cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TEKNIK
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 08521697     EISSN : 24609919     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu rekayasa/keteknikan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal TEKNIK meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan ilmiah yang dipublikasikan oleh Jurnal TEKNIK.
Arjuna Subject : -
Articles 522 Documents
Analisis Ancaman Kekeringan menggunakan Metode Analytical Hierarchy berbasis Sistem Informasi Geografis Process di Kabupaten Sragen Hayuningsih, Dwi Mastuti; Awaluddin, Moehammad; Nugraha, Arief Laila
TEKNIK Vol 45, No 2 (2024): August 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i2.58450

Abstract

Kabupaten Sragen adalah salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang rawan terjadi kekeringan. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kabupaten Sragen termasuk wilayah administrasi yang memiliki risiko bahaya kekeringan dengan tingkat risiko sedang hingga tinggi dan sebanyak 20 kecamatan memiliki potensi bahaya kekeringan. Berdasarkan kasus bencana kekeringan yang sudah terjadi di Kabupaten Sragen maka mendorong untuk pembuatan peta ancaman atau rawan kekeringan di Kabupaten Sragen.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran zona rawan kekeringan di Kabupaten Sragen dan mengetahui hasil akurasi peta ancaman kekeringan dengan data kekeringan di Kabupaten Sragen yang dimiliki oleh BPBD Kabupaten Sragen. Model ancaman kekeringan di Kabupaten Sragen diperoleh dari penjumlahan hasil kali nilai x skor semua parameter sehingga diperoleh bobot total, metode ini disebut Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian ini menggunakan enam parameter antara lain curah hujan, penggunaan lahan, jenis tanah, kemiringan lereng, sumber air permukaan, dan struktur geologi.Berdasarkan hasil spasial analisis dengan menggunakan metode intersection, maka diperoleh tiga kelas klasifikasi ancaman kekeringan di Kabupaten Sragen, wilayah dengan tingkat ancaman kekeringan sedang seluas 63.277 km2 dengan persentase 6,389%, dengan potensi ancaman kekeringan kelas tinggi seluas 399.315 km2 (40,316%) sedangkan kelas sangat tinggi sebesar 295.364 km2 dengan persentase 53,295%. Sehingga dapat disimpulkan mayoritas wilayah di Kabupaten Sragen pada tingkatan sangat tinggi untuk ancaman bencana kekeringan. Berdasarkan hasil akurasi peta ancaman kekeringan dengan data kejadian kekeringan BPBD Kabupaten Sragen diperoleh kesesuaian sebesar 100% dengan dilakukannya validasi berupa wawancara dengan beberapa warga, petugas kecamatan, dan relawan.
Dampak Penggunaan Abu Marmer terhadap Kuat Geser Tanah Lempung Waruwu, Aazokhi; Setiawan, Calvien; Tantono, Clarissa; Boediono, Mario Endrico
TEKNIK Vol 45, No 2 (2024): August 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i2.53913

Abstract

Soil is an important part of the building structure because it has a function as a support for the building. Therefore, soil stability must be considered so that building construction is safe and durable. There are types of clay soils that have high plasticity values and low shear strength. Soils like this require stabilization with the addition of additives such as marble ash. The purpose of this study was to determine whether the addition of marble ash content has an optimal impact on improving the plasticity, density, and shear strength properties. The added material used was marble ash with a content of 3%, 6%, 9%, and 12% by weight of dry soil. The specimens were differentiated based on their curing age before being tested by triaxial. Based on the research results, it was found that the use of marble ash had the maximum impact on improving the plasticity properties and maximum density at an addition of 6%. This was followed by a significant increase in shear strength at the same addition. A good curing age for increasing the angle of internal friction in the soil was obtained at 14 days.
Akurasi, Efisiensi, Efektivitas Fotogrametri Rentang Dekat (FRD) dan Videogrametri Dalam Model 3D : Studi Analisis Komparatif Adrian, Faizal Ibnu; Prasetyo, Yudo; Bashit, Nurhadi
TEKNIK Vol 45, No 3 (2024): December 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i1.53330

Abstract

Pembuatan model 3 dimensi dapat dilakukan melalui pendekatan fotogrametri rentang dekat (FRD) dan videogrametri. Metode Fotogrametri Rentang Dekat memiliki kekurangan dalam pengambilan data yang relatif lama, sementara metode videogrametri pada awal perkembangannya jarang digunakan karena kualitas perekaman yang buruk. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas, efisiensi, dan akurasi dari metode FRD dan videogrametri dalam pembuatan model 3 dimensi. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 103 data raster untuk metode FRD, serta 847 data raster yang diekstrak dari video untuk metode videogrametri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode FRD menghasilkan mesh dengan kualitas yang lebih baik, sementara metode videogrametri memiliki waktu yang lebih singkat. Dalam hal akurasi, metode FRD memiliki nilai rata-rata akurasi sebesar 0,087 m, sedangkan metode videogrametri memiliki nilai rata-rata sebesar 0,067 m. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode FRD lebih efektif dalam menghasilkan mesh yang menyerupai objek asli, sementara metode videogrametri lebih efisien dalam hal waktu. Kedua metode memiliki tingkat akurasi yang setara. Dengan demikian, penelitian ini memberikan pemahaman tentang perbandingan antara metode FRD dan videogrametri dalam pembuatan model 3 dimensi, serta memberikan gambaran mengenai efektivitas, efisiensi, dan akurasi masing-masing metode.
Analisis Kuat Tekan Berdasarkan Nilai Pantulan Palu Menggunakan Spesimen Kubus Beton Agregat Lokal Bali Partama, I Gusti Ngurah Eka; Astariani, Ni Kadek; Sudika, I Gusti Made; Silvi, Ni Putu
TEKNIK Vol 45, No 3 (2024): December 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i3.59107

Abstract

Terdapat dua metode pengujian kuat tekan beton yaitu Non-Destructive Test (NDT) dan Destructive Test (DT). DT dilakukan dengan Compression Testing Machine (CTM) sedangkan NDT dapat menggunakan Hammer Test (HT). Agregat lokal Bali mempunyai sifat yang spesifik, sehingga metode pengujian yang lazim perlu disesuaikan. Spesimen yang dicetak di lokasi pekerjaan diuji tekan menggunakan CTM di laboratorium pada umur tertentu yang diinginkan, sehingga perlu dimobilisasi untuk mengujinya. Lokasi pekerjaan yang jauh menjadi kendala tatkala informasi kuat tekan harus ditetapkan secepatnya. Alat HT bentuknya kecil, ringan, mudah dioperasikan, hasilnya cepat namun dianggap kurang akurat perlu dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi memberikan informasi kuat tekan (f’ck) yang representatif, dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan spesimen kubus 15x15x15cm3. Nilai pantul (Rn) ditentukan berdasarkan rerata 3 sisi yang tidak dalam satu sumbu, sedangkan f’ck ditentukan menggunakan CTM. Korelasi keduanya ditentukan berdasarkan analisa regresi, untuk r2 terbesar, f’ck selalu positif serta korelasi Rn-f’ck yang selalu selaras adalah formulasi yang direkomendasikan. Kuat tekan beton agregat lokal Bali dapat ditentukan dengan HT (a=0o), spesimen kubus 15x15x15cm3 dan formulasi f’ck=0,0644Rn2-0,9261Rn+6,0725; Rn=rerata 5 nilai pantul pada 3 sisi kubus yang tidak satu sumbu. Formulasi tersebut untuk spesimen kubus pada umur 3-28 hari dan diatas 28 hari perlu kajian tersendiri.
Faktor Penghambat Perkembangan Industri Konstruksi di Indonesia Hansen, Seng
TEKNIK Vol 45, No 2 (2024): August 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i2.62677

Abstract

Sektor konstruksi memiliki kontribusi yang signifikan dalam perekonomian nasional. Namun demikian, berbagai permasalahan yang muncul di industri konstruksi turut mempengaruhi perkembangan sektor yang vital ini. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi berbagai permasalahan yang menghambat perkembangan industri konstruksi di Indonesia. Melalui pendekatan mixed method, penelitian ini berhasil mengidentifikasi 54 faktor penghambat melalui Integrative Literature Review (ILR). Selanjutnya survei kuisioner dilaksanakan untuk mengukur persepsi praktisi konstruksi di Indonesia terkait frekuensi permasalahan yang ada. Data yang berhasil diperoleh sebanyak 114 respon dan dianalisis dengan pendekatan Relative Importance Index (RII) untuk memperoleh peringkat frekuensi faktor penghambat industri konstruksi di Indonesia. Adapun lima peringkat teratas faktor penghambat secara keseluruhan adalah perubahan desain atau lingkup pekerjaan, diikuti dengan tender yang kompetitif, permasalahan terkait aspek pembayaran, keterbatasan waktu atau pelaksanaan pekerjaan yang, dan lembur yang berlebihan. Selain itu, penelitian ini juga melakukan pemeringkatan berdasarkan perspektif pemilik proyek, konsultan, dan kontraktor agar memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terkait faktor penghambat berdasarkan afiliasi praktisi. Secara umum, penelitian ini berkontribusi sebagai bahan rujukan bagi para pemangku kepentingan untuk memetakan faktor-faktor yang menjadi penghambat utama dalam industri konstruksi sehingga dapat dilakukan perencanaan mitigasi guna mengatasi faktor penghambat tersebut. Dengan demikian, diharapkan dapat memacu pertumbuhan industri konstruksi Indonesia secara berkelanjutan.
Analisis Penggunaan Cerucuk sebagai Soil Improvement Pengganti Prefabricated Vertical Drain (PVD) untuk Mempercepat Pelaksanaan Pekerjaan Matheus, Patrick; Hartono, Darwin
TEKNIK Vol 45, No 3 (2024): December 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i2.63041

Abstract

Salah satu proyek jembatan di Kalimantan berdiri diatas tanah lunak (soft soil). Tanah lunak memiliki daya dukung yang kurang baik, kuat geser dan permeabilitas yang rendah serta kompresibilitas yang besar. Timbunan jalan pada proyek jembatan tersebut memerlukan waktu selama 310 bulan untuk mencapai konsolidasi 90%. Perencanaan awal untuk perbaikan tanah (soil improvement) menggunakan metode prefabrikasi drainase vertikal (PVD). Metode PVD dengan beban preloading memerlukan waktu 28 bulan untuk mencapai konsolidasi 90% atau daya dukung rencana. Pelaksanaan metode PVD  sulit dilakukan pada lahan dengan akses yang kurang baik untuk kendaraan berat (rig PVD).  Penelitian ini menganalisis penggunaan cerucuk dan geotekstil pada tanah dasar atau eksisting untuk mempercepat waktu pelaksanaan pekerjaan. Jumlah cerucuk di Kalimantan yang cukup berlimpah dan mudah dilakukan pengadaannya menjadi pertimbangan penggunaan metode perbaikan tanah ini. Hasil analisis dari penggunaan cerucuk dan geotekstil memberikan daya dukung yang baik terhadap beban rencana dengan faktor keamanan ≥ 1,3. Pelaksanaan cerucuk dan timbunan membutuhan waktu total pelaksanaan 7 bulan. Dengan demikian penggunaan cerucuk pada salah satu proyek jembatan di Kalimantan mengalami efisiensi waktu pengerjaan sebesar 75 persen dari rencana pengerjaan proyek menggunakan PVD selama 28 bulan.
Comparative Study of Marshall Properties and Durability of Superpave Pavements Using Pen 60/70 and Starbit Pg-70 Binding Materials with Fly Ash Rahman, Indriasti Yustika
TEKNIK Vol 45, No 3 (2024): December 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i3.59200

Abstract

The challenges of increasing vehicle volume and extreme loads need to be anticipated through pavement materials, both for gradations and bonding materials. This paper presents a comparative study of Marshall properties and durability of Superpave pavements using Starbit Pg-70 and Pen 60/70 binder materials with Fly Ash substitution. The laboratory experiment begins with physical testing of aggregate and bitumen materials, then determines of optimum bitumen content for each of the mixture with 0%, 50%, and 100% substitution for each type of binding material. A series of tests are carried out in the form of Marshall Standards and Index of Retained Strength (IRS), Indirect Tensile Strength (ITS), Tensile Strength Ratio (TSR), and Wheel Tracking at each optimum bitumen content.  The results show that, in general, the use of Starbit Pg-70 binder has much better Marshall performance in terms of stability and Marshall quotient. Substitution of Fly Ash as Filler is also able to improve mechanical performance, with the advantage of increasing the value of Marshall Stability. Fly Ash fills the voids, so it has strong interlocking properties.
Kinerja Proses Hibrid Aerasi Bubble-Filtrasi pada Penyisihan Mangan dan Kekeruhan dalam Air Sumur Radityaningrum, Arlini Dyah; Ichsan, Muchammad; Kusuma, Maritha Nilam
TEKNIK Vol 45, No 2 (2024): August 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i2.57735

Abstract

Tingginya konsentrasi Mangan (Mn(II)) dan kekeruhan dalam air sumur yang digunakan untuk air minum berdampak negatif pada kesehatan manusia. Proses hibrid aerasi bubble-filtrasi merupakan alternatif pengolahan dalam penyisihan Mn(II) dan kekeruhan. Microbubble dapat digunakan dalam proses aerasi untuk meningkatkan konsentrasi Dissolved Oxygen (DO) dalam air. Diameter microbubble mempengaruhi konsentrasi DO yang digunakan dalam proses oksidasi Mn(II). Penelitian ini bertujuan untuk a) menentukan konsentrasi DO dalam air setelah proses aerasi, b) mengkaji kinerja proses hibrid aerasi bubble-filtrasi untuk  menyisihkan konsentrasi Mn(II) dan kekeruhan dalam air. Aerasi microbubble dioperasikan menggunakan venturi injektor dengan variasi diameter nozel dan waktu kontak. Media filter yang digunakan adalah pasir silika, manganese greensand, dan zeolit. Sampel uji diambil di inlet aerasi dan outlet filtrasi. Pengambilan sampel uji dilakukan secara semi-intermiten, pada menit ke-20, 35, dan 50, dengan dua kali pengulangan. Konsentrasi DO tertinggi (6,31 mg/L) dihasilkan dari proses hibrid menggunakan diameter nozel 6 mm dengan waktu kontak 50 menit. Konsentrasi Mn(II) terendah (0,12 mg/L) diperoleh pada proses hibrid yang menggunakan nozel berdiameter 7 mm, dengan efisiensi penyisihan 94%. Efisiensi penyisihan kekeruhan tertinggi (60%) adalah pada proses hibrid yang menggunakan diameter nozel 7 mm, dengan nilai kekeruhan yang dicapai sebesar 14,36 NTU.
Analisis Tegangan Terkekang Beton Persegi dengan Perkuatan Fiber Reinforced Polymer menggunakan Jaringan Saraf Tiruan Kristianto, Anang; Pranata, Yosafat Aji; Saragih, Riko Arlando
TEKNIK Vol 45, No 2 (2024): August 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i2.52812

Abstract

Fiber Reinforced Polymer (FRP) adalah material komposit yang berfungsi sebagai perkuatan untuk meningkatkan kapasitas kekuatan elemen struktur. Pada umumnya perkuatan diperlukan sebagai akibat perubahan fungsi bangunan atau memenuhi persyaratan terhadap beban desain gempa yang diperbaharui. Perkuatan kolom beton  persegi dengan FRP memerlukan penelitian lebih lanjut terkait dengan sudut pada  penampang persegi yang menyebabkan terjadinya konsentrasi tegangan. Penelitian ini menggunakan Jaringan Saraf Tiruan (JST) untuk memprediksi tegangan terkekang (f’cc) kolom beton persegi yang diberikan perkuatan FRP. Penggunaan JST dengan 4 hidden layer (J8-4-1) dalam memprediksi 113 benda uji hasil eksperimen memberikan hasil akurat dengan nilai validasi MSE yang optimum yaitu sebesar 0.00131 dengan nilai korelasi R baik pada fase training, fase validasi maupun fase uji berturut-turut adalah sebesar 0.992, 0.982 dan 0.983.  JST J8-4-1 memberikan hasil prediksi tegangan dengan korelasi yang lebih baik dibandingkan dengan usulan metode analisis yang telah dilakukan pada beberapa penelitian terkait perkuatan kolom persegi dengan FRP. Analisis dengan JST juga memberikan gambaran yang akurat mengenai korelasi kenaikan radius kelengkungan sudut kolom persegi terhadap peningkatan tegangan terkekangnya. Hasil prediksi JST konsisten dengan beberapa studi eksperimental yang telah dilakukan serta konsisten dengan formula yang diberikan dalam ACI 440.2R- 2017.
Design of a Glass Bottom Catamaran as a Tourist Attraction on Aceh's Banyak Island Chrismianto, Deddy; Firdhaus, Ahmad; Al Muhshi, Hassan; Kiryanto, Kiryanto
TEKNIK Vol 45, No 3 (2024): December 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i3.60019

Abstract

Aceh's Banyak Island Due to its large water areas and fascinating islands that retain the grandeur of its sea and beaches, Singkil has risen as a new star in the world of tourism. Nonetheless, traditional fishing boats remain the principal mode of transportation for visitors in the region. The Glass Bottom Catamaran has been launched as a novel and attractive approach to admire the natural beauty of the seas around Banyak Island to capitalize on Indonesia's maritime tourist potential. The design process for this vessel involves basic linear regression calculations, the formulation of the ship's lines plan, the design of the vessel's General Arrangement, and the creation of a 3D model utilizing software. Stability calculations follow IMO standards, resistance calculations follow the Slender Body approach, and motion analysis follows Nordfork 1987 norms. As a result, the vessel's primary dimensions are as follows: LOA = 20.25 m, B = 7.04 m, B1 = 1.8 m, H = 2.4 m, T = 1.55 m, Vs = 17 knots, and a total passenger capacity of 54 people. In this investigation, the resistance value is 42.3 kN, concerning its ability to transport 60 tons at 17 knots. The stability study fulfils IMO guidelines, while the motion analysis meets Nordfork 1987 norms

Filter by Year

2007 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 46, No 3 (2025): Vol 46, No 3 (2025): July 2025 Publication in-progress Vol 46, No 3 (2025): Juli 2025 Vol 46, No 2 (2025) April 2025 Vol 46, No 1 (2025) January 2025 Vol 45, No 3 (2024): December 2024 Vol 45, No 2 (2024): August 2024 Vol. 45, No. 1 (2024): May 2024 Vol. 44, No. 3 (2023): December 2023 Vol. 44, No. 2 (2023): August 2023 Vol. 44, No. 1 (2023): May 2023 Vol. 43, No. 3 (2022): December 2022 Vol. 43, No. 1 (2022): May 2022 Vol 42, No. 3 (2021): December 2021 Vol. 42, No. 2 (2021): August 2021 Vol 41, No. 3 (2020): December 2020 Vol 41, No. 2 (2020): August 2020 Vol 41, No. 1 (2020): May 2020 Vol 40, No. 3 (2019): Desember 2019 Vol 40, No. 2 (2019): Agustus 2019 Vol 40, No. 1 (2019): Mei 2019 Vol 39, No. 2 (2018): Desember 2018 Vol 39, No 1 (2018): (July 2018) Vol 38, No 2 (2017): (Desember 2017) Vol 38, No 1 (2017): (Juli 2017) Vol 37, No 2 (2016): (Desember 2016) Vol 37, No 1 (2016): (Juli 2016) Vol 36, No 2 (2015): (December 2015) Vol 36, No 1 (2015): (Juli 2015) Vol 35, No 2 (2014): (Desember 2014) Vol 35, No 1 (2014): (July 2014) Volume 34, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 34, Nomor 2, Tahun 2013 Volume 34, Nomor 1, Tahun 2013 Volume 33, Nomor 2, Tahun 2012 Volume 33, Nomor 1, Tahun 2012 Volume 29, Nomor 3, Tahun 2008 Volume 32, Nomor 3, Tahun 2011 Volume 32, Nomor 2, Tahun 2011 Volume 32, Nomor 1, Tahun 2011 Volume 31, Nomor 2, Tahun 2010 Volume 31, Nomor 1, Tahun 2010 Volume 30, Nomor 3, Tahun 2009 Volume 30, Nomor 2, Tahun 2009 Volume 30, Nomor 1, Tahun 2009 Volume 29, Nomor 2, Tahun 2008 Volume 29, Nomor 1, Tahun 2008 Volume 28, Nomor 3, Tahun 2007 Volume 28, Nomor 2, Tahun 2007 Volume 28, Nomor 1, Tahun 2007 In Press More Issue