cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 524 Documents
UTILIZATION OF MADING SCHOOL AS AN EFFORT TO IMPROVE CREATIVE WRITING SKILLS OF HIGH SCHOOL STUDENTS Nurmiwati Nurmiwati; Baiq Desi Milandari; Roby Mandalika Waluyan; Arpan Islami Bilal; I Made Suyasa
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5657

Abstract

Abstrak: Menulis merupakan salah satu kegiatan yang begitu kompleks. Dengan sifatnya yang kompleks tersebut, banyak siswa yang belum mampu melakukan kegiatan menulis secara baik. Ketidak mampuan tersebut diakibatkan oleh beberapa faktor yaitu, kurangnya intensitas kegiatan menulis bagi siswa serta Kurangnya media dalam menyalurkan kreativitas siswa dalam kegiatan tulis menulis. Untuk itu, tim melakukan kegiatan pengabdian berupa pemanfaatan majalah dinding (mading) sekolah sebagai upaya meningkatkan keterampilan menulis kreatif siswa di SMA Negeri 1 Gunungsari. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian ini  sebagai berikut: 1) Pada pertemuan I, tim menjelaskan tentang prosedur kegiatan dan apa saja yang akan dilakukan oleh mitra selama kegiatan pengabdian ini berlangsung; 2) pertemuan II, tim menyampaikan materi tentang majalah dinding serta bagaiamana proses memuat majalah dinding; 3) Pertemuan III berisi tentang kegiatan penyiapan serta pengumpulan bahan melaui kegiatan menulis kreatif yang dilakukan oleh siswa; dan 4) pertemuan IV dilakukannya produksi majalah dinding pada etalase-etalase yang ada di lingkungan sekolah.Abstract: Writing is one of the most complex activities. many students have not been able to do writing activities well. The cause is the lack of intensity of writing activities for students and the lack of media in channeling students' writing creativity. Therefore, the team carried out community service activities in the form of using school bulletin boards as an effort to improve students' creative writing skills at SMA Negeri 1 Gunungsari. The results of this service activity are as follows: 1) the first meeting, the team explained about the activity procedure and what the partners would do during this service activity; 2) the second meeting, the team delivered material about school bulletin boards and how the process of loading school bulletin boards was; 3) third meeting contains the preparation and collection of materials through creative writing activities carried out by students; and 4) the fourth meeting, the production of wall magazines was carried out in the windows in the school environment.
TRAINING ON POETRY WRITING WITH ACROSSTIC TECHNIQUES IN STUDENTS OF CLASS XI SMA METHODIST IV MEDAN Juni Agus Simaremare; Emelda Thesalonika
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.6098

Abstract

Abstrak: Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan pada siswa kelas XI SMA Methodist IV Medan. Tujuan pelaksanaan PkM ini adalah (1) untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa mengenai prosedur penulisan puisi dengan teknik akrostik; (2) Meningkatkan kreativitas menulis siswa khususnya menulis puisi dengan teknik akrostik. Subjek dalam kegiatan PkM ini ialah siswa-siswi kelas XI SMA Methodist IV Medan yang berjumlah 30 orang. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode demonstrasi dan metode ceramah. Dalam menjelaskan materi berupa hakikat puisi akrostik dan mekanisme penulisan puisi dengan teknik akrostik digunakan metode ceramah. Dalam praktik menulis puisi dengan teknik akrostik digunakan metode demonstrasi. Kegiatan pelatihan ini dapat terlaksana dengan baik tidak terlepas dari dukungan beberapa unsur yaitu LPPM sebagai lembaga penyedia dana kegiatan pelatihan, kepala sekolah, wakil kepada sekolah, serta para guru sebagai mitra yang memfasilitasi pelaksanaan pelatihan, serta para siswa kelas XI SMA Methodist IV yang sangat antusias mengikuti pelatihan. Hasil dari pelatihan ini adalah siswa secara keseluruhan mampu menulis puisi dengan teknik akrostik. Hasil ini dapat dibuktikan dari nilai rata-rata 79 dengan jumlah skor 2364 dan hasil tersebut termasuk dalam kategori baik.Abstract:  This Community Service (PkM) was carried out on class XI students of SMA Methodist IV Medan. The objectives of this PkM implementation are (1) to increase students' understanding and knowledge of the procedures for writing poetry using acrostic techniques; (2) Improving students' writing creativity, especially writing poetry with acrostic techniques. The subjects in this PkM activity were students of class XI SMA Methodist IV Medan, totaling 30 people. The method used in this training is the demonstration method and the lecture method. In explaining the material in the form of the nature of acrostic poetry and the mechanism of writing poetry with acrostic techniques, the lecture method is used. In the practice of writing poetry with acrostic techniques, demonstration methods are used. This training activity can be carried out properly and cannot be separated from the support of several elements, namely LPPM as an institution that provides funding for training activities, school principals, representatives to schools, and teachers as partners who facilitate the implementation of the training, as well as students of class XI SMA Methodist IV who are very enthusiastic. attend training. The result of this training is that overall students are able to write poetry with acrostic techniques. This result can be proven from the average value of 79 with a total score of 2364 and these results are included in the good category.
NUTRITIONAL EDUCATION AND MEASUREMENT OF NUTRITIONAL STATUS TO CHILDREN IN STUNTING PREVENTION EFFORT DURING THE COVID-19 PANDEMIC Selvia Febrianti; Nurasmi Nurasmi; Agus Purnamasari; Nurul Hidayatun Jalilah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i4.4856

Abstract

One of the government's responsibilities is to ensure that citizens, including children under five, receive basic health services. Basic services for toddlers are usually carried out at the Posyandu. However, at this time the posyandu service was temporarily suspended according to government policy due to the pandemic conditions. Monitoring the growth and development of toddlers during the pandemic must still be carried out. This community service activity aims to increase knowledge and the role of the community to prevent stunting in toddlers. The method used is anthropometric measurements to determine the nutritional status of children under five. then assess the mother's knowledge related to stunting with pretest - posttest, and provide counseling about stunting. The results of the service activities that have been carried out show that of the 45 toddlers measured, 33 (73.3%) were under the category of normal height, and 12 (26.6%) were under the category of stunting. Knowledge of under-five mothers about stunting increased after being given health education. Mothers are advised go to posyandu to monitor their child's development and growth. However, during the COVID-19 pandemic, mothers can monitor their children's growth and development independently at home with the Maternal and Child Health handbook.
PEMBAGIAN MASKER GRATIS SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENANGANAN COVID-19 Dewi Purnama Windasari; Esse Puji Pawenrusi; Dewi Hikmah Marisda; Iskandar Zulkarnaen
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.6761

Abstract

Desa Mamminasae Kabupaten Pinrang merupakan salah satu desa yang tergolong zona merah, yang mendapat bantuan oleh sivitas akademika STIK Makassar dalam mencegah penyebaran wabah Corona Virus Disease (COVID-19). Bantuan yang diberikan melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Adapun tujuan kegiatan pengabdian yaitu memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya dan penyebaran COVID-19 dan pentingnya penggunaan masker sebagai salah satu cara pencegahan penyebaran COVID-19. Metode pelaksanaan kegiatan PKM yaitu melalui penyuluhan cara penggunaan masker yang benar. Kegiatan PKM yang dilakukan bermitra dengan masyarakat Puskesmas Sulili Desa Mamminasae, dengan jumlah masyarakat 23 orang. Di akhir kegiatan diberikan wawancara untuk mengukur pemahaman masyarakat terkait penyuluhan yang dilaksanakan. Hasil yang diperoleh adalah adanya peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mencegah wabah COVID-19 dengan memakai masker. Adapun persentase peningkatan pemahaman masyarakat sekitar 87 persen
INCREASING THE CAPACITY OF COMMUNITY TO FACE NON-NATURAL DISASTERS (COOPERATION BETWEEN PUBLIC ADMINISTRATION STUDY OF UMMAT AND NTB MDMC) Rahmad Hidayat; Mustamin Mustamin; M.Taufik Rachman
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5675

Abstract

Abstrak: Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah telah memberikan berbagai perubahan kearah peningkatan kesejahteraan kepada masyarakat melalui pelayanan yang baik, serta kinerja yang maksimal secara langsung dan transparan kepada daerah, termasuk pelaksanaan UU tentang kebencanaan. Sudah sebulan berlalu sejak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan wabah virus corona baru sebagai sebuah pandemik yang masuk kategori bencana non alam. Untuk itu, pemerintah daerah sampai pemerintah desa bisa bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk kampus untuk ikut terlibat dalam penanganann wabah ini. Pendampingan bertujuan memberikan pemahaman terkait bencana, bencana non alam khususnya wabah virus corona dan peran pemerintah pada saat terjadi bencana. Metode yang digunakan dimana masyarakat di desa masih cenderung tidak peduli dengan yang namanya wabah diberikan pengetahuan dan pemahaman. Di lanjutkan dengan saran dan kesempatan untuk diskusi, konsultasi kepada masyarakat dan pemerintah desa dan tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda. Hasil kegiatan ini diperoleh adanya peningkatan pemahaman pada perwakilan masyarakat menjadi lebih percaya dan siap mengikuti anjuran pemerintah.Pendampingan ini masih pada tahap awal, dan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan kerjasama dari berbagai pihak.Abstract:  Law Number 23 of 2014 concerning Regional Government has provided various changes towards improving welfare for the community through good services, as well as maximum performance directly and transparently to the regions, including the implementation of the Law on Disasters. It has been a month since the World Health Organization (WHO) declared the novel coronavirus outbreak as a pandemic that is categorized as a non-natural disaster. For this reason, local governments to village governments can cooperate with various parties including campuses to get involved in handling this outbreak. Assistance aims to provide understanding related to disasters, non-natural disasters, especially the corona virus outbreak and the role of the government in times of disasters. The method used where people in the village still tend to not care about the plague, given the knowledge and understanding. Followed by suggestions and opportunities for discussion, consultation with the community and village government and community leaders, traditional leaders and youth leaders. The result of this activity is that there is an increase in understanding that community representatives become more confident and ready to follow government recommendations. This assistance is still at an early stage, and needs to be carried out continuously with cooperation from various parties.
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DASAR PADA SANTRI PONDOK PESANTREN NURUL ISLAM DI KEKALIK, SEKARBELA, MATARAM Ilham Ilham; Irwandi Irwandi; Yulia Isnaini; Rima Rahmaniah; M. Hudri; M. Fauzi Bafadal
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i4.6620

Abstract

Abstrak: Pendampingan pembelajaran  bahasa Inggris ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan secara teoritis dan praktis penggunaan bahasa Inggris dasar, expresi ekspresi serta kosakata yang digunakan. Kegiatan pelatihan ini melibatkan para santri ponpes Nurul Islam. Mentor dalam kegiatan ini melibatkan dosen-dosen bahasa Inggris yang memiliki keterampilan dan penguasaan bahasa Inggris yang baik. Pelaksanaan kegiatan pendampingan bertempat di ponpes Nurul Islam, Kekalik Sekarbela, Mataram.  Pelatihan ini diadakan untuk untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para siswa sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran yang dapat dilihat dari keaktifan dan kehadiran mereka selama mengikuti kegiatan. Dari kegiatan pelatihan ini diharapkan meningkatnya kemampuan Bahasa inggris para siswa.Abstract: This English learning community service aims to provide theoretical and practical knowledge of the use of basic English, expressions and vocabulary used. This training activity involved the students of the Nurul Islam Islamic Boarding School. Mentors in this activity were English lecturers who have good English skills and mastery. The implementation of the mentoring activities took place at the Nurul Islam Islamic Boarding School - Kalik Sekarbela, Mataram. This training was held to improve students' English language skills. The results of the activity showed that the students were very enthusiastic to participate in the learning activity which could be seen from their activeness and presence during the mentoring. From this training activity, it is hoped that the students' English skills will increase.
HEALTH EDUCATION AND BLOOD TYPE EXAMINATION IN MOTHER AND CHILD Bangun Hardika; Rosnita Sebayang; Srimiyati Srimiyati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5662

Abstract

Abstrak: Darah merupakan komponen penting dalam tubuh manusia, sekaligus identitas seseorang jika mengalami sakit atau membutuhkan komponen darah. Mengingat pentingnya mengetahui golongan darah seseorang dan masih banyak ibu yang belum memahami pentingnya golongan darah serta belum mengetahui golongan darah anak dan untuk proses pembelajaran di lapangan dan pelaksanaan pengabdian masyarakat bagi dosen, maka dilaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan dan pemeriksaan golongan darah pada ibu dan anak. Pada pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini telah dilakukan pendampingan dengan memberikan materi tentang manfaat dari identitas golongan darah dan pentingnya dilakukan pemeriksaan golongan darah untuk mengetahui golongan darah dari ibu-ibu diusia produktif dan anak-anak dibawah 11 tahun guna mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan menghindari kesalahan jika akan di lakukan transfusi darah. Kegiatan PKM ini diikuti oleh 103 responden dimana 72 diantaranya melakukan pemeriksaan golongan darah dan untuk responden target sendiri yaitu ibu dan anak sebanyak 29 responden. Semua responden antusias untuk mendengarkan penjelasan tentang pentingnya identitas golongan darah dan melakukan pemeriksaan serta mendapatkan kartu golongan darah yang bias disimpan dan dapat digunakan sewaktu-waktu jika diperlukan.Abstract:  Blood is an important component in the human body, as well as a person's identity if they are sick or need a blood component. Considering the importance of knowing a person's blood type and there are still many mothers who do not understand the importance of blood type and do not yet know the child's blood group and for the learning process in the field and the implementation of community service for lecturers, health education activities and examination of blood groups in mothers and children are carried out. In the implementation of this Community Service, assistance has been carried out by providing material about the benefits of blood group identity and the importance of blood group testing to determine the blood group of mothers of productive age and children under 11 years of age in order to get quality health services and avoid mistakes. if going to do a blood transfusion. This PKM activity was attended by 103 respondents in which 72 of them carried out blood type checks and for the target respondents themselves, namely mothers and children, as many as 29 respondents. All respondents were enthusiastic to listen to the explanation about the importance of blood type identity and carry out checks and get a blood type card that can be stored and can be used at any time if needed.
MANUFACTURE OF BREATHABLE PILLOWS TO INCREASE COMFORT OF HEART FAILURE PATIENTS Laili Yani Inayah; Rizka Febtrina; Bella Nofia Tama; Lusi Seviani
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5653

Abstract

Abstrak: Upaya untuk meningkatkan kenyaman pasien Gagal Jantung adalah pengaturan posisi. Posisi merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam menjaga sirkulasi sistemik yang adekuat karena dapat mempengaruhi sistem hemodinamik pada pasien gagal jantung, salah satunya adalah dengan pembuatan inovasi bantal yang didesain dengan tinggi 45 derajat. Tujuan pembuatan bantal ini adalah untuk dapat digunakan oleh setiap orang yang merasakan ketidaknyamanan pada pasien yang mempunyai penyakit gagal jantung seperti saat sesak, kesulitan tidur, dan dalam jangka waktu yang panjang bantal ini dapat terus digunakan. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini meliputi: analisis kebutuhan, persiapan alat dan bahan, pembuatan pola bantal, produksi bantal, finishing produk, pengujian produk dan evaluasi produk. Hasil pelaksanaan kegiatan didapatkan bahwa bahwa bantal dengan sudut 45° mampu mengatasi ketidaknyamanan pada pasien gagal jantung. Disarankan kepada seluruh pasien yang mempunyai penyakit gagal jantung agar dapat mengatur posisi dengan tepat agar dapat meningkatkan kenyamanan pada saat beristirahati.Abstract:  Effort to improve the comfort of patients with heart failure are positioning. Positioning is one of the factors that must be considered in maintaining adequate systrmic circulation because it can affect the hemodynamic system in Heart Failure patients, one which is the manufacture of pillow innovations that are designed with a height of 45 degress. The purpose of making this pillow is to be used by everyone who feels discomfort in patients who have heart failure such as shortness of breath, difficuly sleeping, and in the long term this pillow can continue to be used. Implementation methods in this activity include; needs analysis, preparation of tools abd materials, pillow pattern making, pillow production, product finishing, prodect testing and product evaluation. The result of activity found that a pillow with an angle of 45° was able to overcome discomfort in heart failure patients. It is recommended to all patients who have heart failure to able to adjust the position correctly in order to increase comfort at rest.
A STRATEGY FOR DEVELOPING A DISTINCTIVE MOTIF FOR WEST KALIMANTAN ECO PRINT PRODUCTS USING THE POUNDING METHOD AND UTILIZING LOCAL PLANT DYES Siva Devi Azahra; Siti Masitoh Kartikawati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.6215

Abstract

Abstrak: Menurunnya kesadaran dan kerusakan lingkungan di era modern ini menyebabkan kurangnya wawasan tentang teknologi ramah lingkungan. Penggunaan pewarna tekstil dalam industri merugikan lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, untuk menghindari dampak pencemaran lingkungan yang lebih signifikan, perlu digunakan teknologi pewarna alternatif yang ramah lingkungan. Produk Eco Print adalah solusi untuk masalah ekologi yang semakin memburuk. Oleh karena itu, kegiatan ini berfokus pada kelompok masyarakat Kampung Batik Kamboja yang terdiri dari masyarakat dan pengrajin batik di Kota Pontianak. Kegiatan ini merupakan sarana untuk meningkatkan produktivitas industri tekstil tanpa merusak ekologi lingkungan sekitar. Tahap awal tindakan adalah melakukan survei pendahuluan dengan melakukan wawancara dengan pengelola, memberikan edukasi cara membuat pewarna alami dengan teknik menumbuk, dan tahap terakhir adalah mengevaluasi pengetahuan peserta. Berdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok masyarakat tentang teknik tumbuk dan pemanfaatan eco print. Kegiatan ini menjadi pendorong bagi kelompok masyarakat Kampung Batik Kamboja untuk berinovasi dalam pembuatan seni tekstil batik dan mengembangkan jenis tumbuhan Kalimantan Barat yang dapat digunakan sebagai pewarna alami.Abstract:  The decreasing environmental damage and awareness in this modern era have caused less insight into environmentally friendly technologies. The use of textile dyes in the industry harms the environment and health. Therefore, to avoid a more significant impact on environmental pollution, it is necessary to use an alternative dye technology that is environmentally friendly. Eco Print Products are the solution to the ever-worsening ecological problems. Therefore, this activity focuses on the Kampung Batik Kamboja community group, consisting of the community and batik artisans in Pontianak City. This activity is a means to increase the productivity of the textile industry without damaging the ecology of the surrounding environment. The initial stage of the action is to conduct a preliminary survey by conducting interviews with managers, providing education on how to make natural dyes with the pounding technique, and the final stage is to evaluate participants' knowledge. Based on the results of the activities carried out, there is an increase in knowledge and skills for community groups about the pounding technique and the use of the eco print. This activity became the impetus for the Kampung Batik Kamboja community group to innovate in the manufacture of batik textile art and develop West Kalimantan plant species that can be used as natural dyes.
PENDAMPINGAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH UNTUK PENGEMBANGAN PROFESI BERKELANJUTAN PADA GURU BIDANG STUDI DI SMA Irma Setiawan; Khosiah Khosiah; Raden Sudarwo; Sintayana Muhardini
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i4.6508

Abstract

Abstrak: Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) merupakan kegiatan yang sangat penting bagi seorang guru yang profesional serta kompeten di bidangnya. Kegiatan ini tidak saja dilakukan dalam rangka untuk memperoleh angka kredit untuk kenaikan pangkat ataupun untuk keperluan akreditasi, tetapi yang lebih penting adalah untuk meningkatkan profesionalisme guru, sehingga perlu ada upaya untuk mendorong dan memotivasi para guru untuk melakukan pengembangan profesi, dengan salah satunya yakni melakukan kegiatan pedampingan penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) bagi guru. Metode pendampingan yang dilakukan berupa Focus Grup Discussion (FGD) dengan tujuan untuk menciptakan suasana pendampingan yang harmonis dan bersahabat. Hal ini mengingat sasaran kegiatan guru bidang studi berusia 40-55 tahun, sehingga memerlukan perlakuan khusus untuk meningkatkan motivasi dan kesadaran menulis. Berdasarkan hasil pedampingan menunjukkan Guru-guru peserta sangat antusias mengikuti kegiatan pendampingan yang ditunjukkan dengan sambutan ramah, tim dijamu dengan standar protokol kesehatan, panitia pelaksana dapat memberikan rasa aman dan nyaman dalam berkegiatan; Guru merasa lebih percaya diri karena sudah memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam menyusun Karya Tulis Ilmiah (KTI); Guru memiliki pengetahuan bagaimana cara melakukan publikasi ilmiah pada journal-journal nasional; masih ada beberapa peserta yang belum maksimal dalam menyusun Karya Tulis Ilmiah, hal ini dikarenakan faktor usia yang sudah senior sehingga perlu pedampingan ekstra dari tim.Abstract: Scientific Writing (KTI) is a very important activity for a teacher who is professional and competent in his field. This activity is not only carried out to obtain credit numbers for promotion or accreditation purposes, but more importantly to improve the professionalism of teachers, so there need to be efforts to encourage and motivate teachers to do professional development, with one of them is to do activities to write Scientific Papers (KTI) for teachers. The mentoring method is carried out in the form of a Focus Group Discussion (FGD) to create a harmonious and friendly mentoring atmosphere. This is considering the target of the activities of teachers aged 40-55 years, so it requires special treatment to increase motivation and awareness of writing. Based on the results of the statement showed that the participating teachers were very enthusiastic to participate in mentoring activities shown with a friendly welcome, the team was hosted with health protocol standards, the organizing committee can provide a sense of security and comfort in activities; Teachers feel more confident because they already have knowledge and experience in compiling Scientific Papers (KTI); Teachers know how to conduct scientific publications in national journals; There are still some participants who have not been maximal in compiling Scientific Papers, this is due to the age factor that has been senior so it needs extra downsizing from the team.