cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 26205807     EISSN : 26207184     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Madrasah merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Amuntai Kalimantan Selatan yang terbit berkala setiap 6 (enam) bulan sekali dengan scope dan issue yang diangkat terkait dengan pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah secara khusus dan pendidikan anak umumnya. dengan nomor ISSN: 2620-5807, Artikel yang diterima diutamakan penelitian lapangan kuantitatif atau kualitatif. Penelitian literatur akan dipertimbangkan diterima berdasarkan keluasan dan kedalaman kajian. P-ISSN:2620-5807 E-ISSN:2620-7184
Arjuna Subject : -
Articles 711 Documents
Implementasi Model Two Stay Two Stray pada Mata Kuliah Konsep Dasar IPA Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa PGMI Rahayu, Mila; Widiyanto, Rohmat; Sentosa, Sedya
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 1 (Januari 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i1.2893

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa semester 1 PGMI di salah satu Perguruan Tinggi Negeri Islam Jakarta dalam mata kuliah Konsep Dasar IPA dengan jumlah 33 mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan atau menumbuhkan motivasi mahasiswa dalam melaksanakan proses pembelajaran pada mata kuliah Konsep Dasar IPA, sehingga motivasi yang tinggi akan memberikan dampak hasil belajar yang meningkat. Metode penelitian yang digunakan adalah Analisa permasalahan. Penelitian dimulai dari mengidentifikasi masalah, pengumpulan data, analisis data, dan evaluasi. Peningkatan motivasi belajar mahasiswa menggunakan model two stay two stray dimana terdiri dari empat orang dalam kelompok, dengan pembagian dua orang menjadi tim ahli dan dua orang menjadi tamu yang berkunjung ke kelompok lain untuk mencari informasi mengenai materi yang dibahas. Hasil dari implementasi model two stay two stray pada mata kuliah Konsep Dasar IPA menunjukkan adanya perubahan pada mahasiswa yakni motivasi dengan keaktifan selama mengikuti perkuliahan yang berlangsung. Setiap mahasiswa memiliki andil dalam kegiatan mata kuliah Konsep Dasar IPA.
Integrasi Etnomatematika dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Berbasis Kesenian Tari Budaya Lampung Fatimah, Siti; Zulfi Fajriyah, Rania; Fatimah Zahra, Frika; Prasetyo, Sigit Prasetyo
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.3721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar berbasis kesenian tari budaya Lampung. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur (literature review). Melalui tinjauan literatur, penelitian ini menganalisis temuan terkait peningkatan pemahaman matematis, motivasi dan keterlibatan siswa, pengembangan keterampilan sosial dan budaya, serta keterampilan motorik dan kreativitas siswa dalam konteks pembelajaran matematika yang menggunakan kesenian tari tradisional Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kesenian tari Lampung dalam pembelajaran matematika telah terbukti meningkatkan pemahaman konseptual siswa terhadap konsep-konsep matematika seperti geometri, simetri, pola, angka dan pengukuran. Selain itu, penggunaan budaya lokal seperti tari Lampung juga telah meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, serta membantu mengembangkan keterampilan sosial, budaya, motorik, dan kreativitas mereka. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi, termasuk keterbatasan pengetahuan dan keterampilan guru, kurangnya sumber daya dan dukungan dari kurikulum nasional. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika berbasis kesenian tari budaya Lampung memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika di sekolah dasar. Untuk memaksimalkan manfaat dari pendekatan ini, rekomendasi diberikan, termasuk pengembangan modul pembelajaran, pelatihan guru, dukungan kebijakan, dan penelitian lebih lanjut untuk eksplorasi yang lebih mendalam. Dengan demikian, diharapkan pembelajaran matematika dapat menjadi lebih kontekstual, relevan, dan menarik bagi siswa, sambil juga membantu melestarikan dan menghargai warisan budaya lokal.
Pengaruh Project Based Learning Terhadap Kemampuan Kognitif dan Keterampilan Kolaborasi Kelas V pada Materi Ekosistem Nasution, Qonita Nurhamidah; Ali, Enjang Yusup; Ismail, Ali
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh project based learning terhadap kemampuan kognitif dan keterampilan kolaborasi siswa kelas V materi Ekosistem. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain nonequivalent control group. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas tinggi SDN Cikoneng I, Kabupaten Sumedang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sampel penelitian ini adalah siswa kelas V-A dan V-B SDN Cikoneng I. Penelitian ini menggunakan instrumen tes hasil belajar, lembar observasi, serta dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan project-based learning memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan kognitif dan keterampilan kolaborasi siswa. Dibuktikan dari uji beda rata-rata pada soal yang mengukur kemampuan kognitif dan hasil pottest yang lebih tinggi daripada pretest. Terdapat perbedaan pengaruh antara pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan kognitif, dilihat dari hasil tes kemampuan kognitif kelas eksperimen lebih unggul. Setelah pembelajaran berbasis proyek diterapkan, keterampilan kolaborasi siswa menjadi lebih aktif saat berkelompok terutama saat memecahkan masalah, menyampaikan ide dan menyelesaikan proyek kelompok. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan keterampilan kolaborasi antara project based learning dan pembelajaran konvensional, kelas eksperimen menunjukkan siswa yang lebih aktif dalam mengerjakan proyek kelompok dengan tepat waktu, menerima pendapat dan mampu menyampaikan ide dengan baik.
Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SDIT Al Akbar Salbiyah, Dwi; Purwowidodo, Agus
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.3652

Abstract

Pendidikan karakter merupakan suatu proses penanaman nilai-nilai karakter peserta didik melalui pemahaman dan pelaksanaan. Penanaman nilai karakter merupakan suatu cara untuk menumbuhkan peserta didik yang mempunyai sikap baik. Penanaman nilai karakter perlu pendampingan oleh guru dan orang tua. Tujuan penelitian ini adalah peserta didik dapat menjadikan seseorang yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di SDIT Al Akbar. Sumber peneliti yang digunakan ada 3 yaitu person, place dan paper. Peneliti menggunakan beberapa teknik pengumpulan yaitu: indepth interview, participant observation dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini bawasanya Implementasi pendidikan karakter melalui profil pelajar pancasila di SDIT Al Akbar sudah diterapkan. Lima indikator yang paling utama presentasenya adalah akhlak beragama, dimana lembaga tersebut memiliki pembiasaan agama yang tertata, selain itu ada kegiatan penerapan sekolah sak ngajine baik dalam kegiatan BTQ, pembiasaan yasin tahlil, kultum dan lain lain. Penerapan dimensi tersebut dapat mencetak peserta didik berkarakter religius dan nasioanalisme.
Penggunaan Media Flashcard untuk Meningkatkan Kecerdasan Linguistik Verbal pada Siswa Kelas 1 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kusumaningtyas, Palupi; Suranto, Suranto
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4065

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kecerdasan linguistik verbal pada peserta didik kelas 1A pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian Tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas 1A di SD Muhammadiyah 2 Kauman sejumlah 18 anak. Prosedur pelaksanaan pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi berupa lembar observasi pada setiap akhir siklus. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kecerdasan linguistic verbal siswa kelas 1A mengalami peningkatan setelah dilakukan Tindakan pada siklus I dan siklus II dibandingkan dengan pra siklus. Hasil penelitian pada penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan dalam kecerdasan linguistik verbal anak, khususnya dalam penggunaan media pembelajaran Flashcard untuk peserta didik kelas 1A di SD Muhammadiyah 2 Kauman. Media Flashcard bermanfaat untuk menarik perhatian peserta didik serta mampu meningkatkan peserta didik dalam hal kecerdasan linguistic verbal, kemampuan membaca serta pemahaman terhadap materi pembelajaran yang disampaikan guru. Adapun saran dari penelitian ini yaitu media pembelajaran guru dapat dikembangkan lagi melalui berbagai kegiatan di dalam maupun di luar kelas. Guru juga sebaiknya menciptakan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif agar kemampuan kecerdasan linguistik verbal peserta didik dapat meningkat dan berkembang dengan baik.
Mind Mapping Sebagai Alternatif dalam Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik pada Materi IPA Madrasah Ibtidaiyah Pasca Pandemi Wati, Binti Susila; Purwowidodo, Agus
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.3642

Abstract

Kreativitas belajar merupakan suatu yang sangat penting diciptakan oleh pendidik dan peserta didik, kreativitas sebagai modal awal pembelajaran yang menyenangkan. Terjadinya pandemi covid-19 dan pasca pandemi covid-19 memang berakibat pada proses pembelajaran. Saat terjadinya pandemi proses pembelajaran dialihkan secara online, pembelajaran tidak bisa dilakukan secara tatap muka, sehingga proses pembelajaran dilakukan dengan aplikasi online seperti WhatsApp, Goole Meet, dan Zoom sehingga proses pembelajaran peserta didik tidak bisa terpantau dengan maksimal. Lain halnya pasca pandemi covid-19 proses pembelajaran sudah dilakukan tatap muka akan tetapi banyak sekali peserta didik yang masih malas, pengen cepat istirahat dan keaktifan yang masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas peserta didik menggunakan model Mind mapping pasca pandemi. Alasan peneliti memilih topik ini, karena model mind mapping dirasa tepat sebagai alternatif dalam meningkatkan kreativitas proses pembelajaran IPA di masa pandemi covid-19 maupun pasca pandemi covid-19. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi Pustaka. Berdasarkan hasil penelitian model mind mapping dapat diimplementasikan pada saat pandemi covid-19 maupun setelah terjadinya covid-19. Hal itu dikarenakan model mind mapping dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk aktif dalam merancang, menulis, dan mengingat pemetaan materi yang ada dalam pikiran.
Pengembangan Kesadaran Keberagamaan dan Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembiasaan Sholat Dhuha di Madrasah Ibtidaiyah Hidayat, Rahmat Taufiqi; Purwowidodo, Agus
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.3653

Abstract

Kontruksi pendidikan karakter yang terbentuk melalui pembiasaan sholat Dhuha pada pendidikan dasar memiliki fungsi dalam membangun kesadaran setiap siswa untuk bersikap religius, disiplin ,jujur dan bertanggung jawab. Tujuan penelitian ini untutk Menganalisis peran pembiasaan sholat Dhuha dalam membentuk karakter religius. Adanya pembiasaan sholat Dhuha tersebut mengajarkan bahwa pentingnya sifat religious bertujuan untuk membangun kepribadian yang sesuai dengan tujuan ajaran agama Islam, sifat disiplin membantu membiasakan siswa tepat waktu dalam menuntut ilmu dan, sikap jujur menjadikan siswa untuk terbiasa dalam menjaga amanah, serta sikap tanggung jawab dapat menguatkan kemampuan nebajemen diri, bekerjasama, serts orientasi dalam tim danĀ  selalu belajar. Penulisan artikel ini menggunakan metode Library Researh dengan menggunakan literature-literature yang sesuai dengan judul yang akan dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan Sholat dhuha yang dilaksanakan oleh siswa membuktikan hasil adanya pengaruh antara pembiasaan Sholat dhuha dengan karakter para siswa. Sholat dhuha memiliki banyak manfaat serta nikmat bagi manusia. Oleh sebab itu Rasulullah sangat menganjurkan ummatnya untuk rutin melaksanakan Sholat dhuha, sebab banyak keistimewaan-keistimewaan yang datang dari Sholat dhuha. Karakter yang religius memang sudah seharusnya ditanamkan kedalam diri seorang anak sejak dini, mulai dari lingkup keluarga, sekolah juga lingkungan. Membuat kebiasaan yang baik akan memberikan efek jangka panjang dalam diri anak. Usia sekolah dasar termasuk masa-masa di mana anak akan mudah mengikuti orang-orang disekitarnya.
Analisis Perkembangan Keterampilan 4C Siswa Melalui Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tema Rekayasa Teknologi di Sekolah Dasar Rosalino, Sabilla; Julia, Julia; Gusrayani, Diah
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4107

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan hadirnya projek penguatan profil pelajar pancasila. Projek penguatan profil pelajar pancasila bertujuan untuk menumbuhkan karakter bangsa yang di wujudkan pada enam elemen profil pelajar Pancasila yaitu beriman bertakwa dan berakhlak mulia, berkbhinekaan global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif. Enam elemen ini juga memperkuat keterampilan 4C yang mulai diterapkan secara bertahap di kurikulum 2013. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui bagaimana perkembangan keterampilan 4C siswa melalui implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan penelitian adalah kepala sekolah, guru wali kelas IV dan siswa kelas IV sebanyak 19 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterlaksanaan kegiatan pembelajaran projek penguatan profil pelajar pancasila telah tersusun dan berjalan dengan baik, terdapat kaitan antara projek penguatan profil pelajar pancasila dan keterampilan 4C siswa, dimana dalam kegiatan projek penguatan profil pelajar pancasila keterampilan 4C siswa lebih berkembang dan meningkat. Hal tersebut terlihat dari antusias dan semangat peserta didik saat kegiatan pembelajaran projek penguatan profil pelajar pancasila. selain itu berdasarkan hasil wawancara menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik semakin bertambah dalam mengungkapkan ide dan gagasannya. Semakin baik kerjasama antar peserta didik dalam kelompok. Berkembang kemampuan peserta didik dalam menemukan solusi berkaitan dengan masalah di lingkungan sekitar dan berkembang kreativitas peserta didik melalui pemanfaatan botol bekas sebagai media membuat filter air sederhana dan menghias botol sesuai dengan kreasinya masing-masing. Selain itu angket siswa menunjukkan hasil yang sangat baik ditandai dengan jawaban angket dengan rata-rata jawaban S (Selalu) untuk setiap pernyataan.
Peranan Video Animasi Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Sianturi, Evyta Darma Judika; Iswara, Prana Dwija; Djuanda, Dadan
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4080

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dampak penerapan media video animasi terhadap kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-eksperimental dengan model one group pra test-pasca test untuk menguji pengaruh intervensi. Sampel penelitian terdiri dari 33 siswa kelas I SD di Kabupaten Sumedang sebagai kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen diberikan pembelajaran membaca permulaan menggunakan media video animasi. Pengumpulan data dilakukan melalui pra tes dan pasca tes serta hasil tes dianalisis menggunakan statistik dengan tingkat signifikansi 0,05 untuk mengetahui pengaruh intervensi terhadap kemampuan membaca permulaan siswa. Saat membaca, siswa cenderung menyebut huruf-huruf pada kata secara terpisah, dan pelafalan serta intonasi dalam membaca belum optimal. Kemampuan membaca permulaan siswa yang kurang maksimal salah satunya disebabkan oleh minimnya peralatan dan media pembelajaran yang tersedia di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh yang signifikan antar kemampuan membaca awal melalui pemanfaatan video animasi pada siswa kelas I SD. Kelompok eksperimen memiliki skor rata-rata pra tes 56,91 dan pasca tes 72,64 yang menunjukkan bahwa penggunaan media video animasi berpengaruh positif terhadap kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar. Media digital (elektronik) seperti video animasi merupakan media yang menarik bagi siswa dalam pembelajaran membaca permulaan di sekolah dasar.
Pengaruh Bahan Ajar Multimedia Berbasis Google Site Terhadap Hasil Asesmen Sumatif Pada Pembelajaran Gaya di Sekitar Kita Putri, Rifa Asyifa Cahya; Sujana, Atep; Ali, Enjang Yusup
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4109

Abstract

Kurikulum merdeka mengindikasikan agar setiap peserta didik tidak hanya mendapatkan nilai tinggi pada setiap mata pelajaran yang diberikan oleh guru, tetapi memiliki keahlian yang berbeda-beda namun mampu menghadapi tantangan pendidikan di era 4.0 dengan menunjang keterampilan peserta didik dalam pemecahan masalah dan berpikir kritis. Namun fenomena yang terjadi adalah kurangnya bahan ajar yang menjadi pedoman guru dalam pembelajaran terutama pada daerah terpencil dikarenakan akses yang ditempuh cukup sulit sehingga belum meratanya pembagian bahan ajar oleh pemerintah. Sehingga, kebutuhan belajar peserta didik tidak terpenuhi sehingga akan berpengaruh pada hasil asesmen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketidaksamaan hasil asesmen sumatif peserta didik antara kelompok yang diberikan perlakuan dengan bahan ajar visual berupa buku serta kelompok yang menggunakan bahan ajar multimedia berbasis google site, dan untuk mengetahui peningkatan hasil asesmen sumatif peserta didik materi gaya di sekitar kita kelas IV SD setelah menggunakan bahan ajar multimedia berbasis google site. Metode yang digunakan sebagai pedoman dalam penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Sodonghilir pada 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol serta kelompok eksperimen. Adapun subjek penelitiannya adalah peserta didik kelas IV yang telah menggunakan kurikulum merdeka. Sampel penelitian diikuti oleh 31 peserta didik pada kelas kontrol dan 31 peserta didik pada kelas eksperimen. Hasil posttest pada kelompok eksperimen yang berjumlah 31 peserta didik (88.65) lebih tinggi dari kelompok kontrol rata-rata nilai posttest sebesar (68.34). Begitu pula dalam peningkatan hasil pretest dan posttest pada kelompok eksperimen lebih tinggi mencapai 0.7687307 daripada kelompok kontrol yang mencapai 0.4592. Adapun besaran pengaruh bahan ajar multimedia berbasis google site pada hasil asesmen sumatif lebih tinggi mencapai 62.25% daripada besaran pengaruh bahan ajar visual berupa buku teks yang mencapai 17.14%.