cover
Contact Name
M. Syukri Ismail
Contact Email
msyukri_ismail@staiyasnibungo.ac.id
Phone
+6282278916431
Journal Mail Official
jurnalnurelislam@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lintas Sumatera KM.04 Sungai Binjai Kec. Bathin III Kab. Bungo Provinsi Jambi Kode Pos 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
ISSN : 23377828     EISSN : 25276263     DOI : -
NUR EL-ISLAM Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan the journal is published by Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi Indonesia. It’s dedicated for the publication of scientific articles in Islamic Education, Islamic Economics and Religious Studies. The languages used in this journal are Indonesia, English and Arabic. This journal is published twice a year, April and October in printed and online version. The editors receive scientific articles of academics, lecturers, and researchers who have never been published by other Journals.
Articles 492 Documents
Pengaruh Strategi Pembelajaran Pemecahan Masalah (Problem Solving) Terhadap Hasil Belajar Siswa Juliana, Rina; Yuisman, Dedi; Muzakki, M.
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 11 No. 1 (2024): (April 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v11i1.566

Abstract

Hasil belajar siswa sangat dipengaruhi oleh strategi pembelajaran yang dipilih oleh guru. Salah satu strategi yang dapat digunakan oleh guru adalah strategi pemecahan masalah, yang melibatkan menyelesaikan masalah yang tidak biasa dan yang siswa tidak tahu cara menyelesaikannya. Penelitian ini sangat penting untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa di MAN 1 Padangsidimpuan dalam bidang fikih berkorelasi dengan strategi pembelajaran pemecahan masalah. Mengacu pada konteks penelitian di atas, keuntungan yang diharapkan oleh peneliti adalah guru akan memiliki kemampuan untuk menerapkan strategi pembelajaran pemecahan masalah secara inovatif dalam proses pembelajaran mereka. Tujuan penelitian dicapai melalui penerapan pendekatan kuantitatif, dan jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional. Metode pengambilan data melalui angket dan arahan Untuk menguji validitas, rumus digunakan korelasi pearson product moment, sedangkan rumus alpha croanbach digunakan untuk uji reliabilitas. Ada korelasi sederhana dan korelasi ganda yang digunakan untuk menganalisis data. Jumlah hubungan variabel strategi pembelajaran pemecahan masalah dengan hasil belajar siswa adalah 0,870, dengan kontribusi variabel X1 dengan Y 75,69%, dan variabel tambahan 24,31%. Menurut rancangan penelitian, peneliti menemukan bahwa keberhasilan belajar siswa sangat bergantung pada strategi pembelajaran pemecahan masalah yang diterapkan guru. Ini disebabkan oleh fakta bahwa siswa sudah memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi, mengeksplorasi, menginvestigasi, menduga, dan akhirnya menemukan solusi untuk masalah yang ditimbulkan oleh guru mereka di bidang studi fikih.
Inovasi Manajemen Sekolah dalam Meningkatkan Standar Pendidikan Anak Usia Dini khalilurrahman; Budrini
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 11 No. 1 (2024): (April 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v11i1.572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi inovasi manajemen sekolah dalam meningkatkan standar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Menghadapi tantangan abad ke-21, penting bagi institusi pendidikan untuk mengadopsi pendekatan manajemen yang inovatif guna memastikan kualitas pendidikan yang tinggi. Pendahuluan penelitian ini menguraikan pentingnya manajemen sekolah yang efektif dan inovatif dalam konteks PAUD, dengan fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan anak secara holistik. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi di beberapa sekolah PAUD di Sarolangun, Provinsi Jambi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola inovatif dalam praktik manajemen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi manajemen sekolah, seperti penerapan teknologi pendidikan, pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru, dan kolaborasi aktif antara sekolah dan komunitas, secara signifikan meningkatkan standar pendidikan di PAUD. Selain itu, manajemen yang berorientasi pada keterlibatan orang tua dan pemberdayaan guru juga terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan anak. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi dalam manajemen sekolah memainkan peran penting dalam meningkatkan standar pendidikan anak usia dini. Studi ini memberikan rekomendasi bagi praktisi dan pembuat kebijakan pendidikan untuk mengadopsi strategi manajemen yang inovatif dan berkelanjutan, guna mencapai kualitas pendidikan yang lebih baik di PAUD.
Isu-isu Problematika Pembelajaran Al-Qur’an Hadits di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darmawi; Kusuma, Herwin Wijaya; Sibuan
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 11 No. 1 (2024): (April 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v11i1.573

Abstract

Pembelajan al-Quran dan Hadis memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dalam siswa dan kehidupannya di lingkungan keluarga, sekolah maupun dilingkungan masyarakat. Akan tetapi dalam proses pelaksanaan pembelajaran al-Quran dan Hadis di masa modern ini, memiliki isu-isu problematis yang perlu diperhatiakan oleh para guru maupun negara untuk memantau perkembangan siswa dalam mata pelajaran al-Quran dan Hadis. Tujuan dari penlitian ini yaitu untuk mengetahui serta menganalisis mengenai permasalahan yang ada dalam pembelajaran al-Quran dan Hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang bersifat deskriftif. Teknik penentuan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis data, dan teknik pengumpulan dalam penelitian ini yaitu observasi, analisis data berupa buku, jurnal, karya ilmiah, serta sumber yang memiliki kaitan dengan penelitian ini. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan terdapat isu-isu pembelajaran al-Quran dan Hadis di Madrasah Ibtidaiyah, hal tersebut berkaitan dengan permasalahan yang ada pada guru, siswa dan lingkungan. Problematika pada guru yaitu pada penggunaan media pembelajran yang kurang efektif, tidak menguasai bahan ajar serta kurang terampil dalam mengelola pembelajaran. Siswa terdapat permasalahan pada psikologis dan mental, yang membuat kurang motivasi dalam belajar. Lingkungan sekolah dan keluarga juga memiliki pengaruh terhadap pembelajaran al-Quran dan Hadis. Lingkungan keluarga, kurangnya pantauan oleh kedua orang tua, serta didikan yang ketat membuat siswa frustasi. Lingkungan sekolah yaitu didikan oleh guru yang ketat serta kurangnya media pembelajaran al-Quran dan hadis.
Strategi Pembelajaran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Penguatan Nilai Tasamuh di SMPN 1 Lamongan Muflich , Moch Faizin; Muchtar , Nicky Estu Putu; Sholikhah , Anni Fatimatus
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 11 No. 2 (2024): (Oktober 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v11i2.574

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi pembelajaran guru pendidikan agama islam dalam penguatan nilai tasamuh. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sistem pembelajaran yang di lakukan guru pendidikan agama islam dalam mengembangkan sikap peserta didik memiliki rasa saling memahami dan menghargai di antar sesama manusia Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru pendidikan agama islam dalam penguataan nilai tasamuh di SMPN 1 Lamongan di mulai dengan perencanaan penyusunan kurikulum, prota, promes, silabus dan RPP serta perencanan kegiatan tahunan dan perencaanaa kegiatan bantuan sosial. sedangkan pada pelaksanaan penguatan nilai tasamuh di bagi menjadi tiga tahap, yang pertama adalah tahap pendahuluan. Kedua adalah tahap inti yang meliputi strategi pembelajaran aqidah inklusif, pembelajaran dengan metode kooperatif dan melalui kegiatan keagamaan kemudian untuk kegiatan evaluasi dalam penguatan nilai tasamuh meliputi penilaian kognitif afektif dan psikomotorik. Untuk faktor pendukung guru PAI dalam penguatan nilai tasamuh Rasa kesadaran yang tinggi Kepeduli sosial, Lingkungan pembelajaran yang mendukung Sedangkan faktor penghambat yang di rasakan oleh guru PAI dalam penguatan nilai tasamuh adalah Lemahnya peserta didik dalam memahami pentingnya nilai tasamuh. berita hoax yang meraja rela dari berbagai media, kurangnya pemahaman dari masing-masing orang tua mengenai peran orang tua dalam membimbing anaknya untuk melakukan toleransi. Maka upaya tindak lanjut untuk mengatasi hambatan yakni dengan pemberian pemahaman mendasar dan mendalam terkait dengan nilai-nilai tasamuh serta pemberian nasihat - nasihat serta pemberian bimbingan secara terus menerus oleh semua elemen yang ada di sekolah.
Living Hadits dalam Ruang Digital: Fenomena Gerakan 'Julid Fi Sabilillah' Melalui Media Sosial (Kajian Hadits Riwayat Muslim dan Abu Dawud) Muhammad Adib Nuruzzaman; Yeni Endiana; Ni'matul Fauziyah
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 11 No. 2 (2024): (Oktober 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v11i2.629

Abstract

Abstrak Kekejaman Zionis Israel melancarkan genosida terhadap warga sipil Palestina menuai protes hingga kecaman dari berbagai pihak. Warganet, sebutan masyarakat di ruang digital tak luput dari pihak yang menyuarakan protes keras atas banalitas Israel tersebut. Tulisan ini menyajikan penjelasan lengkap gerakan julid fi sabilillah yang diinisiasi oleh warganet untuk menyerang akun-akun Zionis Israel dan mengkaji gerakan tersebut melalui tinjauan hadits Riwayat Muslim dan Abu Dawud. Dengan pendekatan deskriptif analitis, penelitian ini mengumpulkan data menggunakan pemantauan partisipatif dan studi pustaka, kemudian dianalisis dengan metode sintesis konseptual. Tujuannya agar dapat memberikan wawasan aktual akan dampak dari gerakan julid fi sabilillah dan bagaimana ajaran Islam menyikapi hal tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gerakan julid fi sabilillah merupakan langkah ofensif warganet yang muak akan propaganda dan aksi playing victim Zionis Israel. Gerakan ini dioperasikan dengan tata cara dan komando yang massif dieksekusi warganet untuk menjatuhkan mental Zionis Israel. Hingga banyak dari tentara Israel yang mematikan kolom komentar dan mengaku stres karena diserang warganet. Para ulama banyak yang menyambut positif aksi ini, meski ada juga yang tidak sependapat. Ditinjau dari kajian hadits Riwayat Muslim dan Abu Dawud, gerakan julid fi sabilillah ini tergolong mengingkari kemungkaran dan model jihad melalui lisan yang diwakilkan ketikan di media sosial. Secara umum gerakan ini baik, namun perlu dievaluasi agar tepat sasaran dan tidak menyalahi syariat Islam. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan untuk selalu menjadikan hadits atau dalil agama lainnya dalam setiap tindakan yang dilakukan, khususnya pada hal-hal kontemporer dalam kehidupan. Keywords: hadits; julid fi sabilillah; ruang digital.
Eksistensi Religius dan Tantangan Zaman Tradisi Mandi Penimbul Dalam Ritual Pengobatan pada Masyarakat Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi Wandi; Ismail, M. Syukri; Musthofa, M. Arif
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 11 No. 1 (2024): (April 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v11i1.632

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya kegelisahan penulis mengenai pudarnya tradisi dalam kehidupan sehari-hari akibat perkembangan globalisasi khususnya tradisi mandi penimbul di daerah Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripiskan bagaimana sejarah tradisi mandi penimbul di Mendhara, bagimana proses pelaksanaan ritual mandi penimbul, serat apa makna filosofis yang terkandung dalam tradisi mandi penimbul di Mendahara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian budaya, kualitatif dan deskriptif, yaitu mendeskripsikan dan menceritakan apa yang penulis alami dengan cara menggambarkannya secara tertulis, dalam acara mandi adat mandi penimbul di Mendahara, Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Hasilnya adalah sejarah mandi penimbul yang ada di Mendahara merupakan suatu dialektika kebudayaan yang bukan terdiri dari satu latar belakang kebudayaan saja melainkan banyak faktor yang mempengaruhinya salah satunya masih melekatnya tradisi nenek moyang terdahulu, dahulu masyrakat sering sakit tidak serta merta langsung kedokter melainkan mempercayakan kesembuhannya ke dukun, disamping itu tentunya menggantungkan harapannya pada Allah, proses tradisi mandi penimbul juga tidak terlalu rumit melainkan hanya membutuhkan beberapa perlatan dan upacara tradisi, yang keseluruhan proses tersebut mempunyai nilai makna dan tujuan yang mendalam yaitu: nilai kebersamaan, nilai ketelitian, nilai gotong-royong, nilai kehati-hatian, nilai keselamtan dan nilai religious.
Studi Komparatif Perubahan Konstitusi antara Republik Arab Mesir dan Negara Kesatuan Republik Indonesia Afif, M. Fahmi
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 11 No. 2 (2024): (Oktober 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v11i2.631

Abstract

Sepanjang sejarah ketatanegaraan Indonesia, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 telah mengalami perubahan dalam pelaksanaannya. Pertama, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang mulai berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945 dan berlaku hingga tanggal 27 Desember 1949. Kedua, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia mulai berlaku pada tanggal 27 Desember 1949 sampai dengan tanggal 1 Januari 1950. Ketiga, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia yang berlaku sejak tanggal 17 Agustus 1950 sampai dengan tanggal 5 Juli 1959 adalah Undang-Undang Dasar Sementara Tahun 1950. Terakhir, kita kembali ke Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berlaku sejak tanggal 5 Juli 1959 sampai dengan tahun 1999. Dengan perubahan terakhir pada tahun 2002, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 telah mengalami empat kali perubahan. Dalam konteks yang sama, Republik Arab Mesir telah mengalami beberapa kali perubahan dan amandemen. Konteks kajian ini adalah sebagai berikut. Metodologi penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah strategi penelitian hukum normatif komparatif. Dengan mengkaji proses perubahan melalui usulan modifikasi, perdebatan, persetujuan mayoritas Majelis al-Nuwab (DPR), dan referendum, kajian ini menemukan bahwa konstitusi Republik Rakyat Mesir lebih tidak fleksibel. Di sisi lain, UUD 1945 memberikan keleluasaan yang lebih besar untuk melakukan perubahan karena hanya mengharuskan ½ anggota MPR untuk mengusulkannya, yang berarti bahwa 2/3 anggota Majelis harus hadir selama sidang, dan untuk mengubah suatu pasal, keputusan harus diterima oleh 50% ditambah satu orang dari setiap anggota Majelis.
Pelaksanaan Pembinaan Program Belajar Malam (Muwajjah) untuk Peningkatan Hasil Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Desa Sakatiga Indralaya Ogan Ilir Ridwan, Muhammad Isa; Annur, Saipul; Astuti, Mardiah
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 11 No. 1 (2024): (April 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v11i1.634

Abstract

Pelaksanaan program belajar di dalam suatu lembaga pendidikan berawal pada proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan peserta didik. Di dalam pondok pesantren Raudhatul Ulum ada yang dinamakan dengan program belajar malam (muwajjah), dengan tujuan meningkatkan kualitas belajar santri. Namun di dalam proses muwajjah tersebut para santri kurang disiplin terhadap waktu yang telah ditetapkan, sehingga kurang efisien pada pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan, strategi dan faktor yang mempengaruhi program belajar malam di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga. Metode yang digunakan berjenis kualitatif dengan sifat field research dan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil yang didapatkan adalah pada pelaksanaan muwajjah agar berjalan dengan baik, maka semua pihak baik itu guru dan wali kelas ikut bertanggung jawab dengan aturan yang sudah direncanakan dan dijadwalkan. Kemudian faktor pendukung muwajjah adalah pengkondisian iklim muwajjah yang oleh guru dan wali kelas, untuk faktor penghambat adalah kelelahan dikarenakan santri dari pagi sampai sore hari telah mengikuti proses pembelajaran di kelas.
Integration of Hindu Values into Islamic Education System to Foster Tolerant Living (a Case Study at Bali Bina Insani Islamic Boarding School, Indonesia) Fannani, Bakhruddin; Ma'arif , A. Samsul; Kholish, Moh Anas
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 11 No. 2 (2024): (Oktober 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v11i2.705

Abstract

This article analyzes the integration of local Hindu cultural values into an Islamic education system in Bali, Indonesia. To collect the data, the researchers adopted observation, interview, and document analysis. After the data were collected, the researchers analyzed them in the light of social construction theory. The results showed that the integration could be explained well from the perspective of social construction. It started with the construction of the integration concept by the founder of the school. The moment of externalization started with the sharing of the concept. Policies on teacher recruitment, curriculum, and social disciplines would have supported the integration. Hindu teachers were recruited to teach at the Islamic school. Some subjects were enriched with points supporting the integration and a set of social disciplines was indoctrinated to the students. This objectivation moment then produced the internationalization of the concepts by the members of the school. Finally, the whole school members could accept and interact with people of other religions in a tolerant manner. The integration itself proved not only that social construction could be done in the education field, but it also gave an example of how to foster tolerance in a country of multi-religion through a multicultural education approach. This was where the research got its significance, i.e. showing the model of education suitable for multi-religious countries to foster tolerant and peaceful living.
Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Melalui Metode Project Based Learning pada Anak Usia 5-6 Tahun Taman Kanak-Kanak Tunas Inti Dusun Tebo Jaya Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang Kabupaten Bungo Ade Candra, Prengki; Istikomah, Istikomah; Wulandari, Lisma Seprian
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 10 No. 2 (2023): (Oktober 2023)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v10i2.783

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memberi gambaran bagaimana peningkatan kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun di TK Tunas inti Tebo Jaya. Adapun metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan Kemmis and Taggart. Adapun alat pengumpulan data yang digunakan di dalam penelitian ini terdiri dari observasi wawancara dokumentasi dengan beberapa tahapan aku siklus 1 dan siklus 2 dengan beberapa tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan tindakan pengamatan dan refleksi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh data capaian peningkatan kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 di TK Tunas inti dengan peningkatan pada prasiklus dengan persentase 16,7%, kemudian pada siklus I dengan persentase 33,3%% dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 83,3%. Dengan demikian dapat disimpulkan penggunaan metode project based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak.