cover
Contact Name
Atik Kurniawati
Contact Email
jurnal@poltekkes-malang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
polkesmajiki@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
ISSN : 24600334     EISSN : 26155516     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia is a journal to disseminate various scientific papers on health development and other research of health also disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of health applied.
Arjuna Subject : -
Articles 365 Documents
The effectiveness of slow deep breathing exercises in lowering blood pressure and anxiety levels in hypertensive patients. Efektivitas Latihan Slow Deep Breathing Dalam Menurunkan Tekanan Darah Dan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Hipertensi. utomo, agus setyo
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol. 9 No. 3 (2023): Vol 9 No 3 (2023) Special Issue: Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v9i3.5239

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang memerlukan pengelolaan efektif, di mana Slow Deep Breathing (SDB) telah diusulkan sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah dan kecemasan, namun penelitian di komunitas pedesaan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas SDB dalam menurunkan tekanan darah, kecemasan, dan nyeri pada pasien hipertensi di Desa Sumberejo serta peran kader kesehatan dalam meningkatkan kepatuhan pasien. Menggunakan desain studi kasus dengan dua pasien hipertensi yang dipilih secara purposive, intervensi dilakukan selama 14 hari dengan pengukuran tekanan darah, kecemasan (HARS), dan nyeri (NRS). Hasil menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik 15 mmHg dan diastolik 10 mmHg, skor kecemasan turun 9-10 poin, dan skala nyeri berkurang 3 poin. Responden juga melaporkan peningkatan kualitas tidur, ketenangan emosional, dan penurunan stres, dengan kader kesehatan berperan dalam meningkatkan kepatuhan pasien. SDB terbukti efektif sebagai terapi non-farmakologis dalam manajemen hipertensi dan dapat diterapkan di komunitas dengan keterbatasan akses terapi farmakologis, meskipun penelitian lebih lanjut dengan sampel lebih besar masih diperlukan untuk memperkuat bukti ilmiah.
The Effectiveness of Interactive e-Books in Improving Understanding and Behavior of Diabetes Mellitus Prevention in Adolescents suyanto, edy; Milwati, Susi; Yuliwar, Rony
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol. 9 No. 3 (2023): Vol 9 No 3 (2023) Special Issue: Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v9i3.5279

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi meningkat, termasuk pada remaja. Faktor risiko utama seperti pola makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan riwayat keluarga berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian DM. Pendidikan kesehatan berbasis digital, seperti E-Book interaktif, menjadi pendekatan inovatif dalam meningkatkan pemahaman dan perilaku pencegahan DM pada remaja. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas E-Book interaktif dalam meningkatkan pemahaman dan perilaku pencegahan DM. Desain penelitian menggunakan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 44 remaja berusia 15–18 tahun mengikuti intervensi selama satu minggu. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman faktor risiko DM, dari 18,2% menjadi 75%. Perubahan perilaku juga terlihat, dengan peningkatan pola makan sehat (32% menjadi 70,5%), aktivitas fisik rutin (40,9% menjadi 77,3%), dan kesadaran pemeriksaan gula darah (9,1% menjadi 50%). Uji statistik menunjukkan nilai t = 10,24 dan p < 0,001. E-Book interaktif efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan dapat diintegrasikan ke dalam program edukasi kesehatan di sekolah. Studi lanjutan dengan kelompok kontrol dan durasi intervensi lebih panjang direkomendasikan.
The Effectiveness of the Health Belief Model-Based Education Module in Increasing Awareness and Behavior of Hypertension Prevention in Adolescents utomo, agus setyo; Pranata, Ageng Patuh
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol. 9 No. 3 (2023): Vol 9 No 3 (2023) Special Issue: Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v9i3.5241

Abstract

Prevalensi hipertensi pada remaja semakin meningkat akibat gaya hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi garam, kurangnya aktivitas fisik, dan tingkat stres yang tinggi. Intervensi edukasi yang berbasis teori perilaku, seperti Health Belief Model (HBM), diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku pencegahan hipertensi sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas modul edukasi berbasis HBM dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku pencegahan hipertensi pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Sebanyak 60 remaja berpartisipasi dalam penelitian ini dan dibagi menjadi kelompok intervensi (30 orang) dan kelompok kontrol (30 orang). Instrumen penelitian berupa kuesioner kesadaran hipertensi dan perilaku pencegahan, yang diukur sebelum dan setelah intervensi. Data dianalisis menggunakan paired t-test untuk melihat perubahan yang signifikan dalam kelompok intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul edukasi berbasis HBM efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku pencegahan hipertensi. Pada kelompok intervensi, skor kesadaran hipertensi meningkat dari 50,8 menjadi 84,5 (p < 0,001), sedangkan kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan kecil. Selain itu, perilaku pencegahan hipertensi juga meningkat secara signifikan, dengan 70% responden mengurangi konsumsi makanan asin, 65% meningkatkan aktivitas fisik, dan 60% mengadopsi teknik pengelolaan stres. Modul edukasi berbasis HBM terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku pencegahan hipertensi pada remaja. Implementasi modul ini di lingkungan sekolah dan layanan kesehatan primer dapat menjadi strategi pencegahan yang efektif dalam jangka panjang. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut modul dengan metode pembelajaran interaktif dan integrasi dalam kurikulum pendidikan kesehatan
Evaluation of the Impact of the Asthma Management Module on the Physical and Psychological Health of Patients Hamarno, Rudi; Hanan, Abdul; Hidayah, Nurul
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol. 9 No. 3 (2023): Vol 9 No 3 (2023) Special Issue: Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v9i3.5245

Abstract

Modul manajemen asma dikembangkan sebagai strategi edukasi untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pasien terhadap terapi, namun efektivitasnya dalam meningkatkan aspek fisik dan psikologis pasien masih perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas modul dalam meningkatkan tingkat pengetahuan, perubahan perilaku pengelolaan asma, serta dampaknya terhadap kesehatan fisik dan psikologis pasien. Menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol, penelitian ini melibatkan 50 pasien asma di Puskesmas Pandanwangi, Kota Malang. Modul diberikan dalam tiga sesi edukasi selama tiga bulan, mencakup pemahaman asma, teknik penggunaan inhaler, strategi penghindaran pemicu, serta teknik relaksasi untuk mengurangi stres. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner pretest dan posttest, observasi perilaku, serta pengukuran skor Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan pasien (48% menjadi 87%, p < 0,01), kepatuhan penggunaan inhaler (55% menjadi 90%), dan perilaku penghindaran pemicu (40% menjadi 92%). Dari aspek fisik, frekuensi eksaserbasi menurun dari 3 kali menjadi 1 kali per bulan, sementara gangguan tidur akibat gejala malam hari berkurang dari 72% menjadi 30%. Dari aspek psikologis, skor kecemasan pada DASS-21 menurun dari kategori sedang (16) menjadi ringan (8, p < 0,01). Dengan demikian, modul manajemen asma terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, mengubah perilaku pengelolaan, serta memperbaiki kondisi fisik dan psikologis pasien. Integrasi modul ini dalam layanan kesehatan primer direkomendasikan untuk meningkatkan efektivitas manajemen penyakit kronis secara sistematis.
Effectiveness of Mindfulness-Based Stress Management Module on Stress and Healthy Behavior of Hypertensive Patients in Primary Health Services Hanan, Abdul; Widiani, Esti; Kasiati, Kasiati
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol. 9 No. 3 (2023): Vol 9 No 3 (2023) Special Issue: Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v9i3.5242

Abstract

Stres merupakan faktor risiko utama dalam hipertensi yang dapat memperburuk kondisi kesehatan pasien. Intervensi berbasis mindfulness telah banyak digunakan dalam manajemen stres, namun efektivitasnya terhadap pasien hipertensi di layanan kesehatan primer masih perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas modul manajemen stres berbasis mindfulness dalam menurunkan tingkat stres dan meningkatkan perilaku kesehatan pada pasien hipertensi di Puskesmas Dinoyo, Kota Malang. Studi ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan model one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 30 pasien hipertensi yang mengalami stres sedang hingga tinggi. Intervensi diberikan dalam enam sesi yang mencakup latihan mindfulness, edukasi kesehatan, dan diskusi kelompok. Data dikumpulkan menggunakan Perceived Stress Scale (PSS) dan kuesioner perilaku kesehatan, kemudian dianalisis menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ini efektif dalam menurunkan tingkat stres responden, dengan skor PSS rata-rata turun dari 28,7 menjadi 17,5 (p < 0,001). Selain itu, perilaku kesehatan pasien juga mengalami peningkatan yang signifikan, dengan skor rata-rata meningkat dari 62,3 menjadi 85,6 (p < 0,001). Sebagian besar responden memberikan umpan balik positif terhadap modul, menyatakan bahwa pendekatan ini relevan dengan kebutuhan mereka. Modul manajemen stres berbasis mindfulness terbukti efektif dalam menurunkan tingkat stres dan meningkatkan perilaku kesehatan pada pasien hipertensi. Penelitian ini merekomendasikan penerapan modul secara lebih luas di layanan kesehatan primer sebagai bagian dari strategi holistik dalam pengelolaan hipertensi.
the ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP PENERAPAN RME DI KLINIK RAWAT INAP NU MADINAH PUJON Hariez, Tsalits Maulidah
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v11i1.5430

Abstract

Rekam Medis Elektronik di Klinik Rawat Inap NU Madinah Pujon sudah diterapkan mulai awal tahun 2024. Namun, hingga saat ini sistem Rekam Medis Elektronik yang digunakan belum pernah sekalipun dianalisis terkait variabel atau kriteria yang berdampak terhadap kepuasan pengguna. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan datayang digunakan berupa kuesioner. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 petugas medis di Klinik Rawat Inap NU Madinah Pujon dengan menggunakan teknik total sampling. Kepuasan pengguna RME di Klinik Rawat Inap NU Madinah Pujon berdasarkan metode EUCS dari dimensi isi memiliki nilai 78% dalam kategori baik, dimensi keakuratan memiliki nilai 79% dalam kategori baik, dimensi tampilan memiliki nilai 77% dalam kategori baik, dimensi kemudahan pengguna memiliki nilai 72% dalam kategori baik, dimensi ketepatan waktu memiliki nilai 76% dalam kategori baik. Penggunaan metode EUCS berhasil menggambarkan tingkat kepuasan pengguna terhadap sistem RME di Klinik Rawat Inap NU Madinah Pujon. Seluruh dimensi dalam metode EUCS memperoleh nilai dalam kategori baik, yang mengindikasikan tingkat kepuasan pengguna yang positif terhadap sistem RME Kata kunci: RME, EUCS, Kepuasan Pengguna
EVALUASI TINGKAT KETIDAKAKURATAN KODE DIAGNOSIS PENYAKIT PADA KASUS PERSALINAN DI RSU PINDAD KABUPATEN MALANG Alvionita, Chyntia Vicky
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v11i1.5346

Abstract

Akurasi kode diagnosis pada kasus persalinan sangat penting untuk mendukung validitas data medis dan mutu pelayanan kesehatan. RSU Pindad Kabupaten Malang sebagai rumah sakit rujukan menunjukkan angka ketidakakuratan kode diagnosis sebesar 80% berdasarkan observasi awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat ketidakakuratan kode diagnosis pada kasus persalinan di RSU Pindad Kabupaten Malang berdasarkan standar International Classification of Diseases (ICD-10) Revisi 2010. Data diperoleh dari dokumen rekam medis dengan kategori ketidakakuratan meliputi kesalahan kode, ketidaklengkapan karakter keempat, tidak adanya kode tambahan, dan kasus tanpa kode. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas diagnosis (75%) tidak diberi kode sama sekali, mencerminkan kelalaian serius dalam proses dokumentasi. Kesalahan kode ditemukan pada kasus sebesar (1,63%), sementara sebesar (2,72%) kasus tidak mencantumkan karakter keempat yang diperlukan untuk penentuan diagnosis yang detail. Di sisi lain, sebanyak (20,65%) berhasil dikodekan secara akurat dan tepat, menunjukkan potensi untuk menerapkan standar ICD-10 Revisi 2010 secara benar pada sebagian diagnosis. Hasil ini mengindikasikan perlunya peningkatan pelatihan bagi petugas kodefikasi, optimalisasi sistem pendukung dokumentasi, serta pengawasan terhadap proses pengkodean. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perbaikan kualitas rekam medis di fasilitas kesehatan, khususnya dalam konteks akurasi pengkodean diagnosis.
ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KERJA BAGIAN PENDAFTARAN RUMAH SAKIT DENGAN METODE ANALISIS BEBAN KERJA KESEHATAN (ABK KES) Noor, Hesty Latifa
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v11i1.5357

Abstract

Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK Kes) akan menghasilkan sumber daya manusia dan data pelaporan yang berkualitas. ABK Kes merupakan suatu metode perhitungan kebutuhan tenaga berdasarkan beban kerja yang diemban oleh setiap pegawai pada setiap fasilitas kesehatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2015). Meningkatnya jumlah pasien dan banyaknya data yang perlu diolah mengakibatkan kesibukan petugas admisi semakin meningkat, sehingga mengakibatkan waktu tunggu pelayanan di bagian pendaftaran semakin lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan tenaga kerja dengan metode analisis beban kerja kesehatan (ABK Kes) di bagian pendaftaran rawat inap dan instalasi gawat darurat rumah sakit. Metode: Subjek dalam penelitian ini adalah petugas admisi. Sedangkan objek penelitian ini adalah beban kerja petugas admisi. Metode pengumpulan data adalah wawancara dan observasi. Pengolahan data dilakukan dengan cara mengumpulkan, mengedit, mentabulasi dan menyajikan data dalam bentuk deskriptif kualitatif. Hasi enelitian ini adalah fasilitas kesehatan tipe rumah sakit umum dan tipe bagian pelaporan SDM kesehatan, jam kerja tersedia (SBK) sebesar 2.211 jam/tahun atau 132.660 menit/tahun, beban kerja standar Pendaftaran pasien Gawat Darurat yang memerlukan waktu lama 92.769, Pendaftaran pasien Gawat Darurat baru 49.500, Pendaftaran pasien rawat inap umum 12.503, Pendaftaran pasien rawat inap BPJS Kesehatan selain pasien baru lahir 7.771, Pendaftaran pasien rawat inap jaminan perusahaan asuransi, COB, Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan 5.625, Pendaftaran pasien rawat inap pasien baru lahir 12.646 dan Pendaftaran BPJS Kesehatan untuk Bayi Baru Lahir 52.434. Untuk faktor tugas pendukung (FTP) nilainya sebesar 0,54% dan nilai Standar Tugas Pendukung (STP) sebesar 1,01 dan hasil perhitungan kebutuhan tenaga kerja untuk metode pelaporan ABK Kesehatan sebanyak 2 orang. Rekomendasi: Penelitian ini adalah pada bagian pelaporan kebutuhan SDM kesehatan sebanyak 2 SDM kesehatan, saat ini baru tersedia 1 SDM kesehatan. Peneliti menyarankan sebaiknya menambah 1 SDM kesehatan.
GAMBARAN EFISIENSI MANAJEMEN TEMPAT TIDUR DI RUMAH SAKIT UMUM X SIDOARJO MENGGUNAKAN GRAFIK BARBER JOHNSON Hassannah, Adila; Firdaus, Abidatu Zahrotul; Andriyana, Alma; Sutha, Diah Wijayanti
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v11i1.4213

Abstract

Statistik rumah sakit digunakan untuk mengolah informasi layanan medis di rumah sakit. Metode yang digunakan yaitu Grafik Barber Johnson untuk mengukur efisiensi manajemen tempat tidur. Menurut informasi yang dikumpulkan pada tahun 2022, terdapat jumlah pasien 22.260 dan 100 tempat tidur. Tujuan digunakannya indikator Barber Johnson untuk memastikan persentase dan efisiensi penggunaan tempat tidur dengan harapan dapat meningkatkan mutu layanan. Peneliti melaksanakan penelitian di Rumah Sakit Umum X Sidoarjo yang dilakukan secara deskriptif dengan metode kuantitatif dan teknik sampel yang digunakan yaitu non probability sampling dengan jenis sampling jenuh. Populasi yang digunakan yaitu berupa data rekapitulasi tahunan rawat inap di RS Umum X Sidoarjo tahun 2022. Hasil perhitungan BOR Rumah Sakit Umum X Sidoarjo tahun 2022 menunjukkan angka 44,35%, LOS 2,65 hari, TOI 3,33 hari, dan BTO 61,05 kali. Dari perhitungan indikator Barber Johnson LOS dan TOI ditemukan titik yang di luar daerah efektif pada Grafik Barber Johnson, yang mengartikan bahwa manajemen tempat tidur masih belum efektif pada tahun 2022 karena angka BOR yang masih rendah yaitu 44,35%. Pengaruh tidak idealnya nilai BOR salah satunya karena infrastruktur dan fasilitas yang tidak memadai.
RANCANGAN INSTRUMEN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS KASUS KANKER RAWAT JALAN BERDASARKAN ICD-10 TAHUN 2022 Rahmawati, Fitria Dewi
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v11i1.5100

Abstract

HK.02.02/MENKES/410/2016 concerning Hospital Implementing Cancer Registration and Hospital Center for Controlling National Cancer Burden Data. The regulation states that one of the stages of hospital-based cancer registration is coding. The coding in question is the activity of assigning clinical classification codes in accordance with the international classification of diseases and medical procedures. The precision or accuracy of a diagnosis code can affect form completion, electronic transactions, and the identification of specific diagnoses and clinical procedures related to the claim. One solution to make it easier to review codes is to confirm the completeness of medical information and the accuracy of ICD 10 coding with a clinical audit instrument. The aim of this research is to design a clinical audit instrument as a tool to measure the accuracy of ICD 10 codefication diagnoses. The method used is research and development with research stages namely Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Observations are made on the Electronic Medical Record display. The data collection method used is document review. The result of the research is the Cancer Qualitative Audit Application (APDITLITKA) to facilitate audits in cancer cases. It is hoped that the development of this clinical audit information system can produce better data accuracy.