cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 26205807     EISSN : 26207184     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Madrasah merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Amuntai Kalimantan Selatan yang terbit berkala setiap 6 (enam) bulan sekali dengan scope dan issue yang diangkat terkait dengan pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah secara khusus dan pendidikan anak umumnya. dengan nomor ISSN: 2620-5807, Artikel yang diterima diutamakan penelitian lapangan kuantitatif atau kualitatif. Penelitian literatur akan dipertimbangkan diterima berdasarkan keluasan dan kedalaman kajian. P-ISSN:2620-5807 E-ISSN:2620-7184
Arjuna Subject : -
Articles 752 Documents
Pembentukan Karakter Mandiri Dan Religius Melalui Pemanfaatan Lingkungan Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas II SD Unggulan Cahaya Cendekia Glagah Hosniati, Hosniati; Sofa, Ainur Rofiq; Bukhori, Imam; Aziz, Abd.; Islam, Muhammad Hifdil
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.6449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembentukan karakter mandiri dan religius melalui pemanfaatan lingkungan sekolah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Unggulan Cahaya Cendekia Glagah, Kecamatan Pakuniran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam bagaimana lingkungan sekolah mendukung proses internalisasi nilai-nilai keislaman pada siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kepala sekolah, koordinator keagamaan, guru kelas, dan siswa, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah berperan penting dalam membentuk karakter mandiri dan religius siswa. Kegiatan pembiasaan harian seperti shalat dhuha, tadarus Al-Qur’an, menjaga kebersihan, dan saling membantu diintegrasikan secara efektif dalam proses pembelajaran. Guru berperan sebagai teladan yang menanamkan nilai disiplin, kejujuran, dan kesabaran yang ditiru oleh siswa. Pembentukan karakter terjadi melalui sinergi antara pembiasaan, keteladanan guru, dan keterlibatan lingkungan, sehingga siswa mampu memahami dan mengamalkan ajaran Islam secara kontekstual. Faktor pendukung mencakup suasana sekolah yang religius, program pembiasaan yang konsisten, dan kerja sama dengan orang tua, sementara hambatannya meliputi kurangnya dukungan keluarga dan keterbatasan waktu praktik. Secara keseluruhan, pemanfaatan lingkungan sekolah dalam pembelajaran PAI efektif memperkuat dimensi moral, sosial, dan spiritual siswa, serta menumbuhkan karakter yang utuh dan berkelanjutan.
Urgensi Desain Pembelajaran PAI Berbasis Kitab Ad - Diyanah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam di Kelas II dan III SD Cahaya Cendekia Glagah Pakuniran Wulandari, Rani Hadi; Sofa, Ainur Rofiq; Aziz, Abd.; Islam, Muhammad Hifdil; Bukhori, Imam
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.6484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis kitab Ad-Diyah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis dampaknya terhadap peningkatan mutu pendidikan Islam di kelas II dan III SD Cahaya Cendekia Glagah Pakuniran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI berbasis kitab Ad-Diyah diintegrasikan dengan praktik langsung ibadah siswa, sehingga lebih aplikatif dan bermakna. Faktor pendukung meliputi dukungan orang tua, antusiasme siswa, serta kebijakan sekolah yang selaras dengan visi pesantren. Adapun hambatan utamanya adalah keterbatasan waktu pembelajaran dan kesulitan siswa dalam memahami bahasa Arab klasik. Dampak positif dari implementasi ini tercermin pada peningkatan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor siswa. Mereka lebih memahami tata cara ibadah, lebih disiplin dalam praktik keagamaan, serta mampu melaksanakan wudhu dan shalat dengan benar. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kurikulum pesantren dan nasional dapat menjadi model alternatif dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di sekolah dasar.
Dampak Kebijakan Perubahan Kurikulum 2013 Ke Kurikulum Merdeka Terhadap Evaluasi Pembelajaran Agama Buddha di Kelas 4 SD Metta Maitreya Angkasa, Johnny Anwar; Sutrisno, Sutrisno; Isomudin, Isomudin
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.6505

Abstract

Kebijakan perubahan kurikulum dari Kurikulum 2013 menuju Kurikulum Merdeka telah membawa dampak signifikan terhadap strategi pembelajaran dan evaluasi di sekolah dasar, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha. Penelitian ini dilaksanakan di SD Metta Maitreya dengan tujuan menganalisis dampak perubahan kurikulum terhadap metode evaluasi, instrumen penilaian, dan laporan hasil belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif di kelas, wawancara mendalam dengan guru serta peserta didik, dan analisis dokumen seperti modul ajar, rubrik penilaian, serta laporan perkembangan karakter. Hasil penelitian menunjukkan adanya transformasi evaluasi dari model tradisional berbasis tes tertulis menuju pendekatan holistik yang menekankan integrasi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Guru mulai memanfaatkan instrumen seperti portofolio, penilaian diri, dan observasi perilaku. Peserta didik merasakan peningkatan motivasi serta kesadaran dalam menginternalisasi nilai-nilai Buddhis dalam kehidupan sehari-hari. Kendati demikian, masih ditemukan tantangan seperti subjektivitas penilaian afektif, keterbatasan pemahaman guru terhadap instrumen baru, serta ekspektasi orang tua yang masih berorientasi pada angka. Penelitian ini menegaskan bahwa Kurikulum Merdeka selaras dengan filosofi pendidikan Buddhis yang menekankan pembentukan karakter. Kontribusi praktis dari penelitian ini adalah memberikan rekomendasi pengembangan evaluasi pembelajaran Agama Buddha yang lebih inklusif, humanis, dan kontekstual dengan kebutuhan peserta didik di era pendidikan modern.
Implementasi Pembelajaran Hadis dan Implikasinya terhadap Karakter Akhlak Siswa SDIT Al-Irsyad Pamekasan Hafidzah, Hafidzah; Murtini, Nurul Budi
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.5795

Abstract

Pembelajaran hadis mempunyai bagian penting dalam membentuk karakter akhlak siswa, namun aspek implementasi dan dampaknya di tingkat sekolah dasar masih kurang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran hadis dan implikasinya terhadap akhlak siswa di SDIT Al-Irsyad Pamekasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian lapangan, dimana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan guru hadis dan orang tua peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran hadis telah memberikan dampak positif terhadap pembentukan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kedisiplinan siswa yaitu melalui kegiatan menghafal, memahami makna, dan mengamalkan hadis pilihanNamun, masih terdapat beberapa permasalahan yang harus diselesaikan, seperti belum optimalnya konsistensi pengamalan nilai-nilai hadis dalam aktivitas pembelajaran, keterbatasan pemahaman siswa terhadap makna hadis, serta variasi kompetensi guru dalam menyampaikan materi hadis. Secara keseluruhan, pembelajaran hadis terbukti berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter siswa. Untuk mencapai hasil yang lebih optimal, diperlukan penguatan perencanaan pembelajaran, peningkatan kompetensi guru dalam pemaknaan, pengamalan hadis, serta pengintegrasian nilai-nilai hadis akhlak secara konsisten dalam kegiatan sekolah. Penelitian ini menyarankan agar pembelajaran hadis dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan guna mewujudkan pembentukan karakter siswa yang lebih bermutu di sekolah dasar berbasis Islam.
Implementasi Canva Sebagai Media Evaluasi Interaktif dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas II SD Unggulan Cahaya Cendekia Glagah Pakuniran Probolinggo Sholihah, Nadiyatus; Sofa, Ainur Rofiq; Bukhori, Imam; Aziz, Abd.; Islam, Muhammad Hifdil
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.6453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media Canva sebagai sarana evaluasi interaktif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas II SD Unggulan Cahaya Cendekia Glagah Pakuniran Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru PAI, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, serta siswa kelas II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Canva mampu menciptakan suasana evaluasi yang menarik dan menyenangkan bagi siswa. Guru menggunakan Canva untuk membuat kuis bergambar, latihan menebalkan huruf, dan menyajikan kisah para nabi secara visual, sehingga siswa lebih aktif dan termotivasi dalam mengikuti evaluasi. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan jaringan internet dan kemampuan guru dalam mengoperasikan fitur Canva secara optimal. Meskipun demikian, penggunaan Canva terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa, sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman melalui pendekatan pembelajaran digital yang kreatif.
Upaya Pembinaan Karakter Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka di SD Inpres Palupi Palu Darwis, Artha; Syahid, Ahmad; Pettalongi, Adawiyah; Nasrul, Nasrul
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.6411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi kegiatan ekstrakurikuler Pramuka terhadap pembinaan karakter siswa di SD Inpres Palupi Palu. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya pendidikan karakter di sekolah dasar sebagai fondasi pembentukan pribadi yang cerdas, berakhlak, dan berkepribadian kuat. Kegiatan Pramuka dipandang strategis karena mengintegrasikan pembelajaran keterampilan dengan nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama, kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, kejujuran, serta cinta tanah air. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi siswa kelas IV–VI yang mengikuti Pramuka, guru pembina, serta pihak sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dan divalidasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka di SD Inpres Palupi Palu dilaksanakan rutin, terstruktur, dan berpedoman pada kurikulum nasional kepramukaan. Aktivitas seperti baris-berbaris, perkemahan, permainan kelompok, hingga bakti sosial terbukti efektif dalam menanamkan nilai karakter yang relevan dengan profil pelajar Pancasila. Peran guru pembina sangat penting, tidak hanya sebagai instruktur tetapi juga teladan, motivator, fasilitator, dan evaluator. Temuan ini menegaskan bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan tambahan, melainkan sarana pendidikan karakter yang integral, menyenangkan, dan bermakna. Dengan demikian, kegiatan Pramuka dapat menjadi praktik baik yang layak diterapkan di sekolah dasar lain sebagai strategi pembentukan generasi berkarakter menuju Indonesia emas 2045.
Management of Bos Funds to Improve Quality Learning in Elementary Schools Mismariat, Mismariat; Bahrun, Bahrun; Usman, Nasir; Sartana, Dedi
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.5754

Abstract

Research on the management of School Operational Assistance (BOS) funds is very important because it plays a strategic role in ensuring the effective use of the education budget to improve the quality of learning in elementary schools. This study aims to determine how School Operational Assistance (BOS) management improves the quality of the learning process in elementary schools. A qualitative approach was used, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. Data sources were determined using purposive sampling, with participants consisting of school supervisors, principals, vice principals, school treasurers, and teachers. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. The results of the study indicate that the management of BOS funds in elementary schools is carried out effectively, accountably, and in accordance with regulations. The planning process was carried out participatively through a needs analysis outlined in the RKAS (School Activity and Budget Plan), organization was carried out with a clear division of tasks, and implementation followed technical guidelines with the main allocation going to the development of infrastructure and extracurricular activities. Supervision was carried out internally and externally to ensure transparency and accountability. Overall, the management of BOS funds has a positive impact on the quality of learning and student development, including in strengthening Islamic educational values such as honesty, trustworthiness, responsibility, and cooperation in school financial management. Thus, the successful management of BOS funds not only reflects administrative effectiveness but also embodies the implementation of Islamic values in creating an education management system that is both ethical and fair.
Analisis Program Trial Class Sebagai Value Added dalam Strategi Marketing SPMB di SD Muhammadiyah 1 GKB Apriliah, Nugra Heny; Rahmawati, Imelda Dian
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.5726

Abstract

Persaingan dalam dunia pendidikan dasar yang semakin ketat menuntut sekolah swasta untuk berinovasi dalam menarik minat calon peserta didik, khususnya pada proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program Trial Class sebagai nilai tambah (value added) dalam strategi pemasaran berbasis pengalaman dan Word of Mouth (WOM) di SD Muhammadiyah 1 GKB. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru, siswa, serta orang tua yang terlibat dalam program. Analisis data dilakukan dengan metode thematic analysis untuk mengidentifikasi pola persepsi dan dampak pelaksanaan program terhadap citra serta daya saing sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trial Class mampu memberikan pengalaman belajar langsung yang berdampak positif terhadap kesiapan sosial, emosional, dan kognitif calon siswa, meningkatkan kepercayaan dan loyalitas orang tua, serta memperkuat promosi sekolah melalui mekanisme WOM. Selain itu, program ini berkontribusi signifikan terhadap peningkatan jumlah pendaftar dan pembentukan citra positif sekolah. Dengan demikian, Trial Class tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan pengenalan lingkungan belajar, tetapi juga menjadi strategi pemasaran inovatif yang menambah nilai kompetitif lembaga pendidikan dasar dalam menghadapi tantangan era modern.
Efektivitas Pendekatan Etnografi Terhadap Praktik Pembiasaan Ibadah Harian Sebagai Media Pendidikan Agama Islam Bagi Siswa Kelas III MI Darun Najah Tiris Probolinggo Mh, Muhammad Fakhrul Islam; Sofa, Ainur Rofiq; Bukhori, Imam; Aziz, Abd.; Islam, Muhammad Hifdil
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.6466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan etnografi terhadap praktik pembiasaan ibadah harian sebagai media pendidikan Agama Islam bagi siswa kelas III MI Darun Najah Tiris Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap kebiasaan, nilai, dan makna keagamaan yang hidup dalam lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan keagamaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai pembiasaan ibadah harian di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan etnografi efektif dalam memahami dinamika praktik keagamaan siswa, karena memberikan ruang bagi peneliti untuk terlibat langsung dalam kehidupan sekolah dan menangkap makna ibadah dari perspektif siswa. Kegiatan seperti salat dhuha, membaca doa sebelum dan sesudah pelajaran, membaca Asmaul Husna, dan tadarus Al-Qur’an telah menjadi kebiasaan yang membentuk karakter religius siswa. Guru berperan sebagai teladan dan fasilitator yang menanamkan nilai-nilai spiritual melalui praktik nyata dan pembimbingan moral. Pendekatan etnografi terbukti membantu penguatan pendidikan agama melalui pemahaman konteks sosial, budaya, dan nilai religius yang terinternalisasi secara alami dalam keseharian siswa. Dengan demikian, pembiasaan ibadah harian melalui pendekatan etnografi menjadi media efektif dalam membentuk karakter islami dan memperkuat pengalaman spiritual peserta didik di lingkungan madrasah.
Dampak Penggunaan Teknologi Digital Terhadap Perkembangan Bahasa dan Moral Anak Usia Sekolah Dasar Irawati, Wahyu; Al Khadziq, Muhammad Fuadzy; Hasanah, Intan Andriani; Hayati, Lutfiah Isfa
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 2 (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i2.5824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan teknologi digital terhadap perkembangan bahasa dan moral anak usia sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa MI Al Huda Karangnongko berusia 7–10 tahun, dengan informan pendukung berupa orang tua dan guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital memiliki dua sisi pengaruh terhadap perkembangan anak. Di satu sisi, teknologi digital mampu meningkatkan kemampuan bahasa anak, memperkaya kosakata, dan mempermudah akses terhadap sumber belajar. Namun, di sisi lain, penggunaan tanpa pendampingan dapat menimbulkan penurunan kesantunan berbahasa, meniru gaya komunikasi yang tidak sesuai norma, serta menghambat pembentukan nilai moral. Pendampingan orang tua dan guru menjadi faktor kunci dalam meminimalkan dampak negatif dan mengarahkan anak agar menggunakan teknologi secara bijak. Dengan demikian, penggunaan teknologi digital yang tepat dapat menjadi sarana efektif dalam mendukung perkembangan bahasa sekaligus pembentukan moral anak usia sekolah dasar di era digital.