cover
Contact Name
Indria Nuraini
Contact Email
indria@unipasby.ac.id
Phone
+6281231489022
Journal Mail Official
abadimas@unipasby.ac.id
Editorial Address
Jl Dukuh Menanggal XII Surabaya Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Abadimas Adi Buana
ISSN : 26225700     EISSN : 26225719     DOI : https://doi.org/10.36456/abadimas.v7.i02
This Scientific Periodic Issue is a scientific publication in the field of community service and empowerment with coverage in the fields of Education, Economics, Technology, Science, and Health. Authors are encouraged to submit full, unpublished, original and complete articles that are not being reviewed in any other journal. The journal accepts submissions of articles online.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 287 Documents
OPTIMALISASI BISNIS DIGITAL GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS DAN DAYA SAING PADA UMKM DAPUR MAK INDRA Achmad Saiful Ulum Ulum; Bisyri Moch. Bisyri Effendi; Laras Larasati Ayu Sekarsari; Gaguk Gaguk Suprianto; Mellyza Mellyza Silvy
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 01 (2023): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i01.a6681

Abstract

  Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini akan berfokus pada satu home industri yang ada di Semampir Tengah, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya. Mak Indra adalah salah satu contoh home industry atau pelaku bisnis di bidang kuliner yang berdiri sejak tahun 2017. Dalam perjalanannya hampir lima tahun ini, Mak Indra memproduksi beberapa snack atau maknan ringan seperti sempol, tahu bakso, tahu walik, kue matahari, dan opak jepit. Aktifitas pemasaran home industry “ Mak Indra” hanya mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut dan pemasaran melalui social media instagram namun secara pasif, sehingga konsumen tidak mendapat informasi yang akurat dan terbaru mengenai varian snack dan harga. Update informasi mengenai produk terbaru dilakukan secara parsial. Masalah lainnya adalah tidak ada alat bantu untuk mengorganisir pesanan dari konsumen secara otomatis, sehingga konsumen tidak bisa mengetahui barang yang berstatus pre order, ready stock, dan tidak dapat diakses oleh pelanggan dimanapun dan kapanpun. Aktifitas penjualan home industry “Mak Indra” selama ini mengharuskan konsumen yang ingin memesan atau membeli produk untuk datang langsung ke lokasi atau memesan lewat WhatsApp. Berdasarkan hal tersebut maka  dilakukan pembahuruan melalui bisnis digital dengan beberapa kegiatan yaitu Memberikan Materi Pentingnya Design Kemasan, Mengoptimalkan Penggunaan Media Sosial, Memberikan arahan dan pendampingan dalam menentukan strategi pemasaran. Hasil dari kegiatan tersebut yakni desain kemasan produk menjadi lebih menarik dan seragam, mitra mempunyai WA Bisnis untuk memasarkan dan mengelola pembelian produk dan mitra mempunyai platform media sosial sebagai pemasaran dan branding produk. Dari kegiatan tersebut diperoleh kesimpulan  bahwa kegiatan yang diberikan  mempunyai dampak positif bagi mitra karena materi-materi bisnis digital yang diberikan telah mengubah cara mitra dalam memasarkan produknya. Setelahnya mitra dapat mempelajari cara pengelolaan keuangan untuk kelangsungan aktivitas penjualan produknya.
PENGAJARAN BACA TULIS HITUNG PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI KELURAHAN OENESU KABUPATEN KUPANG Apridus Kefas Lapenangga; Yuliana Nona; Tessa Neves; Aprianus Haru; Norberius Kehi
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 01 (2023): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i01.a6833

Abstract

Pendidikan yang layak merupakan hak semua anak bangsa, sehingga perlu didukung sarana prasarana yang baik serta kesiapan guru yang cakap dalam mengajar, namun pada kenyataannya masih banyak anak-anak usia sekolah dasar yang rendah kemampuan baca, tulis dan hitung. Pelajar di Sekolah Dasar Negeri Nait, Kabupaten Kupang juga memiliki sejumlah anak-anak yang belum bisa baca, tulis dan hitung sekalipun sudah berusia kelas besar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru di SDN Nait selama ini untuk meningkatkan kemampuan anak dalam membaca, menulis dan berhitung. Metode yang digunakan pada pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah pengajaran intens, pendampingan belajar anak dan lomba untuk mengukur kemampuan anak setelah menerima pengejaran dan pendampingan selama satu bulan. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini antara lain: persiapan perangkat mengajar (soal-soal latihan, rancangan pelajaran), sosialisasi kegiatan PKM, kegiatan pembelajaran, lomba dan evaluasi. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukan perubahan yang sangat signifikan bagi kemampuan anak dalam membaca, menulis dan berhitung. Anak-anak yang sebelumnya berkemampuan rendah bisa menunjukan peningkatan kemampuan dan secara keseluruhan anak-anak juga belajar berkompetisi untuk menunjukan prestasi maupun semangat untuk belajar. Dari kegiatan ini, beberapa hal yang perlu diperbaiki: perlu adanya alat evaluasi yang diterapkan pada setiap pertemuan dan waktu belajar mengajar dapat diperpanjang
OPTIMALISASI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI MASA KEEMASAN MELALUI PROGRAM PARENTING DESA WONOSARI Andini Oktavia; Feri Tirtoni; Supriyadi; Istikomah; M. Aditya Fathurrahman
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 01 (2023): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i01.a6956

Abstract

Seminar dan pendampingan parenting adalah salah satu program dari kelompok 50 KKN-P 2023 Umsida yang dilaksanakan di TK Pertiwi di Desa Wonosari. Parenting dalam periode Golden Age (masa keemasan) memiliki artian bahwasannya kewajiban orang tua untuk mendidik anaknya mengenai sikap, tingkah laku dan menanamkan kebiasaan yang baik pada anak. Selain itu, hal-hal yang harus dilakukan orang tua adalah agar dapat merangsang motorik, mengasah kecerdasaan dan kreativitas anak. Terdapat 4 tahapan dalam pelaksanaan program ini yaitu Tahap Survei Lokasi, Tahap Persiapan, Tahap Pelaksanaan dan Tahap Monitoring dan Evaluasi. Seminar dan pendampingan parenting yang dilakukan mendapatkan respon positif dari peserta yang hadir. Hasil yang dapat dilihat berdasarkan pengamatan dan wawancara yang dilakukan oleh mahasiswa KKN menunjukkan bahwasannya terdapat perubahan standar pola asuh yang dilakukan oleh orang tua, terutama ketika menyangkut pertukaran kata-kata penyemangat antara orang tua dengan anaknya. Selain itu, pendidikan tidak hanya diberikan kepada anak di lingkup sekolah atau perguruan tinggi saja, akan tetapi orangtua juga berhak mendapat pendampingan dan pendidikan dalam melakukan pola asuh  kepada anak mereka di usia dini karena sangat mempengaruhi masa tumbuh anak terutama di Golden Age anak tersebut.  
INTRODUKSI PEMANFAATAN HIDROPONIK UNTUK BUDI DAYA TANAMAN KANGKUNG Bambang Sugiyono Agus Purwono; Wahyudi Henky Soeparto; Grace Citra Dewi; Tommy Christian Efrata
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 01 (2023): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i01.a7236

Abstract

Hidroponik merupakan suatu metode budi daya tanaman perdu yang tidak perlu menggunakan tanah. Luas lahan di pemukiman relatif tidak luas, sehingga perlu solusi untuk budi daya tanaman, juga persentase Ruang terbuka Hijau (RTH) masih sempit di bawah 30%. Jumlah bangunan di Perumahan Dirgantara Permai adalah 750 unit dengan luas lahan adalah  135, 180, dan 225 m2 dan luas bangunan adalah 45 m2 dan 54 m2. Fasilitas umum dan lapangan terbuka relatif masih sempit. Ada pun tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan sosialisasi tentang pemanfaatan peralatan hidroponik untuk menanam yang bermanfaat di dalam kebutuhan sehari-hari. Peralatan hidroponik dengan ukuran 2,5 m x 2 m dengan bahan baku pipa PVC, dan profil aluminium. Pipa PVC dengan diameter 3, 3,5, dan 4 inci dan panjang 2 m dan bertingkat. Secara paralel  atau secara horisontal ada 4 batang dan secara vertikal ada 4 tingkat. Jarak antar lubang bibit tanaman adalah 15, 20, dan 25 cm dan tiap pot ada 5 biji benih tanaman kangkung. Hasil adalah sayuran tanaman kangkung untuk kebutuhan sehari-hari dan bisa dipanen sampai 5 kali setelah berumur antara 24 sampai 30 hari. Daun kangkung memiliki rasa manis dan serat daun kangkung yang lunak.  
SOSIALISASI METODE APPLIED BEHAVIOUR ANALYSIS (ABA) BAGI ANAK AUTIS DI SEKOLAH INKLUSI Denok Julianingsih; Indri Dwi Isnaini; Mira Pradipta Ariyanti
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 01 (2023): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i01.a7287

Abstract

Metode ABA merupakan sebuah terapi dengan pendekatan untuk memahami dan mengubah perilaku seseorang. Metode ABA didesain khusus untuk anak yang mengalami kecenderungan autisme. Tujuan dari pemberian metode ABA bagi Guu-Guru TK adalah agar Guru dapat memberikan penanganan yang tepat kepada anak didik yang mempunyai kecenderungan autisme. Untuk itu akan diberikan sosialisasi Metode Applied Behaviour Analysis (ABA) bagi Anak Autis di Sekolah Inklusi. Metode yang digunakan pada pengabdian ini menggunakan 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan yaitu tim pengabdian melakukan pertemuan dengan tim mitra untuk diskusi terkait permasalahan yang ada di KB maupun TK. Tahap pelaksanaan yaitu tim pengabdian memberikan sosialisasi terkait metode ABA. Tahap Evaluasi yaitu pada akhir kegiatan, tim pengabdian membagikan angket kuisioner kepada seluruh peserta kegiatan untuk melihat respon peserta terkait pelaksanaan kegiatan sosialisasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan respon positif dari peserta kegiatan. Sebanyak 13 orang atau sebesar 87% sangat setuju bahwa kegiatan sosialisasi ini bermanfaat bagi Guru untuk dapat dipraktekkan di kelas.
SOSIALISASI RISIKO PRIVASI DALAM MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL Sekartaji Anisa Putri
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 01 (2023): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i01.a7304

Abstract

Privasi dan kemanan menjadi hal yang perlu untuk diperhatikan ketika masyarakat berselancar di dunia maya. Khususnya ketika masyarakat sedang menggunakan media sosial. Ancaman privasi dan kemanan yang mengintai melalui media sosial patut untuk diantisipasi. Pengetahuan masyarakat ibu kota, terutama generasi muda yang lekat dengan penggunaan media sosial dalam kesehariannya, perlu ditingkatkan. Peningkatan pengetahuan tersebut berusaha diwujudkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat berbentuk sosialisasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui lima tahapan. Pertama dilakukan focus group discussion dengan pihak SMA Gitta Kirtti 3 Jakarta Selatan untuk menemukan masalah serta kebutuhan para peserta sosialisasi. Ditemukan kebutuhan untuk memperdalam pengetahuan terkait risiko privasi dalam penggunaan media sosial. Kedua, dilakukan pembuatan materi sosialisasi serta merancang kuesioner untuk dapat mengukur tingkat pengetahuan siswa-siswi yang menjadi peserta sosialisasi. Ketiga, dilakukan penjadwalan kegiatan serta pemberitahuan kepada para pihak terkait. Keempat, sosialisasi dilaksanakan. Sosialisasi yang dilaksanakan di SMA Gita Kirtti 3 Jakarta ini dilaksanakan secara interaktif. Pemaparan materi, tanya-jawab, serta kuesioner diberikan kepada para peserta sosialisasi. Kegiatan sosialisasi yang diadakan di sekolah menengah atas ini meningkatkan pengetahuan peserta terkait privasi dan kemanan penggunaan media sosial dalam waktu yang singkat. Tahap kelima, dilaksanakan analisis hasil kuesioner yang kemudian dituangkan ke dalam artikel publikasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah terdapat peningkatan pengetahuan para peserta sosialisasi dalam waktu yang singkat. Kesimpulannya, sosialisasi sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat menambah pengetahuan para peserta. Saran untuk kegiatan berikutnya, dapat dilaksanakan kegiatan praktek penyetelan privasi sehingga peserta mendapat pemahaman yang dapat langsung mereka implementasikan.
Pembuatan Desain Identitas Visual Sebagai Salah Satu Kekuatan Brand Untuk Mendukung Daya Saing Produk Pada Komunitas Sahabat UMKM MRR Tiyas Maheni DK; Nabila Fajrina; Susilawati; Rachmadita Dwi Pramesti; Andriyanto
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 01 (2023): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i01.a7344

Abstract

  Persaingan global yang semakin ketat di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menuntut kemandirian UMKM untuk mampu bertahan di tengah daya saing global yang samakin kuat. Tantangan UMKM semakin besar sehingga UMKM harus memiliki visual branding yang mampu menjadi pembeda dengan brand lainnya. Para pelaku UMKM perlu memiliki identitas baik produk maupun usaha yang mencirikan citra brand yaitu dengan membuat identitas visual. Saat ini masih banyak UMKM yang belum memiliki identitas visual yang representatif. Oleh karena itu, kelompok dosen Prodi Desain Grafis PNJ pada kelompok bidang keahlian (KBK) melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui “Pembuatan Desain Identitas Visual sebagai Salah Satu Kekuatan Brand untuk Mendukung Daya Saing Produk pada Komunitas Sahabat UMKM”. Solusi yang ditawarkan berupa desain identitas visual UMKM yang dapat mencirikan brand-nya. Kegiatan ini dilakukan secara hybrid melalui pendampingan pembuatan desain identitas visual dengan melibatkan 6 (enam) UMKM yang tergabung dalam Komunitas Sahabat UMKM. Hasil dari kegiatan ini, peserta mendapatkan desain identitas visual yang baru berupa logo, kartu nama, sticker, dan banner yang dapat merepresentasikan citra brand. Peserta pun lebih memahami akan pentingnya identitas visual untuk sebuah brand. Kegiatan berlangsung baik dan saran yang diberikan adalah agar kegiatan seperti ini rutin dilakukan dan dapat menjangkau lebih banyak UMKM.
PELATIHAN APLIKASI INDEK TATA KELOLA ONLINE (ITK-O) KEPADA PERSONIL POLRESTA BANJARMASIN MUHAHMMAD HIDAYAT; Akhmad Syarwani; Ali Muhammad; M. Rizki Zulkarnain
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 01 (2023): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i01.a7454

Abstract

Indeks Tata Kelola Kepolisian (ITK) adalah alat yang digunakan untuk mengukur kinerja tata kelola kepolisian di tingkat Mabes, Polda, dan Polres dengan menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. ITK telah dilakukan sejak tahun 2015 dengan tujuan mewujudkan profesionalisme Polri yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Pengukuran ini didasarkan pada prinsip-prinsip tata kelola Polri yang meliputi kompetensi, daya tanggap, perilaku transparan, keadilan, efektivitas, dan akuntabilitas. Dalam konteks Polresta Banjarmasin, pengukuran ITK-O dilakukan untuk mengevaluasi tingkat pelayanan dalam hal permohonan SIM, SKCK, BPKB, tilang, sidik jari, dan pengaduan masyarakat. Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat, mengidentifikasi potensi pungutan liar, serta mengungkap adanya praktik KKN dalam proses administrasi. Sebanyak 101 responden, terdiri dari 51 responden internal dan 50 responden eksternal, dilibatkan dalam survei ini. Pengukuran ITK-O Polresta Banjarmasin dilakukan secara serentak di Aula Endra Dharma Polresta Banjarmasin pada tanggal 13 Maret 2023. Seluruh responden mengisi survei secara online melalui perangkat smartphone dan laptop masing-masing. Dalam pelaksanaan pengukuran ITK-O, beberapa kendala teknis dihadapi. Salah satu kendala adalah keterbatasan aplikasi ITK-O yang belum sepenuhnya ramah pengguna mobile, yang menyebabkan keterbacaan teks menjadi kurang optimal. Selain itu, sistem juga tidak dapat menyimpan hasil jawaban secara otomatis untuk setiap pertanyaan yang dijawab. Sebagai akibatnya, beberapa responden terpaksa harus mengulang proses pengisian survei dari awal jika terjadi kesalahan saat mengunggah identitas mereka.
SOSIALISASI PENGELOLAAN OBAT RUSAK DAN KADALUWARSA DI MASYARAKAT KELURAHAN WONOKROMO asri wido mukti; dewi perwito sari; ira purbosari; laila fi qomaria
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 01 (2023): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i01.a7555

Abstract

Perilaku masyarakat terhadap pemusnahan obat kadaluwarsa dan tidak terpakai adalah hal yang penting untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan. Dari pengambilan data sebelumnya pada 100 responden di kelurahan Wonokromo diperoleh hasil 13% memiliki pengetahuan yang baik, 36% cukup baik dan 51% kurang baik. Berdasarkan hasil tersebut maka perlu dilakukan suatu upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan obat rusak dan kadaluwarsa di masyarakat. Pengabdian ini dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi pada warga kecamatan wonokromo. Sasaran pengabdian masyarakat ini adalah para kader di masing-masing RT kecamatan wonokromo. Sesudah pemamaparan materi para kader ini diberikan kuisioner untuk melihat tingkat pengetahuannya mengenai pengelolaan obat rusak dan kadaluwarsa. Dari hasil kuisioner setelah pemaparan materi didapatkan hasil bahwa responden yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 1 orang (5,26%), pengetahuan cukup baik sebanyak 11 orang (57,89%), dan pengetahuan kurang baik sebanyak 7 orang (36,85%). Dari data tersebut masih ada 7 kader yang memiliki pengetahuan yang kurang baik. Pengetahuan yang kurang baik ini dapat menyulitkan responden dalam melakukan pengelolaan obat yang tepat sehingga dapat menimbulkan kesalahan dalam menyimpan dan pemusnahan obat tersebut. Oleh karena itu para kader tersebut tetap membutuhkan pendampingan dalam proses penyampaiannya kepada warga
Pendampingan Digital Marketing Dalam Upaya Pengembangan Usaha Berbasis Teknologi Pada Sentra Wisata Kuliner Deles hariadi yutanto; Kadek Pranetha Prananjaya; Tatik Suryani; Dian Oktarina; Thomas Hanandry Dewanto; Harlina Meidiaswati
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i01.a6017

Abstract

Sentra Wisata Kuliner (SWK) Deles merupakan salah satu SWK yang merupakan binaan dari Pemerintah Kota Surabaya. SWK Deles berdiri sejak tahun 2015 dan berlokasi di Jalan Arief Rahman Hakim No.14, Keputih, Sukolilo, Kota Surabaya, Jawa Timur. Fasilitas yang dimiliki oleh SWK Deles terdapat kurang lebih 33 stand kios, toilet umum, mushola, tempat parkir, gazebo dan free wifi. Permasalahan yang terjadi adalah Lokasi dari SWK Deles sebenarnya sangat strategis dimana dekat dengan perkantoran dan tempat kuliah akan tetapi lokasi yang terlalu kedalam dari jalan sehingga para pengunjung akan kesusahan melihat keberadaan SWK Deles ini. Hal tersebut mengakibatkan berkurangnya pendapatan para pedagang di SWK Deles. Selain itu kondisi tersebut diperparah pada Masa Pandemi yang terjadi secara global. Kondisi ini membuat SWK ini terdampak sangat besar dalam sisi penjualan. Penghasilan yang di dapat oleh para pedagang malah semakin menurun. Dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra tersebut, tim pelaksana melaksanakan (1) Pendampingan terkait HPP, Manajemen Keuangan, Manaemen Kewirausahaan dan Pendampingan Media Promosi Digital (2) meningkatkan penjualan mitra dengan menggunakan food delivery online platform.