cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
SOSIALISASI PENGGUNAAN M-KIA SEBAGAI LANGKAH PENINGKATAN KESEHATAN IBU DAN ANAK Kania Ratnawati; Firda Ainun Nisah; Noviana Rahmawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12906

Abstract

ABSTRAKAnak yang memiliki gangguan kesehatan atau penyimpangan dalam perkembangannya harus dideteksi sejak dini untuk penanganan sedini mungkin. Penanganan tersebut dapat dilakukan dengan melakukan pemantauan dan pemeriksaan melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Pada Posyandu Kartini VII Desa Cimuning Kabupaten Bekasi pengambilan data pasien posyandu masih manual karena belum adanya sistem informasi yang terintegrasi secara digital. Hal ini menyebabkan para Ibu mengalami kesulitan untuk mengetahui penyimpangan perkembangan kesehatan pada anak karena catatan hasil posyandu yang tidak rapi. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan memberikan sosialisasi tentang aplikasi Mobile Kesehatan Ibu Anak (m-KIA). Aplikasi m-KIA dapat memberikan jadwal Posyandu, konsultasi dan catatan kesehatan pengguna, dan memperlihatkan data pengguna. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar dan diikuti oleh 25 orang. Para ibu yang hadir mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang cara menggunakan aplikasi m-KIA. Para ibu juga bersemangat untuk mulai menggunakan aplikasi tersebut guna memantau kesehatan ibu dan anak agar lebih mudah dan efisien. Ketercapaian kegiatan ini dapat dilihat dari meningkatnya nilai tes sebelum dan sesudah sosialisasi tentang aplikasi m-KIA yaitu dari 48% menjadi 96%. Kata kunci: m-KIA; pemantauan kesehatan; posyandu. ABSTRACTChildren who have health problems or deviations in their development must be detected early for treatment as early as possible. This handling can be done by monitoring and checking through Integrated Service Post (Posyandu) activities. At Posyandu Kartini VII, Cimuning Village, Bekasi Regency, data collection for Posyandu patients is still manual because there is no digitally integrated information system. This causes mothers to experience difficulties in knowing deviations in the development of health in children because the results of the Posyandu are not neat. The solution to this problem is to provide socialization about the Mobile Maternal and Child Health (m-KIA) application. The m-KIA application can provide Posyandu schedules, consultations and user health records, and show user data. This community service activity went smoothly and was attended by 25 people. The mothers who attended gained knowledge and understanding on how to use the m-KIA application. Mothers are also excited to start using the application to monitor the health of mothers and children to make it easier and more efficient. The achievement of this activity can be seen from the increase in test scores before and after the socialization of m-KIA application, from 48% to 96%. Keywords: m-KIA; health monitoring; posyandu.
SOSIALISASI PENERAPAN TEKS DIGITAL INTERAKTIF BAGI KEMAMPUAN MEMBACA BAHASA INGGRIS ANAK SEKOLAH DASAR Nina Puspitaloka; Evi Karlina Ambarwati; Indah Purnama Dewi; Putri Kamalia Hakim
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12540

Abstract

ABSTRAKPembelajaran bahasa Inggris berbasis teknologi sangat dibutuhkan sejak dini pada masa ini. Para pendidik harus memiliki pengetahuan yang luas mengenai penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan anak serta mengikutsertakan teknologi dalam implementasinya. Kurangnya pengetahuan guru mengenai media pembelajaran yang inovatif menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam perkembangan dunia pendidikan. Berdasarkan hal tersebut, maka pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pendampingan dalam penerapan teks digital interaktif bagi kemampuan membaca bahasa Inggris anak. Sasaran dalam pengabdian ini merupakan guru-guru di MI Al-I’anah dan MI Al-khairiyyah. Metode yang dilakukan dalam pengabdian berupa pendampingan dengan menggunakan metode ceramah dan demonstrasi praktik. Hasil dalam pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan ini berjalan dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari antusiasme guru-guru selama kegiatan berlangsung. Disamping itu, Kegiatan ini juga menambah pengetahuan guru dalam penggunaan teks digital interaktif sebagai media pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran membaca bahasa Inggris bagi anak. Kata kunci: membaca bahasa inggris; pembelajaran bahasa inggris anak; teks digital interaktif ABSTRACTTechnology-based English learning is needed from an early age at this time. Educators must have extensive knowledge about the use of learning media that is suitable for children and include technology in its implementation. The teacher's lack of knowledge about innovative instructional media is something that needs to be considered in the development of education. Therefore, this program aimed to provide assistance in the application of interactive digital texts for children's English reading skills. The target of this service was the teachers at MI Al-I'anah and MI Al-khairiyyah. The method used in the program was using lectures and practical demonstrations. The results of this activity indicated that this activity was going well. This could be seen from the enthusiasm of the teachers during the activity. In addition, this activity also increased the knowledge of teachers in the use of interactive digital texts as instructional media that could be applied in learning to read English for children. Keywords: english’s reading comprehension; interactive digital texts; young learners
BIMBINGAN TEKNIS PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN PENDUKUNG PERKULIAHAN BERBASIS MASALAH DAN PROYEK Dona Fitriawan; Agung Hartoyo; Sugiatno Sugiatno; Ade Mirza; Nurfadilah Siregar; Edy Yusmin; Asep Nursangaji; Yulis Jamiah; Halini Halini; Rachmat Sahputra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12988

Abstract

ABSTRAKTujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melakukan bimbingan teknis instrument penilaian pendukung perkuliahan berbasis masalah dan proyek untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan dosen-dosen di Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat. Pengabdian ini berawal dari dari kesepakatan antara kerjasama antara dua Universitas dengan bersepakat mengambil satu sasaran yang perlu dibahas dan disajikan dalam instrument penilaian saat ini adalah instrument yang berbasis masalah atau proyek yang tersusun dengan format yang sama dalam satu perguruan tinggi. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan pengabdian ditempuh melalui pendekatan bimbingan teknis yaitu bimbingan yang diberikan oleh tenaga ahli atau professional dibidangnya dengan tujuan: 1) meningkatkan kualitas sember daya manusia; 2) memperbaiki koordinasi kerja; 3) mengoptimalkan kompetensi dosen; dan 4) peningkatan kinerja insitusi. Tahapan pelaksanaan kegiatan menggunakan langkah-langkah: 1) identifikasi masalah pembelajaran terkhusus kebutuan evaluasi pembelajaran; 2) menyesuaikan evaluasi pembelajaran dengan capaian pembelajaran; 3) menetapkan perangkat asesmen berdasarkan soal-soal bertipe hots; 4) membuat instrument pembelajaran dalam satu format yang sama dengan melakukan bimbingan teknis penyusunan. Dari hasil pengabdian diperoleh sebagai berikut: 1) pelaksanaan pengabdian dosen-dosen di universitas nadhlatul ulama yang bertujuan melakukan bimbingan teknis penyusunan instrument penilaian pendukung perkuliahan berbasis masalah dan proyek; 2) membuat format penilaian yang serempak dan disepakati dan kemudian menjadi dasar bimbingan teknis penyusunan; 3) terdapat produk instrument penilaian berdasarkan format penilaian yang tersusun dan mata kuliah yang diampu. Kata kunci: instrumen penilaian; bimbingan teknis; berbasis masalah dan proyek ABSTRACTThe purpose of this community service activity is to carry out technical guidance on problem-based and project-based lecture supporting assessment instruments to improve the understanding, knowledge, and skills of lecturers at Nahdlatul Ulama University, West Kalimantan. This dedication stems from an agreement between the collaboration between the two universities by agreeing to take one target that needs to be discussed and presented in the current assessment instrument, which is a problem- or project-based instrument that is structured in the same format in one college. The method used to achieve the goal of dedication is taken through a technical guidance approach, namely guidance provided by experts or professionals in their field with the objectives of: 1) improving the quality of human resources; 2) improve work coordination; 3) optimizing the competence of lecturers; and 4) increasing institutional performance. The stages of implementing activities use the steps: 1) identification of learning problems, especially the needs of learning evaluation; 2) adapting learning evaluations to learning outcomes; 3) determine the assessment tools based on hot questions; 4) make learning instruments in the same format by carrying out technical guidance on preparation. From the results of the dedication, the following were obtained: 1) the implementation of the dedication of lecturers at Nadhlatul Ulama University which aims to provide technical guidance for the preparation of problem-based and project-based lecture support assessment instruments; 2) create an assessment format that is unanimous and agreed upon and then becomes the basis for technical guidance for preparation; 3) there is an assessment instrument product based on the structured assessment format and the subjects taught. Keywords: assessment tools; technical guidance; problem-based and projects
PENGUATAN KAWASAN LIFE STYLE WITHOUT TOBACCO: EDUKASI MULTIDISIPLIN PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN HUKUM Hadi Pajarianto; Sri Rahayu Amri; Andi Sitti Umrah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12597

Abstract

ABSTRAKRokok menjadi masalah serius bagi dunia, memiliki implikasi yang sangat luas menyentuh aspek pendidikan, kesehatan, hukum, ekonomi, dan sosial budaya masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan revitalisasi perilaku Lifestyle Without Tobacco yang telah diterapkan pada desa Bone-Bone. Metode kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan The Sustainable Livelihood Approach), dan the Sustainable Livelihood Approach. Kegiatan dilakukan dengan Parcipatory Action Learning System untuk memperkuat kognisi, sikap, dan perilaku masyarakat tanpa asap rokok. Siklus kegiatan adalah pra kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan refleksi-evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penguatan kognisi, sikap dan perilaku terlihat dengan adanya kesadaran bahwa asap rokok dapat merusak pendidikan generasi pelanjut, merusak kesehatan, dan melanggar peraturan desa. Dengan hasil ini, pengendalian asap rokok yang telah dilakukan oleh pemerintah dapat dimulai dari desa dengan melibatkan aktor dan nilai luhur kearifan lokal yang masih dipertahankan oleh masyarakat. Kata kunci: penguatan; tobacco; pendidikan; kesehatan; hukum ABSTRACTCigarettes are a severe issue for the world, having exceptionally broad implications touching on aspects of education, health, law, economy, and sociocultural society. The objective of this service is to revitalize the Lifestyle Without Tobacco behavior that has been enforced in the village of Bone-Bone. The activity method is implemented using the Sustainable Livelihood Approach. The movements are carried out using Participatory Action Learning System to strengthen the cognition, attitudes, and behavior of smoke-free people. The activity cycle is pre-activity, activity implementation, and reflection-evaluation. The outcomes of the activity show that the strengthening of cognition, attitude, and behavior is seen by the awareness that cigarette smoke can damage the education of the next generation, damage health, and violate village regulations. With this result, the control of cigarette smoke that has been carried out by the government can start from the village by involving actors and the noble values of local wisdom that are still maintained by the community. Keywords: strengthening; tobacco; education; health; law
PENDAMPINGAN DALAM PROGRAM INFRASTRUKTUR SOSIAL EKONOMI WILAYAH (PISEW) MELALUI BADAN KERJASAMA ANTARA DESA (BKAD) KONAWE DI MASA PANDEMI COVID-19 M. Fauzhan Algiffari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12669

Abstract

ABSTRAKPengentasan kemiskinan masih menjadi tantangan bagi pemerintah karena merupakan masalah yang harus segera diselesaikan guna meningkatkan perekonomian. Di tengah perlambatan ekonomi global yang mengkhawatirkan, diperlukan intervensi pemerintah untuk meningkatkan akses terhadap infrastruktur dasar permukiman yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia pada rapat terbatas tentang akselerasi implementasi program infrastruktur tanggal 10 Desember 2019, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat diamanahkan untuk memperbanyak kegiatan padat karya agar menjadi daya ungkit ekonomi nasional. Dalam perjalananya Program Infrastruktur Ekonomi Wilayah (PISEW) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat di masa pandemi dengan menggunakan metode swakelola yang akan Kelola oleh kelompok masyarakat Badan Kerjasama Antara Desa (BKAD), sehingga dampak dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Masyarakat yang dituju dalam peningkatan ekonomi ini dikhususkan kepada masyarakat yang tinggal di kecamatan konawe, kabupaten konawe, provinsi Sulawesi tenggara. Swakelola merupakan kegiatan yang dikelola langsung oleh masyarakat oleh sebab itu sangat dibutuhkan pendampingan yang kompeten dalam menentukan infrastruktur yang akan dibangun, pendamping harus dari Teknik. Sehubungan dengan perkembangan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) maka dalam pendampingan dan pelaksanaannya harus mematuhi protokol Kesehatan. Kata kunci: pendampingan; PISEW; BKAD; covid-19 ABSTRACTPoverty alleviation is still a challenge for the government because it is a problem that must be resolved immediately in order to improve the economy. In the midst of an alarming global economic slowdown, government intervention is needed to increase access to basic settlement infrastructure that can create jobs for the community. In accordance with the directives of the President of the Republic of Indonesia at a closed meeting on accelerating the implementation of the infrastructure program on 10 December 2019, the Ministry of Public Works and Public Housing has been entrusted with increasing labor-intensive activities so that they can leverage the national economy. In its journey the Regional Economic Infrastructure Program (PISEW) is one of the government programs that aims to improve the community's economy during a pandemic by using the self-management method which will be managed by community groups of the Inter-Village Cooperation Agency (BKAD), so that the impact and benefits can be felt directly by the local community.The target community in this economic improvement is specifically for people who live in the Konawe sub-district, Konawe district, Southeast Sulawesi province. In-house management is an activity that is managed directly by the community, therefore competent assistance is needed in determining the infrastructure to be built, the assistant must be from Engineering. In connection with the development of the Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) pandemic, the assistance and implementation must comply with health protocols. Keywords: assistance, PISEW; BKAD; covid-19
BRANDING UMKM UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK ECOPRINT ANDIN COLLECTION Muhammad Naufal Nazhif; Isna Nugraha
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12673

Abstract

ABSTRAKPengembangan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) memerlukan suatu strategi yang dilakukan dalam pemasaran produk usaha untuk meningkatkan daya saing serta dapat mengembangkan usaha salah satunya melalui cara  branding. Tujuan dilakukan branding adalah untuk memberikan merek pada umkm agar produk dapat dikenal lebih luas. UMKM Andin Collection merupakan salah satu UMKM yang berada di Kelurahan Kauman yang memproduksi kerajinan kain ecoprint. Dalam pengabdian ini Tim Kelompok 24 KKN Tematik MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur melakukan pengembangan usaha Andin Collection. Upaya pengembangan UMKM Andin Collection memerlukan suatu strategi dalam pemasaran produknya untuk meningkatkan daya saing serta mengembangkan kualitas usahanya sebafai produk unggulan Kota Blitar khususnya Kelurahan Kauman. UMKM Andin Collection memiliki permasalahan dalam branding produk, permasalahan yang dihadapi adalah label yang kurang menarik dan strategi pemasaran hanya melalui mulut ke mulut serta melakukan produksi saat menerima pesanan atau made by order. Tujuan dari upaya pengembangan melalui branding ini adalah untuk memperbaiki manajemen usaha melalui peningkatan strategi pemasaran serta perluasan pemasaran melalui konten digital. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data melalui wawancara dan observasi secara langsung. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terciptanya label baru yang lebih menarik serta pembuatan website penjualan untuk pemasaran produk. Kata kunci: pendampingan; UMKN ecoprint; branding ABSTRACTThe development of Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) requires a strategy that is carried out in marketing business products to increase competitiveness and be able to develop businesses, one of which is through branding. The purpose of branding is to give a brand to SMEs so that the product can be known more widely. MSME Andin Collection is one of the MSME in Kauman Village which produces ecoprint fabric crafts. In this service the East Java MBKM Thematic KKN Group Team of 24 UPN "Veteran" is developing the Andin Collection business. Efforts to develop MSME Andin Collection require a strategy in marketing its products to increase competitiveness and develop the quality of its business as a superior product for Blitar City, especially for Kauman Village. MSME Andin Collection has problems in product branding, the problems faced are unattractive labels and marketing strategies only by word of mouth and carrying out production when receiving orders or made by orders. The aim of this development effort through branding is to improve business management through improving marketing strategies and expanding marketing through digital content. The method used is data collection through interviews and direct observation. The result of this community service activity is the creation of a new, more attractive label and the creation of a sales website for product marketing. Keywords: accompaniment; ecoprint MSME; branding
PENDAMPINGAN BRANDING UNTUK TINGKATKAN PENJUALAN PRODUK UMKM SIRUP JAHE DI KELURAHAN TANGGUNG KOTA BLITAR Gadis Elvira Amanda; Isna Nugraha
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12574

Abstract

UMKM merupakan salah satu faktor pendorong perekonomian yang terdapat di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan UMKM dapat menekan jumlah pengangguran sehingga UMKM memiliki kontribusi yang besar dalam pembangunan sebuah negeri. Banyaknya UMKM yang tersebar hampir di setiap pelosok Indonesia, membuat pelaku UMKM harus berusaha membuat cara agar tetap bisa bertahan diantara persaingan UMKM. Terdapat strategi yang dapat membuat kesuksesan UMKM dalam bersaing dengan produk UMKM lainnya. Salah satu strategi yang digunakan adalah branding. UMKM sirup jahe yang berada di Kelurahan Tanggung Kota Blitar  memiliki permasalahan pada branding. Permasalahan yang dihadapi yaitu pada label dan kemasan yang kurang menarik. Selain itu pemasaran yang dilakukan oleh pemilik UMKM sirup jahe masih tradisional yaitu masih dari mulut ke mulut. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang diadakan oleh UPN “Veteran” Jawa Timur, kelompok 29 KKN Tematik membantu untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi UMKM sirup jahe. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan yaitu agar penjualan pada UMKM sirup jahe dapat meningkat dengan cara branding label, kemasan maupun modernisasi pemasaran. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data, dengan cara wawancara dan observasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu terciptanya desain label baru yang lebih menarik, kemasan yang tidak merusak kualitas dari sirup jahe dan pembuatan website company profile sebagai media pemasaran
PELATIHAN DAN PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM IMPLEMENTASI PENCATATAN DAN PELAPORAN GIZI BALITA BERBASIS WEBSITE DI POSYANDU KELURAHAN KASIN KECAMATAN KLOJEN WILAYAH KERJA PUSKESMAS BARENG KOTA MALANG Wisoedhanie Anugrahanti; Yeremia Victor Rondonuwu; Raswat Prapti Rahayu
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13238

Abstract

ABSTRAKKegiatan Program Kemitraan Masyarakat “Pelatihan dan Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Implementasi Pencatatan dan Pelaporan Gizi Balita Berbasis Website Di Posyandu Kelurahan Kasin Kecamatan Klojen Wilayah Kerja Puskesmas Kota Malang pada bulan Desember tahun 2022  merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memperluas wawasan, meningkatkan pemahaman serta keterampilan kader kesehatan tentang sistem pencatatan dan pelaporan data gizi balita berbasis website sekaligus mengelola hasil pencatatan dan pelaporan yang telah diprogramkan. Dalam kegiatan ini, kader diberikan pemahaman melalui pengenalan desain website dan keterampilan dalam pengoperasian aplikasi pencatatan dan pelaporan gizi balita berbasis website. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui penyuluhan dan demonstrasi cara pengoperasian beserta pengenalan fitur dan laman website yang telah terbentuk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan kader yang dibuktikan melalui hasil paired t-test yang menunjukkan nilai yang bermakna bahwa terdapat perbedaan pemahaman dan keterampilan sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan kader kesehatan dalam pencatatan dan pelaporan gizi balita berbasis website memberikan manfaat bagi Posyandu Kelurahan Kasin, khususnya dalam penyediaan data kesehatan bagi Puskesmas Bareng Kota Malang.   Kata kunci: pencatatan; pelaporan; gizi; kader kesehatan; website. ABSTRACTCommunity partnership program activity ”Training and Empowerment of Health Cadres in Implementation of Wbsite Based On Toddler Nutrition Recording and Reporting at Posyandu Kasin Village Klojen Distric Malang City Health Center Work Area is an activity that aims to broaden insight, increase understanding and skills of health cadres regarding data recording and reportin systems website based toddler nutrition as well managing programmed recording and reporting results. In this activity, cadres are given an understanding trought introduction to website design and skills in operating a website based toddler nutrition recording and reporting application. The method used in this activity is through counseling and demonstration on how to operate along with an introduction to the features and website pages that have been formed. The results of the activity show an increase in the understanding and skills of cadres as evidenced by the resukts of the paired t test which shows a siginificant value that there are differences in understanding and skills before and after the implementation of community service activities. An increase in understanding and skills of health cadres in recording and reporting on website based toddler nutrition provides benefits for Kasin Village Posyandu, especially in providing health data for Bareng center in Malang City. Keywords: recording; reporting; nutrition; health cadres; website
PENDAMPINGAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN BISNIS LADA DI KECAMATAN BIATAN KABUPATEN BERAU, KALIMANTAN TIMUR A. Besse Dahliana; Samsuddin Samsuddin; Syainullah Wahana; Muhammad Nur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13789

Abstract

ABSTRAKPotensi lada di Kabupaten Berau, lebih banyak ditemukan di Kecamatan Biatan. Meskipun demikian, komoditas ini sebagian besar masih dihasilkan dengan teknik penanganan pascapanen tradisional (peralatan sederhana dan dilakukan kurang higienis).  Kegiatan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani mengenai teknik budidaya dan pengolahan bisnis lada di Kecamatan Biantan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.  Rantai pasar yang cukup panjang juga turut menyebabkan pendapatan petani dari tanaman perkebunan rakyat menjadi rendah. Produk utama komoditas lada yang diperdagangkan secara internasional adalah lada putih (white pepper) dan lada hitam (black pepper). Di sisi lain, komitmen konservasi masyarakat adat dan lokal di Kalimantan sangat besar yang didampingi oleh salah satu lembaga Konservasi YKAN (Yayasan Konservasi Alam Nusantara).  Hal ini salah satunya bisa dilihat dari skema Perhutanan Sosial (PS), di Kalimantan Timur pada tahun 2019 telah menyentuh angka 140.931 hektar.  Hasil monitoring tahun 2018 bersama pihak terkait dari dinas Perkebunan menunjukkan sebanyak 73% kampung Perhutanan Sosial di kabupaten Berau dan Kutai Timur mampu mencegah deforestasi. Di Kabupaten Berau, hutan alam masih menutupi 75% dari 2,2 juta hektar luas wilayah daratan. Katakunci: pengolahan bisnis lada; potensi lada di Kabupaten Berau; lada putih dan hitam. ABSTRACTThe potential for pepper in Berau Regency is found more in Biatan District. Nonetheless, most of these commodities are still produced using traditional postharvest handling techniques (simple equipment and less hygienic practices). This community assistance and empowerment activity aims to increase farmers' knowledge about pepper cultivation and business processing techniques in Biantan District, Berau Regency, East Kalimantan. The market chain which is quite long also causes the income of farmers from smallholder plantations to be low. The main pepper products traded internationally are white pepper and black pepper. On the other hand, the conservation commitment of indigenous and local communities in Kalimantan is very large, which is accompanied by one of the Conservation organizations YKAN (Yayasan Konservasi Alam Nusantara). This can be seen from the Social Forestry (PS) scheme, in East Kalimantan in 2019 it has touched 140,931 hectares. Monitoring results in 2018 with related parties from the Plantations service showed that as many as 73% of Social Forestry villages in Berau and East Kutai districts were able to prevent deforestation. In Berau District, natural forests still cover 75% of the 2.2 million hectares of land area. Keywords: pepper business processing; pepper potential in Berau Regency; pepper.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PIJAT BAYI PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI USIA 0-6 BULAN DI DESA BANTARJAYA KABUPATEN BEKASI Ika Kania Fatdo Wardani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12716

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan Tahun 2014 pada jurnal Pediatrics tercatat sekitar 33% bayi mengalami masalah tidur. Penelitian di Melbourne Australia didapatkan hasil 32% ibu, terdapat kejadian berulang masalah tidur pada bayi mereka. Berdasarkan survey awal Januari, wawancara 4 orang ibu dg bayi 0-6 bulan tidak mengetahui manfaat dan cara pijat bayi. Berdasarkan uraian tersebut, penulis tertarik melakukan pendampingan pijat bayi”. Kegiatan tahap I dan II pada hari Jumat, 07 Oktober dan 04 November 2022, Evaluasi tahap I dan II pada hari  sabtu 15 Oktober dan 12 November 2022, di Balai Desa Bantarjaya. Sasaran adalah ibu memiliki Bayi Usia 0-6 di Desa Bantarjaya 40 orang. Metode kegiatan pelatihan dan pendampingan ibu pijat bayi. Media phantom, video pijat bayi, leaflet dan poster. Hasil nilai pretest dan posttest dari 40 responden sebelum dilakukan penyuluhan (Pretest) memiliki pengetahuan kurang tentang pijat bayi sebesar 58,34%, setelah penyuluhan (Posttest), pengetahuan ibu menjadi 83,50% (Pengetahuan Baik). Berdasarkan nilai pretes dan posttest terdapat peningkatan pengetahuan dari responden (25,16%). Hasil sebelum dilakukan pelatihan (Pretest) pijat bayi, keterampilan dari 40 responden sebesar 57,85%, setelah dilakukan pelatihan (Posttest) keterampilan menjadi 86,25% (Keterampilan Baik). Ada peningkatan keterampilan (28,39%). Kegiatan Penerapan Pijat Bayi Pada Ibu Yang Memiliki Bayi Usia 0-6 Bulan untuk tumbuh kembang yang optimal. Kata Kunci : pijat bayi; kualitas tidur bayi ABSTRACTBased on 2014 in the journal Pediatrics, it was noted that around 33% of babies experienced sleep problems. Research in Melbourne Australia found that 32% of mothers had recurrent incidences of sleep problems in their babies. Based on an early January survey, interviews of 4 mothers with babies 0-6 months did not know the benefits and methods of baby massage. Based on this description, the author is interested in doing baby massage assistance". Phase I and II activities on Friday, October 07 and November 04, 2022, Evaluation phase I and II on Saturday, October 15 and November 12, 2022, at the Bantarjaya Village Hall. The target is for mothers to have babies aged 0-6 in Bantarjaya Village with 40 people. Method of training activities and mentoring of baby massage mothers. Phantom media, baby massage videos, leaflets and posters. The results of pretest and posttest scores from 40 respondents before counseling (Pretest) had less knowledge about baby massage by 58.34%, after counseling (Posttest), maternal knowledge became 83.50% (Good Knowledge). Based on pretest and posttest scores, there was an increase in knowledge from respondents (25.16%). Results before the baby massage training (Pretest), the skills of 40 respondents were 57.85%, after training (Posttest) skills to 86.25% (Good Skills). There was an increase in skills (28.39%). Activities for Applying Baby Massage to Mothers Who Have Babies Aged 0-6 Months for optimal growth and development Keywords : baby massage; baby sleep quality