cover
Contact Name
Endang Sriyati
Contact Email
jppi.puslitbangkan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jppi.puslitbangkan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia
ISSN : 08535884     EISSN : 25026542     DOI : -
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia accepts articles in the field of fisheries, both sea and inland public waters. The journal presents results of research resources, arrest, oceanography, environmental, environmental remediation and enrichment of fish stocks.
Arjuna Subject : -
Articles 1,065 Documents
PENILAIAN RISIKO PENANGANAN DAN TRANSPORTASI IKAN LAYANG (DECAPTERUS SP.) DI PASAR IKAN MODERN MUARA BARU JAKARTA Tiaraningtyas, Dyah Ayu; Novita, Yopi; Purwangka, Fis
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 31, No 3 (2025): (September 2025)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.31.3.2025.125-137

Abstract

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun Pasar Ikan Modern (PIM) Muara Baru untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketersediaan ikan berkualitas, dengan mengadopsi konsep dari Pasar Tsukiji di Tokyo, Jepang. Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, yang terletak 2 km dari PIM Muara Baru, sebagai rute transportasi terdekat dengan ikan layang sebagai jenis ikan yang paling dominan dijual. Namun, saat observasi, kualitas ikan yang tiba di PIM Muara Baru ditemukan kurang baik, disebabkan oleh penggunaan mobil pick-up untuk pengiriman yang tidak memenuhi standar penanganan dan persyaratan rantai dingin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses penanganan dan transportasi ikan layang serta menilai risiko yang mempengaruhi kualitas ikan. Pengujian organoleptik dilakukan di dua titik lokasi: Dermaga PPS Nizam Zachman dan saat pembongkaran di PIM Muara Baru. Dua metode transportasi diidentifikasi, dengan sembilan aktivitas berpotensi berbahaya, dan kedua metode transportasi menunjukkan tingkat kejadian yang tinggi. Meskipun terdapat aktivitas yang memiliki potensi bahaya sering terjadi, pengujian sensorik organoleptic menunjukkan skor rata-rata 8, yang menunjukkan ikan tetap dalam batas yang dapat diterima. Penelitian ini menyarankan perlunya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), kepatuhan terhadap keselamatan, penegakan sanksi bagi pelanggar, dan evaluasi oleh lembaga berwenang setiap satu tahun sekali.
ANALISIS PARAMETER OSEANOGRAFI DAN KAITANNYA DENGAN HASIL TANGKAPAN IKAN TENGGIRI (Scromeberomorus commerson) DI PERAIRAN TIMUR BINTAN Asmarani, Esty Widya Devi; Ma'mun, Asep; Febrianto, Try
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 31, No 2 (2025): (Juni 2025)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.31.2.2025.1-13

Abstract

Penelitian ini dilakukan dari Maret hingga Agustus 2024 dengan validasi data pada musim peralihan I (28 Mei - 3 Juni 2024) di perairan Timur Bintan dan Sei Enam, Kijang, Bintan Timur. Metode kuantitatif deskriptif dan perhitungan menggunakan Generalized Additive Model (GAM) digunakan untuk menganalisis data perikanan dan oseanografi periode 2022-2023 serta melihat hubungan parameter oseanografi dengan hasil tangkapan ikan tenggiri (S. commerson). Hasil tangkapan menunjukkan puncak pada musim timur (Juni-Agustus) dan terendah pada musim barat (Desember-Februari). Pada 2022, tangkapan mencapai 37.026 kg (112 trip) di musim timur dan 5.426 kg (16 trip) di musim barat, sedangkan tahun 2023 meningkat menjadi 49.365 kg di musim timur dan 13.787 kg di musim barat. CPUE tertinggi tercatat di musim timur, yaitu 422,08 kg/trip pada 2022 dan 398,10 kg/trip pada 2023; terendah pada musim barat 2022 (350,00 kg/trip) dan peralihan I 2023 (293,86 kg/trip). Suhu permukaan laut berkisar antara 28,0°C – 29,7°C, dengan nilai tertinggi pada musim timur 2022 dan peralihan II 2023, sementara salinitas fluktuatif berkisar antara 32,1 – 32,6 psu, tertinggi di musim peralihan I dan terendah di musim barat. Klorofil-a bervariasi antara 0,24 – 0,54 mg/m³, dengan nilai tertinggi di musim timur 2022 dan terendah di peralihan I 2023. Kecepatan arus laut rata-rata berkisar antara 0,00 – 0,38 m/s, tertinggi pada musim timur dan terendah di peralihan I 2022 serta musim barat 2023. Analisis GAM digunakan untuk menentukan hubungan antara suhu permukaan laut, salinitas, klorofil-a, dan kecepatan arus dengan hasil tangkapan ikan tenggiri, di mana model terbaik (Model 12) menunjukkan pengaruh signifikan dari suhu permukaan laut (p = 0,002), salinitas (p = 0,004), klorofil-a (p = 0,001), dan kecepatan arus laut (p = 0,003). Hal ini mengindikasikan bahwa parameter-parameter tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil tangkapan ikan tenggiri, sesuai dengan perhitungan model GAM yang digunakan.
TIPE ATRAKTOR PADA BERBAGAI ALAT PENANGKAPAN IKAN Prihantoko, Kukuh Eko; Suherman, Agus; Setiyanto, Indradi
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 29, No 4 (2023): (Desember) 2023
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.29.4.2023.%p

Abstract

Atraktor berperan penting dalam keberhasilan penangkapan ikan pada jenis alat penangkapan ikan yang memerlukan mekanisme pengumpulan ikan. Dalam perkembangannya, atraktor dapat diterapkan pada jenis alat penangkapan ikan yang mekanisme penangkapan ikannya tidak memerlukan proses pengumpulan ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis berbagai jenis atraktor pada berbagai jenis alat penangkapan ikan. Metode penelitian ini adalah Systematic Literature Review. Pengumpulan data dilakukan menggunakan aplikasi Publish or Perish (PoP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan atraktor dapat dilakukan pada berbagai jenis alat penangkapan ikan, meskipun metode penangkapan ikannya tidak memerlukan mekanisme pengumpulan ikan pada catchable area tertentu di sekitar atraktor. Jumlah spesies ikan tertangkap pada pengoperasian alat tangkap ikan menggunakan atraktor menunjukkan adanya keragaman yang dipengaruhi oleh jenis atraktor, lokasi pengoperasian dan jenis alat penangkapan ikan yang dipergunakan.
ANALISIS INDEKS KEANEKARAGAMAN, KERAGAMAN, DAN DOMINANSI JENIS IKAN PADA RUMPON DENGAN ATRAKTOR SEMI SINTETIS DI PERAIRAN TELUK HURUN, LAMPUNG Tirtana, Denta; Syahputra, Fauzi; Kencana, Al Kahfi Damar; Rosalia, Ayang Armelita; Fatoni, Khoerul
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 31, No 2 (2025): (Juni 2025)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.31.2.2025.%p

Abstract

Teluk Hurun merupakan perairan semi tertutup yang kaya akan keanekaragaman hayati dan merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat setempat yang berprofesi sebagai nelayan. Rumpon, sebagai alat bantu pengumpul ikan, digunakan untuk meningkatkan efisiensi penangkapan ikan. Penelitian ini berfokus pada identifikasi jenis ikan yang tertarik pada rumpon semi sintetis di Perairan Teluk Hurun, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ikan yang berkumpul di sekitar rumpon dan menganalisis indeks keanekaragaman, keragaman dan dominansi. Metode yang digunakan adalah observasi dengan teknik Underwater Visual Census (UVC) selama lima minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan jenis ikan, dengan ikan betok mutiara dan ikan selar kuning sebagai spesies yang dominan. Nilai Indekas keanekaragman 0,9 yang berarti keseragaman populasi rendah, sementara indeks keseragaman menunjukkan nilai 0,47, yang berarti keseragaman populasi sedang dan komunitas labil. Nilai indekas dominansi yang diperoleh adalah 0,43, hal ini berarti tidak adanya dominasi spesies tertentu.
EVALUASI DAYA TAMPUNG BEBAN PENCEMARAN PERAIRAN DAS BATURUSA DENGAN MODEL QUAL2KW Pratiwi, Fika Dewi; Gustomi, Andi; Setiawan, Fahri; Manalu, Yeni Saro; Nugraha, Mohammad Agung
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 29, No 4 (2023): (Desember) 2023
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.29.4.2023.%p

Abstract

Pollutants originating from various human activities (households, pepper and oil palm plantations, Vanname shrimp farming, ship docks, tin mining) in the Baturusa watershed area make the watershed critical. Based on these problems, it is urgent to determine the carrying capacity of pollution loads in order to be able to analyze the capacity of the watershed to receive input pollutant loads. Therefore, this study aims to analyze the pollution load of the Baturusa watershed and analyze the carrying capacity of the pollution load using Qual2Kw numerical modeling. This field research was carried out in June-July 2023 using a survey method. The location was selected purposively at eleven sampling points in the form of main rivers and tributaries in the Baturusa watershed area. Sampling used the grab sampling method. Based on the Qual2Kw model, the nitrate and COD can be modeled well with the RMSE indicator value <1. The opposite was obtained for TSS and total nitrogen parameters, with RMSE values >1. The pollution load for the parameters of nitrate, total nitrogen and TSS, COD received by the main river of the Baturusa DAS has not exceeded the maximum pollution load for class II, so it still has the capacity to accommodate activities around the study site. Based on these conditions, integrated management from upstream to downstream is required for the preservation of the Baturusa watershed and sustainable use.
PENGARUH SUHU DAN ARUS TERHADAP POLA KEDATANGAN IKAN DI SEKITAR DRIFT GILL NET MENGGUNAKAN TEKNOLOGI HIDROAKUSTIK DI PERAIRAN GALESONG UTARA Angreni, Husni; Rapi, Nuraeni L.; Kantun, Wayan; Firman, Firman
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 31, No 2 (2025): (Juni 2025)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.31.2.2025.%p

Abstract

Perkembangan teknologi perikanan tangkap merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan produktivitas tangkapan yang diharapkan ramah lingkungan dalam pemanfaatan sumberdaya perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kedatangan dan jenis tangkapan ikan pada alat tangkap drift gill net, dilaksanakan pada bulan Agustus sampai bulan September 2019 diperairan Galesong Utara Kabupaten Takalar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksploratif dan dilakukan dengan mengambil data hasil tangkapan menggunakan Fihsfinder pada Drift gill net. Pengambilan data dengan mengikuti operasi penangkapan selama 30 Trip. Hasil penelitian menunjukan bawa pola kedatangan ikan pada kedalaman 0-30 Meter dengan Frekuensi 50 KHz kisaran suhu 27-29°C serta kecepatan arus di kisaran 8,24 m/s. Pengamatan Fishfinder ikan Schooling secara horizontal dan vertikal mengikuti arah gerak arus dari arah Selatan bibir pantai. Pola kedatangan ikan dikarenakan terdapat banyak sumber makanan terbawa arus. komposisi jenis hasil tangkapan ikan paling banyak tertangkap pada Drift gill net seperti ikan Tembang (Sardinella gibbosa) sebanyak 80% atau 2.495 ekor (kisaran Panjang 10.5-12.5 cm), ikan peperek (Leiognathus equulus) sebanyak 109 ekor, ikan layang (Detapterus pusailus) sebanyak 3 ekor, ikan layur (Trichiurus savala) sebanyak 2 ekor, ikan kembung (Alepes djedeba) sebanyak 2 ekor. Kesimpulan penelitian bahwa operasi penangkapan Drift gill net menggunakan alat bantu Fishfinder memiliki hasil tangkapan lebih banyak, pola kedatangan ikan mengikuti arah arus menuju ke arah utara baik secara bergerombol maupun individu.
STATUS KEBERLANJUTAN USAHA PERIKANAN TUNA MADIDIHANG BERBASIS BIOLOGI DAN EKONOMI DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN DUFA-DUFA KOTA TERNATE Kaidati, Bahar; Umsohy, Jehan Safira; Karman, Amirul; Muksin, Darmiyati; Taeran, Imran
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 31, No 3 (2025): (September 2025)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.31.3.2025.105-117

Abstract

Fishermen at the Dufa-Dufa fish landing base, Ternate City, exploit yellowfin tuna using pole and line and FADs. Huhate is a fishing gear in the surface layer, so the yellowfin tuna that is caught is the yellowfin tuna that appears on the surface for the purpose of eating. In general, yellowfin tuna that gather on the surface of the water are classified as young fish. Therefore, yellowfin tuna caught around FADs tend to be young fish. This phenomenon causes the emergence of a problem, namely the dominance of young fish caught, besides that the yellowfin tuna fishery is an activity of exploiting fish resources with the aim of obtaining continuous profits. The aim of this research is to analyze biological aspects which include fork length structure and size of yellowfin tuna worth catching, analyze economic aspects which include profit analysis, net benefit cost ratio, internal rate of return, break even point, and payback period and analyze the status of the fishing business. sustainable yellowfin tuna. The research was carried out at the Dufa-Dufa fish landing base in Ternate City for 7 months, namely July 2022 - January 2023. The research method used was a survey method. The yellowfin tuna fishery business in the research location is dominated by the size not yet fit to catch, which is 100%. Financially and investment, the yellowfin tuna fishery business in the research location is feasible throughout the year. The yellowfin tuna fishery business based on the biological aspect has a low level of sustainability. Furthermore, based on the economic aspect (financial and investment criteria) the yellowfin tuna fishery business has high sustainability.
PERTUMBUHAN, MORTALITAS DAN LAJU EKSPLOITASI IKAN HIU KEJEN (Scoliodon laticaudus) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) TAWANG, KABUPATEN KENDAL Ahnan, Muhammad Firhan Maftuh; Afiati, Norma; Saputra, Suradi Wijaya
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 31, No 2 (2025): (Juni 2025)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.31.2.2025.%p

Abstract

Ikan hiu kejen (Scoliodon laticaudus) merupakan hasil tangkapan sampingan perikanan di perairan Kendal yang memiliki nilai ekonomis penting. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pertumbuhan dan tingkat eksploitasi ikan hiu kejen yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tawang, Kendal. Metode penelitian yang digunakan yaitu random sampling. Pengambilan spesimen dilakukan sebanyak tiga kali dari bulan Agustus-Oktober 2023. Analisis data yaitu pertumbuhan, rekruitmen, laju mortalitas dan tingkat eksploitasi. Penelitian dilakukan terhadap 144 spesimen ikan hiu kejen jantan dan 137 spesimen betina yang memiliki kisaran panjang 23-57 cm. Ukuran dominan yang tertangkap berada pada selang kelas 38-42 cm. Puncak rekruitmen terjadi pada bulan September yaitu 20,25% (jantan) dan 17,37% (betina). Pola pertumbuhan adalah alometrik negatif dengan koefisisen jantan dan betina adalah 0,55 dan 0,88. Laju mortalitas total (Z) dan mortalitas penangkapan (F), dan mortalitas alami (M) pada ikan jantan berturut-turut adalah 1,66%/tahun; 0,62%/tahun; dan 1,04%/tahun , ikan betina berturut-turut adalah 1,69%/tahun; 0,28%/tahun; dan 1,41%/tahun. Tingkat eksploitasi (E) ikan hiu kejen jantan sebesar 0,37%/tahun dan ikan betina sebesar 0,16%/tahun .
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN ALAT BANTU RUMPON DALAM PENANGKAPAN MADIDIHANG (Thunnus albacares) DI PERAIRAN TELUK BONE KABUPATEN LUWU bahar, femiliani novitasari
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 29, No 4 (2023): (Desember) 2023
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.29.4.2023.204-214

Abstract

Rumpon merupakan alat bantu penangkapan ikan yang berfungsi untuk meningkatkan efektivitas penangkapan ikan. Dalam proses penangkapan ikan tuna, rumpon berfungsi untuk merangsang kawanan ikan tuna yang sedang melakukan ruaya untuk berhenti atau menetap tidak jauh dari lokasi pemasangan rumpon. Berdasarkan Hal tersebut maka sangat perlu dilakukan penelitian tentang tinjauan efektifitas penggunaan rumpon sebagai alat bantu penangkapan ikan madidihang (Thunnus albacares). Penelitian di laksanakan pada bulan September – April 2019 di perairan Teuk Bone Kabupaten luwu. Data yang digunakan adalah hasil tangkapan pancing ulur di Lima rumpon. Pengumpulan data meliputi posisi geografis daerah penangkapan ikan, hasil tangkapan, ukuran panjanag dan bobot madidihang, Tingkat kematangan gonad dan parameter oseanografi (Suhu dan klorofil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komposisi ukuran madidihang yang tertangkap di rumpon di dominasi ukuran 60 – 85 cm dengan berat 3 – 5 kg dengan Tingkat kematangan gonad I -II. Dominasi ukuran 60 – 85 cm yang tertinggi tertangkap pada rumpon 3 sebanyak 439 ekor sedangkan terendah tertangkap pada rumpon 1 sebanyak 134 ekor. Model fungsi menunjukkan bahwa kelima variabel (Suhu, klorofil, kedalaman rumpon, lama waktu penangkapan dan jarak rumpon dari fishing base) hanya suhu dan lama waktu penangkapan terhadap produksi penangkapan Madidihang (Thunnus albacares) yang tertangkap di daerah rumpon. Nilai efektivitas yang didapatkan sebesar 20 % dengan efektivitas tertinggi pada bulan September – Oktober 2018 terdapat pada rumpon 3 sebesar 35,39 % dan bulan Maret – April 2018 terdapat pada rumpon 2 sebesar 25 ,81 %.
FISHING GROUND POTENSIAL BERDASARKAN PERGERAKAN HANDLINE TUNA PADA AREAL RUMPON DI WPP-NRI 713 DAN 714 Rumpa, Arham -; -, Asia -; Kun, Anang Rahmat; Krisnafi, Yaser -; Syamsuddin, Muhidin -; -, Rasdam -; Pontoh, Peggy -; Kasim, Muhammad -; Runtukahu, Muhammad Iksan Zulfatan; Baroqi, A. Riza -; Timur, Putra Satria; Wulandari, Novita Ayu
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 31, No 3 (2025): (September 2025)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jppi.31.3.2025.%p

Abstract

Perubahan kondisi perairan (oseanografi) secara dinamis dapat mempengaruhi pola pergerakan ikan di perairan. Hal ini dikarenakan secara alamiah, ikan akan mencari wilayah perairan yang sesuai dengan lingkungannya. Penelitian dan pengumpulan data dilaksanakan mulai tahun 2020-2024, Data yang digunakan merupakan hasil observasi menggunakan sembilan belas buah kapal handline Tuna yang berbasis di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Lonrae-Kabupaten. Penelitian ini betujuan untuk memahami Sebaran Rumpon di WPP-NRI 713 dan 714 dan Fishing ground Potensial di (WPP 713 dan 714). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak tahun 2020 presentase kapal nelayan melakukan penangkapan di WPP 714 berkisar 66,67% jika dibandingkan di WPP 713 yang hanya 33,33 % dan  tahun 2023 sebesar 46,43% karna bergeser ke WPP 714. Analisis Layout menunjukkan hotspot potensial hanya tersebar di sekitar Grid S-29 di WPP 713 pada kordinat -6.50 LS-121.50 BT dan Grid S–30 di WPP 714 pada kordinat -6.50 LS – 122.50 BT Lokasi tersebut berada pada lokasi terjadinya upwelling. Informasi ini sangat dibutuhkan nelayan dan stakeholders untuk optimalisasi pemanfaatan potensi ikan pelagis besar yang sudah dipetakan di wilayah WPP 713 dan 714.

Filter by Year

1995 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 31, No 4 (2025): (Desember 2025) Vol 31, No 3 (2025): (September 2025) Vol 31, No 2 (2025): (Juni 2025) Vol 31, No 1 (2025): (Maret 2025) Vol 30, No 4 (2024): (Desember 2024) Vol 30, No 3 (2024): (September) 2024 Vol 30, No 2 (2024): (Juni) 2024 Vol 30, No 1 (2024): (Maret) 2024 Vol 29, No 4 (2023): (Desember) 2023 Vol 29, No 3 (2023): (September) 2023 Vol 29, No 1 (2023): (Maret) 2023 Vol 28, No 4 (2022): (Desember) 2022 Vol 28, No 3 (2022): (September) 2022 Vol 28, No 2 (2022): (Juni) 2022 Vol 28, No 1 (2022): (Maret) 2022 Vol 27, No 4 (2021): (Desember) 2021 Vol 27, No 3 (2021): (September) 2021 Vol 27, No 2 (2021): (Juni) 2021 Vol 27, No 1 (2021): (Maret) 2021 Vol 26, No 4 (2020): (Desember) 2020 Vol 26, No 3 (2020): (September) 2020 Vol 26, No 2 (2020): (Juni) 2020 Vol 26, No 1 (2020): (Maret) 2020 Vol 25, No 4 (2019): (Desember) 2019 Vol 25, No 3 (2019): (September) 2019 Vol 25, No 2 (2019): (Juni) 2019 Vol 25, No 1 (2019): (Maret) 2019 Vol 24, No 4 (2018): (Desember) 2018 Vol 24, No 3 (2018): (September) 2018 Vol 24, No 2 (2018): (Juni 2018) Vol 24, No 1 (2018): (Maret 2018) Vol 23, No 4 (2017): (Desember 2017) Vol 23, No 3 (2017): (September 2017) Vol 23, No 2 (2017): (Juni 2017) Vol 23, No 1 (2017): (Maret, 2017) Vol 22, No 4 (2016): (Desember 2016) Vol 22, No 3 (2016): (September) 2016 Vol 22, No 2 (2016): (Juni 2016) Vol 22, No 1 (2016): (Maret 2016) Vol 21, No 4 (2015): (Desember 2015) Vol 21, No 3 (2015): (September 2015) Vol 21, No 2 (2015): (Juni 2015) Vol 21, No 1 (2015): (Maret 2015) Vol 20, No 4 (2014): (Desember 2014) Vol 20, No 3 (2014): (September 2014) Vol 20, No 2 (2014): (Juni 2014) Vol 20, No 1 (2014): (Maret 2014) Vol 19, No 4 (2013): (Desember 2013) Vol 19, No 3 (2013): (September 2013) Vol 19, No 2 (2013): (Juni 2013) Vol 19, No 1 (2013): (Maret 2013) Vol 18, No 4 (2012): (Desember 2012) Vol 18, No 3 (2012): (September 2012) Vol 18, No 2 (2012): (Juni) 2012 Vol 18, No 1 (2012): (Maret 2012) Vol 17, No 4 (2011): (Desember 2011) Vol 17, No 3 (2011): (September 2011) Vol 17, No 2 (2011): (Juni 2011) Vol 17, No 1 (2011): (Maret 2011) Vol 16, No 4 (2010): (Desember 2010) Vol 16, No 3 (2010): (September 2010) Vol 16, No 2 (2010): (Juni 2010) Vol 16, No 1 (2010): (Maret 2010) Vol 15, No 4 (2009): (Desember 2009) Vol 15, No 3 (2009): (September 2009) Vol 15, No 2 (2009): (Juni 2009) Vol 15, No 1 (2009): (Maret 2009) Vol 14, No 4 (2008): (Desember 2008) Vol 14, No 3 (2008): (September 2008) Vol 14, No 2 (2008): (Juni 2008) Vol 14, No 1 (2008): (Maret 2008) Vol 13, No 3 (2007): (Desember 2007) Vol 13, No 2 (2007): (Agustus 2007) Vol 13, No 1 (2007): (April 2007) Vol 12, No 3 (2006): (Desember 2006) Vol 12, No 2 (2006): (Agustus 2006) Vol 12, No 1 (2006): (April 2006) Vol 11, No 9 (2005): (Vol. 11 No. 9 2005) Vol 11, No 8 (2005): (Vol. 11 No. 8 2005) Vol 11, No 7 (2005): (Vol. 11 No. 7 2005) Vol 11, No 6 (2005): (Vol. 11 No. 6 2005) Vol 11, No 5 (2005): (Vol. 11 No. 5 2005) Vol 11, No 4 (2005): (Vol. 11 No. 4 2005) Vol 11, No 3 (2005): (Vol. 11 No. 3 2005) Vol 11, No 2 (2005): (Vol. 11 No. 2 2005) Vol 11, No 1 (2005): (Vol. 11 No. 1 2005) Vol 10, No 7 (2004): (Vol. 10 No. 7 2004) Vol 10, No 6 (2004): (Vol. 10 No. 6 2004) Vol 10, No 5 (2004): (Vol. 10 No. 5 2004) Vol 10, No 4 (2004): (Vol. 10 No. 4 2004) Vol 10, No 3 (2004): (Vol. 10 No. 3 2004) Vol 10, No 2 (2004): (Vol. 10 No. 2 2004) Vol 10, No 1 (2004): (Vol. 10 No. 1 2004) Vol 9, No 7 (2003): (Vol.9 No.7 2003) Vol 9, No 6 (2003): (Vol.9 No.6 2003) Vol 9, No 5 (2003): Vol. 9 No. 5 2003) Vol 9, No 4 (2003): Vol. 9 No. 4 2003) Vol 9, No 3 (2003): (Vol.9 No.3 2003) Vol 9, No 2 (2003): (Vol, 9 No. 2 2003) Vol 9, No 1 (2003): (Vol.9 No.1 2003) Vol 8, No 7 (2002): (Vol.8 No.7 2002) Vol 8, No 6 (2002): (Vol.8 No.6 2002) Vol 8, No 5 (2002): (Vol.8 No.5 2002) Vol 8, No 4 (2002): (Vol.8 No.4 2002) Vol 8, No 3 (2002): (Vol.8 No.3 2002) Vol 8, No 2 (2002): (Vol. 8 No. 2 2002) Vol 8, No 1 (2002): (Vol.8 No.1 2002) Vol 7, No 4 (2001): (Vol. 7 No. 4 2001) Vol 7, No 2 (2001): (Vol.7 No. 2 2001) Vol 6, No 3-4 (2000): (Vol.6 No.3-4 2000) Vol 6, No 2 (2000): (Vol.6 No.2 2000) Vol 6, No 1 (2000): (Vol.6 No.1 2000) Vol 5, No 2 (1999): (Vol.5 No.2 1999) Vol 5, No 1 (1999): (Vol.5 No. 1 1999) Vol 4, No 4 (1998): (Vol.4 No.4 1998) Vol 4, No 3 (1998): (Vol.4 No.3 1998) Vol 4, No 2 (1998): (Vol.4 No.2 1998) Vol 4, No 1 (1998): (Vol.4 No.1 1998) Vol 3, No 4 (1997): (Vol.3 No.4 1997) Vol 3, No 3 (1997): (Vol.3 No.3 1997) Vol 3, No 2 (1997): (Vol.3 No.2 1997) Vol 3, No 1 (1997): (Vol.3 No.1 1997) Vol 2, No 4 (1996): (Vol.2 No.4 1996) Vol 2, No 3 (1996): (Vol.2 No.3 1996) Vol 2, No 2 (1996): (Vol.2 No.2 1996) Vol 2, No 1 (1996): (Vol.2 No.1 1996) Vol 1, No 4 (1995): (Vol.1 No.4 1995) Vol 1, No 3 (1995): (Vol.1 No.3 1995) Vol 1, No 2 (1995): (Vol.1 No.2 1995) Vol 1, No 1 (1995): (Vol.1 No.1 1995) More Issue