cover
Contact Name
Ali Syahbana
Contact Email
syahbanaumb@yahoo.com
Phone
+6281373340681
Journal Mail Official
jurnalindiktika.pgri@gmail.com
Editorial Address
Mathematics Education Department, Universitas PGRI Palembang Jl. Ahmad Yani Lrg. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang, Indonesia 30251
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
ISSN : 26552752     EISSN : 26552345     DOI : https://dx.doi.org/10.31851/indiktika
Core Subject : Education,
Indikta Journal publish scientific articles in the field of mathematics education. Papers accepted can be a disseminate research result, theoretical studies, and mathematics learning. The article submitted has not been approved and has not been accepted for publication in another journal.
Articles 215 Documents
Optimalisasi Kemampuan Numerasi Siswa pada Pembelajaran Matematika untuk Menghadapi AKM di SMA Ana Dewi Pertiwi; Sri Rejeki; Rini Setyaningsih
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i1.15140

Abstract

Kemampuan numerasi penting bagi siswa dalam menghadapi keterampilan abad 21 dan erat kaitannya dengan kemampuan penyelesaian masalah dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran dalam upaya mengoptimalkan kemampuan numerasi untuk menghadapi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru matematika, dan siswa kelas XI di sebuah SMA Negeri di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Indonesia. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif model alur interaktif. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) perencanaan pembelajaran dalam upaya mengoptimalkan kemampuan numerasi siswa dilakukan dengan menyusun RPP, mengembangkan LKPD, dan menggunakan media pembelajaran, (2) pelaksanaan pembelajaran dalam upaya mengoptimalkan kemampuan numerasi siswa dilakukan dengan menyediakan fasilitas yang mendukung pembelajaran, menggunakan model pembelajaran PBL, memanfaatkan media pembelajaran yang relevan, dan mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari, dan (3) evaluasi pembelajaran dalam upaya mengoptimalkan kemampuan numerasi siswa dilakukan dengan melakukan penilaian serta melakukan kegiatan supervisi akademik. Selanjutnya, diperlukan upaya lebih lanjut untuk merencanakan pembelajaran berorientasi numerasi, dilengkapi dengan LKPD dan instrumen penilaian yang memuat masalah matematika dengan berbagai variasi aspek konten, konteks, dan proses kognitif pada AKM numerasi, serta pemanfaatan teknologi secara efektif sebagai media pembelajaran.
Tinjauan Literatur Sistematis tentang Alat Bantu Digital untuk Pengajaran dan Pembelajaran Geometri: Tren Penelitian, Kumpulan Data, dan Analisis Data Adirakasiwi, Alpha Galih; Juandi, Dadang; Fatimah, Siti
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i1.15173

Abstract

Alat bantu digital diperlukan dalam pembelajaran geometri karena mampu memberikan visualisasi yang lebih konkret terhadap konsep-konsep abstrak, meningkatkan pemahaman siswa, serta mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif. Teknologi ini memungkinkan siswa untuk mengeksplorasi konsep geometris secara dinamis dan mendalam melalui simulasi, animasi, atau perangkat lunak khusus. Selain itu, alat bantu digital dapat membantu guru menyampaikan materi dengan cara yang lebih menarik, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Metode penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah metode SLR (Systematic Literature Review). Penelitian ini menggunakan analisis konten pada sejumlah artikel yang telah diterbitkan dalam jurnal terindeks Scopus dengan quartile Q1- Q4 sejak tahun 2013 hingga 2023, dengan alat bantu digital pengajaran dan pembelajaran geometri sebagai fokus utama penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam delapan tahun terakhir, jumlah publikasi yang berfokus pada alat bantu digital telah meningkat. Di antara publikasi-publikasi tersebut, penelitian yang paling dominan adalah penelitian kualititatif. Metode analisis data yang paling sering digunakan case study. Berdasarkan hasil ini, rekomendasi yang dapat disampaikan adalah pengembangan lebih lanjut terhadap alat bantu digital untuk mendukung proses pembelajaran geometri, termasuk eksplorasi metode pembelajaran dan pengajaran baru khususnya matematika dan evaluasi efektivitasnya dalam berbagai konteks pendidikan.
Systematic Literature Review: Penerapan Teknologi Virtual Reality dalam Meningkatkan Pengalaman Belajar Putri, Ni Wayan Suardiati; Agustini, Ketut; Dantes, Gede Rasben; Sudatha, I Gde Wawan
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i1.15182

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan Systematic Literature Review (SLR) terkait pemanfaatan Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa. Metode SLR Kitchenham & Charters digunakan dalam tiga tahap: Planning, Conducting, dan Reporting. Dari review 15 artikel jurnal di Scopus, VR diterapkan di kesehatan dan pendidikan (SMP, SMA, Pendidikan tinggi). Pengukuran menggunakan kuesioner, observasi, dan wawancara. Kontribusinya meliputi peningkatan pengalaman belajar, terapi pasien, dan pengetahuan siswa. Penelitian mendukung VR sebagai penyokong belajar dan terapi, namun perlu penelitian lanjutan untuk dampak jangka panjang. Hasil review menunjukkan bahwa penerapan VR secara signifikan meningkatkan pengalaman belajar siswa dalam berbagai tingkatan pendidikan, sekaligus memberikan manfaat pada bidang kesehatan seperti terapi pasien. Namun, belum ada penelitian yang mengukur dampak jangka panjang dari penggunaan VR dalam konteks pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian lanjutan yang fokus pada evaluasi dampak jangka panjang terhadap perkembangan pengetahuan, keterampilan, dan aspek mental siswa sangat diperlukan.
Pengembangan Perangkat Ajar Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Islamiah, Maulidi Arsih Umaroh; Lestari, Nurcholif Diah Sri; Pambudi, Didik Sugeng; Kurniati, Dian; Kristiana, Arika Indah
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i1.15244

Abstract

Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan untuk menciptakan perangkat ajar yang dapat dinyatakan valid, praktis, dan efektif, khususnya pada materi barisan dan deret. Adanya pengembangan perangkat ajar dilakukan untuk peningkatan kemampuan numerasi siswa. Penelitian ini termasuk dalam jenis research dan development dengan pengembangan model 4D dari Thiagarajan. Tahapan 4D dari Thiagarajan mencakup tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Adapun data yang dihimpun memanfaatkan teknik observasi, tes, dan angket. Hasil dari penelitian pengembangan perangkat ajar berbasis masalah tergolong ke dalam kriteria valid, praktis, dan efektif. Tingkat kevalidan dapat dilihat dari nilai kevalidan setiap modul ajar sebesar 4,76, LKPD sebesar 4,77, paket tes sebesar 4,71, dan buku petunjuk sebesar 4,76 (dari 5) yang termasuk pada kategori valid. Nilai kepraktisan diperoleh dari aktivitas siswa sebesar 89,7%, keterlaksanaan pembelajaran sebesar 89,2%, dengan angket respon guru bernilai positif. Nilai keefektifan dilihat dari data hasil belajar diperoleh 81,8% tuntas secara klasikal. Tidak hanya itu, keefektifan dilihat dari kemampuan numerasi dari peningkatan N-Gain yang menunjukkan rerata 0,77 pada kategori tinggi, serta angket respon siswa yang menunjukkan nilai positif. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan perangkat ajar berbasis masalah yang valid, praktis, dan efektif dapat meningkatkan kemampuan numerasi siswa.  
Pengembangan Perangkat Ajar Matematika Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Fadilah, Siti; Kurniati, Dian; Pambudi, Didik Suggeng; Lestari, Nurcholif Diah Sri; Yuliati, Nanik
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i1.15245

Abstract

Berpikir kritis merupakan keterampilan yang dibutuhkan oleh setiap peserta didik dalam menghadapi permasalahan kehidupan, namun kenyataan yang terjadi di lapangan keterampilan berpikir kritis masih rendah. Dengan begitu, perlunya mengembangkan perangkat ajar untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini dapat digolongkan ke dalam penelitian pengembangan dengan maksud untuk mengembangkan sebuah perangkat ajar berbasis proyek dengan kriteria valid, praktis, dan efektif.  Model pengembangan yang digunakan untuk mengembangkan perangkat ajar adalah model 4D. Adapun data yang dikumpulkan dalam penelitian melalui observasi, tes, dan angket. Subjek uji coba yaitu kelas X6 MAN 1 Jembrana yang berjumlah 26 siswa. Data validitas dilakukan dengan menganalisis skor validasi dari validator yang mencakup validasi modul ajar, Lembar Kerja Peserta Didik, dan Soal tes berturut-turut yaitu 4,75; 4,66; 4,83. Adapun data terkait kepraktisan diperoleh dari rerata skor seluruh pertemuan yang dikumpulkan melalui lembar observasi keterlaksanaan perangkat pembelajaran sebesar 4,44 yang termasuk dalam kategori tinggi. Data berupa tes hasil belajar, hasil observasi berpikir kritis, dan angket respon siswa digunakan untuk menganalisis data keefektifan perangkat, menunjukkan siswa tuntas secara klasikal sebesar 80,76% dan rerata N-Gain siswa adalah tinggi, kemampuan berpikir kritis siswa kritis dan respon siswa diperoleh positif. Dengan begitu, penelitian ini dapat dimaknai perangkat ajar berbasis proyek yang telah dikembangkan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Hambatan Epistemologi Siswa dalam Menyelesaikan Soal Lingkaran Ditinjau dari Self-regulated Learning Meliani, Ira; Mulyani, Eva; Muslim, Siska Ryane
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i1.15265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hambatan epistemologi siswa dalam menyelesaikan soal lingkaran ditinjau dari self-regulated learning. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan di MTs Negeri 4 Tasikmalaya pada 30 siswa kelas VIII dengan 7 siswa sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi penyebaran angket self-regulated learning, pemberian soal tes materi lingkaran, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan menurut Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dalam kategori self-regulated learning tinggi mengalami hambatan epistemologi pada jenis hambatan menggeneralisasi. Sementara itu, siswa dalam kategori self-regulated learning sedang dan rendah mengalami hambatan epistemologi pada jenis hambatan intuitif yang keliru, menggeneralisasi, dan penggunaan bahasa alamiah
Efektivitas Model Problem Based Learning Bernuansa Etnomatematika Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Kelas V SD Krisanti, Maria; Kusuma, Dani
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i1.15332

Abstract

Etnomatematika merupakan suatu penggabungan dari konsep budaya dalam matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model Problem Based Learning (PBL) bernuansa etnomatematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika kelas V Sekolah Dasar. Subjek penelitian ini sebanyak 30 siswa dengan jenis penelitian eksperimen kuantitatif. Uji t one sample t-test dan uji independent sample t-test merupakan metode kajian data yang digunakan pada penelitian ini. Hasil membuktikan model pembelajaran berbasis masalah dengan nuansa etnomatematika memenuhi ketuntasan individu siswa kelas V SD pada konsep geometri volume bangun ruang sebesar 90%. Nilai rata-rata tes akhir yang diperoleh kelas eksperimen 80,70 dan kelas kontrol 77,43. Sehingga terbukti model PBL yang dipadukan unsur etnomatematika lebih unggul dibandingkan dengan model pembelajaran biasa. Secara keseluruhan penerapan model pembelajaran berbasis masalah bernuansa etnomatematika terbukti sangat efektif dalam memfasilitasi perolehan keterampilan pemecahan masalah yang juga relevan dengan salah satu tujuan pendidikan matematika di tingkat nasional yaitu meningkatkan kemampuan dalam menyelesaikan suatu masalah dan meningkatkan kemampuan dalam berpikir.
Analisis Kemampuan Number Sense dalam Menyelesaikan Soal Matematika Ditinjau dari Self-Efficacy Nur Alfiyyah, Dinar; Setialesmana, Depi; Rustina, Ratna
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i1.15376

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan bagaimana kemampuan number sense digunakan untuk menyelesaikan soal matematika berdasarkan tingkat self-efficacy. Penelitian kualitatif dengan metode eksploratif sebagai jenis penelitian yang dipergunakan. Penggunaan tes kemampuan number sense, angket self-efficacy, dan wawancara sebagai metode untuk mengumpulkan data. Terdapat 3 peserta didik dari kelas VII-B SMP Negeri 1 Cimaragas sebagai subjek penelitian dan mereka memiliki kemampuan untuk memenuhi semua indikator kemampuan number sense dari kategori tinggi, sedang dan rendah. Serta memiliki kemampuan dalam mengungkapkan gagasan atau ide secara verbal dan tertulis. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) subjek kemampuan number sense dengan self-efficacy tinggi (S-15) menghasilkan jawaban yang benar tanpa mengalami kesulitan, (2) subjek kemampuan number sense dengan self-efficacy sedang (S-10) menghasilkan jawaban yang belum tepat, pada indikator counting, dan (3) subjek kemampuan number sense dengan self-efficacy rendah (S-9) menghasilkan jawaban yang belum tepat pada indikator counting serta pada indikator representing menyajikan hasil jawaban tanpa menyertakan kesimpulan jawaban.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa dalam Mengerjakan Soal Berbasis AKM ditinjau dari Resiliensi Matematis Nur Afifah, Raeynisa; Patmawati, Hetty; Dewi, Sinta Verawati
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i1.15380

Abstract

Kemampuan penalaran merupakan kompetensi penting yang perlu dimiliki oleh setiap peserta didik dalam mempelajari matematika. Kemampuan penalaran matematis menjadi salah satu level kognitif yang diukur dalam asesmen kompetensi minimum. Soal asesmen kompetensi minimum biasanya berbentuk kontekstual dan non rutin sehingga untuk dapat menyelesaikannya membutuhkan kemampuan bernalar yang baik. Soal bentuk penalaran seringkali dianggap sulit oleh peserta didik. Tidak sedikit peserta didik merasa putus asa ketika menghadapi soal matematika yang sulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan penalaran matematis dari setiap tingkat resiliensi matematis yang dimiliki peserta didik dalam mengerjakan soal berbasis asesmen kompetensi minimum. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini melibatkan 6 peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 8 Tasikmalaya yang dipilih dari 27 peserta didik berdasarkan tingkat resiliensi matematis yang dimilikinya. Data diperoleh melalui pengisian angket, soal tes, dan wawancara. Data dianalisis melalui tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peserta didik dengan kategori resiliensi matematis tinggi memenuhi semua indikator kemampuan penalaran matematis, (2) peserta didik dengan kategori resiliensi matematis sedang hanya memenuhi beberapa indikator kemampuan penalaran matematis, dan (3) peserta didik dengan kategori resiliensi matematis rendah tidak memenuhi satupun indikator kemampuan penalaran matematis.
Hubungan Antara Emotional Intelligence dengan Kemampuan Literasi Matematis Siswa Amelia, Inaz Nova; Patmawati, Hetty; Dewi, Sinta Verawati
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i1.15577

Abstract

Matematika sering dianggap sebagai pelajaran yang sulit karena melibatkan konsep abstrak dan kompleks, seperti teori, bilangan, dan rumus. Selain keterampilan berpikir kritis, keberhasilan dalam menyelesaikan masalah matematika juga memerlukan kecerdasan emosional untuk mengelola emosi, meningkatkan motivasi, dan menjaga stabilitas diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecerdasan emosional dan kemampuan literasi matematis siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Tasikmalaya. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, sampel penelitian diambil secara acak sederhana sebanyak 34 siswa dari kelas VII H. Data diperoleh melalui angket kecerdasan emosional dan tes literasi matematis materi persamaan linear satu variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kecerdasan emosional maupun kemampuan literasi matematis siswa berada pada kategori sedang. Pengujian regresi linier sederhana mengungkapkan adanya hubungan linier positif antara kecerdasan emosional dan kemampuan literasi matematis, dengan kontribusi sebesar 49,2%. Temuan ini menunjukkan kecerdasan emosional merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa.