cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
UPAYA PENINGKATAN KESIAPAN LANSIA DALAM PROGRAM VAKSINASI COVID-19 Sri Maywati; Nissa Noor Annashr; Yuldan Faturrahman; Santiana Santiana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.21 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6581

Abstract

Abstrak: Partisipasi lansia dalam program vaksinasi di Indonesia masih rendah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kesiapan lansia dalam melakukan vaksinasi COVID-19. Kegiatan ini dilakukan di Posyandu Teratai Merah dan Posyandu Gelatik Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat yang melibatkan 35 orang lansia. Bentuk kegiatan berupa edukasi kesehatan menggunakan metode ceramah dengan dibantu media power point, leaflet dan booklet. Sebelum diberikan edukasi kesehatan, lansia diberikan pre-test dan setelah diberikan edukasi, lansia diberikan post-test sebagai bentuk evaluasi keberhasilan kegiatan edukasi kesehatan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan terdapat peningkatan proporsi lansia yang menyatakan bersedia melakukan vaksinasi sebelum diberikan edukasi (19%) dan setelah diberikan edukasi kesehatan (52,4%). Proporsi lansia yang masih ragu, mengalami penurunan dari 52,4% sebelum diberikan edukasi menjadi 38,1% setelah diberikan edukasi. Sementara itu, lansia yang menyatakan tidak bersedia melakukan vaksinasi, proporsinya juga turun dari 28,6% sebelum diberikan edukasi menjadi 9,5% setelah diberikan edukasi. Abstract: The participation of the elderly in the vaccination program in Indonesia is still low. The purpose of this activity was to increase the readiness of the elderly in carrying out COVID-19 vaccinations. This activity was carried out at the Teratai Merah Posyandu and Gelatik Posyandu which involved 35 elderly people. The form of activity was in the form of health education using the lecture method with the power point media, leaflets and booklets. Before being given health education, the elderly were given a pre-test and after being given education, the elderly were given a post-test as a form of evaluating the success of health education activity. The results of activity showed that there was an increase in the proportion of the elderly who stated they were willing to vaccinate before being given education (19%) and after being given health education (52.4%). The proportion of elderly people who are still unsure, decreased from 52.4% before being given education and 38.1% after being given education. Meanwhile, the proportion of elderly who stated that they were not willing to vaccinate also decreased from 28.6% before being given education to 9.5% after being given education.
PENYULUHAN TEKNIK PENGERINGAN RUMPUT LAUT MELALUI METODE PENJEMURAN PARA-PARA KEPADA PEMBUDIDAYA RUMPUT LAUT DESA ALLUMANG, NUSA TENGGARA TIMUR Imanuel Lamma Wabang; Paulus Edison Plaimo; Efrin Antonia Dollu; Isak Feridikson Alelang; Elia Maruli; Alboin Selly; Fredrik Abia Kande; Thomas John Tanglaa; Setia Budi Laoepada
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1197.5 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6365

Abstract

Abstrak: Kebiasaan pembudidaya rumput laut di Desa Allumang, Kec. Pantar Barat Laut, Kabupaten Alor, Prop. NTT melakukan teknik pengeringan rumput laut melalui metode penjemuran di atas terpal atau waring yang digelar diatas tanah atau pasir. Metode ini mempunyai kekurangan karena produk rumput laut dapat terkontaminasi dengan debu dan kandungan air yang tinggi serta tidak merata dan waktu penjemuran yang lama dapat mempengaruhi pertumbuhan mikro organisme seperti kapang dan dan jamur, kondisi ini berdampak pada penurunan kualitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman pembudidaya rumput laut yang berdomisili di Desa Allumang mengenai manfaat penggunaan metode penjemuran para-para dalam proses pengeringan rumput laut untuk mendapatkan produk rumput laut yang mempunya kualitas sesuai permintaan pasar. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dilakukan dalam beberapa tahapan antara lain: (1) Tahap Persiapan; (2) tahap pelaksanaan kegiatan; (3) tahap evaluasi. Pelakasanaan kegiatan penyuluhan ini dikatakan berhasil secara signifikan yaitu 100% oleh karena secara psikologis terlihat adanya perubahan pola pikir pembudidaya mengenai teknik pengeringan rumput laut melalui metode penjemuran di atas para-para karena berkorelasi dengan kualitas rumput laut yang dihasilkan. Selanjutnya untuk lebih meyakinkan pemahaman pembudidaya rumput laut dilakukan kegiatan pembuatan para-para dilokasi budidaya sebagai contoh.Abstract: Habits of seaweed cultivators in Allumang Village, Kec. Northwest Pantar, Alor Regency, Prop. NTT uses the technique of drying seaweed through the drying method on a tarp or waring which is held on the ground or sand. This method has drawbacks because seaweed products can be contaminated with dust and high and uneven water content and long drying times can affect the growth of micro-organisms such as molds and fungi, conditions have an impact on quality degradation. This Community Service (PkM) activity aims to increase knowledge and understanding of seaweed farmers who live in Allumang Village regarding the benefits of using the para-para drying method in the seaweed drying process to obtain quality seaweed products according to market demand. The method of implementing community service activities is carried out in several stages, including: (1) Preparation Phase; (2) activity implementation stage; (3) evaluation stage. The implementation of this outreach activity was said to be significantly successful, namely 100% because psychologically it was seen that there was a change in the mindset of farmers regarding the technique of drying seaweed through the drying method on a parapet because it correlated with the quality of the seaweed produced. Furthermore, to further ensure the understanding of seaweed cultivators, para-para-making activities were carried out at the cultivation location as an example.
STRATEGI MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI USAHA DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN POLA KONSUMSI DAN PERILAKU MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID-19 Ana Noor Andriana; Finnah Fourqoniah; Adietya Arie Hetami
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.018 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6540

Abstract

Abstrak: Adanya pandemi covid-19 membuat para pelaku usaha menerapkan berbagai macam strategi demi mempertahankan eksistensi usahanya. Perubahan pola konsumsi dan perilaku masyarakat berdampak pada penurunan penjualan hingga penutupan usaha serta kekhawatiran membuka usaha. Berdasarkan masalah tersebut perlu dilakukan sosialisasi terkait mempertahankan eksistensi usaha dalam menghadapi perubahan yang terjadi. Tujuan dari kegiatan ini adalah terlaksananya kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan menambah wawasan kepada pelaku usaha. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui webinar dengan tahapan pra kegiatan, kegiatan, monitoring dan evaluasi. Jumlah peserta kegiatan sebanyak 120 peserta yang terdiri dari mahasiswa program studi Administrasi Bisnis FISIP Universitas Mulawarman. Hasil yang dicapai yaitu 85% diukur berdasarkan wawancara dan data ulasan peserta yang mampu memahami isi materi kegiatan dan menentukan strategi bisnis menyesuaikan dengan perubahan pola konsumsi dan perilaku masyarakat yang terjadi di masa pandemi covid-19. Abstract: The existence of the COVID-19 pandemic has forced business actors to implement various strategies to maintain the existence of their business. Changes in consumption patterns and people's behavior have an impact on decreasing sales and closing businesses as well as concerns about opening a business. Based on these problems, it is necessary to conduct socialization related to maintaining the existence of the business in the face of changes that occur. The purpose of this activity is to carry out community service activities and add insight to business actors. The method of implementing activities is through webinars with pre-activity, activity, monitoring and evaluation stages. The number of participants in the activity was 120 participants consisting of students from the Business Administration study program at Mulawarman University. The results achieved were 85% measured based on interviews and participant review data who were able to understand the content of the activity material and determine business strategies to adapt to changes in consumption patterns and people's behavior that occurred during the covid-19 pandemic.
PENERAPAN INOVASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN GUNA MEWUJUDKAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK Lely Indah Mindarti; Choirul Saleh; Aulia Puspaning Galih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.039 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6336

Abstract

Abstrak: Seluruh informasi yang terkait dengan pengelolaan negara harus berani dipublikasikan secara transparan, terkecuali di dalamnya terdapat rahasia negara yang memang tidak boleh diketahui publik dan diatur di dalam UU. Masalah yang ditemui di Desa Arjowilangun adalah kurangnya pemahaman aparatur desa terhadap UU KIP 2008 dan SLIP Desa, kedua adalah kurangnya pemanfaatan sistem informasi untuk menyediakan informasi public desa. Berdasarkan latar belakang tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk berkontribusi terhadap upaya pemerintah desa Arjowilangun dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik desa. Kegiatan ini difokuskan kepada pemahaman aparatur desa serta masyarakat terhadap UU KIP 2008 dan Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2018 Tentang SLIP Desa serta peningkatan kapasitas aparatur desa dalam pemanfaatan system informasi manajemen. Terdapat tiga program yang dilakukan adalah sosialisasi, pelatihan dan focus group discussion (FGD). Peserta terbukti memahami materi mengenai UU KIP 2008 dan SLIP Desa dari sesi tanya jawab dan diskusi yang dilakukan setelah penyampaian materi. Selain pemahaman materi, peserta juga terbuki mampu menjalankan website dengan baik. Abstract: All information related to state management must dare to be published in a transparent manner, unless it contains state secrets which are not publicly known and are regulated in law. The problem encountered in Arjowilangun Village is the lack of understanding of the village apparatus towards the Information Disclosure law year 2008 and Village SLIP, the second is the lack of use of information systems to provide village public information. Based on this background, this service activity aims to contribute to the efforts of the Arjowilangun village government in realizing village public information disclosure. This activity focus on understanding the village apparatus and the community towards the 2008 KIP Law and Information Commission Regulation Number 1 of 2018 concerning Village SLIP and increasing the capacity of village officials in the use of management information systems. There are three programs carried out: socialization, training and focus group discussions (FGD). Participants proved to understand the material regarding Information Disclosure law year 2008 and Village SLIP from the question and answer session and discussion that was held after the presentation of the material. In addition to understanding the material, participants were also shown to be able to run the website well.
PELATIHAN ENDNOTE PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS FLORES Yulius Laga
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.831 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6443

Abstract

Abstrak: Kegiatan pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan sebagai upaya dalam membantu mahasiswa untuk membuat referensi yang cepat dan efektif dan cara mensitasi tulisan pada jurnal atau penelitian. Kegitan ini melibatkan 251 orang Mahasiswa Semester VII dari Fakultas Ekonomi yang mendaftarkan diri secara gratis. Peserta merupakan mahasiswa yang berada pada tahap penyusunan proposal penelitian dan skripsi. Pengukuran pemahaman mahasiswa setelah mengikuti kegiatan pelatihan dilakukan dengan menggunakan angket/kuisioner. Kegiatan ini dilakukan di Laboratorium Fakultas Ekonomi selama 1 minggu, dari tanggal 11 sampai dengan 16 Oktober 2021. Kegiatan pelatihan ini menggunakan Software Endnote Versi X7. Hasil kegiatan menunjukan bahwa mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Flores mampu untuk membuat daftar referensi dan mensitasi pada tugas akhir yang akan dikerjakan. Pengukuran pemahaman mahasiswa yang berkaitan dengan Pemahaman sitasi dan bibliografi sebesar 91 persen, cara mengkoleksi referensi 90 persen, sitasi pada microsoft word 92 persen, dan mendesain gaya luaran (format sitasi) sebesar 92 persen semua item pengukuran mahasiswa sudah sangat paham dalam menggunakan aplikasi Endnote.Abstract: This training activity aims to increase understanding and as an effort to help students make quick and effective references and how to cite writings in journals or research. This activity involved 251 Semester VII students from the Faculty of Economics who registered for free. Participants are students who are in the stage of preparing research proposals and theses. Measurement of student understanding after participating in training activities is carried out using a questionnaire/questionnaire. This activity is carried out at the Laboratory of the Faculty of Economics for 1 week, from October 11 to 16, 2021. This training activity uses Endnote Software Version X7. The results of the activity showed that students of the Faculty of Economics, University of Flores were able to make a list of references and cite the final project to be done. The measurement of student understanding related to citation and bibliographic understanding is 91 percent, how to collect references is 90 percent, citations on Microsoft Word are 92 percent, and designing the output style (citation format) is 92 percent. All student measurement items are very familiar with using the Endnote application.
PELATIHAN DALAM UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN DIGITAL MARKETING BAGI UMKM DI PURBALINGGA Isti Handayani; Pepita Haryanti; Aisyah Tri Septiana; Susanto Budi Sulistyo; Yunar Chaerdinan Etnanta; Ade Setiyawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.168 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6141

Abstract

Abstrak: Salah satu permasalahan yang dihadapi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Purbalingga adalah keterbatasan penguasaan teknologi pemasaran secara digital. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para pelaku UMKM di Kabupaten Purbalingga dalam menggunakan teknologi pemasaran menggunakan media digital. Metode yang digunakan dalam identifikasi penggunaan media pemasaran adalah dengan observasi, ceramah, diskusi dan pelatihan. Kegiatan diikuti oleh 22 orang, meliputi pelaku UMKM, tim pengabdi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, narasumber dari Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Hasil observasi menunjukkan UMKM dalam menjalankan usahanya sebagian besar masih dilakukan secara offline dan menggunakan media digital standar dalam HP yaitu facebook, WhatsApp dan Instagram. Peserta yang telah mengenal dan menggunakan fitur bisnis baru 15%. Media digital fitur bisnis yang diperkenalkan meliputi fanspage, Google My business, WA bisnis, dan IG bisnis. Peserta juga dilatih membuat foto produk menggunakan sarana dan perlengkapan yang sederhana namun menghasilkan foto yang layak untuk ditampilkan pada akun bisnis. Hasil kegiatan menunjukkan melalui kegiatan alih teknologi terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta dalam menggunakan media digital untuk memasarkan produk. Semua peserta telah mampu membuat akun bisnis serta mempraktekan cara membuat foto produk yang menarik. Abstract: One of the issues that Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Purbalingga Regency has is a lack of understanding of digital marketing technology. The purpose of this community service activity is increasing knowledge and skills in using marketing technology using digital media for partners. The method used is observation, lecture, discussion and training. The activity was attended by 22 people including MSME, Lecturers of Jenderal Soedirman University (Unsoed) Purwokerto, and the Integrated Business Service Center (PLUT). Observation results show that MSMEs in running their business are mostly still done offline, using standard digital media (Facebook, WhatsApp and Instagram). 15% of participants who have known and used new business features. Digital media for business features introduced to the trainees included a fans page, Google My business, business WA, and business IG. Participants were also trained to make product photos using simple tools but to produce decent photos. The results of the activity show that through technology transfer activities there is an increase in participants' knowledge and skills in using digital media to market products. All participants have been able to create a business account and practice how to make attractive product photos.
EDUKASI PERAN GENERASI Z DALAM PENGENDALIAN COVID-19 Ulya Qoulan Karima; Chahya Kharin Herbawani; Rafiah Maharani Pulungan; Yehezkiel Gabriel; Meidy Wiradati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1132.277 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6036

Abstract

Abstrak : Walaupun morbiditas dan mortalitas akibat COVID-19 pada remaja tidak setinggi kelompok umur lainnya, remaja berpotensi menjadi sumber penularan bagi orang lain terutama kelompok usia rentan. Generasi Z (Gen Z) dengan segala karakteristiknya dapat memberikan dampak dualisme (positif atau negatif) terhadap pengendalian COVID-19. Edukasi tentang COVID-19 di SMKS Citra Negara, Depok masih terbatas padahal pemahaman yang baik menjadi modal penting bagi remaja untuk berpartisipasi dalam pengendalian COVID-19. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi mengenai peran Gen Z dalam pengendalian COVID-19. Metode pelaksanaan kegiatan dengan melakukan penyuluhan dalam konsep webinar kepada 23 orang pengurus OSIS dengan tiga topik utama yaitu situasi terkini COVID-19, definisi remaja dan karakteristiknya, dan potensi Gen Z dalam pengendalian COVID-19. Evaluasi dilakukan terhadap aspek input (persiapan), proses (pelaksanaan), dan output (peningkatan pengetahuan). Terdapat peningkatan persentase peserta yang berpengetahuan baik antara pre-test (13,0%) dan post-test (26,1%). Diperlukan adanya peningkatan promosi kesehatan tentang peran remaja dalam pengendalian COVID-19 baik dalam aspek metode maupun target peserta yang lebih luas.  Abstract:  Although morbidity and mortality of COVID-19 in adolescents is not as high as other age groups, they may be potential sources of community transmission. Gen Z can have a dualistic impact (positive or negative) on controlling COVID-19. Health promotion about COVID-19 at SMK Citra Negara, Depok is still limited whereas a good understanding is needed to maximize the role of adolescents in controlling COVID-19. The purpose is to provide education about the role of Gen Z in controlling COVID-19. A webinar with three main topics (current situation of COVID-19, definition of adolescents and their characteristics, potential role of Gen Z in controlling COVID-19) was attended by 23 OSIS administrators. The evaluation was exercised on aspects of preparation, implementation, and knowledge improvement. There was an increase in the percentage of participants who have good knowledge between pre-test (13.0%) and post-test (26.1%). There is still a need for increasing health promotion, in terms of methods and wider target audiences  Abstrak[A1] : Walaupun morbiditas dan mortalitas akibat COVID-19 pada remaja tidak setinggi kelompok umur lainnya, remaja berpotensi menjadi sumber penularan bagi orang lain terutama kelompok usia rentan. Generasi Z (Gen Z) dengan segala karakteristiknya dapat memberikan dampak dualisme (positif atau negatif) terhadap pengendalian COVID-19. Edukasi tentang COVID-19 di SMKS Citra Negara, Depok masih terbatas padahal pemahaman yang baik menjadi modal penting bagi remaja untuk berpartisipasi dalam pengendalian COVID-19. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi mengenai peran Gen Z dalam pengendalian COVID-19. Metode pelaksanaan kegiatan dengan melakukan penyuluhan dalam konsep webinar kepada 23 orang pengurus OSIS dengan tiga topik utama yaitu situasi terkini COVID-19, definisi remaja dan karakteristiknya, dan potensi Gen Z dalam pengendalian COVID-19. Evaluasi dilakukan terhadap aspek input (persiapan), proses (pelaksanaan), dan output (peningkatan pengetahuan). Terdapat peningkatan persentase peserta yang berpengetahuan baik antara pre-test (13,0%) dan post-test (26,1%). Diperlukan adanya peningkatan promosi kesehatan tentang peran remaja dalam pengendalian COVID-19 baik dalam aspek metode maupun target peserta yang lebih luas. Kata Kunci: COVID-19; Edukasi; Gen Z; Peran; Remaja; Pemuda; Gen Z; Penanganan; Pencegahan; Pengendalian  Abstract:  Although morbidity and mortality of COVID-19 in adolescents is not as high as other age groups, they may be potential sources of community transmission. Gen Z can have a dualistic impact (positive or negative) on controlling COVID-19. Health promotion about COVID-19 at SMK Citra Negara, Depok is still limited whereas a good understanding is needed to maximize the role of adolescents in controlling COVID-19. The purpose is to provide education about the role of Gen Z in controlling COVID-19. A webinar with three main topics (current situation of COVID-19, definition of adolescents and their characteristics, potential role of Gen Z in controlling COVID-19) was attended by 23 OSIS administrators. The evaluation was exercised on aspects of preparation, implementation, and knowledge improvement. There was an increase in the percentage of participants who have good knowledge between pre-test (13.0%) and post-test (26.1%). There is still a need for increasing health promotion, in terms of methods and wider target audiences Keywords: Adolescents; Control; COVID-19; Gen Z; Health promotion, Youth  [A1]Sudah bagus dan lengkap Terima kasih atas koreksinya Bapak/Ibu
PENGOLAHAN BUAH TOMAT SEBAGAI PROGRAM PROMOSI KESEHATAN OLEH KADER POSYANDU Nurpilihan Bafdal; Siti Nurhasanah; Irfan Ardiansah; Sophia Dwiratna; Ahmad Syauqi Fadillah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.649 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6630

Abstract

Abstrak: Posyandu sebagai fasilitas Kesehatan disuatu daerah, memilki program dalam menjalankan perannya di masyarakat, salah satunya promosi Kesehatan. Promosi kesehatan adalah memberikan fasilitas perubahan perilaku di lingkungan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat. Kader Posyandu sebagai sumber daya manusia dalam penyelenggaraan promosi kesehatan dapat memanfaatkan potensi lingkungannya sebagai salah satu upaya perubahan perilaku hidup sehat. Desa Kutamandiri, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang yang dikenal memiliki lahan persawahan yang luas dan kebanyakan masyarakatnya hidup sebagai petani dan berpotensi untuk menjadi sumber budidaya dan usaha olahan tomat karena memiliki lahan pertanian yang cukup luas. Buah Tomat yang lebih biasa digunakan untuk masakan sayur-sayuran ini memiliki segudang nutrisi dan manfaat untuk anak balita dan ibu hamil. Oleh karena itu, pengolahan buah tomat merupakan sesuatu yang potensial yang perlu dimanfaatkan dan dikembangkan serta dapat dibuat sebagai promosi kesehatan oleh para Kader Posyandu.Kata Kunci: Promosi Kesehatan; Pengolahan Buah Tomat; Kader Posyandu; Desa KutamandiriAbstract: Posyandu, as a health facility in an area, has a program in carrying out its role in the community, one of which is health promotion. Health promotion is facilitating behaviour change in the environment to increase the ability to live healthily. Posyandu cadres, as human resources in the implementation of health promotion, can take advantage of their environment's potential to change healthy living behaviour. Kutamandiri Village, Tanjungsari District, Sumedang Regency, which is known to have extensive rice fields. Most of its people live as farmers and can become a source of cultivation and processing of tomatoes because it has a fairly large agricultural land. Tomatoes, which are more commonly used for vegetable dishes, have a myriad of nutrients and benefits for toddlers and pregnant women. Therefore, tomato fruit processing is a potential thing that needs to be utilized and developed and can be made as health promotion by the Posyandu Cadres.Keywords:  
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM PENGELOLAAN PEKARANGAN UNTUK MENDUKUNG KEMANDIRIAN PANGAN Agus Nugroho Setiawan; Idum Satia Santi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1258.699 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6412

Abstract

Abstrak: Kweni yang berada di Kalurahan Panggungharjo, Sewon, Bantul, DIY merupakan kawasan aglomerasi perkotaan. Sebagian besar tanah di Kweni dimanfaatkan untuk pemukiman penduduk dan lahan pertanian yang tersisa tidak mencukupi untuk menghasilkan bahan pangan, padahal pangan merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Salah satu lahan yang potensial untuk menghasilkan bahan pangan adalah pekarangan. PKK Padukuhan Kweni mempunyai potensi yang besar untuk mengelola pekarangan, namun pengetahuan dan keterampilannya masih terbatas. Pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan mitra sasaran ibu–ibu PKK Padukuhan Kweni dengan jumlah peserta aktif 25 orang, menggunakan beberapa pendekatan yaitu pendidikan masyarakat, pelatihan, difusi ipteks dan konsultasi. Hasil pengabdian pada masyarakat di Kweni, mampu menginspirasi warga masyarakat untuk mengelola pekarangannya menjadi lebih produktif dari yang sebelumnya hanya sekitar 10% menjadi 80%, dan mendapatkan penghargaan sebagai Juara I Kategori Pemanfaatan Tanah dan Pekarangan dalam Gebyar PKK Desa Panggungharjo. Ibu-ibu PKK Padukuhan Kweni telah membuktikan mampu berperan sebagai Perempuan Pejuang Pangan melalui pemanfaatan pekarangan.Abstract: Kweni, which is located in Panggungharjo Village, Sewon, Bantul, DIY, is an urban agglomeration area. Most of the land in Kweni is used for residential purposes. The remaining agricultural land is insufficient to produce food, even though food is a basic need of the community. One of the potential land to produce food in the yard. Family Welfare Program (PKK) Kweni has excellent potential to manage yards, but their knowledge and skills are still limited. Community service was conducted with target partners of PKK Kweni with 25 active participants, using several approaches, namely community education, training, science, and technology diffusion and consultation. The results of community service in Kweni inspired community members to manage their yards to be more productive than previously, only around 10% to 80%. They have been awarded 1st winners in the Land and Yard Utilization Category in the PKK Festival of Panggungharjo Village. 
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN ANTISEPTIK CAIR BERBAHAN DASAR TANAMAN RAMBUSA KALIMANTAN TENGAH Evi Mulyani; Nurul Chusna; Muhammad Priyadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.882 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6575

Abstract

Abstrak: Pandemi COVID-19 telah mengubah kebiasan kehidupan di masyarakat termasuk menjaga kebersihan tangan melalui cuci tangan termasuk di lingkungan sekolah. Keterbatasan dalam mendapatkan akses pendidikan dan pelatihan selama pandemi ini melanda menjadikan siswa sekolah memerlukan kegiatan di luar sekolah untuk meningkatkan keterampilan sebagai bekal tambahan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA dalam pembuatan sabun antiseptik cair dengan bahan dasar tanaman rambusa Kalimantan Tengah. Pengabdian dilakukan kepada siswa/i SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya dengan melakukan pelatihan pembuatan sabun antiseptik cair secara daring dan luring terhadap 24 peserta. Evaluasi kegatan dilakukan melalui asessmen awal dan akhir berupa pemberian instrumen kuisioner kepada peserta pelatihan. Hasil menunjukkan telah terjadi peningkatan pengetahuan siswa/i SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya sebesar 30,4%.Abstract: The COVID-19 pandemic has changed the habits of life in the community, including maintaining hand hygiene through hand washing, including in the school environment. Limitations in getting access to education and training during this pandemic have made school students need activities outside of school to improve skills as additional provisions. This service aims to increase the knowledge of high school students in making liquid aniseptic soap with plant-based ingredients typical of Central Kalimantan. The service was carried out to students of SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya by conducting online and offline training on making liquid antiseptic soap for approximately 24 participants. Activity evaluation is carried out through initial and final assessments in the form of giving a questionnaire instrument to the training participants. The results show that there has been an increase in knowledge of students at SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya by 30.4%.

Page 69 of 309 | Total Record : 3084