cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 23031433     EISSN : 25797301     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Akper Dharma Husada Kediri bekerjasama dengan PPNI Kota Kediri merupakan Jurnal yang memuat naskah hasil penelitian maupun artikel ilmiah yang menyajikan informasi di bidang ilmu kesehatan, diterbitkan setiap enam bulan sekali pada bulan Nopember dan Mei
Arjuna Subject : -
Articles 367 Documents
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFIKASI DIRI MENYUSUI Yunarsih; Nurita Nilasari Bunga KAP
coba Vol 14 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i2.987

Abstract

Pendahuluan: Proses menyusui bisa menjadi proses yang penuh tekanan. Meningkatkan produksi ASI saja tidak cukup untuk mencapai keberhasilan ASI eksklusif, namun harus diimbangi dengan efikasi diri yang baik dalam menyusui. Dengan Efikasi Diri Menyusui yang baik, ibu akan dapat mempertahankan perilaku menyusuinya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Breasfeeding Self Efficacy (BSE)/Efikasi diri menyusui. Metode: Jenis penelitian deskriptik analitik menggunakan metode Cross Sectional, penelitian ini mengungkapkan variable indipendent (karakyeristik responden : Usia, tingkat pendidikan, status bekerja, jumlah anak, besar penghasilan)  dan variabel dependent (breastfeeding self efficacy/BSE/Efikasi diri Menyusui). Populasi penelitian ini adalah ibu post partum di RS DKT Kota Kediri.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen BSES-SF terdiri dari 14 butir pertanyaan yang dijawab sendiri oleh responden. Sedang Uji Statistik yang diguankan adalah Uji ANOVA dan t-test. Hasil: Hasil uji statstik menunjukkan hubungan yang signifikan pada semua karakteristik responden berdasar usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, jumlah anak dan penghasilan. Diskusi: Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam faktor-faktor lain yang mempengaruhi efikasi diri menyusui, seperti dukungan sosial, budaya, serta kondisi psikologis ibu. Selain itu, disarankan untuk menggunakan desain penelitian yang lebih kompleks, seperti analisis multivariat, untuk mengetahui faktor dominan yang paling berpengaruh.   Kata Kunci: Breasfeeding Self Efficacy , karakteristik Ibu,  Ibu Postpartum Pendahuluan: Proses menyusui bisa menjadi proses yang penuh tekanan. Meningkatkan produksi ASI saja tidak cukup untuk mencapai keberhasilan ASI eksklusif, namun harus diimbangi dengan efikasi diri yang baik dalam menyusui. Dengan Efikasi Diri Menyusui yang baik, ibu akan dapat mempertahankan perilaku menyusuinya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Breasfeeding Self Efficacy (BSE)/Efikasi diri menyusui. Metode: Jenis penelitian deskriptik analitik menggunakan metode Cross Sectional, penelitian ini mengungkapkan variable indipendent (karakyeristik responden : Usia, tingkat pendidikan, status bekerja, jumlah anak, besar penghasilan)  dan variabel dependent (breastfeeding self efficacy/BSE/Efikasi diri Menyusui). Populasi penelitian ini adalah ibu post partum di RS DKT Kota Kediri.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen BSES-SF terdiri dari 14 butir pertanyaan yang dijawab sendiri oleh responden. Sedang Uji Statistik yang diguankan adalah Uji ANOVA dan t-test. Hasil: Hasil uji statstik menunjukkan hubungan yang signifikan pada semua karakteristik responden berdasar usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, jumlah anak dan penghasilan. Diskusi: Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam faktor-faktor lain yang mempengaruhi efikasi diri menyusui, seperti dukungan sosial, budaya, serta kondisi psikologis ibu. Selain itu, disarankan untuk menggunakan desain penelitian yang lebih kompleks, seperti analisis multivariat, untuk mengetahui faktor dominan yang paling berpengaruh.  Kata Kunci: Breasfeeding Self Efficacy , karakteristik Ibu,  Ibu Postpartum
EFEKTIVITAS INTERVENSI NUTRISI BERBASIS BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS COSTARICENSIS) DENGAN PENDEKATAN PRE-EXPERIMENTAL TERHADAP PENINGKATAN HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL ANEMIA Lely Khulafa’ur R; Novi Hepi Kristanti
coba Vol 14 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i2.988

Abstract

Anemia pada kehamilan, khususnya anemia defisiensi besi, masih menjadi masalah kesehatan yang sering terjadi pada perempuan. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Kabupaten Blitar tercatat sebesar 8,41% pada tahun 2023, lebih rendah dibandingkan angka nasional tahun 2020 sebesar 48,9%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi buah naga merah (Hylocereus costaricensis) terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia di wilayah kerja Puskesmas Ponggok Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah ibu hamil trimester I–III dengan sampel sebanyak 38 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi dan pengukuran kadar hemoglobin menggunakan alat Easy Touch GCHb. Analisis data bivariat menggunakan uji Paired Sample T-test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki kadar hemoglobin 10–10,9 g/dl (71%), dan setelah intervensi meningkat menjadi 12–12,9 g/dl (65,7%). Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,001 (α < 0,05) dengan selisih rerata kadar hemoglobin sebesar 2,15 g/dl. Disimpulkan bahwa konsumsi buah naga merah berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia. Oleh karena itu, intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai terapi pendukung dalam penanganan anemia pada ibu hamil.  Kata Kunci: Anemia, Buah Naga merah, Hemoglobin, Ibu Hamil, Intervensi Nutrisi
PENGARUH EDUKASI DAN PENDAMPINGAN KEPADA ORANG TUA TERHADAP PERAWATAN STOMA DALAM MENGURANGI RISIKO KOMPLIKASI PADA PASIEN ANAK Zubaidi; Sulis; Adila; Kristiningrum; R. Khairiyatul Afiyah; Dyah Ika Krisnawati
coba Vol 14 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i2.989

Abstract

Anak-anak yang memiliki stoma rentan terhadap berbagai masalah akibat pengelolaan yang kurang baik di rumah, sehingga peran orang tua sebagai pengasuh utama menjadi sangat krusial. Ketidaktahuan dan kurangnya kemampuan orang tua dapat menyebabkan meningkatnya insiden komplikasi stoma pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak dari pendidikan dan dukungan yang diberikan kepada orang tua terhadap mutu perawatan stoma dan pengurangan risiko komplikasi pada anak. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA) 2020. Proses penelusuran artikel dilakukan secara sistematis melalui tahapan identifikasi, skrining, uji kelayakan, dan inklusi menggunakan kerangka PICOS (Population, Intervention, Outcome, Study Design). Pencarian artikel dilakukan di database PubMed, Google Scholar, dan Semantic Scholar dalam rentang waktu 2021 sampai 2025 dengan kata kunci yang berkaitan dengan pendidikan orang tua, dukungan, perawatan stoma, dan anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan yang terstruktur ditambah dengan dukungan yang berkelanjutan secara signifikan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri orang tua dalam mengelola stoma. Intervensi ini juga berperan dalam mengurangi angka kejadian komplikasi seperti iritasi kulit di sekitar stoma, kebocoran kantong, dan infeksi. Sebagai kesimpulan, pendidikan dan dukungan bagi orang tua merupakan suatu intervensi yang berhasil dalam meningkatkan mutu perawatan stoma dan menurunkan risiko komplikasi pada anak. Pendekatan ini disarankan untuk diterapkan dalam praktik keperawatan stoma anak yang berfokus pada keluarga.  Kata Kunci: Pendidikan orang tua, dukungan, perawatan stoma, komplikasi stoma, anak.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS VIDEO TERHADAP PERILAKU PENANGANAN SINDROM PRAMENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 5 KOTA KEDIRI Devy Putri Nursanti; Susiani Endarwati; Gufron Wahyudi
coba Vol 14 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i2.994

Abstract

Pendahuluan: Kurangnya kemampuan remaja putri dalam menghadapi sindrom pramenstruasi (PMS) dapat menyebabkan ketidaksiapan dalam mengelola gejala fisik, emosional, dan perilaku yang berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari. Pendidikan kesehatan berbasis video merupakan salah satu media edukasi yang dapat meningkatkan pemahaman dan perilaku remaja dalam menangani PMS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan berbasis video terhadap perilaku penanganan sindrom pramenstruasi pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Populasi penelitian berjumlah 237 siswi, dengan sampel sebanyak 149 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Variabel independen adalah pendidikan kesehatan berbasis video, sedangkan variabel dependen adalah perilaku penanganan sindrom pramenstruasi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil: Sebelum diberikan pendidikan kesehatan berbasis video, sebagian besar responden (78,5%) memiliki perilaku penanganan sindrom pramenstruasi dalam kategori kurang. Setelah intervensi diberikan, sebagian besar responden (89,3%) menunjukkan perilaku dalam kategori baik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001, yang mengindikasikan adanya pengaruh pendidikan kesehatan berbasis video terhadap perilaku penanganan sindrom pramenstruasi pada remaja putri. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan berbasis video efektif dalam meningkatkan perilaku remaja putri dalam menangani sindrom pramenstruasi. Pemanfaatan media video dapat menjadi strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesiapan remaja dalam mengelola gejala PMS dan menjaga aktivitas sehari-hari. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Media Video, Perilaku, Sindrom Pramenstruasi, Remaja Putri
PENGETAHUAN DAN STIGMA TENTANG ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA PADA TIM PENANGANAN JIWA MASYARAKAT Fajar Rinawati; Hengky Irawan; Muhammad Ali Sodik; Lingga Kusuma Wardani
coba Vol 14 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i2.998

Abstract

Pendahuluan: Stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih menjadi permasalahan global yang berdampak pada keterlambatan pengobatan, rendahnya kualitas hidup, serta hambatan dalam integrasi sosial. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi stigma adalah tingkat pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara pengetahuan dan stigma pada tim pelaksana kesehatan jiwa masyarakat (TPKJM) tentang ODGJ. Metodologi: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua TPKJM, sebanyak 184 orang dan dengan perhitungan besar sampel didapatkan sampel sebanyak 64 responden, dengan metode sampling simple random sampling. Analisa data yang digunakan dengan uji Spearman rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dalam penelitian ini sebagian besar laki-laki, usia antara 41-50 tahun, pendidikan SMA, dengan masa kerja lebih dari 10 tahun, dan sudah menikah. Tingkat pengetahuan tentang ODGJ Sebagian besar baik (98%) dan stigma tentang ODGJ Sebagian besar negative (72%), dan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan stigma (p-value 0,025). Diskusi: Pengetahuan sangat penting untuk membangun stigma yang positif tentang ODGJ, sehingga intervensi yang tergetnya meningkatkan pengetahuan sangat dibutuhkan.
ANALISIS HEALTH EDUCATION DALAM MENDUKUNG PERILAKU PENCEGAHAN STROKE PADA LANSIA PENDEKATAN FAMILY EMPOWERMENT Dwi Rahayu; Erni Rahmawati; Sri Haryuni
coba Vol 14 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i2.1006

Abstract

Pendahuluan: Kegiatan Penelitian ini dilakukan sesuai bidang fokus utama yaitu bidang kesehatan, khususnya   bidang keperawatan komunitas. Masalah kesehatan yang difokuskan pada masalah kesehatan lansia,  fokus pada pencegahan penyakit  tidak menular yaitu  upaya pencegahan stroke. Kegiatan ini difokuskan pada upaya pencegahan stroke dengan tindakan Health Education. Kegiatan Penelitian ini dilakukan di Posyandu Lansia “Melati” Dusun Singgahan Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. . Tujuan dari kegiatan Penelitian ini adalah untuk  menganalisis hubungan antara pengetahuan dengan Perilaku pencegahan stroke pada lansia pendekatan pembberdayaan keluarga. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian korelasi dengan pendekatan crossectional study. Sampel penelitian adalah lansia yang ada di Posyandu ILP Melati Dusun Singgahan Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri sejumlah 30 Responden. Variabel  penelitian dalam  penelitian ini adalah  pendidikan kesehatan dan  Perilaku Pencegahan Stroke. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisa data menggunakan teknik korelasi tata jenjang  Spearman  Rho. Hasil: Hasil penelitian didapatkan sebesar 50% responden mempunyai pengetahuan dengan kategori cukup baik dan masing-masing 37% responden mempunyai perilaku pencegahan stroke dengan kategori cukup dan baik. Hasil Uji statistik Spearman rho dapatkan nilai signifikansi sebesar 0,036 yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku  pencegahan stroke pada responden. Diskusi: Edukasi tentang stroke penting untuk meningkatkan pengetahuan  dan perilaku pencegahan stroke pada lansia, sehingga kualitas hidup lansia akan meningkat.   Kata Kunci: Pengetahuan, Perilaku, Pencegahn, Stroke, Lansia
PERAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM PROSES REHABILITASI PASIEN PASCA STROKE: LITERATURE REVIEW Adinda Fadhilah; Irfandi Rahman; Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo; Rismah; Josepha Mariana Tamaela
coba Vol 14 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i2.1007

Abstract

Pendahuluan: Stroke merupakan salah satu penyebab utama disabilitas yang dapat menimbulkan gangguan fisik, psikologis, dan sosial, sehingga pasien memerlukan rehabilitasi jangka panjang. Keberhasilan proses rehabilitasi tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi klinis pasien, tetapi juga oleh dukungan yang diberikan keluarga sebagai sistem pendukung utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dukungan keluarga dalam proses rehabilitasi pasien pascastroke. Metode: Penelitian ini menggunakan metode narrative literature review. Artikel diperoleh melalui penelusuran database Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci “family support”, “stroke rehabilitation”, “caregiver”, dan “post-stroke recovery”. Artikel yang dianalisis merupakan publikasi ilmiah periode 2020–2025 dan memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak 10 artikel dianalisis secara naratif untuk mengidentifikasi peran dukungan keluarga dalam rehabilitasi pasien pascastroke. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa dukungan keluarga berkontribusi terhadap peningkatan motivasi rehabilitasi, kepatuhan terhadap program terapi, kemampuan aktivitas sehari-hari (Activities of Daily Living/ADL), fungsi motorik, serta kualitas hidup pasien pascastroke. Selain memberikan manfaat bagi pasien, kajian juga menunjukkan bahwa anggota keluarga yang berperan sebagai caregiver sering mengalami caregiver burden berupa kelelahan fisik, emosional, sosial, dan ekonomi. Kesimpulan: Dukungan keluarga memiliki peran yang penting dalam keberhasilan rehabilitasi pasien pascastroke. Oleh karena itu, diperlukan edukasi, pendampingan, dan dukungan berkelanjutan dari tenaga kesehatan untuk meningkatkan kapasitas keluarga dalam memberikan perawatan serta mengurangi beban yang dialami caregiver.  Kata Kunci: dukungan keluarga, rehabilitasi stroke, pasien pasca stroke, caregiver, activity daily living