cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI MAKANAN SEHAT DAN PEMERIKSAAN GULA SERTA TEKANAN DARAH Sri Hartuti; Juanda Juanda; Mulkan Azhary
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26477

Abstract

Abstrak: Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan yang mengkhawatirkan. Provinsi Aceh mempunyai prevalensi diabetes tertinggi di Indonesia, dan Kabupaten Aceh Besar menempati peringkat ke-2 di Aceh. Salah satu pencetusnya adalah karena masyarakatnya sering mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat tentang pola hidup sehat melalui edukasi dan pengenalan makanan sehat, serta pemeriksaan kadar gula dan tekanan darah. Metode kegiatan ini terdiri atas: survei, focus group discussion, penyuluhan pola hidup sehat, pengenalan makanan sehat berbahan baku tepung mocaf yang rendah indeks glikemik dan bunga telang yang memiliki kandungan antioksidan tinggi. Kegiatan ini diikuti oleh 16 orang anggota PKK dan 18 orang anggota masyarakat lainnya. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan (angket) dalam bentuk pretest dan posttest kepada peserta kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait cara menjalankan hidup sehat agar terhindar dari penyakit diabetes melitus rata-rata sebesar 65%. Hasil pemeriksaan gula darah menunjukkan bahwa sebanyak 86,4% peserta memiliki kadar gula darah normal (70-140mg/dL) dan terdapat 13,6% peserta dengan kadar gula tinggi (>200mg/dL). Kegiatan ini diharapkan bisa menambah kesadaran masyarakat desa untuk menjalankan hidup sehat, sehingga terhindar dari penyakit diabetes melitus.Abstract: Diabetes mellitus is a worrying health problem. Aceh Province has the highest prevalence of diabetes in Indonesia, and Aceh Besar Regency is ranked 2nd in Aceh. One of the triggers is because its people often consume foods with a high glycemic index. The purpose of this activity is to improve public understanding and skills about healthy lifestyles through education and introduction to healthy foods, as well as checking blood sugar and blood pressure levels. The methods of this activity consist of: surveys, focus group discussions, counseling on healthy lifestyles, introduction to healthy foods made from mocaf which has a low glycemic index and butterfly pea flowers which have a high antioxidant content. This activity was attended by 16 PKK members and 18 other community members. Evaluation of the activity was carried out by giving questions in the form of pretests and posttests to the participants. The results of the activity showed an increase in public understanding regarding how to live a healthy life to avoid diabetes mellitus by an average of 65%. The results of the blood sugar examination showed that 86.4% of participants had normal blood sugar levels (70-140mg/dL) and there were 13.6% of participants with high blood sugar levels (>200mg/dL). This activity is expected to increase awareness among village communities to live a healthy life, so as to avoid diabetes mellitus.
PENGENALAN ECOLITERACY KEPADA ANAK USIA DINI: PEMANFAATAN METODE STORYTELLING DENGAN WAYANG DAUR ULANG Trisna Nurdiana; Nur Alvi Fadhilatus Sa'adah; Zahira Nathasa; Ridha Rohmatul Ummah; Moh Safii
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20008

Abstract

Abstrak: Sebagai wujud komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep ecoliteracy kepada anak-anak di Rumah Singgah Lumbangsari yang nantinya dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode yang digunakan adalah pendampingan dengan pendekatan storytelling melalui cerita inspiratif yang mengusung tema ecoliteracy. Melalui metode ini, pengetahuan tentang ecoliteracy disampaikan kepada anak-anak dengan cara yang kreatif dan menarik, sehingga meningkatkan pemahaman mereka akan pentingnya melestarikan dan menjaga lingkungan sekitar. Pemberian kuesioner merupakan sistem evaluasi yang digunakan. Dari hasil evaluasi ini, menunjukkan angka 90% keberhasilan. Dapat dilihat dari anak-anak yang sangat antusias melalui kegiatan yang dilakukan, yaitu kegiatan pembelajaran ecoliteracy dengan membuat kreasi wayang daur ulang yang kemudian diperagakan dengan cerita hasil dari imajinasi mereka. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya memperkuat pengetahuan anak tentang lingkungan tetapi juga merangsang perkembangan kreativitas dan imajinasi. Selain itu, berkreasi melalui wayang daur ulang menunjukkan bahwa pentingnya memperkenalkan konsep ecoliteracy sejak usia dini merupakan langkah menuju masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan, sekaligus menanamkan profil pelajar pancasila.Abstract: As a form of commitment to community empowerment, this community service activity aims to introduce the concept of ecoliteracy to children at the Lumbangsari Shelter House which can later improve their skills and knowledge. To achieve this goal, the method used is mentoring with a storytelling approach through inspirational stories that carry the theme of ecoliteracy. Through this method, knowledge about ecoliteracy is conveyed to children in a creative and interesting way, thus increasing their understanding of the importance of preserving and protecting the surrounding environment. Questionnaires were used as the evaluation system. The results of this evaluation showed a 90% success rate. It can be seen from the children who are very enthusiastic about the activities carried out, namely ecoliteracy learning activities by making recycled puppet creations which are then demonstrated with stories from their imagination. This shows that this activity not only strengthens children's knowledge about the environment but also stimulates the development of creativity and imagination. In addition, creating recycled puppets shows that the importance of introducing the concept of ecoliteracy from an early age is a step towards a society that is more concerned about the environment, as well as instilling the student profile of Pancasila.
SOCIALIZATION AND TRAINING ON TAX OBLIGATIONS FOR MSME TO SUPPORT TAX REVENUE IN INDONESIA Farhatun Nisa; Adisti Gilang Cempaka; Agus Puji Priyono
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21383

Abstract

Abstrak: Pajak merupakan sumber penting dalam penerimaan negara, UMKM merupakan salah satu kontributor utama penerimaan negara. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan ketidakberminatan serta resistensi dari masyarakat dan wajib pajak dalam menangani pelaporan pajak. Berdasarkan kondisi tersebut, untuk meningkatkan kesadaran atas perpajakan, Dosen Departemen Akuntansi Universitas Padjadjaran bersama Persatuan Wanita Republik Indonesia (Perwari) melakukan sosialisasi dan pelatihan mengenai perpajakan bagi UMKM di Indonesia. Pelaksanaan kegiatan dilakukan menggunakan mekanisme webinar, dengan jumlah peserta sebanyak 51 orang. Berdasarkan hasil kuesioner evaluasi, output kegiatan menghasilkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap peraturan perpajakan serta peningkatan pemahaman atas perhitungan perpajakan, kepatuhan pembayaran dan pelaporan sebanyak 86,7%.Abstract: Taxes are an important source of state revenue, Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) is serving as one of the main contributors to state revenue. However, condition showed a significant lack of interest and resistance from both the community and taxpayers concerning handling tax reports. Based on these conditions, lecturers at the Accounting Department at Universitas Padjadjaran with Indonesian Women's Union (Perwari) conducted socialization and training webinars with the primary aim to enhance awareness of taxation for MSME in Indonesia. The activities were carried out using a webinar mechanism, with a total of 51 participants. Based on evaluation questionnaire, the results showed that after the conducted training, there was an increased understanding among MSME actors regarding tax regulations as well as an improved comprehension of tax calculations, payment compliance, and reporting by 86.7%.
IMPLEMENTASI INDIGENOUS KNOWLEDGE DALAM BAHAN AJAR DIGITAL: PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU BIOLOGI SMA UNTUK MENUMBUHKAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA Sari, Murni Sapta; Yuliati, Yuliati; Wibowo, Agung; Anggarani, Dinar Arsy; Astutik, Yuli; Jayanti, Elis Dwi; Hayuana, Wachidah; Rohman, Fatchur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26599

Abstract

Abstrak: Pendidikan karakter merupakan prioritas dalam pembangunan nasional. Mitra pengabdian, MGMP Biologi SMA Kabupaten Malang, menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan kearifan lokal dalam bahan ajar digital, yang berperan penting dalam pembentukan karakter siswa. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam pengembangan bahan ajar digital berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan meliputi workshop, pendampingan, dan evaluasi dengan menyebarkan kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan yang melibatkan 26 guru biologi. Pembuatan bahan ajar digital dalam kegiatan pengabdian ini mengintegrasikan kearifan lokal wilayah dinas guru contohnya Candi Sumberawan. Sebesar 96% guru merasa terbantu kegiatan pelatihan ini meningkatkan kompetensi guru yang berimplikasi pada kualitas pembelajaran. Pelatihan intensif dan pendampingan efektif dalam meningkatkan kompetensi guru, sehingga mampu menghasilkan bahan ajar yang mendukung pendidikan karakter secara optimal.Abstract: Character education is a priority in national development. The service partner, MGMP Biologi SMA Kabupaten Malang, faces challenges in integrating local wisdom into digital teaching materials, which plays a crucial role in shaping students' character. This community service aims to enhance teachers' competencies in developing digital teaching materials based on local wisdom. The methods used included workshops, mentoring, and evaluation by distributing questionnaires before and after training involving 26 biology teachers. The development of digital teaching materials in this service activity integrates the local wisdom of the teachers' respective regions, such as Sumberawan Temple. A total of 96% of the teachers found the training beneficial in improving their competencies, which has implications for the quality of learning. Intensive training and effective mentoring have proven to be effective in enhancing teachers' competencies, enabling them to produce teaching materials that optimally support character education.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SENI DAN MANAJERIAL GURU PAUD/TK UNTUK PENGEMBANGAN KREATIVITAS DAN IMAJINASI ANAK USIA DINI Pamela Mikaresti; Herry Novrianda; Ana Nurmalia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.25265

Abstract

Abstrak: Fokus utama pendidikan anak usia dini, terutama di TK dan PAUD, adalah pengembangan kreativitas dan imajinasi. Guru memainkan peran kunci dalam merangsang perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Tim Universitas Terbuka bersama HIMPAUDI merespons kebutuhan guru dengan menyelenggarakan edukasi mengenai stimulasi perkembangan motorik anak melalui karya tari sederhana. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru dan manajemen pertunjukan, diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap kualitas pendidikan . Metode penyampaian materi pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pembelajaran partisipatif dengan pemberian materi dan pelaksanaan praktik. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di TK Patria Dharma Bengkulu, diikuti oleh 60 Guru yang tergabung dalam HIMPAUDI. Dalam pelaksanaannya, kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan ilmu tentang tata rias pertunjukan, manajemen pembelajaran, dan penggunaan permainan edukatif. Dari 50 peserta guru TK, 40 orang atau 80% berhasil melakukan tata rias seni pertunjukan dengan baik, yang berarti mereka telah berhasil meningkatkan keterampilan mereka secara signifikan. Dalam aspek manajerial, terdapat peningkatan kemampuan sebesar 83% berdasarkan hasil pretest dan posttest. Selain itu, semua guru (100%) tertarik untuk mengajarkan permainan ular tangga yang dimodifikasi dengan produk pertanian kepada siswa, mengindikasikan minat yang tinggi terhadap metode pembelajaran interaktif ini.Abstract: The main focus of early childhood education, especially in kindergartens and early childhood education centers (PAUD), is the development of creativity and imagination. Teachers play a key role in stimulating cognitive, affective, and psychomotor development. The Open University team, together with HIMPAUDI, responds to the needs of teachers by organizing education on stimulating children's motor development through simple dance movements. This training aims to enhance teachers' skills and performance management, with the expectation of making a positive contribution to the quality of education. The delivery method involves a participatory learning approach with both theoretical instruction and practical implementation. This community engagement activity took place at TK Patria Dharma Bengkulu and involved 60 teachers affiliated with HIMPAUDI. Throughout the program, participants learned about stage makeup, lesson management, and the use of educational games. Positive feedback from teachers indicates that the training successfully improved their skills in managing art performances within schools. Consequently, this program is expected to significantly contribute to enhancing the quality of early childhood education by developing children's creativity, imagination, and motor skills.
PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH MELALUI DIGITAL MARKETING DAN FINANCIAL REPORTING Ahmad Habibi; Rosydalina Putri; Citra Etika
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22176

Abstract

Abstrak: Minimnya SDM yang memiliki pengetahuan yang luas di bidang usaha, permodalan, marketing dan pengelolaan keuangan menyebabkan UMKM di Provinsi Lampung tidak mampu bertahan dan bersaing di era global. Mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah 150 pelaku UMKM yang terdapat di 3 wilayah Provinsi Lampung yaitu; 50 orang pelaku UMKM di Kota Bandar Lampung, 50 orang pelaku UMKM di Kabupaten Lampung Timur dan 50 orang pelaku UMKM di Kabupaten Lampung Tengah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan skill dalam melakukan proses pemasaran secara digital dan kemampuan membuat pencatatan laporan keuangan UMKM di Provinsi Lampung. Berdasarkan hasil evaluasi melalui kuesioner, kegiatan ini memberikan hasil peningkatan kemampuan peserta sebesar 87,5% dalam penggunaan digital marketing dan digital financial reporting.Abstract: The limitations of human resources who have good knowledge in the fields of business, capital, marketing and financial management causes MSMEs in Lampung Province become dificult to survive and compete in the global era. Partners in this service activity are 150 MSME owner in 3 regions of Lampung Province, namely; 50 MSME owners in Bandar Lampung City, 50 MSME owners in East Lampung Regency and 50 MSME owners in Central Lampung Regency. The purpose of this community service activity is to improve skills partner’s in carrying out digital marketing processes and the ability to record MSME financial statements in Lampung Province. Based on the results of the evaluation through questionnaires, this activity resulted in an increase in participants' abilities by 87.5% in the use of digital marketing and digital financial reporting.
DETEKSI DINI HIPERTENSI: PEMBERDAYAAN GURU DAN ORANG TUA SISWA UNTUK HIDUP SEHAT Yayah Syafariah; Dina Ferdiani; Annisa Nurhasanah; Rianti Nurpalah; Meti Kusmiati; Hendro Kasmanto; Meri Meri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26587

Abstract

Abstrak: Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi perhatian global dalam bidang kesehatan masyarakat. Penyakit ini sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga banyak penderita tidak menyadari kondisinya hingga terjadi komplikasi serius seperti stroke atau serangan jantung. Diperkirakan, hipertensi menyebabkan sekitar 9,4 juta kematian setiap tahun secara global dan akan mempengaruhi lebih dari 1,56 miliar orang pada tahun 2025. Di Indonesia, prevalensi hipertensi tercatat mencapai 34,1% pada tahun 2018, dengan kota Tasikmalaya melaporkan 38.466 kasus pada tahun 2021. Namun, kesadaran dan pengobatan terhadap hipertensi masih rendah, termasuk di lingkungan SDN Mancogeh, Tasikmalaya, yang menjadi lokasi kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kegiatan deteksi dini hipertensi melalui pemberdayaan guru dan orang tua siswa merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung kesehatan jangka panjang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan hardskill dan softkill guru, orang tua, dan masyarakat sekitar tentang hipertensi melalui pemeriksaan tekanan darah dan edukasi terkait pencegahan. Metode berupa penyuluhan dan praktek pemeriksaan. Peserta adalah guru SD dan Masyarakat sekitar sebanyak 50 orang. Proses evaluasi secara observasi dibantu pada daftar absen dan analisis deskripisi. Hasil sebesar 82% mengalami peningaktan hardskill dan softskill. Sedangkan hasil pemeriksaan dini, mayoritas peserta (65,9%) memiliki tekanan darah normal, sementara 34,1% peserta mengalami hipertensi Diharapkan, dengan keterlibatan aktif masyarakat, program ini dapat mendorong kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan pengelolaan hipertensi untuk mencegah komplikasi serius.Abstract: Hypertension, or high blood pressure, is one of the non-communicable diseases that has become a global public health concern. This condition often presents without clear symptoms, leading many sufferers to be unaware of their condition until serious complications, such as stroke or heart attack, occur. It is estimated that hypertension causes around 9.4 million deaths globally each year and is projected to affect more than 1.56 billion people by 2025. In Indonesia, the prevalence of hypertension was recorded at 34.1% in 2018, with the city of Tasikmalaya reporting 38,466 cases in 2021. However, awareness and treatment of hypertension remain low, including at SDN Mancogeh in Tasikmalaya, the location of this community service activity. Early detection of hypertension through the empowerment of teachers and parents is an important step in creating a healthy school environment that supports long-term health. This program aims to improve the hard and soft skills of teachers, parents, and the surrounding community on hypertension through blood pressure checks and educational activities related to prevention. The methods include counseling and practical blood pressure examinations. Participants consist of 50 elementary school teachers and local community members. The evaluation process was conducted through observation, assisted by attendance records and descriptive analysis. The results showed that 82% of participants experienced an improvement in both hard and soft skills. Regarding early hypertension screening, the majority of participants (65.9%) had normal blood pressure, while 34.1% were found to have hypertension. It is hoped that with the active involvement of the community, this program can raise awareness of the importance of early detection and management of hypertension to prevent serious complications.
RANCANG BANGUN SMART LIGHTING BERBASIS ARDUINO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ELEKTRONIKA KEPADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN I Gede Putu Oka Indra Wijaya; Bandiyah Sri Aprillia; Mohamad Ramdhani; Irwan Purnama
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24300

Abstract

Abstrak: Modernisasi sistem kelistrikan, seperti pengendalian penggunaan energi listrik dalam rumah tangga, akan berdampak signifikan pada efisiensi energi. Dalam konteks tersebut, pengembangan teknologi di bidang elektronika berbasis Internet of Things (IoT) di era Revolusi Industri 4.0 menjadi sangat penting. Program rancang bangun smart lighting berbasis Arduino di SMK IGASAR PINDAD Bandung bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam bidang elektronika. Melalui proyek ini, siswa diajak berkolaborasi dan berinovasi untuk mengembangkan solusi yang efektif. Program terdiri dari pelatihan teori, praktik perakitan, proyek kolaboratif, dan evaluasi berkala. Selama kegiatan ini para siswa yang berjumlah 24 orang dari kelas XI dapat menjawab pertanyaan dengan rerata akurasi jawaban 63%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam teknologi elektronika dan Internet of Things (IoT), serta mendukung visi sekolah dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung perkembangan potensi siswa di bidang elektronika. Berdasarkan hasil kuisioner, masyarakat sasar dominan puas dengan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan. 68% dari masyarakat sasar sangat setuju dan setuju kegiatan serupa dapat dilanjutkan di masa yang akan datang.Abstract: The modernization of electrical systems, such as controlling electricity usage in households, will have a significant impact on energy efficiency. In this context, the development of electronics technology based on the Internet of Things (IoT) in the era of the Industrial Revolution 4.0 becomes very important. The Arduino-based smart lighting design program at SMK IGASAR PINDAD Bandung aims to enhance students' understanding and skills in electronics. Through this project, students are encouraged to collaborate and innovate to develop effective solutions. The program consists of theoretical training, practical assembly, collaborative projects, and periodic evaluations. During this activity, the 24 participating students from class XI achieved an average answer accuracy of 63%. This community service activity is expected to make a tangible contribution to improving students' understanding and skills in electronics and IoT technology, as well as supporting the school's vision of creating a learning environment that fosters students' potential in electronics. Based on the questionnaire results, the target community was predominantly satisfied with the community service activities conducted. 68% of the target community strongly agreed or agreed that similar activities should be continued in the future. 
EDUKASI PENYULUHAN PERSIAPAN KEHAMILAN (PRAKONSEPSI) SEHAT PADA WANITA USIA SUBUR DI MASJID AL-JIHAD BANJARMASIN Rizki Amalia; Zaiyidah Fathony; Helyatunnazmi Helyatunnazmi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22845

Abstract

Abstrak: Kondisi dan perilaku kesehatan selama masa pra konsepsi berperan penting dalam menentukan hasil kehamilan. Persiapan kehamilan dan perawatan prakonsepsi memungkinkan wanita usia subur atau pasangan untuk mencari informasi, melakukan pemeriksaan, dan melakukan perawatan atau intervensi terhadap kesehatan biomedis, perilaku dan sosial sebelum konsepsi terjadi untuk mengidentifikasi dan menangani faktor risiko yang terjadi selama masa kehamilan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk menambah pengetahuan wanita usia subur (WUS) tentang persiapan kehamilan (Prakonsepsi) sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti oleh 52 peserta wanita usia subur jamaah kajian Masjid Al-Jihad Banjarmasin. Mitra pada pengabdian ini adalah Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Banjarmasin 4. Metode pada pengabdian kepada masyarakat ini meliputi 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdapat peningkatan rerata pre-test 69,23% menjadi 90,38% pada nilai post-test.Abstract: Health conditions and behavior during the preconception period play an important role in determining pregnancy outcomes. Pregnancy preparation and preconception care enable women of childbearing age or couples to seek information, carry out examinations, and carry out treatment or interventions on biomedical, behavioral and social health before conception occurs to identify and treat risk factors that occur during pregnancy. The aim of this community service activity is to increase the knowledge of women of childbearing age (WUS) about preparing for a healthy pregnancy (Preconception). This method of community service includes 3 stages, namely the preparation stage, implementation stage and evaluation stage. The results of this community service activity showed an increase in the pre-test average from 69.23% to 90.38% in the post-test score.
PENINGKATAN GEMAR MAKAN IKAN PADA BALITA MELALUI PELATIHAN DIVERSIFIKASI IKAN KEMBUNG SEBAGAI STRATEGI PENCEGAHAN STUNTING Nurjannah Supardi; Asti Vebriyanti Asjur; Rini Jusriani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19625

Abstract

Abstrak: Malnutrisi masih menjadi permasalahan utama pada balita. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, Kabupaten Jeneponto merupakan wilayah dengan prevalensi stunting tertinggi di Sulawesi Selatan yakni sebesar 39,8%. Akses pangan bergizi dapat direalisasikan dengan memanfaatkan sumber daya perairan di wilayah kabupaten Jeneponto dengan memaksimalkan hasil tangkapan ikan dan mengolah menjadi produk yang dapat memenuhi kebutuhan protein hewani pada anak. Metode pengabdian dilakukan dengan penyuluhan dan pelatihan. Mitra pengabdian adalah kader dan ibu-ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Posyandu Kamboja sejumlah 32 orang. Evaluasi dilakukan dengan membagi kuesioner dan observasi langsung keterampilan mitra membuat olahan ikan kembung berupa nugget, abon, dan bakso. Kuesioner yang digunakan untuk menilai pengetahuan peserta berjumlah 10 pernyataan. Untuk menilai keterampilan digunakan lembar observasi pembuatan abon, nugget dan bakso ikan. Indikator keberhasilan pada kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan serta pengetahuan peserta dalam mengolah ikan menjadi makanan enak bergizi bagi balita. Hasil pretest mayoritas pengetahuan peserta berada pada kategori sedang (46,7%). Hasil posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan dengan nilai rata-rata peserta berada pada kategori tinggi (75%). Untuk peningkatan keterampilan, 30 peserta (94%) terampil membuat olahan ikan (abon, nugget, dan bakso) secara mandiri setelah diberikan pelatihan.Abstract: Malnutrition is still a major problem in toddlers. Based on the Ministry of Health's Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI), Jeneponto Regency is the area with the highest prevalence of stunting in South Sulawesi, namely 39.8%. Access to nutritious food can be realized by utilizing aquatic resources in the Jeneponto district by maximizing fish catches and processing them into products that can meet children's animal protein needs. The service method is carried out through counseling and training. The service partners are 32 cadres and mothers who have toddlers in the Cambodian Posyandu working area. Evaluation was carried out by distributing questionnaires and direct observation of partners' skills in making processed mackerel fish in the form of nuggets, shredded meatballs and meatballs. The questionnaire used to assess participants' knowledge consisted of 10 statements. To assess skills, observation sheets for making shredded meatballs, nuggets and fish meatballs are used. The indicator of success in this activity is the increase in knowledge and knowledge of participants in processing fish into delicious, nutritious food for toddlers. The pretest results of the majority of participants' knowledge were in the medium category (46.7%). The posttest results showed an increase in knowledge with the participants' average score being in the high category (75%). To improve skills, 30 participants (94%) were skilled at making processed fish (floss, nuggets and meatballs) independently after being given training.