cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,306 Documents
PENGEMBANGAN PERTANIAN TERPADU SISTEM CERDAS DENGAN ENERGI HIJAU MENUJU KEMANDIRIAN PETANI DAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS Verdy A. Koehuan; Dominggus G. H. Adoe; N. G. A. Mulyantini; Antonius Y. W. Timuneno
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28833

Abstract

Abstrak: Level kapasitas petani yang rendah merupakan alasan kenapa produktivitas usaha pertanian juga sangat rendah. Tujuan pelaksanaan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tahun 2024 dalam skema pemberdayaan berbasis wilayah dengan ruang lingkup pemberdayaan desa binaan, yakni peningkatan level dan produktivitas petani melalui program pengembangan pertanian terpadu sistem cerdas (smart farming) dengan energi hijau menuju kemandirian pangan sekaligus kapasitas petani secara ekonomi. Program desa binaan bagi warga di Desa Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, melalui kerjsama antara Universitas Nusa Cendana, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Pemerintah desa Pukdale, Mitra Ssaran (Kelompok Tani Fajar 1 dengan 25 anggota dan Kelompok Tani Murni dengan 20 anggota). Metode kegiatan meliputi wawancara dan FGD sekaligus dilakukan pembagian angket untuk survei kemampuan petani sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan. Selain itu, dilakukan ceramah dan simulasi terkait teknologi yang diterapkan untuk meningkatkan kemampuan petani melalui pendampingan dan pelatihan serta aplikasi teknologi pertanian di Lokasi Mitra Sasaran. Kegiatan ini juga melibatkan 9 orang mahasiswa MBKM (merdeka belajar kampus merdeka) dalam kegiatan magang di Lokasi Mitra Sasaran selama kurang lebih 5 (lima) bulan terhitung mulai Agustus sampai dengan Desember 2024. Hasil kegiatan ini adalah produk teknologi sistem pertanian terpadu, peningkatan level dan kapasitas petani dengan retata 81,15%.Abstract: The low level of farmer capacity is the reason why agricultural business productivity is also very low. The aim of implementing Community Service Activities in 2024 in a region-based empowerment scheme with the scope of empowering assisted villages, namely increasing the level and productivity of farmers through an integrated agricultural development program with smart systems (smart farming) with green energy towards food independence as well as the economic capacity of farmers. Assisted village program for residents in Pukdale Village, East Kupang District, Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province, through collaboration between Nusa Cendana University, Widya Mandira Kupang Catholic University, Pukdale village government, Target Partners (Fajar Farmers Group 1 with 25 members and Murni Farmers Group with 20 members). Activity methods include interviews and FGDs as well as distributing questionnaires to survey farmers' abilities before and after implementing the activities. Apart from that, lectures and simulations were held regarding the technology applied to improve farmers' abilities through mentoring and training as well as the application of agricultural technology at the Target Partner Locations. This activity also involved 9 MBKM (free learning independent campus) students in internship activities at Target Partner Locations for approximately 5 (five) months starting from August to December 2024. The results of this activity were integrated agricultural system technology products, increasing the level and capacity of farmers with an average of 81.15%.
PELATIHAN PEMBUATAN PELLET TERNAK BABI FASE GROWERBERSAMA MAHASISWA PETERNAKAN N S Dalle; H D Tukan; W G Utama; H Y Sikone; A A Jeramat; M A A Karlina; P C Achmadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28542

Abstract

Abstrak: Pembuatan pellet untuk ternak babi fase grower sangat penting karena dapat meningkatkan efisiensi pakan, mempermudah konsumsi, dan memastikan asupan nutrisi yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan optimal. Formulasi ransum untuk babi fase grower bertujuan untuk memenuhi kebutuhan energi, protein, mineral, dan vitamin agar pertumbuhan otot dan jaringan berjalan dengan optimal tanpa terlalu banyak penumpukan lemak. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah meningkatkan hardskill dengan memberikan edukasi praktis kepada siswa mengenai pentingnya pakan yang berkualitas, serta melatih keterampilan teknis dalam pembuatan pakan pellet yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi ternak babi. Kegiatan ini diikuti oleh siswa jurusan ATR (Agribisnis Ternak Ruminansia) kelas XI sebanyak 45 orang. Kegiatan ini dilakukan dengan metode awal berupa FGD (Focus Group Discussion)yang dilakukan oleh tim PkM. Kegiata awal berupa pretest kemudian dilanjutkan dengan menghitung formulasi ransum untuk ternak babi menggunakan metode coba-coba (trial and eror), dilanjutkan dengan pencampuran ransum (mixing), pencetakan (pelleting) dan proses yang terakhir pengeringan (drying). Kegiatan PkM berupa pembuatan pellet untuk babi fase grower di SMK N 1 Wae Ri’i berhasil dilaksanakan dengan baik dengan ditutup oleh kegiatan evaluasi hasil berupa posttest yang mengahsilkan peningkatan pengetahuan siswa peternakan tentang pembuatan pellet sebesar 70% sekaligus meningkatkan keterampilan dalam pembuatan pakan ternak. Pengalaman ini juga memberikan manfaat besar bagi mahasiswa Prodi Peternakan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng dalam mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari.Abstract: Pelletizing for grower-phase pigs is very important because it can improve feed efficiency, facilitate consumption, and ensure a balanced intake of nutrients to support optimal growth. Ration formulation for grower phase pigs aims to meet the needs of energy, protein, minerals, and vitamins so that muscle and tissue growth runs optimally without too much fat accumulation. The purpose of this Community Service (PkM) activity is to improve hard skills by providing practical education to students about the importance of quality feed, as well as training technical skills in making pellet feed in accordance with the nutritional needs of pigs. This activity was attended by 45 students majoring in ATR (Ruminant Livestock Agribusiness) class XI. This activity was carried out with an initial method in the form of FGD (Focus Group Discussion) conducted by the PkM team. The initial activity in the form of a pretest was then continued by calculating the ration formulation for pigs using the trial and error method, followed by mixing the ration (mixing), molding (pelleting) and the last process (drying). The PkM activity in the form of pellet making for grower phase pigs at SMK N 1 Wae Ri'i was successfully carried out by closing with an evaluation of the results in the form of a posttest which resulted in an increase in the knowledge of livestock students about pellet making by 70% while improving skills in making animal feed. This experience also provides great benefits for students of the Animal Husbandry Study Program at the Catholic University of Indonesia Santu Paulus Ruteng in applying the knowledge they have learned.
IMPLEMENTASI PROGRAM MASA ORIENTASI MAHASISWA SEBAGAI SARANA PENGENALAN KAMPUS PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS TAHUN 2024 Wira Bharata; Nur Mustika Ratna; Adietya Arie Hetami
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28328

Abstract

Abstrak: Kegiatan Masa Orientasi Mahasiswa (MOM) Program Studi Administrasi Bisnis tahun 2024 memiliki peran penting dalam mempersiapkan mahasiswa baru menghadapi dunia perkuliahan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai program studi, etika akademik, sistem perkuliahan, serta berbagai peluang yang ada di kampus seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Magang dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Penelitian ini mengevaluasi dampak kegiatan MOM terhadap peningkatan keterampilan mahasiswa dalam berbagai aspek, seperti pemahaman prodi, etika dan soft skill, komunikasi, pengelolaan stres, serta pemahaman tentang sistem perkuliahan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap aspek keterampilan, dengan persentase peningkatan rata-rata sebesar 28,33%. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kesiapan mahasiswa baru dalam menjalani kehidupan akademik dan sosial di kampus. Mahasiswa menunjukkan kesan positif terhadap pelaksanaan MOM dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin untuk mendukung perkembangan akademik dan pribadi mahasiswa.Abstract: Student Orientation Period (MOM) activities for the 2024 Business Administration Study Program have an important role in preparing new students to face the world of college. The aim of this activity is to provide an in-depth understanding of study programs, academic ethics, the lecture system, as well as various opportunities that exist on campus such as the Student Creativity Program (PKM) and Internships in the Independent Campus Learning Program (MBKM). This research evaluates the impact of MOM activities on improving students' skills in various aspects, such as understanding study programs, ethics and soft skills, communication, stress management, and understanding of the lecture system. The evaluation results show a significant increase in every aspect of skills, with an average percentage increase of 28.33%. This activity has a positive impact on the readiness of new students in living academic and social life on campus.
PENERAPAN POMPA TENAGA SURYA DAN TEKNOLOGI PEMANTAUAN KUALITAS TANAH BERBASIS IOT BAGI PETANI DURIAN Muhammad Dimyati Nashrullah; Muhammad Trifiananto; Danang Yudistiro; Muh. Asnoer Laagu; Dedi Dwilaksana; Bahrul Ulum; Rafli Bima Ardiansyah; M. Firmansyah Putra Pradana; Faiqal Malik
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28501

Abstract

Abstrak: Kabupaten Jember merupakan salah satu daerah penghasil durian terbanyak di Jawa Timur. Naik turunnya produksi durian diantaranya dipengaruhi oleh ketercukupan air dan kadar keasaman tanah di perkebunan durian. Rumah Durian Jember, merupakan mitra pengabdian yang bergerak dalam bidang pertanian dan penjualan durian premium dengan jumlah karyawan sebanyak 11 orang. Tujuan pengabdian ini adalah mengatasi permasalahan pengairan perkebunan mitra dengan cara penerapan pompa tenaga surya dan alat pemantau kualitas tanah berbasis IoT. Pengabdian ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan mitra dalam pengoperasian dan perawatan peralatan melalui pelatihan. Dilakukan pula pelatihan SEO media sosial dan pembuatan website untuk peningkatan branding Rumah Durian Jember. Evaluasi pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan cara pemberian kuisioner yang memuat sembilan pertanyaan. Hasil kuisioner evaluasi menunjukkan seluruh anggota mitra merasakan manfaat dan peningkatan kemampuan dari pemberian dan pelatihan pompa tenaga surya dan alat pemantau kualitas tanah berbasis IoT. Selain itu, 91,67% anggota mitra merasakan manfaat dan peningkatan kemampuan dari pelatihan SEO media sosial. Hasil evaluasi juga menunjukkan sebanyak 91,67% anggota mitra setuju untuk dilakukan pendampingan lanjutan.Abstract: Jember Regency is one of the largest durian-producing regions in East Java. The fluctuation in durian production is influenced, among other factors, by the adequacy of water supply and the soil acidity levels in durian plantations. Rumah Durian Jember is a community service partner engaged in agriculture and premium durian sales with 11 employees. This study aims to address the irrigation issues faced by the partner’s plantation by implementing, training on the operation, and providing maintenance training for solar-powered pump equipment and IoT-based soil quality monitoring tools. Additionally, social media SEO training and website development were conducted to improve Rumah Durian Jember's branding. The evaluation of the service implementation was carried out through a questionnaire containing nine questions. The results of the evaluation questionnaire showed that all members of the partner organization benefited from and improved their skills through the provision and training on solar-powered pumps and IoT-based soil quality monitoring devices. Moreover, 91,67% of the members benefited from the social media SEO training. The evaluation also revealed that 91,67% of the members agreed to continue receiving further assistance.
TRANSFORMASI KOMUNITAS DAN INOVASI PANGAN LOKAL MELALUI DIVERSIFIKASI KELOR SEBAGAI SOLUSI BERKELANJUTAN UNTUK MENGATASI KRISIS STUNTING Kadek Agustina Puspa Ningrum; Putu Dian Prima Kusuma Dewi; Agus Ari Pratama; Risa Panti Ariani; Cokorda Istri Raka Marsiti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28324

Abstract

Abstrak: Kabupaten Jembrana merupakan Kabupaten tertinggi dengan prevalensi Balita Stunting dengan jumlah 14,3%. Desa Penyaringan teretak di Kabupaten Jembrana memiliki potensi lokal berupa kelor. Tingginya tingkat presentase stunting dan kurangnya pengetahuan dan teknologi tentang pemanfaatan bahan lokal bergizi, bahan lokal belum diversifikasi secara baik, sehingga profuktifitasnya rendah. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan softskill dan hardskills transformasi komunitas dengan memberikan inovasi pangan lokal melalui diversifikasi kelor sebagai solusi berkelanjutan untuk mengatasi krisis stunting. Metode yang digunakan adalah melaksanakan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Mitra KWT Bali Padma Jagadhita sebanyak 20 orang dan kader posyandu sebanyak 20 orang sebagai peserta kegiatan PKM ini.Evaluasi dilakukan dengan lembar observasi kegiatan dengan indikator yaitu pengetahuan dan keterampilan mitra dalam produksi LOF Mie dan Pie SULOF.Lembar observasi pemantauan digunakan untuk mengukur kenaikan berat badan balita dengan gejala stunting di Desa Penyaringan.Hasil yang telah dicapai yaitu terdapat peningkatan keterampilan KWT dalam diversifikasi produk olahan kelor sebanyak 85% dan peningkatan berat badan balita dengan gejala stunting sebanyak 90%, serta peningkatan pemasaran sebanyak 25%.Abstract: Jembrana Regency is the highest district with a prevalence of stunting toddlers with a total of 14.3%. The Filtering Village located in Jembrana Regency has local potential in the form of moringa. The high percentage of stunting and lack of knowledge and technology about the use of nutritious local ingredients, local ingredients have not diversified properly, so the profucibility is low. The purpose of this community service is to transform the community by providing local food innovation through moringa diversification as a sustainable solution to overcome the stunting crisis. The method used is to carry out counseling, training and mentoring. There are 2 partners in this activity, including KWT. Bali Padma Jagadhita consists of 20 members and posyandu cadres consist of 20 cadres. The evaluation was carried out with an observation sheet to measure KWT skills. Bali Padma Jagadhita in the production of LOF Mie and Pie SULOF. Observation sheets were also used to measure weight gain of toddlers with stunting symptoms in Screening Village. The results that have been achieved are an increase in KWT skills of diversification product basic with morina leaf by 85% and an increase in the weight of toddlers with stunting symptoms by 90%, as well as an increase in marketing by 25%.
PELATIHAN PRODUKSI SABUN CAIR DAN PADAT UNTUK PENINGKATAN POTENSI UMKM DESA Christian Julius Wijaya; Luh Juni Asrini; Chatarina Dian Indrawati; Felycia Edi Soetaredjo; Nanik Iswahyuni; Dolies Suharjo; Kezia Welien Herdita; Chintya Gunarto; Nathania Puspitasari; Jindrayani Nyoo Putro
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28651

Abstract

Abstrak: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor utama yang menyokong perekonomian Indonesia dimana terus berkembang seiring dengan tingkat populasi Indonesia yang tinggi. UMKM terus bertumbuh dari kota-kota metropolitan hingga tingkat desa dengan berbagai macam produk-produk yang inovatif dan kreatif. Dalam hal ini, kolaborasi tim ABDIMAS bertujuan untuk berkontribusi pada pengembangan potensi UMKM di Desa Morang, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun dengan peningkatan keterampilan teknis dan non-teknis dalam produksi sabun cair dan padat. Keterampilan ini penting untuk dapat dimiliki sebagai dasar potensi pengembangan UMKM di Desa Morang. Kegiatan ABDIMAS ini ditujukan bagi 19 anggota kelompok ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Morang melalui metode pelatihan yang dilengkapi ceramah, praktik, dan diskusi antara tim ABDIMAS dan peserta. Produk sabun cair dan padat dipilih karena merupakan produk sederhana yang dibutuhkan manusia sehari-hari. Kegiatan ABDIMAS ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada masyarakat desa dalam hal peningkatan perekonomian dan kehidupan sosial dengan peluang usaha produk sabun cair dan padat ini. Kegiatan ABDIMAS ini telah dievaluasi dengan mengunakan metode kuisioner dimana menunjukkan peningkatan wawasan dan keterampilan yang signifikan berdasarkan rata-rata peningkatan persentase respon sebesar 47,4% untuk total respon “setuju” dan “sangat setuju” dan 44,2% untuk respon “sangat setuju” saja.Abstract: Micro/Small/Medium Enterprises (MSMEs) are the main sector that supports the Indonesian economy which continues to grow along with Indonesia's high population level. MSMEs continue to grow from metropolitan cities to village level with a variety of innovative and creative products. In this case, the collaboration of the community service team aims to contribute to developing the potential of MSMEs in Morang Village, Kare District, Madiun Regency by increasing hard and soft skills in the production of liquid and solid soap. These skills are important to have as a basis for the potential development of MSMEs in Morang Village. This community service activity was given to 19 members of the Family Empowerment and Welfare (PKK) women's group of Morang Village through a training method which included lectures, practices, and discussions between the community service team and the participants. Liquid and solid soap products were chosen because they are simple products that people need every day. It is hoped that this community service activity can have a positive impact on village communities in terms of improving the economy and social life with business opportunities for liquid and solid soap products. This community service activity has been evaluated using a questionnaire method which shows a significant increase in insight and skills based on an average increase in the response percentage of 47.4% for the total response of "agree" and "strongly agree" and 44.2% for the response of "strongly agree" only.
PENTAHELIX SIGAP SEHATI II: EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA DAN SKRINING KESEHATAN PADA SISWA DI KOTA DEPOK Laily Hanifah; Dwi Suratmini; Ikhsan Ammar; Kareena Sari Fatimah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28285

Abstract

Abstrak: Anemia terjadi saat kadar hemoglobin darah lebih rendah dari normal dan sering dijumpai pada kelompok usia remaja. Kondisi anemia memiliki dampak negatif yang dapat berpengaruh terhadap berbagai aspek. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan hard skill berupa pengetahuan serta menilai status anemia dan status gizi melalui kegiatan edukasi dan skrining kesehatan di salah satu SMA di Kota Depok pada bulan November 2023 yang diikuti oleh 119 siswa. Metode kegiatan mencakup pengerjaan pre-test, edukasi kesehatan, pengerjaan post-test, dan skrining kesehatan. Hasil yang dicapai yaitu terdapat peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah edukasi (p <0,05). Berdasarkan hasil pengukuran kadar hemoglobin, diketahui proporsi anemia pada sekolah tersebut mencapai 35,29%. Kemudian berdasarkan klasifikasi IMT, diketahui 35 siswa underweight (29,4%), 44 siswa normal (37%), 11 siswa overweight (9,2%), 20 siswa obesitas 1 (16,8%), dan 9 siswa termasuk obesitas 2 (7,6%). Edukasi dan skrining kesehatan sangat bermanfaat untuk mencegah kejadian anemia pada remaja.Abstract: Anemia occurs when blood hemoglobin levels are lower than normal and is often found in the adolescent age group. The condition of anemia has a negative impact that can affect various aspects. This activity aims to improve hard skills such as knowledge and assess anemia status and nutritional status through health education and screening at one of the high schools in Depok City in November 2023, which was attended by 119 students. Activity methods include pre-test work, health education, post-test work, and health screening. The results achieved were that there was an increase in knowledge between before and after education (p <0.05). Based on the results of measuring hemoglobin levels, it is known that the proportion of anemia in this school reached 35.29%. Then, based on BMI classification, it was found that 35 students were underweight (29.4%), 44 students were normal (37%), 11 students were overweight (9.2%), 20 students were obese 1 (16.8%), and 9 students were obese 2 (7.6%). Health education and screening are very useful for preventing the occurrence of anemia in adolescents.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR BERBASIS MIKROORGANISME LOKAL DARI PENGELOLAAN LIMBAH RUMAH TANGGA Syarif Hidayatullah; Indri Amelia; Victorian Hagil Azizi; Nabilla Adzikrillah Suryono; Nova Azzahra Ramadhani; Riyo Triannanda Putra Dewanni; Ummi Rohimah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v%vi%i.28489

Abstract

Abstrak: Pengelolaan limbah rumah tangga di Desa Puor, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, masih menjadi masalah besar. Sebagian besar masyarakat hanya membuang sampah ke saluran terbuka, dengan hanya sebagian kecil yang mengolahnya menjadi pupuk organik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk organik cair berbasis Mikroorganisme Lokal (MOL). Keterampilan yang ingin ditingkatkan meliputi pengetahuan teknis tentang fermentasi limbah organik dan kemampuan praktis dalam pembuatan pupuk organik cair. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan langsung pembuatan pupuk organik cair yang melibatkan 40 orang kelompok tani, 5 aparat desa, dan 6 mahasiswa sebagai fasilitator... Evaluasi dilakukan dengan wawancara 4 soal dan observasi partisipasi peserta. Hasil yang dicapai menunjukkan peningkatan pemahaman rata-rata sekitar 40-50% dalam berbagai keterampilan setelah mengikuti pelatihan tentang manfaat dan cara mengolah sampah menjadi pupuk, dengan peserta aktif dalam diskusi dan praktikum, serta berhasil memproduksi pupuk organik cair sebagai contoh nyata.Abstract: Household waste management in Puor Village, Wulandoni Sub-district, Lembata Regency, is still a big problem. Most of the community only dumps waste into open drains, with only a small percentage processing it into organic fertilizer. This program aims to increase the capacity of the community in processing household waste into liquid organic fertilizer based on Local Microorganisms (MOL). The skills to be improved include technical knowledge about organic waste fermentation and practical skills in making liquid organic fertilizer. The method used was counseling and hands-on training in making liquid organic fertilizer involving 40 farmer groups, 5 village officials, and 6 students as facilitators. Evaluation was carried out by interviewing 4 questions and observing participant participation. The results achieved showed an average increase in understanding of around 40-50% in various skills after attending community training on the benefits and how to process waste into fertilizer, with active participants in discussions and practicums, and successfully producing liquid organic fertilizer as a concrete example.
PENINGKATAN NILAI GUNA LIMBAH KARET SEBAGAI BAHAN ADITIF POLIMER DOTTING PADA SARUNG TANGAN KESELAMATAN Chintya Gunarto; Herman Hindarso; Aning Ayucitra; Nathania Puspitasari; Martinus Edy Sianto; Edward Alexandria; Dova Novi Salantua; Liliani Liliani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28700

Abstract

Abstrak: Sarung tangan keselamatan merupakan salah satu benda utama dalam proses produksi di berbagai industri karena dapat melindungi tangan dari kecelakaan kerja. PT. Sumber Lancar Cemerlang (PT. SLC) merupakan pabrik produsen sarung tangan keselamatan yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur. Produk unggulan PT. SLC adalah sarung tangan dotting dan sarung tangan karet tebal. Proses produksi sarung tangan karet tebal menghasilkan potongan limbah karet sebesar 3 ton/bulan. Melihat jumlah limbah karet yang dihasilkan cukup besar dan menyebabkan pencemaran lingkungan ketika dibakar, dibutuhkan pengolahan secara efektif. Gagasan yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah pengolahan bahan campuran polimer dalam proses produksi sarung tangan dotting yang memiliki nilai jual. Dotting pada sarung tangan dotting terbuat dari polimer sintesis yang bersifat fleksibel dan kuat. Rasio antara limbah karet dengan polimer sebesar 1:3 merupakan rasio terbaik karena karakteristik polimer dotting menyerupai produk komersilnya. Proses praktik percobaan dan analisis polimer dotting dilakukan di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) Kampus Kalijudan, sedangkan pengecekan kualitas produk dalam skala industri dilakukan oleh mitra. Melalui tahapan evaluasi, mitra memperoleh peningkatan pengetahuan terkait pemanfaatan limbah karet sebagai bahan baku polimer dotting dan proses pencampuran.Abstract: Safety gloves are among the main objects in the production processes of various industries because they protect hands from work-related accidents. PT Sumber Lancar Cemerlang (PT SLC) is a safety glove manufacturer located in Sidoarjo, East Java. The main products of PT SLC include dotting gloves and thick rubber gloves. The production of thick rubber gloves generates 3 tons per month of rubber waste. Rubber waste cannot be disposed of directly or burned, as it causes environmental pollution. To address this issue, the rubber waste is processed into a polymer blend material for the production of dotting gloves. The dots on dotting gloves are made from flexible and strong synthetic polymers. A ratio of 1:3 between rubber waste and polymer is optimal because the characteristics of the dotting polymer are similar to those of commercial product. Experiments and analysis of the dotting polymer were conducted at Widya Mandala Surabaya Catholic University (UKWMS) Kalijudan Campus, while product quality checks on an industrial scale were carried out by the partners. Based on the evaluation, partners improved their knowledge of the utilization of rubber waste and the mixing process.
MEWUJUDKAN SMART SOCIETY 5.0 MELALUI EDUKASI LITERASI CERDAS BERMEDIA BAGI PEREMPUAN Rahmita Budiartiningsih; Hendro Ekwarso; Cut Endang Kurniasih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28438

Abstract

Abstrak: Penyebaran teknologi informasi dan komunikasi (ICT) yang secara cepat mempunyai dampak besar terhadap cara individu berinteraksi dan berkomunikasi. Hal ini terlihat dari sejumlah ibu-ibu rumah tangga tergabung dalam kelompok organisasi perempuan di Kabupaten Siak yang terbilang cukup aktif dengan teknologi yang berkembang saat ini. Namun mengingat rata-rata usia di atas 35 tahun dan tingkat pendidikan yang beragam, maka tidak semua mereka memahami penggunaan media digital dengan baik. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi tentang literasi cerdas dalam bermedia pada kelompok organisasi perempuan di Kabupaten Siak sebanyak 23 orang. Secara khusus, agar peserta mendapatkan pemahaman tentang pentingnya literasi digital dalam kehidupan bermedia, pemahaman rekam jejak digital dan penggunaan media digital yang aman dan bermanfaat. Metode penerapan yang digunakan yaitu metode ceramah, diskusi dan evaluasi dengan memberikan pre-test dan post-test. Setelah dilakukannya pengabdian ini, terdapat peningkatan pengetahuan mengenai literasi cerdas bermedia pada kalangan perempuan di organisasi Kabupaten Siak dari 65% menjadi 81%. Rata-rata peningkatan 16%. Pelatihan ini telah mendorong kemampuan peserta untuk cakap dan cerdas dalam bermedia digital.Abstract: The rapid spread of information and communication technology (ICT) has had a major impact on the way individuals interact and communicate. This can be seen from a number of housewives joining women's organization groups in Siak Regency which are quite active with currently developing technology. However, considering that the average age is over 35 years and various levels of education, not all understand digital media's use well. This community service aims to educate the group of 23 women's organizations in Siak Regency about intelligent media literacy. In particular, participants are expected to gain an understanding of the importance of digital literacy in media life, an understanding of digital track records and the safe and useful use of digital media. The methods used are lecture, dialogue methods as well as evaluation in the form of tests. The output to be achieved is an increase in the number of participants who understand the importance of digital media literacy, understanding digital track records and using digital media safely and usefully. After carrying out this activity, there was an increase in knowledge regarding intelligent media literacy among women in Siak Regency organizations from 65% to 81%. Average increase 16%. This training has encouraged participants' ability to be proficient and intelligent in digital media.