cover
Contact Name
Agus Mailana
Contact Email
agus@staiabogor.ac.id
Phone
+6281222202006
Journal Mail Official
admin@staiabogor.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Dramaga KM. 7, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 25811754     EISSN : 22528970     DOI : https://doi.org/10.30868
Core Subject : Education,
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam focuses on publishing articles that contain ideas, research results, and literature studies in the field of Islamic Education. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Scope are: Al Quran and Hadith-based Islamic Education, Media and Learning Resources in Islamic Education, Study of Islamic Education Figures, Islamic Religion Education Curriculum, History of Islamic Education, Philosophy of Islamic Education, Research on Islamic Religion Education, Issues about Islamic Religion Education, Psychology of Islamic Religion Education, Management of Islamic Religion Education, Islamic Religious Education Guidance and Counseling
Articles 2,616 Documents
Kajian Historis Kurikulum di Madrasah Mustansiriyah Baghdad Sofyan Sofyan
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.4980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi umum Madrasah Mustansiriyah, faktor yang mempengaruhi penetapan kurikulum di Madrasah Mustansiriyah dan kurikulum di Madrasah Mustansiriyah. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah, sumber data terdiri dari sumber primer dan sekunder. Untuk mendapatkan data peneliti melakukan kajian pustaka dan observasi dengan mengumpulkan data, mengevaluasi, memverifikasi, mensistesiskan bukti-bukti untuk menegakkan fakta dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan; 1) Madrasah Mustansiriyah didirikan khalifah al-Mustansir Billah (588-640 H/1192-1242M) tahun 625 H/1227 M di bagian Timur Baghdad tepi sungai Dajlah, pembangunannya rampung pada bulan Jumadil Akhir tahun 631 H/ 1234 M dan mulai dioperasionalkan hari Kamis 20 Rajab 631 H/ 1234 M. Beliau sosok  khalifah yang baik, adil, jujur, cinta dan peduli terhadap kemajuan ilmu pengetahuan. 2)Sebagai lembaga pendidikan Islam tingkat tinggi yang dikelola pemerintah, penetapan kurikulum Madrasah Mustansiriyah dipengaruhi oleh kebijakan penguasa dengan memperhatikan perkembangan intelektual, sosial, keagamaan dan situasi politik. 3) Komponen kurikulum; a) Memiliki tujuan. Tujuan berdirinya Madrasah Mustansiriyah membangun lembaga pendidikan Sunni, melahirkan alumni yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt, berguna bagi masyarakat serta mampu membentuk alumni yang bekerja di instansi pemerintah; b) Menggunakan metode pembelajaran, metode hafalan, tulisan, rihlah ilmiyah, diskusi dan tulisan, c) Materi kurikulum meliputi kelompok ilmu-ilmu agama antara lain ilmu tafsir, Hadis, fikih dan faraid. Kelompok ilmu sastra yang mendukung kajian ilmu-ilmu agama seperti bahasa Arab, nahwu dan saraf. Kelompok ilmu fisika meliputi berhitung, al-jabar (matematika), tekhnik dan  ilmu ukur serta ilmu-ilmu aqliyah meliputi ilmu mantiq, ilmu kalam dan ilmu usul, d) Sistem evaluasi pengajarannya melalui pemberian ijazah langsung dari syaikh bagi mereka yang telah menyelesaikan pendidikan di Mustansiriyah.
Leadership of The Head of Madrasah In Improving Student Achievement Through The Management of Non-Academic Activities An An Andari; Iskandar Zulkarnain; Cipto Handoko; Sri Lestari
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.3368

Abstract

The leadership of the head of the Madrasa is the determining factor for the success of all facilities in Islamic educational institutions. The purpose of this study is to find out how the involvement of the head of the Madrasah in the management of non-academic activities of MA Hidayatul Mubtadiin Jati Agung. The method used is qualitative method. Sources of data are obtained from sources, places, projects or services, and documents. The results show that in managing non-academic activities, MA Hidayatul Mubtadiin Jati Agung implemented several measures, such as: 1) Planning is done by accumulating the number of non-academic activities, providing achievement education and non-academic means of achievement. summarizing the program of non-academic activities in one year 2) The organizational process by gathering all the factors involved in the management of non-academic activities, dividing the work into related matters.
Internalization of Islamic Education Values Through The Practice of Dhikr For Students Meyniar Albina; Abdul Fattah Nasution
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4434

Abstract

The processing of the heart, which is essential to the development of the Muslim personality, can only be accomplished through dhikr. This study aims to examine the character-building habit of remembering that students at SMAN 2 Medan follow. It is used by SMAN 2 Medan to mold student character. Researchers combined an analytical descriptive study method with a qualitative approach. Combining observation, interviewing, and documentation studies to gather data Additionally, data analysis uses data display and data reduction methods to draw conclusions. The findings revealed that: (1) Dhikr dahr, Dhikr sir, and Dhikr fi'ly were the forms of Dhikr education that were used; (2) Dhikr's contribution to forming the character of the nation's generation is to ingrain Dhikr firmly into the hearts of generations; (3) The supporting factor for the practice of this Dhikr is the policy of the relevant school. While students' feelings of lethargy are the main barrier, and (4) Dhikr strongly encourages the development of Muslim qualities in students.
Analysis of Motivation And Learning Interest In The English Speaking Ability of Madrasah Tsanawiyah Students Purwo Haryono
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i02.4523

Abstract

This study aimed to determine the motivation and interest in learning students' English speaking abilities. This research uses quantitative research. This study also uses the correlational method to examine the contribution between research variables. The variables of this study consist of three, namely: motivation (X1) and interest in learning (X2) are the independent variables, and the ability to speak English (Y) is the dependent variable. This research is located in every MTS student with a research sample of class X students totalling 30, 19 women and 11 men. The instrument used in collecting research data is a questionnaire. Data analysis is divided into three stages: data description, analysis requirements testing, and hypothesis testing. The results of the study can be drawn from the following conclusions. Based on the frequency distribution and percentage of class motivation (X1) (N=30), most students have external motivation, namely 20.4%. Students with moderate motivation, 38.3%, and some others are included in the high category, namely 30.9 %. Based on the frequency distribution and the percentage of interest in learning (X1). Based on class (N = 30), most students had moderate learning interests, namely 53.4%. Some other students were in the upper and lower classes, namely 25.4 and 25.2%, followed by a shallow type of 3.5%. In addition, students' interest in learning is included in the very high category, namely 2.4%. Based on frequency distribution and percentage of spoken English (Y) Based on scores (N=30), most students have moderate English proficiency, namely 40.57%, and some other students fall into the high and low categories, namely 20.3% and 23.4% attended by regular class only. At least 6.59%. Not only that but in the very high sort, no students could speak English.
Pembinaan Mutu Dayah oleh UPTD Dayah Aceh Tenggara Sufian Husni Salam; Abd Mukti; Syamsu Nahar
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4386

Abstract

Keberadaan dayah tidak lagi sebagai lembaga pendidikan Islam klasik di masyarakat, tetapi dayah menjadi mitra pemerintah untuk menguatkan syariat Islam agar terimplemenasi di Aceh. Hal inilah yang melahirkan lembaga Badan Pembinaan Pendidikan Dayah (BPPD) Aceh sebagai kepedulian pemerintah agar dayah menjadi lebih bermutu dalam sentuhan manajemen modern. Pada tahap selanjutnya lembaga BPPD Aceh berubah dan berkembang menjadi Dinas Dayah Aceh sehingga keberadaan dayah semakin mendapat perhatian pemerintah Aceh. Pada pelaksanaannya di Aceh Tenggara terjadi pengembangan lembaga dalam pembinaan pesantren. Dinas dayah di Aceh sedangkan di Kabupaten menjadi UPTD dayah. Disinilah yan menjadi pembahasan khusus terhadap pembinaan dayah Aceh, dimana UPTD Dayah Aceh Tenggara itu sendiri di bawah nauangan Dinas Syariat Islam. Penelitian dalam artikel ini menggunakan meetode pendelitian kualitatif dengan pendekatan fonomenologi. Hasil penelitian ditemukan bahwa keberadaan dayah di Aceh Tenggara telah ada sejak lama, tetapi secara formal pembinaan masih pada kasi PD& Pontren. Setelah lahirnya Qanun aceh yang melahirkan Dinas Dayah maka dayah telah memiliki payung hukum. Di Aceh Tenggara dayah masih di bawah naungan UPTD Dayah yang dibahwa Dinas Syariat Islam. Tetapi dalam pembinaan dayah berkoordinasi langsung terhadap Dinas Dayah Provinsi Aceh. Dalam hal ini dalam pembinaan mutu dayah Aceh Tenggara, maka UPTD Aceh Tenggara melakukan pembinaan di bidang pembinaan SDM, Kurikulum, sarana dan prasarana, manajemen dan pembinaan ekonomi. Pembinaan dayah memiliki peran yang penting dalam pembentukan akhlak masyarakat, hal ini karena keberadaan dayah di tengah masyarakat dan alumni dayah merupakan bagian dari masyarakat.
Metode Pembelajaran Dalam Al-Qur’an Surah Al-Anbiya’ Ayat 52-67 (Kajian Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al Qurtubi) Sumardi Sumardi; Syamsu Nahar; Yusnaili Budianti
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.4819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran  surat Al Anbiyaa’ ayat 52-67 menurut tafsir Ibnu Katsir dan tafsir  Qurtubi. Kemudian menganalisis Berbagai macam metode pembelajaran  yang terdapat dalam Al Qur’an surat Al Anbiya ayat 52-67 berdasarkan Tafsir Ibnu Katsir dan Al Qurtubi. Mencari tahu Relevansi metode pembelajaran yang terkandung dalam qur’an surat Al Anbiya ayat 52-67.terhadap metode pembelajaran yang berlangsung saat ini.Penelitian ini menggunakan metode Metode Library research (penelitian kepustakaan ataupun tinjauan perpustakaan) dengan menggunakan pendekatan tafsir Tahlili, yang menggunakan sumber primernya ialah alquran. Diantara buku tafsir yang digunakan ialah terjemahan tafsir Ibnu Katsir karya Dr. Shalah Abdul Fattah Al Khalidi (Pentahqiq) dan Al Qurtubi karya Muhammad Ibrahim Al Hifnawi  (Ta’liq) dan Mahmud Hamid Utsman (Takhrij). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1)Secara umum Alquran surat al anbiya’ ayat 52-67 menceritakan tentang kisah nabi Ibrahim, As yang pada akhirnya menghancurkan berhala-berhala yang dianggap sebagai tuhan dimasa itu. Dari uraian tafsir Ibnu katsir dan Al Qurtubi hal dasar yang menjadi pokok permasalahan pada ayat ini adalah masalah dasar tentang ketuhanan atau ketauhidan. 2) setidaknya ada beberapa metode pembelajaran yang ditemukan dari uraian penelitian yakni Metode Uswatun hasanah dimana itu tergambar dari beberapa momen saat nabi Ibrahim tidak melakukan  penyembahan kepada berhala-berhala. 3) Relevansi metode pembelajaran dalam Al quran surat Al anbiya’ ayat 52-67 dari kajian tafsir Ibnu Katsir dan Al Qurtubi terlihat Dari beberapa metode seperti dialog, metode Diskusi, Metode ceramah observasi lapangan yang memang masih dipakai disekolah-sekolah pada umumnya. Tentu ini sebagai kontribusi yang sangat berharga sekaligus memberikan motivasi bagi sekolah-sekolah untuk bisa meningkatkan kwalitas pendidikan melalui metode yang relevan untuk digunakan
Strengthening of Character Through Boarding Based Lessons at SMK NU Panggah Adi Putranto; Deni Setiawan
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4072

Abstract

This writing focuses on the application of the concept of Islamic boarding school-based learning strategies in formal schools. This study aims to describe the learning strategies based on Islamic boarding schools implemented in formal schools and generally private schools, including analyzing the aspects that contribute to implementing Islamic boarding school-based learning strategies. This research uses a descriptive qualitative approach. Data collection using observation and interviews, with data validity techniques using source triangulation. The study used 1,500 student informants at SMK NU, with interviews with 15 class teachers. The data collected is analyzed and described following the research consensus. The study results show that learning strategies based on Islamic boarding schools are implemented in formal schools without changing the education or office structure. This strategy prepares students to participate in learning activities with pleasure, and the end is happy from start to finish. The smooth running of lessons is backed by the cottage culture program. Supervising all students is very easy, mainly when it is supported by the location of school buildings in one area. In addition to the cottage program, there are also scholarship programs and orphanages. The intended scholarship program follows the capacity to memorize the Koran.
Strengthening Character Education Through Islamic Religious Education: Analysis of Character Education Models Naniek Krishnawati; Juntika Nurihsan; Dasim Budimansyah; Encep Syarief Nurdin
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4624

Abstract

This study aims to look at the role of Islamic religious education in strengthening character education. The research method used in this research is descriptive qualitative with data collection techniques through interviews, observation, and group discussion forums. This research was conducted in three junior high schools in Bandung, Indonesia. The research findings show that strengthening character education is carried out using three models, namely strengthening class-based character education, strengthening school-based character education, and strengthening community-based character education. From the results of the analysis, strengthening class-based character education has been well implemented in the three schools. The stages carried out in strengthening class-based character education are the integration of strengthening character education in literacy programs, strengthening through classroom management, strengthening through learning methods, strengthening character through literacy movements, and strengthening character through classroom guidance. All of these stages have been carried out optimally in the three schools. Furthermore, strengthening school-based character education is carried out by instilling noble character values that are integrated into the culture or school rules. Strengthening school-based character education is carried out in the good category. Finally, strengthening community-based character education can be said to have not been optimally carried out properly. Strengthening community-based character education is carried out by means of school collaboration with parents, communities, and important actors in society. Strengthening community-based character is carried out in various activities such as inviting ustad to fill in religious activities, study tour activities, and practice in the community.
Efektivitas Penggunaan “Tablet” Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Siswa Kelas XII SMA Ar-Rahman Qur’anic Learning Islamic School Purwakarta Sunarya Pasady; Haris Renaldi; Hidayati Hidayati; Fajar Syarif; Pahrurraji Pahrurraji
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4835

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana efektivitas penggunaan Tablet terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti siswa Kelas XII SMA AQL Islamic School Purwakarta. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui model etnografi untuk mendeskripsikan penggunaan tablet dalam meningkatkan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Adapun sumber penelitian ini berupa sumber data primer yang didapatkan melalui observasi secara langsung di SMA AQL Islamic School Purwakarta, mendokumentasikan aktivitas yang terjadi di sekolah serta melakukan wawancara kepada sebagian siswa kelas XII, guru PAI dan Budi Pekerti, guru kesiswaan, wali kelas dan kepala sekolah. Sementara data sekunder diperoleh dari buku-buku, jurnal, tesis, data dan artikel yang diperoleh dari internet. Penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, Implementasi Penggunaan Tablet di SMA AQL Islamic School Purwakarta kepada siswa kelas XII efektif dalam meningkatkan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Kedua: Penggunaan Tablet dalam pembelajaran siswa kelas XII SMA AQL Islamic School  Purwakarta berpengaruh kepada peningkatan motivasi belajar siswa, ditandai sebagai berikut: a) penggunaan media Tablet efisien dan efektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti,  b) media Tablet dapat meningkatkan kecerdasan siswa, c) penggunaan media Tablet meningkatkan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.
Sanggring Tradition as A Symbol of Religiosity of The Community of Java Indonesia : Regional Cultural Exploratory Studies Raheni Suhita; Kundharu Saddhono; Sri Hastuti; Nela Rizqiya Fitri
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i02.5033

Abstract

Sanggring is a food served every 23rd of Ramadan at the Jami' Sunan Dalem Mosque in Gumeno Village, Gresik Regency, as a joint iftar menu. The Sanggring tradition is unique and still exists today. Thus, researchers considered it essential to be studied further. This research focused on three issues, as stated in the problem formulation: The history of the Sanggring tradition in Gumeno Village, the implementation process, and symbols of religiosity, values, and functions. In the present study, researchers employed a qualitative research method. The findings revealed that the tradition of fast-breaking with the Sanggring menu was encouraged by Sunan Dalem's illness while doing da'wah (inviting or calling people to embrace Islam) in Gumeno Village, which was later reinforced by the community's magical experiences and beliefs. In the life of the local community, the Sanggring was initially an expression of gratitude for the recovery of Sunan Dalem. Nowadays, its functions have developed into social, cultural, and political.

Page 83 of 262 | Total Record : 2616


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article On Progress) Vol. 15 No. 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article On Progress) Vol. 14 No. 001 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Spesial Issue) Vol. 14 No. 04 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 03 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 02 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 01 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 04 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 03 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 02 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (In Press) Vol. 13 No. 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023) Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20 Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol. 11 No. 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol 11, No 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol. 10 No. 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue) Vol 10, No 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue) Vol. 10 No. 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 01 (2019) Vol 8, No 01 (2019) Vol. 7 No. 02 (2018) Vol 7, No 02 (2018) Vol. 7 No. 01 (2018) Vol 7, No 01 (2018) Vol. 6 No. 11 (2017) Vol 6, No 11 (2017) Vol 6, No 02 (2017) Vol. 6 No. 02 (2017) Vol. 5 No. 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016 Vol 5, No 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016 Vol 5, No 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016 Vol. 5 No. 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016 Vol. 4 No. 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015 Vol 4, No 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015 Vol 4, No 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015 Vol. 4 No. 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015 Vol 3, No 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014 Vol. 3 No. 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014 Vol. 3 No. 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014 Vol 3, No 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014 Vol. 2 No. 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013 Vol 2, No 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013 Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013 Vol. 2 No. 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013 Vol. 1 No. 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012 Vol 1, No 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012 Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012 Vol. 1 No. 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012 More Issue