cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 524 Documents
STUDENT SELF-DEVELOPMENT THROUGH KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 1 PROGRAM AT SDIT MADANI EKSELENSIA SIDOARJO Rezania, Vanda; Rohmah, Jamilatur
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i4.4781

Abstract

Abstrak: Program Kampus Mengajar Angkatan 1 telah diselenggarakan pada SD sasaran, yaitu SDIT Madani Ekselensia Sidoarjo pada bulan Maret hingga Juni 2021. Program ini adalah bagian dari Kampus Merdeka yang melibatkan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia dan latar belakang Pendidikan untuk membantu proses belajar mengajar di sekolah dasar yang terakreditasi C dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Program Kampus Mengajar Angkatan 1 di SDIT Madani Ekselensia bertujuan untuk membantu mengoptimalkan pelayanan Pendidikan SD selama pandemi. Program ini melibatkan delapan mahasiswa terpilih untuk mengabdikan diri di SDIT Madani Ekselensia yang berasal dari berbagai latar belakang Pendidikan, diantaranya dari program studi Bimbingan dan Konseling, Ilmu Administrasi Negara, PGSD, Teknik Elektro, Pendidikan Bahasa Jepang, dan Manajemen. Program ini berkontribusi dalam peningkatan empati dan simpati mahasiswa serta keterampilan mengajar mahasiswa.Abstract:  Kampus Mengajar Angkatan 1 Program has been held at the target elementary school, namely SDIT Madani Ekselensia Sidoarjo from March to June 2021. This program is part of the Merdeka Campus which involves students from various universities in Indonesia and educational backgrounds to assist the teaching and learning process in elementary schools. which is accredited C and provides opportunities for students to be able to learn and develop themselves through activities outside of class lectures. The Teaching Campus Program Batch 1 at SDIT Madani Ekselensia aims to help optimize elementary education services during the pandemic. This program involves eight students selected to devote themselves to SDIT Madani Ekselensia who come from various educational backgrounds, including from Guidance and Counseling study programs, State Administration Science, PGSD, Electrical Engineering, Japanese Language Education, and Management. This program contributes to increasing students' empathy and sympathy as well as students' teaching skills.
THE AROMATHERAPY TUINA MASSAGE FOR TODDLER'S APPETITE STIMULATION Sri Yanti; Wardah Wardah; Emulyani Emulyani; Iyang Maisi fitriani; Yessi Azwar
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5661

Abstract

Abstrak: Pijat Tuina ini telah memberikan stimulus terhadap organ yang mempengaruhi penyerapan makanan dan nutrisi anak. Pijat tuina dengan aromaterpi adas (Smilaners) merupakan kombinasi massage dan akupresur menggunakan minyak aromaterapi yang mengandung adas. Penekanan titik-titik tertentu yang bermanfaat terhadap organ pencernaan bermanfaat besar terhadap penguatan fungsi organ. Ditambah dengan olesan minyak nutrimoist adas (Smilaners) pada titik tersebut terutama bagian punggung, dada dan perut serta kaki akan menambah penguatan terhadap fungsi organ. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan metode penyuluhan, pelatihan dan pendampingan dalam praktik pijat Tuina pada anak. Hasil yang didapatkan menunjukan bahwa mampu menstimulasi nafsu makan pada anak di kelurahan Maharani. Upaya yang dilakukan agar dapat mencapai keberlanjutan dari Terapi Pijat Tuina ini yaitu monitoring dan evaluasi kegiatan serta pendampingan kepada ibu-ibu yang mempunyai balita di tempat mitra yaitu Masyarakat Kelurahan Maharani.Abstract:  Tuina massage has provided a stimulus to organs that affect the absorption of food and nutrition for children. Tuina massage with aromatherapy fennel (Smilaners) is a combination massage and acupressure using aromatherapy oils containing fennel. Emphasis on certain points that are beneficial to the digestive organs is of great benefit to the strengthening of organ function. Coupled with the spread of fennel nutrimoist oil (Smilaners) at this point, especially the back, chest and abdomen and legs will add to the strengthening of organ function. The method of implementing the activity is the method of counseling, training and mentoring in the practice of Tuina massage for children. The results obtained show that it is able to stimulate appetite in children in Maharani village. Efforts made in order to achieve the sustainability of Tuina Massage Therapy are monitoring and evaluation of activities as well as assistance to mothers who have toddlers in partner places, namely the Maharani Village Community.
PROVIDING EXCITED LEARNING FOR CHILDREN THROUGH GUIDED-LEARNING DURING COVID-19 PANDEMIC Sintawati Sintawati; Rike Erna Suryani; Zainal Arifin; Wibowo Heru Prasetiyo
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5651

Abstract

Abstrak: Kehadiran Virus Covid-19 membuat perubahan besar di berbagai bidang kehidupan masyarakat. Dalam konteks pendidikan, proses pembelajaran dilaksanakan secara online atau dalam jaringan dengan bantuan aplikasi online. Hal tersebut menuntut orang tua dan guru dapat berkolaborasi untuk membimbing serta mendampingi anak-anak dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Sayangnya, pelaksanaan pembelajar daring para orang tua mengalami hambatan ketika membimbing anak-anak dalam belajar. Artikel ini menggambarkan bentuk pengabdian masyarakat dalam bentuk kegiatan KKN-Dik yang dilakukan di Desa Gombang Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali Jawa Tengah. Bentuk pengabdian yang dilakukan yaitu menghadirkan pendampingan pembelajaran masa pandemi bagi anak-anak yang dilaksanakan melalui bimbingan belajar. Melalui pelaksanaan kegiatan bimbingan belajar ini diharapkan dapat membantu serta mengembangkan pengetahuan anak-anak dan membimbing mereka dalam melaksanakan proses pembelajaran secara daring. Selain itu, pengabdian ini bertujuan menjadi wadah untuk menerapkan pendidikan karakter pada anak melalui kegiatan Baca Tulis Al-Quran (BTA).Abstract:  The presence of the Covid-19 Virus has made major changes in various areas of people’s lives. In the context of education, the learning process is carried out online or in a network with the help of online applications. This requires parents and teachers to collaborate to guide and assist children in implementing online learning. Unfortunately, the implementation of online learners for parents has encountered obstacles when guiding their children in learning. This article describes the form of community service in the form of KKN-Dik activities carried out in Gombang Village, Sawit District, Boyolali Regency, Central Java. The form of service carried out is to present pandemic learning assistance for children carried out through the implementation of this tutoring activity, it is hoped that it can help and develop children’s knowledge and guide them in carriying out the learning process online. In addition, this service aims to be a forum for implementing character education in children through BTA activities.
PENGUKURAN STATUS GIZI PADA ANAK PRA SEKOLAH DI TK ASISYAH VII KOTA PEKANBARU Tengku Silawati Hartian; Siska Mulyani; Mustika Hana Harahap; Hamidah Sari Batu Bara; Andriani Andriani
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.6766

Abstract

Abstrak: Anak prasekolah adalah anak berusia dua sampai lima tahun. Rentang usia tersebut merupakan periode emas seorang anak dalam pertumbuhan dan perkembangan. Anak Indonesia merupakan generasi penerus untuk melanjutkan kegiatan pembangunan bangsa. Pemantauan tumbuh kembang anak usia prasekolah merupakan fase yang penting karena dapat menentukan kualitas kesehatan, kesejahteraan, pembelajaran dan perilaku di masa mendatang. anak yang memiliki awal tumbuh kembang yang baik akan tumbuh menjadi dewasa yang lebih sehat, hal ini dipengaruhi oleh hasil interaksi faktor genetik dan faktor lingkungan, sehingga nantinya memiliki kehidupan yang lebih baik. Pengukuran status gizi anak dapat dilakukan dengan pemeriksaan Antropometri. Tujuan dari pengabdian masyarakat terpantaunya tumbuh kembang anak (Antropometri) sehingga dapat mencegah terjadinya penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan secara dini. Metode pelaksanaan kegiatan secara garis besar meliputi tahapan sosialisasi, pemeriksaan TB, BB dan Lila. Setelah dilakukan pemeriksaan TB, BB dan Lila telah diperoleh hasil yaitu BB/U gizi baik 43, gizi lebih 1, gizi kurang 4. TB/U normal 47, tinggi 1, IMT/U kurus 3, gemuk 4, obesitas 2. Normal 39. Perlu dilakukan kegiatan pemantauan secara terus menerus dan pendampingan berkelanjutan untuk mencegah masalah-masalah yang dialami anak bisa teratasi.Abstract: Preschoolers are children aged two to five years. This age range is a golden period of a child in growth and development. Indonesian children are the next generation to continue nation-building activities. Monitoring the growth and development of preschool-aged children is an important phase because it can determine the quality of health, well-being, learning and behavior in the future. Children who have a good early growth and development will grow into healthier adults, this is influenced by the result of the interaction of genetic factors and environmental factors, so that later they have a better life. Measurement of children's nutritional status can be done with anthropometric examination. The purpose of community service is to monitor children's growth and development (anthropometry) so that they can prevent early growth and development deviations. The method of carrying out activities in general includes the stages of counseling, examination of WAZ, HAZ, BAZ. After examination for WAZ, HAZ, BAZ and MUC, the results obtained were WAZ good nutrition 43, over nutrition 1, under nutrition 4. HAZ normal 47, height 1, BAZ thin 3, fat 4, obese 2. Normal 39 MUC weighs less than 1, normal 47. It is necessary to carry out continuous monitoring activities and ongoing assistance to prevent problems experienced by children from being resolved.
LEARNING MANAGEMENT SYSTEM MENGGUNAKAN GOOGLE CLASSROOM Friska Octavia Rosa; Umi Hartati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i4.5568

Abstract

Abstrak: Pembelajaran secara online selama masa pandemic memiliki banyak tantangan. Kesiapan sumber daya manusia dalam pelaksanaan serta ketersediaan saran dan prasarana pendukung. Hal ini menjadi pekerjaan rumah yang masih terus dilakukan dan diperbaiki. Hasil wawancara menunjukkan masih kurang siapnya guru sebagai perancang proses pembelajaran menjalankan kegiatan secara daring. Sehingga, diperlukannya pelatihan serta pendampingan dalam learning management system, salah satunya menggunakan google classroom. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini meliputi coaching, mentoring dan pelaksanaan. Ketiga metode dilakukan dengan bergantian dengan dua cara, luring dan daring. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan memberikan pengaruh terhadap motivasi, inovasi dan kreatifitas guru dalam proses pelaksanaan pembelajaran daring selama pandemic dengan memanfaatkan teknologi informasi. Kemampuan guru menggunakan LMS, khususnya google classroom, meningkat dan memiliki kesiapan dalam penerapan dalam proses pembelajaran di kelas onlinenya.Abstract:  Online learning during a pandemic has many challenges. Readiness of human resources in the implementation as well as the availability of advice and supporting infrastructure. This is a homework that is still being done and improved. The results of the interviews showed that teachers were still not ready as designers of the learning process to carry out online activities. Thus, training and assistance in the learning management system is needed, one of which is using Google Classroom. Implementation methods in this activity include coaching, mentoring and implementation. The three methods are carried out alternately in two ways, offline and online. Community service activities carried out have an influence on the motivation, innovation and creativity of teachers in the process of implementing online learning during a pandemic by utilizing information technology. The ability of teachers to use LMS, especially Google Classroom, has increased and has readiness in implementing it in the learning process in their online classes. 
WORKSHOP ON MOBILE APPLICATION-ASSISTED FORMATIVE ASSESSMENT FOR SCIENCE LEARNING IN COVID-19 PANDEMIC Yessi Affriyenni; Sugiyanto Sugiyanto; Erti Hamimi; Isnanik Juni Fitriyah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.6205

Abstract

Abstrak: Pendidikan memegang peranan penting terhadap peradaban manusia yang melibatkan dan menghasilkan inovasi secara signifikan dari yang paling sederhana hingga paling canggih terutama selama masa pandemi COVID-19. Guru diharapkan mampu untuk mengikuti perubahan teknologi yang disruptif baik dari aspek model, metode, maupun penilaian pembelajaran. Untuk menunjang kemampuan tersebut, maka dilaksanakan pelatihan asesmen formatif berbantuan aplikasi Mobile pendukung pembelajaran IPA jarak jauh di masa pandemi COVID-19. Tujuan pelatihan ini adalah untuk mengenalkan dan membiasakan guru dalam melakukan asesmen formatif berbantuan aplikasi bergerak (mobile application). Kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan utama yang mencakup persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Pelatihan ini dilaksanakan secara dalam jaringan (daring) pada bulan Juni-Agustus 2021 yang dilaksanakan secara sinkronus pada tanggal 29 Juni 2021. Kemudian, kegiatan dilanjutkan secara asinkronus selama empat pekan melalui Learning Management System (LMS) berupa pendampingan dan diakhiri dengan pengumpulan karya tulis pada tanggal 27 Juli 2021. Sebanyak 15 peserta telah berhasil menyelesaikan penulisan artikel dan mengumpulkannya melalui LMS. Beberapa di antaranya bahkan sedang memproses pendaftaran Hak Cipta atas produk inovasi pembelajaran yang telah dihasilkannya.Abstract:  Education holds a significant role towards human culture involving and resulting innovations significantly from the simple to the significant ones, especially during the COVID-19 pandemic. Teachers are expected to keep up with disruptive technology development on the aspects of learning model, method, or assessment. To support the skill, a workshop on mobile application-assisted formative assessment for science learning in the covid-19 pandemic was conducted. This workshop aimed to introduce and accustom teachers to conducting a formative assessment using a mobile application. This activity consisted of three phases including the preparation, the execution, and the reporting. This workshop was conducted online in June-August 2021. The synchronous session was conducted on June 29th, 2021 meanwhile the asynchronous session was conducted during the next four weeks using an LMS consisting of writing and research consultation sessions. The activity ended through the submission of assignments on July 27th,2021. As many as 15 participants have successfully finished their article writing and submitted it through the LMS. Some of them are in the process of registering the copyright of the resulting learning innovation product.
INCREASING SKILLS OF ADOLESCENT WOMEN TO PROCESS PAPAYA-BASED FOOD THROUGH THE CONCEPT OF FOOD DIVERSIFICATION I Waya Sujana; Ernawati Malik; Ni Ketut Mita Suandwi; Karmilawati Rosa; Andi Riskiana Putri
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5679

Abstract

Abstrak:  Program pengembangan kewirausahaan akhir-akhir ini menjadi perhatian khusus bagi pemerintah pusat maupun juga pemerintah daerah. Hal ini dikarenakan fokus pemerintah didalam menghadapi era modernisasi global adalah penyiapan lapangan kerja serta peningkatan keterampilan sumberdaya manusia baik hardskill maupun softskill dalam rangka mewujudkan Indonesia yang berdaulat dibidang ekonomi dan UMKM. Pemberdayaan masyarakat pada dasarnya adalah kegiatan terencana dan kolektif guna meningkatkan taraf hidup masyarakat, yang dilakukan melalui program yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat berupaya untuk menumbuhkan kreativitas serta berinovasi guna menciptakan produk berbahan dasar pepaya yang memiliki nilai tambah secara ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yakni petani pepaya khususnya. Meningkatkan nilai ekonomi pangan lokal dapat dicapai melalui aksi Diversifikasi pangan. Metode Pelaksanaan dimulai dari melakukan pengamatan awal lokasi kemudian melakukan sosialisasi dan melakukan pelatihan dengan mengajarkan masyarakat cara membuat Abon Pepaya. Hasil dari Pengabdian ini adalah masyarakat selama ini belum memahami buah pepaya dapat menghasilkan produk yang mempunyai nilai ekonomis lebih baik jika dibandingkan dengan hanya mengkonsumsi buah pepaya misalnya es buah atau dijadikan sayur. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini masyarakat khususnya remaja perempuan serta ibu-ibu memiliki motivasi untuk berinovasi membuat produk baru yang memiliki nilai ekonomis lebih baik serta tahan lama untuk dapat dijual agar dapat membantu perekonomian keluarga. Abstract: The entrepreneurship development program has recently become a special concern for the central government as well as local governments. This is because the government's focus in facing the era of global modernization is the preparation of employment opportunities and improving the skills of human resources, both hard skills and soft skills in order to realize a sovereign Indonesia in the field of economy and MSMEs. Community empowerment is basically a planned and collective activity to improve people's living standards, which is carried out through programs designed to improve community abilities. The purpose of community service seeks to foster creativity and innovate in order to create papaya-based products that have added economic value to improve welfare community, namely papaya farmers in particular. Increasing the economic value of local food can be achieved through the action of food diversification. The implementation method starts from conducting initial observations of the location then conducting socialization and training by teaching the community how to make Papaya Shredded. The result of this service is that people have not understood that papaya fruit can produce products that have better economic value when compared to only consuming papaya fruit, such as fruit ice or as vegetables. With this community service activity, especially teenage girls and mothers have the motivation to innovate to make new products that have better economic value and are durable to be sold in order to help the family economy. 
SOSIALISASI PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH UNTUK KETAHANAN PANGAN KELUARGA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Herlan Herlan; Agus Sikwan; Endang Indri Listiani; Yulianti Yulianti; Efriani Efriani
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.4787

Abstract

Abstrak: Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan program ketahanan pangan pada tingkat keluarga di pedesaan. Melalui sosialisasi diharapkan masyarakat dapat terlibat aktif dengan mengoptimalkan pekarangan rumah sebagai lahan tanam guna menanggulangi krisis pangan akibat pandemi Covid-19. Kegiatan ini menggunakan model sosialisasi sebagai metode dalam pelaksanaannya. Kegiatan ini dilakukan dengan bermitra bersama pemerintah desa melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) untuk mendampingi 25 keluarga Kelompok Wanita Tani (KWT). Kegiatan ini dilakukan selama 3 Bulan yakni pada bulan Mei hingga July 2021. Kegiatan ini dilakukan dalam 3 tahap, yakni sosialisasi, pemberian bibit, serta pendampingan penanaman dan perawatan tanaman. Melalui PkM ini, sosialisasi terhadap KWT dinilai efektif, KWT dinilai menjadi aktor yang tepat dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga melalui optimalisasi pekarangan rumah.Abstract: This activity aims to socialize food security programs at the family level in rural areas. Through socialization, it is hoped that the community can be actively involved by optimizing the yard of the house as planting land to overcome the food crisis due to the Covid-19 pandemic. This activity uses a socialization model as a method in its implementation. This activity was carried out in partnership with the village government through the Agricultural Extension Center (BPP) to assist 25 families of the Women Farmers Group (KWT). This activity was carried out for 3 months, from May to July 2021. This activity was carried out in 3 stages, namely socialization, providing seeds, and assisting in planting and caring for plants. Through this PkM, the socialization of KWT is considered effective, KWT is considered to be the right actor in realizing family food security through optimizing the home yard.
CREATIVE FUNDRAISING AS A DISASTER FUNDRAISING EFFORT BY STUDENTS Rima Rahmaniah; Hidayati Hidayati; Irwandi Irwandi; Yudhi Lestanata; Sintayana Muhardini; Hijril Ismail
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5668

Abstract

Abstrak: Fundraising adalah sebuah seni yang bisa dipelajari oleh siapapun termasuk seorang pemula. Dalam kerangka fundraising, substansi fundraising berupa program yaitu kegiatan dari implementasi visi dan misi lembaga yang jelas sehingga masyarakat mampu tergerak untuk melakukan perbuatan filantropinya.secara kreatif. Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan tim dosen Prodi PBI FKIP UMMAT dengan melibatkan mahasisiwa Prodi PBI atau HMPS PBI atau ESA sebanyak 15 orang dengan menggunakan metode observasi dan metode tindakan dalam pelaksanaannya di lapangan. Adapun hasil dan temuan dari kegiatan ini adalah a) meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang creative fundraising dan contoh metode kreatif yang telah dilaksanakan untuk menumbuhkan jiwa kreatif dan inovatif dalam diri mahasiswa umumnya dan jiwa kewirausahaan pada khususnya, b) mengembangkan kreasi, daya cipta dan pengalaman mereka untuk menggunakan creative fundraising sebagai cara atau metode dalam penggalangan dana bencana, c) dapat mengaplikasikan metode lainnya untuk kegiatan berikutnya untuk mengembangkan semua potensi yang dimiliki mahasiswa yang lebih melekatkan dasar kearah perkembangan sikap, pengetahuan, dan ketrampilan untuk menyesuaikan diri dan peka dengan kondisi lingkungan bencana yang sedang berlangsung di seluruh wilayah Indonesia, dan d) tumbuhnya sikap tepo seliro dan awareness atau sikap peduli sesama sehingga menimbulkan dampak psikologis yang bermanfaat bagi para mahasiswa selama masa pandemi ini.Abstract: Fundraising is an art that can be learned by anyone, including a beginner. In the framework of fundraising, the substance of fundraising is in the form of programs, namely activities of implementing a clear vision and mission of the institution so that the community can be motivated to do creative philanthropic deeds. Community service activities carried out involve 15 students of PBI or HMPS PBI or ESA study programs using observation and action methods in their implementation. The results and findings of this activity are a) increasing knowledge and understanding of creative fundraising and the examples of creative methods that have been implemented to foster a creative and innovative spirit in general and entrepreneurial spirit in particular, b) develop their creations, creativity and experience in raising funds for disasters, c) can develop all the potential of students who are more attached to the basis for the development of attitudes, knowledge, and skills to adapt and be sensitive to the conditions of the ongoing disaster environment in all regions of Indonesia, and d) the growing attitude of tepo seliro and awareness or a caring attitude towards others, which will have beneficial psychological effects for students during this pandemic.
STRENGTHENING COMMUNITY EMPOWERMENT THROUGH VILLAGE OWNED BUSINESS ENTITIES IN LANGKOMU VILLAGE Waode Adriani Hasan; Nining Asniar Ridzal; Muhammad Safrin; Waode Erna; La Ishak
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i4.6646

Abstract

Abstrak: Sebagaimana desa-desa pada umumnya, desa Langkomu juga memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang didirikan pada tahun 2018 dan diberi nama “Teluk Sejahtera”. BUMDes berperan penting dalam pemerataan pembangunan dan kesejahteraan antara perkotaan dan pedesaan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat desa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat desa Langkomu tentang pentingnya pengelolaan BUMDes yang baik agar tercipta desa mandiri. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk seminar, diskusi, dan observasi di desa Langkomu. Kondisi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang terletak di pesisir pantai dan adanya teluk beserta barisan pulau-pulau kecil memberikan potensi yang sangat besar bagi desa Langkomu untuk diberdayakan sebagai unit usaha dari BUMDes Teluk Sejahtera. Jenis usaha yang dapat dikembangkan oleh BUMDes adalah kawasan pariwisata, usaha perantara untuk hasil produksi warga desa, usaha produksi ataupun usaha bersama.Abstract:  Like other villages, Langkomu village also has a Village-Owned Enterprise (BUMDes) which was established in 2018 and named “Teluk Sejahtera”. BUMDes plays an important role in equitable distribution of development and welfare between urban and rural areas through village community empowerment activities. The purpose of this activity is to provide an understanding to the Langkomu village community about the importance of good BUMDes management in order to create an independent village. This activity was carried out in the form of seminars, discussions, and observations in Langkomu village. The condition of human resources and natural resources located on the coast and the existence of bays and rows of small islands provide enormous potential for Langkomu village to be empowered as a business unit of the BUMDes Teluk Sejahtera. The types of businesses that can be developed by BUMDes are tourism areas, intermediary businesses for the production of villagers, production businesses or joint ventures.