cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UNIVERSITAS PELITA HARAPAN, Gedung B-203, Lippo Karawaci, Tangerang – 15811
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sinergitas PkM & CSR
ISSN : 25287184     EISSN : 25287184     DOI : http://dx.doi.org/10.19166/jspc
Jurnal Sinergitas PKM dan CSR has been published by Lembaga Penelitian dan Pengadian kepada Masyarakat Universitas Pelita Harapan since October 2016. It covers scientific publications related to community service (PKM) and corporate social responsibility (CSR) activities in the the following fields: 1) agriculture, fisheries and marine life; 2) environment and disaster management; 3) health; 4) economics, society, and culture; 5) information and communication technology; and, 6) education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 297 Documents
DEVELOPING PUBLIC SPEAKING AND JOB INTERVIEW SKILLS FOR HOSPITALITY STUDENTS Choirisa, Septi Fahmi; Situmorang, Ringkar; Alexandra, Yoanita; Primadini, Intan
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 3 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6155

Abstract

The main issues this article tries to address are vocational students' self-development skills. As a part of the tourism and hospitality industry, vocational schools and university students and lecturers are working on how the next generations contribute to supporting the government's aim to have sustainable business growth. Many vocational schools cover hard skills with low attention to students’ soft skills development. There is a massive gap between their self-preparations and their capabilities in technical management. This reality makes students less motivated and confident to compete in the workforce. This method employed pre-evaluations, workshops, a coaching clinic, and post-event evaluation to ensure the fulfilment of students’ needs. From the first to the second quarter of 2022, this program was made to develop students at Public Vocational School 7 Tangerang, Indonesia. With a total of 110 students with teachers involved, the workshop fulfilled students’ needs in the pre-evaluation questionnaire. Most of the students were satisfied and rated that this workshop supported their preparation before join to the hotel industry. This article contributes to hotel vocational school literature, especially in soft skill development. Moreover, issues addressed in this article can be an insight for vocational school management.
PELATIHAN PERANCANGAN MENU BAGI UMKM KULINER Alexandra, Yoanita; Rizkalla, Nosica; Choirisa, Septi Fahmi
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.6156

Abstract

The Covid-19 pandemic had a significant impact on the Indonesian economy, including MSME business players. In the Indonesian economy, Micro, Small and Medium Enterprises or MSMEs are the business groups that have the largest number. The menu in the culinary business is an important component for business success. The menu structure plays important role in the level of sales, therefore it must be made attractively and appropriately. For this reason, basic knowledge is needed to support menu preparation, such as knowledge of the type of food provided, framework, character, composition, design and menu writing. This activity is a Community Service activity that is integrated with the Menu Planning course (menu planning) majoring in Hospitality. The Community Service Partners are five culinary MSMEs located in the Tangerang and Bogor areas. The implementation of activities is carried out directly or by interview with culinary MSME entrepreneurs. The results of this activity are in the form of observation reports and recommendations for menu design for culinary businesses. This activity is useful for culinary entrepreneurs to be able to analyze business progress and the need for changes in terms of menus. In addition, careful menu planning can have an impact on culinary businesses becoming more operationally and financially efficient.abstract in bahasaPandemi Covid-19 membawa dampak yang signifikan bagi perekonomian Indonesia, tak terkecuali para pelaku bisnis UMKM. Dalam perekonomian Indonesia, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM adalah kelompok usaha yang memiliki jumlah paling besar. Menu dalam usaha kuliner merupakan komponen penting bagi keberhasilan usaha. Susunan menu sangat berperan dalam tingkat penjualan, maka dari itu harus dibuat secara menarik dan tepat. Untuk itu diperlukan pengetahuan dasar sebagai penunjang dalam penyusunan menu, seperti pengetahuan tentang tipe makanan yang disediakan, kerangka, karakter, komposisi, design serta penulisan menu. Kegiatan ini merupakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang terintegrasi dengan mata kuliah Menu Planning (Perencanaan menu) jurusan Perhotelan. Mitra Pengabdian adalah lima UMKM kuliner yang terletak di daerah Tangerang dan Bogor. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan secara langsung ataupun dengan interview dengan pengusaha UMKM kuliner. Hasil dari kegiatan ini berupa laporan observasi serta rekomendasi perancangan menu bagi usaha kuliner. Kegiatan ini bermanfaat bagi pengusaha kuliner untuk dapat menganalisa progress usaha dan kebutuhan perubahan dari segi menu. Selain itu, perencanaa menu yang matang, dapat berdampak terhadap usaha kuliner menjadi lebih efisien secara operasional maupun finansial. 
Peningkatan Konsep Kreatif Fotografi Produk Desa Lengkong Kulon Sebagai Pengembangan UMKM Tanrere, Rezki Gautama; Dita Listyorini, Alexandra Sekar; Jordy, Francois William; Monica, Monica
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i1.6157

Abstract

Lengkong Kulon, located in Pagedangan District, Tangerang, keeps and preserves their traditions in the midst of modernization that is growing today. Lengkong Kulon itself has the potential to support their economic activities in various Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) engaged in the culinary field by having its own characteristics, namely Arabic culinary specialties such as Kebuli and Ka'ak Cakes as its attractions. However, in the midst of urban progress, developments of MSMEs are very minimal in terms of promotion. This problem can be caused by limited capital, human resources, to poor marketing management, but there are also other problems such as the lack of packaging aesthetics and photos of MSME products which have an impact on promotional activities not going well, so that MSME products are less well known by the public. large. From this problem, the solution provided by our research team is to improve the creative concept of product photography in Lengkong Kulon as a means of developing MSMEs. In order to improve the quality of product photos in Arabic culinary specialties as a characteristic of the village, it is necessary to design a visual product photo that is attractive and creative in each presentation to promotion, and is carried out systematically through three stages, starting from the inspiration stage, ideation stage, and implementation stages. The research team hopes that, through the quality and concept of photos in visual design to better and more attractive promotions, they can introduce and increase the interest of consumers and the wider community that Lengkong Kulon has its characteristics and a variety of interesting MSME product potentials, on the other hand it can also help improving the economy and welfare of the people of Lengkong Kulon.abstract in bahasaDesa Lengkong Kulon yang terletak di Kecamatan Pagedangan, Tangerang menyimpan dan melestarikan tradisi mereka di tengah modernisasi yang semakin berkembang dewasa ini. Desa Lengkong Kulon sendiri memiliki potensi dalam menunjang aktivitas ekonomi mereka pada berbagai UMKM yang bergerak pada bidang kuliner dengan memiliki ciri khas tersendiri yaitu kuliner khas Arab seperti Kebuli dan Kue Ka’ak sebagai daya tariknya. Namun di tengah kemajuan kota, perkembangan UMKM desa sangat minim dari segi promosinya. Masalah ini dapat disebabkan oleh keterbatasan modal, sumber daya manusia, hingga pengelolaan marketing yang buruk, namun terdapat pula masalah lainnya seperti kurangnya estetika kemasan dan foto produk UMKM yang berdampak pada kegiatan promosi tidak berjalan dengan baik, sehingga produk-produk UMKM kurang dikenal oleh masyarakat luas. Dari masalah tersebut, solusi yang diberikan oleh tim peneliti adalah melakukan peningkatan konsep kreatif fotografi produk Desa Lengkong Kulon sebagai sarana pengembangan UMKM. Agar peningkatan kualitas foto produk pada kuliner khas Arab sebagai ciri khas desa tersebut dapat berlangsung dengan baik, maka dilakukan perancangan visual sebuah foto produk yang menarik dan kreatif dalam setiap penyajiannya hingga promosi, serta dilakukan secara sistematis melalui tiga tahapan, dimulai dari tahap insipiration,tahap ideation, dan tahap implementation. Harapan besar tim peneliti, melalui kualitas dan konsep foto dalam perancangan visual hingga promosi yang baik dan lebih menarik, dapat memperkenalkan dan menambah ketertarikan konsumen maupun masyarakat luas bahwa Desa Lengkong Kulon memiliki ciri khas serta beragam potensi produk UMKM yang menarik, disisi lain dapat pula membantu peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Lengkong Kulon.
PELATIHAN SOCIAL MEDIA STORYTELLING UNTUK WARGA DAN KOMUNITAS ADAT BEKERJA SAMA DENGAN PERKUMPULAN TERAS MITRA Nasrullah, Nasrullah; Wijaya, Taufan; Veronika, Veronika; Bintang, Samiaji; Wardhana, Aditya Heru
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 3 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6158

Abstract

Technology can support the dissemination and exchange of information to encourage increased welfare and economic independence of residents in the village. The Community Service Team (PKM) Multimedia Nusantara University collaborates with the Teras Mitra association with the aim of encouraging the use of the internet and social media in governance, production, and knowledge distribution and local wisdom of village communities. Teras Mitra was chosen as a partner because of the association's reputation for assisting the empowerment of 60 villages in Indonesia. PKM lasts for nine months (March-December 2021), at the initial stage it is agreed to organize a podcast training. There were 19 participants representing communities in Bali, Kupang, Pontianak, Banyumas, Bogor, Wakatobi, Bantul, Karanganyar, Lombok, Kab. Bandung, Solo, Mojokerto. The training lasted for four meetings. The training activity begins with an introduction to the platform that will be used and its current potential. In the second session, participants learned to look for podcast ideas and then the design stage. In the third session, participants trained their vocal skills to maximize podcast production and practiced audio editing. In the last session, participants presented the podcast they produced and received input. The trainees gain knowledge and skills in storytelling. The result of the training is a podcast uploaded on the Sportify platformAbstract in bahasaTeknologi dapat mendukung penyebaran dan pertukaran informasi untuk mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi penduduk di desa. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Multimedia Nusantara berkolaborasi dengan perkumpulan Teras Mitra dengan tujuan mendorong pemanfaatan internet dan media sosial dalam tata kelola, produksi, hingga distribusi pengetahuan dan kearifan lokal komunitas desa. Teras Mitra dipilih sebagai rekan karena reputasi perkumpulan ini yang mendampingi pemberdayaan 60 desa di Indonesia. PKM berlangsung selama sembilan bulan (Maret-Desember 2021), di tahap awal disepakati penyelenggaraan pelatihan siniar (podcast). Ada 19 peserta perwakilan komunitas di Bali, Kupang, Pontianak, Banyumas, Bogor, Wakatobi, Bantul, Karanganyar, Lombok, Kab. Bandung, Solo, Mojokerto. Pelatihan berlangsung selama empat pertemuan. Kegiatan pelatihan dimulai dengan pengenalan platform yang akan digunakan dan potensinya saat ini. Sesi kedua, peserta belajar mencari ide podcast kemudian tahap perancangannya. Sesi ketiga peserta melatih kemampuan vokalnya untuk memaksimalkan produksi podcast serta berlatih editing audio. Sesi terakhir peserta melakukan presentasi podcast yang diproduksi dan mendapatkan masukan. Peserta pelatihan mendapat pengetahuan dan keahlian dalam bercerita. Hasil pelatihan adalah podcast yang diunggah di platform Sportify.
MEMASYARAKATKAN KEMBALI DONGENG SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI KEBENCANAAN DI PANGGARANGAN, LEBAK SELATAN Fakhruddin, Irwan; Prestianta, Albertus Magnus; Kustiwa, Agus
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.6159

Abstract

Multidisciplinary research conducted by CEST (Center for Earthquake Science and Technology) ITB states that there is the potency of a tsunami up to 20 meters on the south coast of West Java and up to 12 meters on the south coast of Blitar, East Java occurs following the 8.8 MMI megathrust earthquake. Community and stakeholder preparedness is inevitable and should be implemented immediately. The South Lebak Mitigation Group (GMLS) is a community-based initiative to do a collective and collaborative program in disaster preparedness and responses based on local wisdom patterns. The Universitas Multimedia Nusantara’s community services program (PKM) aim to increase disaster literacy towards people of Panggarangan village and its surrounding in the Panggarangan sub-district in the southernmost of Lebak Regency. According to the situation analysis, local wisdom-based communication and media deployment is rarely used. This is the reason why the PKM program is aimed at the objective of creating communication agents at the household level through Satu Rumah Satu Pendongeng (One House One Storyteller) Training of Trainers (ToT). This ToT program also aimed to ground the activity of storytelling towards children within the family to create an individual that can face disaster. The program consists of a knowledge enrichment and storytelling workshop. The knowledge enrichment teaches the basics of storytelling, and the modality to tell stories while the workshop focuses on developing supporting tools for storytelling and storytelling simulation. abstract in bahasaRiset lintas disiplin CEST (Center for Earthquake Science and Technology) ITB menyebutkan akan adanya potensi tsunami dengan ketinggian maksimal 20 meter di wilayah selatan Jawa Barat dan 12 meter di selatan Blitar, Jawa Timur yang didahului dengan gempa megathrust sebesar 8,8 MMI. Kesiapsiagaan masyarakat dan stakeholder dalam menghadapi potensi bencana sangatlah diperlukan dan harus dilaksanakan sesegera mungkin. Gugus Tugas Mitigasi Lebak Selatan merupakan upaya komunitas di Lebak Selatan untuk bergerak secara kolektif dan kolaboratif menyiapkan upaya kesiapsiagaan menghadapi bencana dengan berbagai kegiatan berbasis kearifan lokal. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Multimedia Nusantara dilaksanakan untuk meningkatkan literasi kebencanaan bagi masyarakat Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan dan sekitarnya di wilayah selatan Kabupaten Lebak. Berdasarkan hasil analisis situasi diketahui bahwa pola komunikasi dan penggunaan media berbasis kearifan lokal sangat jarang dipergunakan lagi. Hal inilah yang mendorong dilaksanakannya kegiatan menciptakan agen-agen komunikasi di tingkat keluarga melalui Training of Trainers (ToT) Satu Rumah Satu Pendongeng untuk memasyarakatkan kembali kegiatan mendongeng untuk menyampaikan pesan pada anak-anak di tingkat keluarga, dan menjadikannya individu yang siap menghadapi bencana. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengayaan materi dan workshop mendongeng. Dalam hal pengayaan materi peserta memperoleh pengayaan materi meliputi pelatihan dasar-dasar mendongeng, modalitas untuk mendongeng. Selanjutnya dalam workshop peserta fokus pada pengembangan materi mendongeng, membuat alat peraga dongeng, dan melakukan simulasi kegiatan mendongeng. 
PEMBERIAN MODAL USAHA UNTUK PENYEDIAAN PRODUK KEBUTUHAN RUMAH TANGGA RAMAH LINGKUNGAN Pratiwi, Putu Yani; Purnamaningsih, Purnamaningsih; Rizkalla, Nosica; Lestari, Elissa Dwi
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 3 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6160

Abstract

Consumption of household products still produces a lot of packaging waste in the form of sachets or plastic. This is a serious environmental problem because plastic takes hundreds of years to decompose. To reduce the problem of plastic waste, we carry out a Community Service program to increase public awareness through collaboration with Koinpack. Koinpack is a startup company that offers solutions to reduce waste from packaging of household products. Koinpack’s product packaging can be reused. Koinpack provides opportunities for the community to become partners. The purpose of this community service program is to provide business capital (in form of products) to the community to become Koinpack partners and educate consumers about eco-friendly household products and eventually raise awareness to reduce plastic waste. The program is implemented in collaboration with two partners, a housewife who has a home-based business and a BumDes in Tangerang. In addition, socialization was also carried out to the surrounding community regarding this eco-friendly household product solution. The results of this program are providing economic benefits for partners and also increasing public awareness in adopting new innovations in the form of eco-friendly household products. Academically, this program enriches the literature on sustainable consumption.Abstract in bahasaKonsumsi produk kebutuhan rumah tangga masih banyak menghasilkan sampah kemasan dalam bentuk sachet atau plastik. Hal ini menjadi masalah lingkungan yang serius karena plastik membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai. Untuk mengurangi masalah sampah plastik, kami melakukan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kerjasama dengan Koinpack. Koinpack adalah salah satu perusahaan rintisan yang menawarkan solusi untuk mengurangi sampah dari kemasan produk kebutuhan rumah tangga, dimana kemasan produk Koinpack dapat digunakan ulang (reuse). Koinpack juga membuka peluang bagi komunitas untuk menjadi mitra. Tujuan program PKM ini adalah menyediakan modal usaha (dalam bentuk produk) kepada komunitas untuk menjadi mitra Koinpack dan mengedukasi masyarakat mengenai solusi pembelian produk kebutuhan rumah tangga yang lebih ramah lingkungan serta membantu menumbuhkan kesadaran untuk mengurangi sampah plastik. Pelaksanaan program dilakukan dengan bekerja sama dengan dua mitra yaitu seorang ibu rumah tangga yang  memiliki usaha rumahan dan sebuah BumDes di Tangerang. Selain itu dilakukan pula sosialisasi kepada masyarakat sekitar mengenai solusi produk rumah tangga ramah lingkungan ini.  Hasil dari pelaksanaan program ini yaitu memberikan keuntungan secara ekonomi bagi mitra dan juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengadopsi inovasi baru berupa produk rumah tangga ramah lingkungan.  Secara akademis, program ini memperkaya literatur mengenai sustainable consumption.
PELATIHAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DALAM MEMIMPIN DAN MOTIVASI BAGI TENAGA PROFESSIONAL DI BANJARBARU Hidayatullah, Muhammad Syarif; Thaibah, Hayatun; Nugraha, Ahmad Helmi; Nuzula, Muhammad Firdaus
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 3 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6163

Abstract

Factors that affect performance and productivity in teaching include: competence, work motivation, work ability, work discipline, work cooperation, leadership and social status of educators. The results of research conducted by Hidayatullah & Thaibah (2021) showed that there was a decrease in aspects of work motivation, cooperation, work discipline, and leadership in working in the world of education so that there was an increase in these aspects, training was carried out. This increase was carried out on the aspects of work motivation and cooperation. The target of this training is professionals. These professionals are principals, teachers and education staff. In connection with the above, this training is given to professionals who work at the Creative Islamic Elementary School in Banjarbaru City, South Kalimantan, Indonesia. This training was attended by 20 participants, namely educators and staff. This training process has 2 processes, indoors and outdoors. In the room, it is done by giving material about leadership and motivation. While outside the room, application activities are carried out through simulations on leadership and motivationabstract in bahasaFaktor yang mempengaruhi kinerja dan produktivitas dalam mengajar antara lain : kompetensi, motivasi kerja, kemampuan kerja, disiplin kerja, kerjasama kerja, kepemimpinan dan status sosial pendidik. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Hidayatullah & Thaibah (2021) menunjukkan ada penurunan yaitu pada aspek motivasi kerja, kerjasama disiplin kerja, dan kepemimpinan dalam bekerja di dunia pendidikan agar ada peningkatan terhadap aspek-aspek tersebut maka dilakukanlah pelatihan. Peningkatan ini dilakukan pada aspek motivasi kerja dan kerjasama. Target pelatihan ini adalah tenaga professional. Tenaga professional ini adalah Kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan. Berkaitan hal diatas, pelatihan ini diberikan kepada tenaga professional yang bekerja di Sekolah Dasar Islam Creative Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan, Indonesia. Pelatihan ini diikuti 20 orang peserta yaitu tenaga pendidik dan staf. Proses pelatihan ini ada 2 proses, di dalam ruangan dan di luar ruangan. Di dalam ruangan dilakukan dengan pemberian materi tentang kepemimpinan dan motivasi. Sedangkan di luar ruangan dilakukan kegiatan pengaplikasian melalui simulasi mengenai kepemimpinan dan motivasi.
PELATIHAN PEMBUATAN PAVING BLOCK DARI SAMPAH PLASTIK (ANORGANIK) DI DESA AIKDEWA KEC. PRINGGASELA KAB. LOMBOK TIMUR Hijah, Siti Nurul; Hadi, Surya; Hamsyuni, Mohammad
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 3 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6166

Abstract

Meningkatnya produksi sampah sangat meresahkan pemerintah dan masyarakat sekitar yang tempat tinggalnya berdekatan dengan lokasi TPA khususnya di Desa Aikdewa Kec. Pringgasela Kab. Lombok Timur. Peningkatan produksi sampah tersebut jika tidak diolah dan dimanfaatkan dengan baik akan merusak lingkungan sekitar. Sampah anorganik sebagian besar berbahaya dan sulit dikomposkan. Misalnya beling, botol bekas, kaleng, dan limbah-limbah yang berbahaya. Untuk sampah organik biasanya dijadikan pupuk kompos. Akibat produksi sampah yang sulit terdegradasi adalah sampah anorganik, sehingga perlu upaya untuk mereduksi menjadi produk yang bermanfaat. Salah satu alternatif daur ulang limbah anorganik (plastik) adalah menjadi salah satu bahan campuran dari paving block.Pelaksanaan pelatihan pengelolaan sampah anorganik kepada masyarakat dan pemuda Karang Taruna Tuhu Karya Desa Aikdewa untuk merubah sampah menjadi barang yang bernilai ekonomi tinggi bekerja sama dengan mahasiswa Universitas Islam Al-Azhar yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Dengan berusaha memberikan sumbangsih dan mengajak masyarakat setempat mengubah sampah menjadi bahan yang bernilai ekonomis yaitu Paving Block. Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat agar bisa membuat sendiri tanpa harus membeli dan membantu Pemerintah Provinsi NTB dalam program Zero Waste. Hasil akhir yang diharapkan dari pelatihan ini adalah mampu memberikan pengetahuan kepada masyarakat untuk merubah sampah anorganik menjadi Paving Block.
ART THERAPY SEBAGAI SARANA DALAM PELEPASAN EMOSI (KATARSIS) PADA ANAK di SEKOLAH SUNGAI SURABAYA Irmayanti, Nur; Kusnadi, Starry Kireida; Milenia Putri, Futy Oktav; Derman, Yuvensius
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i1.6186

Abstract

The purpose of providing visual art therapy to children at school is an effort to control children's emotions and provide education on how to increase self-confidence in children. As is known, children need more attention in controlling their emotions so that emotions remain stable and avoid unwanted emotional behavior. The method used in this activity is training on visual art therapy and providing education on how to increase self-confidence packed with interesting games. This activity can get a good response from the participants, it can be seen from the enthusiasm in carrying out the training activities, and it is observed that there is an increase after the training, the students have increased self-confidence, it can be seen that during discussions they are enthusiastic in expressing their opinions and this activity is sustainableabstract in bahasaTujuan dari pemberian visual art therapy pada anak di Sekolah adalah upaya untuk mengontrol emosi anak dan memberikan edukasi tentang cara meningkatkan rasa percaya diri pada anak. Seperti diketahui anak memerlukan perhatian lebih dalam pengontrolan emosinya agar emosi tetap stabil dan menghindari perilaku emosi-emosi yang tidak diinginkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan tentang visual art theraphy dan memberikan edukasi tentang cara meningkatkan rasa percaya diri dikemas dengan permainan yang menarik. Kegiatan ini mendapat respon yang baik dari peserta terlihat dari antusias dalam melaksanakan kegiatan pelatihan, dan secara observasi ada peningkatan setelah adanya pelatihan siswa memiliki rasa percaya diri yang meningkat terlihat saat berdiskusi mereka antusias dalam menyampaikan pendapatnya dan kegiatan ini bersifat berkelanjutan.
GO VACCINE COVID-19 SEBAGAI WUJUD KEPEDULIAN DALAM PENANGANAN KASUS COVID-19 DI DESA MARGAMUKTI, SUMEDANG Ridwan, Heri; Aisyah, Iis; Astuti, Ayu Prameswari Kusuma; Maulana, Maulana; Pramajati, Hikmat
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i1.6187

Abstract

Seiring dengan masih belum tercapaian target 70% vaksinasi dosis ke 2 di Indonesia, sementara kasus baru varian Omicron telah masuk ke Indonesia, sehingga diperlukan program percepatan vaksinasi dosis ke 1, 2 dan booster (dosis ke 3). Tujuan dari program kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan upaya dalam peningkatan angka capaian sasaran vaksin covid-19 dalam usaha mencegah semakin tingginya prevalensi, menurunkan angka mortalitas dan morbiditas, serta mencegah dan mengantisipasi terjadinya gelombang lanjutan dari pandemik Covid-19. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah home visit/door to door melakukan promosi kesehatan, diskusi dan pemberian vaksin dosis 1, 2 dan 3 bagi masyarakat yang belum dilakukan vaksinasi. Hasil yang didapatkan selama kurang lebih satu bulan dari kegiatan PkM berbasis kepakaran bidang ilmu ini adalah adanya peningkatan capaian sebesar 0,85% vaksin dosis 1, sebesar 2,31% dosis 2 dan untuk dosis 3 sebesar 4,51%. Rencana tindak lanjut kedepannya, tim PkM bersama dengan pemerintahan desa lain dalam satu wilayah kerja Puskesmas yang sama akan secara kolaboratif dan partisipatif untuk mempercepat capaian vaksinasi Covid-19.