cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PERANCANGAN KEMASAN DUPA YANG EKONOMIS DAN RAMAH LINGKUNGAN Rustiarini, Ni Wayan; Anggraini, Ni Putu Nita; Satwam, I Ketut Sassu Budi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5051

Abstract

Abstrak: Kemasan merupakan salah satu penentu keputusan konsumen dalam pembelian suatu produk. Namun, banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mengabaikan arti pentingnya kemasan. Sebagian besar UMKM belum menggunakan kemasan yang ramah lingkungan. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk merancang kemasan dupa yang ekonomis dan ramah lingkungan. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Dupa Man’ku yang memiliki enam orang tenaga kerja. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi sosialisasi, workshop perancangan kemasan, serta evaluasi. Melalui proses evaluasi pertama, akademisi dan pelaku UMKM mampu memetakan keunggulan, kelemahan, kesempatan, dan tantangan menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan survei konsumen, hasil evaluasi kedua menunjukkan bahwa kemasan tabung dupa mampu menarik perhatian konsumen. Abstract: Packaging is one of the determinants of consumer decisions in purchasing a product. However, many SMEs ignore the importance of packaging. Some of SMEs have not used environmentally friendly packaging. Based on these problems, the activity aims to design economical and eco-friendly packaging of incense product. The partner of this community service activity is Dupa Man'ku, which has six workers. The method of implementing the service includes socialization, packaging design workshops, and evaluation. In the first evaluation process, academics and SME actors mapped the SME's strengths, weaknesses, opportunities, and challenges using a SWOT analysis. Based on a consumer survey, the results of the second evaluation showed that tube incense packaging could attract consumers' attention.
PARTISIPASI EDUKASI BERBASIS DIGITAL DALAM UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 SAAT BEKERJA PADA PENGENDARA OJEK ONLINE Ifroh, Riza Hayati; Setyowati, Dina Lusiana; Asrianti, Tanti; Rahman, Wahnadita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4382

Abstract

Abstrak: Pengendara ojek online sebagai salah satu kelompok masyarakat yang memiliki mobilisasi tinggi dan risiko penularan COVID-19 saat bekerja dan beraktivitas. Penggunaan media digital sebagai sarana komunikasi, informasi dan edukasi menjadi alternatif dalam membangun partisipasi kelompok pengendara ojek online agar sadar dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Adapun tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu meningkatkan partisipasi pengendara ojek online dalam menyimak edukasi kesehatan mengenai cara, media dan dampak penularan COVID-19 saat bekerja, bahaya merokok serta mitos mengenai COVID-19. Tahapan pelaksanaan berbasis model perencanaan sosial yaitu persiapan petugas, persiapan sosial, penjaringan audiens, sosialisasi edukasi kesehatan, dan evaluasi. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan ini sepenuhnya menggunakan media digital dan aplikasi permainan, diskusi kelompok serta pemutaran video tutorial berdurasi 4 menit 20 detik dan diikuti oleh 16 pengendara ojek online. Hasil kegiatan adalah pengendara ojek online telah partisipasi aktif dalam kegiatan, selain itu sebanyak 75% peserta telah memiliki pemahaman yang baik mengenai penularan, upaya pencegahan COVID-19 selama bekerja, dan mitos yang salah mengenai penyakit. Diharapkan peserta kegiatan dapat menyebarkan informasi serta mempengaruhi rekan pengendara ojek lainnya agar menjalankan protokol COVID-19 dengan disiplin selama bekerja. Abstract:  Motorcycle taxi drivers are one of the groups of people who have high mobility and the risk of contracting COVID-19 while working and doing activities. The use of digital media as a means of communication, information, and education is an alternative in building the participation of groups of online motorcycle taxi riders to be aware of carrying out the health protocol for preventing COVID-19. The purpose of this community service activity is to increase the participation of online motorcycle taxi riders in listening to health education about how, the media and the impact of transmitting COVID-19 while working, the dangers of smoking, and myths about COVID-19. The stages of implementation based on the social planning model are staff preparation, social preparation, audience networking, health education dissemination, and evaluation. The activity method used in this activity is fully digital media and game applications, group discussions, and video tutorial video playbacks lasting 4 minutes 20 seconds and followed by 16 online motorcycle taxi riders. The result of the activity is that online motorcycle taxi drivers have actively participated in activities, besides that as many as 75% of participants have a good understanding of transmission, efforts to prevent COVID-19 while working, and false myths about the disease. It is hoped that activity participants can spread information and influence other motorcycle taxi riders to carry out the COVID-19 protocol with discipline while working.
PENGUATAN KEMAMPUAN KADER POSYANDU MELALUI EDUKASI DAN PENDAMPINGAN AKUNTANSI DI DESA MEKARWANGI PROVINSI BANTEN Effendi, Bahtiar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.4955

Abstract

Abstrak: Kegiatan    pengabdian    kepada    masyarakat    ini    bertujuan    untuk    memberikan    edukasi dan pendampingan  bagi  Kader  Posyandu dengan memberikan pemahaman memadai tentang praktik pembukuan (akuntansi) yang efektif  dan  pengenalan  standar  akuntansi  keuangan  organisasi    nirlaba  (PSAK  45). Metode pelaksanaan  kegiatan  pengabdian  kepada  masyarakat  di Posyandu Desa Mekarwangi dilakukan  melalui  tiga tahapan.  Tahap pertama adalah  edukasi dan pendampingan akuntansi Posyandu Rambutan dan Posyandu Nusa.  Tahap  kedua  adalah  edukasi dan pendampingan akuntansi Posyandu Plamboyan I dan Plamboyan II. Tahap ketiga adalah edukasi dan pendampingan akuntansi Posyandu Nanas dan Manggis. Pelaksanaan kegiatan PKM Tahap kedua pada semester Genap 2020-2021 telah selesai dilaksanakan. Berdasarkan kegiatan tersebut, Kader Posyandu Plamboyan I dan Posyandu Plamboyan II cukup terbantu dalam proses pembukuan yang selama ini dianggap sulit dikarenakan kompetensi pendidikan mereka yang mayoritas SD dan SMP sehingga kompetensinya perlu ditingkatkan kembali agar praktik pembukuan (akuntansi) Posyandu dapat berjalan secara efektif serta meningkatnya ketepatan waktu pelaporan pembukuan.Abstract:  This community service activity aims to provide education and assistance for Cadre Posyandu by providing an adequate understanding of effective bookkeeping (accounting) practices and the introduction of financial accounting standards for non-profit organizations (PSAK 45). The method of implementing community service at the Mekarwangi Village Posyandu is carried out through three stages. The first stage is education and accounting assistance for the Rambutan Posyandu and the Nusa Indah Posyandu. The second stage is education and accounting assistance for Posyandu Plamboyan I and Plamboyan II. The third stage is education and accounting assistance for the Nanas and Manggis Posyandu. The implementation of the second phase of  community service activities in the even semester 2020-2021 has been completed. In these activities, the cadres of Posyandu Plamboyan I and Posyandu Plamboyan II were sufficient in the bookkeeping process which had been considered difficult because their most important competencies were elementary and junior high schools so that they needed to be improved again so that the Posyandu accounting (accounting) practice could run effectively and precisely. accounting reporting time.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI KELAS VIRTUAL UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN ONLINE BAGI GURU DI SMP NEGERI 12 KONAWE SELATAN Harudu, La; Musyawarah, Rahma; Irsan, Laode Muhamad; Hasanah, Nur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.4840

Abstract

Abstrak: Pembelajaran online di SMPN 12 Konawe Selatan dilaksanakan dengan hanya memanfaatkan Whatsapp Group, sebab umumnya guru belum memiliki kemampuan yang cukup untuk menggunakan aplikasi kelas virtual yang disarankan. Hal ini dianggap tidak maksimal, sebab interaksi dan materi yang disajikan sangat terbatas serta guru terkendala dalam mengevaluasi hasil kerja siswanya. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan pelatihan bagi guru dalam penggunaan aplikasi kelas virtual seperti Zoho Form, Google Classroom, Webex Meet, Zoom Meet, dan Microsoft Teams agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran online. Pelatihan diikuti oleh 28 guru dan SMPN 12 Konawe Selatan sebagai mitra. Respon dan kemampuan guru dianalisis melalui kuesioner, dan diperoleh hasil: 1) guru sangat setuju menggunakan aplikasi kelas virtual; 2) guru bersikap terbuka dengan penggunaan aplikasi kelas virtual; dan 3)guru berharap aplikasi kelas virtual segera dimanfaatkan dalam pembelajaran online di SMPN 12 Konawe Selatan. Berdasarkan hasil analisis melalui aspek trainer, materi, sarana dan parasara pelatihan, serta waktu pelatihan, keseluruhan kegiatan pelatihan memperoleh nilai 3,77 yang berarti sangat baik. Abstract: Online learning at Junior High School 12 South Konawe is carried out by only using Whatsapp Group, because generally teachers do not have sufficient skills to use the recommended virtual classroom applications. This is considered not optimal, because the interaction and material presented are very limited and the teacher is constrained in evaluating the work of their students. The aim of this service is to provide training for teachers in the use of virtual classroom applications such as Zoho Form, Google Classroom, Webex Meet, Zoom Meet, and Microsoft Teams in order to improve the quality of online learning. The training was attended by 28 teachers and Junior High School 12 South Konawe as partners. Teacher responses and abilities were analyzed through a questionnaire, and the results were: 1) the teacher strongly agreed to use virtual classroom applications; 2) the teacher is open to the use of virtual classroom applications; and 3) the teacher hopes that the virtual classroom application will soon be used in online learning at Junior High School 12 South Konawe. Based on the results of the analysis through the aspects of the trainer, material, training facilities and parasara, as well as training time, the overall training activity received a score of 3.77 which means very good.
DISEMINASI CARA HIDUP SEHAT DAN SANITASI DI KAWASAN PESISIR PULAUAN KECIL POTERAN, SUMENEP MADURA Koentjoro, Maharani Pertiwi; Masruroh, Inayatul; Isdiantoni, Isdiantoni; Prasetyo, Endry Nugroho
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4682

Abstract

Abstrak: Kesehatan menjadi salah satu faktor penentu kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Di Pulau Poteran, akses pelayanan kesehatan terhalang dengan keadaan geografis dan keadaan cuaca. Kondisi ini mengakibatkan kurangnya perhatian masalah kesehatan dan kondisi sanitasi lingkungan masyarakat pesisir. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah diseminasi cara hidup sehat dan sanitasi kepada masyarakat di kawasan pesisir pulau Poteran, agar masyarakat (1) termotivasi untuk menjaga kebersihan lingkungan; (2) melakukan pencegahan dan penanganan secara dini terhadap penyakit; (3) mendorong peran serta, penguatan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk berperan aktif dalam menangani sanitasi lingkungan. Metode yang dilaksanakan pada kegiatan ini adalah penyuluhan melalui media poster pendidikan sanitasi lingkungan berbahasa Madura yang tinggal di pulau kecil di pulau Poteran. Mitra kegiatan ini adalah Yayasan Jala Tani Pertiwi. Hasil evaluasi yang dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah sosialisasi menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman cara hidup sehat dan sanitasi sebesar 42%. Peningkatan pemahaman ini diharapkan mampu mengubah pola pikir dan perilaku hidup sehat masyarakat. Abstract:  Health is one of the determining factors for the quality of Human Resources (HR). In Poteran Island, access to health services is hindered by geography and weather conditions. This condition results in a lack of attention to health problems and environmental sanitation conditions in coastal communities. The purpose of this community service is the dissemination of healthy living and sanitation methods to communities in the coastal area of Poteran Island, so that people are (1) motivated to maintain a clean environment; (2) early prevention and treatment of disease; (3) encouraging participation, strengthening public awareness and concern to play an active role in dealing with environmental sanitation. The method used in this activity is to provide counseling and distribution of environmental sanitation education posters in Madurese language living on a small island on Poteran Island. The partner of this activity is the Jala Tani Pertiwi Foundation. The results of evaluations conducted using a questionnaire before and after the socialization showed an increase in understanding of healthy living and sanitation methods by 42%. This increase in understanding is expected to be able to change the mindset and behavior of healthy living in society.
SURVEI TINGKAT KEPATUHAN MASYARAKAT MELAKSANAKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 PASCA PENYULUHAN Hakim, Lukmanul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.73 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5039

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 di Indonesia terjadi lebih dari setahun. Angka penularan dan angka kematiannya masih tinggi khususnya di wilayah Jabodetabek dan Karawang. Prodi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Karawang menyelenggarakan pengabdian masyarakat (PkM) berupa sosialisasi protokol kesehatan (prokes) dari aspek sosial budaya kepada karyawan perusahaan mitra, mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar. Tujuannya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta agar menerapkan prokes. Metode yang digunakan penyuluhan, diikuti enam puluh delapan peserta. Evaluasi dilakukan dengan survei kuesioner dua minggu pasca penyuluhan. Hasilnya, tingkat kepatuhan melaksankan prokes secara umum termasuk kategori sedang yaitu sebesar 63,23 persen. Tingkat kepatuhan melaksanakan prokes yang tinggi pada penggunaan masker dan mencuci tangan. Sementara penggunaan hand sanitizer dan menghindari berjabat tangan masih rendah. Alasan peserta enggan melaksanakan prokes yaitu tidak adanya orang sekitar yang terkonfirmasi positif Covid-19, harga hand sanitizer dianggap mahal, ringannya sanksi, prokes dianggap merepotkan, dan rendahnya keteladanan. Sebanyak 52,9 persen responden tidak percaya dapat tertular Covid-19. Sebelum obat ditemukan, penyuluhan perlu dilaksanakan agar partisipasi masyarakat melaksanakan prokes Covid-19 meningkat.Abstract:  The Covid-19 pandemic in Indonesia has been going on for more than a year. The transmission rate and death rate are still high, especially in the Greater Jakarta and Karawang areas. The Accounting Information System Study Program of Universitas Bina Sarana Informatika, Karawang Campus, organizes community service in the form of socializing health protocols from socio-cultural aspects to employees of partner company, students, lecturers, and the surrounding community. The goal is to increase the knowledge and awareness of participants to apply the Covid-19 health protocol. The method used is counseling, followed by sixty-eight participants. Evaluation with a questionnaire survey two weeks after counseling. As a result, the level of compliance in implementing health protocols is in the moderate category in general, which is 63.23 percent. High level of adherence to the use of masks and hand washing. While the use of hand sanitizer and avoiding handshake is still low. The reasons participants did not want to implement the health protocols were that no one around them was confirmed to be positive for Covid-19, the price of hand sanitizers was considered expensive, sanctions were light for violators, health protocols were considered troublesome, and role models did not set an example. As many as 52.9 percent of respondents do not believe they can contract Covid-19. Before drugs are found, counseling needs to be carried out so that community participation in implementing the Covid-19 health protocol increase.
PENGENALAN PEMROGRAMAN WEB PADA KARANG TARUNA PEMUDA PEMUDI SEJATI GUNA MENGEMBANGKAN SKILL IT HANDAL Sinaga, Anita Sindar RM; Marbun, Murni; Sitio, Arjon Samuel
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.4850

Abstract

Abstrak: Pemograman dapat dipelajari siapa saja dan kapanpun tidak harus belajar formal. Organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna Pemuda Pemudi Sejati Desa Jambur Pulau, merupakan sekumpulan pemuda yang tertarik berorganisasi mempunyai program kerja jangka pendek dan jangka panjang. Karang taruna ini terbuka untuk pembelajaran yang memberikan manfaat terhadap  individu maupun organisasi. Beberapa tahun terakhir anggota Karang Taruna Pemuda Pemudi Sejati juga menghasilkan handmade yang menarik terbuat dari bambu. Kreativitas anggota karang taruna ini telah menghasilkan uang melalui pemasaran lokal. Teknologi mendorong pelaku kreativitas menggunakan digitalisasi sebagai peningkatan pemasaran, ini memotivasi pemuda pemudi menguasai skill yang berkaitan dengan sistem informasi. Setelah mengikuti pelatihan ini para peserta berjumlah 10 orang mampu membuat website pribadi atau swasta menggunakan MySQL. Pelatihan dilakukan secara daring dan luring dengan efisiensi waktu 20 hari selama sebulan bertujuan merancang sistem informasi pemasaran handmade bambu berbasis web. Abstract:  Programming can be learned by anyone and at any time without having to be formally studied. Karang Taruna Pemuda Pemudi Sejati, Desa Jambur Pulau, are a group of young people who are interested in organizing and having short-term and long-term work programs. This organization is open to learning that benefits individuals and organizations. In the last few years, members of the have also produced attractive handmade items made of bamboo. The creativity of these youth members has made money through local marketing. Technology encourages creative actors to use digitalization as a marketing improvement, this encourages young people to master skills related to information systems. After participating in this training, 10 participants were able to create a personal or private website using MySQL. The training is conducted online and offline with time efficiency of 20 days for a month. The training is intended for youth members who want to develop programming skills so that they are able to develop web-based management information system applications.
PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK KACA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Mudawaroch, Roisu Eny; Wibowo, Adi; Ariyanti, Atika; Tri, Indra Gaya; Shintiani, Selly; Supriyatin, Tabah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5015

Abstract

Abstrak: Secara umum permasalahan yang dihadapi saat pandemi Covid 19 yaitu  masyarakat memerlukan sebuah peluang usaha yang dapat memberikan manfaat materi. Pemulihkan perekonomian masa pandemi covid-19 di desa  dapat dilakukan oleh kader PKK dengan membuka peluang usaha keripik kaca. Pembuatan keripik kaca bertujuan  untuk memberikan pengetahuan  pembuatan keripik kaca kepada kader PKK Desa Tulusrejo  Kecamatan Butuh kabupaten Purworejo. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan  3 tahapan yaitu : pra pelaksaan pelatihan, pelaksaan  pelatihan, dan evaluasi dan monitoring pelatihan pembuatan keripik kaca. Hasil  praktik pembuatan keripik kaca  yaitu prakegiatan pelatihan pembuatan kripik kaca dilakukan survei  tentang pelatihan yang dibutuhkan.  Pelatihan yang dipilih adalah pembutan kripik kaca. Pelaksanaan  pelatihan pembuatan keripik kaca dilakukan  pengarahan terlebih dahulu tentang  alat, bahan dan cara pembuatan. Setelah pengenalan, maka dilanjutkan dengan praktik membuat kripik kaca. Monitoring  dan evaluasi menunjukkan  sebagian besar peserta sudah mengetahui cara pembuatan keripik kaca yaitu 88,89%,  namun sebagian kecil yaitu 44%,  yang telah mempraktikannya.  Bahan pembuatan keripik kaca mudah didapatkan yaitu sebesar 100%. Pembuatan keripik kaca juga mudah dilakukan yaitu sebesar 100%. Kesimpula bahwa pembuatan keripik kaca berjalan lancar dan sukses. Peserta sangat antusias selama kegiatan dilaksanakan. Saran  adalah pembuatan keripik kaca tetap  dipraktikkan dan diusahakan secara komersil.  Abstract: In general, the problem faced during the Covid 19 pandemic was that people need a business opportunity that can provide material benefits. Economic recovery during the COVID-19 pandemic in the village can be done by PKK cadres by opening up glass chip business opportunities. The manufacture of glass chips aims to provide knowledge on making glass chips for PKK cadres, Tulusrejo Village, Need District, Purworejo Regency. The method used was training with 3 stages: pre-implementation of training, implementation of training, and evaluation and monitoring of training in making glass chips. The results of the practice of making glass chips, namely the pre-activity of training on making glass chips, a survey was carried out about what was needed. The chosen training was glass chip making. The implementation of training on making glass chips was carried out first about the tools, materials, and manufacturing methods. After the introduction, it was continued with the practice of making glass chips. Monitoring and evaluation showed that most of the participants already knew how to make glass chips, namely 88.89%, but a small proportion, namely 44%, had practiced it. The material for making glass chips was easy to obtain, which was 100%. Making glass chips was also easy to do, which was 100%. The conclusion was that the manufacture of glass chips was running smoothly and successfully. Participants were very enthusiastic during the activity. Suggestions  were that the manufacture of glass chips was still practiced and commercialized.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MEMBUAT BIOCHAR DAN KOMPOS DARI BIOMASSA TANAMAN PADI Abdillah, Muhammad Helmy; Majid, Zuliyan Agus Nur Muchlis; Iswahyudi, Herry; Lukmana, Mila; Rahmawati, Linda; Widiyastuti, Dewi Amelia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.4812

Abstract

Abstrak: Biomassa tanaman Padi manjadi masalah dalam sanitasi lahan rawa pasca panen, meskipun biomassa ini dapat digunakan untuk pembanah tanah dengan pemanfaatannya belum optimal. Kearifan lokal masyarakat suku Banjar yang sudah mulai ditinggalkan diduga menjadi penyebab masalah tersebut. Kearifan lokal ini mendorong penggunaan biomassa Padi secara optimal untuk membenahi tanah sub-optimal pada tanah-tanah di lahan rawa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pembuatan biomassa Padi menjadi pembenah tanah dengan konsep kearifan lokal tajak-puntal-balik-hambur yang dikemas dalam teknologi sederhana berbentuk biochar dan kompos berbahan biomassa Padi. Metode yang digunakan pada kegiatan ini berupa pelatihan pada 36 orang masyarakat kecamatan Alalak yang pada akhir pelatihan dievaluasi pengetahuannya menggunakan formulir berisi pilihan ganda dengan pertanyaan sederhana terkait minat, kebermanfaatan dan materi pelatihan ini. Hasil menunjukkan bahwa 89% terbentuknya pemahaman baru tentang fungsi, cara pembuatan dan manfaat biochar dan kompos sehingga konsep kearifan lokal masyarakat Banjar tetap dilakukan dalam model yang baru. Pembuatan biochar dan kompos dapat mengurangi masalah sanitasi lahan pada lahan budidaya Padi dan menurunkan masalah tanah di lahan sub-optimal.Abstract: Paddy's biomass is a problem in post-harvest swampland sanitation. Even though this biomass can be used for various types of soil amendment, its utilization is not yet optimal. The local wisdom of the Banjarase that has begun to be abandoned is suspected to be the cause of the problem. This local wisdom encourages the optimal use of Paddy biomass to repair on swampy soils. This activity aims to increase knowledge on the manufacture to be soil amendment with the local wisdom concept as name tajak-puntal-balik-hambur which is packaged in a simple technology in the form of biochar and compost made from rice biomass. The method used in this activity was in the form of training for the community of Alalak sub-district as many as 36 people whose knowledge was evaluated using a form containing multiple choices with simple questions related to interest, usefulness, and training of this materials. The results of the activity show that 89% new understandings emerge on the function, manufacture and benefits of biochar and compost from rice biomass so that the concept of local wisdom Banjarase is still carried out in a new model. Making biochar and compost can reduce land sanitation problems in Paddy cultivation land and reduce soil problems in sub-optimal land
TEKNIK CEPAT UJI TANAH UNTUK MENENTUKAN REKOMENDASI PEMUPUKAN SPESIFIK LOKASI DI DESA SENTUL KECAMATAN KAYANGAN KABUPATEN LOMBOK UTARA Arifin, Zaenal; Susilowati, Lolita Endang
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4591

Abstract

Abstrak: Pupuk yang diberikan pada tanaman harus tepat sasaran, efektif dan efisien, maka rekomendasi pemupukan yang berimbang disusun berdasarkan status hara di dalam tanah yang diketahui melalui teknik uji tanah. Konsep rekomendasi pemupukan spesifik lokasi yang menunjang penerapan pemupukan berimbang berdasar uji tanah memerlukan data analisis tanah. Kegiatan ini bertujuan (1) memberikan pemahaman dan memperkaya pengetahuan petani terkait dengan aplikasi pupuk berimbang spesifik lokasi; (2) memperkenalkan dan mengajarkan teknik cepat uji tanah dengan cara sederhana dan dengan menggunakan PUTS/PUTK; dan (3) mempraktekkan pola pemupukan berimbang spesifik lokasi di lapangan. Kegiatan pengabdian ini berlangsung selama lima bulan di dusun Sentul desa Pendua, kecamatan Kayangan, kabupaten Lombok Utara. Metode pendekatan yang digunakan adalah partisipasif, dimana anggota sasaran dilibatkan seara aktif mulai dari perencanaan, monitoring dan evaluasi kegiatan. Proses pemberdayaan kepada petani sasaran meliputi: (1) penyuluhan, (2) kegiatan  praktek tehnik uji tanah dan (3) kegiatan praktik penerapan pemupukan berimbang spesifik lokasi. Hasil kegiatan pengabdian adalah mendapatkan respon positif dari peserta penyuluhan dan penguasaan peserta yang cukup baik terhadap materi penyuluhan yang dapat dilihat dari meningkatnya keterampilan peserta penyuluhan dalam melakukan pengujian kesuburan tanah dengan menggunakan PUTK dan mengaplikasikan hasil pengukuran dalam menentukan rekomendasi pemupukan spesifik lokasi. Abstract: Fertilizer given to plants must be right on target, effective and efficient, so balanced fertilization recommendations are prepared based on the nutrient status in the soil which is known through soil testing techniques. The concept of site-specific fertilization recommendations that support the application of balanced fertilization based on soil tests requires soil analysis data. This activity aims (1) to provide understanding and enrich farmers' knowledge regarding the application of site-specific balanced fertilizers; (2) introduce and teach rapid soil testing techniques in a simple way and by using PUTS / PUTK; and (3) practicing a location specific balanced fertilization pattern in the field. The community service activity lasts for five months in Sentul hamlet, Pendua village, Kayangan sub-district, North Lombok district. The approach method used is participatory, where target members are actively involved starting from planning, monitoring and evaluating activities. The empowerment process for target farmers includes: (1) counseling, (2) soil testing technical practice activities and (3) site specific balanced fertilization application practice activities. The results of the service activities were getting a positive response from the extension participants and a fairly good mastery of the participants on the extension material which can be seen from the increased skills of the extension participants in conducting soil fertility testing using PUTK and applying the results of measurements in determining fertilizer recommendations for specific locations.

Page 40 of 309 | Total Record : 3084