cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
PENGENALAN LINGKUNGAN KEPADA ANAK USIA DINI PADA DESA REMPE KECAMATAN SETELUK SUMBAWA BARAT Ibrahim Ibrahim; Nurul Huda; Harry Irawan Johari; Sukuryadi Sukuryadi; Joni Safaat Adiansyah; Nurhayati Nurhayati; Mas’ad Mas’ad; Kamaluddin Kamaluddin; Mintasrihardi Mintasrihardi; Siti Hasanah; Mardiyah Hayati; Abdul Wahab; Mahsup Mahsup; Agus Herianto; Sintayana Muhardini; Irma Setiawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15523

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai bentuk usaha dalam pengenalan lingkungan pada anak usia dini sebagai estapet generasi dalam melestraikan lingkungan asri ditingkat lingkungan desauntuk menuju lingkungan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan tujuan untuk meningkatkan pengenalan lingkungan kepada anak usia dini pada Desa Rempe Kecamatan Seteluk Sumbawa Barat. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, Pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada minggu, 10 April 2023.  Kegiatan pengenalan lingkungan melalui penanaman pohon pada anak usia dini. Pelaksanaan kegiatan ini memiliki dampak positif terhadap pengenalan lingkungan sejak dini dan membangun kesadaran untuk mampu peduli terhadap lingkungan asri di masa depan.  Kata Kunci: lingkungan; penanaman pohon; usia dini; lingkungan asri ABSTRACTThis community service activity is a form of effort in introducing the environment to early childhood as a generational relay in preserving a beautiful environment at the village level towards a sustainable environment. This community service activity aims to increase environmental awareness for early childhood in Rempe Village, Seteluk District, West Sumbawa. The dedication method used in this activity is socialization, implementation, and activity evaluation. This service activity was carried out on Sunday, April 10, 2023. Activities to introduce the environment through tree planting in early childhood. The implementation of this activity has a positive impact on environmental recognition from an early age and builds awareness to be able to care for a beautiful environment in the future. Keywords: environment; tree planting; early childhood; beautiful environment
PENDAMPINGAN KOLABORASI GURU DAN ORANGTUA BERBASIS EXPRIENTIAL LEARNING MENGATASI PERMASALAHAN SISWA SDN 22 MATARAM Darmiany Darmiany; I Nyoman Karma; Husniati Husniati; Iva Nurmawanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.13375

Abstract

ABSTRAKPesatnya informasi dari ilmu pengetahuan dan teknologi sangat menguntungkan bagi manusia dalam menjalankan kehidupannya. Namun disisi lain juga menimbulkan permasalahan khususnya di dunia pendidikan. Permasalah tersebut juga terjadi di tingkat Sekolah Dasar. Permasalahan tersebut meliputi permasalahan akademis dan non akademis. Permasalahan non akademis tersebut terjadi di SDN 22 Mataram yaitu siswa yang malas ke sekolah, kenakalan siswa, siswa malas belajar, dll. Oleh sebab itu maka perlu adanya pengabdian kepada masyarakat yang untuk menanggulangi hal tersebut. Salah satu alternatif yang bisa dilakukan yaitu dengan bentuk kolaborasi antara guru dan orang tua berbasis experiential learning. Oleh sebab itu perlu adanya pendampingan di SDN 22 Mataram dalam melakukan kolaborasi antara guru dan orang tua berbasis experiential learning. Pengabdian ini menggunakan metode pendampingan dengan diskusi kolaborasi yang berlangsung selama tiga tahap yaitu tahap pertama penyampaian materi tentang pentingnya kolaborasi berbasis experiential learning dalam menyelesaikan permasalahan baik akademis maupun non akademis siswa. Tahap kedua yaitu diskusi terkait permasalahan akademis maupun non akademis di SDN 22 Mataram. Adapun tahap ketiga yaitu pendampingan bentuk kolaborasi antara guru dan orang dalam menyelesaikan permasalahan di SDN 22 Mataram. Kata kunci: experiential learning; kolaborasi; masalah akademik, masalah non akademik. ABSTRACTThe rapid information from science and technology is very beneficial for humans in carrying out their lives. But on the other hand it also raises problems, especially in the world of education. This problem also occurs at the elementary school level. These problems include academic and non-academic problems. These non-academic problems occur at SDN 22 Mataram, namely students who are lazy to go to school, student delinquency, students who are lazy to study, etc. Therefore, it is necessary to have community service to overcome this. One alternative that can be done is with a form of collaboration between teachers and parents based on experiential learning. Therefore there is a need for assistance at SDN 22 Mataram in conducting collaboration between teachers and parents based on experiential learning. This service uses the mentoring method with collaborative discussions that take place over three stages, namely the first stage conveys material about the importance of experiential learning-based collaboration in solving both academic and non-academic problems for students. The second stage was a discussion related to academic and non-academic issues at SDN 22 Mataram. The third stage is assistance in the form of collaboration between teachers and people in solving problems at SDN 22 Mataram. Keywords: experiential learning; collaboration; academic problems; non-academic problems.
PROYEK PENDATAAN TANAMAN BERBASIS E-LABELLING SEBAGAI UPAYA REALISASI SMART ECO SCHOOL Dhio Putra Mahendra; Agustina Fajar Rini; Andarista Diaz Aleydaputri; Devi Arindasandy; Pujiati Pujiati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14953

Abstract

ABSTRAKSMAN 6 Madiun memiliki area yang luas dan terdapat banyak tanaman yang tumbuh.  Namun tanaman tersebut tidak memiliki informasi yang detail terkait dengan nama ilmiah, ciri umum dan manfaatnya. Selain itu tanaman tersebut juga masih belum dimanfaatkan sebagai pengembangan keilmuan serta literasi digital. Melalui Proyek Kepemimpinan Smart Eco School dengan salah satu program kerjanya yaitu E-Labelling. Program ini bertujuan untuk melatih pembuatan E-labelling kepada siswa kelas X. E-Labelling merupakan label QR code yang berisi informasi terkait tumbuhan yang dapat diakses secara digital. Hasil dari program kerja ini adalah sebanyak 75 tanaman di dalam area sekolah sudah terpasang E-Labelling. Informasi yang ditampilkan adalah nama lokal, nama ilmiah, ciri-ciri, dan manfaat dari tumbuhan tersebut. Hasil pretest terkait kemampuan pemahaman literasi digital adalah 70%, setelah mereka melakukan kegiatan E-Labelling dengan menggunakan barcode maka mendapatkan hasil postest sebesar 90% terdapat peningkatan terkait literasi digital. Kata kunci: e-labelling; literasi digital; tumbuhan. ABSTRACTSMA 6 Madiun has a large area with many plants growing. However, these plants do not have detailed information about their scientific names, general characteristics, and benefits. Moreover, these plants have not been utilized for scientific development and digital literacy. Through the Leadership Project “Smart Eco School”, one of its programs called E-Labelling. This programs aim to train 10th grade students in creating E-labelling. E-Labelling is a QR code label that contains digital information about plants. As a result of this program, 75 plants within the school area have been labeled with E-Labelling. The displayed information includes local names, scientific names, characteristics, and benefits of the plants. The results of the pretest related to the ability to understand digital literacy were 70%, after they carried out e-labelling activities using barcodes, they got posttest results of 90% there is an increase related to digital literacy. Keywords: e-labelling; digital literacy; plan.
PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA TATANAN SEKOLAH DI SLTP NEGERI 10 KOTA TERNATE Tutik Lestari; Suryani Mansur; Asrul S. Silayar; Damra Mandae; Dina Imran; Fahdiyani Alimuddin; Fitria Aufat; Guslianti Panigfat; Ivon A. S.; Jamaluddin Sailili; Karmila Samsudin; Masra Aslam; Nia Arfita M. N.; Novrianti Togubu; Nurhadiyat Puradin; Sahratulsita B.; Siti Nirwani; Zulfira A. Pinang
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15254

Abstract

ABSTRAKAnak usia sekolah merupakan usia yang rentan menderita penyakit infeksi tertular seperti diare, kecacingan dan gangguan pencernaan lainnya. Kebiasaan mengkonsumsi makanan jajanan di sekolah serta lingkungan sekolah yang kotor sebagai salah satu faktor penyebab sehingga perlu kesadaran bersama dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah sebagai upaya pencegahan penyakit dalam meningkatkan derajat kesehatan. Metode yang dilakukan dalm bentuk ceramah melalui penyuluhan kesehatan dengan sasaran 39 orang peserta didik SLTP Negeri 10 Kota Ternate yang berada di kecamatan Pulau Hiri. Tahapan yang dilakukan berupa persiapan, pelaksanaan dan evaluasi menggunakan pre-post test Hasil yang diperoleh dari analisis uji t dependen adalah adanya peningkatan pengetahuan (p=0,018), sehingga menunjukkan adanya pengaruh penyuluhan dalam peningkatan pengetahuan peserta didik tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Saran yang dapat direkomendasikan perlunya dukungan kebijakan penerapan dan praktik perilaku hidup bersih dan sehat oleh seluruh komponen sekolah atau masyarakat sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, peserta didik, staf sekolah lainnya untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Kata kunci: peserta didik; PHBS; sekolah ABSTRACTSchool-age children are an age that is vulnerable to contracting infectious diseases such as diarrhea, worms, and other digestive disorders. The habit of consuming snacks at school is one of the causal factors, so that there is a need for joint awareness in implementing clean and healthy living behaviors in the school environment. The purpose of this service activity is to increase students' understanding of clean and healthy living behavior in schools as an effort to prevent disease in improving health status. The method is carried out in the form of lectures through health counseling with a target of 39 studentsi SLTP Negeri 10 Kota Ternate who are on Hiri Island. The steps taken are in the form of preparation, implementation and evaluation using the pre-post test. The results obtained from the dependent t test analysis were an increase in knowledge (p = 0.018), thus indicating the existence of effect counseling to increase students' knowledge about clean and healthy living behaviors. Suggestions that can be recommended are the need for policy support  implementation and practice of clean and healthy living behavior by all components of the school starting from students, teachers, other school staff to create a healthy environment. Keywords: learners; PHBS; school
PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI DI KOTA MATARAM Suhairin Suhairin; Suwati Suwati; Muliatiningsih Muliatiningsih; Earlyna Sinthia Dewi; Karyanik Karyanik
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14535

Abstract

ABSTRAKKepadatan penduduk di wilayah perkotaan akan menimbulkan masalah-masalah sosial perkotaan seperti : terbatasnya area pekarangan, ruang interaksi yang kurang, dan genangan air pada saat hujan. Curah hujan tertinggi di Kecamatan Sekarbela terjadi pada bulan Januari hingga Maret dengan rata-rata 323-338 mm, hal ini cenderung membuat genangan di beberapa titik termasuk di wilayah lingkungan Bagek Kembar. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu warga lingkungan Bagek Kembar mengurangi genangan air hujan, yaitu dengan membuat lubang resapan sederhana yang umum dikenal dengan lubang biopori. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan pelatihan pembuatan secara langsung. Sosialisasi di sini adalah memberikan ilmu dan pengetahuan kepada mitra mengenai apa itu lubang biopori, apa manfaat, dan bagaimana proses pembuatannya. Sosialisasi dilakukan dengan “door to door” mendatangi tiap rumah yang dipilih sebagai titik penggalian lubang biopori, dengan unsur yang terlibat adalah dosen, mahasiswa, karyawan, dan warga (mitra). Hasilnya adalah warga memiliki 2 sampai 3 lubang biopori dan menjadi faham tentang manfaat dan kegunaan dari lubang tersebut. Evaluasi dilakukan secara berkala, selang 3 bulan pasca pembuatan. Kata kunci: lubang resapan; biopori; kompos biopori. ABSTRACTPopulation density in urban areas will cause urban social problems such as: limited yard areas, less interaction space, and stagnant water when it rains. The highest rainfall in Sekarbela District occurs from January to March with an average of 323-338 mm, this tends to cause puddles at several points including in the Bagek Kembar neighborhood area. The purpose of this service is to help residents of the Bagek Kembar neighborhood reduce rainwater stagnation, namely by making a simple infiltration hole commonly known as a biopore hole. The method used in this activity is socialization and direct manufacturing training. The socialization here is to provide knowledge and knowledge to partners about what biopori holes are, what are the benefits, and how the process is made. The socialization was carried out by "door to door" visiting each house chosen as the point for digging the biopore holes, with the elements involved being lecturers, students, employees, and residents (partners). The result is that residents have 2 to 3 biopori holes and become aware of the benefits and uses of these holes. Evaluation is carried out periodically, 3 months after manufacture. Keywords: infiltration hole; biopore; biopore compost.
PENTINGNYA PENDIDIKAN ANAK BANGSA DI SANGGAR BIMBINGAN RAWANG, MALAYSIA Darmono Darmono; Merlin Merlin; Rizki Maulana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15179

Abstract

ABSTRAKKuliah Kerja Nyata Pendidikan Kemitraan Internasional (KKN-DIK KI) ke VI yang dilaksanakan di Malaysia, Sanggar Bimbingan Rawang, jalan desa 4/3, Bandar Country Homes, kota Rawang selama 4 minggu yang dimulai pada tanggal 13 Maret 2023 sampai dengan 8 April 2023. Sanggar ini dipilih menjadi tempat KKN karena memiliki anak didik yang merupakan anak – anak Indonesia. KKN diawali dengan proses analisis SB guna mengetahui hal – hal yang dibutuhkan untuk menjadi acuan utama program kegiatan selama KKN berlangsung. Program – program dirancang secara berurutan dan sesuai kebutuhan SB, mulai dari rapat anggota untuk penetapan jadwal pelaksanaan program dan rapat dengan pembimbing sanggar. Dalam kegiatan KKN ini menggunakan beberapa metode mengajar kepada Anak – anak yang bersekolah di SB terebut.  Ada metode belajar Akademik yang sama seperti di indonesia dan juga mengajar keterampilan untuk mengetahui bakat dari anak – anak tersebut, tujuannya agar anak – anak di SB bisa memiliki pendidikan yang layak. Pelaksanaan program kegiatan KKN dilakukan secara seimbang dan bertahap, diawali dengan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi di akhir setiap program. Hasil dari keseluruhan program KKN diantaranya adalah pada bidang pendidikan, anak – anak SB bisa membaca alfabet dan berhitung, bidang budaya bisa mengetahui beberapa lagu nasional Indonesia dan lagu daerah, dalam bidang nasionalisme dapat mengetahui nama pahlawan juga provinsi di Indonesia, dalam bidang keagamaan dapat menambah hafalan surah pendek, dan dalam bidang kesehatan dapat menumbuhkan rasa peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar. Kata kunci: pendidikan; KKN – KI; malaysia; SIKL ABSTRACTThe VI International Partnership Education Real Work Lecture (KKN-DIK KI) was held in Malaysia, Rawang Guidance Studio, village road 4/3, Bandar Country Homes, Rawang City for 4 weeks starting on March 13 2023 until April 8 2023 This studio was chosen as the location for KKN because it has students who are Indonesian children. KKN begins with the SB analysis process to find out what is needed to become the main reference for program activities during KKN. Programs are designed sequentially and according to the needs of SB, starting from member meetings to setting program implementation schedules and meetings with studio supervisors.In this KKN activity, several teaching methods are used for the children who attend the SB. There is an Academic learning method that is the same as in Indonesia and also teaches skills to find out the talents of these children, the goal is that children in SB can have a proper education. The implementation of the KKN activity program is carried out in a balanced and gradual manner, starting with planning, implementation, and evaluation at the end of each program. The results of the entire KKN program include that in the field of education, SB children can read the alphabet and count, in the field of culture they can know several Indonesian national songs and folk songs, in the field of nationalism they can know the names of heroes as well as provinces in Indonesia, in the religious field they can add memorizing short surahs, and in the health sector can foster a sense of care for the cleanliness of the surrounding environment. Keywords: education; KKN – KI; malaysia; SIKL
PENDAMPINGAN IBU HAMIL MELALUI PENDEKATAN PSIKOEDUKASI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING BERSAMA PIMPINAN DAERAH AISYIYAH KOTA SURABAYA Ira Purnamasari; Mundakir Mundakir; Dede Nasrullah; Firman Firman; Uswatun Hasanah; Ade Susanty
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14153

Abstract

ABSTRAKStunting merupakan kondisi kekurangan gizi pada bayi di 1000 hari pertama kehidupan yang berlangsung lama dan menyebabkan terhambatnya perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Ibu hamil berisiko melahirkan bayi stunting, karena rentan mengalami kekurangan nutrisi yang kebutuhannya meningkat selama kehamilan. Angka stunting di Jawa Timur 23,5%, Surabaya sebesar 28,9%. Pengabdian ini dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil mengenai stunting melalui program transfer ilmu dengan pendekatan psikoedukasi. Tim pengabdian memberikan edukasi pada ibu hamil melalui pendampingan dengan mengoptimalkan peran kader Majelis Kesehatan PDA dan PCA Kota Surabaya sebagai fasilitator. Fasilitator bertugas memberikan edukasi tentang pemenuhan gizi selama kehamilan dan setelah kelahiran guna pencegahan stunting. Kegiatan ini dilakukan selama 2 bulan melibatkan 18 ibu-ibu Majelis Kesehatan PCA se Surabaya dan ibu hamil sebanyak 36 orang. Hasil kuesioner pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan edukasi adalah pengetahuan baik (63,9%), pengetahuan cukup (25%), pengetahuan kurang (11,1%). Sedangkan, hasil pengetahuan sesudah diberikan edukasi adalah pengetahuan baik (89%), pengetahuan cukup (5,5%), pengetahuan kurang (5,5%). Setelah kegiatan pengabdian ini, diharapkan secara signifikan dapat meningkatkan pengetahuan ibu ke arah yang lebih baik. Terbentuknya kader dari Majelis Kesehatan PCA se Surabaya yang dapat melanjutkan pendampingan kepada ibu hamil berisiko tinggi guna pencegahan stunting di Kota Surabaya. Kata kunci: stunting; psikoedukasi; pencegahan; ibu hamil ABSTRACTStunting is a condition of malnutrition in infants in the first 1000 days of life that lasts a long time and causes delays in brain development and child development. Pregnant women are at risk of giving birth to stunted babies, because they are vulnerable to experiencing nutritional deficiencies whose needs increase during pregnancy. The stunting rate in East Java is 23.5%, Surabaya is 28.9%. This service is carried out as an effort to increase pregnant women's knowledge and understanding of stunting through a knowledge transfer program with a psychoeducational approach. The service team provides education to pregnant women through mentoring by optimizing the role of Surabaya City PDA and PCA Aisyiyah Health Council cadres as facilitators. The facilitator is tasked with providing education about fulfilling nutrition during pregnancy and after birth to prevent stunting. This activity was carried out for 2 months involving 18 women from the PCA Health Council in Surabaya and 36 pregnant women. The results of the knowledge questionnaire on pregnant women before being given education were good knowledge (63.9%), sufficient knowledge (25%), insufficient knowledge (11.1%). Meanwhile, the results of knowledge after being given education were good knowledge (89%), sufficient knowledge (5.5%), insufficient knowledge (5.5%). After this service activity, it is hoped that it will significantly increase the mother's knowledge in a better direction. Formation of cadres from the PCA Health Council throughout Surabaya who can continue to assist high-risk pregnant women to prevent stunting in the city of Surabaya. Keywords: stunting; psychoeducation; prevention; pregnant women
EDUKASI INTERAKSI OBAT PADA WALI MURID TK CAHAYA KARTINI, LOMBOK TENGAH Baiq Lenysia Puspita Anjani; Cyntiya Rahmawati; Wirawan Adikusuma; Safwan Safwan; Nurul Hidayatullah; Putu Gede Suriya Gunawan; Baiq Leny Nopitasari; Anna Pradiningsih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14582

Abstract

ABSTRAKInteraksi obat merupakan interaksi yang dapat terjadi apabila efek obat diubah oleh obat lain, makanan, atau minuman. Interaksi obat ini dapat menyebabkan beberapa masalah antara lain penurunan efek terapi, peningkatan toksisitas, atau efek farmakologis yang tidak diharapkan. Rendahnya pemahaman dan kesadaran Wali Murid mengenai interaksi obat dengan makanan dan interaksi obat dengan obat lain, ditambah dengan banyaknya informasi kurang tepat yang beredar melalui media sosial merupakan tantangan baru bagi tenaga kefarmasian untuk melakukan edukasi interaksi obat dalam penggunaan obat pada anak-anak yang diberikan pada Wali Murid di Sekolah. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada Wali Murid tentang interaksi obat. Pelaksanaan pra kegiatan meliputi survei lokasi kegiatan di TK Cahaya Kartini, Lombok Tengah, proses pembuatan dan pencetakan leaflet. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada hari Jumat tanggal 17 Maret 2023 bertempat di TK Cahaya Kartini. Leaflet yang telah disiapkan didistribusikan kepada peserta kegiatan. Pada tahap pasca kegiatan dilakukan evaluasi hasil dengan tanya jawab dan pengisian pertanyaan pre-intervensi dan post-intervensi tentang interaksi obat oleh Wali Murid. Edukasi interaksi obat ini menunjukkan hasil yang baik terlihat dari adanya kenaikan nilai pada post-intervensi dibandingkan dengan pra-intervensi. Edukasi interaksi obat ini membuka wawasan Wali Murid TK Cahaya Kartini untuk lebih berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya interaksi obat dan melaporkan jika terjadi kejadian akibat interaksi obat pada fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk meminimalisir kejadian yang lebih berbahaya. Kata kunci: interaksi obat; edukasi; TK cahaya kartini ABSTRACT Drug interactions are interactions that can occur when the effects of drugs are altered by other drugs, foods, or drinks. These drug interactions can cause several problems including decreased therapeutic effects, increased toxicity, or unexpected pharmacological effects. The low understanding and awareness of parents regarding drug interactions with food and drug interactions with other drugs, coupled with the large amount of incorrect information circulating through social media is a new challenge for pharmaceutical personnel to educate drug interactions in the use of drugs in children given to parents at school. The purpose of this activity is to educate parents about drug interactions. The pre-activity implementation includes a survey of the location of activities at TK Cahaya Kartini, Central Lombok, and the process of making and printing leaflets. The activity will be held on Friday, March 17, 2023, at TK Cahaya Kartini. The prepared leaflets were distributed to the participants of the activity. In the post-activity stage, results were evaluated with questions and answers and filled in pre-intervention and post-intervention questions about drug interactions by parents. This drug interaction education showed good results as seen from the increase in post-intervention scores compared to pre-intervention. This drug interaction education opens the insight of Guardians of Cahaya Kartini Kindergarten Students to be more careful of the possibility of drug interactions and report if there is an incident due to drug interactions at the nearest healthcare facility to minimize more dangerous events. Keywords: drug interactions; education; TK cahaya kartini
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN JAMU INSTAN Umul Aiman; Bambang Sriwijaya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14758

Abstract

ABSTRAKLembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Bina Insan Mandiri Yogyakarta (LPPM BIMa Yogyakarta) merupakan salah satu lembaga sosial di Yogyakarta yang mempunyai binaan di banyak tempat dengan sasaran pembardayaan melalui pendampingan secara individu, keluarga maupun Komunitas. Warga binaan LPPM BIMa terdiri  yatim piatu, dhuafa, janda miskin, kelompok anak, remaja, orang tua, dan lansia serta komunitas masyarakat di DIY dan Jawa Tengah.  Salah satu binaan LPPM BIMa di  Kecamatan Pajangan dan Argomulyo yang dijadikan sasaran kegiatan, merupakan kelompok ibu-ibu yang mempunyai semangat tinggi dan memerlukan aktivitas untuk mengisi keseharian dan lebih jauh diharapkan berpeluang sebagai sarana untuk menambah pendapatan keluarga.  Pengabdi bersama ketua harian BIMa dengan melakukan  diskusi bersama  warga, maka diputuskan bahwa  materi yang diberikan pada pengadian kepada Masyarakat (PkM)  adalah mengenai budidaya empon-empon dan tanaman pekarangan untuk diolah  menjadi minuman instan yang berkhasiat sebagai jamu. Metode yang digunakan adalah dengan metode penyuluhan/ pemberian teori dan praktek serta diskusi dengan dilanjutkan evaluasi serta pendampingan.  Hasil dari PkM  adalah  meningkatnya pengetahuan mengenai budidaya dan manfaat tanaman untuk kesehatan dan adanya  kemampuan warga untuk  membuat jamu instan dari tanaman yang berkhasiat obat . Kata kunci: masyarakat desa; tanaman obat; minuman  instan berkhasiat obat. ABSTRACTThe Institute for Community Development and Empowerment of Bina Insan Mandiri Yogyakarta (LPPM BIMa Yogyakarta) is one of the social institutions that has been fostered in many places with the goal of empowering through individual, family, and community assistance. The assisted members of LPPM BIMa consist of orphans, poor people, poor widows, groups of children, youth, parents, the elderly, and communities in Yogyakarta and Central Java. One of the group members inhabitants of the Pajangan and Argomulyo sub-districts who were the target of the activity was mothers who had high spirits and needed activities to fill their daily lives and were further expected to have opportunities as a means to increase family income. The servant together with the chairman of the BIMa daily discussions with residents, it was decided that the given material is the cultivation of empon-empon and yard plants to be processed into instant drinks which are as efficacious as herbal medicine. The method used is counseling/giving theory and practice as well as discussion followed by evaluation and mentoring. The results of the community service are increasing knowledge about the cultivation and benefits of plants for health and the ability of residents to make instant herbal medicine. Keywords: villagers, medicinal plants, instant drink.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RENCANA ANGGARAN BELANJA (RAB) PENATAAN “JOGGING TRACK” BAGI POKDARWIS DESA MADANGAN - GIANYAR Tiara Kusuma Dewi; Kukuh Rian Setiawan; Gde Herry Sugiarto Asana; Made Yudi Darmita; I Ketut Yudana Adi; Komang Meliawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15305

Abstract

ABSTRAKKegiatan Pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh Universitas Triatma Mulya dengan melibatkan mitra dari desa Madangan, Petak – Gianyar. Tujuannya memberikan kemampuan bagi para pengelola POKDARWIS dalam menyusun rencana anggaran belanja (RAB) sehingga laporan yang dibuat menjadi lebih transparan dan akuntabel. Metode yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini adalah dengan mengunakan Metode RAD (Rapid Application Development) yaitu metode yang mengutamakan keterlibatan mitra dalam penggunaan suatu rangkaian system yang telah disusun dan disepakati penggunaanya, dimana rangkaian tersebut berfungsi untuk membuat model (prototype) yang lebih efektif. Hasil PKM ini menunjukkan bahwa mitra lebih mengerti dan memahami tentang penyusunan anggaran dan pengelolaaan keuangan berbasis excel. hal ini dapat diketahui hasil dari pretest rata rata skor 60 dan setelah diadakan pelatihan dan pendampingan skor postest sebesar 90 .diharapkan kegiatan PKM Sejenis dapat dilakukan kembali dengan mengembangkan desa wisata yang baik bagi wisatawan tetapi juga baik secara pelaporan dan pertanggung jawaban keuangannya terhadap para stakeholder. Kata kunci: RAB; jogging track; POKDARWIS ABSTRACTThis community service activity was carried out by Triatma Mulya University by involving partners from the village of Madangan, Petak – Gianyar. The aim is to provide the ability for POKDARWIS managers to prepare a budget plan (RAB) so that reports are made more transparent and accountable. The method used in this community service program is to use the RAD (Rapid Application Development) Method, which is a method that prioritizes partner involvement in the use of a series of systems that have been prepared and agreed upon for use, where the series functions to create a more effective prototype. The results of this PKM show that partners understand and understand more about excel-based budgeting and financial management. this can be seen from the results of the pretest an average score of 60 and after training and mentoring the posttest score is 90. It is hoped that similar PKM activities can be carried out again by developing tourism villages that are good for tourists but also good in terms of reporting and financial accountability to stakeholders. Keywords: budget plan; jogging track; POKDARWIS