cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 26205807     EISSN : 26207184     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Madrasah merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Amuntai Kalimantan Selatan yang terbit berkala setiap 6 (enam) bulan sekali dengan scope dan issue yang diangkat terkait dengan pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah secara khusus dan pendidikan anak umumnya. dengan nomor ISSN: 2620-5807, Artikel yang diterima diutamakan penelitian lapangan kuantitatif atau kualitatif. Penelitian literatur akan dipertimbangkan diterima berdasarkan keluasan dan kedalaman kajian. P-ISSN:2620-5807 E-ISSN:2620-7184
Arjuna Subject : -
Articles 711 Documents
Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perilaku Sosial Siswa Kelas IV di MI Ihyaul Islam I Rizko, Ulfatur; Marno, Marno
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.3800

Abstract

Dalam penelitian bertujuan untuk mengetahui (1). Bagaimana bentuk penggunaan gadget siswa kelas IV di MI Ihyaul Islam I, (2). Bagaimana dampak positifnya atau dampak negatifnya dalam menggunakan gadget pada perilaku sosial siswa, (3). Bagaimana upaya orang tua dan guru dalam mengatasi dampak negatif pada penggunaan gadget. Perilaku sosial ialah interaksi antar individu dalam membentuk hubungan dapat saling berkaitan, dan perilaku sosial antar individu mempengaruhi sebagai faktor yang paling dominan. Gadget adalah sebuah benda (barang elektronik atau alat) teknologi kecil yang berfungsi tertentu, namun sering kaitkan sebagai sebuah inovasi atau benda baru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dilaksanakan di MI Ihyaul Islam I pada siswa kelas IV. Informan penelitian adalah 16 orang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi serta pencatatan. Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif deskriptif. Adapun hasil dalam penelitian ini menunjukkan, bahwa penggunaan gadget pada siswa kelas IV di MI Ihyaul Islam I adalah 1). Bentuk penggunaan gadget berupa Game Online yaitu Mobile Legends, free fire, Stumble Guys dan Bus Simulator dengan durasi 3-5 jam dalam sehari, game offline Minecraft dengan durasi 3-4 jam dalam sehari, menonton youtube dengan durasi 2-3 jam dalam sehari dan menonton tiktok dengan durasi 3-4 jam dalam sehari. Penggunaan gadget ini mempunyai dampak negatif dan Positif. 2). Dampak negatif dalam penggunaan gadget adalah kurang aktif dalam bersosialisasi, Ketidaktahuan terhadap lingkungan sekitar, kurang sikap ramah kurangnya waktu bermain bersama teman, anak menjadi malas beraktivitas, lambat dalam memahami pelajaran, banyak konten negative sehingga mosi mentalnya terganggu.   Sedangkan dampak positifnya adalah siswa lebih mudah berkomunikasi, menghibur anak, meningkatkan pengetahuan (kecerdasan), kenyamanan belajar, wawasannya menjadi luas 3). Upaya dalam mencegah anak yang ketergantungan dalam menggunakan gadget adalah orang tuanya harus melakukan pembiasaan-pembiasaan, memberi nasihat, arahan, dan pengertian mengenai dampak buruk, memberikan jam atau batasan waktu, orang tua tidak bermain gadget di hadapan anaknya, tegas dan di siplin, mengontrol konten atau aplikasi yang di gunakan anak, dari pihak guru membantu dengan membimbing, memberi pemahaman, dan memberikan pengaturan yaitu dengan melarang untuk membawa gadget ke sekolah.
Manajemen Penilaian Kinerja Guru Oleh Kepala Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran di SD Negeri Kecamatan Kaubun Kabupaten Kutai Timur Fitriyana, Fitriyana; Dwiyono, Yudo; Haryaka, Usfandi
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4068

Abstract

Penilaian kinerja guru dilaksanakan untuk mewujudkan guru yang profesional, karena harkat dan martabat suatu profesi ditentukan oleh kualitas layanan profesi yang bermutu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan (actualiting), pengawasan (controlling) dan evaluasi manajemen penilaian kinerja guru oleh kepala sekolah dalam peningkatkan mutu pembelajaran di SD Negeri Kecamatan Kaubun Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Perencanaan penilaian kinerja guru yaitu, persiapan membentuk Tim penilaian kinerja guru, sosialisasi penilaian kinerja guru melalui rapat dewan guru, pembagian SK Tim, menyiapkan pedoman pelaksanaan penilaian kinerja guru, menyiapkan instrumen penilaian kinerja guru, menyiapkan instrumen kinerja guru, pengumpulan data dan fakta, penilaian, dan laporan penilaian kinerja guru; (2) Pelaksanaan penilaian kinerja guru dilaksanakan melalui pengamatan dan pemantauan (actualiting). Pengamatan adalah kegiatan untuk menilai kinerja guru sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan proses pembelajaran. Pemantauan adalah kegiatan untuk menilai kinerja guru melalui pemeriksaan dokumen atau administrasi pembelajaran, observasi pelaksanaan pembelajaran wawancara peserta didik dan orang tua; (3) pengawasan (controlling) oleh kepala sekolah yaitu melakukan pengawasan terhadap kedisplinan waktu, Mengawasi guru yang sering absen sekolah; mengecek perangkat pembelajaran, melihat cara guru membangun komunikasi dalam lingkungan sekolah, baik itu sesama guru maupun dengan siswa, penggunaan sarana dan prasarana sekolah; (4) Evaluasi proses dalam penelitian ini meliputi observasi dan dokumentasi terhadap kemampuan guru dalam merancang pembelajaran, dan melaksanakan pembelajaran. Kesimpulan: penilaian kinerja guru sebagai upaya dalam peningkatan kinerja guru dan mutu pembelajaran di kelas.
Implementasi Pendekatan Sosiologi Terhadap Pembentukan Tingkah Laku Siswa Sekolah Dasar Tamarin, Vina; Fadilah, Wafa Alfi
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.3717

Abstract

Pendidikan tidak hanya memberikan pengetahuan tetapi juga membangun karakter dan perilaku yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendekatan sosiologi terhadap pembentukan tingkah laku siswa sekolah dasar. Ruang lingkup penelitian ini berfokus pada siswa dan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berupa informasi hasil wawancara. Teknik pengumpulan data yang dilakukan ialah wawancara. Adapun teknik pengumpulan data pada wawancara yaitu dengan cara mendeskripsikan hasil wawancara dalam bentuk uraian. Peneliti menggunakan teknik analisis data teori Milles and Huberman yaitu kondensasi data, penyajian data, dan simpulan data. Lokasi penelitian ini dilakukan pada sekolah dasar negeri di Kabupaten Bandung, dengan melibatkan satu orang guru sebagai narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan sosiologi dapat berguna sebagai alat dalam mengidentifikasi permasalahan mengenai tingkah laku siswa di sekolah. Hal tersebut berguna bagi guru agar dapat mencari solusi dari permasalahan tingkah laku siswa di sekolah. Dengan pendekatan sosiologi seorang guru dapat melakukan penelusuran dalam mengenali tingkah laku siswa secara rinci.
Pengembangan Media Flashcard Berbasis Augmented Reality Materi Tata Surya Siswa Kelas V SDN Sumberdiren 01 Garum Khoirunnisa, Salsabila; Fatih, Mohamad; Wafa, Khoirul
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4072

Abstract

Menurut data empiris, sejumlah besar pendidik masih menggunakan metode ceramah, yang menempatkan pengajar sebagai pusat kelas. Kapasitas kognitif siswa akan menurun jika sumber belajar yang menarik dan kreatif tidak digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektifan, daya tarik, dan validitas media flashcard berbasis Augmented Reality dengan konten tata surya. Paradigma pengembangan ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi) digunakan pada penelitian ini sebagai bagian dari metodologi penelitian dan pengembangan (Research and Development). Pada kategori "Valid", pakar media didapatkan skor persentase 75%, pakar materi didapatkan skor 95%, dan pakar bahasa didapatkan skor 85,7% pada kategori "Sangat Valid". Dengan skor persentase sebesar 97,5% pada kategori "Sangat Efektif", guru kelas lima mengevaluasi keefektifan media. Siswa kelas lima mengevaluasi daya tarik media, dan mereka memberikan nilai 96,6% pada kategori "Sangat Menarik". Hal ini menunjukkan bahwasanya media Flashcard berbasis Augmented Reality mempunyai tingkat keefektifan yang sangat tinggi sehingga dapat memicu guru tertarik untuk menggunakan media pada saat mengajar.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Pemanfaatan Lingkungan Sekitar Sekolah Sebagai Sumber Belajar pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Materi Bentang Alam Siregar, Nurmelina; Isrok’ atun, I.; Ismail, Ali
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4071

Abstract

Lingkungan sekitar sekolah dapat dijadikan sebagai sumber belajar dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pemanfaatan lingkungan sekitar sekolah sebagai sumber belajar dalam proses pembelajaran terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS dan menjelaskan bagaimana pemanfaatan lingkungan sekitar sekolah dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen dan menggunakan desain non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD/MI yang terdapat di Kabupaten Sumedang. Dan Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N Sukaraja II yang berjumlah 89 orang. Dimana kelas IV A yang berjumlah 30 0rang siswa dijadikan sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV C yang berjumlah 30 orang dijadikan sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji N-Gain dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan lingkungan sekitar sekolah sebagai sumber belajar dalam proses pembelajaran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS. Hal tersebut dapat diketahui dengan melihat nilai rata-rata kelas eskperimen pada saat posttest yang semula 60,10 mengalami kenaikan menjadi 84,87 atau apabila dihitung dengan persentase naik sebesar 59%.
Desain Random Card Berbantuan Wordwall Materi Tata Surya Melalui PBL (Problem Based Learning) untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Kelas VI SDN Sumberdiren 01 Kabupaten Blitar Fikria, Maya Dina; Fatih, Mohamad; Alfi, Cindya
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4105

Abstract

Di sekolah dasar (SD), mengajar pembelajaran IPA bisa jadi sulit karena teknik yang membosankan dan tidak inspiratif, serta kurangnya sumber daya yang membuat para guru enggan untuk mengembangkan materi baru. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan peningkatan literasi sains pada siswa serta kevalidan media pembelajaran berbantuan wordwall.  Artikel ini menjelaskan bagaimana random card dibuat untuk membantu siswa kelas enam SD belajar IPA, khususnya tentang Tata Surya, dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Random card dikembangkan dengan bantuan Wordwall. Penelitian ini menggunakan uji coba di SDN Sumberdiren 01 Kabupaten Blitar dan Studi ini merupakan jenis penelitian R&D dengan model pengembangan Borg and Gall. Berdasarkan hasil validasi, bahwa Kartu Acak berbantuan Wordwall menunjukkan tingkat kelayakan dan kevalidan yang tinggi. Literasi sains siswa meningkat secara signifikan selama percobaan penggunaan. Dengan demikian, media pembelajaran random card dengan bantuan wordwall dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas dari pembelajaran IPA di Sekolah Dasar.
Peran Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas V Materi Rantai Makanan Shofiyah, Nida; Ali, Enjang Yusup; Sujana, Atep
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4097

Abstract

Kreativitas memiliki dampak positif pada pembelajaran siswa dan menjadikannya menyenangkan. Kreativitas membantu meningkatkan keterampilan berpikir praktis sebagai salah satu tujuan penting dalam pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah siswa lebih kreatif memakai model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) materi rantai makanan. Subjek penelitian ini terdiri dari 14 siswa yakni 8 perempuan dan 6 laki-laki kelas V di SD Negeri Kesambi Dalam 4 Kota Cirebon. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi keterlaksanaan untuk melihat aktivitas guru dan siswa serta observasi kreativitas yang dilakukan pada keseluruhan pembelajaran. Perolehan data dianalisis melalui reduksi data, sajian data dan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) terlaksana dengan sangat baik, karena mencapai persentase sebesar 97% dan kemunculan kreativitas siswa memperoleh persentase dari masing-masing aspek yakni aspek merancang ide baru 85%. Aspek bahan mudah dijumpai 95%. Aspek kerumitan produk 70%. Aspek ketepatan tata letak produk 90%. Aspek kerapian produk 80%. Aspek usaha siswa dalam merekayasa produk 97%. Aspek daya tarik terhadap bentuk 97%. Aspek daya tarik terhadap warna 95%. Aspek tingkat kesukaan penilai terhadap produk 95%. Berdasarkan hasil observasi bahwa peran pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) cukup efektif untuk menumbuhkan kreativitas siswa kelas V materi rantai makanan dibanding pembelajaran konvensional.
Pengaruh Pendekatan TaRL Terhadap Hasil Belajar IPAS Materi Indonesiaku Kaya Alamnya Kelas V D SD Negeri Wonotingal Aliyah, Nor Rofiatul; Hartonuroso, Hartonuroso; Irianto, Bernardus; Ardi, Bagus Saputro
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.3916

Abstract

Pendekatan TaRL memang dalam kategori yang jarang digunakan oleh guru dikarenakan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk persiapan pembelajarannya. Namun menurut peneliti pendekatan ini efisien untuk dapat menghilangkan perbedaan hasil belajar dari peserta didik dengan cara pembahasan materi hingga asesmennya menyesuaikan kemampuannya. Tujuan penelitian yaitu mencari tahu apakah pendekatan TaRL dapat menjadi solusi meningkatnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS atau tidak. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis One-Shot Case Study yaitu cabang dari desain Pre-Experimental Designs. Dipelaksanaan One-Shot Case Study kelompok akan diberi perlakuan dan hasilnya akan diobservasi. Variabel yang akan diberi perlakuan adalah variabel dependen yang mana merupakan hasil belajar IPAS materi Indonesiaku Kaya Alamnya. Penelitian ini menggunakan variabel yaitu variable bebas (X)/ independennya Pendekatan TaRL dan variable terikat (Y)/dependennya hasil belajar IPAS materi Indonesiaku Kaya Alamnya, dengan populasi yang diteliti yaitu kelas VA-VD namun yang digunakan untuk sampel penelitian hanya kelas VD karena keterbatasan waktu yang dimiliki peneliti. Hasil menunjukkan adanya pengaruh pendekatan TaRL terhadap hasil belajar IPAS materi Indonesiaku kaya alamnya dengan nilai Y= 208,584 dengan koefisien korelasinya sebesar 58,5%. Keberartian koefisien juga menunjukkan Fhitung = 23,972 dengan nilai sig. = 0,000.
Pengaruh Permainan Pathilan dalam Meningkatkan Keterampilan Hitung Operasi Penjumlahan Bilangan Cacah pada Siswa Kelas 1 Muyasaroh, Kunti; Isrok’atun, Isrok’atun; Sunaengsih, Cucun
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4104

Abstract

Penjumlahan adalah operasi dasar dalam matematika yang membentuk dasar dari operasi hitung lainnya seperti pengurangan, perkalian, dan pembagian. Pengenalan penjumlahan sejak dini sangat penting karena keterampilan ini sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun penting, banyak siswa masih menganggap matematika sulit dan membosankan, yang berdampak negatif pada keterampilan hitung mereka. Penelitian ini mengusulkan penggunaan permainan tradisional pathilan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan hitung operasi penjumlahan pada siswa kelas I sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design, melibatkan 60 siswa dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan pathilan secara signifikan meningkatkan keterampilan hitung siswa, terlihat dari peningkatan nilai rata-rata pretest dari 77 menjadi 91,67 pada posttest dan peningkatan skor waktu dari kategori sangat lambat menjadi cepat. Selain itu, permainan ini juga meningkatkan antusiasme dan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Dari hasil penelitian ini maka ada rekomendasi bahwa penggunaan media pembelajaran yang menarik dan relevan walaupun bentuknya dalam permainan tradisional namun hal ini dapat meningkatkan keterampilan hitung.
Analisis Kemampuan Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di SD Negeri 03 Getas pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Rani, Hara Mitta; Mujiyanto, Mujiyanto; Putranto, Dwiyono
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4076

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana proses penyusunan perangkat pembelajaran dan menganalisis bagaimana pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka Belajar di SD Negeri 3 Getas pada mata pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dilakukan di SD Negeri 3 Getas, mulai pada bulan November 2023 hingga Mei 2024. Subjek penelitian adalah guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial beserta kepala sekolah, wakil bidang kurikulum dan siswa di SD Negeri 03 Getas. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi Terus-terang atau tersamar, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan guru di SD Negeri 03 Getas memahami dan dapat menyusun perangkat pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka, yang mencakup CP (Capaian Pembelajaran), ATP (Alur Tujuan Pembelajaran), dan MA (Modul Ajar). Penyusunan perangkat pembelajaran ini dilakukan secara kolaboratif dengan tim guru, kepala sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan efektivitas dan relevansi materi pembelajaran. Guru menggunakan berbagai metode pembelajaran yang fleksibel, seperti ceramah dan kerja kelompok, sesuai dengan tema materi dan capaian pembelajaran. Kurikulum Merdeka berdampak positif terhadap peningkatan kreativitas, kemandirian, dan motivasi belajar siswa. Siswa juga memiliki kebebasan untuk memilih gaya belajar dan materi yang sesuai dengan minat mereka. Guru menyiapkan modul ajar sebelum mengajarkan materi kepada siswa dan memperoleh informasi serta dukungan melalui kegiatan KKG, bintek, komunitas belajar, aplikasi PNM, dan studi banding ke sekolah penggerak. Platform Merdeka Mengajar juga menyediakan bahan ajar, modul ajar, dan video inspirasi yang mendukung proses pembelajaran. Hambatan utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka meliputi kolaborasi dengan orang tua, kesiapan siswa terhadap perubahan kurikulum, dan keterbatasan akses teknologi di daerah pedesaan. Solusi yang diusulkan mencakup sosialisasi kepada wali murid, pengembangan bahan ajar cetak, media pembelajaran offline yang kreatif dan inovatif, serta penggunaan aplikasi PNM dan studi banding ke sekolah penggerak.