cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 524 Documents
AUDIO VIDEO-BASED LEARNING MEDIA ON PLANT THEMES FLASHCARD FOR PAUD NURUL HUDA’S STUDENTS DURING COVID-19 PANDEMIC Novi Puspasari; Syifaul Fuada
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5673

Abstract

Abstrak: Selama masa belajar di rumah, PAUD Nurul Huda, Kabupaten Cirebon melaksanakan proses pembelajaran yang monoton dimana siswa hanya diberikan tugas berupa mengisi lembar kerja selama satu minggu tanpa memberikan penjelasan materi pembelajaran kepada siswa. Media pembelajaran diperlukan untuk anak usia dini agar materi lebih konkret.  Oleh sebab itu pelaksana berinisiatif untuk memberikan penguatan pembelajaran daring untuk mendesain, membuat, dan menerapkan media pembelajaran kepada siswa di sekolah sasaran, yaitu khusus kepada kelompok A yang berjumlah 26 siswa, dilakukan pada tanggal 27 November 2020. Flashcard berbasis audio visual dipilih sebagai media pembelajaran. Tema pembelajaran dalam flashcard dipilih buah-buahan sesuai dengan permintaan guru, dalam hal ini secara khusus tentang tanaman pisang. Media dibuat menggunakan bantuan web tool gratis, yaitu SuperMii, Canva, dan Filmora. Hasil menunjukkan media flashcard berbasis audio visual dapat menjadikan siswa mudah dalam mengenal bagian-bagian tanaman pisang dan menambah kosa kata baru. Selain itu, pembelajaran daring di PAUD Nurul Huda yang awalnya monoton dapat lebih bervariasi dengan adanya penggunaan media pembelajaran flashcard ini.Abstract:  During the study period at home, PAUD Nurul Huda Cirebon carried out a tedious learning process, where students were only given assignments without explaining the learning material to students, i.e., filling out worksheets for one week. Learning media is needed for early childhood so that the material is more concrete. Therefore, we took the initiative to reinforce online learning to design, create, and apply learning media to students in target schools, specifically for group A, which consisted of 26 students, carried out on November 27, 2020. Audio visual-based flashcards were chosen as learning media. The theme of learning in the flashcard was selected fruits according to the teacher's request, specifically about banana plants. Media created using free web tools, namely SuperMii, Canva, and Filmora. The results show that audio visual-based flashcard media can make it easy for students to recognize parts of the banana plant and add new vocabulary. In addition, online learning at PAUD Nurul Huda, which was initially tedious can be more varied using this flashcard learning media.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN DAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBANTUAN SOFTWARE LECTORA INSPIRE DI SMA Erniwati Erniwati; M. Sirih; Hasnawati Hasnawati; Lili Darlian; Ahdiat Agriansyah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2894

Abstract

Abstrak: Pendampingan pembuatan perangkat pembelajaran berbantuan software lectora inspire dapat membantu guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran baik dalam bentuk offline maupun online di SMA Wahdah Islamiayah Kendari.  Tahap kegiatan pengabdian meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan pendampingan dan pengembangan perangkat pembelajaran, dan tahap evalausi dan refleksi. Hasil kegiatan  sangat bermanfaat bagi guru dalam meningkatkan kemampuan mengembangkan perangkat pembelajaran namun masih perlu kegiatan pembimbingan lanjutan yang lebih intensif sesuai dengan tanggapan peserta terhadap kebermanfaatan kegiatan pelatihan yang mencapai 98,75 % . Sedangkan pengetahuan operasinalisasi, pembuatan dan hasil karya sangat baik (81,6 %) serta  pengembangan perangkat sudah baik (73,75 %). Selain itu ada peningkatan prosentase pemahaman dan penguasaan materi peserta dari 70 % menjadi 80,86 % dengan kategori sangat baik.Abstract: Assistance device manufacture software lectora inspire assisted learning can help teachers develop learning device in the form of off line and on line at senior high school Wahdah Islamiyah Kendari.  Stage service activities include the preparation phase, the implementation phase assistance and the development of learning tools and evaluation stage and reflection. The results of the activities are very useful for teachers in improving the ability to develop learning tools, but there is still a need for more intensive follow-up guidance activities according to participants' responses to the benefits of training activities which reached 98.75%. Meanwhile, the knowledge of operationalization, manufacture and work was very good (81.6%) and the development of tools was good (73.75%). In addition there is an increase in the percentage of participants understanding and mastery of materials from 70% to 80.86% with very good categories.
PEMBINAAN USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH ANGGOTA KOPERASI UNIT DESA (DEVELOPMENT OF DAIR COW FARMING BUSINESS IN VILLAGE UNIT COOPERATIVE MEMBERS) Usman Ali; M. Farid Wadjdi; Badat Muwakhid; Ach.Bagus A.Mardhotillah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i4.6830

Abstract

Abstrak: Program IPTEKS bagi masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam usaha peternakan sapi perah secara intensif serta penanganan limbah kotoran sapi sebagai bahan pembuatan biogas sebagai energi alternatif murah yang menguntungkan dan bahan pembuatan pupuk kompos. Metode yang digunakan oleh tim pengabdi adalah penyuluhan, merenovasi digester dan instalasi biogas, formulasi pakan TMR sapi perah dan pendampingan manajemen pemeliharaan sapi perah. Hasil kegiatan program pengabdian menunjukkan bahwa semua kegiatan ditanggapi dengan baik oleh peternak sapi perah dan proaktif dalam semua kegiatan baik saat penyuluhan, pembinaan, demo petak formula pakan TMR, renovasi instalasi biogas dan pendampingan usaha dalam 2 minggu akhir. Selanjutnya peternak menerapkan pengetahuan yang diperoleh dengan meningkatkan manajemen intensif produksi sapi perah, pemberian pakan hijauan jagung dan rumput gajah yang dicacah untuk membantu pencernaan dan tidak tercecer, penggunaan pakan TMR meliputi hijauan pakan sebanyak 10% bobot badan ditambah konsentrat setengah tanaman produksi susu (kg/ekor/hari) dapat memenuhi kebutuhan nutrisi baik BK, Protein dan energy TDN sehingga dapat meningkatkan produksi susu lebih dari 14 liter/ekor/hari yang berdampak pada pendapatan petani meningkat.Abstract:  Program of science and technology for society is aimed to increase knowledge and skill of breeder in intensive dairy farming business as well as handling of cow faeces waste as material of biogas production of cheap alternative energy that profitable. The method used by the devotees team are counseling, fermentation of feed from local agroindustry waste and concentrate formula, biogas installation, coaching and business assistance. The results show that all activities are well responded by dairy farmers and proactive in all activities both during counseling, fostering, feed fermentation plots demo and business assistance. Furthermore, farmers apply the knowledge obtained by improving intensive management of dairy cattle production, feeding forage of maize and elephant grass that is enumerated to aid digestion and not scattered, forage assessment of 10% body weight plus concentrate of half milk production (kg/head/day) can meet meet the nutritional needs of both BK, protein and TDN energy so that it can increase milk production by more than 14 liters/head/day which impacts the income of farmers increases. 
SOCIALIZATION TO YOUTH ABOUT THE DEVELOPMENT OF INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY Masriani Situmorang; Mulyana Mulyana; Veggy Veggy
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5660

Abstract

Abstrak: Peningkatan inovasi data dan korespondensi telah mengubah cara orang berkomunikasi dengan orang lain. Web berubah menjadi ruang canggih lain yang membuat ruang sosial. Tidak dapat dipungkiri bahwa kehadiran web memberikan banyak kemudahan bagi para kliennya. Berbagai akses ke data dan pengalihan dari mana saja di dunia dapat dilihat melalui web. Web memasuki batas elemen kehidupan, waktu, dan ruang klien, yang dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Motivasi di balik administrasi wilayah lokal ini adalah untuk mempengaruhi kehidupan individu dengan lebih baik. Strategi yang digunakan dalam latihan augmentasi dilakukan dengan empat macam, lebih spesifiknya: teknik sapaan, percakapan, tanya jawab dan survei. Perubahan inovasi dari yang mudah menjadi mutakhir dapat dikatakan sebagai jenis modernisasi yang biasanya juga akan diikuti oleh modernisasi (pemikiran). Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini cukup berdampak positif bagi remaja khususnya yang ada di panti Asuhan Rizki Ilahi. Kegiatan pengabdian masyarakat yang sudah dilakukan berjalan sangat baik dimana selama kegiatan ini berlangsung, terjadi perubahan perilaku berfikir pada remaja yang ada di panti asuhan Rizki Ilahi terkait pemanfaatan sistem informasi dan komunikasi. Abstract:  The development of information and communication technology has changed the way individuals interact with other individuals. The internet is becoming a new digital space that creates a cultural space. It is inevitable that the existence of the internet provides a lot of convenience to its users. Various access to information and entertainment from various parts of the world can be searched via the internet. The internet penetrates the boundaries of the dimensions of the user's life, time and space, which can be accessed by anyone, anytime, anywhere. The purpose of this community service is to have a better impact on people's lives. The method used in extension activities is carried out in four types, namely: lecture method, discussion, question and answer and questionnaire. Changes in technology from simple to advanced can be said to be a form of modernization which usually will also be followed by the modernization of ideas (ideas). The results of this community service activity had quite a positive impact on adolescents, especially those at the Rizki Ilahi orphanage. Community service activities that have been carried out have gone very well where during this activity, there has been a change in thinking behavior among teenagers in the Rizki Ilahi orphanage regarding the use of information and communication systems. 
PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB BAGI GURU SMP Nanang Rahman; Maemunah Maemunah; Haifaturrahmah Haifaturrahmah; Sukron Fujiaturahmah; Nursina Sari
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2793

Abstract

Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru-guru SMPN 5 Praya Barat dalam penggunaan media pembelajaran, khususnya media Web-blog. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian di SMPN 5 Praya Barat ini dimulai dari kegiatan survey pendahuluan, pelaksanaan kegiatan pegabdian, sampai kepada penyusunan laporan. Berdasarkan diskusi yang diselenggarakan diperoleh kesimpulan bahwa para peserta pengabdian tersebut merasa antusias berjalan lancar atas diselenggarakannya kegiatan pengabdian  pembuatan  media  pembelajaran  berbasis  android  dan  web-blog. Kegiatan berjalan lancar terlihat dari tingkat kehadiran peserta yang tinggi. Antusiasme para peserta terlihat dari aktifnya saat berdiskusi dan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan pada saat sesi tanya-jawab kepada  tim  pengabdi.  hal  ini  dikarenakan  para  peserta  menyadari  bahwa  di  era teknologi informasi, pembelajaran secara online merupakan salah satu sarana penting dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa sekolah.respon peserta atas kegiatan pengabdian yang dilaksanakan menyatakan bahwa, dari kualitas pemateri adalah sangat baik. Peserta juga menyatakan sangat paham atas penjelasan yang telah diberikan oleh tim pengabdi. Hal ini dapat terlihat dari hasil angket atas persepsi peserta terhadap peningkatan pemahaman yang menyatakan sangat paham.Abstract: The purpose of this devotional activity is to improve the ability of the teachers of SMPN 5 Praya Barat in the use of learning media, especially Web-blog media. The method of implementing devotional activities in SMPN 5 Praya Barat starts from preliminary survey activities, implementation of devotional activities, to the preparation of reports. Based on the discussion, the participants concluded that the participants were enthusiastic about running smoothly for the service of the creation of android-based learning media and web-blog activities. The activity went smoothly seen from the high attendance rate of participants. The enthusiasm of the participants is evident from the active discussions and the number of questions raised during the question-and-answer session to the service team. This is because the participants realized that in the era of information technology, online learning is one of the important means of conveying lesson materials to school students. Participants also expressed a very understanding of the explanation stipulated by the service team. This can be seen from the results of the questionnaire on participants' perception of improved understanding that expresses a very understanding.
ASSISTANCE OF DISASTER PREPAREDNESS VILLAGE THROUGH LANDSLIDE DISASTER EDUCATION Dewi Liesnoor Setyowati; Juhadi Juhadi; Elok Surya Pratiwi; Kristi Dese Imanuel Adi Papa Yohanes; Ainayya Rahma
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5650

Abstract

Abstrak: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang menetapkan sebanyak 22 Kelurahan Siaga Bencana (KSB). Wilayah ini ditetapkan sebagai kelurahan rawan bencana longsor. Masyarakat di KSB perlu pendampingan dalam upaya mitigasi bencana, karena ketidakpedulian terhadap bencana. Bencana dianggap biasa dan belum tentu terjadi, untuk itulah diperlukan peningkatan pengetahuan, sikap, maupun perilaku peduli pada bencana. Tujuan umum kegiatan adalah melakukan pendampingan KSB wilayah rawan longsor dalam upaya mitigasi bencana. Tujuan khusus kegiatan adalah melakukan: 1) pendampingan penguatan kapasitas KSB supaya memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap bencana, 2) kegiatan pelatihan mitigasi bencana di Laboratorium Pendidikan Bencana Jurusan Geografi FIS UNNES. Solusi yang ditawarkan Perguruan Tinggi untuk mengatasi permasalahan di atas adalah: 1) melakukan transfer pengetahuan dengan menyelenggarakan pelatihan dan simulasi bencana longsor untuk pendampingan, pembinaan, dan penguatan kapasitas KSB supaya memiliki sikap peduli bencana, 2) melakukan pendampingan KSB supaya mampu berinovasi dan berkreasi dalam kegiatan siaga bencana longsor 3) mengimplementasi kemampuan KSB dalam menyusun program kegiatan kesiapsiagaan menghadapi bencana longsor. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa: modul pelatihan edukasi bencana longsor, penguatan kapasitas KSB dalam hal pengetahuan, sikap dan perilaku peduli bencana, strategi inovasi kegiatan KSB peduli bencana, pendampingan dalam pelatihan simulasi bencana longsor.Abstract: The Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Semarang city has designated as many as 22 Disaster Preparedness Villages (KSB). This area is designated as a landslide-prone village. People in KSB need assistance in disaster mitigation efforts, because of indifference to disasters. Disasters are considered common and do not necessarily occur, therefore it is necessary to increase knowledge, attitudes, and behaviors to care for disasters. The general purpose of the activity is to assist KSB landslide-prone areas in disaster mitigation efforts. The special purpose of the activity is to conduct: 1) assistance in strengthening the capacity of KSB to have awareness and concern for disasters, 2) disaster mitigation training activities in the Disaster Education Laboratory of the Department of Geography FIS UNNES. The solutions offered by universities to overcome the above problems are: 1) conduct knowledge transfer by organizing training and simulation of landslide disasters for mentoring, coaching, and strengthening the capacity of KSB to have a disaster care attitude, 2) conducting KSB assistance to be able to innovate and create in landslide disaster preparedness activities 3) implement KSB's ability to develop disaster preparedness programs. The results of community service activities in the form of training modules on landslide disaster education, strengthening the capacity of KSB in terms of knowledge, attitudes, and behaviors of disaster care, innovation strategies of KSB disaster care activities, assistance in landslide simulation training.
PEMENUHAN HAK BELAJAR SISWA MELALUI PKM LESSON STUDY Rusdiana Junaid; Muhammad Rusli Baharuddin
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2445

Abstract

Abstrak: Mitra pada kegiatan ini adalah guru-guru SMP Negeri 8 Palopo masih belum maksimal dalam melaksanakan penelitian/publikasi ilmiah dan pemenuhan hak belajar peserta didik. Lebih dari 85% siswa harus melakukan remedial ujian akhir semester agar memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Program kemitraan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan guru-guru SMP Negeri 8 Palopo tentang pelaksanaan penelitian lesson study dan mampu menyusun Artikel ilmiah melalui jurnal dan seminar nasional. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra, metode pelaksanaan yang ditawarkan adalah workshop lesson study dan Bimbingan teknis penulisan atikel ilmiah. Hasil dari kegiatan ini adalah dua artikel ilmiah yang dipublikasi melalui jurnal nasional, satu artikel ilmiah yang dipublikasi melalui seminar nasional dan meningkatnya pengetahuan guru dalam pemenuhan hak belajar siswa.Abstract: The partners in this activity are the teachers of SMP Negeri 8 Palopo who are still not maximal in carrying out scientific research / publications and fulfilling the learning rights of students. More than 85% of students must remedial the final semester exams in order to meet the minimum completeness criteria. This partnership program aims to increase the knowledge of SMP Negeri 8 Palopo teachers about the implementation of lesson study research and be able to compile scientific articles through national journals and seminars. Based on the problems faced by the partners, the implementation method offered is a lesson study workshop and technical guidance on writing scientific articles. The results of this activity were two scientific articles published through national journals, one scientific article published through national seminars and increased teacher knowledge in fulfilling students' learning rights.
EDUCATION ABOUT PHBS (CLEAN AND HEALTHY LIVING BEHAVIOR) AND ITS APPLICATION TO STUDENTS PEKANBARU 48 STATE ELEMENTARY SCHOOL Desi Nindya Kirana; Islah Wahyuni; Violita Dianatha Puteri; Ingelia Ingelia
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.6895

Abstract

Abstrak: PHBS merupakan strategi yang digunakan untuk menciptakan kemandirian dalam meraih kesehatan dan merupakan suatu perilaku yang diterapkan berdasarkan kesadaran. PHBS di sekolah merupakan tatanan awal untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Tatanan sekolah merupakan salah satu ruang lingkup edukasi. Edukasi di lingkungan sekolah sangat efektif karena anak sekolah dasar (SD) merupakan sasaran yang mudah dijangkau sebab terorganisasi dengan baik serta merupakan kelompok umur yang peka dan mudah menerima perubahan. Tujuan dari pemberdayaan untuk memberikan edukasi PHBS kepada siswa-siswi serta penerapannya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah Theoritical  dan Demonstrasi dengan pendekatan program tindak partisipatif, program kerja  disampaikan dengan 4 tahapan yaitu secara teori pemberian edukasi (materi secara teknis terkait PHBS), pemeriksaan TB/BB, memberikan pendampingan dan bimbingan dalam penerapan/mendemostrasikan cara cuci tangan pakai sabun secara benar mengunakan air mengalir oleh setiap peserta didik dan pelaksanaan evaluasi, kegiatan ini dilakukan selama 4 kali pertemuan secara Luring dengan mematuhi protocol kesehatan. Jumlah peserta kegiatan pemberdayaan ini yaitu 20 orang siswa-siswi SD. Hasil: setelah pemberian edukasi tentang PHBS, melatih cuci tangan pakai sabun didapatkan hasil bahwa siswa-siswi mengetahui, memahami PHBS dan mampu menerapkan cuci tangan pakai sabun secara benar setiap sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.Abstract: PHBS is a strategy used to create independence in achieving health and is a behavior that is applied based on awareness. PHBS in schools is the initial order to create healthy and quality human resources. School order is one of the scopes of education. Education in the school environment is very effective because elementary school children are an easy target to achieve because they are well organized and are an age group that is sensitive and easy to change. The purpose of empowerment is to provide PHBS education to students and its implementation. The method used in the implementation of this community service is Theoritical and Demonstration with a participatory approach program approach, the work program is delivered in 4 stages, namely theoretically providing education (technically related materials for PHBS), TB/BB examination, providing assistance and guidance in implementing/ demonstrating how to wash hands properly using running water by each student and evaluating, this activity was carried out for 4 meetings by complying with health protocols. The number of participants in this empowerment activity is 20 elementary school students. Results: after providing education about PHBS, practicing hand washing with soap, the results showed that students knew, understood PHBS and were able to apply hand soap properly before and before carrying out activities.
THE EMPOWERMENT OF YOUTH COMMUNITY MEMBERS IN KARANG ANYAR NEIGHBORHOOD OF MATARAM CITY THROUGH THE DEVELOPMENT OF KNOWLEDGE CAPACITY ON HYDROPONIC FARMING SYSTEMS H. Susanto; K. Anam; Putra I.N.N.A; Iskandar Iskandar
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i4.6038

Abstract

Abstrak: Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan sistem bertani hidroponik bagi kelompok Karang Taruna Lingkungan Karang Anyar Kota Mataram. Penerapan sistem bertani hidroponik sangat cocok digunakan di daerah perkotaan karena memiliki beragam keunggulan, diantaranya adalah pertumbuhan tanaman dapat dikontrol, kuantitas dan kualitas hasil produksi tanaman tinggi dan yang paling utama adalah dapat diaplikasikan secara optimal pada lahan yang terbatas. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan melalui tiga tahapan, antara lain: (1) Tahapan Persiapan; survey pendahuluan yang merupakan tahapan untuk melihat kondisi awal mitra akan kebutuhan serta potensi yang ada, (2) Tahapan Pelaksanaan; sosialisasi dan pelatihan bertani dengan sistem hidroponik, dan (3) Tahap Akhir; pendampingan dan evaluasi kegiatan untuk menilai sejauh mana mereka memperoleh manfaat dari bertani dengan sistem hidroponik. Meningkatnya kapasitas pengetahuan mitra tentang sistem bertani hidroponik, keterampilan untuk mengaplikasikan serta wawasan saluran distribusi penjualan diharapkan dapat menjadi alternatif bagi mereka untuk memperoleh manfaat secara ekonomi dan sumber tambahan penghasilan.Abstract:  This community service program aims to increase the knowledge capacity about the hydroponic farming systems for the members of youth community in Karang Anyar neighbourhood of Mataram City. The application of hydroponic farming systems is very suitable in urban areas because it has many advantages such as controllable plant growth, high quantity and quality of crop production, and most importantly, applicable optimally on limited space and limited soil. The method of implementing the community service was carried out through three stages that included: (1) Preparation stage: conducting a preliminary survey to observe the initial conditions of partners regarding their needs and potentials, (2) Implementation stage: conducting socialization and training on hydroponic farming, and (3) Final stage: mentoring and evaluation to measure the extent to which the community service program has benefited our partners in using hydroponic farming systems. The increased capacity of partners' knowledge about hydroponic farming systems as well as skills to apply and insight into sales distribution channels is expected to be an alternative for them to gain economic benefits and additional sources of income.
EDUKASI SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING DI MASA PANDEMI COVID 19 PADA IBU BALITA DI POSYANDU Ezalina Ezalina; Eka Malfasari; Ulfa Hasanah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.6753

Abstract

Abstrak: Selama pandemi Covid 19 terjadi penurunan kunjungan ibu ke layanan kesehatan akibat pembatasan jarak sosial. Kehilangan pekerjaan yang dialami kepala keluarga akibat dirumahkan berpengaruh dalam mengkonsumsi makanan yang berkualitas sehingga mempengaruhi tumbuh kembang anak akibat kekurangan makanan yang bergizi. Jika dibiarkan maka anak yang kekurangan gizi akan berisiko mengalami stunting. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang mempunyai balita tentang stunting. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Tunas Baru Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengukuran tinggi badan dan berat badan balita, lalu dilanjutkan dengan edukasi tentang stunting, dan terakhir ditutup dengan diskusi serta tanya jawab tentang materi yang telah disampaikan. Hasil dari kegiatan adalah terjadi peningkatan pengetahuan ibu balita tentang stunting dari 50% menjaadi 95% yang terlihat dari antusias ibu-ibu dalam mendengarkan materi, memberikan pertanyaan dan adanya keinginan untuk menerapkan perilaku pemberian makanan yang bergizi serta perawatan yang baik kepada balita.Abstract: During pandemic covid-19, drops in mother visits count to health care facility occurred due to social distancing. Head of the family losing job as the result of getting laid off and this impact nutritious food consumption, hence children’s growth got affected by poor nutrition. If no measures are being taken, children will vulnerable to stunting. The aim of this community service is to increase the knowledge of stunting to mothers which caring a child. This activity is held in Posyandu Tunas Baru Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang. Method of activity execution started with measuring children’s body weight, followed by stunting education, and ended with discussion regarding the presented material. The outcome of this activity is, observed increase in mothers knowledge in regards to stunting, from 50% to 95% which is seen from audience enthusiasm when presented with materials, asking questions throughout the activity, and willing to apply the habit of feeding nutritious food and treating the children with care.