JUANG: Jurnal Wahana Konseling
JUANG: JURNAL WAHANA KONSELING JUANG merupakan jurnal konseling yang diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Palembang. Tujuan dari jurnal ini adalah mempublikasikan artikel atau karya ilmiah berupa penulisan teoritis dan praktis, serta hasil penelitian baik Mahasiswa, Guru, Dosen maupun Praktisi Bimbingan dan Konseling. Fokus artikel dalam jurnal ini adalah Konseling dan Pendidikan, diantaranya isu Pendidikan serta masalah pelayanan konseling baik di institusi Pendidikan maupun di luar institusi Pendidikan. Jurnal ini terbit enam bulan sekali yaitu pada bulan Maret dan September.
Articles
140 Documents
Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa dalam Mengemukakan Pendapat Melalui Pendekatan Talking Stick
Ulfa Waqia;
Laily Tiarani Soejanto;
Khairul bariyyah
Jurnal Wahana Konseling Vol. 6 No. 2 (2023): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v6i2.13493
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pendekatan Talking Stick dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa SMA untuk mengemukakan pendapat di kelas. Kepercayaan diri merupakan elemen kunci dalam pendidikan yang memengaruhi partisipasi aktif siswa dan keberhasilan proses belajar. Kurangnya kepercayaan diri dapat menyebabkan masalah psikologis dan sosial yang serius. Metodologi yang digunakan meliputi desain quasi-eksperimental, dengan rancangan yang digunakan adalah one-group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Arjasa kelas XI IPS dengan teknik pengambilan sampel Stratified Random Sampling, analisa data hasil penelitian menggunakan uji statistik deskriptif dan analisis statistik uji t atau uji beda (t test) dengan dua rata-rata (paired-samples t test) dengan alat uji menggunakan software SPSS 22. Diperoleh hasil analisis uji t dengan sampel berpasangan, diperoleh kesimpulan bahwa nilai Signifikansi (2-tailed) adalah 0,000, yang lebih kecil dari 0,05. Ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam hal kepercayaan diri untuk menyampaikan pendapat. Temuan dari studi ini bisa menjadi informasi yang berguna bagi guru bimbingan dan konseling serta para profesional di bidang tersebut. Informasi ini dapat dianggap sebagai faktor pertimbangan dalam pengembangan dan penerapan strategi bimbingan dan konseling yang efektif, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa, siswa, atau individu yang mengalami isu kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapat, baik yang berada pada level rendah, menengah, ataupun tinggi.
Perbedaan Tingkat Burnout Siswa Kelas XII MAN 2 Pekanbaru yang Boarding School dengan Tinggal Bersama Orang Tua
Dera Afri;
Non Syafriafdi;
Khairiyah Khadijah
Jurnal Wahana Konseling Vol. 6 No. 2 (2023): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v6i2.13801
Burnout merupakan sebagai suatu kondisi kelelahan emosional, lelah mental dan fisik yang disebabkan oleh aktivitas yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama dengan tuntutan yang meningkat sehingga mengakibatkan munculnya rasa letih, cemas, jenuh, dan hilangnya motivasi untuk melakukan sesuatu. Burnout tidak memandang dimana seseorang tersebut bertempat tinggal, seperti realitanya dilapangan bahwa burnout terjadi pada siswa kelas XII yang boarding school dan siswa yang tinggal bersama orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat burnout siswa kelas XII yang boarding school dan siswa yang tinggal bersama orang tua dan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan tingkat burnout siswa ditinjau dari tempat tinggal yaitu di asrama dengan di rumah bersama orang tua. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jenis penelitian studi komparatif. Populasi penelitian yaitu siswa kelas XII dengan sampel 81 siswa yang terdiri dari 36 siswa boarding school dan 45 siswa yang tinggal bersama orang tua. Adapun pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran skala burnout yang setelahnya dianalisis dengan menggunakan uji beda Independent T-Test dengan bantuan komputer program SPSS versi 24. Hasil uji hipotesis yang telah dilakukan diperoleh mean 80,78 pada siswa yang boarding school dan 74,00 pada siswa yang tinggal bersama orang tua. Dengan nilai sig. 2 tailed sebesar 0,007 sehingga nilai < 0,05 maka Ha di terima dan Ho di tolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan tingkat burnout siswa kelas XII yang boarding school dengan siswa yang tinggal bersama orang tua.
Pencapaian Identitas Diri Bidang Karir Siswa SMK PGRI Pekanbaru
Adevia Aprilia Riswana;
Tri Umari;
Khairiyah Khadijah
Jurnal Wahana Konseling Vol. 6 No. 2 (2023): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v6i2.13802
Identitas diri bidang karir merupakan salah satu tahapan dimana seorang individu berada pada fase remaja yaitu dimana ia mampu memahami dan mengenali segala hal yang berkenaan dengan dirinya sendiri. Seperti memahami kelebihan dan kekurangan yang dimiliki,memahami bahwasanya setiap individu itu berbeda, dan adanya kemampuan untuk mengambil keputusan terkait dengan pilihan hidupnya, serta memahami apa yang diri sendiri butuhkan terkhusus pada bidang karir. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana gambaran pencapaian identitas diri bidang karir aspek eksplorasi dan aspek komitmen siswa disekolah tersebut. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas X, XI, dan XII yang berasal dari jurusan yang berbeda-beda. Dan didapatkan sampel 30% dari populasi yang ada, sehingga didapatkan sampel sebanyak 144 siswa.Adapun pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket skala identitas karir aspek eksplorasi dan komitmen kemudian diolah dan dilakukan analisis deskriptif. Pencapaian identitas diri bidang karir aspek eksplorasi dan komitmen siswa SMK PGRI Pekanbaru, berada pada status identitas forclosure yaitu siswa tidak melakukan eksplorasi akan tetapi telah berkomitmen dengan suatu pilihan karir.
Analisis Kesiapan Kerja di Bidang Penyuluh Agama Islam Mahasiswa Akhir Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam
Ira Wirtati;
Dika Sahputra;
Yasmin Izzatunnisa
Jurnal Wahana Konseling Vol. 7 No. 1 (2024): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v7i1.14076
Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa yang mendekati akhir masa studinya yaitu angkatan 2020. Karena subjek dalam penelitian ini diyakini telah mencapai kriteria yang diinginkan maka mereka dianggap sebagai subjek penelitian. Bahwa permasalahan mahasiswa akhir dalam kaitannya dengan dunia kerja adalah mahasiswa tidak yakin apakah pekerjaannya sesuai dengan ilmu yang diperolehnya atau tidak. Selanjutnya masih ada sebagian mahasiswa khususya di Prodi BPI yang kurang yakin akan kemapuan, keterampilan yang dimilki. Hal ini yang menjdi dasar peneliti untuk meneliti lanjutan secara kompehensip mengenai kesiapan kerja mahasiswa Prodi BPI pada stambuk 2020 di bidang Penyuluh agama Islam. Penelitian ini menggukan Pendekatan Deskriptif Kuantitatif. Populasi dalam Penlitian ini 127 Mahasiswa, Sample 88 Mahasiswa yang masih semester VII/Aktif. Teknik Pengumpulan data menggunakan Skala model Likert dengan lima alternatif pilihan jawaban. Teknik analsisi data dengan Analasisi deskriptif Hasil Penlitian ini menunjukan bahwa Semua indicator pada kesipan kerja berda pada ketegori Tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mahasiswa siap dalam menghadapi kerja khusuunya dalam bidang penyuluhan islam.
Pengaruh Keharmonisan Keluarga terhadap Self Esteem Siswa
Khusnul, Maqfiroh;
Dini, Rakhmawati;
Windaniati, Windaniati
Jurnal Wahana Konseling Vol. 7 No. 1 (2024): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v7i1.14618
This research aims to determine the influence of family harmony on self-esteem among students at SMK Negeri 7 Semarang. The population in this study was 612 with a sample of 37 students. This research uses a quantitative approach with a simple linear regression analysis method with the help of SPSS 25 to process the data. The data collection tools used in this research are the family harmony scale and the self-esteem scale, both of these scales use a Likert scale. The results of this research state that family harmony has an influence on self-esteem, where the higher the family harmony, the higher the self-esteem or self-esteem that students have for themselves. This can be seen from the output results of the hypothesis test that the calculated F value is 123,636 with a significance level of 0.000 < 0.05, and the correlation value (R) is 0.883, from the output data we obtain a coefficient of determination (R Square) of 0.779, which means that the influence of the independent variable (family harmony) on the dependent variable (self esteem) is 77.9%.
Studi Fenomenologi Coping Stress Siswa Korban KDRT
Dian Tri Rahmadani;
Siti Fitriana;
Alis Nihlatin Nisa
Jurnal Wahana Konseling Vol. 7 No. 1 (2024): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v7i1.14642
Penelitian ini mengulas dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap empat remaja, menyoroti adopsi strategi koping maladaptif seperti agresivitas dan dorongan balas dendam. Meskipun mereka aktif mencari dukungan sosial, kurangnya kemampuan mengembangkan strategi koping efektif terlihat dalam perilaku agresif. Pengalaman traumatis ini berdampak negatif pada prestasi akademis dan suasana hati remaja. Terdapat potensi pertumbuhan diri paska trauma (PTG) melalui pencarian makna dari pengalaman KDRT, dengan strategi koping kognitif dan keyakinan spiritual memberikan kerangka kerja positif. Meski demikian, penting untuk mengembangkan strategi koping adaptif guna meningkatkan kesejahteraan remaja dan menekankan perlunya pendekatan intervensi holistik. Temuan ini memberikan wawasan mendalam tentang dampak KDRT pada remaja dan menekankan urgensi pendekatan intervensi holistik untuk mempromosikan pertumbuhan diri positif dan membantu remaja mengatasi stres dengan cara yang lebih sehat.
Pengaruh Media Canva dalam Pengambilan Keputusan Karir Siswa
Khairunissa Nabilla Rahmadhianti;
Agus Setiawan;
Farikha Wahyu Lestari
Jurnal Wahana Konseling Vol. 7 No. 1 (2024): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v7i1.14991
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi media interaktif Canva dalam miembantu siswa untuk miembantu piengambilan kieputusan karir nya sietielah lulus dari siekolah mieniengah piertama di SMP AL-Huda Siemarang. Pienielitian ini mienggunakan piendiekatan kuantitatif diengan mietodie prie-iekspierimien diesign onie grup prie tiest post tiest. Alat piengumpulan data yang digunakan dalam pienielitian ini bierupa skala piengambilan kieputusan karir bierbasis skala likiert. Hasil Pienielitian mienunjukan bahwa tierdapat piengaruh yang signifikan, bierdasarkan hasil uji pairied samplie t-tiest diatas dikietahui nilai signifikasi 0, 000 < 0.05 mienunjukan adanya pierbiedaan yang signifikan antara variabiel awal diengan variabiel akhir.
Tingkat Penyesuaian Diri Siswa di SMK Negeri 2 Semarang
Dyah Helen Permatasari;
Siti Fitriana;
Ariswati Ariswati
Jurnal Wahana Konseling Vol. 7 No. 2 (2024): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v7i2.15038
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penyesuaian diri siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Penelitian survei dilakukan dengan tujuan untuk memberikan suatu gambaran tentang sesuatu Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen penelitian yang disebar secara online melalui Google Form di grup WhatsApss kelas. Intrumen ini yang terdiri dari 20 pernyataan yang memiliki 4 alternatif jawaban yang harus diisi oleh siswa - siswi. Kemudian dihitung dengan rumus presentase jawaban dan dideskripsikan menggunakan kriteria penafsiran presentase jawaban Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas X peminatan pemasaran di SMK N 2 Semarang dengan jumlah sebanyak 72 siswa dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh. Berdasarkan hasil penelitian ini tingkat kepercayaan siswa terdapat 8 siswa dengan kategori sangat rendah yang memiliki presentase 11%, 27 siswa pada kategori rendah dengan presentase 37,5%, 24 siswa pada kategori tinggi dengan presentase 33% dan 13 siswa pada kategori sangat tinggi yang memiliki presentase 18%. Hasil penelitian ini mengenai tingkat penyesuaian diri siswa kelas X SMK N 2 Semarang dengan sampel jenuh 72 siswa berasal dari peminatan pemasaran. Maka dlihat dari hasil penelitian siswa – siswi mayoritas memiliki tingkat kepercayaan diri yang rendah.
Keefektifan Konseling Kelompok Pendekatan Solution Focused Brief Thrapy (SFBT) Untuk Mengurangi Academic Burnout Siswa Di SMP Negeri 4 Kota Pasuruan
Achmad Hafid;
Leny Latifah;
Eva Kartika Wulan Sari
Jurnal Wahana Konseling Vol. 7 No. 2 (2024): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v7i2.15065
Academic burnout bisa terjadi pada siswa, karena faktor kesulitan belajar ataupun tingkat kejenuhan siswa akibat proses pembelajaran yang terkesan monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi academic burnout siswa dan memahami keefektifan pemakaian konseling kelompok pendekatan solution focused brief therapy (SFBT) guna menurunkan academic burnout pelajar di SMP Negeri 4 Kota Pasuruan. Riset berikut memakai desain pre-eksperimental berjenis one group pre-test and post-test design dan dengan teknik pemilihan sampelnya yaitu purposive sampling. Subyek yang dipakai pada riset berikut ialah sepuluh pelajar yang didapatkan sesuai hasil pre-test. Analisis data dalam riset berikut memakai statistic nonparametric dengan pengujian jenjang tanda Wilcoxon (Wilcoxon Signed Rank Test), yang diolah pada aplikasi SPSS 25 for Windows. Hasil analisis pengujian Wilcoxon dari hasil perhitungan bisa dibuat simpulan bahwasanya sesuai keluaran test statistik diatas dipahami Asymp.Sig (2-tailed) nilainya 0,005 lantaran skor 0,005 < 0,05 maka bisa dibuat simpulan bahwasanya “Ha diterima”. Maknanya terdapat perbedaan diantara tingkat academic burnout saat pre-test dan post-test. Hingga bisa dibuat simpulan bahwasanya konseling kelompok pendekatan SFBT guna menurunkan academic burnout pelajar di SMPN 4 Pasuruan efektif. Kesimpulan hasil riset berikut memaparkan pemberian konseling kelompok pendekatan SFBT (solution focused brief therapy) efektif untuk menurunkan academic burnout pelajar. Saran untuk peneliti selanjutnya yaitu tidak menutup kemungkinan penelitian ini juga bisa digunakan kepada semua siswa dari jenjang MTs, SMA, SMK ataupun MA yang juga akan mengalami hal yang sama yaitu academic burnout terhadap pembelajaran yang ada di sekolah.
Pengaruh Kontrol Diri Terhadap Perilaku Menyontek pada Siswa
Dian Fitriani;
Siti Fitriana;
Alis Nihlatin Nisa
Jurnal Wahana Konseling Vol. 7 No. 1 (2024): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/juang.v7i1.15083
This research hopes to conclude the impact of self-control on cheating behavior among students in the software development and GIM focus on program at SMKN 2 Semarang. The general population in this study was 224 with an illustration of 152 students. This research uses a quantitative procedure with a clear immediate backslide analysis strategy with the help of SPSS 24 in taking care of the data. The data combination contraptions used in this research were a transformation of the self-control scale from De Ridder et al (2012) and a variation of the cheating behavior scale from Gardner and Kenneth (1988), in the two scales using a Likert scale. The consequences of this study express that self-control influences cheating behavior, where the higher the self-control an understudy has, the lower the cheating behavior finished by students or the reverse way around, the lower the self-control an understudy has, the higher the cheating behavior did by students. This ought to be noticeable from the aftereffect of the speculation test that the decided F value is 162,332 with a significance level of 0.000 < 0.05, and the connection value (R) is 0.721. From the outcome data, a coefficient of confirmation (R Square) is gotten of 0.520, and that infers that the effect of the free variable (self-control) on the dependent variable (cheating behavior) is 52.0%.