cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 26155273     EISSN : 26146673     DOI : -
Core Subject : Education,
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal ABDIMAS yang dikelola dengan proses peer review, dipublikasikan oleh STKIP Andi Matappa memiliki e-ISSN: 2614-6673 dan p-ISSN: 2615-5273. menerbitkan artikel pengabdian pada masyarakat dengan bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, pembangunan manusia dan daya saing bangsa, usaha kecil menengah dan Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan. MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan maret dan September. Artikel yang telah publish dapat didownload secara gratis, dibaca dan disebrluaskan sebagai rujukan artikel selanjutnya.
Arjuna Subject : -
Articles 378 Documents
Implementasi Program Kampus Mengajar Dalam Meningkatkan Literasi, Numerasi, dan Teknologi di Masa Pandemi Covid-19 Nurhalinda, Nurhalinda; Jusmaniar, Jusmaniar; Syam, Nur; Nurdiansyah, Erwin
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 4 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i1.1555

Abstract

Implementasi Program Kampus Mengajar Dalam Meningkatkan Literasi, Numerasi, dan Teknologi di Masa Pandemi Covid-19 di SD Inpres 12/79 Barebbo Kabupaten Bone. Program Kampus Mengajar merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Merdeka-Belajar-Kampus-Merdeka (MBKM) berupa kegiatan mengajar, adaptasi teknologi, dan Administrasi dengan memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di Sekolah Dasar di berbagai Desa/Kota. Salah satunya di SD Inpres 12/79 Barebbo yang bertempat di Desa Barebbo, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone. Tujuan Program Kampus Mengajar adalah untuk memberikan solusi bagi sekolah yang terdampak pandemi dengan memberdayakan para mahaisiswa yang berdomisili di sekitar wilayah sekolah tersebut untuk membantu sekolah  memberikan pelayanan pendidikan yang optimal terhadap semua peserta didik pada jenjang SD dalam kondisi terbatas dan kritis selama pandemi serta membantu dalam pelaksanaan pembelajaran yang berfokus pada pembelajaran literasi dan numerasi baik secara luring maupun daring. Program ini memberikan dampak positif bagi peserta didik seperti meningkatnya motivasi dan minat belajar, meningkatkan kemampuan literasi terpadu dan numerasi serta efektivitas proses pembelajaran. Adapun manfaat bagi peserta kampus mengajar yaitu dapat mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan dan mendapatkan pengalaman dalam mengajar secara langsung sehingga dapat mengembangkan kemampuan interpersonal dan kepemimpinan yang dimiliki
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Interaktif bagi Guru Sekolah Satu Atap sumarsono, adi; Syamsudin, Syamsudin
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v2i2.338

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menambah pemahaman, kemampuan keterampilan profesional seorang guru. Mengingat tugas guru yang mulia, selain mengajar dan mentranfer ilmu kepada peserta didik, guru juga dituntut mengembangkan kemampuan profesionalismenya. Metode yang digunakan melalui tiga tahapan. Ketiga tahap adalah, pelatihan yang dilakukan penyampaian materi dari teori sampai aplikasi pembuatan media. penerapan dilakukan sesudah peserta mengetahui teori dapat diterapkan pada pembuatan media interaktif,  dan pendampingan langsung kepada guru dalam membuat media interaktif. Hasil yang dapatkan dari kegiatan pengabdian ini adalah tercapainya pembuatan media interaktif yang disesuaikan dengan permasalahan pada masing-masing mata pelajaran. Berdasarkan analisis data pada hasil pengabdian ini adalah peningkatan kompetensi guru utamanya pembuatan media pembelajaran Ketiga cara yang digunakan dalam pengabdian ini, melalui metode pendampingan kepada guru yang dilakukan dengan praktek langsung mendapatkan pengakuan positif dari guru dikarenakan secara kegiatan yang dilakukan langsung membuat daya pikir dan unjuk kerja nyata dapat dilakukan.
Sosialisasi Pemanfaatan Media Komunikasi Synchronous Dan Asynchronous Sebagai Upaya Optimalisasi Proses Pembelajaran Daring Pada Pendidikan Anak Usia Dini Sofyan, Hendra; Amanda, Rizki Surya; Hasni, Uswatul
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 4 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i4.1497

Abstract

Tujuan dari sosialisasi ini ialah membekali para guru  pendidikan anak usia dini (PAUD) dengan keterampilan dan pengetahuan dalam pemanfaatan media komunikasi synchronous dan asynchronous dalam proses pembelajaran daring di era pandemic covid 19.Adapun metode pelaksanaannya berupa workshop dengan penyampaian materi dan praktek yang berlangsung selama 2 hari dengan melibatkan guru-guru pendidikan anak usia dini yang tersebar di wilayah kecamatan Muara Bulian. Hasil dari kegiatan ini ialah adanya peningkatan keterampilan dan pengetahuan baru yang dipahami guru-guru terkait media yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran daring pada anak usia dini
PKM Kelompok Usaha Jamur Tiram Putih Sudirman, Andi Mangnguntungi; Syakur, Akhmad; Irmayani, Irmayani
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Maret
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v3i1.475

Abstract

Tujuan program PKM ini adalah Pelatihan dan pendampingan pengaplikasian ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengembangkan komiditi jamur tiram putih menjadi produk pangan yang yang sehat, bergizi, higienis, aman dikonsumsi, bercita rasa tinggi dan dapat diterima oleh pasar sehingga meningkatan nilai ekonomi produk. Metode pelaksanaan diantaranya (1) Pelatihan untuk mitra dalam menggunakan peralatan dalam proses produksi, proses pengemasan dan labelling produk secara mandiri dan berkesinambungan, (2) Pelatihan dan pendampingan pemasaran dan penyebarluasan produk dengan target pemasaran yang lebih luas dan (3) Pembentukan kelompok Wirausaha Mandiri untuk para petani dalam manajemen produksi, pemasaran dan keuangan sehingga pengelolaan usaha dapat terkontrol dan termanajemen secara baik dan trstruktur. Luaran dari PKM yang dilaksanakan menghasilkan luaran berupa produk bakso, nugget, crispy, abon, kerupuk dan kripik jamur tiram putih yang berkualitas dan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Selain itu memiliki kemasan yang menarik, nama merek dagang dan label pada hasil olahan jamur terulis dengan jelas serta standar baku mutu yang sesuai dengan SNI. Selain itu, Produk ini akan memberikan nilai tambah terhadap komoditi lokal dan memperluas pemasaran produk sehingga dapat meningkatkan pendapatannya secara finansial.The aims of  these programs were Training and assistance in the application of science and technology in developing white oyster mushroom commodities into healthy, nutritious, hygienic, safe food consumption, high taste and can be accepted by the market thereby increasing the economic value of the product The method of this PKM were (1) Training for partners in using equipment in the production process, packaging process and product labeling independently and continuously, (2) Training and marketing assistance and product dissemination with broader marketing targets and (3) Formation of an Independent Entrepreneurial group for farmers in production, marketing and financial management so that business management can be controlled and well managed and structured. The result of these program were produce meatballs, nuggets, crispy, crackers and quality white oyster mushroom chips in high nutritional content. Besides that having attractive packaging, trademark names and labels on processed mushroom products are clearly written as well as quality standards. In addition, this product will add value to local commodities and expand product marketing so that it can increase its income financially.
Career Day Bagi Siswa Dan Guru SMA Bimbingan Konseling Kabupaten Sidrap Farida Aryani; Muhammad Ilham Bakhtiar
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Maret
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v1i1.78

Abstract

Tujuan IbM ini untuk memberikan siswa pemahaman dan menilai dirinya terutama potensi yang dimilikinya yang terkait dengan dunia kerja yang akan dipilihnya kelak, dan Siswa mampu merencanakan masa depan secara rasional sesuai dengan potensi dan minat yang dimilikinya. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah : Metode persentase dan ceramah dan tanya jawab, metode diskusi, metode praktek, tersedia stand karir, Aplikasi e-career, konseling individu untuk konsultasi pilihan karir. Sebagai upaya yang dianggap tepat dalam membantu siswa untuk memilih karir  terutama dalam melanjukan studi, dan memilih pekerjaan yang tepat sesuai potensi dan bakat minatnya adalah dengan memberikan bimbingan karir kepada siswa yang lebih kepada informasi dan cara bersikap terhadap pilihan-pilihan studi dan siap berada ditengah masyarakat untu bekerja. Melihat hal tersebut maka solusi yang ditawarkan adalah memberikan Career Day bagi siswa dan guru di SMA Kabupaten Sidrap. Hasil pelaksanaan kegiatan melalui penerapan pemberian kegiatan Career Day bagi Guru dan Siswa berjalan dengan baik, siswa telah memahami dan dapat menilai potensi yang dimilikinya khususnya yang terkait dengan dunia kerja yang akan dipilihnya, Siswa telah mampu merencanakan masa depannya secara rasional sesuai dengan potensi dan minat yang dimilikinya.  Guru telah mengetahui pelayanan bimbingan karir di sekolah, guru BK memberikan layanan karir dan menyusun program bimbingan karir, kemudian mampu melakukan praktek-praktek yang telah diberikan, guru BK juga telah mengetahui berbagai jenis-jenis program layanan bimbingan karir yang dapat diterapkan disekolah masing-masing seperti materi karir, perencanaan masa depan, mengenal bakat dan minat lewat tes, implementasi permen 111 tahun 2014 di sekolah serta koordinasi antar stekholder dalam menyelenggarakan kegiatan bimbingan karir atau mengkolaborasikan dengan unsur-unsur yang lain
Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Kelompok Guru Kecamatan Bua Meneliti Bobby Poerwanto; Baso Ali
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v1i2.170

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan guru-guru untuk melakukan penelitian tindakan kelas, sehingga masalah-masalah yang terjadi di kelas bisa diselesaikan dengan penelitian. Subjek kegiatan ini adalah guru dari SMPN 2 Bua dan SMPN Satap Raja Bua. Kedua sekolah ini dipilih karena di Kecamatan Bua, sekolah ini yang masih berakreditasi B. Materi kegiatan ini ada 3 yaitu kebijakan pemerintah tentang penelitian, teknis pelaksanaan PTK, dan model pembelajaran inovatif. Hasil dari kegiatan ini adalah dari 31 peserta, dan semua peserta ingin melakukan PTK setelah kegiatan ini. Kebanyakan dari para guru belum melakukan PTK karena tidak mengetahui teknis pelaksaan PTK
Pembinaan Karakter Melalui Kegiatan Membaca Kritis Pada Siswa SMP Kota Bekasi Aster Pujaning Ati; Sigit Widiyarto
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Maret
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v2i1.300

Abstract

Pembelajaran karakter sangat penting guna penanam budi pekerti yang sopan dan santun. Pembelajaran  penanaman karakter pada siswa sering terlupakan ,dan perlu digalakkan guna membekali siswa di era industry 4.0 yang penuh dengan kompetisi lokal dan global. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman yang baik tentang suatu bacaan bermutu dan baik,sehingga siswa diharapkan mampu mengubah pola pikir dan karakter mereka. Metode yang digunakan meliputi metode partisipatif, simulasi dan pendampingan serta pembiasaan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa, siswa sudah dapat memilah buku bacaan yang berkualitas baik dalam hal budi pekerti maupun karakter yang baik, dan mereka dapat mengaplikasikan karakter dengan baik di sekolah
Pelatihan Pembuatan Tepung Gadung di Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya Dalam Rangka Diversifikasi Pangan Pasca Pandemi Covid-19 Susanti Susanti; Lina Rahmawati Rizkuloh; Richa Mardianingrum
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 4 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i4.1427

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit infeksi virus yang telah menjadi pandemi di seluruh dunia termasuk Indonesia sejak awal tahun 2020. Kondisi tersebut sangat mempengaruhi banyak aspek kehidupan, terutama aspek kesehatan dan perekonomian masyarakat.. Pemanfaatan umbi gadung sebagai sumber daya alam lokal yang kaya akan manfaat dalam rangka diversfikasi pangan dapat menjadi solusi permasalahan yang disebabkan pandemi Covid-19 dengan tujuan untuk meningkatkan kesehatan dan membantu memulihkan ekonomi masyarakat. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai potensi umbi gadung sebagai sumber pangan menjadi masalah, khususnya dalam pengolahan umbi gadung yang mempunyai kandungan sianida yang cukup tinggi. Oleh karena itu dilakukan pelatihan pembuatan tepung gadung yang baik dan benar agar dapat dijadikan tepung yang dapat diolah menjadi berbagai produk makanan dan layak konsumsi.  Kegiatan pelatihan ini dilakukan kepada masyarakat Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan terdiri dari sosialisasi manfaat umbi gadung sebagai sumber pangan lokal yang bergizi dan pelatihan pembuatan tepung umbi gadung yang baik dan benar. Dengan adanya kegiatan ini, pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dan pembuatan tepung gadung meningkat dilihat dari hasil evaluasi setelah dilakukan sosialisasi dan pelatihan. Selain itu dengan adanya kegiatan ini masyarakat memiliki keterampilan baru dalam mengolah umbi gadung menjadi suatu tepung serbaguna yang bergizi sehingga bisa meningkatkan taraf kesehatan dan bisa dijadikan produk khas daerah bernilai ekonomi yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat pasca pandemic covid-19.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Kawasan Ekowisata Mangrove Lantebung Melalui Program KKN PPM Di Kota Makassar Andi Nur Apung Massiseng; Andi Ummung
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): September
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v2i2.454

Abstract

ABSTRAKLantebung memiliki hutan mangrove seluas 12 Ha dimana secara administratif wilayah ini masuk dalam wilayah Kelurahan Bira Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan.  Dengan luasan mangrove yang ada dan berada di kota besar yaitu Kota Makassar tentu saja memberi nilai tersendiri bagi kawasan ini karena mampu menjadi daya tarik bagi pengunjung baik wisatawan lokal maupun internasional, apalagi dengan adanya infrastruktur yang mendukung ekowisata mangrove tersebut menjadikan kawasan ini sebagai alternatif destinasi wisata baru di kota Makassar yang berbasis sumberdaya alam.  Dengan peningkatan jumlah wistawan yang berkunjung setiap hari, tentu saja  membawa dampak antara lain: kegiatan wisatawan yang mengancam konservasi laut, sarana dan prasarana pariwisata yang ada tidak mampu mengakomodasi lonjakan wisatawan yang datang dan sumberdaya manusia yang kurang memadai untuk mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat dan berbasis konservasi.   Oleh sebab itu, tujuan umum dari program KKN-PPM ini adalah untuk membantu memberdayakan masyarakat agar mampu mengelola pariwisata pesisir yang berbasis masyarakat dan berbasis konservasi lingkungan. Sedangkan tujuan khusus dari kegiatan ini adalah: 1) Peningkatan kualitas sarana dan prasarana dasar kegiatan pariwisata; 2) Peningkatan kualitas sumberdaya manusia dalam memberikan layanan pariwisata; 3) Peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga sumberdaya alam pesisir pantai Lantebung.  Adapun target yang telah dicapai pada kegiatan ini adalah: 1) Pengelolaan Lingkungan, Sampah dan Sanitasi; 2). Pengadaan Sarana Air Bersih; 3) Pembuatan Spot Berfoto Pengunjung; 4). Pembuatan paket wisata bagi pengelola; serta 5). Penyuluhan tentang Konservasi dan Ekowisata dan Penanaman Mangrove.  Metode yang digunakan adalah Sosialisasi, Penyuluhan, Pelatihan, Wawancara dengan menggunakan kuesioner untuk Evaluasi.   Dengan pelaksanaan program KKN PPM di Lantebung, maka target luaran yaitu perbaikan sistem lingkungan, Peningkatan pendapatan masyarakat (ekonomi), peningkatan partisipasi masyarakat, publikasi jurnal nasional, artikel di Media Massa cetak lokal, peningkatan keterampilan, keberdayaan masyarakat serta menghasilkan kualitas produk yang meningkat, dan meningkatnya kemampuan manajemen dari masyarakat telah tercapai. ABSTRACTLantebung has a 12 hectare mangrove forest which administratively belongs to the Bira Village, Tamalanrea District, Makassar City, South Sulawesi Province. With the extent of existing mangroves and located in big cities, namely the city of Makassar, of course gives its own value for this area because it can be an attraction for visitors both local and international tourists, especially with the infrastructure that supports the mangrove ecotourism makes this area as an alternative tourist destination new in the city of Makassar based on natural resources. With the increase in the number of tourists visiting every day, of course the impact will include: tourist activities that threaten marine conservation, existing tourism facilities and infrastructure unable to accommodate the surge of tourists who come and inadequate human resources to develop community-based and conservation-based tourism . Therefore, the general objective of the KKN-PPM program is to help empower the community to be able to manage community-based coastal tourism and environment-based conservation. While the specific objectives of this activity are: 1) Improving the quality of basic facilities and infrastructure of tourism activities; 2) Improving the quality of human resources in providing tourism services; 3) Increasing community participation in protecting the natural resources of the Lantebung coast. The targets achieved in this activity are: 1) Environmental, Garbage and Sanitation Management; 2). Provision of Clean Water Facilities; 3) Making Visitor's Photographed Spot; 4). Making tour packages for managers; and 5). Counseling about Conservation and Ecotourism and Mangrove Planting. The method used is Socialization, Counseling, Training, Interview using a questionnaire for evaluation. With the implementation of the KKN PPM program in Lantebung, the output targets are improvement of the environmental system, increasing community income (economy), increasing community participation, publication of national journals, articles in local print mass media, skills enhancement, community empowerment and resulting in increased product quality, and improved management capabilities of the community have been achieved. 
Peningkatan Partisipasi Masyarakat Di Bidang Pendidikan Melalui Kemah Bakti Dan Dakwah Mahasiswa Di Kota Padang Jendriadi Jendriadi
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v1i2.132

Abstract

Kegiatan pengabdian ini berjudul peningkatan partisipasi masyarakat di bidang pendidikan melalui kegiatan kemah bakti dan dakwah mahasiswa di kota Padang. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana partisipasi masyarakat di bidang pendidikan melalui kegiatan kemah bakti dan dakwah mahasiswa. Target yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah Ibu-ibu yang ada di kawasan kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang dengan dua kelurahan Bungus Barat dan Kelurahan Bungus Timur. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan melakukan kegiatan penyampaian materi tentang pentingnya pendidikan anak usia dini, bagaimana mendidik anak dengan kesantunan berbahasa, memilihkan jajanan yang baik untuk anak dan bagaimana memberdayakan berbagai potensi seni yang dimiliki oleh anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode partisipatif berupa keiatan ceramah, tanya jawab dan memberikan door prize. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah terdapat antusias masyarakat di bidang pendidikan bagi anak mereka sebeagai upaya mewujudkan generasi penerus yang memiliki akhlak mulia.