cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 26213087     EISSN : 26215721     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang mencakup penelitian eksperimen, penelitian tindakan, penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif, dan penelitian pengembangan (model, media, dan evaluasi pembelajaran) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta membangun inovasi bidang pendidikan. Secara umum, artikel yang dipublikasi oleh Ciencias Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan adalah karya tulis ilmiah yang memberi kontribusi bagi pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 128 Documents
Komponen Media Pembelajaran Inovatif Kreatif Kurikulum Merdeka Mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD: Indonesia Nuraini Marthinus Sanda Lembang; Rahma Ashari Hamzah; Elistiana; Erika Rahmadani; Adelia Putri; Nurul Anisyah
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis komponen kualitas media pembelajaran inovatif dan kreatif guna meningkatkan kompetensi abad ke-21 dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka melalui kajian kritis terhadap literatur dan publikasi jurnal ilmiah periode 2020–2025 yang relevan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa esensi inovasi media terletak pada konvergensi yang efektif antara media berbasis fisik dan media berbasis digital. Integrasi strategis kedua kategori media tersebut terbukti mampu mendukung pengembangan literasi multimodal dan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa secara optimal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kerangka kerja ekosistem pembelajaran multimodal yang terstruktur dan holistik untuk menjembatani keterampilan digital siswa dengan kebutuhan pedagogis materi konkret. Melalui sinkronisasi ini, diharapkan tercipta model pembelajaran yang lebih dinamis dan relevan dengan tuntutan kurikulum saat ini.
Oko Mama dalam Tradisi Peminangan (Atoin Meto) Desa Oelfatu Kecamatan Amfoang Barat Laut: Indonesia Elfi yufita Aleuth; Temy M.E. Ingunau; Reky L. Banu
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan peneliti pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan observasi langsung di lapangan. terkait dengan budaya dan adat istidat yang di wariskan oleh parah leluhur secara turun-temurun. Di dalam okomama memiliki makna yang memberikan pesan kepada kita untuk lebih mengenal budaya, hidup bersama hubungan kekrabtaan, sikap sopan santun dalam hubungan sosial dengan masyarakat lain. Nilai oko mama yang terkandung dalam upacara adat peminagan tersebut memberikan dorongan dan motivasi khusus yang sangat berarti, sehingga sampai sekarang dalam upacara peminagan, atau acara adat masih menggunakan Oko mama.
Fungsi dan Nilai Tuturan Pasola Masyarakat Sumba Barat Daya: Indonesia Selviana S. Kaley; John D. Fallo; Ona D. Bani
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi dan nilai yang terkandung dalam tuturan ritual upacara adat pasola pada masyarakat Sumba Barat Daya. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan teori Kinguistik kebudayaan. Teknik pengumpulan data mencakup: Observasi, wawancara, dokumentasi perekaman, dan perekaman. Teknik analisis data berupa: Transkripsi, Terjemahan, Klasifikasi, Analisis, dan Kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan berbagai Fungsi  mencakup: 1. fungsi sosial. Proses interaksi dengan lingkungan sosial yang di mulai sejak lahir dan berakhir setelah meninggal. 2. fungsi estetika. Dalam tradisi pasola peran seorang pemimpin Agama atau tua adat sangat penting memulai dari penentuan jadwal pasola 4. nilai estetika. Dalam upacara adata pasola dapat di lihat dari para pemain pasola, para rato adat dan ibu-ibu yang menggunakan busana adat yang indah dari kain tenun sumba bermotif warna-warni seperti mamoli, bunga, bermotif hewan dan lain-lain. 5. nilai ekonomi. 6. nilai toleransi. Bagi masyarakat sumba barat daya agar mereka tetap mempertahankan dan melestarikan perang upacara adat pasola sebagai salah satu nilai budaya.
Makna Kain Tenun Ikat (Futus) pada Desa Fatukanutu Kecamatan Amabi Oefeto Kabupaten Kupang: Indonesia Nova Mada Tenmau; Arnot A. Kolnel; Richard Oematan
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna yang terkandung dalam motif kain tenun ikat (Futus) pada masyarakat Desa Fatukanutu Kecamatan Amabi Oefeto Kabupaen Kupang. Penelitian ini menggunakan teori semiotika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kain Tenun Ikat (Futus) di Desa Fatukanutu memiliki 2 motif yaitu motif noa no’o (daun kelapa) dan manu basaf (dada ayam). Motif noa no’o (daun kelapa) memiliki makna banyak pendapat namun tetap satu dalam suatu ikatan kesatuan yang tidak pernah putus. Sedangkan Motif manu basaf (dada ayam) memiliki makna persatuan hati dan memperkuat ikatan sosial budaya masyarakat Desa Fatukanutu.
Nilai-nilai yang Terkandung dalam Tarian Ta’e Benu pada Masyarakat Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao: Indonesia Adelfina Toto; Ronni M. Ndun; Arnot A. Kolnel
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai yang terkandung dalam tarian Ta’e Benu di masyarakat Desa Hundihuk kecamatan Rote barat Laut Kabupaten Rote Ndao. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Linguistik Kebudayaan dan teori simeotika serta metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai- nilai yang terkandung dalam tarian Ta’e Benu  pada masyarakat Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut, adalah (1) nilai Estetika, (2) nilai Sosial, (3) nilai Budaya, (4) nilai ekspresi.
Makna dan Nilai Tuturan Tangi Pali pada Masyarakat Desa Jiwuwu Kecamatan Sabu Tengah Kabu Kabupaten Sabu Raijua: Indonesia Kornelia Dubu Mangngi; Ronni M. Ndun; John D. Fallo
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis makna dari tuturan Tangi Pali pada masyarakat Desa Jiwuwu Kecamatan Sabu Tangah Kabupaten Sabu Raijua dan menggali nilai-nilai yang terkandung dalam tuturan Tangi Pali pada masyarakat Desa Jiwuwu Kecamatan Sabu Tengah Kecamatan Sabu Raijua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Tuturan Tangi Pali Pada Masyarakat Desa Jiwuwu Kecamatan Sabu Tengah Kabupaten Sabu Raijua terkandung beberapa makna, antara lain; (1) maknakasih sayang, (2) makna kebersamaan, (3) makna religius, (4) makna kehilangan, (5) makna permohonan dan nilai-nilai yang terkandung dalam Tuturan Tangi Pali yakni; (1) nilai etis, (2) nilai sosial, dan (3) nilai budaya.
Pengaruh Konseling Keluarga Terhadap Pola Asuh Orang Tua dan Anak di RT 011/RW 003 Desa Tumu Kecamatan Amanatun Utara Kabupaten Timor Tengah Selatan: Indonesia Matilda Fay; Petrisia A. Waluwandja; Ferdinan Leonadus Lopo
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk menetahui pengaruh konseling keluarga terhadap pola asuh orang tua dan anak di RT 011/ RW 003 Desa Tumu Kecamatan Amanatun Utara Kabupaten Timor Tengah selatan. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif. Penelitian ini berlokasi di RT 011/RW 003  Desa Tumu Kecamatan Amanatun Utara dengan Jumlah populasi sebanyak 60 orang dan sampel yang akan diambil  50% dari populasi yang ada. Jadi sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang ( 30/60X 100% =50% Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear sederhana. Hasil penelitian ada pengaruh konseling keluarga terhadap pola asuh orang tua dan anak di RT 011/RW 003 Desa Tumu Kecamatan Amanatun Utara Kabupaten Timor Tengah Selatan. Karena berdasarkan hasil penelitian F tabel 0,05=3.316 >F hitung 0,05=322.271  maka Hipotesis nol (Ho) di tolak dan menerima hipotesis alternatif (Ha) artinya ada pengaruh yang signifikan antara hubungan pola asuh orang tua dan anak. Berdasarkan perhitungan statistik F hitung < F tabel. Hal ini  membuktikan bahwa dengan pola asuh orang tua yang tidak efektif maka berdampak pada komunikasi hubungan antara  orang tua dan anak.
Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Menangani Kenakalan Siswa di SMP Negeri 1 Kota Kupang: Indonesia Filce Imelda Tulle; Ferdinan Leonadus Lopo
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam menangani kenakalan siswa di SMP Negeri 1 Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian berada di SMP Negeri 1 Kupang, Jl. Prof. Dr. W. Z. Johannes No. 30, Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. Subjek penelitian terdiri dari 5 orang, yaitu 1 guru BK dan 4 siswa yang memiliki permasalahan kenakalan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK memiliki peran yang signifikan dalam menangani kenakalan siswa melalui berbagai layanan dan pendekatan yang terarah. Berdasarkan hasil wawancara, guru BK tidak hanya berperan sebagai konselor, tetapi juga sebagai pembimbing, mediator, dan motivator dalam proses pembinaan siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peran guru BK sangat penting dalam mencegah dan menangani kenakalan siswa, terutama jika didukung oleh komunikasi yang efektif dan program pembinaan yang berkelanjutan.
Literasi Sosial Siswa Melalui Konseling Kelompok pada Siswa SMP Negeri 5 Nekamese: Indonesia Ferdinan Leonadus Lopo; Jeff Wilfred Mesah
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi sosial siswa serta peran konseling kelompok dalam meningkatkan literasi sosial siswa di SMP Negeri 5 Nekamese. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu orang guru Bimbingan dan Konseling dan enam orang siswa SMP Negeri 5 Nekamese. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sosial siswa sebelum mengikuti konseling kelompok berada pada kategori rendah hingga sedang. Pelaksanaan konseling kelompok dilakukan melalui tahapan pembentukan, peralihan, kegiatan inti, dan penutup, serta memanfaatkan dinamika kelompok sebagai sarana pembelajaran sosial. Setelah mengikuti konseling kelompok, siswa menunjukkan perubahan positif dalam literasi sosial, seperti meningkatnya kemampuan komunikasi, empati, kerja sama, serta berkurangnya konflik antar siswa.
Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Perilaku Bullying di SMP Negeri 5 Kota Kupang: Indonesia Damatrrius Yulyanto Tunu; Ferdinan Leonadus Lopo
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengatasi perilaku bullying di SMP Negeri 5 Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian berada di SMP Negeri 5 Kota Kupang, Jl. Frans Seda, RT 31/RW 14, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Subjek penelitian terdiri dari 5 orang, yaitu 1 guru BK dan 4 siswa yang terlibat dalam kasus bullying. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK memiliki peran penting dalam menangani perilaku bullying melalui layanan konseling individu, konseling kelompok, serta kegiatan pembinaan yang berkesinambungan. Berdasarkan hasil wawancara, guru BK berperan sebagai konselor, fasilitator, mediator, dan motivator dalam membantu siswa memahami dampak negatif bullying dan membentuk perilaku yang positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peran guru BK sangat penting dalam mengatasi perilaku bullying di sekolah, terutama jika didukung oleh pendekatan yang tepat, program pencegahan yang terstruktur, dan kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan orang tua.

Page 12 of 13 | Total Record : 128