cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 524 Documents
LEARNING ENGLISH THROUGH COMMUNICATIVE LANGUAGE TEACHING (CLT) APPROACH Kartini Rahmatillah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i1.2865

Abstract

Abstrak: Penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa global sudah sangat meluas sehingga  memaksa pengajar bahasa Inggris memberikan pembelajaran sejak tingkat dasar.Pakar bahasa memandang penguasaan bahasa asing lebih baik bila dilakukan di usia dini. Nyatanya porsi pembelajaran bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar sangat kurang. Bahkan beberapa sekolah dasar di Balikpapan sudah tidak lagi memasukkan bahasa Inggris sebagai muatan wajib.Terinspirasi agar para pelajar SD ini tetap bisa belajar bahasa Inggris, maka kegiatan pendampingan ini diinisiasi mulai dari lingkungan terdekat. Kegiatan pendampingan ini khusus ditujukan untuk pelajar tingkat SD berupa pembelajaran bahasa Inggris yang diharapkan dapat menjadi suatu kegiatan bagi mereka untuk dapat terus belajar bahasa Inggris walaupun bukan lagi sebagai mata pelajaran wajib di sekolah. Melalui pendekatan Communicative Language Teaching (CLT), kegiatan pembelajaran ini dirancang agar pelajar merasakan pembelajaran bahasa Inggris dengan pendekatan yang menyenangkan dengan langsung melatih kemampuan berkomunikasi. Terbukti dari keinginan peserta dan orang tua peserta agar kegiatan sejenis dapat secara berkesinambungan diadakan di lingkungan mereka.Abstract:  The use of wider English is due to its function as global language which makes English teacher to teach English since elementary school. It is different in elementary school. Language experts suggest that the chance of learning English better can best obtained in early age. However, English is no longer taught in elementary school as it serves only as local curriculum that will not be an obligation for schools to teach English. Inspired to make English can still be learned mostly by these elementary students, this activity was conducted to help these students in learning English in more interesting ways. Through an approach of Communicative Language Teaching (CLT), it is hoped that it can help students of elementary school  still learn English  even though it is not a compulsory subject in their school curriculum. The learning got positive response not only from the students but also from the parents.
PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK 3M PLUS SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DEMAM BERDARAH DENGUE Ratna Dian Kurniawati; Agung Sutriyawan; Ina Sugiharti; Supriyatni Supriyatni; Desi Trisiani; Ekawati Ekawati; Verano Verano; AA Cahya; Astrid Astrid; Sony Sony
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2642

Abstract

Abstrak: Upaya pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pemutusan siklus penularan DBD yaitu mencegah gigitan nyamuk Aedes aegypti. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengendalikan dan mencegah DBD melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. DBD masih meningkat dan menjadi masalah kesehatan yang tersebar di 5 desa di wilayah kerja Puskesmas Margaasih.  Tahun 2014 - 2017 DBD mencapai 93 kasus dengan kematian 5 orang. Dari 22 RW kasus tertinggi terjadi di desa Margaasih terutama di RW 05 dan RW 13, yaitu sebanyak  30 kasus dan 3 orang diantaranya meninggal dunia. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam mencegah DBD melalui kegiatan PSN 3M Plus menjadi penyebab DBD terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini sesuai penelitian Ratna bahwa ada hubungan antara kegiatan menguras dan menutup penampungan air, memanfaatkan barang bekas yang dapat menampung air dan kebiasaan menggantung baju dengan kejadian DBD. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan. Penyuluhan diikuti oleh kader sebagai agent of change dalam mempercepat optimalisasi pelaksanaan PSN 3M Plus. Sebagian kader (70%) mempunyai pengetahuan yang baik setelah mengikuti penyuluhan. Kader diharapkan mampu mengaplikasikan peran sebagai agent of change dengan baik sehingga DBD bias ditekan dengan PSN 3M Plus.Abstract: Efforts to control Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) are through breaking the dengue transmission cycle, namely preventing the bite of Aedes aegypti mosquitoes. This community service aims to control and prevent dengue through the 3M Plus Mosquito Nest Eradication (PSN). DHF is still increasing and is a health problem that is spread across 5 villages in the working area of the Margaasih Puskesmas. In 2014 - 2017 DHF reached 93 cases with 5 deaths. Of the 22 RWs, the highest cases occurred in Margaasih village, especially in RW 05 and RW 13, with 30 cases and 3 of them died. Lack of public awareness in preventing dengue through the 3M Plus PSN activities is the cause of dengue fever to continue to increase every year. This is consistent with Ratna's research that there is a relationship between draining and closing water reservoirs, utilizing used items that can hold water and hanging clothes with the incidence of dengue fever. This community service activity is carried out by means of extension methods. Counseling was followed by cadres as agents of change in accelerating the optimization of the implementation of the 3M Plus PSN. Some cadres (70%) have good knowledge after attending counseling. Cadres are expected to be able to apply their role as agent of change well so that DHF can be suppressed by the 3M Plus PSN.
PELATIHAN PERCAKAPAN DASAR DALAM BAHASA INGGRIS UNTUK REMAJA Syaadiah Arifin
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2358

Abstract

Abstrak: Tujuan utama dari kegiatan pengabdian masyarakat kali ini adalah untuk memotivasi peserta untuk belajar bahasa Inggris lebih serius di usia muda, serta meningkatkan kemampuan bahasa Inggris peserta yang masih kurang. Untuk mencapai tujuan ini dipakailah beberapa pendekatan-pendekatan pengajaran seperti: ceramah, tanya jawab, diskusi, dan juga menggunakan teknik-teknik pengajaran yang efektif untuk anak remaja seperti: drilling, role playing, dan games. Tim juga menyiapkan modul dengan topik-topik yang menarik yang disesuaikan dengan kemampuan para peserta. Program ini cukup memotivasi para peserta untuk belajar bahasa Inggris sebagai aktivitas yang menyenangkan. Hal ini dapat terlihat dari rasa keingin tahuan peserta yang tinggi untuk mengikuti semua aktivitas yang diselenggarakan Tim Pengmas. Kendala utama dari program ini adalah keterbatasn waktu yang ada. Para peserta mempunyai jadwal yang ketat baik dari sekolah maupun dari yayasan. Kesimpulan yang dapat diambil dalam memecahkan problem ini adalah anak-anak perlu di bimbing untuk menjadi pembelajar mandiri, dan sudah tentu dengan pendampingan guru bahasa Inggris atau dari instruktur bahasa Inggris.Abstract: The aims of the training are to motivate the participants to learn English more seriously in their young age, and to improve their English ability to speak English. To reach these objectives, the team used some approaches such as, lecturing, discussion, questioning and answering, and also some effective teaching techniques for teenagers, such as repetition, role playing and games. The team also prepared modules with interesting topics that were tailored to the abilities of the participants. This program could motivate participants to learn English as fun activities. It could be seen that they were very enthusiastic to participate in all activities conducted by the Team. The main obstacle of this program was time-constrain. The participants had a very tight schedule from both the school and the foundation. The suggested solution that might be effective to overcome this problem is to motivate the participants to be autonomous learners under the control of their English teacher or English instructor.
MEDIA AND INFORMATION LITERATION: SOCIALIZATION FOR MEMBERS OF PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA Ana Fitriana Poerana; Fardiah Oktariani Lubis; Flori Mardiani Lubis; Fajar Hariyanto
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i1.3749

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini berdasarkan atas realitas situasi komunikasi dan informasi saat pandemi COVID-19 Indonesia. Literasi Media dan Informasi menjadi penting dilaksanakan untuk menumbuhkan dan memberikan pengetahuan dalam menyikapi pemberitaan di media massa serta pemanfaatan media dalam berbagai bidang aktifitas masyarakat. Kegiatan ini melibatkan kelompok masyarakat Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 3 Ajen Cabang 3 Spers Kodam III Siliwangi dan Persit Kartika Chandra Kirana Bataliyon Armed Cabang XXXIX Kodam Siliwangi sebagai mitra, mahasiswa dan tiga orang dosen sebagai tim PkM sesuai dengan kepakaran anggota pengusul pada bidangnyanya masing-masing (Bidang Media Massa, Bidang Komunikasi Lintas Budaya, dan Bidang Komunikasi Pembangunan). Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan sosialisasi. Hasil kegiatan mengindikasikan (1). Mitra PkM telah memiliki pemahaman dasar tentang media dan informasi sebagai saluran komunikasi dan alat untuk pengembangan individu dan masyarakat sehingga dapat menggunakan media dengan bertanggungjawab serta memiliki sikap positif dalam pemanfaatan media informasi (2). Mampu untuk berdaya dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan literasi media.Abstract:  The implementation of community service / “Pengabdian kepada Masyarakat” (PkM) is based on the reality of the communication and information situation during the Indonesian COVID-19 pandemic. Media and information literacy is important to be implemented to grow and provide knowledge in responding to mass media coverage and the use of media in various fields of community activity. This activity involves the community group of Persit Kartika Chandra Kirana Branch 3 Ajen Branch 3 Spers Kodam III Siliwangi and Persit Kartika Chandra Kirana Bataliyon Armed Branch XXXIX Kodam Siliwangi, students and three lecturers as the PkM team according to the expertise of the proposing members in their respective fields (Mass Media, Cross-Cultural Communication, and Development Communication). The method used in “Pengabdian kepada Masyarakat” (PkM) is using the socialization approach. Results of activities (1). Community group of Persit Kartika Chandra Kirana have a basic understanding of media and information as a communication channel and a tool’s for individual and community development so that they can use the media responsibly and have a positive attitude in the use of information media (2). Able to be empowered in increasing media literacy knowledge and skills.
WEBINAR EVENT ABOUT CAPITAL MARKET INTELLECTUALS IN THE DIGITAL AGE, AS A FORM OF SOCIALIZATION, EDUCATION AND SCIENTIFIC UNDERSTANDING OF THE CAPITAL MARKET, ESPECIALLY STOCKS Tine Badriatin; Ichsan Alif Setiawan; Septiana Tri Rahayu
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i2.4366

Abstract

Abstrak: Rendahnya tingkat literasi mengenai pasar modal dikalangan umum memang cukup menjadi perhatian khusus dewasa ini, dimana perkembangan pasar modal semakin meningkat namun tidak berjalan seiring dengan bertambahnya pengetahuan masyarakat terutama pada generasi muda milenial dan mahasiswa terkait hal tersebut. Sebagai salah satu upaya untuk mensosialisasikan, mengedukasi dan meningkatkan pemahaman mengenai keilmuan pasar modal terutama saham, maka diadakanlah acara webinar yang berjudul “Ngeteh Saham Part 2: Intelektual Pasar Modal di Era Digital” dan diikuti oleh 590 peserta melalui metode konferensi video aplikasi Zoom Meeting. Webinar tersebut diselenggarakan oleh Kelompok Studi Pasar Modal Universitas Siliwangi (KSPM Unsil) yang bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia, Kantor Perwakilan Jawa Barat, Indonesia, dengan pemateri Reza Sadat Shahmeini, S.E., M.M. Hasil dari kegiatan ini dilihat dari respon para peserta melalui formulir Google Forms, ternyata cukup memuaskan sebanyak 80% peserta sudah membuat Opening Account menjadi Investor dan tertarik untuk mengetahui lebih dalam mengenai pasar modal, dan berminat mengikuti acara selanjutnya yang diadakan oleh Kelompok Studi Pasar Modal Universitas Siliwangi.Abstract: The low level of literacy regarding the capital market among the general public is indeed a particular concern these days, where the development of the capital market is increasing but does not go hand in hand with the increase in public knowledge, especially among the young millennial generation and students related to this matter. As one of the efforts to socialize, educate and improve understanding of capital market science, especially stocks, a webinar entitled "Stock Exchange Part 2: Intellectual Capital Market in the Digital Age" was attended by 590 participants through the Zoom Meeting application video conference method. The webinar was organized by the Siliwangi University Capital Market Study Group (KSPM Unsil) in collaboration with the Indonesia Stock Exchange, West Java Representative Office, Indonesia, with speakers Reza Sadat Shahmeini, S.E., M.M. The results of this activity were seen from the responses of the participants via the Google Forms form, it was quite satisfying and interested in knowing more about the capital market, and interested in participating in the next event held by the Siliwangi University Capital Market Study Group.
STRENGTHENING DIGITAL LITERATION OF SMA N 2 BANGKALAN STUDENTS TO REDUCE THE IMPACT OF COVID-19 Moh. Zaki Kurniawan
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i1.3155

Abstract

Abstrak: Tujuan dilaksanakannya dari salah satu kegiatan tridharma bidang pengabdian masyarakat yang dilakukan secara daring ini adalah untuk memberikan edukasi mengenai pentingya menerapkan literasi digital dalam berkehidupan bermasyarakat model baru dan pencegahan penyebaran COVID-19 di SMAN 2 Bangkalan melalui penerapan pola hidup sehat untuk beradaptasi dengan new normal dalam kehidupan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat literasi digital dilakukan secara daring diawali dengan melakukan kegiatan menggali dan menghimpun berbagai informasi untuk mengetahui kondisi lokasi pengabdian dan kebutuhan riil di lokasi kegiatan pengabdian. Berdasarkan dari pelaksanaan kegiatan edukasi literasi digital peserta dapat memahami dan berhasil mencoba menerapkan literasi digital untuk penganggulangan dampak COVID-19 secara optimal.Abstract: The purpose of implementing one of the tridharma activities in the field of community service carried out online is to provide education about the importance of implementing digital literacy in new social life and prevention of the spread of COVID-19 at SMAN 2 Bangkalan through the application of a healthy lifestyle to adapt to the new normal in life. The method of implementing digital literacy community service activities is carried out online, starting with exploring and collecting various information to find out the conditions of the service location and the real needs at the service location. Based on the implementation of digital literacy education activities, participants can understand and succeed in trying to apply digital literacy to optimally mitigate the impact of COVID-19.
TRAINING ON WRITING SCIENTIFIC ARTICLES BASED ON COMMUNITY SERVICE Rusi Rusmiati Aliyyah; Siti Nur Paridotul Ramadhan; Indah Nurrosma; Iman Subasman; Venny Oktaviany
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i2.4125

Abstract

Abstrak: Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wahana penerapan serta pengembangan ilmu dan teknologi, yang dilaksanakan di luar kampus dalam waktu, mekanisme kerja, dan persyaratan tertentu.  Pada masa pandemik ini kegiatan KKN yang dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi adalah berbasis Adaptasi Kebiasaan Baru yang  merupakan upaya meningkatkan isi dan bobot pendidikan bagi mahasiswa. Dengan pelaksanaan KKN ini diharapkan dapat mengembangkan kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian mahasiswa. Pelatihan penulisan artikel ini bertujuan untuk membantu mahasiswa, dosen dan praktisi pendidikan menambah pengetahuan dan berbagi pengalaman terkait filosofi melaksanakan KKN, membuat abstrak, pendahuluan, metodologi, hasil dan pembahasan serta kesimpulan manuskrip pengabdian yang benar. Metode pelaksanaan KKN ini dilakukan melalui pelatihan penulisan artikel ilmiah berbasis daring melalui aplikasi zoom meeting. Hasil pengabdian menyatakan bahwa kegiatan pelatihan penulisan artikel ilmiah berbasis pengabdian kepada masyarakat dapat menambah khasanah keilmuan masyarakat terutama mahasiswa, dosen dan praktisi pendidikan sehingga mereka mampu menuliskan ide dan gagasannya dalam bantuk karya tulis dan siap untuk di submit pada jurnal pengabdian kepada masyarakat.Abstract: Real Work Lecture (KKN) is a vehicle for applying and developing science and technology, which is carried out outside the campus within time, work mechanism, and specific requirements. During this pandemic period, the Community Service Program activities carried out by universities were based on New Habit Adaptation, which was an effort to increase the content and weight of education for students. With the implementation of this Community Service Program, it is hoped that it can develop students' social competencies and personal competencies. This article writing training aims to help students, lecturers, and education practitioners increase their knowledge and share experiences related to the philosophy of implementing KKN, making abstracts, introduction, methodology, results and discussions, and conclusions of correct service manuscripts. The method of implementing KKN is done through online-based scientific article writing training through the zoom meeting application. The results of the dedication state that the training activities for writing scientific papers based on community service can add to the knowledge of the community, especially students, lecturers, and education practitioners so that they can write their ideas and ideas in the form of written works and are ready to be submitted to community service journals.
STUDENTS EMPOWERMENT IN REALIZING EDUCATION BY ONLINE LEARNING DURING THE NEW NORMAL ADAPTATION Alfan Biroli
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i1.3134

Abstract

Abstrak: Pandemi covid-19 yang terjadi di Indonesia sejak awal tahun 2020 hingga saat ini yang berada pada tataran era new normal atau masa adaptasi kebiasaan baru membuat kondisi berbagai aspek mengalami perubahan. Seperti bidang pendidikan sangat dirasakan oleh semua pihak baik orangtua, guru, dan peserta didik. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, kegiatan dilakukan pada bulan Juni sampai Desember 2020. Kegiatan dilakukan di desa majungan, kecamatan pademawu, kabupaten pamekasan. Pemberdayaan dalam bidang pendidikan meliputi pendidikan formal yaitu pembelajaran yang bermuara dari sekolah. Pembelajaran daring saat ini tetap dilakukan guna mencegah penyebaran covid-19. Kegiatan siswa dilakukan melalui belajar dari rumah. Sasaran siswa adalah anak sekolah dasar (SD) atau madrasah ibtidaiyah (MI). Pembagian masker dan faceshield juga dilakukan agar dalam proses pembelajaran untuk siswa tetap berlangsung dan mencegah adanya covid-19. Selain itu pembelajaran juga dengan menggunakan layanan internet pada siswa. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat adalah siswa tetap belajar dengan menerapkan physical distancing, siswa belajar mengenal pembelajaran daring, siswa mendapatkan materi dan pengetahuan dari berbagai sumber yang ada di dunia online, dan siswa tetap mengerjakan tugas pekerjaan rumah dari guru.Abstract: The Covid-19 pandemic that has been happening in Indonesia since the beginning of 2020, which is at the new normal era or adaptation period, has been also changing the conditions of various aspects, e.g., in education which is perceived by all parties such as parents, teachers, and students. Through the community service program, this activity was carried out from June to December 2020 in Majungan Village, Pademawu District, Pamekasan Regency. An empowerment in the sector of education includes the formal education, that is, the learning circulated at school. Currently, online learning is being continued to avoid the spread of covid-19. Student activities are carried out by learning from home. The targets were the students of elementary school (SD) or madrasah ibtidaiyah (MI). Masks and faceshields were also distributed so that the learning process for students keep being continued, as well as preventing Covid-19. In addition, the learning also used internet services for students. The results of this community service program were as follows: the students continued to learn by applying physical distancing; the students learnt to experience online learning; the students obtained material and knowledge from various online sources, and; the students continued to do their homework from the teachers.
BUDIDAYA KANGKUNG DAN IKAN NILA DENGAN SISTEM AQUAPONIK Dewi Hikmah Marisda; Anisa Anisa; Rezkawati Saad; Yusri Handayani Hamid; Ilham Hadianto Karamma
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2786

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berupa aplikasi budidaya kangkung hidroponik dan ikan nila dengan sistem aquaponik dilaksanakan di Kelurahan Bontomanai, Kabupaten Gowa. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah memanfaatkan lahan pekarangan rumah agar bernilai produktif dan mengedukasi masyarakat dengan sistem budidaya yang ramah lingkungan. Tahapan pelaksanaan PKM ini meliputi tahapan survei lapangan dan kondisi mitra, sosialisasi kegiatan sebagian besar dilakukan melalui telepon, berhubung saat ini sedang terjadi pandemi Covid-19 yang membatasi aktivitas di luar rumah, penyemaian bibit kangkung, pemasangan kolam instalasi Aquaponik, serta kegiatan pendampingan.  Teknologi yang digunakan yaitu budidaya sistem aquaponik, yang memanfaatkan limbah (kotoran) ikan nila sebagai pupuk alami bagi tanaman kangkung yang diletakkan di atasnya. Dari hasil pelaksanaan kegiatan PKM dihasilkan 1 (satu) unit kolam budidaya aquaponik, peningkatan pengetahuan masyarakat, khususnya pada mitra PKM ini.Abstract: Community Service Activities in the form of hydroponic water spinach and tilapia aquaculture applications system are carried out in Bontomanai village, Gowa regency. The purpose of this PKM activity is to utilize home yards for production value andto educate the public with an environmentally friendly cultivation system. The stages of implementing this PKM include the stages of field surveys and partner conditions. Next socialization of activities is mostly carried out by telephone since currently there is a Covid-19 pandemic which limits activities outside the home. Seeding kale seeds, installing Aquaponic installation ponds, spreading tilapia fish, and planting water spinach on Aquaponic installation, as well as assistance activities. The technology used is Aquaponic Cultivation System, which utilize tilapia waste (manure) as a natural fertilizer for kale plants placed on it. From the results of the implementation of PKM activities is 1 (one) Aquaponic cultivation pond unit was produced, increasing public knowledge, especially on this PKM partner.
THE READINESS OF LIMITED FACE TO FACE LEARNING IN THE NEW NORMAL ERA Safira, Ajeng Rizki; Ifadah, Ayunda Sayyidatul
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.4914

Abstract

Abstrak: Pandemi covid 19 menjadikan cara belajar bagi peserta didik melalui daring. Pembelajaran melalui daring memiliki dampak negatif, salah satunya ialah penurunan kualitas pendidikan. Penurunan tersebut disebut dengan loss learning. Dikarenakan efek penurunan tersebut maka menteri pendidikan merencanakan pembelajaran tatap muka terbatas. Pembelajaran tatap muka terbatas memiliki pekasanaan yang berbeda seperti pembelajaran sebelumnya. Pembelajaran tatap muka terbatas ini diperlukan persiapan yang matang. Tujuan dari webinar ini ialah menginformasikan pada para pendidik, dan lembaga mengenai kesiapan lembaga PAUD yang tepat dan sesuai dengan standar yang baik. Webinar ini dilakukan secara online melalui Zoom Pro dengan berbagai peserta yang tersebar di Indonesia. Pendaftar webinar sebanyak 172 peserta dan diikuti oleh 83 peserta. Webinar ini memiliki respon yang baik yang terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan dari para peserta.Abstract: The COVID-19 pandemic has made online learning a way for students. Learning through online has a negative impact, one of which is a decrease in the quality of education. This decrease is called loss learning. Due to the decreasing effect, the minister of education planned limited face-to-face learning. The limited face-to-face instruction has a different atmosphere from the previous learning. This limited face-to-face instruction requires careful preparation. The purpose of this webinar is to inform educators and institutions about the readiness of early childhood education institutions that are appropriate and in accordance with good standards. This webinar was conducted online through Zoom Pro with various participants spread across Indonesia. There were 172 participants for the webinar and 83 participants. This webinar has a good response which can be seen from the many questions and responses from the participants.