cover
Contact Name
Indria Nuraini
Contact Email
indria@unipasby.ac.id
Phone
+6281231489022
Journal Mail Official
abadimas@unipasby.ac.id
Editorial Address
Jl Dukuh Menanggal XII Surabaya Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Abadimas Adi Buana
ISSN : 26225700     EISSN : 26225719     DOI : https://doi.org/10.36456/abadimas.v7.i02
This Scientific Periodic Issue is a scientific publication in the field of community service and empowerment with coverage in the fields of Education, Economics, Technology, Science, and Health. Authors are encouraged to submit full, unpublished, original and complete articles that are not being reviewed in any other journal. The journal accepts submissions of articles online.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 287 Documents
PENGUATAN KOMPETENSI LITERASI DIGITAL BAGI GURU SEKOLAH DASAR Suartana, I Made; Putra, Ricky Eka; Alit, Ronggo
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 02 (2024): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i02.a8294

Abstract

Penggunaan perangkat digital dan akses internet dikalangan anak-anak usia sekolah dasar dapat memiliki efek positif dan negatif. Untuk mengurangi efek negatif yang ditimbulkan oleh internet, pemahaman yang lebih baik tentang apa yang harus dilakukan dan sikap kewaspadaan diperlukan untuk mengurangi dampak negatifnya. Pemerintah memperkenalkan gagasan literasi digital sebagai tanggapan atas hal ini. Literasi digital adalah pengetahuan dan kemampuan untuk menggunakan media digital, alat komunikasi, atau jaringan untuk menemukan, menilai, menggunakan, dan membuat informasi. Kemampuan dan pemahaman terkait literasi digital perlu diberikan sejak dini agar anak-anak terhindar dari dampak negatif teknologi dan dapat memanfaatkan secara optimal potensi penggunaan teknologi untuk menunjang pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan literasi digital bagi guru sekolah dasar, memiliki pengetahuan yang baik terkait literasi digital sehingga bisa mengawasi dan membimbing murid-muridnya dalam pemanfaatan teknologi. Metode pelaksanaan kegiatan dimulai dari analisis situasi, Perancangan program, sosialisai materi berupa pelatihan atau workshop kepada guru dan diakhiri dengan evaluasi pelaksanaan. Kegiatan pegabdian mendapatkan respon yang baik, yakni sekitar 93% dari keseluruhan peserta memberikan respon yang baik terhadap pelaksanaan pelatihan. Dimana peserta mendapatkan skill dalam mengajarkan konsep literasi digital kepada siswanya, pelaksanaan kegiatan pengembangan skill terkait literasi digital memerlukan pengembangan materi seiring dengan perkembangan teknologi digital.
PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DI DESA WAUNG SEBAGAI AKSI NYATA MAHASISWA ADI BUANA PEDULI PENDIDIKAN: PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DI DESA WAUNG SEBAGAI AKSI NYATA MAHASISWA ADI BUANA PEDULI PENDIDIKAN Ira Eko Retnosari; Tasya Shalsabilla Firdhaus; Bunga Yulia Trisna Purwaningrum; Saiful Afandi; Moh Haddiq Arroyyif
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 02 (2024): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa di Sekolah Dasar Negeri Waung memiliki banyak waktu luang setelah jam pelajaran inti selesai karena tidak adanya kegiatan ekstrakurikuler di SDN Waung. Kesadaran siswa-siswa yang kurang dalam memanfaatkan waktu luang, kontrol orang tua yang lemah, dan motivasi serta minat siswa terhadap pembelajaran yang kurang mengakibatkan banyak siswa yang sering melakukan tindakan-tindakan negatif. Hal tersebut diperparah dengan pengaruh media sosial yang semakin marak. Berdasarkan konteks tersebut, mahasiswa KKN kelompok 14 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya memutuskan untuk melaksanakan program kerja bimbingan belajar gratis. Program bimbingan belajar gratis dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 di Desa Waung, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo. Metode yang diterapkan dalam program bimbingan belajar ini yakni metode ceramah, diskusi langsung, dan latihan soal. Pemberdayaan pendampingan belajar melalui program bimbingan belajar gratis yang dilakukan oleh KKN Universitas PGRI Adi Buana Surabaya kelompok 14 terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan bimbingan belajar siswa SD di Desa Waung meliputi pemahaman konsep yang lebih baik dalam mata pelajaran yang dipelajari oleh siswa, terutama mata pelajaran matematika dan bahasa Indonesia. Siswa mengalami perkembangan keterampilan komunikasi dan interaksi sosial, serta peningkatan keterampilan pemecahan soal-soal yang dianggap sulit. Siswa menjadi termotivasi dan semangat dalam belajar, sehingga siswa dapat mengisi waktu luang yang mereka miliki untuk belajar. Dukungan dari orang tua siswa juga sangat terlihat, dengan mereka mendukung partisipasi anak-anak dalam program bimbingan belajar gratis ini. Pelaksanaan pendampingan bimbingan belajar berlangsung dengan sukses dan tanpa kendala.
PENINGKATAN HARD SKILL PENJADWALAN PROYEK MENGGUNAKAN MICROSOT PROJECT BAGI SISWA/SISWI SMKN 2 SURABAYA Dwi Handayani, Krisna; Ninik Wahju Hidajati; Mas Suryanto HS.; Yogie Risdianto; Alwan Gangsar Brilian Putra
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 02 (2024): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i02.a8324

Abstract

Mata pelajaran Estimasi Biaya Konstruksi di SMK Negeri 2 Surabaya, belum dikaitkan dengan pengendalian waktu penyelesaian proyek konstruksi. Siswa perlu diperkenalkan pada pengendalian waktu dengan memanfaatkan komputer (komputerais), agar siswa memiliki hardskill yang lengkap sesuai kompetensi dan tuntutan Du/Di bahwa skill lulusan SMK harus mampu menggunakan teknologi komputer yang aplikatif.  Tujuan pelatihan untuk menganalisa keterlaksanaan pelatihan Microsoft Project dalam rangka peningkatan hardskil siswa/siswi SMKN 2 Surabaya. Digunakan metode tes untuk mengetahui pemahaman siswa serta metode kuisioner untuk mengevaluasi keterlaksanaan kegiatan pelatihan. Pelaksanaan pelatihan berjalan lancar dan interaktif. Terjadi peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, sebanyak 94% siswa telah memahami materi Microsoft Project setelah diberi pelatihan oleh Tim PKM Program Studi Teknik Sipil Unesa. Sebesar 5% siswa mendapat nilai 75, 28% mendapat nilai 87.5 dan 61% siswa mampu menjawab dengan benar seluruh pertanyaan. Masih terdapat 2% siswa/siswi SMKN 2 Surabaya yang mendapat nilai 50. Peserta merasakan ada hal yang menarik, baru, menimbulkan rasa ingin tahu dan tidak membosankan. Harapan peserta, pelatihan yang dilakukan dapat berguna untuk meningkatkan kinerja dalam mengoperasikan Microsoft Project. Terdapat sedikit hambatan berkaitan dengan waktu pelaksanaan pelatihan yang singkat, dan keterbatasan fasilitas komputer, sehingga ilustrasi yang disampaikan pemateri dirasa sulit untuk dimengerti karena keterbatasan tersebut
EDUKASI KESEHATAN PENCEGAHAN SCHISTOSOMIASIS MELALUI PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) MASYARAKAT DI DESA PURO KECAMATAN LINDU KABUPATEN SIGI SULAWESI TENGAH Jumain; Wahyu; Talindong, Agustinus; Parmi; Kareba, Lexy; Rikwan
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 02 (2024): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i02.a8389

Abstract

Schistosomiasis di Indonesia disebabkan Schitosoma japonicum ditemukan endemic di dua daerah Sulawesi Tengah, tepatnya di dataran Tinggi Lindu dan Dataran Tinggi Napu, penyakit ini pertama kali dilaporkan oleh Muller dan Tesch pada tahun 1937. Pada tahun yang sama, Desa Tomado dinyatakan sebagai daerah endemis schitoosomiasis oleh Brug dan Tesch. Masalah Schistosomiasis di daratan tinggi Lindu hanya menyangkut keong sebagai perantara dan cacing sebagai penular. Perilaku masyarakat dalam mendukung ataupun pencegahan terjadinya penularan penyakit sangat dipengaruhi oleh pengetahuan masyarakat terhadap penyakit tersebut. Pengetahuan yang baik terhadap suatu penyakit akan memberikan pengaruh untuk bersikap dan bahkan melakukan tindakan yang dapat mendukung upaya pencegahan penularan terhadap penyakit. Aspek sosial budaya mempunyai peranan dalam penularan schistosomiasis meliputi: pengetahuan, perilaku, kepercayaan masyarakat terhadap schistosomiasis.  Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang pencegahan penyakit Schistosomiasis melalui penggunaan alat pelindung diri (APD) pada masyarakat di desa Puro Kecamatan Lindu Kabupaten Sigi. Berdasarkan hasil evaluasi, peserta dapat menjawab kuesioner setelah dilakukan pelaksanaan penyuluhan dengan hasil yang sangat baik sebesar 68.18% dan hasil yang baik sebesar 31.82%. Pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui penyuluhan diikuti oleh warga desa Poru Kecamatan Lindu Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah
PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DAN ANGGOTA JEMAAT ADVENT WAMENA MELALUI PEMBUATAN TELA-TELA SINGKONG Tulak, Alber; Paling, Sepling; Inrianti; Meiky Tuwo
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 02 (2024): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i02.a8507

Abstract

Pengabdian Masyarakat melalui Program Kuliah Kerja Nyata Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, dapat direspon baik oleh Ibu-Ibu PKK dan Jemaat Gereja Advent Wamena Kota, serta mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini. Tujuan dalam kegiatan ini adalah salah satu usaha diversifikasi pangan, artinya sebagai usaha untuk mengatasi masalah ketergantungan pada satu bahan pangan pokok saja, misalnya dengan mengolah umbi - umbian menjadi berbagai bentuk makanan yang mempunyai rasa khas dan tahan lama untuk disimpan. Metode pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari melakukan persiapan rencana kegiatan, sosialisasi pelaksanaan kegiatan, pelatihan pembuatan tela-tela dan pengemasannya, melakukan monitoring dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan baru terhadap masyarakat dalam mengolah hasil pertanian berupa umbi-umbian seperti singkong menjadi tela-tela yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Melalui kegiatan ini masyarakat ibu-ibu PKK dan Jemaat Gereja Advent Wamena Kota memiliki pengetahuan untuk dapat memanfaatkan hasil pertanian berupa singkong yang ada di wilayah pengunungan tengah Papua yang memiliki banyak manfaat, diolah untuk menciptakan produk-produk turunannya seperti tela-tela dari singkong. Prospek usaha tela-tela dapat memberikan pendapatan keluarga yang lebih baik, karena memiliki sasaran penjualan seperti anak sekolah yang suka dengan cemilan dengan harga yang terjangkau
Teh Bunga Rosella Upaya Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pada Wanita Usia Subur: Teh Bunga Rosella Upaya Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pada Wanita Usia Subur Andarwulan, Setiana; Nuraini, Indria; Ningrum, Nyna Puspita; Hubaedah, Annah
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 02 (2024): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data Riskesdas tahun 2018 prevalensi anemia di Indonesia pada wanita 27,3% lebih tinggi dibandingkan laki-laki 20,3%. Pada kelompok umur 15-24 tahun mengalami proporsi anemia sebesar 32% dan umur 5-14 tahun sebesar 26,8%, serta kurang lebih dari 21 juta jumlah remaja putri, terdapat 4,8 juta mengalami kekurangan sel darah merah. Kejadian anemia di Indonesia sekitar 50% disebabkan kekurangan zat besi (Riskesdas, 2018). Hal ini dipengaruhi oleh pola makan yang kurang ideal dan kurang aktivitas fisik. Sedangkan di Jawa Timur berdasarkan data 42% remaja putri di Jawa Timur mengalami anemia. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dengan memberikan Penyuluhan, Pelatihan dan Pendampingan pada Ibu-Ibu kader dan ibu pkk sebanyak 25 peserta. Tahapan kegiatan ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, pendampingan dan monitoring evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah ibu kader dan ibu pkk mampu membuat teh bunga rosela untuk mengatasi anemia pada wanita usia subur. Selain itu adanya perubahan pengetahuan sebelum pelaksanaan kegiatan sebanyak 40% berubah menjadi 60 % setelah diberikan edukasi. Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan pengabdian ini adalah pemberian edukasi kepada para peserta dapat merubah pengetahuan dan perilaku. Pengetahuan dan berdampak positif terhadap penanganan anemia pada wanita usia subur dengan memanfaatkan bahan herbal berupa teh bunga rosela.  
PELATIHAN PEMBUATAN BATIK DARI HASIL BUDIDAYA BUNGA TELANG (BUNTEL) MULYOREJO SEBAGAI PEWARNA ALAMI DI KELURAHAN MULYOREJO Mutia Devi Hidayati; Arief Rahmatulloh,; Luchis Rubianto; Pritantina Yuni Lestari
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 8 No 01 (2024): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v8.i01.a8527

Abstract

Kelurahan Mulyorejo merupakan kelurahan yang terletak di wilayah Kecamatan Sukun, kota Malang dengan luas wilayah 2.75 km2. Saat ini, masyarakat Kelurahan Mulyorejo aktif dalam memanfaatkan barang ataupun lahan kosong yang ada pada wilayahnya dengan konsep urban farming. Salah satu urban farming yang dilakukan oleh warga Kelurahan Mulyorejo adalah budidaya bunga telang. Diversifikasi produk yang memiliki nilai jual tinggi dari hasil budidaya bunga telang belum dilakukan secara menyeluruh. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat Kelurahan Mulyorejo untuk diberikan pelatihan keterampilan skill agar lebih memahami diverisifikasi produk bunga telang. Salah satu bentuk pelatihan keterampilan yang dapat diberikan kepada masyarakat adalah pembuatan batik berbasis bunga telang sebagai pewarna alami. Pewarna ini memiliki kelebihan yaitu warna bersifat lembut, memiliki nilai jual tinggi dan ramah lingkungan sesuai dengan konsep sustainable development goals yaitu clean water and sanitation. Selain itu, dalam pelatihan ini akan diperkenalkan cara kombinasi warna dari berbagai kombinasi pewarna alam berbasis bunga telang. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 7 Oktober 2023 dengan peserta sebanyak 8 peserta. Berdasarkan hasil kuisioner dapat diketahui bahwa nilai mean mencapai angka 3.88 dan nilai modus dari masing-masing pertanyaan adalah 4.0. Hal ini dapat diinformasikan bahwa peserta pelatihan paham, merasakan manfaat serta puas terhadap pelatihan pembuatan batik dengan pewarna alami berbasis bunga telang. Peserta pelatihan juga mendapatkan alat canting elektrik dari tim pengabdian yang dapat digunakan untuk memproduksi batik secara mandiri
PELATIHAN KONSELING SEBAYA PADA SISWA SMA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI, SEKS BEBAS DAN PERNIKAHAN DINI Wardhani, Hanifiya Samha; Hariani, Dyah; Ducha, Nur; Syamsudi, Nur Anindya
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 8 No 01 (2024): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v8.i01.a8742

Abstract

Masa Remaja merupakan masa yang rentan akan berbagai permasalahan, baik permasalahan pribadi, sosial, pendidikan hingga karir. Beberapa permasalahan yang sering terjadi pada remaja yaitu dampak seks dini, kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, penyakit menular seksual dan pernikahan dini. Salah satu yang menjadi fokus dari seks bebas dan pernikahan dini adalah dampak negatif terhadap kesehatan reproduksi. Konseling sebaya dianggap dapat menanggulangi kasus tersebut dengan pendekatan pertemanan. Konseling sebaya penting karena pada kenyataanya remaja lebih terbuka terhadap teman sebayanya dibandingkan dengan orang tuanya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di SMAN 15 Surabaya. Tujuan program pelatihan konselor teman sebaya adalah memberdayakan siswa agar dapat menjadi perpanjangan tangan pihak sekolah sekaligus diharapkan dapat menjadi sarana pertolongan pertama bagi siswa yang memiliki masalah dan membantu memecahkan permasalahan teman sebaya untuk mengusung isu seks bebas, pernikahan dini, dan kesehatan reproduksi melalui kegiatan konseling. Evaluasi dilaksanakan pada akhir kegiatan menggunakan lembar angket. Berdasarkan hasil angket dapat diketahui bahwa kegiatan yang telah dilakukan membantu meningkatkan pengetahuan (54,17%) remaja. Pelatihan dan penayangan video membantu meningkatkan pengetahuan remaja mengenai seks bebas, pernikahan dini, dan kesehatan reproduksi melalui konseling sebaya.
PELATIHAN PEMBUATAN PESAWAT FOAM CHUCK GLIDER UNTUK MENUMBUHKAN JIWA WIRAUSAHA BAGI SANTRI AL MUTHI’IN YOGYAKARTA Buyung Junaidin; Djarot Wahju Santoso; Bambang Sudibya; Fajar Khanif Rahmawati; Dwi Hartini
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 8 No 01 (2024): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v8.i01.a8861

Abstract

Saat ini, mayoritas lulusan sekolah menengah lebih memilih menjadi karyawan daripada berwirausaha. Oleh karena itu, pelatihan kewirausahaan sejak dini bagi berbagai kelompok masyarakat menjadi penting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha dari kalangan anak-anak panti asuhan Al Muthi’in Yogyakarta. Pelatihan kewirausahaan bagi mereka ditujukan agar dapat hidup mandiri setelah meninggalkan yayasan. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan untuk wirausaha adalah bidang aeromodeling yang makin berkembang saat ini. Pelatihan pembuatan pesawat aeromodeling sederhana seperti chuck glider berbahan dasar foam dapat menjadi sumber kemandirian dan pondasi untuk pemahaman bidang aeromodeling lebih lanjut yang berpotensi untuk bidang usaha yang lebih luas. Pada pelatihan ini, metode ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) diterapkan dengan sedikit modifikasi menjadi "Amati, Tiru, Melakukan". Metode ini bertujuan untuk mempercepat dan memperkuat proses pembelajaran. Hasil pelatihan menunjukkan efektifitas kegiatan melalui indikator antara lain: peserta sangat antusias dalam mengikuti seluruh kegiatan yang ditunjukkan dari partisipasi aktif dan tingkat keterlibatan dalam semua kegiatan yang dilaksanakan, penerapan metode ATM memberikan pengalaman pembelajaran yang efektif dan menyeluruh bagi peserta, pelatihan yang telah dilaksanakan berhasil untuk menarik minat peserta untuk mencoba berwirausaha.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENTINGNYA ASI EKSKLUSIF, PEMERIAN MAKANAN YAG BERGIZI SEIMBANG UNTUK BAYI BALITA DAN PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT DI DESA LUMBANG KABUPATEN PASURUAN Kurnia Dini Rahayu
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 8 No 01 (2024): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v8.i01.a8896

Abstract

Tingkat pendidikan ibu, pengetahuan ibu tentang nutrisi, pendapatan keluarga, pemberian ASI eksklusif atau pemberian makanan tambahan, kecukupan gizi, dan faktor genetik adalah beberapa faktor yang memengaruhi stunting. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), salah satu cara untuk mencegah stunting adalah melalui intervensi dan pelayanan berbasis masyarakat yang meningkatkan kesehatan ibu, bayi baru lahir, dan anak-anak. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan  di Desa Lumbang Kabupaten Pasuruan pada bulan Agustus 2023. Hasil observasi menunjukkan bahwa dari 100 KK yang diteliti, didapatkan 10 ibu dari 32 ibu nifas menyusui kurang dari 6 bulan. Dari 46 balita, 15 balita mengalami BGM karena ibu tidak tahu tentang ASI eksklusif dan pemberian makanan tambahan, terdapat 98 KK yang membuang sampah dengan cara dibakar dikarenakan kurangnya pengetahuan warga mengenai perilaku hidup bersih sehat (PHBS). Berdasarkan hasil temuan maka dilakukan penyuluhan tentang ASI Eksklusif,  dan PHBS serta melakukan kolaborasi dengan ahli gizi Puskesmas mengenai menu dan pemberian MPASI. Setelah dilakukan intervensi didapatkan peningkatan pengetahuan warga, hal ini terlihat dairi peningkatan jumlah peserta yang memiliki nilai post test >70, serta tersusunlah menu pemberian makanan tambahan sehari hari yang bisa dijadikan bahan acuan ibu balita. Dengan demikian maka penyuluhan dapat terus dilakukan karena terbukti penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan seseorang tentang kesehatan