cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PENGUATAN KAPASITAS PENGELOLA BUMDES MOZAIK DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA “GETEK ONLINE” MELALUI PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING GOOGLE MY BUSINESS Leylia Khairani; Puji Santoso; Salim Aktar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.447 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i6.5762

Abstract

Abstrak: Getek Online atau disingkat Geol menjadi salah satu unit usaha pariwisata yang dikelola oleh BUMDes Mozaik. Dengan ciri khas dan karakteristik jenis wisata yang ditawarkan, pengembangan pariwisata ini sangat potensial untuk ditingkatkan. Akan tetapi kapasitas pengelola BUMDes Mozaik belum mampu mengoptimalkan platform digital marketing yang tersedia secara gratis. Untuk menjangkau secara luas akses pemasaran, maka pada program ini dilakukan penguatan kapasitas pengelola BUMDes Mozaik dalam memanfaatkan dan mengoptimalkan platform Google My Business. Metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan ini adalah metode Partisipatory Rural Appraisal (PRA). Tahapan yang dilakukan meliputi: aktivitas pengenalan platform digital marketing Google My Business dan cara membuat akun, optimalisasi penggunaan akun, dan evaluasi melalui penyebaran angket. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan PKM berhasil karena dengan mengetahui manfaat dari platform digital ini, peserta yang terlibat manfaatkannya tidak hanya untuk marketing bagi BUMDes, tetapi juga bagi pengembangan usaha pribadi yang dikelola. Abstract: Getek Online, known by the abbreviation Geol, is one of the tourism business units managed by BUMDes Mozaik. With the characteristics of the types of tourism offered, this tourism development can be improved. However, the capacity of the Mozaik BUMDes manager has not been able to optimize several digital marketing platforms that are available for free. This program strengthens Mozaik BUMDes managers' capacity to utilize and optimize the Google My Business platform to expand access to marketing. The method used in the implementation of this activity is the Participatory Rural Appraisal (PRA) method. The steps taken include introducing the Google My Business digital marketing platform and how to create an account, optimizing the use of an account, and evaluating through questionnaire distribution. The evaluation results show that PKM activities are successful because by knowing the benefits of this digital platform, the participants involved use it not only for marketing for BUMDes but also for the development of managed personal businesses.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM MERANCANG PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA SKALA RUMAH SEDERHANA Refpo Rahman; Heriansyah Heriansyah; Ahmad Syarkowi; Ridha Rizki Novanda; Umi Salamah; Helfi Eka Saputra
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.768 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i6.5925

Abstract

Abstrak: Desa Rindu Hati memiliki indeks GHI (Global Horizontal Irradiation) sebesar 4,54 KWh/m2 yang cukup potensial menerapkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Permasalahan yang sering dialami masyarakat desa yaitu saat terjadi mati lampu menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu pada malam hari serta tidak adanya lampu emergency yang dapat menerangi jalan jika pemadaman listriknya cukup lama. Sehingga, perlu upaya untuk memecahkan permasalahan tersebut dengan memanfaatkan potensi desa yang memiliki kelimpahan sumber cahaya matahari dengan cara mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik. Pelaksanaan kegiatan pengabdian berbasis IPTEKS ini dilakukan pada kelompok masyarakat sadar wisata (Pokdarwis) Desa Rindu Hati, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahapan antara lain survey lokasi, studi literatur, pelaksanaan sosialisasi dan evaluasi (analisis kuisioner). Hasil post-test yang disebar kepada masyarakat memperlihatkan bahwa hampir 100% masyarakat memiliki minat yang tinggi dan ingin mengaplikasikan perancangan PLTS skala rumah sederhana dilingkungan mereka. Abstract: Rindu Hati Village has a GHI (Global Horizontal Irradiation) index of 4.54 KWh/m2 which is quite potential to implement solar power generation. Problems that are often experienced by the community when there is a blackout cause people's activities to be disrupted at night and there are no emergency lights that can illuminate the road if the power outage is long enough. Thus, efforts are needed to solve these problems by utilizing the potential of villages that have an abundance of sunlight sources by converting sunlight into electrical energy. The implementation of this science and technology-based service activity was carried out at the pokdarwis of Rindu Hati village, Central Bengkulu Regency, Bengkulu Province. Early activities are carried out through several stages, including site surveys, literature studies, implementation of socialization and evaluation (questionnaire analysis). The results of the post-test that were distributed to the community showed that almost 100% of the people had a high interest and wanted to apply the design of a simple house-scale solar power generation in their environment. 
PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG BAHAYA NARKOBA UNTUK MEWUJUDKAN DESA BERSIH NARKOBA Reny Jabar; Sri Nurhayati; Nandang Rukanda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.307 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i6.5645

Abstract

Abstrak: Perkembangan permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sangat mengkhawatirkan. Tidak hanya di wilayah perkotaan, tetapi sudah menyebar hingga ke pelosok desa. Hal ini menjadikan desa sebagai potensi bisnis baru bagi bandar narkoba. Kegiatan edukasi berupa penyuluhan mengenai bahaya narkoba bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan dalam mengenali serta menyebarluaskan bahaya penyalahgunaan narkoba sehingga mampu meningkatkan pemahaman dan wawasan masyarakat mengenai cara-cara untuk menghindari dan mengatasi penyalahgunaan narkoba tersebut dalam rangka mewujudkan desa bersih narkoba. Metode pelaksanaan diawali dengan tahap persiapan, tahap pelaksanaan yang terdiri dari pemberian materi dan praktek, serta tahap evaluasi dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini menunjukan adanya peningkatan pemahaman peserta sebanyak 86% mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba¸ peserta termotivasi untuk menjaga desa dari penyebaran narkoba serta saling bekerja sama untuk memberantas peredaran narkoba di masyarakat, serta peserta memiliki kemampuan untuk melaksanakan langkah-langkah yang diperlukan ketika masyarakat menemukan pelaku penyalahguna narkoba serta pengedar narkoba di wilayahnya. Abstract: The rate of growth of drug abuse and illicit trafficking is extremely concerning. Where it has spread not just to urban areas, but to the outskirts of villages. Villages located within the city's buffer zone become vulnerable to the circulation of illicit narcotics. Government programs aimed at rural communities' welfare have an effect on the expanding economy. This opens up a new market for drug dealers in the village. One of the efforts made is to educate the public about the dangers of drugs through public counselling using the question and answer format. The majority of residents in Singajaya Village, Cihampelas District, West Bandung Regency, require counseling regarding the consequences and dangers of drug abuse. This counselling educate the public about the dangers of drug abuse. This can be accomplished by establishing the village as a vanguard for establishing The Drug Free Village for Drug Free Indonesia.
PEMBERDAYAAN MASAYARAKAT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN KERAJINAN TIE DYE Putri Dwi Cahyani; Azwar Azwar; Tri Ratna Purnamarini
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.782 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i6.5736

Abstract

Abstrak: Pemberdayaan masyarakat dirasa sangat penting terutama pada masa Pandemi Covid-19. Masyarakat merasakan menurunnya pendapatan karena kegiatan ekonomi masyarakat yang tidak maksimal. Pengabdian kepada masayarakat yang kami lakukan bertujuan untuk meningkatkan skill kreatifitas, wawasan berwirausaha dan keterampilan baru bagi masyarakat. Diharapkan dengan melakukan pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga akan meningkatkan nilai sosial ekonomi keluarga dan kemandirian dalam membangun kehidupan yang layak. Metode yang digunakan adalah demonstrasi praktik secara langsung pembuatan kerajinan Tie Dye. Selain itu, diberikan materi tentang pentingnya menjadi mompreneur, menggali ide dengan creative thinking, mendapatkan permodalan pada Lembaga keuangan, investasi dan menabung. Metode dilakukan dengan ceramah, tanya jawab/diskusi dan evaluasi. Kegiatan pengabdian dihadiri oleh 13 orang dari kelompok ibu-ibu PKK Dusun Sembir. Di akhir kegiatan, team melakukan wawancara dan feed back dengan peserta, sehingga didapatkan kesimpulan kesan dari peserta diantaranya kegiatan dinilai sangat menarik dan dapat menginspirasi peserta untuk kreatif dalam membuat kerajinan dari kain Tie Dye. Selain itu, peserta lebih paham tentang bagaimana berwirausaha berbasis home industry, mengerti bagaimana mendapatkan pendanaan dan semakin bijak dalam pengelolaan keuangan rumah tangga (menabung). Abstract: Community empowerment is very important, especially during the Covid-19 pandemic. People feel the decline in income due to community economic activities that are not optimal. Our community service aims to instill creativity skills, entrepreneurial insights and new skills for the community. It is hoped that by empowering housewives it will increase the socio-economic value of the family and independence in building a decent life. The method used is a direct demonstration of the manufacture of tie dye crafts. In addition, material was given about the importance of being a mompreneur, exploring ideas with creative thinking, getting capital from financial institutions, investing and saving. The method is done by lecture, question and answer/discussion and evaluation. The service activity was attended by 13 people from the PKK group of Dusun Sembir. At the end of the activity, the team conducted interviews and feedback with the participants so thah the conclusions obtained for participants’ impressions were that the activity was considered very interesting and could inspire participants to be creative in making crafts from Tie Dye fabric. In addition, participants understand more aout home industry based entrepreneurship, understand how to get funding and are wiser in managing household finances (saving).  
GERAKAN REMAJA PEDULI KESEHATAN REPRODUKSI DI MASA PANDEMI COVID 19 Nurnaningsih Ali Abdul; Yusni Igirisa; Hasnawatty Surya Porouw; Indra Domili; Adinda oktaviani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.532 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i6.5424

Abstract

Abstrak: Tingginya prevalensi kanker payudara perlu dilakukan pencegahan melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Penyakit ini ditemukan pada usia yang lebih muda, sehingga remaja perlu melakukan SADARI sejak dini. Promosi SADARI dilakukan dalam bentuk penyuluhan disekolah, namun karena pandemi COVID-19, sehingga media Booklet bisa merupakan salah satu alternative promosi di masyarakat. Kegiatan ini bertujuan memastikan remaja putri mengaplikasikan praktik SADARI dalam kehidupannya sehari-hari. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab dan demonstrasi. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada 50 remaja, monitoring dan evauasi berupa pre dan post test, menyaksikan langsung kegiatan praktik SADARI oleh remaja. Hasil yang diperoleh adalah semua remaja mengalami peningkatan pengetahuan dengan nilai signifikasn 0,001<0,05, nilai t -8,481 dan ketrampilan praktik SADARI dengan nilai t -8,481.Abstract: The high prevalence of breast cancer needs to be prevented through breast self-examination (SADARI). This disease is found at a younger age, so teenagers need to do SADARI from an early age. SADARI promotions are carried out in the form of counseling at schools, but due to the COVID-19 pandemic, booklet media can be an alternative promotion in the community. This activity aims to ensure that young women apply SADARI practices in their daily lives. The methods used are lectures, questions and answers and demonstrations. This community service was carried out on 50 teenagers, monitoring and evaluation in the form of pre and post tests, witnessed firsthand SADARI practice activities by teenagers. The results obtained were that all adolescents experienced an increase in knowledge with a significant value of 0.001 <0.05, t value -8.481 and SADARI practice skills with a t value of -8.481. 
PENDAMPINGAN PERBAIKAN FASILITAS MUSHOLLA AL-AMIN UNTUK MENINGKATKAN KENYAMANAN BERIBADAH Amalia Amalia; Muhammad Fathur Rouf Hasan; Anis Rosyidah; Denny Yatmadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.921 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i6.5440

Abstract

Abstrak: Musholla Al-Amin merupakan fasilitas warga yang difungsikan sebagai sarana beribadah serta sarana berkumpulnya warga untuk mengadakan kegiatan. Namun saat ini kondisi musholla Al-Amin mengalami kerusakan atap, toilet, dan tempat wudhu. Tujuan dari kegiatan ini adalah memperbaiki sarana prasarana Musholla Al-Amin Kampung Sugutamu, Depok. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah pendampingan dalam melaksanakan perbaikan musholla. Peserta kegiatan meliputi 4 dosen, 2 mahasiswa dan 10 masyarakat sekitar. Hasil yang telah dicapai yaitu kondisi musholla dalam keadaan yang lebih baik dan nyaman untuk digunakan beribadah. Adapun berdasarkan hasil evaluasi tingkat kepuasan mitra pengabdian, sebanyak 78,52% responden memberikan jawaban sangat setuju dan 21.48% responden memberikan jawaban setuju. Selain itu kegiatan ini membantu pengelola menghemat pengeluaran kurang lebih sebesar 17 juta untuk pembelian material dan proses perbaikan. Berdasarkan tingkat kepuasan masyarakat kegiatan serupa dapat dilakukan untuk memperbaiki sarana prasarana pada fasilitas umum yang lain.Abstract: Al-Amin Mosque is a community facility that functions as a means of worship and a means of gathering residents to hold activities. However, at this time the condition of the Al-Amin Mosque is experiencing damage to the roof, toilets, and ablution area. The purpose of this activity is to improve the infrastructure of the Al-Amin Mosque in Sugutamu village, Depok. The method used in the implementation of this activity is assistance in repairing the mosque. The participants of the activity include 4 lecturers, 2 students and 10 local people. The result that has been achieved is that the mosque is in better condition and is comfortable to use for worship. The results of the evaluation of the satisfaction level of service partners, as many as 78.52% of respondents gave answers strongly agree and 21.48% respondents gave answers agree. In addition, this activity helps managers save approximately 17 million in expenses for purchasing materials and repair processes. Based on the level of community satisfaction, similar activities can be carried out to repair infrastructure in other public facilities. 
PROGRAM PENGEMBANGAN DESA MITRA PADA KADER KIA DAN BKR DALAM UPAYA INTEGRASI SKRINING CATIN Tarsikah Tarsikah; Dessy Amelia; Nur Eva Aristina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.153 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8614

Abstract

Abstrak: Skrining prakonsepsi sebagai persiapan dan perencanaan sebelum kehamilan terjadi sehingga saat kehamilan terjadi kondisi pasangan telah siap secara fisik, mental, sosial, dan ekonomi. Namun, skrining prakonsepsi saat ini belum berjalan optimal dan masih bersifat anjuran sehingga kegiatan tersebut belum menjadi prioritas. Kader kesehatan di Desa Kalisongo belum mendapat materi skrining prakonsepsi. Skrining prakonsepsi merupakan komponen penting dalam pelayanan kesehtanan reproduksi. Upaya awal skrining prakonsepsi pada calon pengantin dan remaja akhir dalam mempersiapkan kehamilan sehat dilakukan oleh kader KIA dan Kader BKR yang ada di setiap desa. Tujuan pengabdian ini memberikan pengetahuan tentang skrining prakonsepsi pada kader KIA dan kader BKR di Desa Kalisongo, Kabupaten Malang sebanyak 41 orang. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, demonstrasi, dan praktikum skrining prakonsepsi pada calon pengantin oleh Kader. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebanyak 13,3% kader KIA dan kader BKR terkait skrining prakonsepsi.Abstract: Preconception screening as preparation and planning before pregnancy occurs so that when pregnancy occurs the condition of the partner is physically, mentally, socially and economically ready. However, preconception screening is currently not running optimally and is still recommended so that this activity has not become a priority. Health kader in Kalisongo Village have do received preconception screening material. Preconception screening is an important component in reproductive health services. Early preconception screening efforts for prospective brides and late teens in preparing for a healthy pregnancy were carried out by village health worker (kader) in each village. The purpose of this service is to provide knowledge about preconception screening for kader KIA and kader BKR in Kalisongo Village, Malang Regency as many as 41 people. The method used in the form of counseling, demonstrations, and preconception screening for prospective brides by kader. The results of the service showed an increase in knowledge of 13,3% of kader KIA and kader BKR related to preconception screening.
PENYULUHAN KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PERSONAL HYGIENE KESEHATAN REPRODUKSI PADA WANITA USIA SUBUR Yuhanah Yuhanah; Grace Tedy Tulak; Iis Afrianty; Yuniarti Ekasaputri Burhanuddin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.244 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8142

Abstract

Abstrak: Masalah kesehatan reproduksi paling banyak terjadi di negara berkembang dan beriklim tropis. Oleh karena itu kesehatan reproduksi pada wanita perlu mendapatkan perhatian yang serius. Organ reproduksi seksual harus diberikan perawatan yang baik layaknya organ tubuh yang lain. Pengetahuan tentang kebersihan organ reproduksi harus disosialisakan kepada wanita usia subur. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan wanita usia subur tentang personal hygiene kesehatan reproduksi adalah pendidikan kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota Dharma Persatuan Wanita tentang personal hygiene kesehatan reproduksi. Metode pelaksanaan kegiatan dalam bentuk ceramah/penyyluhan dan tanya jawab. Mitra dalam pengabdian ini adalah Dharma Persatuan Wanita. Evaluasi hasil kegiatan dilakukan melalui pengisian kuesioner oleh peserta setelah pelaksanaan kegiatan. Hasil pengabdian memperlihatkan bahwa terdapat 18 orang memiliki pengetahuan yang baik sedangkan 2 orang memiliki pengetahuan kurang. Kegiatan penyuluhan kesehatan sebaiknya dilakukan secara berkelanjutan kepada pengurus dan anggota dharma wanita persatuan dengan materi yang bervariasi untuk meningkatkan pengetahuan anggota dharma wanita persatuan terkait dengan kesehatan.Abstract: Most reproductive health problems occur in developing countries and tropical climates. Therefore, reproductive health in women needs serious attention. The sexual reproductive organs must be given good care like other organs of the body. Knowledge of reproductive organ hygiene should be disseminated to women of childbearing age. One way to increase the knowledge of women of childbearing age about personal hygiene in reproductive health is health education. This community service aims to increase the knowledge of Dharma Persatuan Wanita members about personal hygiene in reproductive health. The method of carrying out activities in the form of lectures/counseling and question and answer. The partner in this service is the Dharma Persatuan Wanita. Evaluation of the results of the activities was carried out through filling out questionnaires by participants after the activities were carried out. The results of the service show that there are 18 people who have good knowledge while 2 people have less knowledge. Health counseling activities should be carried out on an ongoing basis to the management and members of the dharma Wanita union with varied materials to increase the knowledge of the members of the Dharma Wanita Unity related to health.
PENGENALAN KOMPUTER PADA PERSIAPAN PELAKSANAAN ANBK DI SD SWASTA PANTI BUDAYA KISARAN Jeperson Hutahaean; Neni Mulyani; Zulfi Azhar; Aulia khairani Nasution; Tia Zulaika Aulia Pane
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.129 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.7671

Abstract

Abstrak: Menurut hasil penelitian terdahulu bahwa ANBK harus diikuti dengan menggunakan komputer oleh siswa yang sudah terdaftar sebagai peserta ujian ANBK. Untuk pelaksanaan ANBK di sekolah ini, punya beberapa kendala dalam mengoperasikan perangkat keras seperti mengoperasikan komputer, laptop dan perangkat lunak, yang berdampak pada kenyamanan dalam melaksanakan ANBK di sekolah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan sistem ANBK dengan baik. Metode pelatihan yang dilaksanakan dengan cara diskusi dan praktek untuk menyampaikan pengetahuan pengenalan komputer dan latihan penggunaan aplikasi ANBK kepada peserta pelatihan sebagai perlunya sosialisai Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Pelatihan ini mampu memberikan pemahaman dan pengetahuan yang dapat diimplementasikan siswa pada sistem ANBK di komputer. Semua peserta mengikuti kegiatan ini hingga selesai. Penilaian kegiatan ini menggunakan pretest dan posttest dimana para peserta sudah mampu menyelesaikan materi ini, berdasarkan hasil pretest nilai rata-ratanya 52 dan nilai posttest dengan nilai rata-ratanya 91,333.Abstract: According to the results of previous studies that ANBK must be followed by using a computer by students who are already registered as ANBK exam participants. For the implementation of ANBK in this school, there are several obstacles in operating hardware such as operating computers, laptops and software, which have an impact on comfort in implementing ANBK at school. The purpose of community service activities is to improve students' ability to use the ANBK system properly. The training method is carried out by means of discussion and practice to convey knowledge of computer introduction and training in using the ANBK application to training participants as the need for socialization of the Computer-Based National Assessment (ANBK). This training is able to provide understanding and knowledge that can be implemented by students in the ANBK system on a computer. All participants participated in this activity until it was finished. The assessment of this activity uses a pretest and posttest where the participants have been able to complete this material, based on the results of the pretest the average score is 52 and the posttest score is 91.333.
PEMBUATAN INSTALASI PENGOLAH CUKA KAYU DI KELURAHAN BEJI TIMUR, DEPOK, JAWA BARAT Jonathan Saputra; Imam Hariadi S; Lilis Tiyani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.246 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8501

Abstract

Abstrak: Lingkungan di sekitar RT 04-05 RW 05, Kelurahan Beji Timur yang masih asri membuat banyak sampah dari tumbuhan, seperti sampah kayu/ranting/daun kering. Masyarakat di Kelurahan Beji Timur ini pada dasarnya sudah mengelola, merawat serta dan memelihara lingkungan. Namun upaya tersebut belum mendapatkan hasil yang optimal dalam pengelolaan sampahnya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membuat instalasi pengolah cuka kayu agar sampah kayu/ranting/daun dapat terkelola dengan baik dan terciptanya lingkungan yang sehat. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode melakukan persiapan terlebih dahulu, melakukan kunjungan survei terkait peninjauan lokasi lalu membuat tempat instalasi pengolahan cuka kayu dari sampah kayu/ranting/daun. Cuka kayu yang dihasilkan kemudian dikemas ke dalam kemasan botol, sehingga produk kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dapat berkesinambungan dan membantu memberdayakan masyarakat. Kegiatan ini bekerjasama dengan mitra-mitra pengabdian yang terlibat, yaitu tim pengelola sampah dan penanggungjawab lingkungan di Kelurahan Beji Timur. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pembuatan instalasi pengolahan cuka kayu telah memberikan pengaruh dan dampak positif yang signifikan terhadap persepsi warga akan penanganan sampah kayu/daun/ranting di lingkungan tempat tinggal mereka. Hal ini terlihat dari hasil analisa hipotesis yang dilakukan oleh Tim Abdimas dengan regresi linear sederhana setelah terselesaikannya pembuatan tempat instalasi pengolahan cuka kayu. Abstract:  The environment around RT 04-05 RW 05, East Beji Village, which is still beautiful, makes a lot of waste from plants, such as wood waste/branches / dry leaves. The community in East Beji Village has managed, maintained, and maintained the environment. However, these efforts have not yet received optimal results in waste management. The purpose of this community service is to make a wood vinegar processing installation so that wood waste/branches/leaves can be managed properly and create a healthy environment. Service activities are carried out by making preparations in advance, conducting survey visits related to site reviews, and then making a wood vinegar processing plant from wood waste/twigs/leaves. The wood vinegar produced is then packaged into bottles, so that the product of this Community Service activity can be sustainable and help empower the community. This activity is in collaboration with the service partners involved, namely the waste management team and environmentally responsible persons in East Beji Village. The results of the service show that the manufacture of wood vinegar processing plants has had a significant positive influence and impact on residents' perceptions of handling wood waste/leaves/twigs in the environment where they live. This can be seen from the results of hypothesis analysis carried out by the Abdimas Team with a simple linear regression after the completion of the manufacture of a wood vinegar processing plant.

Page 81 of 309 | Total Record : 3084