cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2579891X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan software.
Arjuna Subject : -
Articles 424 Documents
Penentuan Rekomendasi Standar Track Quality Index (TQI) untuk Kereta Semicepat di Indonesia (Studi Kasus : Surabaya - Cepu) Reysha Rizki Amanda Lubis; Hera Widyastuti
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.442 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.5405

Abstract

Perkembangan transportasi saat ini merupakan sebuah hal yang tidak dapat dihindari sebagai konsekuensi dari tuntutan masyarakat yang memerlukan sebuah moda transportasi yang aman, handal, dan tepat waktu. Kereta semicepat dengan kecepatan maksimal 160 km/jam pada jalur eksisting utara (lintas Surabaya-Jakarta) yang kecepatan maksimal di jalur tersebut masih mencapai 120 km/jam hadir sebagai salah satu solusi yang digagas pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan di atas. Konsekuensi dari peningkatan kecepatan pada jalur tersebut adalah keharusan meningkatan track quality index(TQI) yang terdiri dari empat parameter yaitu angkatan, listringan, lebar jalur dan pertinggian. TrackQuality Index(TQI) adalah standar nilai yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas jalan rel. Nilai TQI dapat memantau degradasi trackdan operasi pemeliharaan, dapat meringkas dan menampilkan kondisi bagian besar track, dan berkorelasi dengan standar keamanan dan nilai kualitas berkendara (Hamid dan gross, 1981). TQI saat ini pada jalur eksisting untuk kecepatan maksimal 120 km/jam yang ditetapkan PT. KAI sebesar 20 untuk sepanjang lintas utara, namun sebagai objek penelitian hanya digunakan lintas Surabaya-Cepu. Dengan metode pendekatan berupa regresi linier sederhana yang melibatkan item TQI dan kecepatan, serta regresi linier berganda dengan item empat parameter penyusun TQI dan kecepatan.Sedangkan jumlah frekuensi pemecokan tahunan digunakan metode perhitungan PT. KAI. Dari hasil analisis model hubungandidapatkan rekomendasi nilai TQI untuk KA semicepat (160 km/jam) yaitu 7, Sedangkan jumlah frekuensi pemecokan tahunan adalah minimal 1 kali.
Penilaian Indeks Kualitas Jalan Rel (Track Quality Index) berdasarkan Standar Perkeretaapian Indonesia (Studi Kasus : Cirebon-Cikampek) Dyni Indar Karunianingrum; Hera Widyastuti
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.991 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.5710

Abstract

Untuk mengatasi pergerakan pertumbuhan lalu lintas jaringan kereta api di Indonesia, khususnya di Jalur Cirebon-Cikampek dimana jalur tersebut merupakan salah satu rute tersibuk di Pulau Jawa dimana hal itu dapat mempengaruhi kondisi geometri lintasan. Faktanya, ada beberapa parameter geometri yang mempengaruhi turunnya penurunan kualitas jalan rel diantaranya yaitu angkatan, listringan, pertinggian, dan lebar spur. Angka-angka yang dihasilkan dari parameter tersebut secara objektif disimpulkan untuk memberikan ukuran kualitas segmen secara keseluruhan. Kualitas lintasan jalan rel (track) didefinisikan sebagai nilai numerik yang mewakili kondisi relatif dari geometri permukaan lintasan. Dalam hal ini, indikator penilaian kualitas lintasan berdasarkan penjumlahan standar deviasi dari keempat parameter sehingga hasil kualitas segmen secara keseluruhan disebut Indeks Kualitas Lintasan (TQI). Penggunaan TQI memberikan kemungkinan untuk menilai indikator kinerja jalur kereta api. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis Indeks Kualitas Track berdasarkan Standar Kereta Api Indonesia dengan menggunakan Regresi Linier Berganda. Hasil yang didapatkan dari analisis regresi linier berganda adalah mengetahui seberapa besar keempat parameter tersebut bepengaruh terhadap nilai TQI.  
Analisis Probabilitas Pepindahan Moda Dari Kendaraan Pribadi Ke Bus Damri Dan Tranex Mandiri Di Bandara Internasional Minangkabau Isria Miharti Maherni Putri; Hera Widyastuti
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1123.349 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.5284

Abstract

Bus Damri dan Tranex Mandiri merupakan salah satu moda transportasi di Bandara Internasional Minangkabau yang saat ini peminat dari bus menurun dan membutuhkan waktu relatif lama sebelum bergerak mengangkut penumpang karena menunggu penuhnya kapasitas muatan, oleh sebab itu dilakukan analisis kinerja dan analisis probababilitas perpindahan moda dari kendaraan pribadi ke Bus Damri dan Tranex Mandiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi penyebaran kuisoner, wawancara dan teknik Stated Preference. Parameter kinerja Bus Damri dan Tranex Mandiri adalah waktu henti, waktu antara (headway) dan faktor muat. Dalam penelitian ini dilakukan beberapa skenario analisis regresi logistik biner untuk menganalisa perpindahan moda dari kendaraan pribadi Bus Damri dan Tranex Mandiri. Probabilitas pengguna kendaraan pribadi yang mau berpindah ke moda bus bandara sangat dipengaruhi oleh variabel: usia dan penghasilan.
Studi Numerik terhadap Kinerja Web-Bolted Replceable Link pada Struktur Rangka Baja Berpengaku Eksentris Aulia Indira Kumalasari; Budi Suswanto; Hidayat Soegihardjo
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1717.56 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.6261

Abstract

Rangka berpegaku eksentrik mensyaratkan untuk membatasi perilaku inelastis hanya terjadi pada balok link sedangkan elemen lainnya tetap dalam kondisi elastis. Link yang didesain menyatu dengan balok induk menjadikan link mengalami over-designed karena harus menahan beban yang besar pula seperti balok induk. Tiga spesimen link yang disusun dari dua buah profil C yang disusun secara bersinggungan dan kedua ujungnya dipasang mengapit balok induk dimodelkan secara numerik yang kemudian diberi beban siklik. Dari hasil analisis didapatkan bahwa penambahan pengaku pada sambungan web menunjukkan bahwa spesimen mampu menahan gaya geser yang lebih besar. Efek pinching ditemukan pada kurva histerisis yang disebabkan oleh efek dari sambungan baut di kedua ujung balok link akibat dari pemberian beban siklik. Sedangkan pemberian diagonal stiffener perlu dilakukan kajian lebih dikarenakan link akan menjadi lebih kaku sehingga kegagalan akan terjadi pada sambungan yang mengakibatkan link mengalami keruntuhan lebih awal.
Analisis Probabilitas Penumpang Bus di Dalam dan di Luar Terminal Oebobo Berbasis Karakteristik Sosial Ekonomi dan Aksesibilitas dengan Metode Revealed Preference Gaspar Yanuar Kanio Tuames; Hera Widyastuti
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1333.669 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.5413

Abstract

This study will find out the characteristics of bus passengers inside the Oebobo terminal and outside the terminal (Oesapa T-junction) as well as the probability of choosing a bus ride location based on socio-economic characteristics and accessibility. This study begins with the collection of primary data obtained from the results of filling out questionnaires by respondents using revealed preference technique. Primary data is then processed using logistic regression analysis to obtain probability values. From the analysis, it can be seen that bus passengers prefer the location to ride outside the terminal (Oesapa T-junction) which is 77.65%. The probability of passengers who choose a ride location is influenced by the variable fare to the bus ride location and bus waiting time. For the rate of <Rp.5000 the probability value is 76.25% and the tariff > Rp.20000 the probability value of 92.39% chooses at the Oesapa T-junction. The greater the tariff towards the hitching location, the higher the potential for bus passengers to choose the location to stay at the Oesapa T-junction. Whereas based on the bus waiting time variable the faster waiting time for the bus, the higher the potential for bus passengers to choose the location to stay at the Oesapa T-junction with a probability value for waiting time <30 minutes 97.09% choosing the location to stay at Oesapa T-junction and for waiting time >120 minutes the probability value of 91.49% chooses the location to take a ride at Oebobo Terminal.
Permodelan Elemen Hingga Hubungan Balok-Kolom yang Menggunakan Headed Bar Yohanes Duran; Harun Alrasyid; Data Iranata
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.101 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.6034

Abstract

Hubungan balok kolom merupakan bagian dari elemen struktur dalam menahan gempa. Penelitian mengenai hubungan balok kolom telah dilakukan beberapa peneliti dengan melakukan kegiatan eksperimental dan analisa numerik. Pada umumnya kekuatan dari hubungan balok kolom tergantung dari pengangkuran tulangan. Kehadiran headed bar  dapat menjadi alternatif untuk pengangkuran tulangan. Penelitian ini membahas model hubungan balok kolom dengan pengangkuran headed bar pada analisa elemen hingga. Hasil eksperimental dari penelitan mengenai hubungan balok kolom dalam dan luar digunakan dalam analisa elemen hingga. Analisa elemen hingga menggunakan program vector2. Hasil analisa menunjukkan bahwa prediksi perilaku menggunakan analisa elemen hingga memberikan kinerja dan pola retak yang serupa dengan hasil eksperimental
Penentuan Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Surabaya Vrischa Natalia Arung; Hera Widyastuti
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1485.881 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.5328

Abstract

Kota Surabaya sebagai Ibukota Provinsi Jawa Timur menjadi pusat kegiatan pemerintahan, selain itu juga sebagai salah satu kota perdagangan, industri, serta pendidikan. Keadaan ini menyebabkan kegiatan masyarakat di Kota Surabaya cukup tinggi, sehingga menimbulkan kegiatan transportasi yang berdampak pada meningkatnya angka pertumbuhan lalu lintas. Salah satu dampak dari pertumbuhan lalu lintas adalah masalah kecelakaan lalu lintas. Selama tahun 2016 tercatat 1.126 kejadian kecelakaan lalu lintas di Kota Surabaya, sedangkan pada tahun 2017 tercatat 1.349 kejadian kecelakaan yang mengakibatkan 174 orang meninggal dunia. Pada penelitian ini digunakan metode Z-Score untuk menentukan daerah rawan kecelakaan (black site), sehingga diperoleh 3 (tiga) ruas jalan yang ditetapkan sebagai black site di Kota Surabaya, yaitu Jalan Ahmad Yani, Jalan Mastrip, dan Jalan Ir.Soekarno.
Pengaruh Parameter Track Quality Indeks (Tqi) Terhadap Perilaku Bantalan Beton Wawarisa Alnu Fistcar; Hera Widyastuti; Data Iranata; Catur Arif Prastyanto
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5637.5 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.6274

Abstract

Perhitungan kualitas geometri jalan rel dapat diperoleh dengan menggunakan rumus standar perkeretaapian Indonesia. Hasil perhitungan untuk KA.Galunggung tahun 2018 memperoleh nilai maksimum sebesar 37,44. Sedangkan untuk KA.EM-120 pada tahun 2019 memperoleh nilai maksimum sebesar 40,75. Dari hasil perhitungan kedua kualitas geometri tersebut memiliki perbedaan nilai yang selanjutnya dijadikan tolak ukur untuk pengukuran yang dilakukan secara manual. Nilai geometri aktual selanjutnya di modelkan dengan progam bantu ABAQUS. Dimensi serta propeti material sesuai dengan keadaan yang ada di lokasi penelitian, dimensi bantalan beton tipe N-67 = 2000 x 250 x 215 mm, properti material (Fc’) = 54 Mpa dengan kuat tarik wire prestressed = 1400 Mpa, tipe rel 54 dan material balas yang digunakan sesuai dengan PM.60 tahun 2012. Beban aksial dengan kombinasi  7% Pd, 23% Pd, 40%, serta lateral displacement 0,1 Pd dan 0,2 Pd. Hasil dari analisa adalah tegangan tarik, tegangan tekan serta perpindahan pada struktur atas jalan rel. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh letak geometri jalan rel terhadap perilaku struktural bantalan beton. Hasil korelasi FEA pada kondisi normal dan perhitungan manual mempunyai perbedaan 4,055 % maka korelasi input material sudah baik. Hasil dari variasi letak geometri menunjukan perbedaan perilaku struktural pada bantalan beton, wire prestressed serta Rel. Pada nilai penyimpangan geometri terbesar (TQI > 40). Hasil tegangan tarik beton 2,878 Mpa, tengangan tekan beton 8,192 Mpa serta perpindahan terbesar 0.00124 mm, sedangkan tegangan tarik rel type 54 adalah 366,814 Mpa. Dari hasil tersebut maka sampai batas penyimpangan geometri yang dipakai di Indonesia, struktur atas jalan rel masih dapat menumpu beban yang bekerja secara optimal.
Penentuan Prioritas Penanganan Kerusakan Jalan di Kota Dili Timor Leste Berdasarkan Kondisi Kerusakan Perkerasan Jalan (Studi Kasus : Jalan Aikakeu Laran, Jalan Bebonuk, Jalan Comoro dan Jalan Becora) Frans de Jesus Babo; Indrasurya B Mochtar; Catur Arif Prastyanto
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1186.046 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.5419

Abstract

Jalan Merupakan prasarana yang sangat penting dalam sektor perhubungan. Kondisi jalan yang baik akan memudahkan mobilitas penduduk dalam mengadakan kegiatan ekonomi dan kegiatan sosial lainnya. Program pemeliharaan jalan harus dilakukan oleh pemerintah Timor Leste. Dengan banyaknya kendala dan permasalahan, seperti keterbatasan anggaran, usulan dari masyarakat yang terus masuk pada dinas pekerjaan umum, maka diperlukan perencanaan program pemeliharaan jaringan jalan secara bertahap dengan penentuan prioritas penanganan kerusakan jalan. Tujuan dari proritas penanganan kerusakan jalan pada keempat ruas jalan yang ada di Kota Dili tersebut adalah menggunakan data yang dibutuhkan nilai kerusakan visual, equivalent axle load dan fungsi jalan. Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi kerusakan jalan untuk menentukan prioritas penanganan didapat hasil bahwa jalan yang diamati dan prioritas yang perlu diperbaiki adalah ruas jalan Comoro dengan nilai total EAL maksimum 11691,82.
Studi Numerik Performa Rangka Bresing Eksentrik Link Vertikal Profil Tubular Dzul Fikri Muhammad; Budi Suswanto
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1897.887 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i1.6214

Abstract

Eccentrically Braced Frames (EBF) have been used as earthquake suppression systems, especially in buildings. This system relies on yielding at link on the main beam which is located between the eccentric bracing (EBH). EBH has important weaknesses to review. In the event of an earthquake that causes the link beam to rotate vertically, causing the structure above the beam damaged. Also it is not easy to repair the beam link at EBH after a severe earthquake. To overcome the problems in the EBH system, a new system was proposed, called Vertical-EBF (EBV). Links with WF and tubular profiles are two profiles commonly used in structures. In this research, EBF specimen modeling with tubular profile vertical links was compared with EBF horizontal links. The results showed a structure with EBV had a lighter weight.Yielding only occur at link so its better for earthquake rehabilitation.