAMMAR BERBASIS ANDROID Titing Magfirah; Riyadh Arridha
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20156

Abstract

Abstrak: Membimbing siswa/i untuk menguasai tata bahasa Inggris sesuai dengan yang mereka butuhkan merupakan tantangan untuk para guru. Mempelajari grammar/tata bahasa bahasa Inggris cenderung dianggap sulit serta membosankan bagi kebanyakan siswa. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan tata bahasa Inggris dasar siswa/i MTs Negeri Fakfak menggunakan aplikasi learning English grammar berbasis Android. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pre test, penyampaian materi (pengenalan aplikasi English learning grammar), tanya jawab/kuis, praktik penggunaan aplikasi, dan post test. Kemudian, evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pembagian angket untuk mengetahui persepsi peserta dalam mengikuti kegiatan. Berdasarkan hasil pre test dan post test menunjukkan adanya peningkatan kemampuan tata bahasa Inggris dasar siswa dari skor rata-rata pada pre test (36.56) ke (70.62) pada post test. Ini berarti ada peningkatan skor rata-rata sebanyak 33.77. Hal ini juga sejalan dengan hasil angket mengenai persepsi siswa setelah pelaksanaan kegiatan. Rata-rata siswa (89%) menyatakan bahwa penggunaan aplikasi membuat mereka berminat dan tertarik untuk belajar tata bahasa Inggris dasar. Secara keseluruhan, para siswa merasa cukup puas and antusias mengikuti kegiatan pengabdian ini (91%). Disamping itu, hasil kegiatan ini juga dapat membentuk pemahaman siswa dalam belajar tata Bahasa Inggris dan menyediakan pengetahuan baru tentang pembelajaran grammar menggunakan aplikasi.Abstract: Guiding students to master English grammar according to their needs is a challenge for teachers. Studying English grammar tends to be considered difficult and boring for most students. Therefore, the aim of this community service activity is to improve the basic English grammar skills of MTSN Fakfak using an Android-based English grammar learning application. The implementation of this progam started with a pre-test, delivery of material (introduction to the English learning grammar application), quiz, practice using the application, and post-test. Then, evaluation of the implementation of the activity was carried out by distributing questionnaires to determine participants' perceptions of participating in the activity. Based on the results of the pre-test and post-test, it shows that there is an increase in students' basic English grammar skills from the average score on the pre-test (36.56) to (70.62) on the post-test. This means there is an increase in the average score of 33.77. This is also in line with the results of a questionnaire regarding student perceptions after following the activity. On average, students (89%) stated that using the application made them interested in learning basic English grammar. Overall, the students felt quite satisfied and enthusiastic about participating in this service activity (91%). Apart from that, the results of this activity can also shape students' understanding in learning English grammar and provide new knowledge about learning grammar using applications.
PRAKTIK PEMBUATAN SABUN BERBAHAN DASAR ALAMI DI PONDOK PESANTREN Aris Fadillah; Lia Mardiana; Hasniah Hasniah; Juwita Ramadhani; Nily Su'aida; Muhammad Fauzi; Karina Erlianti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26075

Abstract

Abstrak: Pada perkembangannya, kurikulum pada pesantren harus dapat menyiapkan santri untuk bisa berkiprah dan hidup di masyarakat, salah satunya adalah dengan melakukan wirausaha. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dalam pembuatan sabun berbasis ekstrak bahan alam, serta membuka peluang wirausaha. Mitra kegiatan adalah 76 santri putri tingkat menengah atas kelas XII. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan praktik, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa, dengan kenaikan nilai rata-rata dari 70,5 menjadi 95,61 (peningkatan nilai 25,11%). Evaluasi dengan metode kuis menunjukkan bahwa peserta dapat menerima materi dengan baik.. Kegiatan ini meningkatkan soft skill dan hard skill santri dalam produksi sabun berbahan alami.Abstract: In its development, the curriculum of Islamic boarding schools must be able to prepare the students to take part and live in society, one of which is through entrepreneurship. This program aims to increase student’s knowledge and skills in making natura based soap, and to inspire them on entrepreneurship ideas. Seventy-six high-school students participated. The methods used were lecturing, practical training, and evaluation. The results showed a significant increase in students' knowledge, with an increase in the average score from 70.5 to 95.61 point (increased by 25,11%). Evaluation through quiz method shows that the information was well received by participants. This program improves student’s soft skills and hard skills in the production of natural based soap.
PEMBERDAYAAN KADER DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN ANEMIA PADA IBU HAMIL Rizki Dyah Haninggar; Abbas Mahmud; Nurdiana Nurdiana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22023

Abstract

Abstrak: Kabupaten Mamuju memiliki cakupan pemberian Tablet Fe 72,7 %, tetapi jumlah penderita anemia pada ibu hamil masih tergolong cukup tinggi. Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah yang serius karena dapat menyebabkan keguguran (abortus), perdarahan saat persalinan, bayi lahir premature dan berat badan lahir rendah. Kader merupakan penghubung antara ibu hamil dengan tenaga kesehatan. Peningkatan pengetahuan pada kader diharapkan mampu menekan angka kejadian anemia. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan kader tentang anemia dan meningkatkan keterampilan kader dalam pemeriksaan kadar hemoglobin. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, pelatihan, diskusi interaktif, pemberian hibah alat dan pendampingan kader. Mitra utama pada kegiatan ini yaitu Puskesmas Binanga dan Kader Kesehatan (23 orang). Sementara pihak lain yang terlibat antara lain Pustu Tambi, Kepala Lingkungan Tambi dan Mahasiswa (4 orang). Evaluasi yang dilakukan berupa pre dan posttest serta simulasi pemakaian Hb Test. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu terjadi peningkatan pengetahuan kader tentang anemia dari 68,3 % menjadi 96,6 %, terjadi peningkatan keterampilan kader kesehatan tentang cara pemeriksaan kadar Hb, tersedianya alat Cek Hemoglobin.Abstract: Mamuju Regency has a Fe Tablet coverage of 72.2%, but the number of anemia sufferers among pregnant women is still quite high. Anemia in pregnancy is a serious problem because it can cause miscarriage, bleeding during childbirth, premature babies and low birth weight. Cadres are the liaison between pregnant women and health workers. It is hoped that increasing knowledge among cadres will be able to reduce the incidence of anemia. The aim of this activity is to increase cadres' knowledge about anemia and improve cadres' skills in checking hemoglobin levels. The methods used in this activity are counseling, training, interactive discussions, providing equipment grants and mentoring cadres. The main partners in this activity are the Binanga Community Health Center and Health Cadres (23 people). Meanwhile, other parties involved included Pustu Tambi, the Head of the Tambi Environment and students (4 people). The evaluation carried out is in the form of pre and posttests as well as a simulation of using the Hb Test. The results of this community service activity were an increase in cadres' knowledge about anemia from 68.3% to 96.6%, an increase in health cadres' skills regarding how to check Hb levels, and the availability of a Hemoglobin Check tool.
PENGEMBANGAN APLIKASI E-PSKS UNTUK PENGELOLAAN DATA POTENSI DAN SUMBER KESEJAHTERAAN SOSIAL PROVINSI JAWA TIMUR Sri Hidayati; Affifiana Prisyanti; Arip Ramadan; Chrisdion Andrew; Bagus Cahyo Sulistiyo; Arcadius Obaja Naarie; Irfan Yasin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.21043

Abstract

Abstrak: Dalam era digital yang terus berkembang, pemanfaatan teknologi informasi telah menjadi faktor kunci bagi Dinas Sosial dalam meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan penyediaan layanan kepada masyarakat dalam program-program kesejahteraan sosial. Namun, sebagian besar Dinas Sosial masih sangat mengandalkan prosedur pelaporan manual atau sistem yang tidak terintegrasi dengan baik. Sehingga perlu dilakukan kegiatan untuk mengatasi permasalahan ini. Kegiatan tersebut dibuat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan melakukan pengembangan aplikasi website pendataan e-PSKS. Pada pengembangan pertama, website aplikasi e-PSKS dibuat untuk 4 pilar antara lain TKSK, LSM, PSM, dan Karang Taruna. Semua pilar tersebut merupakan bagian dari Dinas Provinsi Jawa Timur yang mewakili setiap kabupaten/kota. Pengembangan aplikasi e-PSKS dilakukan oleh mahasiswa sistem informasi yang bertujuan untuk membuat sistem pelaporan yang terintegrasi. Terdapat beberapa kegiatan koordinasi dengan perwakilan pilar PSKS dilakukan, salah satunya pelatihan penggunaan aplikasi e-PSKS JATIM dengan fitur detail profil dan pelaporan harian maupun pelaporan bulanan. Dimana dari hasil kuesioner mitra dan perwakilan pilar yang merupakan ukuran evaluasi didapatkan sebanyak 96% memberikan feedback dengan predikat sangat baik. Terdapat beberapa masukan perbaikan fitur aplikasi sesuai kebutuhan mitra yang diberikan oleh mitra untuk pengembangan aplikasi pilar selanjutnya, harapan aplikasi dapat diimplementasikan secara real time untuk pendataan e-PSKS oleh Dinas Sosial Jawa Timur.Abstract: In the digital era that continues to develop, the use of information technology has become a key factor for Social Service in increasing efficiency, accessibility, and provision of services to the community in social welfare programs. However, most Social Services still rely heavily on manual reporting procedures or systems that are not well integrated. So activities need to be carried out to overcome this problem. This activity was created in the form of community service by developing an e-PSKS data collection website application. In the first development, the e-PSKS application website was created for 4 pillars, including TKSK, LSM, PSM, and Karang Taruna. All of these pillars are part of the East Java Provincial Service which represents each district/city. The development of the e-PSKS application was carried out by information systems students to create an integrated reporting system. Several coordination activities were carried out with PSKS pillar representatives, one of which was training in using the JATIM e-PSKS application with detailed profile features and daily and monthly reporting. Where from the results of the partner questionnaire and pillar representatives, which is an evaluation measure, it was found that 96% gave feedback with a very good rating. There are several suggestions for improving application features according to partner needs provided by partners for further pillar application development. It is hoped that the application can be implemented in real-time for e-PSKS data collection by the East Java Social Service.  
PELATIHAN PEMBUATAN AROMATHERAPY DARI TANAMAN KAYU PUTIH UNTUK DIVERSIFIKASI PRODUK Fandro Armando Tasijawa; Vanny Leutualy; Goldy Valendria Nivaan; Joan Herly Herwawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19981

Abstract

Abstrak: Aroma minyak kayu putih sangat bermanfaat bagi kesehatan. Khasiat ini belum dioptimalkan di wilayah Pulau Buru sebagai penghasil tanaman kayu putih terbesar di Maluku melalui diversifikasi produk. Sehingga pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan melatih keterampilan mitra dalam membuat aromaterapi. Metode yang digunakan yaitu pelatihan kepada 10 peserta melalui materi, simulasi dan tanya jawab terkait pembuatan aromaterapi, pendampingan secara langsung maupun video termasuk label produk dan pemasaran online, serta monitoring evaluasi yang melibatkan pemerintah desa kepada 10 orang pekerja ketel di Desa Wamlana, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Hasil yang telah dicapai dalam kegiatan ini yaitu nilai pre-test meningkat dari 81 menjadi 92 pada post-test dengan hasil observasi praktik mandiri 94. Selain itu, produk aromaterapi yang siap dipasarkan juga telah tersedia dengan kemasan produk. Peningkatan pengetahuan dan hasil observasi dengan kategori baik menunjukkan peserta sudah memahami diversifikasi produk aromaterapi dan bagaimana komposisi pembuatannya. Sehingga pengembangan produk perlu dilakukan evaluasi monitoring agar tetap memberi kontribusi dan dampak berkelanjutan.Abstract: The health benefits of eucalyptus oil are significant, yet these advantages remain underutilized in the Buru Island region, which stands as the largest producer of eucalyptus plants in Maluku. The potential for product diversification has not been fully explored. This service is designed to address this gap by training partners to diversity their products, particularly focusing on aromatherapy. The training method involved instructing 10 participants through materials, simulations, and a Q&A session related to aromatherapy production. The training included both direct and video assistance, encompassing aspects such as product labelling and online marketing. Evaluation monitoring, involving the village government, was conducted for 10 boiler workers in Wamlana Village, Buru Regency, Maluku Province. The results of this activity were noteworthy. The pre-test scores increased from 81 to 92 in the post-test, with an independent practice observation yielding a score of 94. Additionally, ready-to-market aromatherapy products, complete with packaging, were successfully developed. The improvement in knowledge and observation, falling into the ‘good’ category, indicates that participant now comprehend the diversification of aromatherapy products and the production process. To ensure sustainability and ongoing positive impact, it is crucial to monitor and evaluate product development continually. This will help maintain a steady contribution to the community and beyond.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN KETERAMPILAN DIVERSIFIKASI PENGOLAHAN IKAN NILA DAN PEMASARAN PRODUK DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Fitriyana Fitriyana; Irman Irawan; Ita Zuraida; Andi Nurasikin; Bagus Fajar Pamungkas; Adlina Ardhanwinata; Fatimah Jahrah; Nur Rinni Rahman; Muhamad Rifai
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25396

Abstract

Abstrak: Desa Loa Kulu Kota merupakan daerah yang mempunyai potensi perikanan yang sangat besar dalam usaha budidaya, dimana komoditas ikan yang mendominasi data produksi adalah ikan nila (Oreochromis niloticus). Selama ini ikan nila hanya dipasarkan keberbagai daerah di Kabupaten Kutai Kartanegara dalam keadaan hidup/segar, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan nilai jual komoditas tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat Desa Loa Kulu Kota tentang manfaat dan cara mengolah ikan nila menjadi produk olahan unggulan seperti (ajifurai, bakso ikan, dan kue ikan), memberikan pemahaman akan pentingnya pengemasan produk yang baik dan memberi pengetahuan terkait pemasaran produk yang efektif dan efisien. Sasaran dari kegiatan ini adalah istri pelaku usaha budidaya keramba dan pelaku UMKM setempat, kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 02 Oktober 2022 di Desa Loa Kulu Kota dan dihadiri sebanyak 30 orang. Metode pelatihan yang dilaksanakan terdiri dari penyampaian materi, diskusi atau tanya jawab, dan demonstrasi pengolahan (praktik). Hasil kegiatan menunjukkan masyarakat Desa Loa Kulu Kota sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan dilihat dari jumlah kehadiran dan keaktifan peserta, dari yang sebelumnya warga kurang kreatif menjadi lebih kreatif dalam memvariasikan produk olahan berbahan baku ikan nila seperti produk olahan yang sudah di praktekkan dan didampingi langsung oleh tim pengabdi diantaranya ajifurai, fish ball, dan fish cake. Dari yang sebelumnya warga menyepelekan proses pengemasan produk kini warga menjadi lebih paham akan pentingnya pengemasan produk selain sebagai daya tarik pengemasan produk yang baik dan sesuai standar dapat menambah usia ketahanan pangan, serta warga menjadi lebih paham pentingnya strategi pemasaran untuk mencapai kesusksesan dalam penjualan produknya.Abstrack: Loa Kulu Kota Village is an area that has enormous fisheries potential in cultivation, where the fish commodity that dominates production data is tilapia (Oreochromis niloticus). So far, tilapia fish have only been marketed to various areas in Kutai Kartanegara Regency alive/fresh, so efforts are needed to increase the selling value of this commodity. This activity aims to provide knowledge to the people of Loa Kulu Kota Village about the benefits and how to process tilapia into superior processed products such as (ajifurai, fish balls and fish cakes), provide an understanding of the importance of good product packaging and provide knowledge related to product marketing. effective and efficient. The targets of this activity were the wives of cage cultivation businesses and local MSMEs. This training activity was held on October 2 2022 in Loa Kulu City Village and was attended by 30 people. The training method implemented consists of delivering material, discussion or question and answer, and processing demonstrations (practice). The results of the activity show that the people of Loa Kulu Kota Village are very enthusiastic in participating in training activities seen from the number of participants attending and active. From previously the residents were less creative to becoming more creative in varying processed products made from tilapia fish, such as processed products that have been practiced and accompanied directly by the service team includes ajifurai, fish ball, and fish cake. From previously residents taking the product packaging process for granted, residents now understand more about the importance of product packaging apart from being attractive, good product packaging that meets standards can increase food security, and residents understand more about the importance of marketing strategies to achieve success in selling their products.
KELOMPOK PENDAMPING REMAJA SEHAT NASYIATUL 'AISYIYAH KABUPATEN GOWA Nurdiana Nurdiana; Erni Erni; Zulkifli Zulkifli; Irfana Irfana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.23779

Abstract

Abstrak: Pelayanan kesehatan reproduksi remaja bertujuan untuk mencegah dan melindungi remaja dari perilaku seksual berisiko yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi. Kurangnya edukasi dapat memicu terjadinya hal-hal yang tak diinginkan, diantaranya penyakit seksual menular, kehamilan di usia muda, hingga aborsi yang dapat mengakibatkan morbiditas bahkan mortalitas ibu. Tujuan kegiatan meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi melalui pembentukan kelompok Pendamping Remaja Sehat Nasyiatul ‘Aisyiyah kabupaten Gowa. Metode yang digunakan dengan ceramah, tanya jawab, diskusi dan praktik konseling. Mitra kegiatan adalah pimpinan daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah Kabupaten Gowa berjumlah 45 orang. Metode evaluasi yang digunakan adalah dengan mengukur tingkat pengetahuan peserta dengan memberikan pertanyaan melalui angket. Hasil evaluasi disimpulkan telah terbentuk 2 Kelompok Pendamping Remaja Sehat dan terdapat peningkatan pengetahuan kader dimana sebelumnya didapatkan gambaran pengetahuan peserta berada di kategori kurang sejumlah 21 peserta (47%), kategori cukup 18 peserta (40%) dan kategori baik 6 peserta (13%) tetapi setelah pemberian materi meningkat yakni di ketegori pengetahuan baik sebanyak 28 orang (62%), cukup sebanyak 15 orang (33%) dan 2 peserta dengan kategori kurang (5%).Abstract: Adolescent reproductive health services aim to prevent and protect adolescents from risky sexual behavior that can affect reproductive health. Lack of education can trigger undesirable things, including sexually transmitted diseases, pregnancy at a young age, and abortion which can result in maternal morbidity and even mortality. The activity aims to increase adolescent knowledge about reproductive health by forming the Nasyiatul 'Aisyiyah Healthy Adolescent Assistance group in the Gowa district. The methods used is lecture, question and answer, discussion, and counseling practice. The activity partners are 45 regional leaders of Nasyiatul 'Aisyiyah, Gowa Regency. The evaluation method used is to measure the participant's level of knowledge by asking questions through a questionnaire. The results of the evaluation concluded that 2 Healthy Youth Assistance Groups had been formed and there was an increase in cadre knowledge where previously it was found that the knowledge of participants was in the poor category with 21 participants (47%), 18 participants (40%) in the sufficient category and 6 participants in the good category (13%) but after providing the material it increased, namely in the good knowledge category as many as 28 people (62%), as many as 15 people (33%) and 2 participants in the poor category (5%).