cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
PELATIHAN PEMANFAATAN SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI PAJANGAN UNIK DAN AKSESORIS MENARIK Nenden Nur Annisa; Lambang Subarkah Hanafi; Lailatul Anzil Hidayah Putri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14539

Abstract

ABSTRAKDesa Beji, Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo merupakan Desa yang masih belum memiliki kegiatan bank sampah atau sejenisnya seperti program 3R (Reduce, Reuse & Recycle) sampah organik dan anorganik. Masyarakat masih banyak yang membuang sampah tidak pada tempatnya atau bahkan mereka masih membakar sampah baik itu sampah organik maupun anorganik.Hal ini dikarenakan masyarakat belum adanya pengetahuan akan nilai guna sampah yang diperoleh dari limbah rumah tangga. Maka dari itu, Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan cara memanfaatan berbagai jenis sampah plastik yang diperoleh dari libah rumah tangga seperti kantong plastik atau bungkus makanan yang berbahan plastik. Sampah plastik ini akan dimanfaatkan dan diolah menjadi berbagai aksesoris menarik seperti bunga serta membantu dalam merangkai agar terlihat unik, menarik dan bernilai jual. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini menggunakan sosialisasi, pelatihan dilakukan dalam beberapa tahapan seperti tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil yang diperolah dalam kegiatan pengabdian ini adalah pengolahan sumber daya manusia melalui sosialisasi, pelatihan pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi pajangan unik dan aksesoris menarik di Desa Beji, Bayan, Purworejo. Kata Kunci: sampah; plastik; masyarakat; sosialisasi; pelatihan ABSTRACTBeji Village, Bayan District, Purworejo Regency is a village that still does not have a waste bank activity or the like, such as the 3R (Reduce, Reuse & Recycle) program for organic and inorganic waste. Many people still throw garbage out of place or even they still burn waste, both organic and inorganic waste. This is because the community has no knowledge of the use-value of waste obtained from household waste. Therefore, the purpose of this service is to provide socialization and training on how to utilize various types of plastic waste obtained from household waste such as plastic bags or plastic food wrappers. This plastic waste will be utilized and processed into various attractive accessories such as flowers and help in arranging them to make them look unique, attractive and worth selling. The implementation method in this service uses socialization, training is carried out in several stages such as the preparation, implementation and evaluation stages. The results obtained in this community service activity are processing human resources through socialization, training on utilizing household waste into unique displays and attractive accessories in Beji Village, Bayan, Purworejo. Keywords: garbage; plastic; society; outreach; training
PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT SUCOPANGEPOK MELALUI PRODUKSI SEDOTAN BAMBU SEBAGAI UPAYA MENGURANGI SAMPAH PLASTIK DI KABUPATEN JEMBER Nita Kuswardhani; Idah Andriyani; M. Abd. Nasir; Fariz Kustiawan Alfarisy
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15034

Abstract

ABSTRAKPencemaran sampah plastik di Kabupaten Jember menjadi salah satu masalah yang harus diselesaikan mengingat permasalahan sampah akan mencemari dan menimbulkan kerusakan lingkungan. Desa Sucopangepok yang letaknya di bagian hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Bedadung Jember merupakan salah satu desa yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani atau petani buruh dengan tingkat ketrampilan dan perekonomian yang masih tergolong rendah. Kondisi wilayah yang berada disekitar aliran sungai menyebabkan banyaknya tanaman bambu yang belum banyak dimanfaatkan. Tujuan dari pengabdian dengan program kemitraan masyarakat adalah untuk memproduksi sedotan ramah lingkungan (Eco Puff Friendly) sebagai alternatif pengganti sedotan dari bahan plastik. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan dan bimbingan teknis, yang dilakukan dalam beberapa tahapan: (1) mengumpulkan bahan sedotan, (2) memberikan pelatihan dan arahan pembuatan produk, (3) bimbingan teknis cara produksi, mengemas, dan memasarkan produk sedotan (Eco Puff Friendly), (4) workshop karakterisasi produk. Berdasarkan hasil kegiatan disimpulkan bahwa program ini telah meningkatkan pengetahuan dan pengalaman khalayak sasaran, dan mereka dapat membuat sedotan yang ramah lingkungan. Di samping itu, telah terjadi peningkatan pemahaman dan antusiasme khalayak sasaran untuk menghargai potensi wilayah mereka dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa serta upaya pengurangan sampah plastik di Kabutapen Jember. Kata kunci: bambu; kabupaten jember; sampah; sedot ramah lingkungan. ABSTRACTPlastic waste pollution in Jember Regency is one of the problems that must be resolved, considering that waste will pollute and cause environmental damage. Sucopangepok Village, in the upstream part of the Bedadung Jember Watershed (DAS), is one of the villages where the majority of the population work as farmers or labor farmers with relatively low skill levels and economies. The condition of the area around the river causes many bamboo plants that have not been widely used. The community partnership program aims to produce eco-friendly straws (Eco-puff friendly) as an alternative to plastic straws. The method of implementation includes training and workshop, which is carried out in several stages: (1) collecting straw materials, (2) providing training of product, (3) technical guidance on how to produce, packaging, and marketing, (4) product characterization workshop. The target community's results increased their knowledge and experience, and they could make environmentally-friendly straws. Besides, there has been an increase in the target audience's understanding and enthusiasm to appreciate the potential of their region to increase the nation's competitiveness and efforts to reduce plastic waste in Jember Regency. Keywords: bamboo; jember regency; waste; eco puff-frendly straw.
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PETA SEBARAN LOKASI PENAMBANGAN BATUAN KOMODITAS PASIR DI KECAMATAN LABUHAN HAJI KABUAPTEN LOMBOK TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Alpiana Alpiana; Diah Rahmawati; Ariyanto Ariyanto; M. Fathin Firaz; Husni Randa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15043

Abstract

ABSTRAK      Negara Indonesia merupakan negara dengan potensi sumberdaya alam yang tinggi, termasuk diantaranya sumberdaya pasir. Potensi sumberdaya pasir di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dominan adalah Kecamatan Labuhan Haji. Kegiatan pertambangan yang akan dilakukan merupakan kegiatan yang berwawasan lingkungan atau menerapkan good mining practice dengan memperhatikan segi teknis, ekonomis, dan efisiensi untuk menjaga kelestarian sumberdaya lingkungan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi terkait potensi bahan galian sirtu di Kecamatan Labuhan Haji dalam bentuk peta. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan data terkait jumlah lokasi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi yang ada di wilayah Kecamatan Labuhan Haji. Dalam melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang berlokasi di Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan Kerjasama dengan berbagai komponen dianataranya mahasiswa program studi S1 Teknik Pertambangan UMMAT, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, dan Pemerintah Kecamatan Labuhan Haji. Hasil dan aplikasi yang digunakan dalam pengabdian pada masyarakat berbasis Sistem Infomasi Geografis (SIG) dengan menggunakan software ArcGIS 10.8. Berdasarkan hasil dari pengabdian pada masyarakat, di lokasi pengabdian pada masyarakat kondisi Geologi daerah Lombok dimulai dengan terbentuknya batuan gunung api Tersier yaitu Miosen Awal yang terdiri dari Formasi Kawangan dan Formasi Pengulung yang saling menjemari. Kondisi topografi di lokasi kegiatan pengabdian pada masyarakat yaitu berada pada daerah landau hingga topografi berbukit dengan elevasi lokasi berada pada 180 mdpl hingga 14 mdpl. Kata kunci: pasir; pertambangan; perizinan ABSTRACTIndonesia is a country with high natural resource potential, including sand resources. The dominant potential of sand resources in West Nusa Tenggara Province is Labuhan Haji District. Mining activities that will be carried out are activities that are environmentally sound or apply good mining practices with due regard to technical, economic and efficiency aspects to preserve environmental resources. The purpose of this community service activity is to provide information regarding the potential of mineral sirtu in Labuhan Haji District in the form of a map. The purpose of this community service activity is to provide data related to the number of Production Operation Mining Business Permit locations in the Labuhan Haji District area. In carrying out community service activities located in Labuhan Haji District, East Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province, it collaborates with various components including students of the UMMAT Mining Engineering Study Program, the Office of Energy and Mineral Resources of the Province of West Nusa Tenggara, the Office of the Provincial Environment and Forestry NTB, and Labuhan Haji District Government. Results and applications used in community service based on Geographic Information Systems (GIS) using ArcGIS 10.8 software. Based on the results of community service, the geological conditions of the Lombok region began with the formation of Tertiary volcanic rocks, namely the Early Miocene, which consists of the Kawangan Formation and the Pengulung Formation which intertwine. The topographical conditions at the location of community service activities are from sloping areas to hilly topography with elevations ranging from 180 to 14 meters above sea level. Keywords: sand; mining; licensing
OLAHAN TEMPE KUKUS MENGURANGI KELUHAN HOT FLUSH PADA MASA MENOPAUSEDI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PULAU PANGGUNG Septika Yani Veronica; Anita Mukaromah; Deka Buana Putri; Dian Alfianti; Setiani Setiani; Susan Febrica
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14230

Abstract

ABSTRAKHot flush disebabkan adanya penurunan hormon estrogen yang mengakibatkan adanya gejala seperti berkeringat di malam hari, jantung berdebar-debar dan perasaan yang tak menentu. Jika tidak ditangani maka akan memperparah kondisi ibu menopause. Olahan tempe kukus  mampu menurunkan gejala hot flush pada wanita menopause. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mensintesis gagasan kreatif melalui sebuah program edukasi dengan menitikberatkan pada usaha preventif dan promotif dalam mencegah dan mengatasi kecemasan pada wanita menopause akhibat dari efek gejala hot flush yang terjadi. Pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian masyarakat diikuti oleh wanita pada usia menopause yang berjumlah 23 orang. Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa sebelum dilakukan penyuluhan berkaitan dengan menopause dan hot flush serta penangananya, rata – rata pengetahuan wanita menopause sebesar 53,91% artinya masuk dalam kategori rata-rata kurang baik, dan setelah dilakukan penyuluhan rata – rata pengetahuan meningkat menjadi sebesar 89,57% artinya masuk dalam kategori baik, terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 35,6%, artinya penyuluhan yang diberikan telah meningkatkan pengetahuan wanita menopause sebesar 35,6%. Peserta sudah memahami bahwa upaya penurunan gejala hot flush pada usia lanjut dapat berdamapak. Oleh karena itu rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan pada program pengabdian masyarakat yaitu dengan membentuk kelompok wanita lanjut yang akan menjadi edukator di wilayah kerja puskesmas pulau panggung dalam memberikan pengetahuan terkait olahan tempe kukus yang dapat mengurangi keluhan hot flush pada masa menopause Kata Kunci : olahan tempe kukus; hot flush; wanita menopause.                             ABSTRACTHot flushes are caused by a decrease in the hormone estrogen which causes symptoms such as night sweats, heart palpitations and feelings of uncertainty. If left untreated, it will worsen the condition of menopausal women. Processed steamed tempeh can reduce hot flush symptoms in menopausal women. The purpose of this community service activity is to synthesize creative ideas through an educational program with an emphasis on preventive and promotive efforts in preventing and overcoming anxiety in postmenopausal women due to the effects of hot flush symptoms that occur. The implementation of community service activities was attended by women at the age of menopause, totaling 23 people. Based on the table above, it can be seen that before counseling related to menopause and hot flushes and their handling, the average knowledge of menopausal women was 53.91%, meaning that they were included in the average category, and after counseling, the average knowledge increased to 89.57% means that it is in the good category, there is an average increase in knowledge of 35.6%, meaning that the counseling provided has increased the knowledge of menopausal women by 35.6%. Participants already understand that efforts to reduce hot flush symptoms in old age can have an impact. Therefore, the follow-up plan that will be carried out in the community service program is to form a group of advanced women who will become educators in the working area of the Pulau Stage Public Health Center in providing knowledge related to steamed tempeh food which can reduce complaints of hot flushes during menopause. Keywords: processed steamed tempeh; hot flush; menopausal women.
UPAYA PENURUNAN GEJALA HOT FLUSH PADA WANITA KLIMAKTERIUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PULAU PANGGUNG Septika Yani Veronica; Artiwi Artiwi; Era Ulandari; Fisca Pratiwi; Ita Nur'aini; Wulan Anggia Lestari; Yeni Andrika Pratiwi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14229

Abstract

ABSTRAK                                                               Hot flush disebabkan adanya penurunan hormon estrogen yang mengakibatkan adanya gejala seperti berkeringat di malam hari, jantung berdebar-debar dan perasaan yang tak menentu. Jika tidak ditangani maka akan memperparah kondisi ibu klimakterium. Susu kedelai mampu menurunkan gejala Hot flush pada wanita klimakterium. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mensintesis gagasan kreatif melalui sebuah program edukasi dengan menitikberatkan pada usaha preventif dan promotif dalam mencegah dan mengatasi kecemasan pada wanita klimakterium akhibat dari efek gejala  Hot flush yang terjadi. Pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian masyarakat diikuti oleh wanita pada usia klimakterium yang berjumlah 23 orang. Berdasarkan hasil  terlihat bahwa sebelum dilakukan penyuluhan berkaitan dengan klimakerium dan hot flush serta penanagannya, rata – rata pengetahuan wanita usia klimkaterium sebesar 55,65% artinya masuk dalam kategori rata-rata cukup baik, dan setelah dilakukan penyuluhan rata – rata pengetahuan meningkat menjadi sebesar 90,87% artinya masuk dalam kategori baik, terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 35,2%, artinya penyuluhan yang diberikan telah meningkatkan pengetahuan wanita usia klimakterium sebesar 35,2%. Sehingga dari hasil ini diharapkan adanya inovasi yang dapat dilakukan denga mengembangkan olahan makanan dari bahan makanan kedelai selain itu wanita usia klimakterium dapat menyadari pentingnya meningkatkan kualitas hidup pada masa klimakterium salah satunya dengan melakukan olahraga. Kata Kunci : susu kedelai; hot flush; wanita klimakterium.                             ABSTRACTHot flushes are caused by a decrease in the hormone estrogen which causes symptoms such as night sweats, heart palpitations and feelings of uncertainty. If left untreated, it will worsen the climacteric mother's condition. Soy milk can reduce hot flush symptoms in climacteric women. The purpose of this community service activity is to synthesize creative ideas through an educational program with an emphasis on preventive and promotive efforts in preventing and overcoming anxiety in climacteric women due to the effects of Hot flush symptoms that occur. The implementation of community service activities was attended by 23 women at climacteric age. Based on the results, it can be seen that before carrying out counseling related to climacteric and hot flushes and their treatment, the average knowledge of women of climacteric age is 55.65%, meaning that they fall into the average category quite well, and after this, the average knowledge increases to 90 .87% means that it is in the good category, there is an average increase in knowledge of 35.2%, meaning that the counseling provided has increased the knowledge of women of climacteric age by 35.2%. So from these results it is hoped that there will be innovations that can be carried out by developing processed foods from soy food ingredients. Besides that, women of climacteric age can realize the importance of improving the quality of life during the climacteric, one of which is by doing sports. Keywords: soy milk; hot flush; climacteric women.
BINCANG SANTAI SEPUTAR HIV/AIDS BESAMA CALON PENGANTIN DI DESA LABUAPI LOMBOK BARAT Siti Mardiyah WD.; Cahaya Indah Lestari; Catur Esty Pamungkas; Baiq Nispiyani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15855

Abstract

ABSTRAKKabupaten Lombok Barat telah mengeluarkan peraturan daerah mengenai pemeriksaan HIV kepada calon pengantin. Pemeriksaan HIV tersebut merupakan syarat wajib yang harus dilakukan calon pengantin untuk mendapatkan izin menikah dan NA perkawinan. Rekapitulasi layanan nikah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat melaporkan bahwa jumlah pernikahan di Desa Labuapi mengalami peningkatan dalam 2 tahun terakhir yakni pada tahun 2020 sejumlah 474 pasangan dan meningkat menjadi 557 pasangan pada tahun 2021. Data tersebut kemudian diberikan kepada petugas kesehatan di Puskesmas setempat untuk dilakukan penyesuaian data. Bincang bersama calon pengantin bertujuan agar para calon pengantin mengetahui dengan benar pentingnya melakukan pemeriksaan HIV/AIDS sebelum menikah. Pelaksanaan bincang bersama calon pengantin menunjukkan peningkatan yang signifikan untuk pengetahuan dan keinginan calon pengantik dalamk melakukan pemeriksaan HIV/AIDS di Puskesmas. Pengetahuan calon pengantin meningkat 27% yakni pre test sejumlah 63% berpengetahuan baik dan setelah dilaksanakan bincang, nilai post test menjadi 90% Baik. Berdasarkan beberapa pertanyaan mengenai penularan HIV dapat melalui makan/minum dari satu wadah, rata-rata masih dalam kategori kurang sebesar 60%, dikarenakan calon pengantin menganggap bahwa cara menghindari penularan HIV/AIDS dapat dilakukan dengan tidak makan/minum dari 1 wadah, selain itu juga orang dengan HIV/AIDS dapat menularkan penyakit HIV/AIDS melalui air liur dalam kategori kurang 70%. Kata kunci: bincang; HIV/AIDS; calon pengantin. ABSTRACTWest Lombok District has issued a regional regulation regarding HIV testing of prospective brides. The HIV examination is a mandatory requirement that must be carried out by the bride and groom to obtain permission to marry and NA marriage. Recapitulation of marriage services The Office of the Ministry of Religion of West Lombok Regency reported that the number of marriages in Labuapi Village had increased in the last 2 years, namely in 2020 there were 474 couples and increased to 557 couples in 2021. The data was then given to health workers at the local Community Health Center to be carried out data adjustment. The purpose of the talk with the bride and groom is so that the bride and groom know correctly the importance of having an HIV/AIDS test before marriage. The implementation of the talk with the bride and groom showed a significant increase in the knowledge and desire of the prospective bride and groom to carry out HIV/AIDS tests at the Puskesmas. The knowledge of the prospective bride and groom increased by 27%, namely the pre-test of 63% had good knowledge and after the discussion was carried out, the post-test score became 90% good. Based on several questions regarding HIV transmission through eating/drinking from one container, the average is still in the less category at 60%, because the bride and groom think that how to avoid HIV/AIDS transmission can be done by not eating/drinking from one container, besides that also people with HIV/AIDS can transmit HIV/AIDS through saliva in less than 70% category. Keywords: talk; HIV/AIDS; future bride.
GERAKAN KELUARGA SADAR OBAT (GKSO) DI DESA KENALAN, KECAMATAN BOROBUDUR, KABUPATEN MAGELANG Fania Putri Luhurningtyas; Lyna Lestari Indrayati; Mir-a Kemila
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14469

Abstract

Pengetahuan tentang obat harus dimiliki oleh semua lapisan masyarakat. Maraknya penyebaran obat palsu dan keselahan penggunaan obat DAGUSIBU manjadi salah satu upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menggunakan dan mengelola obat. Tujuan dari Pengabdian masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan DAGUSIBU kepada masyarakat khususnya bapak ibu kader Kesehatan di Desa Kenalan Kabupaten Magelang. Dengan penyuluhan ini diharapkan untuk meningkatkan pengetahuan terhadap penggunaan obat. Peserta penyuluhan ini diberikan materi tentang DAGUSIBU secara langsung serta didukung dengan alat peraga berupa obat sebagai contoh penerapan DAGUSIBU dalam diskusi aktif. Luaran pengabdian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan tentang obat melalui DAGUSIBU. Oleh karena itu penyuluhan ini perlu di lanjutkan untuk memantau dan meningkatkan kader sebagai agen informasi yang baik ke masyarakat umum khususnya di Desa Kenalan Kabupaten Magelang.
PELATIHAN PENGOLAHAN NATA DE COCO DAN MINUMAN ANTIOKSIDAN PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA MINYAK KELAPA Nurhayati Nurhayati; Marianah Marianah; Septi Falensia Haris; Lusi Hardianingsih; Syirril Ihromi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14592

Abstract

ABSTRAK                                                               Pengolahan minyak kelapa di industri rumah tangga masih banyak menghasilkan limbah atau produk sampingan terutama yang berasal dari air kelapa. Pemanfaatan air kelapa tidak banyak, oleh karena itu perlu dilakukan pelatihan pengolahan air kelapa menjadi nata de coco dan minuman antioksidan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengolahan minyak kelapa tentang cara mengolah air kelapa menjadi nata de coco dan minuman antioksidan. Mitra yang mengikuti kegiatan ini adalah kelompok pengolah minyak kelapa dan VCO di Dusun Bilatepung, Desa Beleke, Kecamatan Gerung. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan meliputi: (1) Mensosialisasikan jenis-jenis limbah dari industri minyak kelapa; (2) Pelatihan pembuatan aneka produk olahan limbah (3) Monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar 80%. Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan sebagai peluang usaha, sehingga dapat meningkatkan pendapatan usaha pengolahan minyak kelapa. Kata kunci: nata de coco; minuman antioksidan; minyak kelapa; pelatihan ABSTRACTProcessing of coconut oil in the home industry still produces a lot of waste or by-products, especially those that come from coconut water. There is not much use of coconut water, therefore it is necessary to carry out training on processing coconut water into nata de coco and antioxidant drinks. The purpose of this service is to increase the knowledge and skills of coconut oil processing on how to process coconut water into nata de coco and antioxidant drinks. The partners who took part in this activity were a group of coconut oil and VCO processing in Bilatepung Hamlet, Beleke Village, Gerung District. The steps for implementing the activities include: (1) Socializing the types of waste from the coconut oil industry; (2) Training on making various processed waste products (3) Monitoring and evaluation. The results of the activity show that this community service activity can increase partners' knowledge and skills by 80%. This activity is expected to be implemented as a business opportunity, so as to increase the income of coconut oil processing. Keywords: nata de coco; antioxidant drinks; coconut oil; training
PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS MELALUI KAMPANYE KONSUMSI BUAH DAN SAYUR SETIAP HARI DI KELURAHAN WULUNG KABUPATEN BLORA Nike Indah Arodah; Lisetya Maya Nurcahyanti; Ardira Uswatun Khasanah; Anita Puspitasari; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14752

Abstract

ABSTRAKDiabetes Mellitus (DM) adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (atau gula darah). Pola makan yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor risiko terjadinya obesitas dan gangguan metabolik yaitu DM. Kejadian DM di Kelurahan Wulung  cukup tinggi dan bertambah setiap tahunnya. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai konsumsi buah dan sayur sebagai salah satu upaya pencegahan DM serta meningkatkan konsumsi buah dan sayur pada warga di Kelurahan Wulung. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan kampanye secara online dengan google meet dan WhatsApp Group pada masyarakat usia 15 tahun ke atas mengenai gerakan konsumsi buah dan sayur. Setelah diadakan kampanye ada peningkatan pengetahuan warga sebesar 13,6% mengenai manfaat buah dan sayur untuk pencegahan DM. Kampanye juga dapat meningkatkan perilaku konsumsi buah dan sayur tiap hari sebesar 19,3%. Kata kunci: pencegahan diabetes melitus; kampanye kesehatan; konsumsi buah dan sayur ABSTRACTDiabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic disease characterized by increased blood glucose (or blood sugar) levels. Unhealthy eating patterns and lack of physical activity are risk factors for obesity and metabolic disorders, namely DM. The incidence of DM in Wulung Village is quite high and increases every year. This community service is carried out to increase public knowledge about fruit and vegetable consumption as an effort to prevent DM and to increase fruit and vegetable consumption among residents in the Wulung Village. Community service is carried out through online campaigns with Google meet and WhatsApp Groups for people aged 15 years and over regarding the fruit and vegetable consumption movement. After the campaign was held, there was an increase in residents' knowledge of 13.6% regarding the benefits of fruits and vegetables for the prevention of DM. Campaigns can also increase fruit and vegetable consumption behavior every day by 19.3%. Keywords: diabetes mellitus prevention; health campaign; consumption of fruits and vegetables
PELATIHAN PENGGUNAAN PRAKTIKUM VIRTUAL MENGGUNAKAN ELEKTRONICS WORKBENCH, PHET SIMULATIONS DAN ALGODOO Haerul Pathoni; Wawan Kurniawan; Alrizal Alrizal; Louisiana Muliawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14815

Abstract

ABSTRAKTujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru mengenai penggunaan aplikasi Elektronics Workbench, Phet simulations dan Algodoo sebagai media alternatif pelaksanaan praktikum secara online, offline maupun blended. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Tsanawiah (MTs) yang berada di bawah Yayasan Pinang Merah Jambi yang beralamat di Kecamatan Alam  Barajo, Kota Jambi. Kegiatan yang dilakukan terdiri dari tiga kegiatan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta memberikan respon positif bahwa kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi guru-guru dalam melaksanakan praktikum baik secara online, offline maupun blended. Melalui kegiatan ini, guru-guru dapat mengenal dan menggunakan beberapa aplikasi yang dapat digunakan dalam pelaksaan praktikum seperti Elektronics Workbench, Phet simulations dan Algodoo. Kata kunci: elektronics workbench; phet simulations; algodoo ABSTRACTThe purpose of this service activity is to improve the competence and skills of teachers regarding the use of Electronic Workbench applications, Phet simulations and Algodoo as alternative media for online, offline or blended practicum implementation. This activity will be carried out in elementary schools (SD) and Madrasah Tsanawiah (MTs) under the Pinang Merah Jambi Foundation, which is located in Alam Barajo District, Jambi City. The activities carried out consist of three activities, namely preparation, implementation, and evaluation of activities. After participating in this activity, participants gave a positive response that this training activity was very useful for teachers in carrying out practicums both online, offline and blended. Through this activity, teachers can recognize and use several applications that can be used in the implementation of practicals such as Electronics Workbench, Phet simulations and Algodoo. Keywords: elektronics workbench; phet simulations; algodoo