cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
PENGGUNAAN KOBOTOOLBOX SEBAGAI DIGITALISASI PENGUMPULAN DATA PROGRAM SURVEILANS SENTINEL TIKUS Rifaldi Rifaldi; Sri Wahyuni; Rudi Fakhriadi; Dian Rosadi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13203

Abstract

ABSTRAKProgram surveilans sentinel tikus Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru memiliki permasalahan pada kegiatan pengumpulan data yang masih dilakukan manual menggunakan form cetak kertas. Masalah ini akan berdampak pada missing data dan kerancuan data sehingga memengaruhi kualitas informasi yang akan didiseminasikan. Permasalahan ini dapat dipecahkan melalui pelatihan penggunaan kobotoolbox sebagai penguatan kesesuaian digitalisasi pengumpulan data terhadap kader dan tenaga ahli internal dalam program surveilans sentinel tikus. Metode pemberdayaan yang dilakukan dengan metode PAR (Participatory Action Research). Kegiatan pelatihan terhadap enam orang kader dan tiga orang tenaga ahli internal dilakukan sebelum dan sesudah pelaksanaan surveilans sentinel tikus di Kabupaten Banjar periode agustus 2022.  Kegiatan yang berjalan sesuai dengan indikator keberhasilan yaitu terjalinnya kesepakatan dan koordinasi terhadap instalasi, terlaksananya pembuatan dan uji coba form kuesioner dari aplikasi kobotoolbox, sehingga kobotoolbox dapat diterapkan dalam kegiatan surveilans sentinel tikus dengan luaran berupa pemetaan single live trap dan instruksi kerja penggunaan kobotoolbox. Hasil evaluasi didapatkan korelasi yang positif pada semua variabel dalam model evaluasi kesesuaian tugas-teknologi sehingga aplikasi kobotoolbox sudah sesuai sebagai subtitusi media pengumpulan data. Diperlukan tindak lanjut dalam penggunaan aplikasi kobotoolbox dalam kegiatan surveilans epidemiologi dilakukan oleh BBTKLPP Banjarbaru. Kata kunci: surveilans sentinel tikus; pengumpulan data manual; kobotoolbox; digitalisasi. ABSTRACTThe Center for Environmental Health Engineering and Disease Control (CEHEDC) Banjarbaru sentinel rat surveillance program has problems in data collection activities that are still manual using paper print forms. This problem will have an impact on missing data and data confusion that affects the quality of information that will be disseminated. This problem was solved through training on the use of the kobotoolbox to strengthen the suitability of digitizing data collection for cadres and internal experts in the sentinel rat surveillance program. The empowerment method is carried out using the PAR (Participatory Action Research) method. Training activities for six cadres and three internal experts were carried out before and after the implementation of sentinel rat surveillance in Banjar Regency for the period of August 2022. Activities that run according to the indicators of success are the establishment of agreement and coordination of the installation, the implementation of making and testing a questionnaire form from the kobotoolbox application so that the kobotoolbox can be applied in rat sentinel surveillance activities with outputs in the form of single live trap mapping and work instructions for using the kobotoolbox. The evaluation results obtained a positive correlation on all variables in the task-technology fit, the kobotoolbox application was fittable as a substitute for data collection media. Follow-up is needed in the use of the kobotoolbox application in epidemiological surveillance activities carried out by CEHEDC Banjarbaru. keywords: sentinel rat surveillance; manual data collection; kobotoolbox; digitization
INTRODUKSI INDIGOFERA ZOLLINGERIANA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TERNAK DI KELOMPOK TANI TERNAK RUKUN MAKMUR TANGKIT PROVINSI JAMBI Rahmi Dianita; Afzalani Afzalani; R.A. Muthalib; Ahmad Yani; A. Rahman Sy.
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12814

Abstract

ABSTRAKProduktivitas ternak ruminansia, khususnya ternak sapi yang rendah sehubungan dengan ketersediaan dan akses terhadap pakan berkualitas yang kurang, dan minimnya pengetahuan tentang cara pembudidayaan hijauan khususnya legum pohon merupakan permasalahan yang dihadapi oleh peternak di kelompok Tani Rukun Makmur, Tangkit, Jambi. Disamping beternak, para peternak juga melakukan kegiatan pertanian yang didominasi oleh tanaman sayuran. Tujuan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini untuk mengenalkan potensi Indigofera zollingeriana sebagai hijauan pakan ternak berkualitas dan pemberian bibit / benih I. zollingeriana ke peternak di kelompok Tani Rukun Makmur, Tangkit, Jambi. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan adalah pendidikan masyarakat melalui penyuluhan. Solusi yang ditawarkan meliputi: 1) peningkatan pengetahuan peternak tentang pakan hijauan berkualitas dan cara budidayanya dalam lahan usaha tani sayuran melalui penyuluhan, dan 2) introduksi dan pemberian benih dan bibit. Kegiatan PPM yang meliputi penyuluhan dan penanaman bibit Indigofera berjalan lancar. Pelaksanaan penyuluhan terjadi di lapangan bersamaan dengan penanaman seluruh bibit yang diberikan. Hasil kegiatan pendampingan, peternak juga melakukan pembibitan dari benih yang diberikan. Kegiatan PPM ini diliput oleh media televisi lokal untuk disiarkan sekaligus sebagai ajang promosi bagi kelompok Tani Rukun Makmur yang menggeluti usaha penggemukan sapi. Kata kunci: Introduksi; Indigofera zollingeriana; pakan berkualitas; pendidikan masyarakat ABSTRACTThe low productivity of ruminants, especially cattle, is related to the availability and access to poor quality feed, and the lack of knowledge about how to cultivate forages, especially tree legumes, is a problem faced by farmers in the Rukun Makmur Farmer Group, Tangkit, Jambi. Besides raising livestock, the farmers also carry out agricultural activities which are dominated by vegetable crops.The purpose of this community service (PPM) activity was to introduce the potential of Indigofera zollingeriana as high-quality forage for livestock and provide I. zollingeriana seeds and seedlings to farmers in the Rukun Makmur Farmer group, Tangkit, Jambi. The method used in achieving the goals was community education through outreach activity. The solutions offered include: 1) improving farmers’ knowledge about quality forage and how to cultivate it in vegetable farming fields through outreach activity, and 2) introduction and provision of seeds and seedlings. The activities which included outreach activity and planting of Indigofera seedlings went right. The outreach activity took place in the field at the same time aplanting all the seedlingsas given. As a result of mentoring activities, farmers also carried out nurseries from the seeds provided. This outreach activity was broadcasted by local television media and a promotional event for the Rukun Makmur Farmer group, which has cattle fattening business. Keywords: high quality forage; Indigofera zollingeriana; introduction; community education
OPTIMALISASI USAHA GLAMPING (GLAMOROUS CAMPING) MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING DAN FUN ENGLISH BAGI PENGELOLA CENDHANI PARK GLAMPING JEMBER Nodistya Septian Indrastana; Renata Kenanga Rinda; Enik Rukiati; Yuslaili Ningsih; Vigo Dewangga; Shafira Arraafi Putri; Nammira Adjani Ramadhina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13230

Abstract

ABSTRAKPerkembangan industri pariwisata yang sangat dinamis saat ini erat kaitannya dengan tren masyarakat pasca pandemi Covid-19. Green lifestyle yang semakin digemari di kalangan masyarakat milenial membuat usaha glamping muncul sebagai alternatif baru dalam sektor pariwisata. Peluang ini juga ditangkap oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor pariwisata di beberapa daerah di Indonesia, salah satunya di Jember. Cendhani Park Glamping merupakan salah satu pionir usaha glamping di Kabupaten Jember. Sebagai rintisan usaha baru, ada beberapa hal yang perlu dikembangkan untuk menjaga keberlanjutan usaha yang dirintis. Berdasarkan hasil analisis situasi yang dilakukan, terdapat 2 (dua) permasalahan yang ditemukan, yaitu belum optimalnya pemasaran digital yang dilakukan serta terbatasnya paket usaha yang dijual. Solusi untuk meminimalkan kedua permasalahan tersebut adalah dengan melakukan pelatihan digital marketing dan fun English bagi pengelola Cendhani Park Glamping sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim pelaksana dari Program Studi Bahasa Inggris, Jurusan Bahasa, komunikasi, dan Pariwisata Politeknik Negeri Jember. Dari hasil evaluasi pasca kegiatan, disimpulkan bahwa mitra merasa puas dan terbantu dengan adanya pelatihan tersebut. Akan tetapi, mitra juga memerlukan pelatihan dan pendampingan yang lebih spesifik dan intensif terkait digital marketing dan fun English untuk aktivitas outdoor/outbound.    Kata kunci: digital marketing; fun english; optimalisasi; UMKM; glamping. ABSTRACTThe dynamic development of the tourism industry is highly related to societal trends after the pandemic Covid-19. A green lifestyle that is more and more popular among millennials brings about the emergence of glamping as a new alternative in the tourism sector. This opportunity is also grasped by those who run micro, small, and medium enterprises in the tourism industry around Indonesia, one of which is Jember. Cendhani Park Glamping is one of the pioneers of the glamping business in Jember. As a new start-up business, some development and improvement are needed to maintain the business’s sustainability. Based on the situation analysis conducted, there are 2 (two) problems found. The first is that there is room for improvement in the implementation of digital marketing, and the second is that the items or packages sold are limited. The solution needed to minimize the two problems is by conducting digital marketing training and also introducing fun English training for the staff of Cendhani Park Glamping. These trainings are part of the community service program conducted by the lecturers and students of the English study program, Language, Communication, and Tourism Department, Politeknik Negeri Jember. From the post-training evaluation, it can be concluded that on one hand, the program brings benefits to the staff of Cendhani Park Glamping; on the other hand, more specific and intensive training in the fields of digital marketing and fun English for outdoor/outbound activities are needed in the future to optimize the sustainability of the glamping business. Keywords: digital marketing; fun english; optimization; MSME; glamping.
PEMANFAATAN DAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK MINUMAN TRADISIONAL HERBAL SEBAGAI IMUNOSTIMULAN Islan Nor; Nor Latifah; Irfan Zamzani; Hayatus Sa’adah; Erlina Fatmawati; Dewi Nurhanifah; Afiatun Rahma
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12281

Abstract

ABSTRAKEdukasi dan pelatihan pembutan minuman obat tradisional merupakan upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam memberdayakan potensi tanaman obat keluarga. Edukasi dan pelatihan bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan, pengetahuan serta sikap masyarakat dalam menggunakan tanaman obat secara tepat dan rasional. Peranan imunostimulan yang merupakan produk nutrisi/ obat (bahan alam/ sintetik) yang dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh menjadi anjuran oleh pihak tenaga kesehatan dan pemerintah kepada masyarakat untuk dikonsumsi secara rutin. Perlu dilakukan pemberian informasi serta wawasan kesehatan untuk meningkatkan pemahaman imunostimulan, pemanfaatan herbal dan keterampilan pembuatan minuman tradisional herbal sebagai imunostimulan. Metode yang digunakan adalah pendekatan persuasif melalui edukasi/ penyuluhan kesehatan serta praktik langsung pengolahan bahan herbal. Pengabdian masyarakat ini melibatkan ibu rumah tangga dan kader kesehatan. Kesimpulan: Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan daya tahan tubuh,dengan pemanfaatan TOGA sebagai bahan untuk pembuatan minuman tradisonal. Kata kunci: tanaman obat keluarga; minuman-herbal; imunostimulan. ABSTRACTEducation and training on the manufacture of traditional medicinal drinks is an effort to increase public knowledge in empowering the potential of family medicinal plants. Education and training aim to improve the skills, knowledge, and attitudes of the community in using medicinal plants appropriately and rationally. The role of immunostimulants, which are nutritional/drug products (natural/synthetic materials) that can improve the body's immune system, is recommended by health workers and the government to the public for regular consumption. It is necessary to provide information/health insight to improve understanding of immunostimulants, use of herbs, and skills in making traditional herbal drinks as immunostimulants. The method used is a persuasive approach through education/health education and direct practice of processing herbal ingredients. This community service involves housewives and health cadres. Conclusion: This activity is an effort to increase endurance, by using TOGA as an ingredient for making traditional drinks. Keywords: family medicinal plants; herbal-drinks; immunostimulants.
PELATIHAN PENGGUNAAN POWERPOINT BERBASIS ANIMASI UNTUK MATERI PRESENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK GURU SMA DI KABUPATEN SUBANG DAN SEKITARNYA Estu Sinduningrum; Windia Hadi; Nunik Pratiwi; Arien Bianingrum Rossianiz; Irawati Irawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12611

Abstract

ABSTRAKPada jenjang Pendidikan SD (Sekolah Dasar) hingga SMA (Sekolah Menegah Atas), salah satu pelajaran wajib yang harus dipelajari adalah matematika. Akibat terjadinya pademi covid-19, maka pembelajaran di kelas dialihkan menjadi belajar dari rumah atau (PJJ “Pembelajaran Jarak Jauh”). Teknik pengajaran berupa presentasi menggunakan powerpoint berbasis animasi dipandang sebagai solusi dalam meningkatkan kualitas pengajaran matematika. Agar dapat memahami matematika dengan baik, diperlukan perhatian dan fokus yang baik dalam proses pembelajarannya. Penggunaan media TIK (Teknologi Informatika dan Komunikasi) bisa membantu guru agar menimbulkan minat, ketertarikan dan fokus, juga menumbuhkan motivasi dan keinginan siswa untuk mempelajari materi matematika. Metode pengabdian yang digunakan adalah waterfall, dimana dilakukan observasi di lokasi sekolah, kemudian dilakukan pelatihan pengajaran menggunakan media powerpoint berbasis animasi secara daring menggunakan Zoom dengan Teknik diskusi, ceramah serta pendampingan. Hal ini sebagai upaya agar tercapai tujuan terciptanya suasana pelajar-mengajar yang lebih efektif dan efisien. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa diadakannya pelatihan kepada para guru SMA di Kabupaten Subang dan sekitarnya. Pelatihan pembuatan animasi dengan media power point yang akan digunakan guru dalam melakukan presentasi materi pembelajaran matematika. Hasil total keseluruhan dari kuesioner dengan skala likert terhadap pelatihan ini didapatkan nilai 80,63%. Kata Kunci : pembelajaran matematika interaktif; power point berbasis animasi; teknologi ilmu komputer ABSTRACTAt the level of elementary school (elementary school) to senior high school (high school), one of the compulsory subjects that must be learned is mathematics. As a result of the Covid-19 pandemic, learning in class has been shifted to learning from home or (PJJ "Distance Learning"). Teaching techniques in the form of animation-based PowerPoint presentations are seen as a solution in improving the quality of mathematics teaching. In order to understand mathematics well, it requires good attention and focus in the learning process. The use of ICT (Information and Communication Technology) media can help teachers generate interest, interest and focus, as well as foster students' motivation and desire to study mathematics material. The service method used is the waterfall, where observations are made at the school location, then teaching training is carried out using online animation-based PowerPoint media using Zoom with discussion, lecture and mentoring techniques. This is an effort to achieve the goal of creating a more effective and efficient learning-teaching atmosphere. The result of this community service activity was in the form of holding training for high school teachers in Subang Regency and its surroundings. Training on making animation using power point media that will be used by teachers in presenting mathematics learning material. The overall total result of the questionnaire with a Likert scale for this training obtained a value of 80.63%. Keywords: interactive mathematics learning; animation-based power point; computer science technology
SOSIALISASI BUDIDAYA MAGGOT BSF SEBAGAI PAKAN TERNAK DI DESA CAKRU, KECAMATAN KENCONG, KABUPATEN JEMBER Ahmad Ilham Tanzil; Ryka Afhe Amela; Wildan Muhlison; Bety Etikasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12708

Abstract

ABSTRAKMasyarakat Desa Cakru, Kecamatan Kencong memiliki mayoritas penduduk sebagai petani sekitar 80% dan sisanya hampir 20% menjadi peternak hewan dan ikan. Komoditas tanaman yang dibudidayakan meliputi tanaman padi yang ditanam saat mulai musim penghujan. Selain itu ada pula tanaman jagung dan palawija. Potensi limbah yang dihasilkan dari tiap komoditas tanaman di Desa Cakru tiap selesai panen melimpah dan sebagian belum dimanfaatkan dengan baik. Berdasarkan permasalahan tersebut tim pengusul melalui program hibah Satu Desa Satu Dosen dari Pemerintah Kabupaten Jember yang berkerjasama dengan Universitas Jember  berinisiatif untuk memberikan penyuluhan terkait pemanfaatan limbah sebagai bahan budidaya Maggot BSF (Black Soldier Fly). Manfaat kegiatan agar masyarakat khususnya di wilayah Cakru dapat memanfaatkan limbah pertanian yang mampu mendukung kelestarian lingkungan melalui program Pertanian Terpadu (Integrated Farming). Pertanian terpadu mampu memanfaatkan limbah pertanian sebagai bahan baku pakan Maggot BSF untuk nantinya sebagai pakan ternak ikan maupun hewan serta limbah sampingan menjadi pupuk organik tanaman. Kata kunci: black soldier fly; satu desa satu dosen; hermetia illucens; pertanian terpadu, dekomposer. ABSTRACTThe people of Cakru Village, Kencong District have the majority of the population as farmers, around 80%, and the remaining almost 20% are animal and fish breeders. Cultivated plant commodities include rice plants planted at the start of the rainy season. In addition, there are also corn and crops. The potential for waste generated from each plant commodity in Cakru Village after each harvest is abundant and some have not been properly utilized. Based on these problems the proposing team through the One Village One Lecturer grant program from the Jember Regency Government in collaboration with the University of Jember took the initiative to provide counseling regarding the use of waste as BSF Maggot cultivation material. The benefits of this activity are so that the community, especially in the Cakru area, can utilize agricultural waste which can support environmental sustainability through the Integrated Farming program by utilizing agricultural waste as a raw material for Maggot BSF feed to later be used as fish and animal feed as well as by-products to become organic plant fertilizer. Keywords: black soldier fly; one village one lecturer; hermetia illucens; integrated farming, decomposer.
PENERAPAN WATER TREATMENT UNTUK MENINGKATAN KUALITAS AIR BUDIDAYA IKAN DI LOKASI WISATA EDUKASI DESA TAMBONG BANYUWANGI Mita Ayu Liliyanti; Eli Novita Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12163

Abstract

ABSTRAKKabupaten Banyuwangi merupakan kabupaten terluas di Provinsi Jawa Timur yang terletak di ujung Pulau Jawa. Sektor perikanan memiliki potensi untuk terus dikembangkan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan dan sebagai sumber protein yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Kelompok Budidaya Ikan Susukan Lestari di bawah binaan Desa Tambong, telah berhasil melahirkan suatu terobosan untuk memberikan nilai tambah bagi desa dengan menghadirkan lokasi wisata edukasi yang bergerak dibidang perikanan dan pertanian. Namun, kualitas air yang digunakan masih sangat rendah,  khususnya tingkat kekeruhan yang menjadi permasalahan dalam perkembangan usaha ini. Pada kegiatan ini dilakukan  pendampingan untuk penerapan water treatment atau pengolahan air sebelum dialirkan ke kolam budidaya. Kegiatan ini dilaksanakan di Lokasi Wisata Edukasi Perikanan dan Pertanian Desa Tambong, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi. Alat yang digunakan berupa mesin pompa untuk memompa air dari sungai menuju wadah filter. Wadah Filter yang digunakan tiga buah dengan kapasitas 350 liter. Selanjunya bahan filter yang digunakan adalah batu zeolite, ijuk, pasir silika, dakron, japmat (penyaring mekanis), arang aktif dan kaporit. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa perlakuan filter memberikan pengaruh terhadap perubahan kadar nitrat, pH dan total plankton. Sedangkan perubahan kekeruhan dapat diamati langsung secara fisik dan memberikan pengaruh yang sangat berbeda. Kata kunci: desa Tambong; wisata edukasi; pengelolaan air; kekeruhan ABSTRACTBanyuwangi Regency is the largest district in East Java Province which is located at the tip of Java Island. The fisheries sector has the potential to continue to be developed to realize food security and as a source of protein that is needed by humans. The Susukan Lestari Fish Cultivation Group under the guidance of Tambong Village has succeeded in creating a breakthrough to provide added value to the village by presenting educational tourism sites engaged in fisheries and agriculture. However, the quality of the water used is still very low, especially the level of turbidity which is a problem in the development of this business. This activity is carried out by assisting with the application of water treatment or water treatment before it is channeled into the cultivation pond. This activity was carried out at the Tambong Village Fisheries and Agriculture Educational Tourism Site, Kabat District, Banyuwangi Regency. The tool used is a pumping machine to pump water from the river to the filter container. Filter containers used 3 (three) pieces with a capacity of 350 liters. Furthermore, the filter materials used are zeolite stone, palm fiber, silica sand, darkon, japmat, activated charcoal, and chlorine. The measurement results showed that the filter treatment affected changes in nitrate levels, pH, and total plankton. Meanwhile, changes in turbidity can be observed directly physically and have very different effects. Keywords: tambong village; educational tourism; water treatment; turbidity.
SOSIALISASI PENDAMPINGAN PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEDAGANG DI PASAR BUNUL REJO KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG Nafilatul Fitri; Rizki Mustika Riswari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13204

Abstract

ABSTRAKPasar merupakan objek vital nasional dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Jumlah pasar di Indonesia pada akhir tahun 2021 mencapai 16.175 buah dan terdapat 53 pasar telah mendapatkan sertifikat SNI. Bentuk perhatian pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat khususnya sektor informal yaitu menggalakkan program pos UKK (pos Upaya Kesehatan Kerja). Pasar Bunulrejo diketahui tidak memiliki pos ukk sehingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di lokasi tersebut perlu diperhatikan. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan identifikasi permasalahan dasar di pasar Bunulrejo Kota Malang, melakukan pendampingan kader pos UKK dalam melakukan identifikasi bahaya dan perumusan pengendalian bahaya di tempat kerja. Metode yang digunakan adalah PAR (Participatory Action Research) dengan melakukan 2 kegiatan yaitu Survei Mawas Diri (SMD) dan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD). Kegiatan diikuti oleh 14 orang kader pos UKK dan 6 orang pengelola pasar Bunul Rejo. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre dan post-test pada kegiatan MMD untuk mengetahui pengetahuan kader pos UKK tentang bahaya di lingkungan pasar. Kegiatan SMD diawali dengan pemaparan materi terkait pentingnya pos UKK dan dasar keselamatan dan kesehatan kerja. Berdsarkan hasil kegiatan SMD, diketahui bahwa bahaya keselamatan dan kesehatan kerja di pasar Bunul Rejo yaitu berupa kebisingan alat pemarut kelapa/ penggiling daging, postur kerja janggal pedagang sembako, sisa sayuran tercecer di lantai, dan tidak konsentrasi dalam melakukan pemotongan. Kegiatan MMD diawali dengan pemaparan materi tugas pokok dan fungsi kader pos UKK dan langkah penilaian risiko di lingkungan pasar. Berdasarkan hasil evaluasi, diketahui bahwa pengetahuan peserta meningkat sebanyak 55,4% terkait identifikasi bahaya dan pemberian rekomendasi pengendalian risiko. Kegiatan MMD diakhiri dengan peresmian pos UKK oleh lurah setempat. Kegiatan ditindaklanjuti dengan pendampingan pos UKK dari Puskesmas setempat. Kata kunci: program keselamatan dan kesehatan kerja; Pos UKK; pasar bunul rejo. ABSTRACTThe market is a vital national object in fulfilling the needs of the community. The number of markets in Indonesia at the end of 2021 reached 16,175 and 53 markets have received SNI certificates. A form of government attention in protecting public health, especially the informal sector, is to promote the UKK post-program (Pos Upaya Kesehatan Kerja). Bunulrejo Market is known not to have an ukk post so the application of occupational safety and health at that location needs attention. The purpose of this activity is to identify basic problems in the Bunulrejo market in Malang City, assist UKK post cadres in identifying hazards and formulate hazard control in the workplace. The method used is PAR (Participatory Action Research) by conducting 2 activities, namely Introspective Survey (SMD) and Village Community Deliberation (MMD). The activities were attended by 14 UKK post cadres and 6 Bunul Rejo market managers. The evaluation was carried out using pre and post-test in MMD activities to determine the knowledge of UKK post cadres about hazards in the market environment. The SMD activity began with a presentation of material related to the importance of the UKK post and the basics of occupational safety and health. Based on the results of SMD activities, it is known that occupational safety and health hazards in the Bunul Rejo market are in the form of noise from coconut graters/meat grinders, awkward work postures of grocery traders, vegetable scraps scattered on the floor, and lack of concentration in cutting. The MMD activity began with a presentation of the main tasks and functions of the UKK post cadres and risk assessment steps in the market environment. Based on the evaluation results, it was found that the participants' knowledge increased by 55.4% related to hazard identification and risk control recommendations. The MMD activity ended with the inauguration of the UKK post by the local village head. The activity was followed up with UKK post assistance from the local health centre. Keywords: occupational safety and health program; UKK post program; bunul rejo market.
PEMBUATAN DESAIN GAPURA SEBAGAI UNSUR PEMBENTUK IDENTITAS DESA Prayogi Dwina Angga; Deddy Whinata Kardiyanto; Dwiham Herlambang
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12982

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membuat rancangan desain dan rencana anggaran biaya (RAB) gapura Desa Kromengan yang dapat menjadi sebuah identitas yang dapat menjadi penanda wilayah dan diwujudkan dalam bentuk gapura yang menjadi pintu gerbang. Pendekatan atau metode yang digunakan dalam rangka pengabdian kepada masyarakat ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang merupakan sebuah pendekatan dengan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan dan pengembangan melalui sebuah kegiatan. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan beberapa capaian diantaranya:  desain gapura yang memiliki konsep arsitektural lokal Jawa Timur dengan unsur kontemporer yang diwarnai dengan ekspresi budaya Desa Kromengan dan dapat dipadukan dengan unsur-unsur modern; dan RAB dan desain gapura dibuat secara efisien, menarik tapi tidak berlebihan dan dapat direalisasikan. Produk berupa desain dan RAB yang dihasilkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk gambar desain dan RAB telah memenuhi azas kemanfaatan dan dapat menjadi solusi terhadap kebutuhan dan dapat menjadi pembentuk identitas Desa Kromengan. Kata kunci: gapura; identitas; desa. ABSTRACTThis community service activity aims to make a design plan and budget plan (RAB) for the gate of Kromengan Village which can become an identity that can become an area marker and is manifested in the form of a gate that becomes the gate. The approach or method used in the context of community service is Participatory Rural Appraisal (PRA) which is an approach by inviting the community to participate in the process of development and development through an activity. This dedication activity resulted in several achievements including the design of the gate which has a local East Javanese architectural concept with contemporary elements colored by the cultural expressions of Kromengan Village and can be combined with modern elements; the RAB and the gate design are made efficiently, attractive but not excessive and realizable. Products in the form of designs and RAB produced in community service activities in the form of design drawings and RAB have fulfilled the principle of expediency and can be a solution to needs and can form the identity of Kromengan Village. Keywords: gate; identity; village.
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM PENGELOLAAN DATA SKRINING GIZI LANSIA DI KECAMATAN PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG Nita Dwi Nur Aini; Wisoedhanie Widi Anugrahanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13021

Abstract

ABSTRAKAdanya kegiatan pemberdayaan kader kesehatan dalam pengelolaan data skrining gizi lansia mengacu pada permasalahan yang ditemukan di Dusun Sukosari diantaranya: belum berkembangnya keterampilan kader kesehatan dalam melakukan pengelolaan data dari hasil skrining gizi pada lansia menggunakan instrument MNA. Adapun tujuan dari dilakukannya pengelolaan data kesehatan terutama dalam skrining gizi lansia yaitu untuk menghasilkan informasi yg berguna dalam pengambilan keputusan terkait status gizi lansia. Pengelolaan data skrining gizi lansia dihasilkan dari instrument MNA (Mini Nutritional Asesment) yang di desain untuk tujuan mengidentifikasi risiko malnutrisi pada usia lanjut sedini mungkin. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari dengan melakukan penyuluhan kepada peserta yang terlibat yaitu seluruh kader kesehatan di Dusun Sukosari, Desa Pandansari, Poncokusumo yang berjumlah 25 orang. Sebelum dan sesudah kegiatan, peserta akan diberikan tes dengan menjawab pertanyaan terkait materi yang akan diberikan sebagai salah satu alat untuk evaluasi dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader yang menunjukkan peningkatan nilai antara sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan yaitu sebesar 23%. Adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mengelola data hasil skrining gizi pada lansia memberikan manfaat bagi Dusun Sukosari dalam mengidentifikasi status gizi lansia sebagai upaya preventif dalam mencegah terjadinya permasalahan kesehatan dan untuk mewujudkan desa siaga kesehatan.   Kata kunci: kader kesehatan; pengelolaan data; skrining; gizi; lansia ABSTRACTThe existence of health cadre empowerment activities in the management of elderly nutrition screening data refers to the problems found in Sukosari Hamlet including: health vulnerabilities that are underdeveloped in the management of nutrition screening results data on the elderly using the MNA instrument. The purpose of managing health data, especially in the nutritional screening of the elderly, is to produce nutritional information that is useful in making decisions regarding the status of the elderly. The management of elderly nutrition screening data was generated from the MNA (Mini Nutritional Assessment) instrument which was designed with the aim of identifying possible risks of malnutrition in the elderly. This activity was carried out for 3 days by conducting counseling to the participants involved, namely all health cadres in Sukosari Hamlet, Pandansari Village, Poncokusumo, totaling 25 people. Before and after the activity, participants will be given a test by answering questions related to the material that will be provided as an evaluation tool in this activity. The results of the activity show an increase in the knowledge and skills of cadres which shows an increase in value between before and after the implementation of the activity, namely by 23%. Increasing the knowledge and skills of health cadres in managing data on the results of elderly nutrition screening provides benefits for Dusun Sukosari in identifying the nutritional status of the elderly as a preventive effort to prevent health problems and create a health alert village. Keywords: health cadres; data management; screening; nutrition; elderly