cover
Contact Name
Agus Mailana
Contact Email
agus@staiabogor.ac.id
Phone
+6281222202006
Journal Mail Official
admin@staiabogor.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Dramaga KM. 7, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 25811754     EISSN : 22528970     DOI : https://doi.org/10.30868
Core Subject : Education,
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam focuses on publishing articles that contain ideas, research results, and literature studies in the field of Islamic Education. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Scope are: Al Quran and Hadith-based Islamic Education, Media and Learning Resources in Islamic Education, Study of Islamic Education Figures, Islamic Religion Education Curriculum, History of Islamic Education, Philosophy of Islamic Education, Research on Islamic Religion Education, Issues about Islamic Religion Education, Psychology of Islamic Religion Education, Management of Islamic Religion Education, Islamic Religious Education Guidance and Counseling
Articles 2,616 Documents
Pendidikan Karakter Perguruan Tinggi Islam Berbasis Multikultural Ficki Padli Pardede
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2127

Abstract

Permasalahan utama pendidikan Islam akhir-akhir ini adalah banyak kalangan pelaku berbagai masalah karakter merupakan alumni perguruan tinggi. Maka perlu dalam hal ini dikonstruk suatu gagasan dalam pembentuk mahasiswa sebagai agen of change yang merupakan bagaian dari masyarakat menjadi intelektual yang berkarakter. Solusi utamanya adalah karakter berbasis multikultural, pendidikan karakter bagi mahasiswa merupakan suatu yang urgen untuk ditanamkan bagai mahasiswa di perguruan tinggi. Melalui pembiasaan dengan berinteraksi yang baik, peran mahasiswa sebagai agen of change akan terwujud dengan baik sehingga memberikan pencerahan terhadap masyarakat lingkungannya. Berdasarkan hal ini maka sepatutnya lulusan Perguruan Tinggi Islam benar-benar mampu menyandang identitas sebagai intelektual muslim yang moderata. Hal ini berarti mahasiswa memiliki kemampuan menggali ajaran Islam yang bersumber langsung dari kitab suci Al Qur’an dan Hadits Nabi yang diimplementasikan secara kontekstual. Jadi, mahasiswa juga seharusnya mereka memiliki ilmu agama yang mendalam, mampu melakukan peran-peran kepemimpinan keagamaan di tengah-tengah masyarakat. Selanjutnya sebagai seorang intelek, mereka menguasai salah satu disiplin ilmu modern dan memiliki kepekaan terhadap persoalan-persoalan masyarakatnya. Inilah sebagian ciri ideal lulusan perguruan tinggi Islam. Tradisi perguruan tinggi Islam diharapkan bisa melahirkan sosok intelek yang muncul di pentas kepemimpinan nasional. Tentu dalam hal ini mahasiswa harus memiliki karakter yang multikultural sehingga mampu masuk dalam berbagai keragaman secara nasional
Implementation of Independence Character Education in Madrasah Fakhrurrazi Fakhrurrazi; Hamzah Hamzah; Herra Herryani; Herlan Suherlan; Desy Desy
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2274

Abstract

This study aims to explore information related to the implementation of self-reliance character education through the creation of a school climate in Madrasah Tsanawiyah Dayah Darul Huda, Langsa City. Through this research, it is hoped that various policies and strategies carried out by Madrasah Tsanawiyah will be found in an effort to internalize the values of the character of independence through the creation of a school climate.This research is a descriptive research with a qualitative approach. Data collection techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. The technique of checking the validity of the data used is the method triangulation technique. The analytical technique used in this research is inductive analysis technique, which is an analysis that starts from the data and leads to general conclusions. The steps of data analysis include: data reduction, unitization and categorization, data display, and drawing conclusions. The findings in the study show the following results: first, that in the context of implementing self-reliance character education in Madrasah Tsanawiyah Dayah Darul Huda Langsa City has a policy to build independence in students (santri) both independence in terms of learning, self-regulation independence, independence in managing time while students are in the Madrasah environment. Second, in an effort to implement independence character education in the learning process the teacher uses the following strategies: 1) assignments that require students to independently utilize existing learning resources in the dayah and madrasah environment, 2) make learning contracts, and 3) integrate independence character education in the learning process. teaching and learning in the classroom. Third, related to the obstacles experienced by madrasas in implementing independence character education, namely the lack of consistency of parents, and the presence of several teachers who have not integrated independence character education in the learning process.
Pembinaan Guru Profesional Berbasis Al-Qur’an Ahmad Zain Sarnoto; Dien Nurmarina Malik Fadjar
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.1404

Abstract

Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pembinaan guru profesional berbasis Al-Qur’an mengusung paradigma konstruktivisme humanisme teosentris. Hal ini berdasarkan deskripsi tentang pembinaan profesionalisme guru dalam orientasi spiritual, kepribadian, skill, kualitas, dan kompetensi guru yang  diperkuat dengan percontohan Rasulullah sebagai guru dengan term qudwah (QS. Al Ahzab 33:21) dan uswah hasanah (QS. Ali ‘Imran 3:31) dalam Al-Qur’an. Disertasi ini juga menemukan beberapa hal terkait: 1) Etika kepribadian guru yang meliputi pribadi guru yang diantaranya, rabbani, ikhlas, sabar, tenang, tawadhu, zuhud, benar, tegas, adil,  menyenangkan, efektif, efisien, dan penuh syukur; 2) Skill guru yang meliputi, hard skills, soft skills, dan life skills; 3) Kualitas guru yang meliputi rasa misi (sense of mission), empatik, dan kepemimpinan; 4) Kompetensi guru yang meliputi, pedagogik, kepribadian, profesional, sosial, kreatif, kolaboratif, komunikatif, berpikir kritis, dan belas kasih (compassion). Namun, pembinaan guru profesional perlu memperhatikan terlebih dahulu proses seleksi SDM guru. Metode penelitian yang dilakukan adalah pendekatan campuran antara desain metode penelitian pengembangan RnD. Dikombinasikan dengan data kualitatif dari sumber penelitian literatur. Sedangkan yang berkenaan dengan kajian Al-Qur’an digunakan metode tematik tafsir al-Maudhu'i. Metode ini dapat mengkaji dengan lebih komprehensif mengenai pembinaan guru profesional dalam prinsip-pinsip Al-Qur’an
MADRASAH QUALITY IMPROVEMENT MANAGEMENT Herman Susilo; Idham Kholid; Agus Pahrudin; Subandi Subandi; Koderi Koderi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i01.1924

Abstract

Based on the research results, Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Pesawaran and Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Pesawaran have implicitly implemented Total quality management, especially the concept of The Juran Trilogy as an effort to maintain and improve school quality. This is implemented through 1) Quality Planning, in the form of making a more comprehensive assessment guide that is adapted to Permendikbud No. 23 of 2016. 2) Quality Control, where the Principal always conducts monitoring and evaluation of programs that have been made, work assessments and joint evaluation meetings, and Carrying out Supervision of Program Activities. 3) Quality Improvement, namely by implementing class IX tutoring starting in January 3 times a week to increase the average score of the National exam, Implementation of extra-curricular English Club and providing opportunities for teachers to attend training, seminars, workshops, and others. In addition, by setting a permanent strategy to maintain and improve quality through a SWOT analysis in which the determination of the strategy is seen from the strengths, weaknesses, opportunities, and threats of strategies that can be suggested, namely (Sending Organization) (Strategy, Strength, and Threat) strategy, (Weakness- Opportunity) Strategies and (Weaknesses-Threats) strategies that are useful for formulating strategic plans for Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Pesawaran and Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Pesawaran to achieve the objectives of the key success factors. 
Moderasi Beragama di Indonesia: Analisis Terhadap Akidah Ahlu Sunnah Wa Al-Jama’ah Sori Monang; Bambang Saputra; Abdurrohim Harahap
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2346

Abstract

Penelitian ini menelaah tentang moderasi beragama ditinjau dari aspek akidah ahlu sunnah wal jama’ah. Tulisan ini bertujuan untuk menelaah pandangan maupun gambaran tentang moderasi beragama dalam pandangan akidah ahlu sunnah wal jamaah di Indonesia. Jenis penelitian ini ialah penelitian kepustakaan. Dimana data yang didapatkan melalui artikel ataupun tulisan dalam buku yang berkaitan dengan penelitian. Kemudian dianalisis dan dituangkan dalam tulisan yang deskriptif. Hasil tulisan ini menjawab bahwa moderasi beragama dapat di terapkan sebagai upaya untuk menjaga kerukunan umat beragama mengingat banyaknya keberagaman agama di Indonesia. Dalam memahami moderasi beragama, akidah ahlu sunnah wal jama’ah berpedoman kepada Alquran. Pemahaman moderasi beragama dimaknai sebagai toleransi dalam menerima agama masing-masing. Sehingga setiap umat beragama terhindar dari sikap intoleransi, ekstrimisme, dan radikalisme.  Keanekaragaman agama bukan hanya ada di Indonesia, tetapi juga ada dibelahan dunia lain sehingga penelitian ini bertujuan mewujudkan keamanan dunia dan meningkatkan nilai toleransi beragama pada setiap umat manusia.              
Konsep Pendidikan Islam Menurut Nizham Al-Mulk Serta Kontribusinya Terhadap Perkembangan Pendidikan Islam di Indonesia Asep Supriatna; Vina Febiani Musyadad; Asep Dudin Abdul Latip; Cecep Sundulusi; Alfyan Syach
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2132

Abstract

Perkembangan lembaga Pendidikan Islam di Indonesia dengan berkelindannya Lembaga-lembaga pendidikan Islam dengan sumbangsih yang cukup besar untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan kemajuan umat manusia yang semakin dinamis semuanya tidak lepas dari peran Nizham al-Mulk. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsep dan metodologi pembelajaran agama Islam menurut Nizham al-Mulk dan mendeskripsikan relevansi dan kontribusinya terhadap pendidikan di Indonesia. Jenis penelitian yang dipilih oleh penulis dalam penelitan ini ialah jenis kajian pustaka (library research) yaitu rangkaian sebuah kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca, menelaah serta mencatat dan mengolah bahan-bahan penelitian. Dari hasil penelitian ini bahwa kontribusi Nizham al-Mulk telah membawa suasana keilmuan Islam mengalami modifikasi dan penambahan ilmu pengetahuan yang hebat. Dengan kemunculan Lembaga Pendidikan madrasah ini menjadikan sebuah Khazanah keilmuan dan menjadi referensi bagi para ilmuan dan para praktisi pemerhati Pendidikan yang datang dikemudian hari setelahnya. Pendidikan Islam yang menjadi lokomotif penggerak ilmu pengetahuan Islam yang tumbuh dan berkembang saat ini, salah satunya adalah Madrasah. Menjadi harapan bersama tentunya, Madrasah yang serupa kembali menjajalkan sejarahnya yang cemerlang di Indonesia saat ini.
Implementasi Pendidikan Karakter: Perspektif Al-Ghazali & Thomas Lickona Di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Meunara Baro Kabupaten Aceh Besar Saiful Saiful; Hamdi Yusliani; Rosnidarwati Rosnidarwati
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.1900

Abstract

Perkembangan teknologi di era globalisasi menimbulkan dampak terhadap pendidikan anak, aktivitas anak tidak terkontrol dengan baik dan terkadang melakukan tindakan kriminal dan lain sebagainya. Implementasi pendidikan karakter di era globalisasi sangat penting dalam membentuk karakter anak. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara detail teori pendidikan karakter menurut perspektif Al-Ghazali dan Thomas Lickona. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif bertujuan untuk mendapatkan teori-teori tentang pendidikan karakter menurut Al-Ghazali dan Thamas Lickona. Sumber primer dalam penelitian ini yaitu karya Al-Ghazali dan Thomas Lickona. sedangkan sumber sekunder yaitu buku-buku yang berkaitan dengan pembahasan ini seperti, artikel, majalah, dan literasi lainnya. Menurut Al-Ghazali pendidikan karakter anak melalui contoh teladan yang baik, latihan-latihan dan pembiasaan yang sesuai dengan perkembangan jiwanya. Menurut al-Ghazali, tujuan pendidikan akhlak untuk menyucikan diri (tazkiyat al-nafs) dari sifat-sifat tercela. Tazkiyat al-nafs merupakan jalan untuk mendapatkan kebahagian jasmani, rohani, material, dan spiritual, dunia dan akhirat. Sedangkan menurut Thomas Lickona, ada tiga komponen penting dalam membangun pendidikan karakater yaitu: Moral knowing (pengetahuan tentang moral), moral feeling (perasaan tentang moral) dan moral action (perbuatan/tindakan moral).
Manajemen Krisis Pondok Pesantren dalam Mempertahankan Pola Pendidikan Di Tengah Pandemi Covid-19 Ahmad Zain Sarnoto; Khasnah Syaidah
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i001.2161

Abstract

This study examines the crisis management of Islamic boarding schools in maintaining educational patterns amid the Covid-19 pandemic. This type of research is library research with qualitative methods. Data were collected from library sources with a sociological approach. The theory used is crisis management. The findings of this study are as follows: first, Islamic boarding school-based education is vulnerable to external disturbances, including the Covid-19 pandemic. Second, the pros and cons of Islamic boarding school policies revolve around technical strategies to respond to the pandemic situation as well as in responding to government policies. Third, the urgency of crisis management for Islamic boarding school-based education
Pendidikan Karakter Melalui Tasawuf Akhlaki Perspektif Al-Quran Muhammad Hariyadi; Roihan Alansyari; Nurbaiti Nurbaiti
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2265

Abstract

Artikel ini menyimpulkan bahwa pengamalan maqamat dalam tasawuf akhlaki perspektif al-Quran memberi kontribusi terhadap pendidikan karakter, seperti maqam tobat mendidik karakter komitmen, maqam sabar mendidik karakter pengendalian diri, maqam zuhud mencegah karakter terlalu mencintai dunia, maqam tawakal mendidik karakter kesungguhan, maqam syukur mendidik karakter peduli sosial, maqam fakir mencegah karakter materialistis dan maqam rida mendidik karakter berlapang dada. Temuan ini mendukung pendapat Sayyed Hossein Nasr (2001) yang menyatakan bahwa pendidikan karakter yang didasarkan pada kerangka nilai agama semestinya melalui pendekatan sufistik dan menolak pendapat Aguste Comte (1857), Karl Marx (1883), Herbert Spencer (1903), Emile Durkheim (1917), Max Weber (1920) dan Sigmund Freud (1939) yang meyakini bahwa manusia mampu menyelesaikan persoalan kehidupan (termasuk persoalan karakter) tanpa melibatkan agama. Metode penelitian yang digunakan dalam disertasi adalah penelitian kualitatif melalui riset kepustakaan (library research).
Penguatan Harmoni Sosial Melalui Moderasi Beragama dalam Surah Al-Kafirun Perspektif Komunikasi Pembangunan (Analisis UINSU “Kampus Moderasi Beragama”) Nazil Mumtaz al-Mujtahid; Muhammad Alfikri; Solihah Titin Sumanti
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2042

Abstract

This article examines the State Islamic University of North Sumatra's initiative to promote religious development communication, which has made religious moderation the university's identity. This initiative aims to reduce the community's problems with religious extremism and intolerant attitudes. The purpose of this article is to examine communication strategies for religious development that aim to improve social harmony in people's lives. The descriptive analysis method was used in this article, with data collected through direct interviews and observation. The State Islamic University of North Sumatra's communication on religious development takes the form of strengthening human resources through training for lecturers and students, as well as conducting research to implement strategies for improving society. The State Islamic University of North Sumatra has been successful in promoting the value of religious moderation to the university community, as evidenced by an increase in the number of competent human resources in religious moderation and the publication of hundreds of student journals discussing religious moderation. On the other hand, due to a lack of training, the State Islamic University of North Sumatra is still not making efforts to strengthen the value of religious moderation for students, so the value of religious moderation brought by students does not reach a significant value.

Page 34 of 262 | Total Record : 2616


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article On Progress) Vol. 15 No. 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article On Progress) Vol. 14 No. 001 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Spesial Issue) Vol. 14 No. 04 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 03 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 02 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 01 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 04 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 03 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 02 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (In Press) Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023) Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20 Vol 12, No 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol. 11 No. 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol 11, No 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol. 10 No. 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue) Vol 10, No 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue) Vol 10, No 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019) Vol. 8 No. 01 (2019) Vol 7, No 02 (2018) Vol. 7 No. 02 (2018) Vol 7, No 01 (2018) Vol. 7 No. 01 (2018) Vol 6, No 11 (2017) Vol. 6 No. 11 (2017) Vol. 6 No. 02 (2017) Vol 6, No 02 (2017) Vol. 5 No. 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016 Vol 5, No 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016 Vol 5, No 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016 Vol. 5 No. 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016 Vol. 4 No. 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015 Vol 4, No 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015 Vol 4, No 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015 Vol. 4 No. 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015 Vol. 3 No. 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014 Vol 3, No 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014 Vol 3, No 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014 Vol. 3 No. 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014 Vol 2, No 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013 Vol. 2 No. 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013 Vol. 2 No. 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013 Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013 Vol 1, No 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012 Vol. 1 No. 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012 Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012 Vol. 1 No. 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012 More Issue