cover
Contact Name
Subhan
Contact Email
subhan@iainpalopo.ac.id
Phone
+6287865093669
Journal Mail Official
jurnaltunascendekia@iainpalopo.ac.id
Editorial Address
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini IAIN Palopo Jalan Agatis Balandai Kota Palopo, Indonesia, Postal Code 91914
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini is a double-blind peer-reviewed open access journal. This journal provides publication of articles covering the results of early childhood education research, including; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education. The aim is to provide a platform for researchers, academics and practitioners to share, discuss and enrich knowledge and innovation in the field of early childhood education, in order to support the development of more effective and innovative educational policies, practices and theories.
Articles 209 Documents
Identifikasi Perilaku Bullying AUD dan Upaya Pencegahannya: Studi Kasus di TK Kemala Bhayangkari 01 Mataram Dian Paramitha; Nurhasanah; Efan Yudha Winata; Abdul Kadir Jaelani
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12473

Abstract

Bullying pada anak usia dini dapat muncul melalui interaksi teman sebaya ketika anak mulai membentuk kelompok bermain dan menentukan teman yang dianggap dekat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk bullying sosial, menganalisis faktor yang berkaitan dengan kemunculannya, melihat dampaknya, serta mendeskripsikan upaya pencegahan di TK Kemala Bhayangkari 01 Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek utama adalah satu anak yang memenuhi kriteria penelitian, sedangkan informan terdiri atas guru kelas subjek, kepala sekolah, dan orang tua subjek. Data diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola yang paling menonjol adalah bullying sosial atau relasional berupa mengabaikan teman, tidak mengajak teman bermain, mengucilkan teman dari kelompok bermain, dan menolak teman yang ingin bergabung. Kemunculan perilaku berkaitan dengan kecenderungan memilih teman yang sudah dekat, empati yang masih berkembang, dinamika kelompok sebaya, konflik sederhana saat bermain, serta pengalaman sosial di sekolah dan rumah. Dampak yang terlihat berupa menurunnya keterlibatan sosial, memilih bermain sendiri, menjadi lebih diam, dan berkurangnya inisiatif untuk kembali berinteraksi. Pencegahan dilakukan melalui pengawasan aktif, pendampingan saat bermain, pembiasaan berbagi dan bekerja sama, penanaman empati, serta komunikasi antara sekolah dan keluarga.
Penggunaan Media Big Book Bilingual Berbasis Cerita Rakyat Bali untuk Meningkatkan Bahasa Ekspresif Anak Usia 4-5 Tahun Kadek Merry Liana Deo Deo
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12484

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan bahasa ekspresif anak kelompok Kindy A usia 4 sampai 5 tahun di Skoebi Do Child Care yang belum berkembang secara optimal, terlihat dari hasil observasi awal yang menunjukkan sebagian besar anak masih kesulitan menceritakan kembali isi gambar, mengajukan pertanyaan, mengungkapkan perasaan dengan kata sifat, serta mengulang kalimat sederhana untuk berinteraksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah penggunaan media big book bilingual berbasis cerita rakyat Bali dapat meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak pada kelompok tersebut. Penelitian menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak, terdiri atas 9 anak laki laki dan 6 anak perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi menggunakan lembar observasi berskala 1 sampai 5 pada empat indikator kemampuan bahasa ekspresif, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dibandingkan dengan Pedoman Acuan Patokan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang konsisten pada setiap tahap. Pada observasi awal, hanya 3 anak atau 20,00 persen yang mencapai ketuntasan. Pada Siklus I, jumlah anak tuntas meningkat menjadi 6 anak atau 40,00 persen. Pada Siklus II, ketuntasan meningkat tajam menjadi 14 anak atau 93,33 persen, sehingga terjadi peningkatan ketuntasan sebesar 53,33 poin persentase dari Siklus I ke Siklus II. Capaian tersebut telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 80 persen sehingga penelitian dihentikan pada Siklus II. Peningkatan juga konsisten terlihat pada rata rata skor setiap indikator, yaitu kemampuan menceritakan kembali gambar, mengajukan pertanyaan, mengungkapkan perasaan dengan kata sifat, dan mengulang kalimat sederhana, yang seluruhnya menunjukkan tren naik dari observasi awal hingga Siklus II. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media big book bilingual berbasis cerita rakyat Bali efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak usia 4 sampai 5 tahun sekaligus memperkenalkan nilai budaya lokal sejak usia dini.
Pemanfaatan Media Boneka Wayang untuk Menanamkan Sikap Menghargai terhadap Pekerjaan di Lingkungan Sekitar Sharena Diva Dwiyanti; Malpaleni Satriana; Nur Amalia Olby Anwar
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan media boneka wayang dalam pembelajaran anak usia dini sebagai sarana mengenalkan berbagai jenis pekerjaan sekaligus menanamkan sikap menghargai terhadap pekerjaan sejak dini. Penelitian ini juga menganalisis keterlibatan anak selama proses pembelajaran serta pemahaman anak terhadap pekerjaan yang diperkenalkan melalui media tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 21 anak usia 4–6 tahun di KB/TK IT Raudhatul Jannah Samarinda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media boneka wayang membantu anak mengenal berbagai jenis pekerjaan beserta tugas dan tanggung jawabnya dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan media ini juga membantu menumbuhkan sikap menghargai terhadap berbagai pekerjaan melalui kegiatan bercerita dan bermain peran. Selain itu, anak terlihat lebih aktif, fokus, dan terlibat selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media boneka wayang dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang mendukung pengenalan pekerjaan dan penanaman sikap sosial pada anak usia dini.
Internalisasi Nilai Agama Hindu melalui Ecoprint sebagai Praktik Etnopeeragogi bagi Anak Berkebutuhan Khusus Putri Anggreni; Ni Made Ruastiti; Gede Yoga Kharisma Pradana
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i1.12524

Abstract

Anak berkebutuhan khusus di SLB Susrusa telah diperkenalkan pada kegiatan ecoprint dan nilai-nilai agama Hindu, namun keduanya belum diintegrasikan secara sistematis ke dalam model pembelajaran adaptif berbasis teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi Model Ecoprint Berbasis Nilai-Nilai Hindu serta menganalisis proses internalisasi nilai melalui kegiatan ecoprint sebagai praktik etnopeeragogi dalam pendidikan khusus. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan pendekatan terapan, konstruktivistik, sinkronik, dan berbasis lapangan. Informan dan peserta penelitian dipilih secara purposif dan dikembangkan melalui teknik snowball sampling hingga mencapai kejenuhan data. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam semi-terstruktur, dokumentasi, dan catatan lapangan. Data dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, pengodean tematik, penyajian data, triangulasi, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Hindu diinternalisasikan melalui aktivitas konkret dan berulang, seperti memilih bahan-bahan alami, menata daun, melakukan pencetakan, berbagi alat, menunggu giliran, membersihkan ruang kerja, membantu teman sebaya, serta melakukan refleksi terhadap pemanfaatan alam. Proses tersebut menghasilkan empat luaran yang saling berkaitan, yaitu karakter personal, kemandirian, kepedulian sosial, dan kesadaran ekologis. Konsep Tri Hita Karana menjadi struktur nilai melalui aspek Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan, sedangkan pembelajaran sebaya memungkinkan nilai-nilai tersebut dipraktikkan secara horizontal antarsiswa. Diferensiasi tugas dan tingkat bantuan memungkinkan nilai yang sama dialami dan diterapkan sesuai dengan kapasitas masing-masing peserta didik. Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan model etnopeeragogi adaptif yang mengintegrasikan keterampilan vokasional, nilai-nilai Hindu, pembelajaran sebaya, pendidikan karakter, dan kesadaran ekologis bagi anak berkebutuhan khusus.
Pengembangan Game Edukasi Seks Anak Usia Dini Berbasis Virtual Reality (VR) Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Menuju Indonesia Emas 2045 Ririn Linawati; Atika Zahra Furi; Vina Agustina; Adi Nova Trisetiyanto
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12394

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak usia dini merupakan permasalahan serius yang dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap perkembangan fisik, psikologis, dan sosial anak. Salah satu upaya preventif yang dapat dilakukan adalah memberikan edukasi seks sejak usia dini melalui pendekatan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan game edukasi seks anak usia dini berbasis Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman anak mengenai perlindungan diri dan sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek pengembangan melibatkan ahli materi, ahli media, guru PAUD, dan anak usia dini. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket validasi, angket kepraktisan, serta pengukuran pemahaman sebelum dan sesudah penggunaan media. Produk yang dikembangkan memuat materi pengenalan bagian tubuh pribadi, batasan sentuhan, serta situasi aman dan tidak aman melalui pengalaman belajar berbasis VR. Hasil validasi menunjukkan bahwa game memperoleh persentase 94,79% dari ahli media dengan kategori sangat layak dan 94,44% dari ahli materi dengan kategori sangat layak. Data numerik uji kepraktisan dan efektivitas belum tercantum dalam naskah sumber sehingga belum digunakan untuk menarik kesimpulan mengenai kepraktisan dan efektivitas produk. Pengembangan media ini diharapkan dapat mendukung inovasi pembelajaran PAUD sekaligus memperkuat upaya perlindungan anak sejak usia dini.
A Psycholinguistics Analysis of Dyslexia in Elementary School of South Tapanuli Novria Grahmayanuri; Nora Adi Anna Harahap; Muhammad Iqbal; Ika Maulida Thamimi
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i1.12446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik kesulitan membaca dan belajar pada siswa sekolah dasar di Tapanuli Selatan, menganalisis dampak psikologis yang muncul, serta mengkaji faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kesulitan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan enam siswa sekolah dasar sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian terhadap kemampuan membaca, menulis, mengeja, dan berhitung, serta pengamatan terhadap respons psikologis dan perilaku siswa selama kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan memiliki profil kesulitan yang berbeda. P1 menunjukkan karakteristik double-deficit dyslexia, P2 dan P3 menunjukkan karakteristik phonological dyslexia, sedangkan P4 menunjukkan karakteristik surface dyslexia. P5 menunjukkan kesulitan yang lebih dominan dalam kemampuan berhitung yang mengarah pada profil dyscalculia dengan keterlambatan membaca, sementara P6 menunjukkan kesulitan yang lebih luas pada kemampuan literasi dan numerasi dasar. Kesulitan akademik tersebut juga berkaitan dengan rendahnya kepercayaan diri, kecemasan, frustrasi, keraguan untuk berpartisipasi, dan kecenderungan menarik diri. Faktor yang berkontribusi meliputi kesulitan pemrosesan fonologis, pengenalan kata, memori, kemampuan numerik, serta faktor lingkungan dan dukungan pendidikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya identifikasi dini, pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, dukungan psikologis, serta kerja sama antara guru dan keluarga dalam membantu siswa dengan kesulitan belajar.
Efektivitas Media Loose Parts Berbahan Plastik terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak di TK Az-Zahra Banda Aceh Afifah Munira; Dewi Fitriani; Rani Puspa Juwita; Ridha Miharti
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12449

Abstract

Perkembangan motorik halus sebagian anak Kelompok A (anak usia 4-5 tahun) TK Az-Zahra Banda Aceh masih belum optimal, terutama dalam kegiatan mewarnai, menggunting, menempel, dan menggunakan jari-jari tangan secara terampil. Kegiatan pembelajaran motorik halus masih didominasi aktivitas berbasis kertas dengan variasi media yang terbatas sehingga beberapa anak kurang tertarik dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media loose parts berbahan plastik terhadap perkembangan motorik halus anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 anak Kelompok A yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi menggunakan lembar observasi yang terdiri atas 12 indikator perkembangan motorik halus, meliputi kemampuan mengambil, memindahkan, mengelompokkan, merangkai, dan menyusun benda. Data dianalisis menggunakan uji Paired Samples t-Test dan perhitungan effect size Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pretest, sebagian besar anak berada pada kategori Jarang Muncul sebesar 65%. Setelah diberikan perlakuan menggunakan media loose parts berbahan plastik, hasil post-test menunjukkan peningkatan dengan kategori Sering Muncul sebesar 55% dan Selalu Muncul sebesar 25%. Hasil uji Paired Samples t-Test memperoleh nilai Sig. (2-tailed) < 0,001 dan nilai Cohen’s d sebesar 2,72 yang menunjukkan kategori efek besar. Dengan demikian, media loose parts berbahan plastik efektif dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak di TK Az-Zahra Banda Aceh.
Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Deep Learning: Implementasi terhadap Kesadaran Beragama Anak Usia Dini siti zafira alkatiri; Sayyidatul Harisah Arobaniyyah; Nabilla Elcan; Lugina Auliya Salwa; Qonita; Ririn Dwi Wiresti
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i1.12476

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis deep learning dan mendeskripsikan proses pembentukan kesadaran beragama anak usia 4–6 tahun di RA Bunayya Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan kepala sekolah, guru PAI, dan peserta didik, serta dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan waktu, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis deep learning mengintegrasikan prinsip mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning melalui kegiatan bercerita, bermain peran, tanya jawab, praktik ibadah, refleksi sederhana, keteladanan, dan pembiasaan. Implementasi tersebut menghasilkan pembelajaran yang aktif, kontekstual, reflektif, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Kesadaran beragama terbentuk secara bertahap melalui pengenalan ajaran Islam, pemaknaan berdasarkan pengalaman konkret, internalisasi nilai melalui pengulangan dan pendampingan guru, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan tersebut terlihat dalam kebiasaan berdoa, tertib mengikuti kegiatan ibadah, berkata jujur, berbagi, menolong teman, menjaga kebersihan, meminta maaf, dan bertanggung jawab terhadap tugas sederhana. Dengan demikian, pembelajaran PAI berbasis deep learning mendukung integrasi aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan serta berkontribusi terhadap pembentukan kesadaran beragama anak usia dini.
Inside Out 2: Nilai Edukasi Sosio-Emosional sebagai Panduan Kontekstual Pembelajaran Afektif Anak Usia Dini Dian Pramita; Dewi Nugrahastuti Wirahno; Atika Zahra Furi; Budi Dyah Lestari
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12502

Abstract

Perkembangan sosio emosional adalah awalan yang penting dalam pendidikan anak usia dini yang menentukan kesiapan belajar dan psikologis kedepan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa nilai-nilai sosia emosional yang ada di dalam film animasi Inside Out 2 sebagai panduan kontekstuan pembelajaran afektik tidak hanya bagi guru Pendidikan Usia Dini (PAUD) tetapi juga orang tua. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskripstif dengan analisis konten terhadap adegan visual, perilaku karakter dan dialog dalam film. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi struktural dan dokumentasi sistematis, sedangkan analisis data disajikan dalam bentuk naratif dan kesimpulan. Hasil penelitian dalam film Inside Out 2 menemukan 3 (Tiga) temuan utama; (1) repesentasi visual karakter Anxiety (kecemasan), Embarrassment (rasa malu), Ennui (rasa jenuh/apatis), dan Envy (kecemburuan) yang secara akurat menggambarkan kompleksitas emosi yang dialami anak pada masa transisi akhir usia dini; (2) adanya mekanisme regulasi dini dan pembentukan keyakinan Riley (tokoh utama) dalam menggambarkan proses integrasi identitas emosional yang selaras dengan teori perkembangan psikososial Erik Erikson, (3) metafor karakter dalam film dapat ditransformasikan menjadi strategi pedagogis nyata seperti aktivitas menggambar emosi, cerita interaktif, dan pengecekan emosi harian yang dituangkan dalam bentuk pemberian stiker. Dampak penelitian ini menegaskan bahwa media audivisual seperti film Inside Out 2 dapat menjadi acuan informasl dalam pembekajaran afektif anak usia dini.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2025): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2025): Tunas Cendekia Vol. 8 No. 1 (2025): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2024): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2024): Tunas Cendekia Vol. 7 No. 1 (2024): Tunas Cendekia Vol. 7 No. 1 (2024): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2023): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2023): Tunas Cendekia Vol. 6 No. 1 (2023): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2023): Tunas Cendekia Vol. 5 No. 2 (2022): Tunas Cendekia Vol. 5 No. 2 (2022): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2022): Tunas Cendekia Vol 5, No 1 (2022): Tunas Cendekia Vol. 5 No. 1 (2022): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2021): Tunas Cendekia Vol. 4 No. 1 (2021): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2021): Tunas Cendekia Vol. 3 No. 2 (2020): Tunas Cendekia Vol. 3 No. 2 (2020): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2020): Tunas Cendekia Vol. 3 No. 1 (2020): Tunas Cendekia Vol. 3 No. 1 (2020): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2020): Tunas Cendekia Vol 2, No 2 (2019): Tunas Cendekia Vol. 2 No. 2 (2019): Tunas Cendekia Vol. 2 No. 2 (2019): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2018): Tunas Cendekia Vol. 1 No. 1 (2018): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2018): Tunas Cendekia More Issue