cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
OPTIMALISASI PENGELOLAAN KEUANGAN DAN PENGUATAN LITERASI KEUANGAN PADA BADAN USAHA MILIK DESA Hanif Fadhlillah; Hanifiyah Yuliatul Hijriah; Himmatul Kholidah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26606

Abstract

Abstrak: BUMDes adalah instrumen yang mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Namun, pengelolaan keuangan yang kurang optimal dan rendahnya literasi keuangan di tingkat desa seringkali menjadi kendala dalam mencapai tujuan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi strategi untuk mengoptimalkan pengelolaan keuangan BUMDes melalui penguatan soft skill maupun hard skill peserta yang diterima melalui rangkaian pendampingan ini. Hal ini tergambar melalui metode kegiatan berupa pelaksanaan pendampingan pengelolaan keuangan dan literasi keuangan kepada 25 peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota BUMDes, perangkata desa serta masyarakat sekitar Desa Suwayuwo Jawa Timur. Adapun peserta kegiatan ini mengikui tahapan pre-test, penyampaian materi dan pendampingan praktik langsung, dan post-test sekaligus survey evaluasi terkait materi pengelolaan keuangan BUMDes dan literasi keuangan yang memuat keseluruhan 20 pertanyaan. Data yang dikumpulkan juga didukung dengan tahapan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terkait pengelolaan keuangan BUMDes. Hasil yang telah dicapai dari hasil pre-test dibandingkan dengan hasil post-test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata sebesar 2,07 persen melalui materi yang disampaikan. Implementasi pendampingan ini dapat mendorong optimalisasi pengelolaan keuangan serta peningkatan literasi keuangan yang ditunjukkan melalui penerapan sistem pencatatan dan pelaporan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel, peningkatan kapasitas pengelola BUMDes serta integrasi teknologi informasi dalam proses pengelolaan keuangan baik bagi BUMDes maupun secara individu.Abstract: BUMDes is an instrument that supports sustainable economic development. However, suboptimal financial management and low financial literacy at the village level often become obstacles in achieving those goals. This activity aims to identify and evaluate strategies to optimize BUMDes financial management through strengthening the soft skills and hard skills of participants received through this series of mentoring. This is illustrated through the activity method in the form of implementing financial management and financial literacy assistance to 25 participants consisting of BUMDes administrators and members, village officials and the community around Suwayuwo Village, East Java. The participants of this activity took part in the pre-test stages, delivery of materials and direct practical mentoring, and post-test as well as an evaluation survey related to BUMDes financial management and financial literacy materials containing a total of 20 questions. Data was collected through in-depth interviews, observations, and analysis of documents related to the financial management of BUMDes. The pre-test results compared to the post-test show that there is an average increase of 2.07 percent through the material presented. The implementation of this training can encourage the optimization of financial management and increase financial literacy as demonstrated through the implementation of a more transparent and accountable financial recording and reporting system, increasing the capacity of BUMDes managers and integrating information technology in the financial management process for both BUMDes and individuals.
SOSIALISASI BAHAYA OBESITAS DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DI SALAH SATU DESA KABUPATEN TANGERANG Ari Yuniarto; La Ode Akbar Rasydy; Nasrullah Nasrullah; Nadila Melva Anggraeni; Devi Ika Lianti; Elsi Widiarti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24325

Abstract

Abstrak: Obesitas didefinisikan sebagai pengumpulan lemak yang tidak normal yang membahayakan kesehatan manusia. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi masyarakat di salah satu desa di Tangerang, mengenai pentingnya pemahaman sejak dini bahaya obesitas terhadap kesehatan. Kegiatan diawali dengan sosialisasi, pencatatan identitas, pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pengukuran kadar gula darah, tekanan darah, dan IMT pada peserta yang berjumlah 25 orang, serta diakhiri dengan pengisian survey kepuasan. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim pengabdian kepada masyarakat, 13 orang memiliki IMT normal, 1 orang overweight, dan 11 orang obesitas. Pemeriksaan tekanan darah di masyarakat diperoleh hasil 4 orang memiliki tekanan darah normal, 8 orang pra hipertensi, 5 orang hipertensi stadium 1, dan 8 orang hipertensi stadium 2. Pemeriksaan kadar gula darah, 24 orang memiliki kadar gula darah normal, dan 1 orang memiliki kadar gula darah tinggi. Survey kepuasan yang kami dapatkan adalah mencapai 98%. Informasi yang diberikan kepada masyarakat mengenai bahaya obesitas diharapkan dapat dipahami dengan baik dan upaya pencegahan obesitas harus dilakukan sejak dini dengan memperbaiki pola hidup, memperhatikan pola makan, dan meningkatkan aktivitas fisikAbstract: Obesity is defined as an abnormal accumulation of fat that endangers human health. This service aims to educate the community in one of the villages in Tangerang about the importance of understanding from an early age the dangers of obesity on health. The activity began with socialization, identity recording, and free health checks which included measuring blood sugar levels, blood pressure and BMI for 25 participants, and ended with filling out a satisfaction survey. Based on the results of examinations carried out by the community service team, 13 people had a normal BMI, 1 person was overweight, and 11 people were obese. Blood pressure checks in the community showed that 4 people had normal blood pressure, 8 people were pre-hypertensive, 5 people had stage 1 hypertension, and 8 people had stage 2 hypertension. Blood sugar levels were checked, 24 people had normal blood sugar levels, and 1 had high blood sugar. The satisfaction survey we got was 98%. It is hoped that the information provided to the public regarding the dangers of obesity can be well understood and efforts to prevent obesity must be made early by improving lifestyle, paying attention to diet and increasing physical activity.
PELATIHAN LEADERSHIP PROJECT DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN ORASI, PIDATO DAN DEBAT I Putu Yoga Bumi Pradana; Nadia Sasmita Wijayanti; Made Ngurah Demi Andayana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22859

Abstract

Abstrak: Kepemimpinan merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dikuasai oleh setiap individu. Oleh sebab itu Permendikbudristek No. 56/M/2022 memuat kegiatan kurikulum berbasis projek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan pemahaman karakter peserta didik. Mahasiswa dirancang untuk dapat bersaing di dunia kerja sehingga membutuhkan karakter kepemimpinan yang kuat. Kepercayaan diri dan komunikasi merupakan unsur penting dalam kepemimpinan. Kegiatan ini merupakanTujuan kegiatan Leadership Project melalui adalah memberikan pelatihan orasi, pidato, dan debat. Kegiatan ini berlangsung selama 6 hari dengan metode hybrid learning. Metode yang digunakan menggunakan ceramah, diskusi, drill method, dan lomba sebagai evaluasi. Sasaran kegiatan ini merupakan mahasiswa Semester I dan III kemudian diikuti oleh 30 mahasiswa. Sistem evaluasi yang digunakan dalam kegiatan ini adalah survey pemahaman partisipan atas materi dan praktek yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Hasil evaluasi awal atas survey pemahaman mahasiswa mengungkapkan adanya peningkatan pemahaman mengenai kepemimpinan sebesar 98%, kemudian peningkatan pengetahuan mengenai orasi, pidato dan debat sebesar 95%, mahasiswa juga mengalami peningkatan ketrampilan berkomunikasi sebesar 92%, dan meningkatkan kepercayaan diri sebsar 93%. Sementara hasil evaluasi akhir. Hasil evaluasi menunjukkan 95% mahasiswa mengalami peningkatan dalam ketrampilan orasi, pidato, dan debat. Abstract: Leadership is a crucial competency that every individual must master. Hence, Permendikbudristek No. 56/M/2022 includes a curriculum of project-based activities designed to strengthen the achievement of competencies and understanding of students' character traits. Students are prepared to compete in the job market and thus require strong leadership characteristics. Self-confidence and communication are essential elements of leadership. The Eqolium Leadership Project aims to provide training in oratory, public speaking, and debate. This activity takes place over six days using a hybrid learning method. The methods employed include lectures, discussions, the drill method, and competitions for evaluation. The target participants are first and third-semester students, with a total of 30 students participating. The evaluation system used in this activity is a survey assessing the participants' understanding of the material and practices provided during the event. Initial evaluation results from the survey on students' understanding revealed a 98% improvement in leadership knowledge, a 95% increase in knowledge about oratory, public speaking, and debate, a 92% improvement in communication skills, and a 93% increase in self-confidence. Meanwhile, the final evaluation results show that 95% of students improved their skills in oratory, public speaking, and debate.
PEMBERDAYAAN KADER UNTUK PEMANTAUAN MAKANAN TAMBAHAN DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN IBU HAMIL KURANG ENERGI KRONIS Melinda Rosita Wariyaka; Diyan Maria Kristin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19628

Abstract

Abstrak: Ibu hamil dengan kurang energi kronis membutuhkan pendamping untuk menolong mereka dalam berusaha meningkatkan status gizi selama kehamilan. Program pemberian makanan tambahan yang diberikan kepada ibu hamil tidak optimal dalam memastikan bahwa konsumsi hanya untuk ibu dan apakah dihabiskan oleh ibu sendiri. Perlunya pemberdayaan kader untuk memantau pemberian makanan tambahan untuk memastikan hal diatas. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan sikap dan kader dalam memantau pemberian makanan tambahan pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pendampingan penggunaan instrumen pemantauan makanan tambahan. Evaluasi Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan lebih dari 80 persen jumlah kader yang memiliki memiliki pengetahuan dan sikap yang baik terhadap penggunaan instrumen pemantauan makanan tambahan pada ibu hamil kurang energi kronis.Abstract: Pregnant women with chronic energy deficiency need a companion to assist them in fighting so that they can improve their nutritional status during pregnancy, the supplementary food program given to pregnant women is not optimal in ensuring that consumption is only to the mother and whether it is spent. The a need to empower cadres to monitor the provision of additional food to pregnant women. The purpose of community service activities is to increase the knowledge of attitudes and cadres in monitoring supplementary food in pregnant women. Methods of socialization and assistance in the use of monitoring instruments. The results showed an increase in the number of cadres who had good knowledge and attitudes toward more than 70 percent of the use of supplementary food monitoring instruments in chronically energy-deficient pregnant women.
PEMBERDAYAAN MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI PERATURAN PERTANDINGAN PENCAK SILAT TAHUN 2022 DI UNIT KEGIATAN MAHASISWA Muhammad Saleh; Bachtiar Bachtiar; Fahmi Maulana; Diki Hermawan; Firman Nur Hakim
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21796

Abstract

Abstrak: Cita-cita besar Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) agar pencak silat dapat berlaga di gelanggang Olimpiade, maka disahkannya peraturan pertandingan pencak silat terbaru tahun 2022, sehingga peraturan tersebut dapat digunakan dalam pertandingan pencak silat. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengimplementasikan peraturan pertandingan pencak silat tahun 2022 kedalam pertandingan baik kategori tanding ataupun kategori seni sehingga kemamuan softskill dan hardskill pesilat dalam bertanding dapat meningkat. Pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode simulasi, bermain peran (role play), dan tanya jawab. Partisipan dalam pengabdian ini 25 orang anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci. Sebagai capaian dan evaluasi dari kegaitan pengabdian ini dilihat dari hasil praktik serta pre-test dan post-test melalui google form dengan dua indikator (kognitif dan psikomotor) Hasil kegiatan ini dilihat dari praktik, pre-test dan post-test yang telah diberikan, pesilat sangat memahami dan dapat mengiplementasikan pada saat bertandin. Rata-rata kenaikan sebesar 109%, dengan demikian pesilat paham akan peraturan terbaru. Pentingnya implementasi peraturan pencak silat terbaru ini dapat menjadi wawasan dan bekal bagi pesilat pada saat bertanding, sehingga pesilat mempu bertanding dengan dengan maksimal.Abstract: The big aspiration of the General Manager of the Indonesian Pencak Silat Association (PB IPSI) is that pencak silat can compete in the Olympic arena, so the latest pencak silat competition regulations in 2022 were passed, so that these rules can be used in pencak silat competitions. The purpose of this service is to implement the rules of the 2022 pencak silat competition into both the sparring category and the art category. The implementation of this service uses simulation methods, role play, and question and answer. Participants in this service were 25 members of the Tapak Suci Student Activity Unit (UKM). As an achievement and evaluation of this service activity, it can be seen from the results of practice as well as pre-test and post-test through google form. The results of this activity are seen from the practice, pre-test and post-test that have been given, pesilat really understands and can implement when tandin. The average increase is 109%, thus the fighters understand the latest regulations. The importance of implementing the latest pencak silat regulations can be an insight and provision for fighters when competing, so that pesilat can compete optimally.
PELATIHAN ECOBRICK SEBAGAI SOLUSI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK DALAM RANGKA PEMBINAAN KAMPUNG SALAI (SAMPAH BERNILAI) Vivi Filia Elvira; Chaerunnisa AR; Sitti Badrah; Ratno Adrianto; Ika Wulan Sari; Akhmad Dzikri; Reza Nur Fahmi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20408

Abstract

Abstrak: Ecobrick menjadi salah satu upaya pengolahan sampah plastik yang solutif dan pemanfaatannya dapat digunakan menjadi aneka ragam benda yang bernilai ekonomi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengelola sampah dari rumah, memberdayakan masyakarat dalam menghasilkan produk yang berasal dari sampah plastik menjadi barang atau benda yang dapat dijual dan dipergunakan kembali. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam tiga tahap, meliputi tahap persiapan, tahap sosialisasi dan simulasi, serta tahap akhir yaitu monitoring dan evaluasi mengenai komitmen keberlanjutan program di wilayah RT 26 Kelurahan Rapak Dalam. Hasil dari pengabdian masyarakat adalah penurunan jumlah sampah plastik tidak terolah yang berimplikasi terhadap semakin besarnya kesadaran warga RT 26 dalam pengelolaan sampah, serta dapat menjadi pilot project dan best practice pengelolaan sampah kawasan perumahan. Pelatihan ecobrick dihadiri sebanyak 35 orang diantaranya 2 orang perwakilan Kelurahan Rapak Dalam, Ketua RT 26, Wakil Dekan 2 FKM Unmul, Ketua PKK RT 26, dan anggota PKK. Simpulan dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah plastik menjadi ecobricks dilihat dari hasil pre-posttest sebesar 3,6 %. Masyarakat sangat antusias mengikuti pelatihan terlihat dari aktifnya sesi diskusi masyarakat bertanya mengenai materi yang telah disampaikan.Abstract: Ecobricks are one of the efforts to process plastic waste that is solutive and its use can be used into a variety of objects of economic value. The purpose of this service is to improve the skills of PKK mothers in managing waste from home, empowering the community in producing products derived from plastic waste into goods or objects that can be sold and reused. The community service method is carried out in three stages, including the preparation stage, socialization and simulation stages, and the final stage, namely monitoring and evaluation of program sustainability commitments in the RT 26 Rapak Dalam Village area. The result of community service is a decrease in the amount of untreated plastic waste which has implications for the greater awareness of RT 26 residents in waste management, and can be a pilot project and best practice for waste management in residential areas. The ecobrick training was attended by 35 people including representatives of Rapak Dalam Village, Chairman of RT 26, Vice Dean 2 of FKM Unmul, Chairman of PKK RT 26, and members of PKK. The conclusion of this activity is an increase in public knowledge about plastic waste management into ecobricks as seen from the pre-posttest results of 3.6%. The community was very enthusiastic about participating in the training, as can be seen from the active discussion session of the community asking about the material that had been delivered.
UPGRADING RELIGIUSITAS PADA KOMUNITAS MUSLIM MIGRAN DI HONGARIA MELALUI HAFALAN, STORRYTELLING, DAN SARASEHAN Hazim Hazim; Achmad Hidayatullah; Nurul Musdholifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.23435

Abstract

Abstrak: Iklim spiritualitas yang gersang di Hongaria menuntut aktifis dakwah untuk mengambil peran dalam membangun suasana yang religius. Untuk itu, pengadian pada Masyarakat di negara ini diwujudkan dalam bentuk “Upgrading religiusitas bagi Warga Negara Indonesia yang Muslim”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan religiusitas bagi warga Muslim Indonesia. Pelaksanaannya dilakukan secara serempak baik peserta kategori anak-anak maupun dewasa dengan total sebanyak 68 orang. Rangkaian kegiatan kategori anak mencakup pendampingan hafalan surat-surat pendek dan storytelling kisah-kisah Islami. Sedangkan format kegiatan untuk kategori dewasa dalam bentuk Sarasehan. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan bahwa religiusitas anak pada dimensi knowledge meningkat sebanyak 22.5%. Dimensi yang sama untuk kategori dewasa mengalami peningkatan sebesar 12,28%. Rekomendasinya adalah perlu diadakan kegiatan pembalajaran baca tulis dan hafalan alquan untuk kategori anak secara intensif, serta kegiatan upgrading religiustas secara periodik untuk memberikan treatment pada dimensi religiusitas yang lebih komprehensif.Abstract: The arid spirituality in Hungary requires dakwah activists to take actions in building a positive religious atmosphere. For this reason, it is necessary to conduct an "Upgrading religiosity for Muslim Indonesian Citizens". This event aims to increase religiosity among Indonesian Muslims. The implementation was carried out simultaneously including children and adult categories with a total of 68 participants. The series of activities for the children's category consisted of memorizing short chapters of the Holly Quran, and Islamic storrytelling. Meanwhile, the adult category is formatted in the form of a workshop. The results of this activity show that children's religiosity in the knowledge dimension increased by 22.5%. The same dimension for the adult category experienced a rise to 12.28 %. The recommendation of this event is to provide a holy Quran learning service for the children intensively, as well as to carry out similar programs like the “upgrading religiosity” periodically to provide more comprehensive treatment of the religiosity dimensions.
SOSIALISASI PENGOLAHAN LIMBAH KULIT KOPI MENJADI TEH CASCARA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT Dedi Setiadi; Syerina Raihatul Jannah; Willy Wijayanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26598

Abstract

Abstrak: Masyarakat desa Talang Pagar Agung menggantungkan penghasilan dari menjual biji kopi, ketika musim kopi datang. Selama ini limbah kulit kopi hanya dibiarkan menumpuk di pekarangan rumah penduduk tanpa pengelolaan yang baik sehingga mencemari lingkungan, Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan baru bagaimana cara mengolah limbah kulit kopi menjadi produk yang memiliki nilai jual yaitu teh cascara, sehingga bisa meningkatkan penghasilan petani. Peserta kegiatan ini yaitu masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Maju Jaya Sejahtera di desa Talang Pagar Agung. Metode yang digunakan pada kegiatan ini, dengan tahapan-tahapannya yaitu Analisis kebutuham, Perancangan, Sosialisasi dan Pendampingan serta Evaluasi dengan indikatornya yaitu masyarakat mengetahui dan dapat mengolah limbah kulit kopi menjadi teh cascara dengan baik. Secara keseluruhan, evaluasi menunjukkan bahwa program sosialisasi dan pendampingan ini berhasil mencapai tujuannya, terlihat dari peningkatan yang baik dari nilai pretest 9,09% sebelum sosialisasi dan setelah sosialisasi dengan nilai posttest 100%, dimana semua peserta menjadi kenal dengan teh cascara. Abstract: The people of Talang Pagar Agung village depend on income from selling coffee beans, when the coffee season comes. So far, coffee skin waste has only been left to pile up in people's yards without proper management, thus polluting the environment. This community service activity aims to provide new knowledge and skills on how to process coffee skin waste into products that have a selling value, namely cascara tea, so that it can increase farmers' income. Participants in this activity are people who are members of the Maju Jaya Sejahtera farmer group in Talang Pagar Agung village. The method used in this activity, with its stages, namely Needs Analysis, Design, Socialization and Mentoring and Evaluation with indicators that the community knows and can process coffee skin waste into cascara tea properly. Overall, the evaluation shows that this socialization and mentoring program has succeeded in achieving its goals, as seen from the good increase from the pretest value of 9.09% before socialization and after socialization with a posttest value of 100%, where all participants became familiar with cascara tea.
OPTIMALISASI PERAN ORANG TUA DAN GURU DALAM KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEHAMILAN DINI Alfaina Wahyuni; Sri Sumaryani; Fitnaningsih E. Cahyawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26342

Abstract

Abstrak: Kasus pernikahan usia dini banyak terjadi di berbagai penjuru dunia dengan berbagai latarbelakang. Kehamilan dini pada usia kurang dari 20 tahun merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang memberikan resiko tinggi dan berbagai penyulit baik pada ibu maupun pada bayi. Berbagai permasalahan dampak kehamilan usia dini masih belum banyak dipahami oleh remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, sehingga diharapkan orang tua dan guru di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Al-Islamiyah Grojogan dapat secara aktif dan mandiri dalam menjaga serta melakukan pendampingan terhadap siswa-siswi dari pergaulan bebas, sehingga dapat menekan angka kematian ibu dan bayi, serta mencegah stunting yang berkaitan dengan kehamilan usia dini. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa seminar kesehatan reproduksi untuk mencegah kehamilan dini, pendampingan, edukasi kesehatan, dan pemecahan masalah tentang kesehatan reproduksi yang benar. Mitra pengabdian masyarakat ini merupakan representasi dari para orang tua dan guru di lingkungan sekolah yang berjumlah 35 orang peserta, terdiri dari 19 orang tua dan 16 orang guru. Kegiatan didahului dengan pengisian pretest dan diakhiri dengan postest guna mengukur peningkatan pengetahuan materi penyuluhan. Berdasarkan hasil pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 7%. Harapannya setelah pelatihan ini, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan sehingga lebih memahami tentang perubahan tubuh yang terjadi pada remaja, pentingnya komunikasi terbuka, menciptakan lingkungan yang mendukung untuk diskusi yang nyaman, membimbing anak-anak mereka untuk berperilaku sehat, dan menghindari perilaku berisiko.Abstract: Cases of early marriage occur in many places of the world, with diverse backgrounds. Early pregnancy at the age of less than 20 years is a reproductive health issue that puts both the mother and the baby at risk and can lead to a variety of difficulties. Adolescents still lack a thorough understanding of the various issues surrounding the effects of early pregnancy. This activity aims to increase knowledge about reproductive health so that parents and teachers at Al-Islamiyah Grojogan Elementary Madrasah can actively and independently protect and assist students from free association, thereby reducing maternal and infant mortality rates and preventing stunting caused by early pregnancy. Community service activities include reproductive health seminars to avoid early pregnancy, as well as help, health education, and problem-solving related to proper reproductive health. The community service partners are representatives of parents and teachers in the school setting, with a total of 35 participants (19 parents and 16 teachers). The exercise began with a pretest and concluded with a posttest to assess the gain in knowledge of the counseling material. The pretest and posttest findings indicated a 7% improvement in knowledge. It is hoped that after this training, they will be able to apply their knowledge to better understand the physical changes that occur in adolescents, the importance of open communication, creating a supportive environment for comfortable discussions, guiding their children to behave healthily, and avoiding risky behavior. 
OPTIMALISASI PERAN DAN FUNGSI KADER MELALUI PELATIHAN KADER POSYANDU, POSBINDU & PKK KELURAHAN BENCONGAN INDAH Martina Pakpahan; Chatarina Guinda Diannita; Ni Gusti Ayu Eka; Marianna Gadis Tompunu; Evanny Indah Manurung
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24519

Abstract

Abstrak: Kelurahan Bencongan Indah mengajukan permintaan untuk diberikan pelatihan kader PKK, Posyandu dan Posbindu guna meningkatkan kemampuan dan motivasi kader dalam peran dan fungsinya di pelayanan kesehatan. Kunjungan masyarakat ke pelayanan Posyandu/Posbindu dinilai belum optimal, yaitu sebanyak 30-50 orang/bulan, sedangkan jumlah kader sebanyak 5-6 per RW dirasa kurang untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. Pelatihan bertema ‘Optimalisasi peran dan fungsi kader Posyandu, Posbindu & PKK Kelurahan Bencongan Indah, dilaksanakan pada 30 Mei 2024 di kantor kelurahan Bencongan Indah. Kegiatan diselenggarakan oleh Fakultas Keperawatan Universitas Pelita Harapan, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Kader Posyandu, Posbindu dan PKK dalam menjalankan peran dan fungsinya mewujudkan Kemandirian Kesehatan yang berkelanjutan. Kegiatan diikuti 37 peserta, dengan karakteristik mayoritas peserta yaitu: perempuan (100 %), tingkat pendidikan SMA/SMK (54,1%), usia 19-70 tahun dengan rerata umur 55,11 tahun, Ibu rumah tangga (54,1%), lama menjadi kader ≤ 5 tahun (56,76%), dan memiliki pengalaman pelatihan (67,57%). Gambaran pengetahuan peserta sebelum edukasi memiliki nilai pretest 60,54, dan setelah edukasi memiliki nilai post-test sebesar 71,67. Terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 33,8. Hasil uji T test dependent menunjukan p-value 0,001. Hal ini membuktikan bahwa edukasi berdampak dalam meningkatkan pengetahuan peserta. Optimalisasi peran dan fungsi kader melalui pelatihan dapat rutin dilakukan. Abstract: Kelurahan Bencongan Indah requested training for PKK, Posyandu, and Posbindu cadres to boost their ability and motivation in their roles and functions in health services. Community visits to Posyandu/Posbindu services are deemed insufficient, with 30-50 individuals per month, while the number of cadres of 5-6 per RW needs to be considered adequate to deliver optimal health care. The training, titled "Optimizing the role and function of Posyandu, Posbindu, and PKK cadres in Bencongan Indah," occurred on May 30, 2024, at the Bencongan Indah office. The Faculty of Nursing of Pelita Harapan University arranged this program to improve the knowledge and skills of Posyandu, Posbindu, and PKK cadres in carrying out their roles and functions to realize sustainable health independence. The activity had 37 participants, the majority of whom were female (100%), had a high school or vocational school education level (54.1%), were between the ages of 19 and 70, with an average age of 55.11 years, were housewives (54.1%), had less than five years of experience as a cadre (56.76%), and had training experience (67.57%). The description of the participants' knowledge before education with a pretest value of 60.54, and after schooling with a post-test value of 71.67. Knowledge has increased by 33.8 percent. The dependent T-test had a p-value of 0.001. This demonstrates how education can help participants improve their learning. Training can be used to optimize cadre roles and functions regularly.