cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
paedagoria.ummat@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
paedagoria.ummat@gmail.com
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Mataram Jln. KH. Ahmad Dahlan, No. 1, Pagesangan, Kota Mataram, 83127, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan
Core Subject : Education,
Theoretical studies, research and development of teaching materials, activities, models or learning media in the field of education include mathematics and natural sciences (physics, chemistry, biology, science, ICT, and its applications); (2) social science, history, geography, culture and economy; (3) language and literature, and (4) basic education; Research actions to increase motivation, activities, interests or learning outcomes in solving learning problems; Development or design of creativity, innovation, and technology based on software, online or e-learning; Development of curriculum, management, programs, and other education policies.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2024): April" : 18 Documents clear
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBASIS ENGINEERING DESIGN PROCESS TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP Alamanda, Febrina; Handayani, Rif’ati Dina; Ridlo, Zainur Rasyid
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.21994

Abstract

Abstrak: Pembelajaran saat ini menekankan pada HOTS. Pembelajaran yang harus dilatihkan kepada siswa salah satunya keterampilan berpikir kreatif. Namun, keterampilan berpikir kreatif jarang ditekankan dalam kegiatan pembelajaran di Indonesia. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mengkaji pengaruh model Project Based Learning (PjBL) berbasis Engineering Design Process (EDP) terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa SMP. Jenis penelitiannya yaitu quasi experiment dengan desain penelitian pretest-posttest control group. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan berpikir kreatif kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil data uji Independent Sample T-test diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,011 yang menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil uji t-pihak kanan diperoleh nilai bahwa thitung ˃ ttabel (2,609 ˃ 1,669) yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima bahwa perbandingannya terjadi nilai rata-rata yang lebih baik pada kelas eksperimen terhadap kelas kontrol. Berdasarkan hasil data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwasanya model Project Based Learning (PjBL) berbasis Engineering Design Process (EDP) berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa SMP. Abstract: : Current learning emphasizes HOTS. One of the lessons that must be taught to students is creative thinking skills. However, creative thinking skills are rarely emphasized in learning activities in Indonesia. The aim of this research is to examine the influence of the Project Based Learning (PjBL) model based on the Engineering Design Process (EDP) on the creative thinking skills of junior high school students. The type of research is a quasi experiment with a pretest-posttest control group research design. The results showed that the creative thinking skills of the experimental class were better than the control class. Based on the results of the Independent Sample T-test test data, a significance value (2-tailed) was obtained of 0.011, which indicates a significance value of <0.05 so that H0 is rejected and Ha is accepted. Based on the results of the right-sided t-test, the value obtained was that tcount ˃ ttable (2.609 ˃ 1.669) which shows that H0 was rejected and Ha was accepted, meaning that the comparison was a better average value in the experimental class compared to the control class. Based on the results of the data obtained, it can be concluded that the Project Based Learning (PjBL) model based on the Engineering Design Process (EDP) has a significant effect on the creative thinking skills of junior high school students.
REVOLUSI PENDIDIKAN: MENGOPTIMALKAN MANAJEMEN TERINTEGRASI TEKNOLOGI UNTUK MASA DEPAN BELAJAR Rofiki, Moh.
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.20891

Abstract

Abstrak: Pendidikan telah memainkan peran penting dalam evolusi manusia. Dengan kemajuan teknologi yang pesat, revolusi pendidikan menjadi penting untuk mempersiapkan generasi mendatang. Penelitian ini merupakan penelitian campuran dengan metode penelitian memanfaatkan observasi, wawancara, dan kerangka alur teknologi untuk mengumpulkan data, menganalisis, dan menginterpretasikan informasi untuk mempelajari subjek atau fenomena yang diteliti. Penelitian ini merupakan penelitian interdisipliner, kolaborasi manajemen pendidikan yang terintegrasi sehingga terwujud teknologi dalam revolusi pendidikan. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari guru, siswa dan karyawan atau tenaga kependidikan. Tahapan penelitian terdiri dari penelitian awal, pengumpulan data, analisis dokumen, implementasi hasil rancangan, pengujian sistem, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahawa hasil uji coba aplikasi menggunakan skala Likert menunjukkan angka 91,8% dalam kategori "Sangat Baik". Ini menandakan bahwa mayoritas pengguna memberikan penilaian positif terhadap aplikasi yang kami kembangkan. Dengan menggunakan teknologi untuk memimpin revolusi pendidikan, siswa dan evaluasi mereka dipersiapkan untuk generasi berikutnya.Abstract:  Education has played an important role in human evolution. With the rapid advancement of technology, revolutionizing education has become essential to preparing future generations. This is mixed-method research utilizing observations, interviews, and technological frameworks to collect data, analyze, and interpret information to study the subject or phenomenon under study. This research is an interdisciplinary, integrated education management collaboration so as to realize technology in the education revolution. The informants in this study consisted of teachers, students and employees or education personnel. The research stages consist of initial research, data collection, document analysis, implementation of design results, system testing, and conclusions. The results showed that the results of the application trial using a Likert scale showed 91.8% in the "very good" category. This indicates that the majority of users give a positive assessment of the application we developed. By using technology to lead the education revolution, students and their evaluations are prepared for the next generation.
PENGGUNAAN MEDIA GO KREASI UNTUK GENERASI DIGITAL NATIVE DI GANESHA OPERATION Mawarsih, Putri Beny; Soepardjo, Djodjok; Kurniawati, Wisma
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.21578

Abstract

Abstrak: Penelitian yang dilakukan saat ini bertujuan untuk menjabarkan mengenai dampak positif penggunaan media GO Kreasi untuk generasi digital native. Pada era ini sistem di kehidupan masyarakat bergeser menjadi keseimbangan antara manusia dengan teknologi, melihat siswa yang dihadapi masa kini adalah siswa digital native merupakan generasi yang lahir dan tumbuh bersama berkembangnya teknologi yang sangat pesat. Mereka memiliki karakteristik menyukai segala sesuatu berkaitan teknologi dan inovasi serta kolaborasi. Oleh karena itu penting bagi sebagai guru untuk memanfaatkan teknologi dalam proses belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi dan wawancara. Data yang telah terkumpul akan dianalisis sesuai dengan pembahasan topik terkait dengan menggunakan metode reduksi data, penyajian, dan simpulan. Hasil penelitian yang dihasilkan adalah mengenai gambaran digital native di Ganesha Operation, gambaran aplikasi GO Kreasi, dan dampak positif dalam penggunaan aplikasi tersebut.Abstract:  The current research aims to describe the positive impact of using GO Kreasi media for the digital native generation. . In this era the system in society's life is shifting to a balance between humans and technology, seeing that the students faced today are digital native students, a generation that was born and grew up with the very rapid development of technology. They have the characteristic of liking everything related to technology, innovation and collaboration. Therefore, it is important for teachers to utilize technology in the teaching and learning process. The research method used is descriptive qualitative by conducting observations and interviews. The data that has been collected will be analyzed according to the discussion of related topics using data reduction, presentation and conclusion methods The resulting research is about the digital native image in Ganesha Operation, the description of the GO Kreasi application, and the positive impact of using the application.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN SCIENTIFIC LITERACY OF PEATLAND INSTRUMET UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN LITERASI ILMIAH GAMBUT PADA MAHASISWA Ni'mah, Fatchiyatun; Sidauruk, Suandi; Meiliawati, Ruli; Sari, Widya Puspita; Anastasya, Violina
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.20547

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrument penilaian Scientific Literacy of Peatland Instrumet (SLPI) untuk mengukur literasi ilmiah mahasiswa mengenai lahan gambut. Metode penelitian yang digunakan adalah Reasearch and Development (RnD). Prosedur penelitian yang dilaksanakan dengan mengadaptasi model pengembangan 4D, yaitu definisi, design dan develope. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen SLPI yang dikembangkan memiliki total 57 butir pertanyaan dan pernyataan yang terdiri atas 3 komponen meliputi, yaitu komponen konten ilmiah, kompetensi ilmiah dan sikap terhadap lahan gambut. Hasil uji validasi isi oleh ahli menunjukkan bahwa instrumen SLPI terbukti valid. Nilai Cronbach Alpha berdasarkan hasil uji reliabilitas instrumen adalah 0,845 untuk komponen konten ilmiah, 0,847 untuk kompetensi ilmiah dan 0,903 untuk sikap terhadap lahan gambut.Abstract: This study aims to develop a Scientific Literacy of Peatland Instrumet (SLPI) assessment instrument to measure students' scientific literacy on peatlands. The research method used was Reasearch and Development (RnD). The research procedure was carried out by adapting the 4D development model, namely definition, design and develope. The results showed that the results of the content validation test by experts showed that the SLPI instrument was valid. The Cronbach Alpha value based on the reliability test results was 0.845 for the scientific content component, 0.847 for scientific competence and 0.903 for attitudes towards peatlands.
ANALISIS PROSES KOGNITIF ANAK USIA DINI PADA ASPEK PEMECAHAN MASALAH DALAM PEMBELAJARAN DENGAN KURIKULUM MERDEKA Laksana, Dek Ngurah Laba; Woe, Emiliana Patrisia; Bengu, Rosadalima
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.21892

Abstract

Abstrak: Permasalahan penelitian ini adalah kemampuan kognitif anak usia dini khususnya pada aspek pemecahan masalah belum teratasi dengan baik. Pembelajaran anak usia dini lebih banyak pada aspek non kognitif seperti motorik, kebahasaan, sosial-emosional dan seni. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kognitif anak dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data mencakup observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data temuan kemudian dianalisis secara deskriptif.Hasil  bahwa dalam proses kognitif, terutama pada aspek pemecahan masalah dalam kurikulum Merdeka Belajar, anak-anak mengalami kesulitan dalam hal berhitung. Hal ini disebabkan oleh kekurangan media dan penggunaan strategi pembelajaran yang belum tepat. Dalam pembelajaran aspek kognitif perlu pembiasaan belajar memecahkan masalah, belajar di luar kelas, belajar berinteraksi serta berkomunikasi lisan. Selain itu, perlu memastikan bahwa lingkungan pembelajaran menyediakan sumber belajar yang cukup untuk mendukung pemahaman dan keterampilan kognitif, terutama dalam konteks pembelajaran kurikulum Merdeka Belajar.Abstract:  The issue addressed in this research is the cognitive abilities of young children, particularly in problem-solving aspects, which have not been adequately addressed. Early childhood learning predominantly focuses on non-cognitive aspects such as motor skills, language development, social-emotional skills, and the arts. This study aims to assess children's cognitive development in problem-solving through a qualitative descriptive approach. The research involves data collection methods such as observation, documentation, and interviews, with subsequent descriptive analysis of the findings. The research result challenges in the cognitive process, particularly in counting, within the Merdeka Belajar curriculum due to insufficient media and inappropriate learning strategies. In cognitive learning, fostering problem-solving habits, encouraging learning beyond the classroom, and enhancing oral interaction and communication skills are essential. It is also vital to ensure that the learning environment provides ample resources to support cognitive understanding and skills, especially within the Merdeka Belajar curriculum framework.
PENGEMBANGAN METODE ADDIE PADA BUKU AJAR GENERAL ENGLISH Mubaroh, Sari; Ayu, Mardliyah; Nitalia, Nitalia
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.20754

Abstract

Abstrak: Pilihan tepat yang berdasarkan kebutuhan akan suatu media ajar dalam hal ini buku ajar akan menjadikan media tersebut menjadi sangat penting untuk dimanfaatkan. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan sebuah buku ajar Bahasa Inggris Vokasi yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa vokasi dan tervalidasi dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari 5 tahapan yang harus dilakukan yakni analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Hasil validasi dari ahli terhadap buku ajar ini dinilai melalui 3 penilaian. Yakni penilaian terkait isi buku ajar, media pembelajaran, dan desain pembelajaran. Ketiga penilaian tersebut termasuk kedalam kategori setuju.Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata 0,80 pada isi, 075 pada media pembelajaran, dan 0,68 untuk desain pembelajaran. Ini berarti buku ajar yang dikembangkan memiliki kualifikasi yang baik.Abstract:  The right choice based on the need for a teaching media, in this case textbooks, will make this media very important to use. For this reason, the aim of this research is to produce a Vocational English textbook that suits the needs of vocational students and is well validated. The method used in this research is the ADDIE model development method. The ADDIE model consists of 5 stages that must be carried out, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of expert validation of this textbook were assessed through 3 assessments. Namely assessments related to textbook content, learning media, and learning design. These three assessments fall into the agree category. This is indicated by an average score of 0.80 for content, 075 for learning media, and 0.68 for learning design. This means that the textbooks developed have good qualifications.
CHATGPT SEBAGAI ALAT PENDUKUNG PEMBELAJARAN: TANTANGAN DAN PELUANG PEMBELAJARAN ABAD 21 Kharis, Selly Anastassia Amellia; Zili, Arman Haqqi Anna
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.22039

Abstract

Abstrak: Chat Generative Pre-trained Transformer (ChatGPT) adalah model bahasa generatif yang dikembangkan oleh perusahaan riset kecerdasan buatan OpenAI pada tahun 2015. Penggunaan ChatGPT dalam dunia pendidikan telah menimbulkan tantangan dan peluang khususnya pada pembelajaran abad 21 yang perlu dipertimbangkan secara seksama. Penggunaan ChatGPT seharusnya dipandang sebagai alat pendukung pembelajaran. ChatGPT tidak dapat menggantikan peran guru. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang penggunaan ChatGPT sebagai alat pendukung pembelajaran. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan ChatGPT dalam pendidikan dapat memberikan peluang untuk pengalaman pembelajaran yang interaktif, fleksibel, dan memperkenalkan siswa pada teknologi khususnya kecerdasan buatan. Hal ini sejalan dengan kompetensi pembelajaran abad 21. Namun penggunaan ChatGPT juga menimbulkan sejumlah tantangan seperti masalah integritas akademis, interaksi sosial, dan ketergantungan pada teknologi yang dapat mengurangi keterampilan berpikir kritis siswa. Untuk memanfaatkan ChatGPT secara efektif dalam pembelajaran diperlukan pendekatan holistik dan terpadu. Pengembangan kebijakan yang jelas mengenai batasan penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran, penyesuaian model pembelajaran, dan peningkatan literasi digital siswa dapat diterapkan untuk menghadapi tantangan penggunaan ChatGPT. Dengan pemahaman yang mendalam tentang tantangan dan peluang penggunaan ChatGPT, pemangku kebijakan pendidikan, guru dan siswa dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk mengintegrasikan ChatGPT secara efektif dalam lingkungan pembelajaran.Abstract:  The Chat Generative Pre-Trained Transformer (ChatGPT) is a generative language model developed by OpenAI in 2015. Its use in education presents challenges and opportunities, particularly in 21st-century learning, which require careful consideration. ChatGPT should be seen as a supportive learning tool and not a replacement for teachers. The research aims to identify the opportunities and challenges of ChatGPT as a learning aid, using a qualitative literature study approach. Based on research results, Its use in education offers opportunities for interactive, flexible learning experiences and introduces students to technology, especially artificial intelligence, aligning with 21st-century learning competencies. However, it also presents challenges such as academic integrity issues, social interaction concerns, and technology dependence potentially reducing students’ critical thinking skill. Effectively utilizing ChatGPT in 21st-century learning requires a holistic and integrated approach. Clear policy development regarding ChatGPT usage limits, adjustments to learning models, and enhancing students’ digital literacy can address these challenges. With a deep understanding of ChatGPT’s challenges and opportunities, education policymakers, teachers, and students can better prepare to integrate it effectively into the learning environment.
PENERAPAN METODE TANYA JAWAB DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBANTUAN CHATGPT DALAM MRNINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA Nufus, Nadia Ainun; Wijaya, Mu'alim
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.20875

Abstract

Abstrak: Penerapan metode tanya jawab dalam pembelajaran bahasa arab berbantuan chatGPT untuk meningkatakan literasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak penerapan metode tanya jawab berbantuan ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Arab terhadap kemampuan literasi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimental yang melibatkan 20 siswa kelas X di sebuah Madrasah Aliyah. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar soal pre-test dan post-test, masing-masing terdiri dari 10 soal, sebagai alat untuk mengukur pemahaman awal dan perkembangan siswa setelah terlibat dalam pembelajaran. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test sebesar 61.75, sementara nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 81.5. Peningkatan tersebut tercermin dalam nilai N-Gain sebesar 0.58 (kategori sedang) atau dengan persentase mencapai 58.14% (kategori cukup efektif). Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan metode tanya jawab berbantuan ChatGPT memiliki dampak positif dalam meningkatkan kemampuan literasi bahasa Arab siswa. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan metode pembelajaran bahasa Arab yang lebih inovatif dan efektif di masa mendatang.Abstract:  This research aims to investigate the impact of implementing the question-and-answer method assisted by ChatGPT in Arabic language learning on students' literacy skills. This study is a quantitative experimental research involving 20 tenth-grade students in a Madrasah Aliyah. The research instruments utilized were pre-test and post-test questionnaires, each comprising 10 items, serving as tools to measure students' initial comprehension and progress after engaging in the learning process. Data analysis revealed that the average pre-test score was 61.75, while the average post-test score increased to 81.5. This improvement is reflected in the N-Gain score of 0.58 (moderate category) or a percentage of 58.14% (sufficiently effective category). These findings indicate that the implementation of the question-and-answer method assisted by ChatGPT has a positive impact on enhancing students' Arabic language literacy skills. The implications of this research can serve as a foundation for the development of more innovative and effective Arabic language teaching methods in the future.

Page 2 of 2 | Total Record : 18