cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalalulum99@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan penelitian ke-Islaman
The journal AL-ULUM (Islamic thought and Educational Journal) published an article on the theme of education, using the language of Indonesia or the United Kingdom that includes the study of literature, conceptual thinking and research results in the field of education. These journals give priority to studies related to Islamic thought and education from different perspectives. This journal serves as a means and medium of communication that is used by researchers, lecturers, teachers, students, and practitioners to examine education and Islamic thought. This journal became the medium of exchange of ideas and research findings from various traditions of interacting learning scientifically.
Articles 306 Documents
Persepsi Guru Al-Amien Prenduan Tentang Akad Mudarabah Di BSI Sumenep (Studi Kasus di TMI PP. Al-Amien Prenduan Sumenep) Sudianto Sudianto; Ning Kholishotul Ilmi
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 2 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.9.2.2022.196-206

Abstract

Perkembangan perbankan syari’ah telah menjadi tolak ukur dalam keberhasilan ekonomi syari’ah. Bank syari’ah memiliki fungsi sebagai penyalur dana kepada masyarakat dan penghimpun dana dari masyarakat, dan di dalam perbankan syari’ah terdapat beberapa akad yang telah diterapkan salah satunya ialah akad mudarabah. Akad mudarabah ialah kerjasamanya usaha antara dua bela pihak di mana pihak pertama (shahibul maal) menyediakan modal sedangkan pihak kedua menjadi pengelola (Mudarib). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui lebih dalam tentang persepsi guru Al-Amien Prenduan tentang akad mudarabah yang telah diterapkan di BSI Sumenep. Maka peneliti menggunakan penelitian kulitatif studi kasus. Adapun metode yang digunakan adalah metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru Al-Amien Prenduan telah mengetahui akad akad yang telah di terapkan di perbankan syari’ah terutama akad Mud}arabah akan tetapi sebagian kecil guru Al-Amien Prenduan kurang menguasai tentang akad mud}arabah karna kurangnya promosi dalam pengenalan produk produk perbankan Syari’ah dan kurangnya sosialisasi dari lembaga keuangan tersebut.
KLAN PESANTREN DAN PATNERNALISTIK SEBAGAI MODAL SOSIAL UNTUK PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM DI KABUPATEN KARAWANG Romadhon Romadhon; Sutarjo Sutarjo; Slamet Sholeh
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 2 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.9.2.2022.207-218

Abstract

Pesantren sebagai sebuah Lembaga Pendidikan yang berfungsi sebagai tempat para masyarakat menuntut ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu umum, karena pesantren tidak hanya menyediakan varian ilmu agama yang diajarkan, melainkan juga ilmu umum dari tingkat dasar hingga tingkat perguruan tinggi. Dinamika kepemimpinan pesantren selalu menjadi hal yang unik dan menarik karena system kepemimpinannya yang cendrung absolut, karena Lembaga pesantren merupakan Lembaga yang berfungsi sebagai kekayaan pribadi dan kelompok atau golongan, sehingga pola kepemimpinannya menjadi kaku. System paternalistic yang kemudian menjadi tradisi pesantren sebagai salah satu cara untuk menguasai masyarakat dengan mengatas namakan agama, yang kemudian menjadi ciri khas tersendiri bagi pola kepemipinan di pesantren. Klan pesantren atau system kepemimpinan pesantren yang menganut kepada system kekerabatan yang kemudian menjadi salah satu modal untuk menguasai masyarakat dengan mengatas namakan agama sebagai modal terciptanya feodalisme masyarakat. Atas alas an tersebut, maka peneliti tertati untuk meneliti persoalan ini. Adapun metode penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif yang kemudian didukung dan diperkuat oleh data dokumentasi sebagai penyeimbang data. Adapun informan dalam penelitian ini adala orang yang peneliti anggap mempunyai pengetahuan terkait dengan persoalan yang peneliti teliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klan pesantren dan paternalistic sebagai modal social untuk peningkatan mutu Pendidikan Islam di Kabupaten karawang menunjukkan bahwa klan pesantren mempunyai peran yang sangat signifikan dalam meningkatkan mutu Pendidikan Islam di kabupaten Karawang, hal ini dibuktikan dengan hasil data peneliti yang diperoleh selama melakukan penelitian terkait pada beberapa waktu yang lalu, data menunjukkan bahwa secara kuantitas keberadaan dan eksistensi Lembaga Pendidikan pesantren dan Lembaga Pendidikan agama menunjukkan Pesantren berjumlah 36517, Ma’had Ali berjumlah 74, Madrasah diniyah Takmiliyah berjumlah 85042, Pendidikan Diniyah Formal berjumlah 120, Pendidikan kesetaraan berjumlah 1842, Pendidikan al-Qur’an berjumlah 165847, Satuan Pendidikan Muadalah berjumlah 138 lembaga. Dari sisi jumlah kuantitas ini telah menunjukkan bahwa Lembaga Pendidikan Islam yang berupa pesantren telah memberikan kontribusi yang lebih dari Lembaga Pendidikan yang lain yang ada di Kabupaten karawang. Dari sisi yang lain seperti pembentukan karakter dan moral masyarakat Kabupaten Karawang juga telah di support oleh keberadaan Lembaga pesantren, karena mayoritas pendidik agama yang ada di Lembaga Pendidikan, baik Lembaga Pendidikan umum dan Lembaga Pendidikan agama adalah mayoritas lulusan pesantren.
PERAN GURU DALAM PENANAMAN NILAI-NILAI AKHLAQ PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM PADA SISWA KELAS VII SMPIT AT-TAUBAH KARAWANG Rosita Rahman; Sya’roni Ma’shum; Hinggil Pratama
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 3 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.9.3.2022.231-239

Abstract

Instilling the values of akhlaq in modern times is something that should find more concern, considering that lately the decline of akhlaq is often intertwined, not only in people of age but also in young people let alone until childhood. This can be seen from the complaints of some parents, residents and people who are located in the school area, that the deterioration of akhlaq also took place in the students. Materially, the lessons of Islamic History are stories of the past, but the scope is not as narrow as what is in the discourse. It is a culture that is widely reflected in art, literature, religion and even morals. In the study of Islamic Cultural History often a teacher does not connect between learning materials with the purpose of learning. A teacher enters the classroom and then immediately tells or dictates the story of history. Teachers forget that a learning activity conducted in the classroom is a learning that has a clear purpose. The purpose of a teacher in carrying out learning is not only to improve the hours of the subjects, but to invite students to develop the intelligence that the learners have. On the other hand, learning will be formed in students a positive change, be it from the development of knowledge, skills, and attitudes or behaviors that arise after the learning process. In connection with this problem, the author wants to examine "The Role of Teachers in Instilling The Values of Akhlaq Mapel History of Islamic Culture in Grade Vii Students of SMPIT At-Taubah Karawang."
PERSEPSI DAN PEMAHAMAN MASYARAKAT KABUPATEN KARAWANG TERHADAP PERNIKAHAN BEDA AGAMA DAN AKIBATNYA Ika Nurjanah; Oyoh Bariah; Acep Nurlaeli; Sayan Suryana
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 3 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.9.3.2022.240-251

Abstract

This research is motivated by the large number of Indonesian people who carry out interfaith marriages (Muslims with non-Muslims) this is evidenced by the presence of 24,677 couples who married different faiths in 1980, then in 1990 there were 26,688 couples, while the latest data in 2000 were 2,673 couple. Although the nominal number of interfaith marriages has decreased since 1980-2000, the number of around 2673 couples is still relatively high. In fact, Islam and Indonesian laws strictly prohibit it. The method used in this study is a qualitative method, which is a research procedure that produces descriptive data in the form of written or spoken words from people and behavior and can be observed from the facts that exist today. The results of the research obtained are: all people agree that the law of interfaith marriage is unlawful and the marriage is not valid because it violates Islamic law and Indonesian law Not a few people (respondents) argue that the causative factors for interfaith marriage problems are lust, wealth, throne and lack of religious education, so it doesn't matter if you have a partner of a different religion even to the level of marriage.
STRATEGI COPING STRES UNTUK ANAK BROKEN HOME PASCA PERCERAIAN KEDUA ORANG TUANYA DI DAERAH KAB. KARAWANG Gita Febrianti; Amirudin Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 3 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.9.3.2022.252-266

Abstract

This study aims to determine stress coping strategies for children from a broken home after the divorce of their parents. This research is qualitative. This study tells about the background of the subject's life while the informants are 3 people. The results showed that the subject experienced changes in behavior, emotions, and physical it was caused by the stress he experienced. There are several factors that influence the subject to undergo stress coping, namely physical health, positive beliefs, problem solving skills, social skills, social support, as well as material. This research is qualitative. Methods of data collection using observation and interviews. The results of this study are that the subject can begin to open up to the environment and can be more mature in dealing with problems
KONSEP HIDUP BAHAGIA BERDASARKAN 3 PRINSIP YANG TERDAPAT DI DALAM ILMU TAUHID Darell Adrista Dwi Putra; Ilham Fahmi; Abu Bakar Umar
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 3 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.9.3.2022.267-278

Abstract

Tujuan dari artikel ini dibuat untuk menggali konsep hidup bahagia berdasarkan 3 prinsip yang terdapat di dalam ilmu tauhiid dan dampaknya. Metode yang penulis gunakan saat proses penulisan jurnal ini adalah penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara studi literatur. Masih banyak yang tidak paham mengenai konsep bahagia di dalam Islam. Maka dari itu penelitian ini berupaya untuk mengkaji lebih dalam tentang konsep hidup bahagia berdasarkan 3 prinsip yang terdapat di dalam ilmu tauhiid. Hasil penelitian menunjukkan konsep hidup bahagia berdasarkan 3 prinsip yang terdapat di dalam ilmu tauhiid yaitu, bersyukur jika mendapatkan nikmat, bersabar jika mendapatkan musibah, dan beristighfar jika berbuat kesalahan dan dosa. Berbicara tentang kebahagiaan, setiap orang juga harus mewaspadai istidraj yang merupakan kebahagiaan semu karena orang yang terkena istidraj akan terus diberikan nikmat oleh Allah, sehingga membuat pelakunya lalai dan jauh dari Allah, hingga nanti Allah menurunkan hukuman-Nya ketika penguluran waktu siksa telah selesai. Hal ini harus diwaspadai oleh setiap Muslim. Kata Kunci: Bahagia, Istidraj, Istighfar, Sabar, Syukur.
PENGGUNAAN METODE TANYA JAWAB BERBASIS MEDIA WHATSAPP DALAM MATA PELAJARAN PAI DI MASA PANDEMI COVID 19 DI SDN 01 TELAJUNG BEKASI Farhah Azizah Azizah; Masykur Mansyur; Abdul Kosim
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 3 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.9.3.2022.279-297

Abstract

The implementation of online learning in the midst of this pandemic is expected so that the learning process will still run smoothly even though it is only carried out online and so that learning can still run smoothly and effectively. In this study, the implementation of online learning was carried out using whatsapp media. Whatsapp is a messaging and miscellaneous app for smartphones. In addition to sending WhatsApp messages, they are interrelated so that they will produce optimal learning activities. The method has a very high place in an effort to achieve goals, because it is a means of delivering subject matter arranged in the curriculum. Teachers are required to be able to choose and apply appropriate learning methods to assist teachers in delivering materials in order to improve student achievement in the teaching and learning process. This research took place at SDN 01 Telajung Bekasi using qualitative descriptive research. The use of the question and answer method properly and appropriately, will be able to stimulate students' interest and motivation in learning. the teacher asks them questions and they respond in the whatsapp group. Through the question and answer method it will stimulate students' thinking and responses so as to arouse student activity in distance learning by answering the author's questions or asking the author.
NILAI UKHUWAH ISLAMIYAH DALAM FILM NEGERI 5 MENARA Mega Kusumawati Kusumawati; Undang Ruslan Wahyudin; Jaenal Abidin
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 3 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.9.3.2022.295-307

Abstract

Ukhuwah islamiyah adalah hubungan antara umat muslim satu dengan yang lain. Kebersamaan dalam tali kekeluargaan yang berlandaskan syari’at islam. Dalam ukhuwah islamiyah kita dapat belajar bagaimana cara menghargai, saling membantu, saling menguatkan, saling memikul beban dengan saudara sesama muslim. Sebagai makhluk sosial kita butuh berbaur dengan lingkungan sekitar, dalam hal tersebut perkenalan atau ta’aruf menjadi landasan utama untuk saling mengenal hingga saling memahami satu sama lain. Setelah adanya perkenalan maka rasa kekeluargaan sesama umat muslim atau ukhuwah islamiyah akan tumbuh dengan sendirinya. Yakni bagaimana kita akan sama-sama merasakan beban, kesulitan bahkan kebahagiaan yang dapat kita pikul bersama agar dapat terwujud masyarakat dengan ukhuwah islamiyah yang kuat. Peradaban islam pernah memimpin dunia bukan karena kehebatan teknologi saja tetapi juga karena ikatan ukhuwah islamiyah yang kuat dalam diri setiap muslim. Saat ikatan itu sudah tumbuh maka kita bisa saling membantu dan menguatkan satu sama lain. Begitupun dengan kita sebagai umat muslim, kita harus memiliki rasa saling menjaga, menolong, menghargai dan saling menyayangi sesama umat muslim tentunya yang sesuai dengan aturan syari’at islam. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasalam mengibaratkan bahwasanya seorang muslim dengan muslim lainnya seolah satu tubuh, apabila saudaranya merasakan sakit ia juga merasakan hal yang sama.
EVALUASI MODEL PENGEMBANGAN KURIKULUM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI KAJIAN KITAB KUNING DAN TAHFIZ AL-QUR’AN Rasyidi Rasyidi; Nuril Huda; Dina Hermina
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 3 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.9.3.2022.308-321

Abstract

Evaluasi sangat penting dilaksanakan pada setiap program pendidikan agar bisa dijadikan sebagai tolak ukur dan pertimbangan pengambilan keputusan terkait dengan program. Selain itu evaluasi juga penting dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan pelaksanaan suatu program. Evaluasi dimaksudkan untuk mengukur ketercapaian program, efektivitas dan efisiensinya. Kajian dalam penulisan ini menggunakan metode deskriptif dengan studi kepustakaan (library research) dan studi lapangan (field research) dari pengamatan yang telah dilakukan di lapangan khususnya program tahfiz Al-Qur’an. Evaluasi untuk pengembangan kurikulum dan pembelajaran Pendidikan Agama Islam terintegrasi dengan madrasah diniyah melalui kajian kitab kuning dapat dilakukan melalui penilaian formatif selama proses pembelajaran maupun penilaian sumatif di akhir masa pembelajaran, baik dalam ranah kognitif, afektif maupun psikomotornya. Sedangkan evaluasi program Tahfiz Al-Quran yang sudah dilaksanakan di SMAN 1 Marabahan bisa dilakukan dengan cara melihat hasil belajar siswa serta kemampuan yang dimiliki oleh siswa. Evalusi tersebut mencakup evalusi hasil belajar dan evalusi proses pembelajaran. Evaluasi hasil belajar dilakukan dalam bentuk tes tulis dan lisan, dan dinyatakan lulus dalam hafalan Al-Quran.
MOTIVASI BELAJAR MAHASANTRI MELALUI PENDEKATAN BEHAVIORAL MODEL OPERANT CONDITIONING (Studi Kasus di Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan) Irawan Hidayat; Totok Agus Suryanto
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 3 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.9.3.2022.322-335

Abstract

Every individual needs the motivation to fulfill the needs of his life. As a basic need, the high motivation of a person can affect the success or failure of achieving goals in life. Likewise in learning, it is very necessary to have a driving force that boosts one's learning stamina so that it remains stable and continuous. As qualitative research with the type of case study research, the sampling technique used was purposive sampling. The main data source of this research is the students of Institute of Islamic Studies Of Al-Amien Prenduan Intensive Program. Data collection techniques using in-depth interviews, observation, and documentation. The data obtained will be analyzed using Miles and Huberman's theory which consists of data reduction, data presentation, and data verification. This study seeks to examine the motivation to learn on students, through a model of behavioral operant conditioning approach. By using the qualitative descriptive method, the researcher found the results of the study with four stages which became a major theme of student learning motivation at IDIA Prenduan. Among them, students are motivated after receiving appreciation (reinforcement), punishment does not learn motivation students decrease (punishment), they are motivated to learn after watching the winners receive awards from campus (shaping) and the absence of awards does not learn motivation student decrease but remains stable. (extinction). Research motivation to learn students through approach behavioral models operant conditioning indicates that reinforcement and shaping influence the motivation to learn students and where punishment and extinction did not have an impact on motivation to learn students of IDIA Prenduan.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2026): al-Ulum: Journal of Islamic Education, Research and Thought Vol 12 No 4 (2025): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 12 No 3 (2025): al-Ulum: Journal of Islamic Education, Research and Thought Vol 12 No 2 (2025): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 12 No 1 (2025): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 11 No 4 (2024): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 11 No 3 (2024): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 11 No 2 (2024): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan pemikiran ke Islaman Vol 10 No 4 (2023): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 10 No 3 (2023): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 10 No 2 (2023): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman Vol 10 No 1 (2023): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman Vol 9 No 4 (2022): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 9 No 3 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman Vol 9 No 2 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman Vol 9 No 1 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman Vol 8 No 2 (2021): al- Ulum (Jurnal Pendidikan, Penelitian dan pemikiran ke Islaman) Vol 8 No 1 (2021): al- Ulum (Jurnal Pendidikan, Penelitian dan pemikiran ke Islaman) Vol 7 No 2 (2020): al- Ulum: Jurnal pemikiran dan penelitian ke Islaman Vol 7 No 1 (2020): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 6 No 2 (2019): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Pemikiran dan Penelitian keislaman) Vol 6 No 1 (2019): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 5 No 2 (2018): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 5 No 1 (2018): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 4 No 2 (2017): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 4 No 1 (2017): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 3 No 1 (2016): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 2 No 1 (2015): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 1 No 1 (2014): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman More Issue